The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MENCERITAKAN TENTANG PUTRI SALJU YANG DI JEBAK OLEH NENEK SIHIR

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ari wahyu Ramdani, 2024-06-03 23:19:06

PUTRI SALJU

MENCERITAKAN TENTANG PUTRI SALJU YANG DI JEBAK OLEH NENEK SIHIR

Keywords: PUTRI SALJU

PUTRI


Hiduplah seorang ratu yang sedang mengandung di dalam istana. Ia senang melihat pemandangan dari jendela istananya. Ia seringkali melihat banyak salju dan kicauan burung merdu sambil menjahit sebuah baju. Suatu hari ia berkata dalam hati tentang akan dilahirkannya. “Aku ingin melahirkan putri yang cantik. Kulitnya putih seperti salju, bibirnya merah seperti delima, serta rambutnya hitam pekat dan panjang, ” ujarnya dalam hati. Tiba-tiba, ia tertusuk jarum sehingga darah menetes ke atas salju di luar jendela. Beberapa hari kemudian, ia melahirkan anak perempuan yang cantik sesuai harapannya, yang diberi nama Putri Salju. Namun, sesaat setelah melahikan, Ratu meninggal.


Setelah Putri Salju beranjak dewasa, Raja tidak mau anaknya kesepian, hinggga ia memutuskan untuk menikah lagi. Namun, ibu tiri bersikap tidak baik pada Putri Salju, karena merasa kecantikan sang putri menyaingi dirinya.Sang ibu tiri mulai memiliki rencana jahat pada Putri Salju. Ia menyuruh prajurit membawa Putri Salju jauh dari istana untuk mencelakainya diam-diam. Ia juga meminta hati Putri Salju sebagai buktinya.Prajurit kemudian mengajak Putri Salju pergi jauh dari istana, ia membawanya jauh ke dalam hutan. Saat ingin membunuhnya, sang prajurit bimbang dan tidak bisa mencelakai Putri Salju. Ia pun membiarkan Putri Salju sendirian hidup di hutan.Prajurit kembali ke istana membawa hati kerbau sebagai pengganti hati Putri Salju.Ratu yang jahat senang karena mengira Putri Salju telah tiada dan tidak ada yang menyaingi kecantikannya. Ia pun bercermin dan memuji dirinya, “Sekarang, akulah yang paling cantik di negeri ini!”


Putri Salju pun kebingungan di dalam hutan, ia menyusuri setiap hutan hingga akhirnya melihat sebuah rumah mungil dari kejauhan. Putri Salju pun segera mendekati rumah itu.Saat ia masuk ke dalam rumah itu, ia melihat tempat duduk dan tempat tidur yang masing-masing berjumlah tujuh, setiap perabotan pun juga berjumlah tujuh.Karena rasa lelah dan lapar, ia menyantap makanan yang tersedia di meja makan. Setelah selesai makan, Putri Salju berbaring di kamar.Ia tidak tahu bahwa rumah mungil itu dihuni oleh para kurcaci.


Setelah seharian bekerja di hutan, para kurcaci tersebut pulang ke rumah dengan senang. Mereka sangat lapar dan ingin segera makan. Saat membuka pintu rumah, semua kurcaci terkejut. Karena hanya sedikit makanan yang tersisa.“Siapa yang telah memakan makanan kita?” tanya kurcaci.Kurcaci yang lain melihat ke arah kamar, dan segera membuka pintu kamar. Tampaklah seorang putri cantik yang berbaring di kamar mereka.“Sepertinya ia kelelahan, biarkan ia beristirahat di sini,” ujar kurcaci lainnya.


Tak lama kemudian, Putri Salju terbangun dan terkejut melihat para kurcaci mengelilinginya. Ia kemudian meminta maaf pada para kurcaci karena telah masuk ke rumah tanpa seizin mereka.Ia pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. Karena tak punya tujuan, Putri Salju meminta pada tujuh kurcaci agar diperbolehkan tinggal bersama mereka di rumah yang mungil.Semua kurcaci pun menerima kehadirannya, tetapi Putri Salju harus memasak untuk tujuh kurcaci dan membereskan rumah.


Suatu hari, ada Pangeran berkuda yang menyusui hutan. Ia melihat peti berisi Putri Salju, dan mengira itu adalah putri yang selalu datang ke dalam mimpinya. Ia pun mencium sangputri dan keajaiban pun terjadi.Putri Salju perlahan membukamatanya. Semua kurcaci sangat gembira melihat hal tersebut,kemudian pangeran meminta Putri Salju untuk menjadi permaisurinya. Putri Salju pun menerimanya, Mereka pun menikah dan hidup bahagia dengan Tujuh Kurcaci.Nah itulahDongeng Putri Salju dan Tujuh Kurcaci yang bisa Mama bacakan pada anak sebelum tidur. Mama bisa menyampaikanpesan cerita ini agar anak tidak iri dengan orang lain dan selalu berbuat baik pada sesama. Bagaimana pun, kebaikanyang akan menang.


Click to View FlipBook Version