E-Modul Bahasa Indonesia Kerangka Acuan Discovery Learning Surat Pribadi Kelas VII SMP
Identitas Penyusun Sophia Trilaksono Mahasiswa pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia semester 8 yang sekarang sedang berjuang dengan skripsinya. Lahir di Bandung tanggal 04 Maret 2001. Cita-cita dari kecil memang ingin jadi guru, tidak berubah sampai sekarang. Penggemar buku-bukunya bang Tere Liye, Indomie dan cerita horror berlabel based on true story. Suka nulis dan suka baca. Kontak Surel : [email protected] Instagram : sophiaa.tl Wattpad : eufophia
D a f t a r I s i Identitas Penulis Daftar Isi Identitas Modul Petunjuk Penggunaan KD dan Indikator Tujuan Pembelajaran Peta Konsep Pendahuluan a. Literasi b. Pertanyaan Pemantik c. Pemahaman Makna Kegiatan Pembelajaran a. Kegiatan Mengamati Contoh Surat Pribadi b. Kegiatan Berdiskusi c. LKPD 1 d. Pendalaman Materi e. LKPD 2 Penutup a. Rangkuman b. Refleksi c. Sumber
Identitas Modul Nama penyusun : Sophia Trilaksono Nama sekolah : SMP Santo Yusup 1 Bandung Tahun penyusunan : 2023 Modul ajar : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : VII /2 Materi : Surat Pribadi Alokasi waktu : 2JP x 45 menit
Petunjuk Penggunaan KD Dan Indikator Tujuan Pembelajaran Peta Konsep Petunjuk Penggunaan E-modul ini disusun sebagai bahan pembelajaran siswa kelas VII pada materi teks berita. Melalui e-modul ini diharapkan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan e-modul ini : 1. Bacalah e-modul ini secara berurutan 2. Pahami secara cermat mengenai KI dan KD yang akan dicapai, tujuan pembelajaran, serta seluruh materi yang terdapat dalam e-modul ini. 3. Kerjakan setiap tugas sesuai dengan petunjuk yang ada. 4. Pembelajaran dengan e-modul ini dapat dilakukan secara mandiri, baik di sekolah maupun di rumah. 5. Bila terdapat hal yang sulit dipahami, mintalah petunjuk kepada guru.
Petunjuk Penggunaan KD dan Indikator Tujuan Pembelajaran Peta Konsep Kompetensi Dasar Indikator 3.12 Menelaah unsur- unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar. 4.12 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi. 3.12.1 Menganalisis unsur-unsur dan kaidah kebahasaan pada surat pribadi yang dibaca atau didengar (C4) 3.12. 2 Menyimpulkan unsur-unsur dan kaidah kebahasaan pada surat pribadi yang dibaca atau didengar (C5) 4.12.1 Menulis surat pribadi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan dan isi. (C6)
Petunjuk Penggunaan KD dan Indikator Tujuan Pembelajaran Peta Konsep Tujuan Pembelajaran Setelah guru dan peserta didik melaksanakan pembelajaran menggunakan model discovery learning, diharapkan peserta didik mampu : 1. Menganalisis unsur-unsur dan kaidah kebahasaan pada surat pribadi secara tepat 2. Menyimpulkan unsur-unsur dan kaidah kebahasaan pada surat pribadi dengan teliti 3. Menulis surat pribadi dengan memerhatikan struktur teks, kebahasaan, isi, secara jujur dan penuh percaya diri.
Petunjuk Penggunaan KD dan Indikator Tujuan Pembelajaran Peta Konsep Peta Konsep Surat Pribadi Contoh surat pribadi Rangkuman Menyimpulkan unsur-unsur dan kebahasaan pada surat pribadi Menganalisis unsur-unsur dan kebahasaan pada surat pribadi Menulis surat pribadi Uji kompetensi
Coba kemukakan pesan apa yang bisa kamu ambil dari komik digital yang sudah dibaca? Motivasi P1 Sebelum belajar, marilah kita baca bersama-sama komik digital di bawah ini! Pertanyaan Pemantik Pemahaman Makna
Coba kemukakan pesan apa yang bisa kamu ambil dari video yang sudah disimak? Motivasi P2 Sebelum belajar, marilah kita simak bersama-sama video di bawah ini! Pertanyaan Pemantik Pemahaman Makna
Sebelum kamu mempelajari lebih jauh mengenai teks surat, coba diskusikan pertanyaan di bawah ini bersama gurumu! 1. Pernahkah kamu mengirim surat atau menerima surat? 2. Jenis surat seperti apa yang kamu kirim atau terima? 3. Apa tujuanmu mengirim surat? 4. Melalui apa kamu mengirim atau menerima surat? Motivasi Pertanyaan Pemantik Ayo Berdiskusi ! Pemahaman Makna
Itulah yang akan kita pelajari hari ini. Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya surat pribadi sudah sering kita buat. Namun apakah surat yang kita buat sudah memenuhi unsur-unsur dan kaidah kebahasaan yang seharusnya digunakan dalam surat pribadi? Pertanyaan Pemantik Pemahaman Makna Pemahaman Makna Motivasi
Mengamati Contoh Surat Pribadi Marilah kita amati contoh surat pribadi di bawah ini! Sumber : Novel Kala -Wattpad-
Ayo Berdiskusi ! Setelah kamu membaca contoh surat pribadi di atas, menurutmu apa saja unsur-unsur yang harus ada dalam surat pribadi? Untuk dapat menganalisis unsur-unsurnya kamu dapat memetakannya ke dalam tabel berikut! Kamu bisa mendiskusikannya bersama gurumu. Unsur-Unsur Surat Pribadi Alamat dan tanggal atau titimangsa
Ayo Berdiskusi ! Setelah kamu berdiskusi bersama guru mengenai apa saja unsur-unsur yang terdapat dalam surat pribadi, sekarang cobalah diskusikan mengenai bagaimana penggunaan bahasa dalam surat pribadi? Coba kemukakan hasil diskusimu di bawah ini mengenai bagaimana seharusnya bahasa yang digunakan dalam surat pribadi! Pernahkah kamu membuat surat pribadi? Bahasa seperti apa yang kamu gunakan saat membuat surat tersebut?
Buatlah kelompok belajar bersama temanmu untuk menyelesaikan LKPD 1 pada halaman selanjutnya ! Membuat Kelompok Belajar!
LKPD 1 Petunjuk : 1. Bacalah dengan seksama contoh surat pribadi yang telah diberikan guru kepada masing-masing kelompok 2. Analisislah unsur-unsur pada contoh surat pribadi tersebut secara berkelompok 3. Analisislah bagaimana kebahasaan yang dipakai dalam contoh surat pribadi tersebut 4. Buatlah kesimpulan mengenai hasil analisis yang telah kalian diskusikan secara berkelompok 5. Tulislah hasil kerja kelompok tersebut ke dalam format lembar kerja yang sudah diberikan oleh guru. Selamat Bekerja!
Lembar Kerja Kelompok Lembar Kerja Kelompok Peserta Didik 1 Nilai Hari/ Tanggal : Kelas : Kelompok : Anggota : Nomor Surat : Unsur-Unsur Surat Pribadi Ada Tidak Penjelasan Penulisan tempat, tanggal, bulan dan tahun Penulisan nama penerima dan tempat tinggal penerima Salam pembuka Kalimat pembuka paragraf Isi surat Penutup surat Salam akhir Nama pengirim dan tanda tangan Hasil Analisis
Kaidah Kebahasaan Surat Pribadi Ada Tidak Penjelasan Mengandung kata, frasa, kalimat emotif dan ekspresif Penggunaan bahasa tidak formal tetapi santun Pemilihan bahasa sesuai dengan penerima surat Menggunakan sapaan komunikatif (seperti orang bercakap) Pronomina Simpulan : Agar penjelasannya lebih lengkap, kamu bisa mengunduh contoh analisis surat pribadi dalam bentuk pdf!
Kamu bisa menyimak tayangan video di bawah ini untuk mengetahui lebih jauh penjelasan mengenai materi surat pribadi. Menyimak Tayangan Video
Pengertian Surat Pribadi Jenis-Jenis Surat Pribadi Pengertian Surat Pribadi Surat Pribadi merupakan salah satu jenis surat yang dibuat seseorang atas nama pribadi. Ditujukkan kepada orang lain, dengan tujuan tertentu. Menggunakan bahasa yang tidak baku dalam penulisannya. Surat pribadi sebenarnya memiliki peraturan yang lebih bebas dari surat dinas. Jenis – Jenis Surat Pribadi 1. Surat Pribadi Kekeluargaan Surat pribadi yang bersifat kekeluargaan. Biasanya ditunjukkan untuk seorang teman, sahabat, orang tua, keluarga, dan sebagainya. Bahasa yang digunakan tidak baku, biasanya ditulis tangan. 2. Surat Pribadi Setengah Resmi Surat pribadi yang diberikan kepada suatu organisasi maupun instansi. Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa yang baku dan sopan. Contohnya seperti surat lamaran kerja, surat izin sakit, surat permohonan cuti, dan lainnya.
Habits Monthly planner Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Menulis Refleksi Surat Pribadi Perhatikan tabel berikut! Salam pembuka. Kalimat pembuka paragraf Isi surat.. Tempat, tanggal, bulan dan tahun. Penutup surat. Salam akhir. Malang, 29 November 2015 Untuk Aim, Di Samarinda Salam kangen Apa kabar, Aim? Aim, setelah kamu pindah ke Samarinda, kami dengar kamu bersekolah di sekolah bertaraf internasional. Bagaimana rasanya sekolah di sana? Liburan semester ini aku dan keluarga berencana berkunjung ke rumah pamanku di Samarinda. Aku akan sangat senang jika dapat bertemu denganmu. Kirimkan alamatmu kepadaku ya. Sekian dulu, semoga kamu dapat membalas surat ini. Aku tunggu balasanmu. Sahabatmu, Ttd Giati Nama pengirim dan tanda tangan. Sumber : Buku bahasa Indonesia kurikulum 2013 edisi revisi Nama penerima dan tempat Menganalisis Unsur-Unsur dalam Surat Pribadi
Habits Monthly planner Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi Menulis Surat Pribadi Berdasarkan tabel yang telah kamu amati diatas, itulah unsur-unsur atau bagian-bagian yang terdapat pada surat pribadi. Unsur-unsur surat pribadi tersebut diantaranya : 1. Tempat, tanggal, bulan dan tahun (titimangsa) 2. Salam pembuka 3. Kalimat pembuka paragraf 4. Isi surat 5. Penutup surat 6. Salam akhir 7. Nama pengirim dan tanda tangan
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Menulis Surat Pribadi Refleksi Mari menganalisis kaidah kebahasaan pada surat pribadi! Malang, 29 November 2015 Untuk Aim, Di Samarinda. Salam kangen. Apa kabar, Aim? Aim, setelah kamu pindah ke Samarinda, aku dengar kamu bersekolah di sekolah bertaraf internasional. Bagaimana rasanya sekolah di sana? Liburan semester ini aku dan keluarga berencana berkunjung ke rumah pamanku di Samarinda. Aku akan sangat senang jika dapat bertemu denganmu. Kirimkan alamatmu kepadaku ya. Sekian dulu, semoga kamu dapat membalas surat ini. Aku tunggu balasanmu. Sahabatmu, Ttd Giati Setelah kamu membaca kembali surat pribadi diatas, dapatkah kamu menemukan ciri khas kebahasaan yang biasa digunakan dalam surat pribadi? Ya betul! Bahasa yang digunakan cenderung bersifat santai, berbeda sekali dengan bahasa yang digunakan pada surat dinas.
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Menulis Surat Pribadi Refleksi Perhatikan beberapa kata berwarna biru! • Salam kangen, pada surat pribadi ungkapan salam yang ditulis berbeda dengan salam pada surat dinas. • Apa kabar Aim?, kalimat atau paragraph pembuka yang digunakan pada surat pribadi cenderung lebih santai dan disesuaikan dengan siapa si penerima surat. • Aku, pada surat pribadi kata ganti orang pertama banyak digunakan. • Sekian dulu, paragraf penutup yang digunakan disesuaikan degan bahasa sehari-hari tidak perlu menggunakan kata-kata ucapan terimakasih seperti pada surat dinas. • Sahabatmu, salam yang ditulis diakhir surat tidak menggunakan bahasa formal.
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi Surat pribadi dibuat dengan tujuan yang berbeda dari surat dinas atau surat resmi. Perbedaan lainnya terletak dari segi unsurunsur dan kebahasaan. Menelaah Kebahasaan Dalam Surat Pribadi 1. Kata Sapaan Bersifat Pribadi (Mengandung kata atau frasa emotif dan ekspresif) Jakarta, 01 Desember 2015 Untuk Rio, di Yogyakarta Hai Rio sahabatku! Bagaimana kabarmu? Sudah dua bulan kita tidak bertemu ya. Kamu tau gak? Minggu depan Ayahku ada pekerjaan mendadak di Yogya, dia mengajakku untuk ikut sekaligus liburan. Aku sangat tidak sabar Rio! Nah bisakah kita bertemu? Aku akan membawakanmu sesuatu tapi rahasia. Sekian, aku tunggu balasanmu secepatnya. Sahabatmu, Furi Menulis Surat Pribadi
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi Perhatikan kata dan frasa yang berwarna hijau pada contoh surat pribadi diatas. Sahabatku! Kata tersebut merupakan salah satu dari ragam sapaan yang bersifat pribadi. Pada surat pribadi, seseorang seringkali menggunakan sapaan untuk mengawali salam pembuka atau kalimat awal paragraph. Adapun frasa yang berwarna hijau : Aku sangat tidak sabar Rio! Frasa tersebut menunjukkan adanya ekspresi yang ingin diungkapkan penulis. Kita bisa menyimpulkan dari frasa tersebut bahwa penulis merasa antusias tentang suatu hal. Nah inilah yang disebut dengan sapaan bersifat ekspresif, yaitu ungkapan yang menunjukkan perkataan spontan tentang reaksi terhadap suatu hal. Biasanya kata atau frasa ekspresif mengandung makna denotatif. Ini yang membedakan kata atau frasa ekspresif dengan emotif. Emotif cenderung mengandung makna konotatif, emotif bertujuan untuk membangkitkan emosi (positif) seseorang. Contoh emotif : Sungguh, binar wajahmu seperti rembulan Menulis Surat Pribadi
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi 2. Bahasa Tidak Formal Tetapi Santun Perhatikan beberapa contoh kalimat berikut : a. Minggu depan aku berkunjung ke rumahmu, kamu harus menjemputku pukul 09.00 ya. Awas, jangan terlambat! b. Bisa tidak kamu beri aku uang besok? Uang bulananku sudah mulau menipis nih. c. Setelah aku tiba nanti, bolehkah aku meminta tolong untuk dijemput? Dari ketiga kalimat tersebut, menurutmu manakah kalimat yang menggunakan bahasa santun? Perlu digarisbawahi, meskipun penggunaan bahasa pada surat pribadi bersifat tidak formal. Namun kita tetap harus mengutamakan sopan santun dalam berbahasa. 3. Pilihan Ragam Bahasa Tergantung Penerima Surat Pada saat menulis surat pribadi, hal yang harus diperhatikan adalah bahasa dan sapaan yang digunakan. Misalnya ketika hendak menulis surat untuk teman sebaya dan untuk orangtua, tentunya kita tidak mungkin menggunakan bahasa dan sapaan yang sama. Menulis Surat Pribadi
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi Perhatikan tabel berikut! Unsur Surat Kalimat Penerima Surat Salam Pembuka Salam sayang Teman sebaya Halo Bunda, ini Vina sahabat July. Orang tua Kalimat pembuka Apa kabarmu, Rey? Teman sebaya Halo Bunda, ini Vina sahabat July. Orang tua Kalimat penutup Sekian. Aku tunggu balasanmu secepatnya ya! Teman sebaya Terimakasih bunda sudah mengizinkan July untuk menginap di rumahku selama dua hari. Hari ini July akan pulang. Orang tua Salam penutup Dari sahabatmu, Leo. Teman sebaya Dari Vina, sahabat July. Orang tua Tabel diatas menunjukkan beberapa contoh ragam sapaan yang digunakan ketika kita membuat surat pribadi sesuai dengan siapa yang menjadi penerima. Begitupun ketika menulis surat untuk adik, kakak, guru, haruskah ragam sapaan yang digunakan sesuai? Tentu. Hal ini sangat penting karena dalam surat pribadi perlu menggunakan bahasa yang baik dan santun. Menulis Surat Pribadi
Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Refleksi 4. Menggunakan Sapaan (seperti orang bercakap) Pada surat diatas kita dapat mengamati bahwa inilah yang membedakan surat pribadi dengan surat dinas atau surat resmi. Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu dapat belajar di sekolah tanpa teganggu asap? Surat pribadi menggunakan ujaran komunikatif, mudah dipahami yang biasa kita ucapkan sehari-hari seperti saat kita berbincang dengan teman, sahabat dan lainnya. Malang, 14 November 2015 Salam semangat! Apa kabarmu, Ozi? Ozi saya dengar kotamu sedang di landa bencana asap. Aku khawatir akan keadaanmu. Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu dapat belajar di sekolah tanpa terganggu asap? Liburan semester ini, Ayahku akan memberikan penyuluhan program Desa Bebas Api di desamu. Aku diajak oleh ayah agar dapat mengunjungimu. Apakah kamu ada kesibukan liburan semester ini? Jika tidak, aku akan sangat senang dapat mengunjungimu. Sekian dulu, kutunggu balasanmu. Sepupu dan sahabatmu, Fiola Materi Surat Pribadi
5. Pronomina (Kata Ganti) Pronomina atau kata ganti adalah kata yang dipakai untuk mengacu kepada kata benda (nomina) lain. Misalnya nama orang (Budi) bisa kita ganti dengan kata “dia” yang merujuk pada Budi. Pronomina dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi 3. Pronomina Persona Pronomina persona merupakan kata ganti yang mengacu kepada orang. Misalnya aku, saya, -ku, ku-, kami, kita, engkau, kamu, mereka, kalian, dia, ia, beliau dan sebagainya. Pronomina Penunjuk Mengacu pada kata tunjuk seperti : penunjuk umum (ini, itu), penunjuk tempat (disana, disini, disitu, sana, sini, situ), penunjuk ihwal (begini, begitu). Pronomina Penanya Digunakan sebagai penanda pertanyaan. Misalnya : menanyakan orang (siapa?), menanyakan barang (apa?) atau menanyakan pilihan (mana?) Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Menulis Surat Pribadi Refleksi
Ayo Bermain! Setelah mempelajari materi diatas, yuk bermain game dengan meng-klik link di bawah ini sambil mengasah kembali pengetahuanmu!
Ayo Mendengarkan Lagu! Sebelum memulai menulis surat pribadi, marilah kita dengarkan lagu di bawah ini bersama-sama! Pernahkah kamu mengingat suatu peristiwa atau seseorang ketika mendengarkan lagu? Lewat lagu biasanya kita mengenang banyak hal atau memuculkan banyak ide dan perasaan yang bisa kita tuangkan ke dalam bentuk tulisan atau sebuah surat. Bagaimana menurutmu?
Ayo Mulai Menulis ! LKPD 2 Pada kegiatan ini kamu akan belajar menulis surat sesuai dengan unsur-unsur dan kebahasaan yang sudah dipelajari pada halaman sebelumnya! 1. Buatlah sebuah surat pribadi dengan topik “Kasih Sayang”. 2. Target penerima surat bebas (boleh sahabat, orangtua, teman dan lainnya). 3. Surat ditulis dalam kertas dan dimasukkan ke dalam amplop (hias sekreatif mungkin) 4. Perhatikan unsur-unsur surat pribadi dan kaidah kebahasaan yang digunakan harus sesuai. Gunakan bahasa yang baik dan sopan. 5. Berikan surat tersebut sesuai dengan target penerima. 6. Surat yang sudah jadi boleh difotokan kemudian di kumpulkan melalui tautan google drive. Selamat Menulis ! Unsur-unsur Surat Pribadi Kebahasaan Surat Pribadi Menulis Surat Pribadi Refleksi
Rangkuman a. Surat pribadi merupakan salah satu surat yang tujuannya bersifat pribadi. Dalam penggunaannya, surat pribadi menggunakan bahasa yang lebih santai dan tidak terlalu terikat oleh peraturan namun tetap harus menggunakan bahasa yang sopan dan santun sesuai target penerima. b. Unsur-unsur surat pribadi meliputi penulisan tempat, tanggal dan tahun dibuatnya surat, nama penerima dan tempat, salam pembuka, pembuka paragraph, isi surat, penutup surat, salam akhir, nama pengirim dan tanda tangan. c. Kaidah kebahasaan surat pribadi kalimat bersifat ekspresif dan emotif, bahasa tidak baku tetapi santun, pilihan ragam bahasa tergantung penerima surat, mengandung sapaan seperti orang bercakap, dan mengandung penggunaan kata ganti (pronominal).
REFLEKSI Bagaimana perasaanmu setelah belajar menggunakan bahan ajar e-modul ini? Kamu bisa mengungkapkannya dengan meng-klik link refleksi di bawah ini! Kamu boleh mengungkapkannya lewat tulisan, gambar, video, atau suara terkait perasaanmu ya!
Sumber Beding, V. O. (2021). Efektivitas Media Lagu dalam Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Meningkatkan Kmemapuan Menulis Surat Pribadi Siswa SMP. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(2), 471-476. Harsiati, Titik. 2014. Bahasa Indonesia. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Subarna Rakhma, Sofie Dewayani, C. Erni Setyowati. 2021. Bahasa Indonesia Untuk SMP Kelas VII. Jakarta Pusat : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Internet : https://www.webtoons.com/id/slice-of-life/pak-guru-inyongpendidikan-khusus/ep-20- slamet1/viewer?title_no=4825&episode_no=21 https://youtu.be/VRmfUq79rjl https://youtu.be/YzycRWMGg4M https://youtu.be/AUJoFu23xJQ https://wordwall.net/play/51645/006/317