The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fertiodja51, 2022-09-23 23:50:20

Kurikulum Merdeka SMP Negeri 5 Paguyaman

1. KURIKULUM OPERASIONAL SMP 5 PAG.docx

KURIKULUM OPERASIONAL
SMP NEGERI 5 PAGUYAMAN

TAHUN AJARAN 2022-2023

DISUSUN OLEH
TPK SMP NEGERI 5 PAGUYAMAN

Jln Trans Sulawesi Desa Hulawa

Kecamatan Paguyaman Kab. Boalemo
Provinsi Gorontalo
Tahun 2022

LEMBAR PENGESAHAN

Berdasarkan hasil rapat atau musyawarah dengan Tim Pengembang Kurikulum Sekolah
bersama Warga Sekolah dan Komite, maka dengan ini Kurikulum Operasional SMP
Negeri 5 Paguyaman di tetapkan dan disyahkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran
2022-2023.

Disyahkan : Boalemo
Pada Tanggal : ....... Juli 2022

Menyetujui Mensyahkan
Ketua Komite Sekolah
Kepala SMPN 5 Paguyaman
HERSON TINA
FERTI ODJA, S.Pd, M.Pd
NIP.19691105 199802 2 002

Mengetahui,
Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo

Drs, IRWAN DAI, M.Pd
NIP.19651123 199303 1 006

1

LEMBAR VALIDASI PENGAWAS

Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti, Kurikulum Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman
telah sesuai dengan ketentuan dan format yang berlaku dan dapat dipergunakan sebagai acuan
pelaksanaan proses Pembelajaran Tahun Pelajaran 2022-2023.

Gorontalo, Juli 2022
Yang Memvalidasi
Pengawas Pembina

ABDUL WAHID LAHUO,S.Pd
NIP.19650625 198703 1 016

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga Kurikulum Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman
Tahun Pelajaran 2022-2023 dapat tersusun. Kurikulum Operasional disusun oleh Tim
Pengembang Kurikulum Sekolah bersama warga sekolah dan komite yang diberlakukan di SMP
Negeri 5 Paguyaman. Secara khusus kurikulum operasional ini adalah sebagai perwujudan dari
kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah
di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan.

Kurikulum Operasional Sekolah ini diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2022-2023 yang
mencerminkan merdeka belajar dan mewujudkan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memuat
karakteristik satuan pendidikan, profil pembelajar, struktur kurikulum dan rancangan
pembelajaran.

Kurikulum ini dapat terselesaikan berkat dukungan dari berbagai pihak.Untuk itu kami
menyampaikan ucapan terima kasih, kepada :
1. Kepala Dinas Pendidikan
2. Kepala Bidang Dikdas
3. Kepala Seksi Kurikulum
4. Pengawas Pembina yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan

dokumen;
5. Pendidik dan Tenaga kependidikan SMP Negeri 5 Paguyaman , yang telah secara proaktif

memberi masukan dan kelengkapan data;
6. Ketua Komite yang telah memberi dukungan terhadap terselenggaranya pendidikan SMP

Negeri 5 Paguyaman .
Kami menyadari bahwa Kurikulum Operasional Sekolah yang telah kami susun ini

memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, segala kritik, saran, dan masukan
yang konstruktif dari berbagai pihak yang kompeten sangat kami harapkan.

Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang
telah mendukung dan membantu penyelesaian Kurikulum ini.

Tim penyusun

3

DAFTAR ISI i
ii
LEMBAR PENGESAHAN iii
LEMBAR VALIDASI PENGAWAS iv
KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 1
BAB I KARAKTERISTIK SEKOLAH 1
2
A. Peserta Didik 2
B. Pendidik 4
C. Tenaga Kependidikan 4
D. Konteks Budaya dan Lingkungan 5
BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH 6
A. Visi 9
B. Misi 9
C. Tujuan 9
BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN DAN ASESMEN 10
A. Pengorganisasian Pembelajaran 11
12
1. Kegiatan Intrakurikuler 12
2. Kegiatan Proyek Profil Pelajar Pancasila 19
3. Ekstrakurikuler 20
B. Asesmen ...21
1. Asesmen Pembelajaran Intrakurikuler 21
2. Penilaian Proyek 21
3. Kriteria Kenaikan Kelas ..24
BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A. Rencana Pembelajaran Intrakurikuler
B. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tahun Ajaran 2022-2023
BAB V PENUTUP

4

BAB I
KARAKTERISTIK SEKOLAH

A. Peserta Didik

Jumlah peserta didik di SMP Negeri 5 Paguyaman pada Tahun Pelajaran 2022-2023
berjumlah ......... orang, dengan pemetaan minat dan bakat peserta didik di jabarkan pada
tabel berikut :

Tabel 1.1 Karakteristik Peserta Didik SMP Negeri 5 Paguyaman

No Kelas LP Jumlah

1. VII 22 24 46

2. VIII 26 27 53

3. IX 21 26 47

Total 69 77 146

No Kelas Tabel 1.2 Peminatan dan Minat Bakat Peserta Didik Jumlah
1. VII Olahraga Kesenian Keagamaan Pramuka
2. VIII
3. IX

Total

Tabel 1.3 Gaya Belajar Peserta Didik

No Kelas Auditori Visual Kinestetik Jumlah
44
1. VII 14 22 8
2. VIII
3. IX

Total

B. Pendidik
Jumlah guru di SMP Negeri 5 Paguyaman pada Tahun Pelajaran 2022-2023 berjumlah

14 orang dengan kualifikasi akademik dipaparkan pada tabel berikut :

Tabel 1.4 Karakteristik Guru SMP Negeri 5 Paguyaman

No Mata Pelajaran Latar Belakang Status
Pendidikan

S1 S2 GT GTT

1. Pendidikan Agama Islam 1 -1 -

2. PPKn/Pendidikan Pancasila - 11 -

3. PJOK 1 -- 1

4. IPS 1 -1 -

5. IPA 1 -1 -

6. Matematika 2 -2 -

7. Bahasa Indonesia 2 -1 1

8. Bahasa Inggris 1 -1 -

9. Seni Budaya 1 -- 1

10. Prakarya 1 -1 -

11. Informatika 1 -1 -

12. BK 1 -1 -

Jumlah 13 1 11 3

C. Tenaga Kependidikan
Jumlah tenaga kependidikan di SMP Negeri 5 Paguyaman pada Tahun Pelajaran
2022-2023 berjumlah 5 orang dengan kualifikasi akademik dipaparkan pada tabel berikut
:
Tabel 1.5 Karakteristik Tenaga Kependidikan

N Uraian Tugas Latar Belakang Status
o Pendidikan

2

1. Kepala Sekolah SMA S1 S2 PT PTT
2. Pengadministrasian Kepegawaian - 11 1
-1

3. Pelaksanan Administrasi Sarpras 1 11 1
4. Urusan Keuangan 212
5. Operator Dapodik 1 1
2 3
Jumlah

D. Konteks Budaya dan Lingkungan

SMP Negeri 5 Paguyaman berada di beralamat di Jalan Trans Sulawesi, desa Hulawa
Kecamatan Paguyaman, berdekatan dengan Kantor Desa Hulawa ± 200 m, Bagian selatan
dan barat sekolah berbatasan dengan alur sungai. Bagian timur berbatasan dengan tanah
penduduk, sedangkan bagian utara berbatasan dengan rumah penduduk dan jalan masuk ke
sekolah.. SMP Negeri 5 Paguyaman memiliki akses jalan keluar dan masuk satu pintu dari
gerbang utama sehingga memudahkan pemantauan arus keluar dan masuk.
Terdapat lapangan olahraga yang dimanfaatkan untuk kegiatan apel setiap hari, juga
terdapat lapangan upacara yang cukup luas untuk kegiatan ekstrakurikuler seperti
pramuka.
Kelebihan SMP Negeri 5 Paguyaman antara lain :
1. Kondisi belajar mengajar tenang, tidak terganggu kebisingan jalan raya.
2. Terbinanya hubungan kekeluargaan antara tenaga pendidik, tenaga kependidikan,

dan peserta didik serta lingkungan.
3. RKB mencukupi jumlah siswa
4. Kegiatan ekstrakurikuler wajib Kepramukaan sangat aktif
5. Terdapat fasilitas perangkat komputer yang terdiri dari 20 unit dan server 1 unit
6. Terdapatnya fasilitas pembelajaran berupa chromebook 16 buah, roter 2 buah, LCD 4

buah
7. Sekolah memprogramkan kegiatan ekstrakurikuler pilihan seperti pentas seni, cipta

baca puisi.
Kelemahan SMP Negeri 5 Paguyaman yang perlu mendapatkan perhatian adalah:
1. Belum tersedianya ruang dewan guru yang memadai
2. Belum tersedianya ruang Multi Media beserta peralatan multi media;

3

3. Belum tersedianya ruang laboratorium komputer
4. Pendidikan terakhir orang tua peserta didik sebagaian besar tamat SD
5. Ekonomi seosial orang tua peserta didik berada rata-rata dibawah
6. Lingkungan sekolah yang tidak terlalu jauh dari lokasi pasar
7. Keliling sekolah belum semua dipagari beton
8. Lokasi sekolah daerah pegunungan yang bangunannya mudah retak
Peluang SMP Negeri 5 Paguyaman
1. SMP Negeri 5 Paguyaman merupakan sekolah pelaksana Kurikulum Merdeka Pilihan

Mandiri Berubah
2. Sekolah berdekatan dengan HGU Peusahaan Gula dan Perusahaan Karet

4

BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

A. Visi
Kurikulum Operasional Sekolah disusun oleh Satuan Pendidikan untuk memungkinkan
penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah.
Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan
perkembangan dan tantangan masa depan diantaranya adalah:perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus
perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat, era informasi, pengaruh
globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia, berubahnya kesadaran
masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan.
Tantangan dan peluang itu harus direspon oleh SMP Negeri 5 Paguyaman agar mampu
memberikan insporasi, motivasi dan kekuatan pada semua stakeholder yang ada di
satuan pendidikan, sehingga visi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan
sekolah. Visi tidak lain merupakan cita-cita moral yang menggambarkan profil sekolah
yang diinginkan di masa datang. Adapun visi SMP Negeri 5 Paguyaman adalah:

“Terwujudnya Lulusan yang Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
Berakhlak Mulia, Mandiri, Kreatif, Bergotong-royong, Berprestasi dan
Berwawasan Lingkungan”.

Indikator Visi :
1. Terwujudnya pendidikan yang mengedepankan pembentukan profil pelajar

pancasila yang memiliki dimensi utama yaitu :
a. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia,
b. Mandiri,
c. Gotong-royong
d. Kreatif,
2. Terwujudnya peserta didik yang unggul dalam bidang akademik dan non akademik
3. Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri dan nyaman

5

B. Misi
Berdasarkan visi yang telah dirumuskan, untuk mewujudkannya diperlukan suatu

misi berupa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. Adapun Misi yang dirumuskan
berdasar visi adalah sebagai berikut:
1. Mewujudkan pendidikan yang mengedepankan pembentukan profil pelajar

pancasila,
a. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Tuhan Yang

Maha Esa melalui kegiatan keagamaan;
b. Membiasakan sikap jujur dan mandiri dalam jiwa peserta didik;
c. Mengembangkan budaya 3S (senyum, salam, sapa) untuk membina karakter

peserta didik;
d. Menyelenggarakan kegiatan sosial berdasarkan semangat gotong royong;
e. Meningkatkan kreatifitas dan inovasi peserta didik dalam proses pembelajaran

berbasis Project;
f. Melakukan kegiatan belajar mengajar dengan mengintegrasikan literasi dan

numerasi;
g. Menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dengan cara mengenal dan

menghargai keberagaman budaya daerah;
h. Melakukan kegiatan belajar mengajar yang mengacu pada peserta didik yang

bernalar kritis dalam mengembangkan ide dan gagasannya.
2. Mewujudkan lulusan yang unggul dalam bidang akademik dan non akademik.

a. Menentukan kriteria ketuntasan belajar peserta didik
b. Menentukan kriteria lulusan terutama pada ujian sekolah untuk semua mata

pelajaran.
c. Membantu mengenali potensi diri peserta didik untuk dikembangkan secara

maksimal.
d. Mengoptimalkan pelayanan kepada pserta didik dengan melengkapi dan

memberdayakan sarana prasarana pembelajaran sekolah
e. Melaksanakan pengembangan diri dalam hal bakat dan minat peserta didik

melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler
f. Mengikutsertakan peserta didik untuk kegiatan lomba minimal tingkat

kecamatan hingga sampai tingkat nasional.

6

3. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri dan nyaman.
a. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri dan nyaman
b. Memupuk budaya peduli dan rasa empati terhadap lingkungan sekitar
sekolah

C. Tujuan
I. Tujuan Jangka Pendek (1 tahun)
1. Terwujudnya pendidikan yang mengedepankan pembentukan profil pelajar
pancasila,
a. Tercapainya peserta didik yang memiliki keimanan dan ketaqwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia yang tercermin
dalam kehidupan sehari-hari;
b. Tercapainya peserta didik yang memiliki sikap jujur dan mandiri dalam
kehidupan sehari-hari;
c. Tercipta budaya 3S (senyum, salam, sapa) untuk membina karakter
peserta didik;
d. Terlaksananya kegiatan sosial berdasarkan semangat gotong royong baik
dalam kelas maupun lingkungan sekolah;
e. Terciptanya kreatifitas dan inovasi peserta didik dalam proses
pembelajaran berbasis Project;
f. Terlaksananya kegiatan belajar mengajar dengan mengintegrasikan
literasi dan numerasi;
g. Tumbuhnya rasa cinta terhadap tanah air dengan cara mengenal dan
menghargai keberagaman budaya daerah;
h. Terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang mengacu pada peserta
didik yang bernalar kritis dalam mengembangkan ide dan gagasannya.
2. Terwujudnya lulusan yang unggul dalam bidang akademik dan non akademik.
a. Tercapainya hasil belajar peserta didik mencapai ketuntasan untuk seluruh
mata pelajaran.
b. Tercapaian kelulusan peserta didik 100% dan untuk semua mata pelajaran
ujian sekolah rata-rata minimal 75
c. Terbentuknya pengenalan potensi diri setiap peserta didik untuk
dikembangkan secara maksimal

7

d. Terlaksananya pelayanan secara optimal kepada peserta didik dengan

memfasilitasi, melengkapi dan memberdayakan sarana prasarana penunjang

proses pembelajaran yang ada di sekolah

e. Terlaksananya pengembangan diri dalam hal bakat dan minat peserta didik

melalui kegiatan ekstrakurikuler

f. Tercapainya peserta didik mengikuti lomba minimal tingkat kabupaten

hingga sampai tingkat nasional dan memiliki prestasi minimal tingkat

kabupaten

3. Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri dan nyaman.

a. Terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri dan nyaman

b. Terlaksananya budaya peduli dan rasa empati terhadap lingkungan

sekitar sekolah

II. Tujuan Jangka Panjang (4 tahun )

1. Terwujudnya peserta didik yang memiliki kemampuan daya saing,

berkarakter, berprestasi dan memiliki pribadi yang beriman, rajin dan taat

beribadah serta saling menghargai perbedaan dan mencintai lingkungan dan

bangsanya;

2. Terciptanya lulusan yang mampu mengimplementasikan Profil Pelajar

Pancasila dalam kehidupan nyata;

3. Terlaksananya pembelajaran yang mengedepankan ciri khas sekolah dan

daerah dalam nuansa kebhinekaan global yang harmonis;

4. Terciptanya pemimpin bagi diri dan temannya untuk menjadi pribadi yang

bernalar kritis, tangguh, percaya diri dan bangga dalam kegotong -

royongan.

5. Terwujudnya peserta didik yang memiliki kecakapan dalam berkomunikasi

sosial dan berjiwa kompetitif, kreatif dan mandiri yang tetap menjunjung

budaya lokal

6. Terwujudnya peserta didik yang memiliki life skill yang mampu berdapatasi

dengan perekembangan jaman.

7. Terwujudnya peserta didik yang mampu mengkreasikan ide/ gagasan yang

dituangkan dalam tindakan atau karya yang berakar dari budaya lokal

dalam kebhinekaan global.

8. Terwujudnya peserta didik yang mempunyai karakter yang sopan, santun

dan dan mandiri, kreatif yang mampu bersaing sesuai perkembangan

jaman.

8

9. Terlaksananya sekolah sebagai tempat untuk mengembangkan proses
perkembangan intelektual, emosional, sosial, ketrampilan dan tumbuh
kembang peserta didik sesuai tingkat kemampuan dan kondisi masing
masing peserta didik yang mengedepankan nilai gotong-royong.

10. Terciptanya hubungan antara sekolah, masyarakat dan orang tua sebagai
mitra bersama dalam menjalankan penyelenggaraan pendidikan sekolah.

9

BAB III
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN DAN ASESMEN

A. Pengorganisasian Pembelajaran

Pengorganisasian pembelajaran di sekolah tergambar pada kegiatan kurikulum, yang
diharapkan mampu mengembangkan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan
serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Peserta didik diharapkan
mendapatkan pengalaman bermakna pada konteks global.Pengalaman belajar diwadahi
dalam kegiatan intrakurikuler, proyek Profil Pelajar Pancasila (P3),dan ekstrakurikuler.
1. Kegiatan Intrakurikuler
Kegiatan tatap muka adalah kegiatan proses interaksi langsung antara peserta didik dan
peserta didik pendidik dengan berbagai metode, model pembelajaran, pendekatan
pembelajaran, dan strategi pembelajaran. yang dinyatakan dalam satuan jam
pembelajaran untuk 1(satu) jam pelajaran tatap muka berlangsung selama 40 menit.
Prinsip pembelajaran reguler:
a. berpusat pada peserta didik,
b. merupakan kegiatan utama,
c. terjadwal,
d. dilaksanakan guru mapel,
e. mencapai tujuan yang telah ditetapkan,
f. dilaksanakan di sekolah,dan
g. dilakukan penilaian.
Pengorganisasian muatan pelajaran menggunakan sistem paket sebagaimana diatur
dalam struktur kurikulum setiap satuan pendidikan melakukan pengaturan alokasi waktu
untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester gasal dan genap dalam satu
tahun pelajaran. Beban belajar pada sistem paket terdiri atas pembelajaran regular/tatap
muka dan kegiatan proyek pelajar pancasila. Berikut alokasi waktu kelas VII, VIII dan
IX.

1.6 Tabel Asumsi Jumlah Minggu Efektif 36 Minggu per Tahun

NO MATA Kegiatan Proyek pelajar Total per
PELAJARAN regular pancasila tahun
(Intrakurikuler
1 Pendidikan Agama ) pertahun (kookurikuler) 108
dan Budi Pekerti (Minggu) Pertahun
108
2 PPKn 72 (2) 36 216
3 Bahasa Indonesia 180
4 Matematika 72 (2) 36 180
5 IPA 180 (5) 36
144 (4) 36
144(4) 36

10

6 IPS 108 (3) 36 144
7 Bahasa Inggris 108 (3) 36 144
8 PJOK 72 (2) 36 108
9 Informatika 72 (2) 36 108
10 Pilihan: Prakarya 36(1) 18 108
Jumlah 1080 396 1476

Struktur kurikulum kelas VIII dan IX masih mengacu pada kurikulum 2013.

1.7 Tabel Alokasi Waktu Perminggu dan Asumsi Jumlah Jam Efektif 36 Minggu
pertahun

Mata Pelajaran Alokasi Waktu Perminggu dan

KELOMPOK A Asumsi Jumlah Jam Efektif 36

1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Minggu pertahun
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia VIII IX
4 Matematika
5 Ilmu Pengetahuan Alam 3 108 3 108
6 Ilmu Pengetahuan Sosial 3 108 3 108
7 Bahasa Inggris 6 216 6 216
5 180 5 180
KELOMPOK B 5 180 5 180
1 Seni Budaya 4 144 4 144
2 Pendidikan Jasmani,Olahraga dan 4 144 4 144

Kesehatan 3 108 3 108
3 Prakarya 3 108 3 108

Jumlah Alokasi Waktu 2 72 2 72
38 1.368 38 1.368

2. Kegiatan Proyek Profil Pelajar Pancasila

Waktu penyelesaian proyek ditentukan oleh pendidik yang waktunya 20% s.d. 30% dari
kegiatan tatap muka mata pelajaran yangbersangkutan. Prinsip poyek profil pelajar
Pancasila:
a. Jam pelajaran diluar kegiatan intrakurikuler,
b. Kegiatan proyek merupakan lintas mata pelajaran,
c. Pelaksanaan dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah,

d. Pelaskanaan tugas secara berkelompok dan berkolaborasi,

e. Proyek yang dilakukan sesuai dengan yang telah ditentukan,

f. Rencana proyek dilakukan di awal tahun pelajaran,dan
11

g. Proyek dilakukan secara hergonomis, safety, dan sesuai dengan kapasitas peserta
didik.

Setiap mata pelajaran wajib mengandung kegiatan pembelajaran berbasis projek yang
ditujukan untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan pembelajaran berbasis
projek dilaksanakan lintas mata pelajaran., beberapa proyek yang direncanakan yaitu:

Tabel 1.8 Perencanaan Kegiatan Proyek Profil Pelajar Pancasila

Kls Tema dan Kegiatan Kolaborasi Nilai-Nilai Profil Alokasi
Projek Profil Pelajar Pancasila Mata Pelajar Pancasila Waktu
Pertahun
Pelajaran 36 JP

1. Bangunlah jiwa dan 1. PJOK Beriman, 36 JP

raganya 2. Matematika bertakwa, dan 36 JP

Kegiatan: 3. Agama berakhlak mulia; 36 JP
mandiri; kreatif;

Pameran Karya dan gotong

royong;

2. Suara Demokrasi 1. PPKn Beriman,
2. Bahasa bertakwa, dan
Kegiatan: Melaksanakan berakhlak mulia;
Pemilihan Ketua Osis Indonesi mandiri; kreatif;
3. IPS dan gotong

royong;

VII 3. Gaya hidup berkelanjutan 1. Prakarya Beriman,

2. IPA bertakwa, dan
berakhlak mulia;
Kegiatan: kreatif;
Pameran Hasil Karya bergotong-royong

; mandiri

4. Bhineka tunggal ika 1. Informatik Beriman,

Kegiatan: 2. Bahasa bertakwa, dan
- Pentas Seni Budaya Inggris berakhlak mulia;
kreatif;
Nusantara, bergotong-royong
- Kuliner Nusantara ; berkebinekaan
global

3. Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan pada tahun pelajaran 2022-2023
yaitu:
a. Ekstrakurikuler wajib pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang harus

diikuti seluruh peserta didik.
b. Ekstrakurikuler pilihan

Peserta didik dapat memilih maksimum 2 jenis kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan
minat, bakat, dan potensi peserta didik melalui penjaringan keanggotaan diawal
tahun pelajaran berikut jenis ekstrakurikuler yang dapat dipilih oleh peserta didik:

1.9 Tabel Jenis Ekstrakurikuler Pilihan
12

No Jenis Waktu Latihan No Jenis Waktu Latihan
Ekstrakurikuler Ekstrakurikuler
Jumat Jumat
1 Voli Ball Jumat 6 Baca Tulis Al-Quran Jumat
Jumat Jumat
2 KSN Jumat 7 Hafiz Quran Jumat
Jumat Jumat
3 FLS2N 8 Bulu Tangkis
4 Pidato 9 Pencak Silat
5 PMR 10 Vollyball

B. Asesmen
1. Asesmen Pembelajaran Intrakurikuler

Asesmen pembelajaran dilakukan dalam proses pembelajaran dan memuat
penilaian ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, teknik penilaian
pembelajaran dilakukan sesuai dengan model pembelajaran yang dipilih,dapat
dilakukan dengan teknik:

13

Asesmen yang dilakukan oleh guru mata pelajaran meliputi asesmen diagnostik,

asesmen formatif dan asesmen sumatif.

a. Asesmen Diagnosis

Asesmen diagnosis  merupakan asesmen yang dilakukan guru di awal pembelajaran

untuk melihat kompetensi dan memonitor perkembangan belajar peserta didik dari aspek

kognitif maupun non kognitif. Hasil asesmen diagnosis digunakan untuk memetakan

kebutuhan belajar sehingga guru dapat menentukan strategi pembelajaran yang tepat

sesuai kondisi peserta didik. Peserta didik yang memiliki perkembangan atau hasil

belajarnya paling tertinggal berdasarkan hasil asesmen diagnosis, diberikan

pendampingan belajar secara afirmatif. Kemampuan dan keterampilan siswa di dalam

sebuah kelas berbeda-beda. Ada yang lebih cepat paham dalam topik tertentu, akan

tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami topik tersebut.

Seorang siswa yang cepat paham dalam satu topik, belum tentu cepat paham dalam topik

lainnya.

Contoh format Asesmen Diagnostik

1. Anda lebih suka belajar dalam bentuk
o Audio ( mendengar)
o Visual (melihat)
o Audiovisual (mendengar dan melihat)

2. Apa saja kendala-kendala yang anda hadapi selama belajar dari rumah ?
…………………………………………………………………………

3. Apa yang orang tua anda lakukan untuk membantu anda belajar dari rumah ?
………………………………………………………………………...

4. Apa tugas yang paling sulit dikerjakan ketika belajar dari rumah ?
………………………………………………………………………...

5. Ketika melaksanakan pembelajaran tatap muka anda lebih suka dilaksanakan
dimana
Dalam ruang kelas
Luar kelas (lingkungan sekolah)
Perpustakaan
Laboratorium IPA
Perpustakaan
Ruang TIK
Kunjungan wisata
Lainnya

b. Asesmen Formatif

Asesmen formatif merupakan asesmen yang dilakukan guru selama proses

pembelajaran untuk memberikan informasi mengenai perkembangan penguasaan

kompetensi peserta didik pada setiap tahap pembelajaran. Hasil asesmen formatif
14

berguna bagi guru untuk mengambil tindakan dan memastikan bahwa setiap peserta
didik mencapai penguasaan yang optimum. Asesmen formatif dapat mendorong peserta
didik mencapai tujuan belajar dengan melakukan penyampaian umpan balik yang
dilakukan secara berkala. Asesmen formatif melibatkan aktivitas guru dan peserta didik
yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar siswa selama proses belajar
berlangsung.Penilaian ini akan memberikan umpan balik bagi penyempurnaan program
pembelajaran, mengetahui dan mengurangi kesalahan yang memerlukan perbaikan.
Asesmen formatif merupakan bagian dari langkah-langkah pembelajaran, dilakukan
selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang merupakan bagian dari praktik
keseharian pendidik dan peserta didik di dalam proses belajar mengajar di kelas.

Contoh Asesmen Formatif Penugasan mata pelajaran IPA

1. Jelaskanlah peristiwa-peristiwa di bawah ini dari segi keadaan partikel-partikelnya.
a. Kalian tidak dapat menghancurkan baja dengan tangan kalian.
b. Susu dapat mengalir dan mengikuti bentuk gelas atau cangkir atau termos.
c. Kalian dapat merasakan hembusan angin di wajah kalian.

2. Apakah difusi terjadi lebih cepat dalam cairan atau gas? Jelaskan.
3. Apabila gula pasir dipindahkan dari satu wadah ke wadah yang lain, apa yang

terjadi? Apakah gula pasir termasuk zat padat atau zat cair? Jelaskan alasan kalian.
4. Bayangkanlah kalian dan teman-teman kalian adalah partikel air. Buatlah cerita

tentang diri kalian, mulailah dengan wujud air sebagai zat padat atau es, uraikanlah
perubahan yang terjadi pada diri kalian saat kalian berubah menjadi cair dan
kemudian kalian berubah wujud menjadi gas.
5. Ketika Dewi baru pulang sekolah dan hendak memasuki rumahnya, ia sudah dapat
merasakan wangi melati padahal sumber pengharum ruangan tersebut diletakkan di
ruangan keluarga, yang berada di bagian belakang rumah. Jelaskan mengapa hal ini
bisa terjadi.

15

Rubrik Penilaian

No Kunci Jawaban Skor
1. 6
a. Susunan partikel baja sangat rapat dan kuat sehingga tidak mudah
2. dihancurkan dengan tangan manusia. 2

b. Susunan partikel susu agak renggang sehingga mudah mengikuti
bentuk wadah yang ditempati

c. susunan partikel udara lebih renggang dan cepat menyebar sehingga
tumbukan antar partikel lebih sering terjadi dan bisa dirasakan oleh
wajah dalam bentuk hembusan

Difusi terjadi lebih cepat dalam gas karena partikel gas bergerak lebih
cepat dan menyebar ke berbagai bagian dalam wadah atau ruangan yang
ditempati. Tumbukan antara partikel lebih sering terjadi dibandingkan
pada zat cair.

3. Gula pasir sebagai suatu kesatuan akan berubah bentuk sesuai dengan 2

wadahnya namun sebagai satuan gula pasir, tidak ada perubahan bentuk

sehingga gula pasir termasuk zat padat

4. Gula pasir sebagai suatu kesatuan akan berubah bentuk sesuai dengan 2

wadahnya namun sebagai satuan gula pasir, tidak ada perubahan bentuk

sehingga gula pasir termasuk zat padat

5. Pelajar menjelaskan dengan konsep difusi/ pergerakan partikel gas (udara) 2

dari yang lebih banyak partikel pada tempat dengan lebih sedikit partikel

sampai keadaannya seimbang

Skor Total 14

Contoh Asesmen Keterampilan dan Rubrik Penilaian Mata Pelajaran IPA

16

Teknik Penilaian :Unjuk Kerja Presentasi Kriteria Skor
Aspek pengamatan

Nomor KriteriaAspekpengamatan
Aspek Penguasaan Isi

Aspek 1

Aspek 2 Teknik Bertanya / Menjawab

Aspek 3 Metode penyajian

Skor Kriteria Skor

4 Sangat Baik

3 Baik

2 Sedang

1 Kurang

17

Instrumen Penilaian

Kelas :

Hari/Tanggal :

Materi Pokok :

No Nama Peserta Didik Skor PenilaianAspek Total
Skor
1
2 Aspek 1 Aspek 2 Aspek 3
3
4
5
Dst

c. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif  merupakan asesmen yang dilakukan guru setelah menyelesaikan
proses pembelajaran. Asesmen sumatif  tidak selalu dilakukan di akhir pembelajaran.
Hasil asesmen sumatif digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik,
mengukur konsep dan pemahaman peserta didik, serta mendorong untuk melakukan aksi
dalam mencapai kompetensi yang dituju. Di dalam asesmen sumatif mencakup lebih dari
satu pokok bahasan yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah
dapat berpindah dari suatu unit pembelajaran ke unit pembelajaran berikutnya.

Asesmen sumatif dapat juga diartikan sebagai penggunaan tes-tes pada akhir suatu
periode pengajaran tertentu, yang meliputi beberapa atau semua unit pelajaran yang
diajarkan dalam satu semester, bahkan setelah selesai pembahasan suatu bidang
studi.Asesmen sumatif dilaksanakan setelah sekumpulan program pelajaran selesai
diberikan. Kegiatan asesmen sumatif dilakukan jika satuan pengalaman belajar atau
seluruh materi pelajaran telah selesai. Asesmen sumatif menghasilkan nilai atau angka
yang kemudian digunakan sebagai keputusan pada kinerja peserta didik.

18

Contoh Asesmen Sumatif

1. Sifat larutan dapat ditunjukkan dengan menggunakan alat . . . .
A. Pewarna
B. Penetralan
C. Gelas kimia
D. Indikator asam basa

2. Proses pemisahan campuran zat cair yang didasarkan pada perbedaan titik didih zat disebut . . .
.
A. Penyaringan
B. Penyulingan
C. Kristalisasi
D. Sumbimasi

3. Proses pemisahan campuran yang didasarkan pada kecepatan merambat antara partikel-pertikel
zat yang dicampur disebut . . . .
A. Kristalisasi
B. Penyulingan
C. Kromatografi
D. Sublimasi

4. Ciri khas zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut dinamakan .
...
A. Sifat kimia
B. Sifat fisika
C. Sifat alam
D. Sifat zat

5. Beras yang ditumbuk halus menjadi tepung merupakan contoh perubahan . . . .
A. Kimia
B. Fisika
C. Alam
D. Zat

2. Asesmen Proyek

Penilaian proyek harus direncanakan diawal proyek, diinformasikan kepada

peserta didik.Penilaian proyek lebih menekankan pada pengembangan potensi, minat dan

bakat serta penguatan karakter, seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

dan berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan berkebhinekaan

global, teknik yang digunakan antara lain:

• observasi;

• wawancara;

• produk;

• penilaian diri;dan

• penilaian antar teman

19

3. Kriteria Kenaikan Kelas
Satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk menentukan kebijakan kenaikan kelas.
• Pendidik diharapkan mampu menjalankan fungsi asesmen secara optimal sehingga

mampu mendiagnostik perkembangan peserta didik. Hasil diagnostik digunakan
sebagai rujukan untuk melakukan tindak lanjut pembelajaran. Demikian juga asesmen
formatif dan sumatif diharapkan berjalan dengan baik, sehingga pada akhir fase,
semua peserta didik naik kelas karena telah mencapai tujuan pembelajaran yang
direncanakan.
• Pendidik dan satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk menentukan kriteria
kenaikan kelas, dengan mempertimbangkan:
- Laporan Kemajuan Belajar
- Laporan Pencapaian Projek Profil Pelajar Pancasila
- Portofolio peserta didik
- Ekstrakurikuler/prestasi/penghargaan peserta didik
- Tingkat kehadiran
Peserta didik dinyatakan naik ke kelas berikutnya jika:
a. kehadiran minimal 80 % dari jumlah hari efektif
b. mengikuti seluruh kegiatan intra dan proyek
c. terdapat peningkatan pengetahuan
d. terdapat peningkatan keterampilan
e. terdapat pengembangan karakter

20

BAB IV
PERENCANAAN PEMBELAJARAN

A. Rencana Pembelajaran Intrakurikuler

Berdasarkan capaian pembelajaran diawal tahun pelajaran 2022 – 2023 guru menyusun:

1. Alur Tujuan Pembelajaran dalam satu tahun, disusun dengan komponen capaian

pembelajaran, capaian elemen, alur tujuan pembelajaran, alokasi waktu dan

Alternatif Materi/ Kegiatan/Aktivitas Pembelajaran,

2. Modul ajar mengacu pada surat edaran nomor 14 tahun 2019 tentang

penyederhanaan rencana pelaksanaan pembelajaran,

3. Pogram tahunan, merupakan sebaran materi dalam satu tahun,komponen yang

terdapat semester, kegiatan pembelajaran, alokasi waktu, dan keterangan,

4. Perhitungan Alokasi waktu berisi format jumlah minggu yang efektif dalam satu

tahun, dan

5. Distribusi Alokasi waktu berisi format jumlah kegiatan yang yang dilakukan dalam

satu tahun.

B. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tahun Ajaran 2022-2023

1. Bangunlah Jiwa dan Raganya
Dilaksananakan pada awal tahun ajaran.

Penanggung Jawab kegiatan Guru bidang studi terkait

Jenjang : SMP

Kelas : VII

Matapelajaran :

1. Matematika

2. Agama

3. PJOK

Tema Projek : Bangunlah Jiwa dan Raganya

Nilai-nilai :   Beriman bertakwa kepada Tuhan YME, dan

berakhlak mulia,Mandiri; kerjasama; kreatif

Waktu : 8 Minggu (Bulan Juli s/d September2022)

Deskripsi Projek : Tema bangunlah jiwa dan raganya mengusung

topik kesejahteraan diriku, dari saya dan untuk saya. Pada

akhir projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengerti

tentang dirinya sendiri, mencintai dirinya sendiri, mengerti

semua emosi yang dia rasakan dan peduli terhadap

kesehatannya baik kesehatan mental maupun kesehatan

fisiknya. Peserta didik juga diharapkan dapat mencari

berbagai kegiatan lain yang dapat membantu mereka dalam

menjaga kesejahteraan dirinya serta mengajak orang lain

untuk menyadari dan menjaga kesehatan mental mereka

21

Tugas : Secara berkelompok peserta didik menyusun puisi topik
isu yang sedang marak saat ini seperti
perundungan,menyusun yel-yel, role play dan membuat
poster tentang perundungan

Pelaporan :

1. Penampilan langsung

2. Publikasi

3. Laporan tertulis

4. Video

2. Suara Demokrasi
Dilakukan awal kegiatan tahun ajaran

Jenjang : SMP

Kelas : VII

Mata pelajaran : 1. PPKn

2. Bahasa Indonesia

3. IPS

Tema Projek : Suara Demokrasi

Waktu : 8 Minggu (Oktober s/d Desember 2022)

Deskripsi Projek : Setiap kelompok siswa membuat perencanaan, melaksanakan
Tugas dan membuat pelaporan pembentukan pengurus kelas.

: Secara berkelompok peserta didik membuat perencanaan,
pelaksanaan dan pelaporan pesta demokrasi dikelas

3. Gaya Hidup Berkelanjutan
Dilaksanakan setelah tema Bangun Jiwa Ranganya terlaksana Penanggung Jawab

kegiatan adalah Guru mata pelajaran terkait

Jenjang : SMP

Kelas : VII

Mata Pelajaran :

1. IPA

2. Prakarya

Tema Proyek : Gaya Hidup Berkelanjutan

Waktu : 9 Minggu (Januari s/d Maret 2023)

Deskripsi Proyek : Setiap kelompok siswa membuat perencanaan, melaksanakan dan

membuat pelaporan pembentukan pengurus kelas

Tugas : Secara berkelompok peserta didik membuat perencanaan,

pelaksanaan dan pelaporan pesta demokrasi dikelas

4. Bhineka Tunggal Ika

Dilakukan untuk mengenalkan kebudayaan daerah

Penanggung Jawab kegiatan Guru bidang studi terkait

Jenjang : SMP

Kelas : VII

Mata pelajaran : 1. Informatika

2. B.Inggris

Tema Proyek : Cerlang Budaya Daerah

22

Waktu : 9 Minggu (April s/d Juni 2023)
Deskripsi Projek : Peserta didik membentuk kelompok (jumlah peserta didik

Tugas dalam satu kelompok 3 atau 5 orang), tiap kelompok
Pelaporan mengunjungi provinsi yang telah ditetapkan (penetapan
provins I yang dikunjungi dapat dengan diundi). Waktu
kunjungan ditentukan kelompok di luar waktu pembelajaran
tatap muka di sekolah.

: Secara berkelompok peserta didik membuat perencanaan,
mencari data terkait dengan alat musik, tarian daerah, lagu
daerah, makanan khas daerah, dialog dengan bahasa Inggris
kepada turis asing, dan tumbuhan khas, serta menyusun
laporan, alokasi waktu 3minggu

: 1.Video
2. Publikasi laporan tertulis
3. Dokumentasi Foto

23

BAB V
PENUTUP

Dengan telah selesainya Kurikulum Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman pada
tahun ajaran 2022-2023 maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar
telah dimiliki oleh SMP Negeri 5 Paguyaman . Dengan mengacu pada peraturan perundangan
yang berlaku maka SMP Negeri 5 Paguyaman menetapkan penggunaan Dokumen Kurikulum
Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman tahun pelajaran 2022-2023 ini.

Besar harapan kami, semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman ini
memenuhi syarat sehingga rencana pengembangan SMP Negeri 5 Paguyaman dapat
terlaksana dengan baik. Penyusun juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak,
khususnya guru, karyawan maupun para peserta didik serta masyarakat yang diwakili oleh
orang tua peserta didik. Atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami dari berbagai pihak,
kami mengucapkan terima kasih. Semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 5 Paguyaman
mampu menjadi sarana bagi sekolah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.

24


Click to View FlipBook Version