DWI NOORIS SA'ADAH
SDN JATI 1 SAWANGAN
CGP ANGKATAN 7
KABUPATEN MAGELANG
KONMEKASTIEARNI TAR
MODUL 1.3
MEREFLEKSIKAN DAN
MENGAITKAN PEMAHAMAN
ANTAR MODUL
modul 1.1, modul 1.2, modul 1.3
MODUL 1.1
Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam
masyarakat. Guru menuntun anak agar menampakkan potensinya menjadi
nyata, sekaligus meminimalisasi sifat atau tabiat buruknya. Dalam tugasnya
sebagai ‘pamong’, guru ‘menuntun’ sesuai dengan kodrat alam dan kodrat
zaman. Penggunaan semboyan Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun
Karsa, dan Tut Wuri Handayani sebagai pijakan dan simbol dalam dunia
pendidikan dan pengajaran. Pendidikan yang berhamba pada anak dengan
diimbangi denganpenanamanbudipekerti.Kodratanakadalahbermainmaka
guru harus mendesain pembelajaran yang aktif , kreatif, menyenangkan,
kontekstualdanbermakna. mrs Chad Gibbons
NILAI MODUL 1.2
GURU PENGGERAK
PERAN
1.Berpihak pada murid GURU PENGGERAK
2. Mandiri
3. Reflektif Menjadi Pemimpin Pembelajaran
4. Kolaboratif Menjadi Coach bagi guru lain
5. Inovatif Mendorong Kolaborasi
Mewujudkan Kepemimpinan Murid
Menggerakkan Komunitas Praktisi
MODUL 1.3
Inkuiri Apresiatif (IA) adalah suatu filosofi, suatu
landasan berpikir yang berfokus pada upaya
kolaboratif untuk menemukan hal positif dalam diri
seseorang, dalam suatu organisasi dan dunia di
sekitarnya baik di masa lalu, masa kini maupun masa
depan (Cooperrider & Whitney, 2005)
Buat Pertanyaan BAGJA Atur Eksekusi
Utama (DELIVER)
Gali Mimpi
(DEFINE) (DREAM) Jabarkan rencana
(DESIGN)
Ambil Pelajaran
(DISCOVER)
ACUAN MENYUSUN PERNYATAAN PRAKARSA PERUBAHAN
REFLEKSI
Modul 1.1 Modul 1.1
Pendidikan menuntun Paradigma Inkuiri
segala kodrat pada anak Apresiatif melalui
sesuai zaman diimbangi tahapan BAGJA untuk
dengan penanaman mencapai visi Guru
karakter. Trilogi Penggerak dalam
pendidikan sebagai mewujudkan Profil
pijakan. Pelajar Pancasila.
Modul 1.2
Guru Penggerak harus menguatkan nilai-nilai dalam
dirinya agar dapat menjalankan peran sebagai guru
penggerak sebagai upaya menumbuhkan ekosistem
pendidikan yang berpihak pada murid sesuai Profil
Pelajar Pancasila.
peran pendidik dalam mewujudkan
filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara
dan Profil Pelajar Pancasila pada murid
dengan paradigma inkuiri apresiatif (IA)
dI sekolah
1.Visi seorang guru harus sejalan dengan Filosofi Pendidikan Ki Hadjar
Dewantara yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-
anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang
setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat,
demi terciptanya student wellbeing.
2.Dalam proses mewujudkan visi yang berpihak pada murid dan selaras
dengan profil pelajar Pancasila, diperlukan pemimpin yang mampu
menggerakkan dan mengelola perubahan. Guru penggerak perlu
membuat visi yang berpihak pada murid, mampu mencerminkan nilai dan
peran guru penggerak, serta mewujudkan profil pelajar Pancasila.
3.Pendekatan IA adalah salah satu cara untuk mewujudkan VISI secara
kolaboratif. Sebelum melakukan tahapan BAGJA, Visi yang telah disusun
diturunkan terlebih dahulu menjadi prakarsa-prakarsa perubahan.
Kekuatan BAGJA terdapat proses penggalian jawaban pertanyaan yang
didasari oleh rasa ingin tahu, kebaikan, dan kebersamaan.
"SEMAKIN BERDAYA MENYEDIAKAN
DUKUNGAN UNTUK MENUNTUN KEKUATAN
KODRAT ANAK SEBAGAI INSAN MERDEKA
YANG BERAKHLAK MULIA, MANDIRI, BERJIWA
KEPEMIMPINAN, PEDULI LINGKUNGAN,
BERBUDAYA DAN BERWAWASAN GLOBAL"
VISI GURU PENGGERAK
Guru Bergerak
Indonesia Maju
Thanks for watching