LAPORAN UAS
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
Disusun Oleh:
NAMA : DICKY WAHYU PRATAMA
NIM : 210631100109
KELAS : 3D
DOSEN PENGAMPU : MUHLIS TAHIR, S.Pd., M.Tr.Kom
ASISTEN : NADIA LINA ISWANTI
LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2022
BAB I
SOAL UAS
Share local host ke public dengan ngrok.io di debian.
Langkah-langkah mengerjakan UAS:
1. Install debian 8 atau gunakan debian yang sudah ada ketika praktikum
2. Install web server di debian
3. Buatlah halaman web yang menampilkan identitas masing-masing
mahasiswa semenarik mungkin
4. Jalankan web server dan menampilkan halaman web yang sudah dibuat
sebelumnya
5. Install ngrok di debian
6. Konfigurasi local host agar bisa diakses public dengan ngrok
7. Tampilkan halaman web yang berisi identitas masing-masing mahasiswa
atau yang sudah dibuat sebelumnya dengan mengakses alamat yang
diberikan oleh ngrok
Yang dikumpulkan :
1. Link ngrok.io
2. Laporan (Softfile)
Laporan yang berisi :
1. Pengertian Linux Pengertian dan konsep Web server
2. Konsep dasar dari ngrok
3. Langkah - langkah soal yang diberikan
NB : didalam laporan sertakan alamat web yang diberikan oleh ngrok untuk
mengakses halaman web yang sudah dibuat, karena alamat yg diberikan oleh ngrok
bersifat unik dan berbeda dari tiap mahasiswa yang mengerjakan
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Linux
1. Pengertian Linux
Linux adalah keluarga sistem operasi mirip Unix bebas dan sumber
terbuka yang didasarkan pada kernel Linux,yaitu sebuah kernel sistem
operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada 1991.
Linux dirilis di bawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2. Linux aslinya
dikembangkan untuk komputer pribadi berarsitektur Intel x86, tetapi
seiring waktu Linux telah diportasi ke berbagai arsitektur, lebih banyak
daripada sistem operasi lainnya.
Secara teknis, Linux dapat merujuk pada kernel-nya itu sendiri.
Kernel Linux yang dilengkapi dengan bermacam perangkat lunak lainnya
membentuk sebuah distribusi Linux. Beberapa orang, terutama dari
anggota Yayasan Perangkat Lunak Bebas (FSF) seperti Richard Stallman,
merujuk Linux sebagai GNU/Linux karena banyak alat-alat yang
digunakan untuk menunjang utilitasnya berasal dari Proyek GNU besutan
Stallman. Ini memunculkan kontroversi terkait nama tersebut.
Sejak pertengahan 1990-an hingga 2000-an, Linux menjadi sistem
operasi yang mendominasi di pasar peladen, komputasi awan, dan
superkomputer (dan sejak 2017, Linux adalah sistem operasi yang satu-
satunya digunakan dalam daftar superkomputer TOP500). Linux juga
mendominasi di pasar ponsel melalui sistem operasi Android buatan
Google, yang digunakan sekitar 72.7 persen secara global per 2021. Dalam
beberapa tahun terakhir, Linux semakin banyak digunakan di komputer
pribadi meskipun Windows tetap mendominasi. Linux digunakan oleh
berbagai macam pengguna, termasuk pengguna pribadi, pemerintah,
hingga organisasi dan perusahaan.
2. Perbandingan Linux terhadap system operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar system operasi POSIX yang
sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX.
UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti
sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat
direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang
minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat
dibanding UNIX lain pada hardware yang sama, dan lagi UNIX memiliki
kelemahan (tidak bersifat free).
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu dari sisi file
system yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan
pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta
tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar
dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak
tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program
utilitas yang ada dalam Linux.
MS-Windows dikenal memiliki kemampuan grafis yang user
friendly, namun kemampuan mengolah perintah di command line
interface-nya tidak dikembangkan, windows bersifat single user – multi
tasking. Linux memiliki tampilan GUI yang menarik dan bervariasi,
kemampuan shell (console) juga masih tetap unggul, konfigurasi sistem
dapat dilakukan di tampilan GUI maupun konsole. Linux adalah SO yang
Multi User-Multi Tasking.
Windows NT juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor
x86. Namun Windows NT masih memiliki beberapa kekurangan yang
telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam SO
ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar. Linux memiliki
mekanisme perbaikan bug’s yang sangat cepat karena distribusi paketnya
yang menyedialan source code, sehingga kekurangan-kekurangan yang
ditemukan dapat segera diperbaiki oleh semua orang yang menggunakan.
MacOS hanya dapat berjalan di komputer produk Apple, keluaran
terbaru sudah dapat di install pada prosesor intel core duo. Namun
memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang
(development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk
berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Linux dapat dijalankan pada
mesin Apple (PowerMac), dengan semua tipe prosesor yang ada.
3. Sejarah Linux
Berawal pada tahun 1969, para peneliti dari AT&T’s Bell
Laboratories mulai mengimplementasikan sistem operasi Unix. Kemudian
hasil eksperimen itu dirilis pertama kali pada 1971 menggunakan bahasa
assembly sebelum kemudian pada 1973 diubah menjadi bahasa C.
Penggunaan bahasa tingkat tinggi pada waktu itu membuat sistem operasi
unix bisa dengan mudah digunakan di banyak platform komputer. Lalu
unix terus melambung dengan pesat dengan diberikannya lisensi gratis
oleh AT&T’s Bell Laboratories. Akan tetapi, pada 1984, unix dijual
sebagai produk berbayar karena AT&T memutuskan untuk memisahkan
diri dari Bell Lab. Dimulai awal tahun 1990, program untuk sistem operasi
unix telah berhasil diperbanyak dan mulai dilengkapi meski elemen seperti
kernel masih belum terlengkapi.
Karena itulah, Linus Torvalds mulai tertarik dengan OS jika saja
waktu itu sudah ada kernel GNU tentu dia tidak akan memulai proses
pembuatannya. Pada 1991 inti sejarah linux dimulai. Jadi, Linus sebagai
mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu mulai penasaran dengan
sistem operasi. Tapi, ia frustasi karena lisensi MINIX waktu itu cuma bisa
diakses untuk kepentingan pendidikan. Karena itulah ia membuat kernel
sendiri yakni Linux.
Ia pun mengembangkan Linux di MNIX sampai matang.
Kemudian Linus mengganti lisensi MINIX jadi GNU GPL. Kemudian,
pengembangan terus dilakukan oleh para profesional hingga terjadi
integrasi antara Linux kernel dengan komponen GNU. Kolaborasi tersebut
menghasilkan sistem operasi gratis yang dapat melakukan fungsinya
dengan utuh.
Dulunya Linus Torvalds ingin memberi nama kernelnya dengan
nama Freak, gabunagn dari free, freak, dan Unix. Bahkan di awal
pekerjaannya, ia sudah memberi nama Freak di beberapa file. Pada waktu
itu, ia pun sempat mempertimbangkan nama “LINUX” tapi ia hiraukan
karena dianggap mementing kepentingan prbadi.
Baru pada masa perkembangan, file hasil pembutan diunggah pada
FTP server. Kemudian, salah seorang kawannya di FTP Server menilai
bahwa nama Freax kurang menarik. Tanpa konsultasi dulu dengan Linus,
ia mengubah nama dari project menjadi LINUX. Pada akhirnya Linus
teteap menyetujui penggantian nama tersebut dan sejak saat itulah nama
LINUX dipakai hingga saat ini dan melengkapi sejarah linux sampai
sekarang.
Sejarah sistem operasi linux cukup panjang. Pada periode
pengembangan, linux diterapkan pada lingkungin produksi diawali dengan
komunitas. Pada saat itu, organisasi besar seperti NASA sudah mulai
memakai komputer dengan sistem operasi linux dan mengganti mesin
mahal mereka. Kemudian, komersialisasi semakin besar saat HP (Hewlett-
Packarge), IBM, dan Dell mulai memberikan dukungan pada linux dan
meninggalkan dari monopoli microsoft sebagai pasaran sistem operasi
pada waktu itu.
Saat ini linux sudah digunakan di berbagai perangkat mulai dari
embedded atau sistem tertanam hingga super komputer. Banyak
organisasi, individu, maupun perusahaan yang mengembangkan linux
dengan berbagai macam distribusinya.
Selain itu, linux pun juga sudah dipercaya untuk menjadi sistem
operasi pemasangan server jika dibandingkan sistem operasi yang lain.
Adanya distro linux juga semakin ramai di pasaran, penggunaannya pada
komputer dekstop juga semakin sulit ditandingi.
Tidak hanya di komputer komersil, linux juga digunakan di tablet
andrid dan ponsel, amazon, kamera, televisi, DVD player, pesawat, NYSE
(New York Stock Echange), LHC (Large Hadron Collider), OLPC (One
Laptop Per Child), sampai ke Layanan Pos AS.
B. Pengertian dan Konsep WEB Server
Server web atau yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah
perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima
permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau
HTTPS dari klien yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian
mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk
halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.
Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa web server
merupakan pelayan (pemberi layanan) bagi web klien (browser) seperti
Mozilla, Opera, Chrome, Safari, Internet Explorer, dan lain sebagainya, supaya
browser dapat menampilkan halaman atau data yang Anda minta.
Fungsi utama dari web server adalah untuk melakukan atau mentransfer
berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah
ditentukan sedemikian rupa. Halaman web yang diminta terdiri dari berkas
teks, video, gambar, file dan banyak lagi.
Salah satu contoh dari Web Server adalah Apache. Apache (Apache
Web Server – The HTTP Web Server) merupakan web server yang paling
banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk
sistem operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung
yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi
penggunanya.
Beberapa dukungan Apache :
a. PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan
bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya
sebagai salah satu modulnya (mod_php).
b. Kontrol Akses
Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP CGI
(Common Gateway Interface). Yang paling terkenal untuk digunakan
adalah PERL (Practical Extraction and Report Language), didukung
oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl).
Sederhananya tugas web server adalah untuk menerima permintaan dari
klien dan mengirimkan kembali berkas yang diminta oleh klien tersebut.
Perangkat lunak web server terdapat pada komputer server, dan di komputer
ini pula data-data website tersimpan dengan rapih. Sama halnya dengan
komputer klien, komputer server juga harus terhubung dengan jaringan internet
untuk dapat diakses oleh klien.
Pada saat klien (browser) meminta data web page kepada server, maka
instruksi permintaan data oleh browser tersebut akan dikemas di dalam TCP
yang merupakan protokol transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini
merupakan protokol berikutnya yaitu HTTP dan atau HTTPS.
Data yang diminta dari browser ke web server disebut dengan HTTP
request yang kemudian akan dicarikan oleh web server di dalam komputer
server. Jika ditemukan, data tersebut akan dikemas oleh web server dalam TCP
dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan.
Nah, data yang dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP
response. Jika data yang diminta oleh browser tersebut ternyata tidak
ditemukan oleh web server, maka web server akan menolak permintaan
tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi Page Not Found atau Error
404.
Meskipun proses atau cara kerja web server di atas sepertinya sangat
rumit, tapi pada prakteknya proses tersebut berlangsung dengan sangat cepat.
Anda bahkan bisa sampai tidak menyadari bahwa pada saat meminta suatu
halaman web, ternyata hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang
sampai halaman tersebut dapat Anda lihat di browser.
C. Konsep Dasar Ngrok
Ngrok adalah proxy server untuk membuat atau membuka jaringan
private melalui NAT atau firewall, lalu Menghubungkan localhost ke internet
dengan tunnel yang aman. Ngrok baik digunakan untuk: Menjalankan layanan
Personal Cloud Services dari rumah. Membuat website demo tanpa
deploy. Membangun webhook konsumen di mesin Development Anda.
BAB III
LANGKAH-LANGKAH INSTALASI
1. Instalasi Virtualbox
1. Buat virtual baru dengan pilih new
2. Beri nama file virtual dan masukkan type linux karena kita akan install
system operasi linux dan pilih version linux yaitu debian 64 bit. Kemudian
next
3. Masukkan ukuran memori misal 1024MB
4. Pilih create a virtual hardisk now, artinya kalian membuat hardisk virtual
yang baru
5. Pilih file tipe hardisk yaitu VDI
6. Pilih Dynamically allocated, fungsinya mesin akan menggunakan hardisk
sesuai kebutuhan saja
7. Tentukan letak dimana file ini akan di simpan kemudian selesai
8. Lakukan pengaturan dengan menekan tombol setting pada tab menu.
9. Pilih sistem dan atur seperti gambar berikut ini
Artinya kalian akan melakukan install dengan bootorder pertama melalui
cd/dvd rom.
10. Pilih storage untuk prses mount cd/dvd installer linux seperti gambar berikut
11. Aturan network menjadi host-only adapter, dimana kalian menggunakan
virtualbox
NAT : supaya virtualbox kita terkoneksi internet jika komputer asli/host
terkoneksi
internet Brdge adaper: ethernet komputer asli/host menjadi ethernet bagi
virtualbox
Internal network: menghubungkan ethernet antar virtual box
Host only adapter: menghubungkan ethernet komputer asli dengan
virtualbox
2. Instalasi Sistem Debian 9 secara GUI
1. Klik start pada Virtual Box kemudian akan muncul tampilan seperti
dibawah ini. Pilih Install
2. Lalu pilih bahasa yang digunakan
3. Pilih lokasi untuk timezone
4. Pilih format tulisan yang digunakan dan keyboard yang digunakan.
5. Masukan namahost ,disini diberi nama “dicky”
6. Masukkan nama Domail “dicky”
7. Masukan password untuk root (akses super user)
8. Masukan nama user/pengguna, disini diberi nama “dicky”
9. Password untuk user
10. Untuk pengaturan waktu pilih WIB
11. Untuk partisi hardisk, bagi pemula dapat memilih Terpadu, Gunakan
seluruh hardiskTapi kalian dapat juga melakukan partisi sesuai keinginan
sendiri dengan memilih “manual”.
12. Pilih Lanjutkan
13. Pilih “Semua berkas disatukan partisi (disarankan untuk pemula)”
14. Pilih lanjutkan untuk partisi hardisk terselesaikan
15. Pilih “Ya” untuk mempartisi hardisk
16. Tunggu tahap pemasangan
17. Pilih Tidak untuk mengatur pengelola paket
18. Pada langkah ini pilih standart (Debian Desktop environment dan perkakas
system standar) system saja
19. Pilih Yes pada menu install Grub Boot Loader
20. Pilih /dev/sda untuk install boot loader
21. Proses install boot loader selesai
22. Proses installation sudah selesai
3. Instalasi DNS Server
1. Pertama, kita harus menjalankan operasi linux pada debian 9 melalui
aplikasi virtualbox.Login di isi dengan root dan isi password sesuai dengan
yang sudah kamu buat.
2. Selanjutnya, masukan perintah nano /etc/network/interfaces untuk
memastikan IP yang muncul sudah sesuai dengan IP yang akan kita gunakan
untuk proses selanjutnya.Jika sudah tekan CTRL+O untuk menyimpan dan
tekan CTRL+X untuk keluar dari proses pengeditan
3. Setelah itu, ketikan perintah /etc/init.d/networking restart
4. Selanjutnya kita akan menginstall Bind9 dengan perintah apt-get install
bind9, tekan Y lalu Enter
5. Selanjutnya pindah cd #cd /etc/bind
6. Selanjutnya copy file /etc/bind/db.local menjadi /etc/bind/db.dicky dengan
perintah cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.dicky
7. Copy sekali lagi file /etc/bind/db.local menjadi /etc/bind/db.109 dengan
perintah cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.109
8. Selanjutnya ketikan perintah nano /etc/bind/named.conf.local. Ubah
menjadi :
9. Sesudah itu kita lanjut untuk masukan perintah
nano/etc/bind/named.conf.options. Ubah menjadi:
10. Kemudian ketikan perintah nano /etc/bind/db.dicky menjadi:
11. Setelah itu ketikan perintah nano /etc/bind/db.109 menjadi:
12. Tambahkan “nameserver”dengan perintah nano/etc/resolv.conf menjadi:
13. Restart bind9 dengan perintah /etc/init.d/bind9/ restart
14. Lakukan uji coba dengan ping dari computer client menggunakan nama
domain, sebelum melakukan uji coba kita harus mengatur IP Address pada
adapter VITRUAL HOST-ONLY NETWORK. Klik protocol version 4
(TCP/IPv4) klik Properties isi IP address, subnetmask, dan preferred DNS
server.
15. Setelah selesai mengatur IP, buka cmd dan coba PING, jika berhasilakan
Statusnya sudah terkoneksi.
4. Instalasi Web Server
1. Install paket web server #apt-get install apache2 php7
2. Pindahkan ke direktori sites-available #cd /etc/apache2/sites-available/
3. Copykan website default menjadi website yang kita buat
#cp 000-default.conf dicky.conf
4. Edit file soleha.conf #nano dicky.conf
= > edit seperti gambar berikut
5. disable website default # a2dissite 000-default.conf
6. enable website yang telah kita buat # a2ensite dicky.conf
7. pindah ke direktori /var/www # cd /var/www/
8. buat folder website yang telah kita buat # mkdir dicky
9. pindah ke folder soleha # cd dicky
10. buat file .html # nano index.html
= > edit/ tambahkan konfigurasi seperti gambar berikut
11. restart service apache2 # /etc/init.d/apache2 restart
12. konfigurasi IP Client sesuai dengan IP Server seperti gambar berikut
13. Cek hasil konfigurasi WEB server pada web browser client ketik
192.168.109.1 dan dicky.net
5. Instalasi Ngrok
1. Langkah pertama download Ngrok di Debian dengan menggunakan
browser Mozilla Firefox
2. Daftrakan akun Ngrok dengan mengklik Sign Up dan masukkan data diri
nama dan email google kalian
3. Klik download Ngrok sesuaikan debian kalian, disini saya menggunakan
debian 64
4. Kemudian kita ektrak di Unduhan terlebih dahulu ngroknya.
5. Pindahkan file Ngrok kedalam folder /var/www/dicky
6. Setelah menjalankan semua konfigurasi tadi kita tinggal menjalankan ngrok
kita,untuk token ngrok kita peroleh Ketika sudah login kedalam web ngrok
tadi.
7. Kemudian restart apache dengan mengetikkan service apache2 restart
8. Setelah itu ketikkan ./ngrok http 80 untuk mengecek Ip kita dan statusnya
9. Kemudian kita tinggal copy link dibagian forwarding dibawah lalu paste
pada web google laptop kita,maka akan muncul web yang kita konfigurasi.
BAB IV
HASIL DAN KESIMPULAN
A. Hasil NGROK.IO
Lampiran link Ngrok:
https://2668-180-253-167-197.ap.ngrok.io/
Lampiran link YT Bukti Berhasilnya Ngrok:
https://youtu.be/slHGgua8o98
B. Kesimpulan
Ngrok adalah proxy server untuk membuat atau membuka jaringan private
melalui NAT atau firewall, lalu Menghubungkan localhost ke internet
dengan tunnel yang aman. Jadi ngrok berfungsi untuk mempublish web
server, dan yang telah kita praktikan adalah dari linux. Menggunakan
Debian dengan cara GUI dan pada bagian akhir melakukan penginstallan
ngrok didalam linux secara langsung dan memindahkan direktori dalam
satu direktori saja.