The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Lembar Kerja Peserta Didik SMK XII

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rayhanatuzzahra.19015, 2021-05-04 23:46:08

LKPD Akuntansi Keuangan

Lembar Kerja Peserta Didik SMK XII

Keywords: Bab Penghentian Aset Tetap

Page 1 of 16

Page 2 of 16

KATA PENGANTAR

Tujuan pendidikan menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, Pasal 3, “tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga 3egara yang
demokratis serta bertanggung jawab.”

Pendidikan bertujuan mencerdaskan bangsa, membentuk sumber daya manusia yang
andal dan berdaya saing, membentuk watak dan jiwa social, budaya, berakhlak mulia dan
berbudi luhur, berwawasan luas, dan menguasai teknologi dan Informasi, proses pembelajaran
dalam dunia pendidikan pun harus senantiasa diselelaraskan dengan pengembangan yang
terjadi agar tercapai tujuan pendidikan yang diharapkan

Berdasarkan penjelasan tujuan pendidikan tersebut, penulis telah menyusun Lembar
kerja Peserta Didik mengena Pengehentian Asset pada Mata Pelajaran Akuntansi Keungan
yang materinya diseuaikan dengan Kuurikulum Kurikulum 2013 yang telah disempurnakan.
Materi pembelajaran dalam Lembar Kerja Pserta Didik disajikan dengan pendekatan saintik
yang berbasis aktivitas dan kreativitas serta mengembangkan pola berpikir tingkat tinggi.

Dalam penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik ini penulis telah mengerahkan segala
hal untuk menyelesaikannya dan menyadari masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu,
penulis akan membuka kritik dan saran mengenai Lembar kerja Peserta Didik.Penulis berharap
Lembar kerja Peserta Didik bermanfaat bagi semua pihak dan bermanfaat bagi proses
pembelajaran

Penyusun

Rayhanatuzzahra

Page 3 of 16

DAFTAR ISI

Cover Luar........................................................................................................................................................................................ 1
Cover Dalam .................................................................................................................................................................................... 2
Kata Pengantar................................................................................................................................................................................. 3
Kompetensi Inti ............................................................................................................................................................................... 5
Kompetensi Dasar .......................................................................................................................................................................... 5
Alokasi waktu................................................................................................................................................................................... 5
Indikator Pencapaian ...................................................................................................................................................................... 5
Pentunjuk LKPD .............................................................................................................................................................................. 6
Informasi Pendukung ...................................................................................................................................................................... 6
Tujuan Pembelajaran ...................................................................................................................................................................... 7
Peta Konsep...................................................................................................................................................................................... 7
Pendalaman Materi.......................................................................................................................................................................... 8

Pengentian asset tetap berakhinya manfaat asset tetap .................................................................................................... 8
Pengentian aset tetap dengan cara menjual ......................................................................................................................... 9
Penghentian Aset tetap dengan cara pertukaran..............................................................................................................10
Latihan soal .....................................................................................................................................................................................13
Rangkuman ...................................................................................................................................................................................... 15
Penilaian ...........................................................................................................................................................................................15
Daftar pustaka................................................................................................................................................................................16

Page 4 of 16

KOMPETENSI INTI

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan factual,
konseptual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
ruang lingkup Akuntansi Keungan pada tingkat teknis, spesifik, detail, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengethuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional

4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta mememcahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi
Keungan
Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kualitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja

Menunjukkan keterampilan menalar, mengelola, dan mengkaji serta efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunitatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakantugas spesifik dibawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah kokret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melakukan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
KOMPETENSI DASAR
3.15 Mengevaluasi penghentian asset tetap
4.15 Membuat keputusan pengeluaran untuk penghentian asset tetap
ALOKASI WAKTU
2 JP (2 x 45 menit)
INDIKATOR PENCAPAIAN
3.15.1 Menjelaskan pencatatan penghentian asset tetap

3.15.2 Menganalisis penjualan dan pertukaran pada penghentian asset tetap
4.15.1 Menghitung dan mencatat penghentian asset tetap

4.15.2 Menyusun penjualan dan pertukaran dalam jurnal penghentian asset tetap

Page 5 of 16

PENTUNJUK LKPD
1. Baca, pahami dan cermatilah pendahuluan Lembar Kerja Peserta Didik untuk mengetahui

cakupan materi dan tujuan pembelajaran
2. Baca materi Lembar Kerja Peserta Didik dengan cermat, untuk menyamakan persepsi

pemahaman disediakan rangkuman di akhir materi
3. Informasi pendukung berisi tentang informasi ter-update terkait materi untuk memenuhi

wawasan peserta didik
4. Apabila peserta terjadi miskonsepsi dalam memahami isi Lembar kerja Peserta Didik,

Peserta didik dapat berkomunikasi kepada pendidik selaku fasilitator
5. Kerjakan lembar kerja penugasan individu atau berkelompok yang ada didalam Lembar

kerja Peserta Didik ini sesuai petunjuk disediakan dengan maksimal
INFORMASI PENDUKUNG

Perlu kita ketahui bahwa saat ini di Indonesia telah menerapkan Stancdar Akuntansi Keuangan
(SAK) dengan mengadopsi Standar Internasional FIRS, PSAK 16 tentang penyajian Aset Tetap
dan telah berlaku ditetapkannya setelah tanggal 1 Januari 2015 (iaiglobal.id). PSAK 16 pada
paragraph 67. PSAK menyatakan :
Asset tetap dihentikan pengakuannya :
a. Pada saat dilepaskan
b. Pada saat idak ada manfaat nilai ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan

atau pelepasannya
Dalam PSAK paragraph 68 keuntungan dan kerugian ketika asset tetap tersebutdihentikan
pengakuannya kesuali PSAK 30 : Sewa mengharuskan perlakuan yang berbeda dalam transaksi
jual beli dan sewa balik (paragraph 68) dan keuntungan kerugian yang timbul dari pengehentian
asset tetap ditentukan sebesar selisis jumlah jhaisl pelepasan neto, jika ada, dan jumlahnya
tercatatat (paragraph 71)

Page 6 of 16

TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah berdiskusi dan menggali infromasi, peserta didik dapat menjelaskan
Penghentian asset tetap dengan benar
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi peserta didik dapat menganalisis penjualan
dan pertukaran pada asset tetap dengan benar
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat menghitung dan
mencatat penghentian asset tetap dengan tepat
4. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat menyusun penjualan
dan pertukaran dalam jurnal dan buku besar penghentian asset tetap denan teliti

PETA KONSEP

Page 7 of 16

PENDALAMAN MATERI

Menurut PSAK(IAI, 2011 : 16.20) , jumalah tercatata asset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat pekepasan atau ketika tidak terdapat manfaat ekonomi masa depan
yang bias diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya,

Keuntuangan atau kerugian yang timbul daripengehentian pegakuan asset tetap
dimasukkan dalam laba rugi ketika asset tetap tersebut dihentikan pengakuannya, tetapi
keuntungan tersebut tidak dapat dianggap sebagai pendapatan. Namun pada perusahaan yang
kegiatan usahanaya menjual asset yang sebelumnya direntalkan kepada pihak lain, maka
perusahaan harus memindahkan asset tetap tersebut menjadi persediaan sesuai nilai tercatat
ketika asset tetap tidak lagi direntalkan dan penghentian pengakuan asset tetap ditentukan
sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya.

Pelepasan asset tetap dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya :

1. Penjualan asset tetap
2. Berakhirnya masa manfaat asset tetap
3. Pertukaran asset tetap

PENGENTIAN ASSET TETAP BERAKHINYA MANFAAT ASSET TETAP

Jika asset tetap tidak lagi berguna bagiperusahaan dan ktidak memiliki milai residua tau
nilai paasar , aset tersebut akan dibuag. Sebagai contoh, asumsikan jika aset tetap yang sudah
disusustkan sepenuhnya dan tidak punya nilai residu akan dibuang. Hal ini terdapat dua
kemungkinan yakni antara masa umur dari aset telah habis atau masa umur aset belum habis
namun tidak memiliki nilai residu diikarenakan terjadi kecelakaan/kerusakan

Asset tetap yang masa manfaatnya habis harus dikeluarkan dari pembukuan dan dicatat dengan
jurnal sebagai berikut

PENCATATAN :

Jika masa ekonomisnya belum habis

Keterangan Debit Kredit
Rp x……………………….
Akumulasi penyususatan aset Rp x……………………

Aset

Jika masa ekonomisnya belum habis

Keterangan Debit Kredit
Akumulasi penyusutan aset Rp x……………………...
Rp
Rugi karena pembuangan x………………………..

Aset Rp
x………………………..

Page 8 of 16

CONTOH SOAL :

PT Jaya Makmur memiliki mesin dengan nilai harga perolehan Rp 89.500.000 dan rusak berat
sehingga harus dihentikan pemakaiannya. Mesin mengalami penyusutan sebesar Rp
80.000.000. Biaya untuk pemindahan mesin yakni Rp 800.000.000

PENJURNALAN

Keterangan Debit Kredit
Akumulasi Penyusuytan mesin Rp 89.500.000 Rp 99.800.000
Rugi pengehentian aset tetap Rp 10.300.000

Mesin

Perhitungan :

Kerugian akibat pengentian mesin rusak

Harga buku Rp 89.500.000

Penyusatan mesin (Rp 80.000.000)
Total Rp 9.500.000
Beban pemindahan RP 800.0000
Total kerugian Rp 10.300.000

PENGENTIAN ASET TETAP DENGAN CARA MENJUAL

Aktiva tetap merupakan aset perusahaan yang memiliki nilai ekonomis. Sehingga dengan
nilai ekonomis yang dimilikinya memungkinkan aktiva tetap untuntuk dijual. Apabila aktiva
tetap yang dimiliki dijual, maka semua rekening yang berhubungan dengan aktiva tersebut
harus dighapuskan. Itulah menjadikan alas an kenapa penjualan dapat menghentikan aktiva

PENCATATAN :

Jika harga jual aset tetap lebih besar dibandingkan nilai buku aset tetap terseut, maka akan
timbul kerugian

Keterangan Debit Kredit
Kas Rp x……………………
Akumulasi penyusutan Rp x…………………… Rp x…………………..
Rp x…………………..
Rugi penjualan aset tetap
Aset tetap

Page 9 of 16

Jika harga jual aset tetap lebih kecil dibandingkan nilai buku aset tetap tersebut, maka akan
timbul laba.

Keterangan Debit Kredit
Kas Rp x……………………
Akumulasi penyusutan Rp x…………………… Rp x…………………..
Rp x…………………..
Laba penjualan aset tetap
Aset tetap

CONTOH SOAL ;

PT Wijaya Kusuma membeli mesin pada bulan Febuari 2010 seharga Rp 135.000.000 dan
tanggal 31 Januari 2019 telah disusutkan sebesar Rp 30.500.000. Pada tanggal 15 Febuari dijual
kredit sebesar Rp 115.000.000 pada PT Aditama

PENJURNALAN

Tanggal keterangan Debit Kredit
Rp 115.000.000
Feb 15 Piutang PT Aditama Rp 30.500.000 Rp 135.000.000
Rp 10.500.000
Akumulasi penyusutan mesin

Mesin

Laba Penjualan

Perhitungan :

Laba penjualan

Harga jual Rp 30.500.000

Harga buku Rp 135.000.000

Akumulasi pennyusutan Rp 115.000.000

(Rp 20.000.000)

Total Laba penjualan Rp 10.500.000

PENGHENTIAN ASET TETAP DENGAN CARA PERTUKARAN

Peralatan yang lama sering kali dipertukarkan dengan yang baru dengan kegunaan yang
serupa. Dalam hal ini, penjual memperbolehkan pembeli menentukan harga untuk peralatan
lama yang dipertukarkan. Jumlah ini, disebut penyisihan pertukaran, dapat menjadi lebih
besar atau lebih kecil dari nilai buku peralatan yang lama. Sisa saldo – mjumlah terhutang –

Page 10 of 16

dapat dibayarkan dengan uang tunai atau dicatat sebagai liabilitas. Jumlah ini biasanya disebut
boot dalam bahasa inggris.

Akuntansi untuk pertukaran aset tetap yang serupa bergantungb pada apakah transaksi
mempunyai substansi komersial. Sebuah pertukaran mempunyai substansi komesial jika arus
kas masa depan berubah akibat pertukaran. Jika pertukaran aset tetap yang serupa mempunyai
sebstansi komersial, laba atau rugi di akui. Dalam kasus semacam itu, pertukaran
diperhitungkan hampir sama dengan penjualan aset tetap. Keuntungan atau kerugian ditentukan
atas perbedaan anatara nilai wajar pasar aset yang kan ditukarkan dengan nilai bukunya. Cara
lainnya, laba rugi dapat ditentukan atas perbedaan anatara nilai wajar pasar aset baru yang
diterima dan aset tetap yang ditukarkan (kas dan nilai buku yang lama)

Dalam pengehentian aset tetap dengan cara ditukar dengan yang baru memiliki 2 jenis yakni ;

1. Pertukaran aktiva tetap sejenis, pertukaran yang dilakukan anatara aktiva tetap yang
akan diakui. Namun sebaliknya, bila terjadi rugi maka harus diakui dalam perhitungan
akuntansi
Ketika terjadi laba, laba tersebut tidak boleh diakui harus ditangguhkan dengan cara
menurunkan harga perolehan aset baru

PENCATATAN :

Ketika terjadi laba, laba tersebut tidak boleh diakui tetapi harus ditangguhkan dengan cara
menurunkan harga perolehan aset yang baru

Keterangan Debit Kredit
Rp x…………………..
Aset tetap (baru) Rp x……………………
Rp x……………..……
Akumulasi penyusutan aset tetap
(lama) Rp x…………………..

Aset tetap

Kas

Ketika kerugian, rugi tersebut harus diakui pada periode yang bersnagkutan dan tidak boleh
ditangguhkan

Keterangan Debit Kredit
Aset tetap (baru)
Akumulasi penyusutan aset tetap (lama) Rp x………………….
Rugi pertukaran asset
Rpx……………..……
Aset tetap (lama)
Kas Rp x………………….

Rp x…..…………..
Rp x………………

Page 11 of 16

2. Pertukaran aktivca tetap tidak sejenis, pertukaran aktiva tetap tidak sejenis adalah
pertukaran aktiva yang memiliki fungsi berbeda. Apabila terjadi laba/rugi pertukaran harus
diakui dcan dicatat dalam perhitungan akuntansi

PENCATATAN ;

Ketika terjadi laba, laba terseut harus diakui.

Keterangan Debit Kredit
Aset tetap (baru) Rp …………………
Akumulasi penyusutan aset tetap (lama) Rp x…………..…… Rp x…………..…..
Laba pertukaran asset Rp x……………….. Rp x..…………..…

Aset tetap (lama)
Kas
Ketika terjadi kerugian

Keterangan Debit Kredit
Aset tetap (baru) Rp x………………..
Akumulasi penyusutan aset tetap (lama) Rp x……………..… Rp x……..………..
Rugi pertukaran asset Rp x……………….. Rp x…………....…

Aset tetap (lama)
Kas

CONTOH SOAL :

Pada tanggal 1 januari 2005, membeli Mesin Rp 124.000.000 dan disusutkan Desember 2009
sebesar Rp 35.000.000. Pada tanggal 5 Januari 2010, ditukar dengan mesin baru sejenis dengan
harga Rp 146.000.000. Jika dalam pertukaran menambah uang sebesar Rp 86.500.000, maka
buatlah jurnalnya

Page 12 of 16

PENJURNALAN

Tanggal Keterangan Debit Kredit
Jan 5 Mesin
Akumulasi Penyusutan mesin
Rugi pertukaran mesin

Mesin
Kas

Perhitungan :

Selisih nilai buku

Harga beli Rp 146.000.000

Harga mesin lama Rp 124.000.000

Akumulasi penyusutan Rp 35.000.000

(Rp 89.000.000)

Selisih Rp 57.000.000

Akumulasin penyusutan (Rp 86.500.000)
Laba/rugi pertukaran mesin Rp 29.500.000

LATIHAN SOAL

Essay

1. Pada tanggal 4 Januaroi 2010, menjual peralatan mesin dengan nilai perolehan Rp
78.000.000 dan disusutkan sebesar Rp 10.000.000. kemudian dijual secara tunai
seharga Rp 70.000.000. Berapakan laba/rugi penjualan?

2. PT Co.Digit mempunyai computer masa pakai 4 tahun dan dengan biaya perolehan
sebesar Rp 45.000.000. Apabila, PT Co.Digit telah melakukan depresiasi terhadap
computer tersebut yang menyebabkan adanya depresiasi penuh maka bagaimana jurnal
penghentian pemakaian asset tetap yang dibuat ?

3. Pada tanggal 7 Januari 2019 perusahaan membeli mesin dengan harga Rp 50.000.000
secara tunai. Selain itu, perusahaan harus membayar biaya pengiriman sebesar Rp
3.000.000. Maka berapakan harga perolehan mesin tersebut sebesar?

4. Terdapat sepeda motor dengan nilai perolehan seharga Rp 15.000.000, pada tanggal 6
Maret disustkam sebesar Rp 6.700.000. Kemuadian dijual kembali, maka hitunglah
laba/rugi dari nilai jual sebagai berikut
a. Rp 7.000.000

Page 13 of 16

b. Rp 10.000.000
c. Rp 8.000.000
5. PT Andal membeli peralatan pada tahun 2008 dengan harga $ 300.000. Nilai residu
diksir sebesar $ 30.000. Umur ekonomis yang diperkirakan atas peralatan tersebut
selama 5 tahun. Managemen menetapkan kebijakan akuntansi atas perhitungan beban
penyusutan dengan menggunakan mmetode penyususutan garis lurus. Pada tahun ke-5,
tanggal 3 maret 2012, peralatan tersebut ditukar dengan peralatan baru yang sejenis.
Nilai peralatan sebesar $ 350.000, sedangkan peralatan lama diharagai padapertukaran
tesebut sebesar $ 30.000. Buatlah jurnal pertukaran pada pernyataan di tersebut

Lembar Jawaban :
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

Page 14 of 16

RANGKUMAN

Penghentian aktiva tetap bisa terjadi pada suatu perusahaan karena mempunyai sebab-sebab
seperti oleh karena di tukar tambah, di jual , atau mengalami kerusakan (parah). Aktiva tetap
dapat dihentikan opresinya oleh perusahaan baik secara normal maupun secara terpaksa dan
dilakukan dengan cara :

1. Dibuang Dalam hal ini diperkirakan aktiva tetap dan akumulasi pnyusutannya harus
dihapuskan dengan mengkredit perkiraan akiva tetap yang bersangkutan sebesar harga
perolehanya dan mendebet akumulasi penytusutan sampai saat penyingkirannya.
Apabila ada nilai aslinya maka, akan dicatat sebagai rugi atas penyingkirannya.

2. Dijual Penyusutan yang terjadi selama peiode tertentu antara tanggal ayat jurnal
penyusutan terakhir dibuat dengan tanggal penjualan harus dicatatkan

PENILAIAN

Pada akhir pertemuan Lembar Kerja Peserta Didik ini akan dinilai dengan system Poin, 1 soal
benar dengan 20 poin untuk soal essay dengan kriteria sebagai berikut :

Jawaban benar, berhubungan : 20

Jawaban benar, tidak berhubungan : 15

Jawaban salah, berhubungan : 10

Jawaban salah, tidak berhubungan : 5

Tidak menjawab :0

Page 15 of 16

DAFTAR PUSTAKA

(2017, May 12). Retrieved April 18, 2021, from matematika akuntansi:
https://matematikaakuntansi.blogspot.com/2017/05/pencatatan-transaksi-penghentian-pemakaian-
aktiva-tetap.html

Hariyanto, B. (2014, April 22). Sebab-sebab yang Dapat Menghentikan Penggunaan Aktiva Tetap. Retrieved April
18, 2021, from Kompasiana:
https://www.kompasiana.com/klinikakuntansi/54f78ca9a33311427b8b467b/sebabsebab-yang-dapat-
menghentikan-penggunaan-aktiva-tetap

Susanti, H. (-, - -). Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Terhadap PSAK No.16 Pada Stikes Hang Tuah Tanjungpinang.
Retrieved April 17, 2021, from Jurnal.umrah.ac.id: http://jurnal.umrah.ac.id/wp-
content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2014/09/Kuliah-Jurnal.pdf

Page 16 of 16


Click to View FlipBook Version