The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book ini berisi tugas tutorial 2 PTK

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Fendi Siip, 2020-11-05 06:46:14

TUGAS TUTORIAL 2 PTK

E-Book ini berisi tugas tutorial 2 PTK

Keywords: IPS,Tugas,Sosial,PTK,CAR

TUGAS TUTORIAL KE-2 MATA KULIAH
PENELITIAN TINDAKAN KELAS / IDIK 4008 / 2 SKS

Oleh : MUHAMMAD EFENDI
NIM. 857807197

1. Apakah sekolah saudara berpotensi dilakukan PTK? Jika ya berikanlah alasannya dan
apabila tidak, berikanlah alasannya pula. Tunjukkan cara analisis saudara tersebut.

2. Alasannya mengapa sebaiknya didalam melakukan PTK dilakukan secara kolaboratif?
3. Jelaskan perbedaan antara RPP yang disiapkan guru dengan RPP yang dibuat guru untuk

kepentingan PTK! Beri penjelasan dan contohkan!
4. Untuk apa simulasi pelaksanaan tindakan perbaikan dalam PTK itu menggunakan RPP

baru ( RPP PTK )?
5. Jika salah satu tujuan perbaikan yang saudara rancang itu adalah menggunakan

motivasi/penguatan agar siswa berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, apa yang saudara
lakukan? Berikan penjelasan dengan alasannya.

Jawaban:

1. Di sekolah saya sangat berpotensi dilakukan PTK karena di sekolah saya
terdapat keanekaragaman peserta didik misalnya inteligensi, kepribadian dan
temperamen, sosio-ekonomi, gender, situasi sosial kemasyarakatan, dan juga
perbedaan gaya berpikir dan gaya belajar siswa. Di masa pandemi seperti
sekarang, hal yang menonjol untuk diteliti adalah minat belajar siswa. Minat
belajar peserta didik sangat menentukan keberhasilannya dalam proses belajar.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut bersumber
pada dirinya dan luar dirinya atau lingkungannya antara lain sebagai berikut :
1. Faktor Internal, yang terdiri dari :
a. Aspek jasmaniah
Mencakup kondisi fisik atau kesehatan jasmani dari individu siswa.
Kondisi fisik yang prima sangat mendukung keberhasilan belajar dan
dapat mempengaruhi minat belajar. Namun jika terjadi gangguan
kesehatan pada fisik terutama indera penglihatan dan pendengaran,
otomatis dapat menyebabkan berkurangnya minat belajar pada dirinya.
b. Aspek Psikologis (kejiwaan)
Menurut Sardiman (1994:44) faktor psikologis meliputi perhatian,
pengamatan, tanggapan, fantasi, ingatan, berfikir, bakat,dan motif. Pada
pembahasan berikut tidak semua faktor psikologis yang dibahas, tetapi
hanya sebagian saja yang sangat berhubungan dengan minat belajar.

Perhatian merupakan pemusatan energi psikologi yang tertuju
kepada suatu objek pelajaran atau kesadaran yang menyertai aktivitas
belajar. Tanpa adanya perhatian dalam aktivitas belajar akan berdampak
terhadap kurangnya penguasaan materi pelajaran, sehingga hasil yang
dicapai dalam belajar kurang memuaskan. Kurangnya perhatian terhadap
materi yang dipelajari juga mengakibatkan kurangnya minat belajar pada
diri siswa.

Ingatan, secara teoritis akan berfugsi untuk mencamkan atau
menerima kesan-kesan dari luar, menyimpan kesan, dan memproduksi
kesan. Oleh karena itu ingatan merupakan kecakapan untuk menerima,
menyimpan, dan memproduksi kesan-kesan di dalam belajar. Siswa
yang mempunyai daya ingat yang kurang sangat berpengaruh terhadap
minatnya untuk belajar.

Bakat adalah kemampuan bawaan, sebagai potensi yang masih
perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud. Hal ini dekat
dengan persoalan intelegensi yang merupakan struktur mental yang
melahirkan kemampuan untuk memahami sesuatu. Bakat yang dimiliki
seseorang akan menunjang keberhasilannya dalam belajar. Jika
seseorang tidak mempunyai bakat, akan berpengaruh terhadap minatnya
dalam belajar. Pada pembelajaran seni rupa, banyak ditemukan anak
yang kurang berminat untuk belajar karena tidak berbakat. Oleh karena
itu bakat berpengaruh terhadap minat belajar.
2. Faktor Eksternal, meliputi :

a. Keluarga,
meliputi hubungan antar keluarga, suasana lingkungan rumah, dan

keadaan ekonomi keluarga.
b. Sekolah,

meliputi metode mengajar, kurikulum, sarana dan prasarana belajar,
sumber-sumber belajar, media pembelajaran, hubungan siswa dengan
temannya, guru-gurunya dan staf sekolahserta berbagai kegiatan
kokurikuler.
c. Lingkungan masyarakat,

meliputi hubungan dengan teman bergaul, kegiatan dalam
masyarakat, dan lingkungan tempat tinggal.

2. Salah satu ciri khas PTK adalah adanya kolaborasi (kerjasama) antara praktisi
(guru, kepala sekolah, siswa, dlI) dan peneliti (dosen, widyaiswara) dalam
pemahaman, kesepakatan tentang permasalahan, pengambilan keputusan yang
akhirnya melahirkan kesamaan tindakan (action). Dalam pelaksanaan tindakan
di dalam kelas, maka kerjasama (kolaborasi) antara guru dengan peneliti
menjadi hal sangat sangat penting. Melalui kerjasama inilah, mereka bersama
menggali dan mengkaji permasalahan nyata yang dihadapi guru dan/atau siswa
di sekolah. Sebagai penelitian yang bersifat kolaboratif, maka harus secara jelas
diketahui peranan dan tugas yang harus dilakukan di antara, guru dengan

peneliti. Dalam PTK kedudukan peneliti (dosen/widyaiswara) setara dengan
guru, dalam arti masing-masing mempunyai peran dan tanggungjawab yang
saling membutuhkan dan saling melengkapi untuk mencapai tujuan. Peran
kerjasama (kolaborasi) sangat rnenentukan keberhasilan PTK terutama pada
kegiatan: mendiagnosis masalah, menyusun usulan, melaksanakan penelitian
(melaksanakan tindakan, observasi, merekam data, evaluasi dan refleksi),
menganalisis data, menyeminarkan hasil, dan menyusun laporan akhir.

3. Perbedaan antara RPP yang disiapkan guru dengan RPP yang dibuat guru untuk
kepentingan PTK:
a. Tujuan, tujuan ini dijabarkan dari tujuan kurikuler setiap mata. Khusus
guru yang melaksanakan PTK, tujuannya harus ditambahi dengan tujuan
perbaikan sesuai dengan focus masalah pelajaran yang ingin diatasi.
b. Materi, biasanya bahan pembelajaran ditulis secara terbatas bahkan
hanya terbatas pada pokok bahasannya saja. Tetapi dalam RPP yang
digunakan untuk PTK, materi dituliskan secara rinci.
c. Media dan Sumber, dalam RPP yang digunakan untuk pelaksanaan PTK
harus dirancang secara cermat.
d. Kegiatan Pembelajaran, dalam RPP yang digunakan untuk pelaksanaan
PTK, langkah-langkah pembelajaran harus dibuat secara rinci, lengkap

dengan pertanyaan yang diajukan bahkan bila perlu dengan skenario
yang sangat rinci.
e. Evaluasi, dalam RPP yang digunakan untuk pelaksanaan PTK
mencantumkan secara rinci butir-butir tes yang diberikan atau lembar
obervasi yang digunakan.

Contoh RPP biasa:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
KURIKULUM 2013 (3 KOMPONEN) REVISI 2020

(Sesuai Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019)

Satuan Pendidikan : SD MUHAMMADIYAH 14 Surakarta

Kelas / Semester : 5 /1

Tema : Organ Gerak Hewan Dan Manusia (Tema 1)

Sub Tema : Lingkungan dan Manfaatnya (Sub Tema 3)

Pembelajaran ke : 3

Alokasi waktu : 1 Hari

A. TUJUAN
1. Siswa mampu mengidentifikasi pengaruh kondisi geografis bangsa
Indonesia
2. sebagai negara maritim dan kepualauan terhadap kondisi sosial dan
ekonomi masyarakat secara peduli.
3. Dengan membuat kliping, siswa mampu membedakan pengaruh kondisi
geografis
4. bangsa Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan terhadap
kondisi
5. sosial dan ekonomi masyarakat secara bertanggung jawab.
6. Dengan membaca dan menulis, siswa menentukan ide pokok dari
bacaan secara percaya diri.

7. Dengan membuat laporan, siswa menyebutkan perilaku yang seusai
dengan nilai-nilai Pancasila dengan percaya diri.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN Deskripsi Kegiatan Aloka
Kegiatan Wakt

Pembukaan 1. Melakukan Pembukaan dengan Salam dan Dilanjutkan Dengan 15 me
Inti Membaca Doa (Orientasi)
140
2. Mengaitkan Materi Sebelumnya dengan Materi yang akan dipelajari dan menit
diharapkan dikaitkan dengan pengalaman peserta didik (Apersepsi)

3. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang
akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. (Motivasi)

Langkah-Langkah Pembelajaran

 Pada awal pembelajaran, guru menstimulus ide, gagasan, dan
motivasi siswa dengan menunjukan gambar dan memberikan
narasi tentang potensi dan kondisi geografis Pulau Madura
sebagai contoh kecil potensi.

A. Ayo Mengamati

 Secara interaktif, guru memberikan penjelasan mengenai
kekayaan sumber daya alam dan manusia yang dimiliki oleh
bangsa Indonesia serta pengaruh kondisi geografis Indonesia
sebagai negara maritim terhadap kehidupan ekonomi
masyarakat.

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya
dan memberikan pendapat.

B. Ayo Berlatih

 Siswa mengisi kolom tentang berbagai jenis pekerjaan yang
berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut.

 Siswa diminta mengerjakan secara mandiri.
 Guru berkeliling dan memandu siswa yang

mengalamikesulitan.
 Pembelajaran ini dapat juga dilakukan dengan diskusi.
C. Ayo Menulis

 Siswa secara mandiri mengisi kolom pada buku siswa tentang
dampak positif dan negatif letak dan kondisi geografis bangsa
Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan.

 Guru berkeliling dan memandu siswa yang mengalami
kesulitan.

D. Ayo Berkreasi
 Bersama kelompknya, siswa membuat kliping gambar tentang
kondisi ekonomi dan sosial masyarakat sebagai akibat dari
kondisi geografis bangsa Indonesia sebagai negara maritim.
 Kegiatan ini bisa menjadi alternatif kegiatan untuk dikerjakan
di rumah.

E. Ayo Menulis
 Selesai membuat kliping, siswa menyusun laporan tentang isi
kliping yang berkaitan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat

Penutup sebagai akibat dari kondisi geografis bangsa Indonesia 15 me
sebagai negara maritim.
 Guru memberik an kesempatan kepada siswa untuk
mempresentasikan hasil kliping dan laporan yang telah dibuat.
 Pada akhir presentasi, siswa meminta pendapat dan
tanggapan dari guru dan teman-temannya.
F. Ayo Membaca

 Siswa membaca bacaan berjudul Kejayaan Bahari Masa Lalu.
G. Ayo Menulis

 Selesai membuat kliping, siswa menyusun laporan tentang isi
kliping yang berkaitan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat
sebagai akibat dari kondisi geografis bangsa Indonesia
sebagai negara maritim.

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
mempresentasikan hasil kliping dan laporan yang telah dibuat.

 Pada akhir presentasi, siswa meminta pendapat dan
tanggapan dari guru dan teman-temannya.tanggapan dari
guru dan teman-temannya.

 Setelah siswa diminta menganilisa sikap-sikap yang sesuai
dengan sila-sila Pancasila.

H. Kerja Sama dengan Orang Tua

 Bersama dengan orang tua siswa mengamati dan
mengidentifikasi kondisi perilaku orang-orang di sekitar tempat
tinggalnya berkaitan dengan perilaku yang sesuai dengan
nilai-nilai dalam Pancasila.

 Untuk mengoptimalkan kerja sama, siswa dapat berbagi peran
dan tugas dengan orang tuanya.

1. Siswa mapu mengemukan hasil belajar hari ini
2. Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
3. Siswa diberikan kesempatan berbicara /bertanya dan

menambahkan informasi dari siswa lainnya..
4. Penugasan dirumah

 Dengan bantuan orang tuanya, siswa mengidentifikasi kondisi
perilaku orang-orang di sekitar tempat tinggalnya berkaitan
dengan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai dalam
Pancasila.

5. Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan
nasionalisme, persatuan, dan toleransi.

6. Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.

C. PENILAIAN (ASESMEN)
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu
dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau
hasil karya/projek dengan rubrik penilaian.

Mengetahui Surakarta, Juli 2020
Kepala Sekolah, Guru Kelas 5

Suparti, S.Pd.SD Muhammad Efendi, S.Pd
NIP. NIP.

LAMPIRAN

Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk
mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian
digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan
memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian terhadap materi ini dapat
dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes
pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan
rubric penilaian sebagai berikut.

1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap: Rasa ingin tahu, percaya diri, peduli terhadap
b. lingkungan dan budaya sekitar.
c. Penilaian Pengetahuan: Tes Tertulis
d. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja

2. Bentuk Instrumen Penilaian
a. Sikap
b. Pengetahuan
Siswa mengerjakan soal-soal latihan tertulis, remedial, dan pengayaan
pada buku siswa.

Format Penilaian

c. Keterampilan
Penilaian Uji Unjuk Kerja

1) Rubrik Membuat Laporan

2) Rubrik Mencari Ide Pokok Bacaan

3) Menuliskan Ide Pokok dari Bacaan

I. REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Remedial
Tuliskan kembali pengaruh kondisi geografis bangsa Indonesia sebagai
negara maritim pada bidang ekonomi dan sosial masyarakat.

2. Pengayaan
Buatlah timeline atau garis waktu tentang kejayaan bahari bangsa
Indonesia dari masa ke masa.

Contoh RPP untuk Pelaksanaan PTK:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SD Muhammadiyah 14 Surakarta

Kelas /Semester : V (Lima)/1

Tema 5 : Ekosistem

Subtema 3 : Keseimbangan Ekosistem

Pembelajaran :4

Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia,IPS, dan PPKn

Alokasi Waktu : 4x 35 menit (4 JP)

A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,
melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan
logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN

KOMPETENSI

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian

Kompetensi

3.7 Menguraikan konsep-konsep  Menuliskan tiga hal penting
yang saling berkaitan pada yang ditemukan dalam teks
teks nonfiksi. bacaan secara tepat.

4.7 Menyajikan konsep-konsep  Mendiskusikan pertanyaan-
yang saling berkaitan pada pertanyaan mengenai isi teks
teks nonfiksi ke dalam tulisan dan menyimpulkan hasilnya
dengan bahasa sendiri. dalam bentuk peta pikiran
secara baik dan benar.

PPKn Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar

3.4 Menggali manfaat persatuan dan  Memberikan tanggapan,
kesatuan untuk membangun mengutarakan pesan, dan
kerukunan hidup. memberikan pendapat mengenai
poster secara tepat.
4.4 Menyajikan hasil penggalian
tentang manfaat persatuan dan  Menuliskan hasil diskusi tentang
kesatuan untuk membangun pengaruh di sektor ekonomi,
kerukunan. komunikasi, dan transportasi
secara tepat.

IPS Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
 Mencari informasi yang lebih
3.1 Mengidentifikasi karakteristik banyak lagi mengenai pengaruhnya
geografis Indonesia sebagai di sektor ekonomi, komunikasi,
negara kepulauan/ maritim dan dan transportasi secara tepat.
agraris serta pengaruhnya
terhadap kehidupan ekonomi,  Mengumpulkan informasi
sosial, budaya,komunikasi serta mengenai kegiatan ekonomi
transportasi. masyarakat secara akurat.

4.1 Menyajikan hasil identifikasi
karakteristik geografis Indonesia
sebagai negara
kepulauan/maritim dan agraris
serta pengaruhnya terhadap
kehidupan ekonomi, sosial,
budaya, komunikasi serta
transportasi.

C. TUJUAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
1. Dengan mengamati poster dengan cermat, siswa mampu memberikan
tanggapan, mengutarakan pesan, dan memberikan pendapat mengenai
poster secara tepat.
2. Dengan mencermati teks bacaan, siswa mampu mendiskusikan
pertanyaan-pertanyaan mengenai isi teks dan menyimpulkan hasilnya
dalam bentuk peta pikiran secara baik dan benar.
3. Dengan memahami tentang perkembangan kehidupan masyarakat di
Indonesia, siswa mampu mencari informasi yang lebih banyak lagi
mengenai pengaruhnya di sektor ekonomi, komunikasi, dan transportasi
secara tepat.
4. Dengan mencermati teks bacaan siswa mampu menuliskan tiga hal penting
yang ditemukan dalam teks bacaan secara tepat.
5. Dengan memahami kegiatan ekonomi masyarakat dalam lingkup

kepulauan Nusantara, siswa mampu mengumpulkan informasi mengenai
kegiatan ekonomi masyarakat secara akurat.

D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Memberikan tanggapan, mengutarakan pesan, dan memberikan pendapat
mengenai poster
2. Perkembangan kehidupan masyarakat di indonesia serta pengaruhnya di
sektor ekonomi, komunikasi, dan transportasi
3. Kegiatan ekonomi masyarakat

E. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan Pembelajaran : Saintifik.
Metode Pembelajaran : Simulasi, percobaan, diskusi, tanya jawab,
penugasan, dan ceramah.

F. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR

Media/Alat : 1. Buku teks, Buku bacaan tentang Aktivitas Perekonomian,

koran, internet, majalah, dan lingkungan sekitar.

Bahan :-

Sumber Belajar : 1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V, Tema 5: Ekosistem,

Subtema 3: Keseimbangan Ekosistem, Pembelajaran 4.

Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017).

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2. Rumah Juara

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan 15
kabar, dan mengecek kehadiran siswa.
menit
2. Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh
salah seorang siswa.

3. Siswa difasilitasi untuk bertanya jawab
pentingnya mengawali setiap kegiatan
dengan doa. Selain berdoa, guru dapat
memberikan penguatan tentang sikap
syukur.

4. Siswa diajak menyanyikan Lagu Indonesia
Raya. Guru memberikan penguatan tentang
pentingnya menanamkan semangat
kebangsaan.

5. Siswa diminta memeriksa kerapian diri dan
kebersihan kelas.

6. Siswa memperhatikan penjelasan guru
tentang tujuan, manfaat, dan aktivitas
pembelajaran yang akan dilakukan.

Kegiatan inti 7. Guru membuka pelajaran dengan meminta 110
siswa untuk mengamati gambar iklan menit
“Indonesia Hebat.”

8. Guru menstimulus siswa dengan beberapa
pertanyaan berikut.
Bagaimana tanggapanmu terhadap poster
tersebut?
Pesan apa yang kamu pahami dari poster
tersebut?
Menurutmu, apakah pengaruh pesan
dalam poster tersebut dalam kehidupan
masyarakat Indonesia?
Setujukan kamu dengan isi pesan poster
tersebut?

9. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan
siswa memiliki rasa ingin tahu terhadap
proses pembelajarannya, dan menumbuhkan
keterampilan untuk memahami,
mendiskusikannya, serta kemudian
menyimpulkan apa yang telah mereka amati.

10. Siswa dipilih secara acak untuk membaca
teks bacaan (satu siswa membaca satu
paragraf).

11. Setelah setiap satu paragraf, guru
menstimulus siswa untuk berdiskusi dengan
beberapa pertanyaan:
 Paragraf 3: Berikan beberapa contoh
yang dapat membuktikan bahwa
jaringan komunikasi dapat membantu
terbentuknya kesatuan bangsa.
 Paragraf 4: Apa yang dimaksud
dengan kalimat “Sistem komunikasi
dan sistem transportasi merupakan
salah satu mata rantai yang tak
terpisahkan dalam kegiatan ekonomi”?
12. Siswa diminta untuk melengkapi tabel
pikiran utama dan informasi penting.
13. Guru berkeliling untuk memastikan siswa
bekerja secara maksimal.
14. Siswa menyimpulkan isi dari teks bacaan
berikut hasil diskusi kelas ke dalam
lembar kerja.

1. Siswa diminta untuk membuat sebuah
kelompok yang terdiri atas tiga orang
anggota.

2. Siswa diminta untuk membaca dengan

saksama petunjuk kegiatan sebelum
membagi tugas dalam kelompok untuk
mencari informasi tentang perkembangan
ekonomi masyarakat dari masa ke masa.
3. Pastikan setiap Ketua Kelompok
mendelegasikan tugas kepada setiap anggota
kelompok. Siswa mencatat informasi yang
didapatkan ke dalam tabel yang teredia di
Buku Siswa.
4. Siswa di dalam kelompok mendiskusikan
informasi yang sudah dituliskan di dalam
tabel.
5. Guru kembali berkeliling untuk memastikan
setiap siswa bekerja secara maksimal.
6. Siswa mencermati dan memahami isi dialog
percakapan antara Lani dan Udin.

Ayo Membaca

7. Siswa ditunjuk secara acak untuk membaca
teks bacaan.

8. Siswa distimulasi dengan beberapa
pertanyaan berikut.
 Mengapa Indonesia harus menegaskan
wilayah Negara Indonesia dalam sebuah
deklarasi?
 Apa yang dimaksud dengan Wawasan
Nusantara?

9. Siswa menuliskan kesimpulan dari teks
bacaan.

10. Kesimpulan dituliskan dalam buku catatan
mereka masing-masing.

11. Siswa diminta untuk membandingkan
kesimpulan yang mereka tuliskan dengan
kesimpulan yang dibuat teman mereka.

Ayo Berkreasi

12. Secara berkelompok, siswa diminta untuk
mengamati kegiatan ekonomi di wilayah
Nusantara dengan memanfaatkan berbagai
sumber informasi, seperti majalah, koran,
dan internet. Siswa menentukan paling
sedikit tiga gambar yang menunjukkan
kegiatan ekonomi yang berbeda di wilayah

Indonesia.
13. Siswa menempelkan gambar-gambar

tersebut di kertas berukuran A3, lalu diberi
keterangan gambar yang berhubungan
dengan kegiatan ekonomi.
14. Dengan menggunakan gambar-gambar
tersebut, siswa melakukan diskusi dengan
menjawab pertanyaan yang tersedia di Buku
Siswa.
15. Setiap kelompok akan menjelaskan kegiatan
ekonomi masyarakat Indonesia melalui
gambar dan menjelaskan manfaat persatuan
dan kesatuan masyarakat di dalam kegiatan
ekonomi masyarakat Indonesia.

Ayo Berlatih

Penutup 16. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan 15
Wawasan Nusantara. menit

17. Manfaat ekonomi seperti apakah yang
diperoleh bangsa Indonesia karena letak
geografisnya?

18. Bagaimana caramu meningkatkan persatuan
dan kesatuan antara teman satu sekolah yang
memiliki perbedaan latar belakang
ekonomi?

19. Bagaimana kamu menjelaskan tentang
perkembangan teknologi transportasi saat ini
dibandingkan dengan zaman dahulu?

1. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas
pembelajaran yang telah berlangsung.

2. Siswa
bersama guru menyimpulkan hasil
pembelajaran pada hari ini.

3. Siswa
menyimak penjelasan guru tentang aktivitas
pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
Termasuk menyampaikan kegiatan bersama
orangtua yaitu: siswa bersama dengan orang
tua siswa, mencari sebuah poster dari koran
atau majalah yang bertemakan ajakan untuk
meningkatkan persatuan dan kesatuan
bangsa. Siswa mengamati poster tersebut
dan diskusikanlah dengan orang tua siswa
pesan yang siswa tangkap dari poster
tersebut.

4. Kelas ditutup
dengan doa bersama dipimpin salah seorang
siswa.

H. PENILAIAN
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap
Mencatat hal-hal menonjol (positif atau negatif) yang ditunjukkan siswa
dalam sikapcermat, teliti, dan mandiri.

b. Penilaian Pengetahuan

Muatan Indikator Teknik Bentuk
Penilaian Instumen
Bahasa  Menuliskan tiga hal Tes Soal pilihan
Indonesia penting yang ditemukan tertulis ganda
IPS dalam teks bacaan Soal isian
secara tepat. Tes Soal uraian
PPKn tertulis Soal pilihan
 Mencari informasi yang ganda
lebih banyak lagi Tes Soal isian
mengenai pengaruhnya tertulis Soal uraian
di sektor ekonomi,
komunikasi, dan Soal pilihan
transportasi secara tepat. ganda
Soal isian
 Memberikan tanggapan, Soal uraian
mengutarakan pesan,
dan memberikan
pendapat mengenai
poster secara tepat.

c. Unjuk Kerja

Muatan Indikator Teknik Bentuk
Penilaian Instumen
Bahasa  Mendiskusikan Unjuk Rubrik
Indonesia pertanyaan-pertanyaan hasil penilaian pada
mengenai isi teks dan BG halaman
IPS menyimpulkan hasilnya Unjuk 124.
dalam bentuk peta hasil dan
PPKn pikiran secara baik dan diskusi Rubrik
benar. penilaian pada
Unjuk BG halaman
 Mengumpulkan hasil dan 124-125.
informasi mengenai
kegiatan ekonomi Rubrik penilaian
masyarakat secara pada BG
akurat.

 Menuliskan hasil diskusi
tentang pengaruh di

sektor ekonomi, diskusi halaman 124-
125.
komunikasi, dan

transportasi secara tepat.

d. Remedial
Siswa yang belum bisa mengumpulkan informasi mengenai kegiatan
ekonomi masyarakat secara akurat, dapat diberikan sumber
referensi/materi tambahan. Siswa dimotivasi untuk berlatih dengan
tekun. Siswa dapat mengerjakan latihan tertulis (kuis, pertanyaan essay)
terkait materi yang belum dipahami.

e. Pengayaan
Apabila memiliki waktu, siswa dapat diberikan materi latihan
memberikan tanggapan, mengutarakan pesan, dan memberikan pendapat
mengenai poster secara tepat.

2. Bentuk Instrumen Penilaian Catatan Butir Tindak
a. Jurnal Penilaian Sikap Perilaku Sikap Lanjut
No. Tanggal Nama
Siswa
1.
2.
3.
4.
5.

b. Rubrik Penilaian Bahasa Indonesia

Bentuk Penilaian: Nontes (Melengkapi tabel pokok pikiran).

Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Kriteria Pendampingan

4 32 1

Pengetahuan Keempat Hanya tiga Hanya dua Siswa tidak
tentang berhasil
pengaruh pikiran pikiran pikiran menemukan
Indonesia pikiran utama
sebagai utama dari utama dari utama dari maupun
negara informasi
maritim setiap teks teks bacaan penting pada
dan agraris teks bacaan.
(3.7). paragraf bacaan yang paragraf

sangat akurat. yang akurat.

akurat. Informasi Informasi

Informasi penting penting

penting yang yang dipilih yang dipilih

dipilih dari dari kurang

setiap setiap akurat.

paragraph paragraf

pun sangat cukup

akurat. akurat.

Keterampilan Tabel pikiran Tabel Tabel pikiran Tabel pikiran
dilengkapi dibuat terburu-
dalam dilengkapi pikiran dengan agak buru, tidak
rapi, teratur, lengkap, dan
menyajikan dengan dilengkapi tapi agak sulit dibaca.
sulit dibaca.
Informasi sangat rapi, dengan

(4.7). teratur, dan cukup rapi,

mudah teratur,

dibaca. dan mudah

dibaca.

c. Rubrik Penilaian IPS dan PPKn
Bentuk Penilaian: Nontes (Menceritakan gambar tentang kegiatan
ekonomi masyarakat.

Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Kriteria Pendampingan

4 32 1

Pengetahuan Gambar- Gambar- Gambar- Gambar-

tentang gambar yang gambar gambar gambar

kegiatan dipilih sangat yang dipilih yang dipilih yang dipilih

ekonomi menunjukkan menunjukkan kurang kurang tepat.

masyarakat kegiatan kegiatan menunjukkan

Indonesia ekonomi ekonomi kegiatan

melaui masyarakat masyarakat ekonomi

gambar yang dalam dalam masyarakat

dipilih. lingkup lingkup dalam

kepulauan kepulauan lingkup

Nusantara. Nusantara. kepulauan

Nusantara.

Pengetahuan Penjelasan Penjelasan Penjelasan Penjelasan

tentang yang yang yang yang diberikan

makna diberikan diberikan diberikan tidak akurat

persatuan dan akurat cukup kurang dan tidak dapat

kesatuan dan akurat dan akurat dan menunjukkan

dalam menunjukkan menunjukkan kurang hubungan

kegiatan hubungan hubungan mampu antara

ekonomi antara antara menunjukkan persatuan dan

masyarakat. persatuan dan persatuan hubungan kesatuan

kesatuan dan antara terhadap

terhadap kesatuan persatuan kegiatan

kegiatan terhadap dan ekonomi

ekonomi kegiatan kesatuan masyarakat

masyarakat ekonomi terhadap Indonesia.

Indonesia. masyarakat kegiatan

Indonesia. ekonomi

masyarakat

Indonesia.

Keterampilan Informasi Poster sangat Poster mudah Poster agak

dalam disajikan mudah dibaca sulit dibaca dan

mengolah dengan dibaca namun dimengerti.

Informasi. teratur dari jarak agak sulit

rapi dan yang dimengerti.

mudah cukup jauh,

dipahami, serta

bagus penataan

sehingga poster cukup

mudah bagus

dimengerti. sehingga

mudah

dimengerti.

Mengetahui Surakarta, 14 Agustus 2020
Kepala Sekolah, Guru Kelas V

SUPARTI, S.Pd.SD MUHAMMAD EFENDI, S.Pd
NIP / NIK ............................. NIP / NIK .............................

LAMPIRAN

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Kelompok :

Nama Anggota 1.

2.

3.

4.

5.

Dari bacaan di atas, tentukanlah pikiran utama pada setiap paragraf. Lalu,
carilah informasi penting dari paragraf tersebut. Tuliskanlah semua itu di dalam
tabel di bawah ini.

Paragraf Pikiran Utama Informasi
Penting

1

2
3

4

Berdasarkan tabel di atas, buatlah kesimpulanmu dalam tulisan satu paragraf.
Gunakan kosakata baru dari bacaan dan bahasamu sendiri, dan tuliskanlah
kesimpulanmu dengan rapi di tempat yang telah tersedia.

Teks

Wawasan Nusantara

Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentang luas dari
Sabang sampai Merauke. NKRI terdiri atas jajaran pulau yang dikelilingi oleh laut
besar dan kecil. Wilayah Indonesia merupakan paduan tunggal antara darat,
laut, dan udara beserta seluruh kekayaan alamnya. Keadaan ini disampaikan oleh
bangsa Indonesia kepada forum internasional dalam bentuk Deklarasi Juanda
pada tanggal 13 Desember 1957. Deklarasi tersebut berisi penegasan bahwa
seluruh kepulauan, perairan, dan udara di atasnya yang mengelilingi dan berada
di antara pulau-pulau Indonesia merupakan satu kesatuan wilayah yang tak
dapat dipisah-pisahkan dan merupakan Negara Nusantara.

Pemahaman tentang keberadaan Nusantara beserta dengan segala isinya
dianggap penting oleh negara untuk menjaga kesatuan bangsa. Oleh karenanya,
Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara
(GBHN) mengenalkan konsep cara pandang nasional yang dikenal dengan
Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara (wasantara) merupakan wawasan
nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945. Wawasan
Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan
lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta
kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Wawasan Nusantara
ini dapat menumbuhkan dan mempererat rasa kesatuan, persatuan, dan senasib
sepenanggungan kepada seluruh rakyat Indonesia. Dalam pelaksanaannya,
Wawasan Nusantara ini mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai
kebhinekaan atau keragaman untuk mencapai tujuan nasional.

Dalam pembangunan nasional, Wawasan Nusantara mencakup
perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, sosial, dan
budaya, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan. Dalam kesatuan ekonomi
Wawasan Nusantara mencakup hal-hal berikut.

1. Semua kekayaan yang terdapat di wilayah Nusantara merupakan modal dan
milik bersama bangsa. Kebutuhan untuk keperluan hidup sehari-hari harus
tersedia merata di seluruh wilayah tanah air.

2. Tingkat perkembangan ekonomi haruslah seimbang untuk seluruh wilayah di
Indonesia, tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh setiap daerah dalam

upaya pengembangan kehidupan ekonominya.

3. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu
kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama atas asas
kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Sifat LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama
Nomor : Individu
Kelas :
:
:

Berdasarkan artikel tersebut “Wawasan Nusantara”, simpulkanlah
tiga hal penting yang kamu pahami tentang bacaan tersebut.

Tukarkan kesimpulanmu dengan teman sebangkumu. Secara
bergantian ceritakan apa yang dimaksud dengan kesimpulanmu
tersebut.

Nomor Kesimpulan

1

2

3

4. Simulasi pelaksanaan tindakan perbaikan dalam PTK itu menggunakan RPP
baru ( RPP PTK ) digunakan untuk:
a. Merefleksi sejauh mana tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian PTK
tercapai.
b. Mencatat hal-hal apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan
penelitian PTK.
c. Mengumpulkan data-data penelitian yang akan digunakan dalam analisis
data penelitian.
d. Bahan refleksi guru bersama kolaborator mengenai kekurangan apa saj
yang terjadi dalam penelitian.
e. Sebagai bahan perbaikan di siklus berikutnya apabila hasil penelitian
belum tercapai dan juga bahan perbaikan dari siklus sebelumnya.
f. Sebagai bahan pengamatan dalam pelaksanaan langkah-langkah /
skenario pembelajaran, dimana terkadang guru/peneliti melupakan
bagian-bagian tertentu dalam skenario pembelajaran.

g. Bahan pengolahan data dan hasil refleksi yang akan digunakan sebagai
dasar acuan pelaksanaan penelitian selanjutnya.

5. Keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran dapat merangsang dan
mengembangkan bakat yang dimilikinya, peserta didik juga dapat berlatih untuk
berfikir kritis, dan dapat memecahkan permasalahan-permasalahan dalam
proses pembelajaran. Dalam upaya peningkatan keaktifan siswa guru dapat
berperan dengan merekayasa sistem pembelajaran secara sistematis, sehingga
merangsang keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Kegiatan-
kegiatan guru yang dapat mempengaruhi keaktifan siswa menurut Moh. Uzer
Usman (2009:26-27) adalah: 1) Memberikan motivasi atau menarik perhatian
peserta didik, sehingga mereka berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran; 2)
Menjelaskan tujuan instruksional (kemampuan dasar kepada peserta didik); 3)
Mengingatkan kompetensi belajar kepada peserta didik; 4) Memberikan stimulus
(masalah, topik, dan konsep yang akan dipelajari); 5) Memberikan petunjuk
kepada peserta didik cara mempelajari; 6) Memunculkan aktifitas, partisipasi
peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, 7) Memberikan umpan balik
(feedback); 8) Melakukan tagihan-tagihan kepada peserta didik berupa tes
sehingga kemampuan peserta didik selalu terpantau dan terukur; 9)

Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan diakhir pembelajaran. Keaktifan
dapat ditingkatkan dan diperbaiki dalam keterlibatan siswa pada saat belajar.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Moh. Uzer Usman (2009:26-27) cara untuk
memperbaiki keterlibatan siswa diantaranya yaitu abadikan waktu yang lebih
banyak untuk kegiatan belajar mengajar, tingkatkan partisipasi siswa secara
efektif dalam kegiatan belajar mengajar, serta berikanlah pengajaran yang jelas
dan tepat sesuai dengan tujuan mengajar yang akan dicapai. Selain
memperbaiki keterliban siswa juga dijelaskan cara meningkatkan keterlibatan
siswa atau keaktifan siswa dalam belajar. Cara meningkatkan keterlibatan atau
keaktifan siswa dalam belajar adalah mengenali dan membantu anak-anak yang
kurang terlibat dan menyelidiki penyebabnya dan usaha apa yang bisa dilakukan
untuk meningkatkan keaktifan siswa, sesuaikan pengajaran dengan kebutuhan-
kebutuhan individual siswa. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan usaha
dan keinginan siswa untuk berfikir secara aktif dalam kegiatan belajar.
Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan keaktifan dipengaruhi
oleh berbagai macam faktor yaitu membuat pembelajaran menjadi menarik atau
memberikan motivasi kepada siswa dan keaktifan juga dapat ditingkatkan, salah
satu cara meningkatkan keaktifan yaitu dengan mengenali keadaan siswa yang
kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Beberapa strategi yang bisa
digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, sebagai
berikut:

a) Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik.
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang

guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan
dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula
motivasi dalam belajar.
b) Hadiah
Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu
semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa
yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang
berprestasi.
c) Saingan/kompetisi
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk
meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi
yang telah dicapai sebelumnya.
d) Pujian
Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan
atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.
e) Hukuman
Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses
belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa
tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
f) Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar
Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta
didik.
g) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.

h) Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun
kelompok

i) Menggunakan metode yang bervariasi, dan
j) Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.


Click to View FlipBook Version