MODUL AJAR
DASAR-DASAR
TEKNIK JARINGAN
KOMPUTER DAN
TELEKOMUNIKASI
SMK FASE E
NIKA INDRAGINI, S.T
PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN
CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH IX
SMK NEGERI 1 JATIBARANG
Jl. Raya Jatisawit Telp. (0234) 7020010 Jatibarang Indramayu 45273
Website : www.smkn1jtb.sch.id email : [email protected]
1. Informasi Umum
Nama Nika Indragini, S.T Jenjang/Kelas SMK / X
Asal sekolah SMKN 1 Jatibarang Mapel Teknik Jaringan Komputer dan
Telekomunikasi
Alokasi waktu
2 x pertemuan Jumlah siswa 36 peserta didik
Profil pelajar 4 x 45 menit
Pancasila yang Model Problem Based Learning (PBL)
berkaitan ● Mandiri pembelajaran
Fase ● Kreatif
● Berpikir kritis
Tujuan
Pembelajaran E Lingkup Materi Perangkat Keras Komputer,
Perangkat Lunak Komputer,
Mekanisme Sistem Operasi.
1. Peserta didik dapat budaya kerja industri berdasarkan studikasus dan
dokumen perencanaan yang diberikan.
2. Peserta didik dapat memahami lingkup kerja pada bidangteknik
jaringan komputer dan telekomunikasi.
Kata kunci
Perencanaan Jaringan komputer meliputi skema logic jaringan komputer, analisis
kebutuhan pelanggan meliputi dokumen kebutuhan layanan dan dokumen
perangkat keras jaringan, membuat rencana implementasi meliputi skema fisik
jaringan dan landscape/blue print area
Pengetahuan/keter Peserta didik sebaiknya telah memilki pengetahuan tentang pengertian/ definisi
ampilan siswa K3LH
sebelum
mempelajari materi
ini
Materi ajar, alat Materi ajar : Konsep K3LH
dan bahan, Alat dan Bahan : Laptop / Komputer, kahoot
Media Ajar Media Ajar : Modul pembelajaran
Sarana Prasarana 1. Lab. Komputer/Ruang Kelas
2. Jaringan internet
Target Peserta Reguler
Didik
Kegiatan 1. Pengaturan Siswa : Individu, Berkelompok
Pembelajaran 2. Metode : diskusi, presentasi, demonstrasi
Utama
1. Penilaian : Asesmen Individu dan Kelompok
Asesmen 2. Jenis : Performa, Tertulis, Observasi
Persiapan 1. Guru menyiapkan perangkat ajar, materi, LKPD
Pembelajaran 2. Guru menyiapkan rubrik penilaian dan lembar observasi
3. Guru menyiapkan alat dan bahan untuk pembelajaran
4. Guru menyiapkan media ajar
2. Profil Pelajar Pancasila
Kegiatan Profil Pelajar Praktik Inti
Pancasila
Diskusi, praktik Mengemukakan ide pada saat diskusi dan praktikum
Diskusi, praktik Mandiri
Diskusi, praktik Membuat presentasi hasil diskusi
Kreatif
a. Mencari Informasi yang dapat diperoleh dari
Berfikir Kritis internet
b. Membedakan kalimat yang bernilai benar dan
salah
3. Deskripsi Aktifitas
3.1 Pertemuan 1 – Konsep K3LH, fungsi dan tujuan K3LH
PERTEMUAN 1
Pendahuluan
1. Peserta didik dan Guru memulai pembelajaran dengan berdoa bersama. 30 Menit
2. Guru menyapa dan memeriksa kehadiran peserta didik.
3. Peserta didik bersama dengan guru membahas tentang kesepakatan yang akan diterapkan
dalam pembelajaran.
4. Guru menjelaskan bahwa materi hari ini mengenai menjelaskan konsep K3LH dan budaya
kerja industri
5. Guru melakukan apersepsi dengan menggunakan pertanyaan pemantik tentang
menjelaskan konsep K3LH dan budaya kerja industri
6. Guru dan peserta didik berdiskusi mengenai pertanyaan pemantik
7. Guru memberikan penjelasan tentang tujuan pelajaran yang akan dipelajari
Inti
A. Orientasi peserta didik pada masalah 120 Menit
Mengamati
1. Guru meminta Peserta didik untuk menyaksikan presentasi yang ditampilkan
menggunakan proyektor
2. Siswa menyaksikan presentasi yang ditampilkan oleh guru menggunakan proyektor
Menanya
3. Guru menyajikan permasalahan dan menanya siswa Tentang berbagai K3LH
“Bagaimana memahami K3LH dan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja ”
Dari kasus diatas, silahkan diskusikan?
4. Guru meminta peserta didik mengidentifikasi bagaimana memahami K3LH dan
pencegahan terjadinya kecelakaan kerja
5. Siswa menanyakan hal-hal yang terkait dengan permasalahan yang disajikan Guru
B. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
Mengumpulkan informasi
6. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok diskusi (4-5 peserta didik) dan
membagikan LKPD kepada masing-masing kelompok
7. Masing-masing kelompok mengerjakan tugas yang diberikan oleh Guru dalam
bentuk LKPD
8. Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi dari berbagai media
tentang perangkat computer dan dapat mengakses E-modul melalui link ini :
https://drive.google.com/drive/folders/1Y0JGBVxSQwgT9JwRl4ekJXCcjh-U2cgu
9. Peserta didik saling berdiskusi di dalam kelompoknya. Kemudian setiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusinya.
C. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok
Menalar
10. Guru membimbing siswa dalam mengidentifikasi tentang bagaimana memahami
K3LH dan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja
11. Peserta didik mencari literatur dan data tentang bagaimana memahami K3LH dan
pencegahan terjadinya kecelakaan kerja
12. Peserta didik menyusun upaya pencegahan kecelakaan kerja
13. Peserta didik menyelesaikan permasalahan tentang bagaimana memahami K3LH dan
pencegahan terjadinya kecelakaan kerja
D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
Mengkomunikasikan
14. Guru meminta setiap kelompok untuk berdiskusi tentang upaya pencegahan
kecelakaan kerja
15. Peserta didik menemukan upaya pencegahan kecelakaan kerja
16. Kelompok menyajikan hasil diskusi dan jawaban beserta argumen pendukung yang
mendasari jawaban.
17. Guru menilai hasil sajian setiap kelompok dan melakukan penyamaan persepsi
E. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Menalar
18. Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hasil penyelesaian Permasalahan yang
diajukan oleh guru
19. Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang perangkat
komputer
Penutup
1. Peserta didik mengerjakan evaluasi secara mandiri melalui aplikasi kahoot 30 menit
2. Peserta didik bersama dengan guru melakukan refleksi kesimpulan kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan dengan memberikan beberapa pertanyaan:
● Apa yang ananda pelajari hari ini?
● Apa yang paling ananda sukai dari pembelajaran ini?
● Apa yang belum ananda pahami dari pembelajaran ini ?
3. Guru memberikan penguatan tentang materi
4. Guru menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
5. Guru menutup pembelajaran dengan berdo’a
3.2 Asesmen Teknik Penilaian Bentuk Penilaian
Observasi Lembar Pengamatan
a. Teknik dan bentuk penilaian Penugasan Penugasan
Praktik Lembar penilaian kerja/praktik
No Aspek
1 Sikap
2 Pengetahuan
3 Keterampilan
b. Kriteria penilaian Skor Keterangan
1) Penilaian sikap 1 Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
No Aspek 2 mengemukakan pendapat/gagasan
1 Berpikir Kritis 3 Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
4 mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
2 Kreatif 1 Peserta didik dapat bernalar kritis dalam mengemukakan
2 pendapat/gagasan (75% tepat)
3 Mandiri 3 Peserta didik dapat bernalar kritis dalam mengemukakan
4 pendapat/gagasan dengan tepat
1 Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam pembuatan
2 infografis
3 Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam pembuatan
4 infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam pembuatan
infografis dengan kurang kreatif
Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan infografis
dengan kreatif
Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
infografis
Peserta didik ikut berperan aktif dalam pembuatan
infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan infografis
(aktif dalam 75% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan infografis
Petunjuk Penskoran :
1. Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Nilai = x4
3. Peserta didik memperoleh nilai :
Nilai Score
Sangat baik 3.20 – 4,00 (80 – 100)
Baik 2.8 – 3.19 (70 – 79)
Cukup 2.4 – 2.79 (60 – 69)
kurang Kurang dari 2.4 (60)
LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI
Profil Pelajar Pancasila Jumlah Rata-rata
Skor Nilai
No Nama Peserta Didik Berfikir
kritis
Mandiri Kreatif
2) Penilaian pengetahuan
a) Penugasan
1) Kisi Kisi
No Tujuan Pembelajaran Indikator soal Bentuk soal No soal
Objektif 1,2,5,6,7
1 Menjelaskan komponen ● Peserta didik dapat
perangkat keras pada mengidentifikasi konsep K3LH 3,4,8
system komputasi 9,10
● Peserta didik dapat
Menjelaskan komponen mengidentifikasi upaya
2 perangkat lunak pada pencegahan kecelakaan kerja
system komputasi
2) Soal
No soal Opsi Skor
10
1 Perusahaan dapat mengurangi perilaku berbahaya yang a. Menempelkan poster
biasa dilakukan dengan cara, kecuali..... b. Mengganti manager
c. Pelatihan
Jawaban: d. Penyusunan kebijakan
b. Mengganti manager
2 Berikut ini adalah cara mendokumentasi pengamatan K3 a. Mendaftar tertulis 10
10
di lapangan, kecuali ... b. Mendokumentasikan 10
peralatan
Jawaban: c. Pengukuran dan pendenahan
d. Membersihkan d. Membersihkan
a.
3 Contoh parameter untuk mengukur kwalitas udara, a. Volume
kecuali... b. Kimia
c. Kebisingan
Jawaban: d. Panas
a. Volume
4 Berikut merupakan jenis-jenis kelelahan yang terdapat a. Kelelahan visual
pada manusia, kecuali... b. Kelelahan monoton
c. Kelelahan materi
Jawaban: d. Kelelahan fisik
c. Kelelahan materi
5 Dibawah ini yang bukan termasuk tujuan K3LH a. Menjamin tenaga kerja 10
adalah… dalam meningkatkan
produktivitas
Jawaban: b. Mencegah dan mengurangi
d. Mencegah kecelakaan di jalan raya kerugian yang diderita oleh
semua pihak yang bekerja
c. Memberi pertolongan dini
bagi pekerja bila terjadi
kecelakaan
d. Mencegah kecelakaan di
jalan raya
6 Rangkaian tata kerja yang berkaitan satu sama lain a. Prosedur kerja 10
10
sehingga menunjukkan adanya suatu urutan tahap demi b. Keamanan
tahap serta jalan yang harus ditempuh dalam rangka c. Keselamatan
melaksanakan suatu bidang pekerjaan merupakan d. Kesehatan
pengertian dari........
Jawaban: a. Bagian keamanan
a. Prosedur kerja b. Pimpinan
c. Orang tua
7 Berikut nama-nama perangkat komputer: d. Instruktur
Pihak yang bertanggungjawab terhadap K3 di
perusahaan/instansi, kecuali..........
Jawaban:
c. Orang tua
8 Berikut merupakan upaya untuk mencegah terjadinya a. menumpuk stop kontak 10
10
korsleting. kecuali .... pada satu sumber listrik 10
b. pemeriksaan listrik
secara berkala
Jawaban : a c. menghindari pencurian
listrik
d. mengganti kabel yang
mengelupas
9 ika bahan cair atau gas yang mudah terbakar seperti a. Air yang disemprotkan
bensin, aspal, gemuk, minyak, alkhohol, dan LPG cara dengan tekanan tinggi
memadamkannya adalah dengan cara… b. Pasir
c. Serbuk kimia kering
d. Gas Oksigen
jawaban : c
10 Berikut merupakan penempatan APAR yang memenuhi a. tempat yang mudah
syarat, kecuali dijangkau
b. tempat yang terlihat
c. tempat yang berpotensi
Javawan : d kebakaran
d. tempat yang terkunci
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Mata Pelajaran : DASAR-DASAR TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN
TELEKOMUNIKASI
Kelas / Fase / smt : X SMK / Fase E / Genap
Materi : konsep K3LH dan budaya kerja industri
Nama Kelompok : 1. ………………………..……..
2. ………………………..……..
3. ………………………..……..
4. ………………………..……..
5. ………………………………
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen perangkat keras pada sistem komputer dengan
baik
Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen perangkat lunak pada sistem komputer dengan
baik
Peserta didik mampu menganalisis cara kerja perangkat keras dan perangkat lunak pada sistem
komputer sesuai fungsinya dengan benar
Alat dan bahan
Computer/laptop
Modul Pengajaran
Petunjuk Kerja
Peserta didik dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 Peserta didik
Peserta didik melakukan diskusi kelompok untuk menentukan tugas masing – masing anggota
Menentukan dan merangkum hasil identifikasi
Membuat laporan hasil identifikasi soal
Membuat presentasi hasil kelompok
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
Tugas Diskusi
1. Lakukan identifikasi terhadap bagaimana memahami K3LH dan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja ”
2. Menentukan dan merangkum hasil identifikasi terhadap perangkat komputer tersebut
3. Membuat presentasi hasil diskusi kelompok
4. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
NAMA KELOMPOK : KELAS :
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
__________________________
LEMBAR PENILAIAN
1. No.2. Nama Peserta didik3. Aktif dalam Terampil Terampil Terampil dalam
diskusi dalam dalam Mengkomunikasi kan
4. 51. 6.
10. 121. . 12. menemukan menyajikan hasil diskusi
16. 137. . 18. konsep LKPD
22. 2D3s.t. 24.
penyelesaian
LKPD
7. 8. 9.
13. 14. 15.
19. 20. 21.
25. 26. 27.
Aspek yang dinilai RUBRIK PENILAIAN nilai
Indikator penilaian
A. Aktif dalam aktif memberikan solusi pada diskusi kelompok 4
diskusi kelompok Mengikuti diskusi dengan aktif dan siap memberikan bantuan tetapi belum bisa 3
memberikan solusi permasalahan
B. Terampil dalam Aktif mengikuti diskusi tetapi tidak memberi solusi dan bantuan 2
menemukan Kurang tanggap terhadap diskusi kelompok 1
konsep Mampu menyelesaikan langkah awal sampai kesimpulan pada LKPD dan sudah 4
penyelesaian benar
LKPD 3
Mampu menyelesaikan langkah awal sampai akhir pada LKPD namun ada bagian-
C. Terampil dalam bagian yang belum tepat 2
menyajikan LKPD 1
Hanya menyelesaikan langkah yang dipahami saja 4
Belum mampu menyelesaikan langkah awal sampai kesimpulan pada LKPD 2
LKPD dikerjakan dengan tulisan yang rapi (tulis tangan / ketikan) dan urut
LKPD dikerjakan belum rapi(tulis tangan / ketikan)
D. Terampil dalam Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar dan 4
mengkomunikasi mampu menjawab pertanyaan.
kan hasil diskusi
Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar tetapi 3
belum mampu menjawab pertanyaan.
Mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, namun hasilnya belum tepat 2
dan belum mampu menjawab pertanyaan.
Belum mampu mempresentasikan dengan bahasa yang baik, dengan hasil yang benar 1
dan belum mampu menjawab pertanyaan.
Keterangan :
Pedoman penilaian keterampilan : nilai = jumlah skor A+B+C+D 25
× 25 = X
4 4
3.3 Remedial dan Pengayaan
a. Pengayaan diberikan pada peserta didik yang telah mencapai Capaian Pembelajaran
b. Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Capaian Pembelajaran
Coba Kalian cari jawaban atas permasalahan-permasalahan berikut ini!
1. Jelaskan fungsi APAR ?
2. Sebutkan TUJUAN K3
3. Sebutkan jenis jenis API
4. Sebutkan jenis jenis kecelakaan
5. Sebutkan Macam-Macam Alat Pelindung Diri
1.5 Glosarium
Komputer berasal dari kata Computare yang artinya menghitung. Secara bahasa komputer didefinisikan
Sistem sebagai alat yang melakukan proses perhitungan aritmatika
berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang
terdiri atas komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran
informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan
Sistem adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat
Operasi lunak, serta sebagai daemon untuk program komputer.
1.6 Lembar refleksi guru Refleksi Guru
Aspek Apakah saya sudah memahami cukup baik materi dan aktifitas
pembelajaran ini?
Penguasaan Materi Apakah materi ini sudah tersampaikan dengan cukup baik kepada peserta
didik?
Penyampaian Materi Apakah 100% peserta didik telah mencapai penguasaan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai?
Umpan balik
1.7 Referensi Julianto Arief Setiadi. 2008. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Kelas X Semester I. Jakarta:
⮚ Kementerian Negara Riset dan Teknologi
https://drive.google.com/drive/folders/1XXoWTyDRSNJbJSvVCnYod6w0AEwkrCh-
⮚
Mengetahui, Jatibarang,JatibNaoravnegm,berJ2u0li222022
Kepala Program Studi Guru MataGPuerluajMaratna, Pelajaran,
Teknik Komputer dan Jaringan
Wawan Adiwanto, S.Kom Nika Indragini, S.T
NIP. - IP. 198307N1i6ka20I2n2d2r1ag2in0i1,5S.T
NIP. 19830716 202221 2 015
LEMBAR REFLEKSI PESERTA DIDIK
Agar pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna untuk kalian, yuk sejenak berefleksi tentang aktivitas
pembelajaran kali ini.
Isilah penilaian diri ini dengan sejujur-jujurnya dan sebenar-benarnya sesuai dengan perasaan kalian ketika
mengerjakan suplemen bahan materi ini!
Bubuhkanlah tanda centang (√) pada salah satu gambar yang dapat mewakili perasaan kalian setelah
mempelajari materi ini!
Apa yang sudah kalian pelajari ?
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_________________________
________________________________________________
Apa yang kalian kuasai dari materi ini?
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
Bagian apa yang belum kalian kuasai?
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
Apa upaya kalian untuk menguasai yang belum kalian kuasai?
Coba diskusikan dengan teman maupun guru kalian
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
____________________________________________________________________________
BAHAN AJAR
MATA PELAJARAN : Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi FASE E SMK
ELEMEN : Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja
MATERI
industri
: K3LH
K3LH (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan
Hidup)
1. Konsep K3
Menurut konsep K3 ada aspek K3 diperuntukkan diantaranya:
• Pelaku/tenaga kerja (pekerja yang melakukan pekerjaan tersebutberhak mendapat perlindungan atas
keselamatan dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta
produktivitas nasional),
• Lingkungan sekitar (baik orang, tanaman, binatang yang secara tidak langsung dapat terkena dampak
dari resiko kecelakaan kerja dan jaminan keselamatan diatur di lingkungan tempat kerja)
• Alat kerja/managemen kerja (peralatan yang digunakan mengalami kerusakan/hilang saat digunakan dan
terjamin aman dan effisien)
Semua aspek tersebut perlu diadakan pembinaan noma-normauntuk mewujudkan dalam undang–undang
yang memuat ketentuan umum tentang keselamatan kerja yang sesuai dengan perkembangan masyarakat,
industrialisasi, teknik dan teknologi dan pemerintah sebagai monitor agar undang–undang tersebut berjalan dan
tidak ada pihak yang dirugikan.
2. Pengertian K3
A. Pengertian K3
Ada 3 pengertian K3:
1)Secara Etimologi:
K3 adalah memberikan upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di
tempat kerja dan agar setiap sumber produksi perlu dipakai dan digunakan secara aman dan efisien.
2)Secara Filosofi:
K3 adalah uatu konsep berpikir dan upaya nyata untuk menjamin kelestarian tenaga kerja dan setiap
insan pada umumnya beserta hasil karya dan budaya dalam mencapai adil, makmur, dan sejahtera.
3)Secara Keilmuan:
K3 adalah suatu cabang ilmu pengetahuan dan penerapan yang mempelajari tentang cara
penanggulangan kecelakaan di tempat kerja.
4)Secara institusi: Safety Health Administrasi(OSHA)
a. Menurut Occupational
K3 adalah kesehatan dan keselamatan kerja adalah aplikasi ilmu dalam mempelajari risiko
keselamatan manusia dan properti baik dalam industri maupun bukan. Kesehatan keselamatan kerja
merupakan mulitidispilin ilmu yang terdiri atas fisika, kimia, biologi dan ilmu perilaku dengan
aplikasi pada manufaktur, transportasi, penanganan material bahaya.
b. Menurut International Labour Organization (ILO)
K3 adalah meningkatan dan memelihara derajat tertinggi semua pekerja baik secara fisik,
mental, dan kesejahteraan sosial di semua jenis pekerjaan, mencegah terjadinya gangguan kesehatan
yang diakibatkan oleh pekerjaan, melindungi pekerja pada setiap pekerjaan dari risiko yang timbul
dari faktor-faktor yang dapat mengganggu kesehatan, menempatkan dan memelihara pekerja di
lingkungan kerja yang sesuai dengan kondisi fisologis dan psikologis pekerja dan untuk menciptakan
kesesuaian antara pekerjaan dengan pekerja dan setiap orang dengan tugasnya.
c. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970
Tentang Keselamatan Kerja mengatur dengan jelas pelaksanaan K3 di semua tempat kerja di
mana terdapattenaga kerja, hubungan kerja atau kegiatan usaha dan sumber bahaya baik di darat, di
dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara yang berada di dalamwilayah
Indonesia.
d. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP.463/MEN/1993
Kesehatan dan keselamatan kerja adalah upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja
dan oranglainnya di tempat kerja atau perusahaan selalu dalam keadaanselamat dan sehat serta agar
setiap produksi dapat digunakansecara aman dan efisien.
5) Menurut para ahli
a. Mathis dan Jackson
Menurut Mathis dan Jackson, gagasan K3 adalah sebuah kegiatan yang akan menjamin
terciptanya kondisi kerja yang aman bagi karyawan, menghindari gangguan fisik dan mental melalui
pelatihan K3, mengarahkan dan mengendalikanpelaksanaan tugas dari karyawan, serta memberikan
bantuan sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dari lembagapemerintah dan perusahaan tempat
mereka bekerja.
b. Flippo
Menurut Flippo, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan sebuah pendekatan
menentukan standar yang sangat komprehensif dan spesifik bagi karyawan dengan menentukan
kebijakan pemerintah tentang praktik perusahaan di tempat kerja dan menerapkannya melalui surat
panggilan, denda, dan sanksi lainnya.
c. Hadiningrum
Menurut Hadiningrum, definisi Keselamatan danKesehatan Kerja (K3) adalah pengawasan
terhadap sumber daya manusia (SDM), permesinan, material, dan metode yang mencakup lingkungan
kerja sehingga pekerja tidak mengalamikecelakaan.
d. Widodo
Menurut Widodo, pengertian dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah sebuah
bidang yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di
suatu lembaga atau lokasi proyek.
e. Organisasi Kesehatan Dunia/World HealthOrganization (WHO)
Menurut WHO (World Health Organization), definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
adalah upaya yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan tingkat tertinggi kesehatan
fisik, mental dan sosial bagi pekerja di semua jenis pekerjaan; pencegahan masalah kesehatan yang
disebabkan oleh kondisi kerja; serta perlindungan pekerja daririsiko pekerjaannya karena faktor-
faktor yang merugikan kesehatan.
B. Fungsi dan Tujuan K3
1) Fungsi K3
Dalam implementasinya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3) memiliki cukup banyak fungsi
dan manfaat, baik untukperusahaan maupun bagi pekerja. Berikut ini adalah beberapa fungsi K3 secara
umum:
● Sebagai pedoman untuk mengidentifikasi, menilai risiko dan bahaya untuk keselamatan dan
kesehatan di lingkungan kerja.
● Membantu memberikan saran tentang perencanaan, prosespengorganisasian, desain tempat kerja,
dan implementasi pekerjaan.
● Sebagai pedoman dalam memantau kesehatan dan keselamatan pekerja di lingkungan kerja.
● Memberikan saran tentang informasi, pendidikan, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3).
● Sebagai pedoman dalam menciptakan desain, metode, prosedur, dan program pengendalian
bahaya.
● Sebagai referensi dalam mengukur efektivitas langkah- langkah pengendalian bahaya dan
program pengendalian bahaya.
Dari penjelasan dan definisi para ahli yang telah disebutkandi atas, maka dapat disimpulkan
bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah salah satu hal penting yang harus diterapkan oleh
semua perusahaan. Hal ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun
2003 Pasal 87.
Implementasi K3 di area kerja ditujukan untuk melindungi rekan kerja, keluarga pekerja,
konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja. Fungsi K3 cukup
penting bagi moral, legalitas, dan finansial. Semua perusahaan yang menjadi area kerja untuk
sekelompok orang memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat
tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu.
2) Fungsi K3 secara khusus adalah sebagai berikut:
● Sebagai alat untuk mengidentifikasi dan melakukan penilaian terhadap resiko dari bahaya
keselamatan di tempat kerja.
● Sebagai alat untuk memberikan saran terhadap perencanaan dan pengorganisasian dalam praktik
kerja,termasuk juga desain area kerja.
● Sebagai alat dalam memberikan informasi, pelatihan, dan edukasi terkait kesehatan kerja dan Alat
Pelindung Kerja (APD).
● Dan sebagai alat dalam mengelola pertolongan pertama pada kecelakaaan serta tindakan darurat
lainnya.
Selain itu, K3 juga berfungsi untuk melindungi semuasumber produksi sehingga dapat
digunakan secara efektif.
3) Tujuan K3
Menurut Undang Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, tujuan dari Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3) adalah untuk mencegah kecelakaan dan penyakitakibat kerja.
Adapun tujuan dari K3 secara khusus adalah sebagai berikut:
● Mencegah terjadinya penyakit akibat kerja.
● Meningkatkan derajat kesehatan pekerja melalui promosiK3.
● Menjaga status kesehatan para pekerja pada kondisi yangoptimal.
● Menciptakan sistem kerja yang aman.
● Mencegah terjadinya kerugian (loss) baik moril maupulmateril akibat terjadinya
kecelakaan kerja, dan
● Melakukan pengendalian terhadap resiko yang ada ditempat kerja.
Tujuan menerapkan K3 adalah
• melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja,
• menjamin sumber-sumber produksi dapat dipakai secaraaman dan efisien, dan
• menjamin proses produksi berjalan lancar.