The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Annisa Nur Azizah - X IPA 4 E BOOK BATIK

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by annisanurazizah250606, 2021-10-10 01:10:22

Annisa Nur Azizah - X IPA 4 E BOOK BATIK

Annisa Nur Azizah - X IPA 4 E BOOK BATIK

6. Teknik Colet atau lukis
Teknik pembuatan batik dengan teknik colet merupakan teknik membatik yang
sangat akrab disapa sebagai teknik lukis. Melalui teknik colet, pembatik harus
mengoleskan pewarna kain dengan menggunakan kuas kemudian dilukiskan motif di
atas kain mori. Teknik yang satu ini butuh jiwa seni yang tinggi dalam pembuatannya
karena orang yang membuat harus jeli. tahapannya harus tepat dilakukan agar
warnanya dapat menyatu dan tidak ada kesan senjang. Dalam pembuatan batik
colet, semakin bagus motif batik colet maka harganya juga akan semakin tinggi.
Hanya saja memang membuat batik colet yang sangat bagus motifnya bukan hal
yang mudah.
Berikut Kelebihan dan kekurangan membatik dengan Teknik lukis
1. Kelebihan Teknik Batik Lukis adalah:
a. Bentuk dan motif lebih beragam.
b. Bisa dibuat sesuai keinginan pembuatnya.
c. Lebih Unik dan bernilai seni tinggi.
2. Kekurangan Teknik Batik Lukis adalah
a. Proses pembuatannya lama
b. Harganya juga tergolong mahal

48.

Penutup

Kesimpulan

Berdasarkan data yang sudah disebutkan, penulis dapat menyimpulkan beberapa
hal yaitu

 Batik di Indonesia ada sejak zaman kerajaan Majapahit dan berkembang
pada raja - raja selanjutnya.

 Motif batik terbentuk dari simbol-simbol yang bernuansa tradisional Jawa,
Islam, Hindu, dan Buddha.

 Beberapa faktor yang mempengaruhi lahirnya motif-motif batik antara lain
adalah letak geografis, sifat dan tata penghidupan daerah, kepercayaan dan
adat di suatu daerah, serta keadaan alam sekitar.

 Awalnya batik digunakan sebagai pakaian bangsawan, keluarga dan para
pekerja di dalam istana kerajaan, bukan untuk masyarakat biasa.

 Para pekerja di kerajaan itu tinggal di luar keraton, maka mereka sering
membawa batik ke luar kerajaan, kemudian banyak masyarakat meniru
membuat batik.

 Secara etimologi, istilah "batik" berasal dari Bahasa Jawa : ambathik
dihasilkan dari gabungan kata (amba) yang berarti "lebar" atau "luas" (nithik)
berarti "membuat titik" dan kemudian berkembang menjadi, bathik berarti
menghubungkan titik-titik menjadi gambar tertentu pada kain yang luas atau
lebar. Kata bathikan juga dapat bermakna sebagai "menggambar" atau
"menulis".

 Batik adalah kain bergambar yang dibuat khusus dengan menuliskan atau
menerakan malam pada kain, kemudian diproses dengan cara tertentu yang
memiliki kekhasan.

 Oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan Lisan dan
Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)
sejak 2 Oktober 2009.

 Batik berdasarkan sejarahnya kemungkinan diperkenalkan dari Sri Langka /
India pada abad ke 6 dan ke 7.

 Batik menjadi biasa di masyarakat sejak kerajaan Majapahit abad ke-17.
 Pengembangan batik pada masa : kerajaan Mataram, kemudian pada masa

kerajaan Solo dan Yogyakarta.
 Dahulu, motif batik ditulis di daun lontar dan papan rumah adat Jawa, di

dominasi gambar flora atau fauna.
 Penulisan batik menggunakan kain putih / kain berwarna terang yang

ditenun, karena lebih tahan lama dan dapat dimanfaatkan lebih banyak.
 Pewarna dibuat sendiri dari tumbuhan asli Indonesia : daun jati, mengkudu,

tinggi, pohon nila, dan soga. Bahan sodanya, para pembatik menggunakan
soda abu dan tanah lumpur.
 Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang
menjadi kebudayaan keluaga raja Indonesia zaman dulu.
 Batik kebudayaan di kerajaan Majapahit dapat ditelusuri di daerah Mojokerto
dan Tulung Agung.

49.

 Pembatikan Jawa Timur berkaitan dengan penyebaran ajaran Islam adalah di
Ponorogo. Batoro Katong yang membawa agama Islam ke Ponorogo.

 Ciri - ciri motif belanda adalah bunga-bunga dengan warna cerah, dikenal
dengan istilah Batik Buketan. Jenis batik ini kemudian dikenal dengan nama
Batik Jawa Hokokai, nama batik ini diambil dari sebuah organisasi bentukan
pemerintah militer Jepang, yaitu Jawa Hokokai yang berarti Himpunan
Kebaktian Jawa

 Selain berkembang diwilayah Solo dan Yogyakarta, batik juga berkembang di
wilayah lain. Perkembangannya dimulai pada Pada tahun 1830 setelah
perang Diponegoro. Batik dibawa oleh pengikut-pengikut Pangeran
Diponegoro yang sebagian besar menetap di daerah Banyumas.

 Batik berdasarkan motifnya :

1. Motif batik klasik

2. Batik Pekalongan

3. Batik monokromatik

4. Batik simbut

5. Batik formika

6. Batik lukis

 Batik berdasarkan teknik pembuatannya :

1. Batik canting tulis

2. Batik cap

3. Batik cap kombinasi tulis

4. Batik celup ikat

5. Batik printing

6. Batik colet/lukis

Saran

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekuarangan. Untuk
kedepannya penulis akan menjelaskan makalah secara lebih fokus dan detail
dengan sumber yang lebih banyak dan dapat dipertanggungjawabkan. Kritik dan
saran yang membangun dari para pembaca sangat dibutuhkan penu

50.

Daftar Pustaka

Administrator. (2012, May 12). Batik yang Mendunia. Retrieved from Indonesia.co.id:
https://indonesia.go.id/kategori/keanekaragaman-hayati/598/batik-yang-mendunia

Amelia, R. (2020, November 2). Jenis Batik dan Penjelasannya. Retrieved from Rupa-Rupa.com:
https://www.ruparupa.com/blog/macam-jenis-batik-dan-penjelasannya/

Dipidiff. (2020, Oktober 22). Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam. Retrieved from Dipidiff.com:
https://www.dipidiff.com/31-life-story/250-mengenal-batik-indonesia-lebih-dalam-sejarah-
filosofi-dan-motif

kompas, t. (2020, 02 02). Batik : sejarah dan ragam batik. Retrieved from www.kompas.com:
https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/02/200000069/batik-sejarah-dan-ragam-
batik

Konveksi, T. (2020, September 3). Apa Tujuan Awal Pembuatan Batik. Retrieved from konveksi.co.id:
https://konveksi.co/batik/tujuan-awal-pembuatan/

Nugroho, H. (2020, 02 28). Motif batik dan filosofinya. Retrieved from bbkb.go.id:
https://bbkb.kemenperin.go.id/index.php/post/read/pengertian_motif_batik_dan_filosofiny
a_0

Prabandari, A. I. (2020, Agustus 10). 12 Jenis-jenis Batik di Indonesia, Kenali Ciri Khas dan Filosofinya.
Retrieved from Merdeka.com: https://www.merdeka.com/jateng/12-jenis-jenis-batik-di-
indonesia-kenali-ciri-khas-dan-filosofinya-kln.html

Rusmalia, R. (2020, Oktober 2). Asal Usul & Filosofi Batik Indonesia. Retrieved from Elle.co.id:
https://elle.co.id/urban/asal-usul-dan-filosofi-batik-indonesia/

secret, u. (2021, Juli 15). Batik. Retrieved from Wikipedia.org: https://id.wikipedia.org/wiki/Batik

Supriyono, P. (2017, Juli 14). Pengertian Batik. Retrieved from Alonabatik.com:
http://alonabatik.com/berita/detail/pengertian-batik-
40287.html#:~:text=Secara%20etimologi%20(cabang%20ilmu%20linguistik,atau%20%E2%80
%9Cnitik%E2%80%9D%20berarti%20titik.

Team, J. (2017, Agustus 2). Sejarah Batik Indonesia . Retrieved from Jabarprov.go.id:
https://jabarprov.go.id/index.php/pages/id/300

Team, U. (2018, Desember 15). Indonesia Batik. Retrieved from Unesco.org:
https://ich.unesco.org/en/RL/indonesian-batik-00170

Wulandari, A. (2020). Batik Nusantara : makna filosofis, cara pembuatan dan industri batik. Batik
Nusantara, 20- 40.

Zulfikar, A. (2021, Juli 29). 15 Macam Macam Batik Nusantara dan Asalnya, Lengkap dengan
Penjelasan! . Retrieved from 99.co: https://www.99.co/blog/indonesia/macam-macam-
batik-nusantara/

51

Nugroho, H. (2020, 02 28). Motif batik dan filosofinya. Retrieved from bbkb.go.id:
https://bbkb.kemenperin.go.id/index.php/post/read/pengertian_motif_batik_dan_filosofiny
a_0

Citation: (Prabandari, 2020)
Prabandari, A. I. (2020, 08 10). batik ciri dan filosofinya. Retrieved from kompas.com:

https://www.merdeka.com/jateng/12-jenis-jenis-batik-di-indonesia-kenali-ciri-khas-dan-
filosofinya-kln.htm
Citation: (Lararalenjana, 2021)
Bibliography Entry:
Lararalenjana, A. (2021, Maret 31). proses pembuatan batik. Retrieved from www.merdeka.com:
https://www.merdeka.com/jatim/berikut-proses-pembuatan-batik-yang-perlu-diketahui-
perhatikan-detailnya-kln.html

52.


Click to View FlipBook Version