The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by maryanto.2021, 2022-04-03 05:12:39

Maryanto_21819251021_Akuntansi Dasar

Maryanto_21819251021_Akuntansi Dasar

AKUNTANSI DASAR

Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga

Kelas : X SMK Akuntansi

Disusun Oleh: Maryanto

i
1

KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat-Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan modul Akuntansi Dasar untuk siswa SMK Akuntansi kelas X.
Modul ini juga dilengkapi dengan latihan soal untuk menguji pemahaman siswa terkait
dengan materi yang terdapat pada modul.
Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Oleh karena itu,
kami sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan kesempurnaan modul ini.
Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu proses
penyelesain modul ini, terutama dosen pengampu mata kuliah Desain Bahan Ajar dan Media
Pembelajaran Akuntansi ibu Ani Widayati S.Pd., M.Pd., Ed.D., yang telah membimbing
penyusun dalam pembuatan modul ini. Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua,
khususnya para peserta didik.

Yogyakarta, 08 Maret 2022

Penyusun

ii
2

DAFTAR ISI

HALAMAN DEPAN ......................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ........................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii
GLOSARIUM .................................................................................................................... iv
PETA KONSEP .................................................................................................................. vi
PENDAHULUAN .............................................................................................................. 1

1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ................................................................... 1
2. Tujuan Pembelajaran ................................................................................................. 1
A. PENGERTIAN AKUNTANSI ...................................................................................... 2
B. BIDANG-BIDANG AKUNTANSI ............................................................................... 3
1. Akuntansi Keuangan ................................................................................................ 3
2. Akuntansi Biaya ....................................................................................................... 3
3. Akuntansi Perpajakan .............................................................................................. 4
4. Akuntansi Anggaran ................................................................................................ 4
5. Akuntansi Pemeriksaan ............................................................................................ 4
6. Akuntansi Pemerintahan .......................................................................................... 5
7. Sistem Akuntansi ..................................................................................................... 5
8. Akuntansi Manajemen ............................................................................................. 5
C. PIHAK-PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI ......................................... 6
1. Pihak Intern .............................................................................................................. 6
2. Pihak Ekstern ........................................................................................................... 6
D. PROFESI AKUNTANSI ............................................................................................... 7
1. Pengertian Profesi Akuntansi ................................................................................... 7
2. Bidang-bidang Profesi Akuntansi............................................................................. 8
3. Etika Profesi Akuntansi ............................................................................................ 10

LATIHAN SOAL ................................................................................................................ 12
KUNCI JAWABAN ............................................................................................................ 17
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 21

i3ii

GLOSARIUM

Akuntan intern : akuntan yang bekerja pada suatu perusahaan sebagai
karyawan yang menjalankan fungsi akuntansi pada
Akuntan pemerintah perusahaan tempatnya bekerja. Pekerjaannya meliputi audit
intern, menyusun laporan keuangan, mendesain sistem
Akuntan pendidik akuntansi perusahaan, menyusun anggaran perusahaan,
mengurus perpajakan, dan lainnya.
Akuntan publik
: akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja di
Akuntansi departemen tertentu sebagai pegawai pemerintah untuk
menjalankan fungsi akuntansi demi kepentingan
Akuntansi pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara seperti BPK
anggaran (Badan Pemeriksa Keuangan) dan BPKP (Badan Pemeriksa
(Budgeting) Keuangan dan Pembangunan).
Akuntansi biaya
(Cost Accounting) : akuntan yang tugasnya mengajarkan dan mengembangkan
disiplin ilmu akuntansi pada masyarakat melalui jalur
pendidikan. Akuntan pendidik biasanya berprofesi seperti
dosen atau guru.

: akuntan yang bekerja secara independen guna menjalankan
fungsi audit terhadap kewajaran laporan keuangan. Akuntan
publik juga menjalankan proses akuntansi perusahaan klien
berdasarkan SAP dan SPAP. Hasil audit laporan keuangan
perusahaan ini nantinya berupa pernyataan yang dituang
dalam laporan keuangan auditan

: suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan
informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian
dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang
menggunakan informasi tersebut. Laporan tersebut
selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam pengambilan
keputusan bisnis oleh pemakai informasi tersebut.

: bidang akuntansi yang menyajikan rencana operasi
keuangan untuk suatu periode tertentu dan menyampaikan
data perbandingan dari operasi sebenarnya dengan rencana
yang telah ditetapkan.

: bidang akunansi yang menekankan masalah penetapan dan
pengendalian biaya. Ruang lingkupnya berupa biaya selama
proses produksi dan harga pokok dari barang yang selesai
diproduksi.

Akuntansi keuangan : bidang akuntansi yang menangani masalah pencatatan
(Financial Accounting) transaksi dalam suatu perusahaan atau unit ekonomi yang

lain dan juga menangani penyusunan laporan keuangan

secara periodik dari catatan-catatan tersebut.

Akuntansi manajemen : bidang akuntansi yang menggunakan data historis maupun
(Manajerial Accounting) data tafsiran untuk membantu manajemen dalam operasi

sehari-hari dan perencanaan operasi mendatang. Bidang ini

iv

juga mengolah soal-soal khusus yang dihadapi para
manajer perusahaan dari berbagai jenjang organisasi.

Akuntansi pemeriksaan : bidang akuntansi yang menangani suatu pemeriksaan atas

(Auditing) catatan-catatan akuntansi secara bebas

Akuntansi pemerintahan : bidang akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan dan

(Governmental pelaporan transaksi ekonomi di lembaga-lembaga

Accounting) pemerintahan.

Akuntansi pendidikan : bidang akuntansi yang yang bergerak dalam penyebaran
(Educational pendidikan akuntansi pada masyarakat.
Accounting)
: bidang akuntansi yang mencakup penyusunan surat
Akuntansi perpajakan pemberitahuan pajak serta mempertimbangkan konsekuensi
(Tax Accounting) perpajakan dari transaksi usaha yang direncanakan

Akuntansi perpajakan : bidang akuntansi yang mencakup penyusunan surat
(Tax Accounting) pemberitahuan pajak serta mempertimbangkan konsekuensi
perpajakan dari transaksi usaha yang direncanakan.

Akuntansi sosial (Social : bidang akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan dan

Accounting) pelaporan tentang perubahan sosial akibat kemajuan

teknologi, ekonomi dan budaya

Pihak ekstern : pemakai informasi akuntansi yang berasal bukan dari
Pihak intern internal perusahaan.

: pemakai informasi akuntansi semacam ini biasanya adalah
pimpinan perusahaan ataupun manajer perusahaan.

v

PETA KONSEP
vi

PENDAHULUAN

1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

a. Kompetensi Inti

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4

(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
menggunakan alat, informasi, dan
menganalisis, dan mengevaluasi prosedur kerja yang lazim dilakukan serta
memecahkan masalah sesuai dengan
tentang pengetahuan faktual, bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan
konseptual, operasional dasar, dan dengan mutu dan kuantitas yang terukur
sesuai dengan standar kompetensi kerja.
metakognitif sesuai dengan bidang Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif,
dan lingkup kerja Akuntansi dan kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
Keuangan Lembaga pada tingkat ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.
berkenaan dengan ilmu pengetahuan

teknologi, seni, budaya, dan

humaniora dalam konteks

pengembangan potensi diri sebagai

bagian dari keluarga, sekolah, dunia

kerja, warga masyarakat nasional,

regional, dan internasional.

b. Kompetensi Dasar

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pengertian, tujuan, peran 4.1 Mengelompokkan pihak-pihak yang
akuntansi dan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi
membutuhkan informasi akuntansi sesuai perannya

3.2 Memahami jenis-jenis profesi 4.2 Mengelompokkan profesi akuntansi

akuntansi (bidang-bidang spesialisasi (bidang-bidang spesialisasi

akuntansi, pentingnya etika profesi) akuntansi, pentingnya etika profesi)

2. Tujuan Pembelajaran

1. Menjelaskan pengertian akuntansi

2. Menjelaskan bidang-bidang akuntansi

3. Menjelaskan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi

4. Menjelaskan pengertian profesi akuntansi

5. Mengelompokkan dan menjelaskan jenis-jenis profesi akuntansi

6. Menjelaskan pentingnya etika profesi dalam akuntansi

7. Menerapkan etika profesi dalam akuntansi

1

✓ pengertian akuntansi menurut
✓ pengertian akuntansi menurut
✓ pengertian akuntansi menurut
✓ pengertian akuntansi dalam arti luas
✓ informasi yang dihasilkan akuntansi

A. PENGERTIAN AKUNTANSI
➢ Menurut American Accounting Association (AAA) akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur,
dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang
jelas dan tegas bagi pihak pemakai informasi.
➢ Menurut American Institute of Certified Public Accountant (AICPA) Akuntansi adalah proses pencatatan,
penggolongan dan peringkasan transaksi kejadian yang tepat (berdayaguna) dalam bentuk satuan
uang dan penafsiran hasil proses tersebut.
➢ Menurut Niswonger, Fess, dan Warren yang diterjemahkan oleh Marianus Sinaga, akuntansi adalah
proses mengenali, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk memperoleh
pertimbangan dan keputusan yang tepat oleh pemakai informasi yang bersangkutan.
➢ Dalam arti luas Akuntansi adalah proses identifikasi pengukuran dan komunikasi dari informasi-
informasi ekonomi untuk menghasilkan pertimbangan dan keputrusan-keputusan dari pemakai
informasi tersebut.
Pengertian akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut pandang, yaitu :
a. Definisi dari Sudut Pandang Pemakai “suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan
untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan- kegiatan suatu organisasi”.
Informasi yang dihasilkan akuntansi diperlukan untuk:
• Membuat perencanaan yang efektif, pengawasandan pengambilan keputusan oleh manajemen
• Pertanggung jawaban organisasi kepada para investor, kreditur, badan pemerintah,dsb.
b. Definisi dari Sudut Proses Kegiatan “suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan
mengomunikasikan peristiwa- peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang
berkepentingan”.

2

Bidang-bidang akuntansi:
✓ Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
✓ Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
✓ Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
✓ Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
✓ Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
✓ Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)
✓ Sistem Akuntansi (Accounting System)
✓ Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

B. BIDANG-BIDANG AKUNTANSI

1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Akuntansi Keuangan sama dengan Akuntansi Umum (General Accounting), yaitu:

a. Sasaran (obyek) kegiatan
Sasaran kegiatan akuntansi keuangan berhubungan dengan transaksi keuangan
yang menyangkut perubahan harta, utang, dan modal.

b. Tujuan
Akuntansi keuangan menyajikan laporan keuangan untuk pihak intern
perusahaan (manajemen) dan pihak-pihak ekstern perusahaan.

c. Orientasi kegiatan
Akuntansi keuangan berorientasi pada transaksi keuangan yang terjadi yang
diproses dengan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum.

2. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
a. Sasaran kegiatan
Sasaran kegiatan akuntansi biaya berhubungan dengan transaksi keuangan
mengenai biaya-biaya, misalnya biaya produksi.
b. Tujuan
Akuntansi biaya menyajikan informasi biaya yang diperlukan untuk
kepentingan intern (pimpinan) perusahaan, yaitu untuk menilai pelaksanaan
operasi perusahaan dan menentukan rencana kegiatan di masa mendatang.

3

3. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
a. Sasaran Kegiatan
Kegiatannya berhubungan dengan penentuan obyek pajak yang menjadi biaya
perusahaan, serta perhitungannya untuk kepentingan penyusunan laporan
pajak.
b. Tujuan
Membantu manajemen dalam menentukan pilihan- pilihan transaksi yang akan
terjadi sehubungan dengan pertimbangan-pertimbangan perpajakan.

4. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
a. Sasaran Kegiatan
Akuntansi anggaran kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan
pengolahan data operasi keuangan yang sudah terjadi, serta taksiran
kemungkinan yang akan terjadi.
b. Tujuan
Penetapan rencana operasi keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu
periode.

5. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
a. Sasaran Kegiatan
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pemeriksaan terhadap
catatan-catatan hasil kegiatan Akuntansi keuangan
b. Tujuan
Menguji kelayakan laporan keuangan yang dihasilkan Akuntansi keuangan.
c. Sifat Pemeriksaan
Akuntansi pemeriksaan bersifat independen (bebas), sehingga hasil
pemeriksaan Akuntan dijamin kebenarannya (obyektif). Laporan keuangan
dikatakan layak jika di susun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang
diterima umum

4

6. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)
a. Sasaran Kegiatan
Akuntansi pemerintahan adalah akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan
masalah pemeriksaan keuangan negara, atau sering disebut administrasi keuangan
Negara.
b. Tujuan
Bidang ini menyediakan laporan akuntansi tentang aspek kepengurusan dan
Administrasi Keuangan Negara.

7. Sistem Akuntansi (Accounting System)
a. Sasaran Kegiatan
Merupakan bidang khusus akuntansi dalam pembuatan suatu rencana dan
pelaksanaan prosedur-prosedur dalam pengumpulan, pencatatan, dan pelapran
keuangan
b. Tujuan
Bidang ini meliputi perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi suatu system dalam
perusahaan.

8. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
a. Sasaran Kegiatan
Kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data yang
berupa data hsitoris (terutama biaya) dan data taksiran.
b. Tujuan
Membantu manajemen dalam menyajikan informasi keuangan bagi pihak intern
perusahaan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan oleh pihak
manajemen.

5

Pihak-Pihak Yang Membutuhkan Informasi:
✓ Pihak Intern (Manajemen)
✓ Pihak Ekstern (Pemilik Perusahaan, Investor, Kreditur, Pemerintah)

C. PIHAK-PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI

1. Pihak Intern
Pihak Intern adalah pimpinan perusahaan (Manajemen). Manajemen mengunakan informasi akuntansi sebagai
dasar untuk membuat perencanaan, membuat kebijakan dimasa yang akan datang, mengadakan pengawasan
terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan yang dikelolanya dan mengetahui tingkat keberhasilan yang
dicapainya.

2. Pihak Ekstern
Pihak ekstern antara lain:
a. Pemilik Perusahaan: membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui maju mundurnya perusahaan dan
menilai keberhasilan selama periode tertentu.
b. Investor: membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai prospek usaha suatu perusahaan, bagaimana
posisi keuangan perusahaan tersebut, sehingga dapat mengambil
c. Kreditur: Informasi akuntansi diperlukan kreditor untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pemberian
kredit. Para kreditur sangat memperhatikan likuiditas dan solvabilitas perusahaan yang akan diberikan
kredit selama jangka waktu yang direncanakan.
d. Pemerintah: memerlukan informasi akuntansi untuk tujuan penentuan besarnya pajak yang harus dibayar
oleh perusahaan dan untuk pengawasan pajak.
e. Karyawan: karyawan dapat menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan upah/gaji, jaminan,
asuransi-asuransi, dan kelangsungan hidup perusahaan.
f. Pemasok: memerlukan informasi akuntansi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar utang
atas pembelian barang yang dibeli perusahaan pada saat sebelum/sesudah jatuh tempo.
g. Pelanggan: memerlukan informasi akuntansi untuk menilai kelangsungan usaha perusahaan.

Penjelasan tambahan melalui : https://www.youtube.com/watch?v=WdTi2t-qBsA&t=279s

6

PROFESI AKUNTANSI

h.

✓ Pengertian Profesi Akuntansi
✓ Bidang-bidang Profesi Akuntan
✓ Etika Profesi Akuntan

D. PROFESI AKUNTANSI
1. Pengertian Profesi Akuntansi
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap
suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode
etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.
Contoh profesi diantaranya dokter, tentara, guru, dan pilot. Seseorang yang memiliki
suatu profesi tertentu disebut professional.
Sesuatu disebut profesi karena meiliki cirri-ciri sebagai berikut:
a. Memiliki bidang ilmu yang ditekuninya, yaitu merupakan pedoman dalam
melaksanakan keprofesiannya.
b. Memiliki kode etik sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku anggotanya
dalam profesi tersebut.
c. Berhimpun dalam suatu organisasi resmi yang diakui oleh
masyarakat/pemerintah
d. Keahliannya dibutuhkan oleh masyarakat
e. Bekerja bukan dengan motif komersial, tetapi didasarkan kepada fungsinya
sebagai kepercayaan masyarakat.
Menurut International Federation of Accountants, yang dimaksud dengan profesi
akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang
akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja
pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di
pemerintah dan akuntan pendidik.

7

Gelar akuntan di Indonesia hanya dapat diperoleh melalui pendidikan pada Fakultas
Ekonomi, Universitas Negeri yang berwenang, yang mempunyai jurusan Akuntansi.
Fakultas Ekonomi yang berwenang untuk memberi gelar akuntansi antara lain:
Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Sumatera Utara,
Universitas Pajajaran, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya dan lain
sebagainya. Bagi Fakultas Ekonomi perguruan tinggi negeri lainnya (yang belum
berwenang), dan perguruan tinggi swasta, gelar akuntan baru dapat diperoleh apabila
mereka telah lulus Ujian Negara Akuntansi (UNA).
2. Bidang-bidang Profesi Akuntan

a. Akuntan Publik (public accountant) / Akuntan Ekstern
Akuntan publik adalah akuntan independen (swasta) yang menyediakan jasa
pemeriksaan kepada pihak lain. Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik
merupakan pemeriksaan yang datang dari luar badan yang diperiksa. Pemeriksaan
biasanya dilakukan terhadap pertanggungjawaban keuangan dari pimpinan
perusahaan dalam bentuk laporan keuangan dan laporan-laporan lainnya. Hasil
pemeriksaan akuntan publik menyangkut kepentingan pihak luar perusahaan, oleh
karena itu pemeriksaannya dilakukan bersifat bebas. Di Indonesia, nama ikatannya
adalah IAPI (Ikatan Akuntan Publik Indonesia). Akuntan publik bekerja secara bebas
serta mendirikan suatu kantor akuntan yang disebut Kantor Akuntan Publik (KAP)
dan memperoleh ijin dari Departemen Keuangan. Jasa yang diberikan akuntan publik
adalah :
a. Jasa pemeriksaan (auditing)
Yaitu bidang pekerjaan profesi akuntansi paling utama yang diberikan kepada
publik. Audit atas laporan keuangan adalah pemeriksaan secara independen
untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang disusun manajemen bagi para
investor, kreditur, serta pihak luar lainnya.
b. Jasa perpajakan (tax service)
Yaitu jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat. Tujuan
pemberian jasa ini adalah untuk memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku
serta untuk membantu membuat perencanaan pajak.

8

c. Jasa akuntansi (accounting service)
Yaitu pemberian jasa yang meliputi aspek yang luas. Akuntan mempunyai
pengetahuan yang mendalam mengenai operasi perusahaan yang diperiksanya.

d. Jasa konsultasi manajemen (management advisory service)

b. Akuntan Intern (private accountant) / Akuntan Manajemen / Akuntan Perusahaan

Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja di perusahaan-perusahaan swasta.
Mereka menjadi bagian dan mendapat gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Tugas akuntan intern antara lain merencanakan sistem akuntansi, mengatur
pembukuan, membuat ikhtisar-ikhtisar keuangan atau bertindak sebagai pemeriksaan
intern. Termasuk ke dalam golongan akuntan intern adalah akuntan yang bekerja di
dalam perusahaan-perusahaan negara, bank-bank pemerintah, Direktorat Jeneral
Pajak dan Instansi pemerintah lainnya. Mereka menerima gaji dari negara dan disebut
sebagai Akuntan Pemerintah.
Tugas akuntan intern adalah :

1. Menyusun sistem akuntansi,
2. Menyusun anggaran
3. Menangani masalah perpajakan,
4. Melakukan pemeriksaan intern,
5. Menyusun laporan keuangan yang ditujukan untuk kepentingan pihak inter dan

ekstern.
c. Akuntan pemerintah (government accountant)

Adalah akuntan yang bekerja pada badan/instansi pemerintah, perusahaan Negara,
bank pemerintah, direktorat jenderal pajak, dan Badan Pengawas Keuangan dan
Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).
Para akuntan pemerintah tergabung ke dalam IAI-KASP (Ikatan Akuntansi
Indonesia Kompartemen Akuntan Sektor Publik). Juga bisa disebut IASP (IKatan
Akuntan Sektor Publik)
Tugas akuntan pemerintah antara lain:
1. Memeriksa dan mengawasi aliran keuangan Negara,
2. Melakukan perancangan system akuntansi untuk pemerintah

9

d. Akuntan Pendidik
Adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi yaitu mengajar,
menyusun kurikulum bidang pendidikan akuntansi baik pada Tingkat Sekolah
Menengah Atas maupun perguruan tinggi yang kemudian disebut sebagai Guru
Akuntansi dan Dosen Akuntansi. Di Indonesia, para akuntan pendidik tergabung ke
dalam IAI-KAPd (Ikatan Akuntansi Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik).

3. Etika Profesi Akuntan
Etika profesi akuntan adalah suatu pedoman bagi para akuntan dalam

menjalankan profesinya. Akuntan memiliki tanggung jawab profesi untuk
memberikan informasi kepada pihak dengan beragam kepentingan. Etika profesi
wajib dimiliki oleh seorang akuntan agar pemakai informasi tidak dirugikan.

Etika profesi dikeluarkan oleh organisasi untuk mengatur perilaku
anggotanya dalam menjalankan praktik profesinya bagi masyarakat. Etika profesi
bagi praktik akuntan di Indonesia disebut dengan istilah kode etik dan dikeluarkan
oleh IAI sebagai organisasi profesi akuntan. Kode Etik Profesi Akuntan Publik
(KEPAP) adalah aturan etika yang harus diterapkan oleh anggota Institut Akuntan
Publik Indonesia atau IAPI (sebelumnya Ikatan Akuntan Indonesia – Kompartemen
Akuntan Publik atau IAI-KAP) dan staf professional (baik yang anggota IAPI
maupun yang bukan anggota IAPI) yang bekerja pada satu Kantor Akuntan Publik
(KAP).

Sehubungan dengan perkembangan yang terjadi dalam tatanan global dan tuntutan
transparansi serta akuntabilitas yang lebih besar atas penyajian laporan keuangan.
IAPI merasa adanya suatu kebutuhan untuk melakukan percepatan dan proses
pengembangan dan pemutakhiran standar profesi yang ada melalui penyerapan
Standar Profesi Internasional, antara lain:

a. Integritas
Akuntan professional harus tegas dan jujur dalam semua keterlibatannya dalam
hubungan professional dan bisnis.

b. Objektivitas
Akuntan professional seharusnya tidak membiarkan bias, konflik kepentingan
atau pengaruh yang berlebihan dari orang lain untuk mengesampingkan
penilaian professional atau bisnis.

10

c. Kompetensi profesional dan ketangguhan
Akuntan professional mempunyai tugas yang berkesinambungan untuk
senantiasa menjaga pengetahuan dan keahlian professional pada tingkat
yang diperlukan untuk memastikan klien atau atasan menerima jasa
professional yang kompeten berdasarkan perkembangan terkini dalam
praktik, legalisasi, dan teknis. Seorang akuntan professional harus bertindak
tekun dan sesuai dengan standar teknis dan professional yang berlaku dalam
memberikan layanan professional.

d. Kerahasiaan
Akuntan professional harus menghormati kerahasiaan informasi yang
diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau
mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak
atau kewajiban professional atau hokum untuk mengungkapkan.

e. Perilaku professional
Akuntan professional harus konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan
menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.

11

LATIHAN SOAL

Pilihan Ganda

1. Berikut yang termasuk profesi not-for-profit accounting adalah.....

a. Akuntan pendidik dan akuntan pemerintah

b. Akuntan publik dan akuntan pemerintah

c. Akuntan manajemen dan akuntan pendidik

d. Akuntan pendidik dan akuntan publik

e. Akuntan manajemen dan akuntan pemerintah

2. Organisasi profesi akuntan di indonesia disebut dengan.....

a. Ikatan akuntan Indonesia d. Ikatan akuntan publik Indonesia

b. Akuntan publik bersertifikat e. Indonesian accounting organization

c. Ikatan akuntansi Indonesia

3. Berikut yang bukan merupakan tugas akuntan manajemen (intern) yaitu.....

a. Menyusun sistem akuntansi

b. Menyusun laporan akuntansi kepada pihak-pihak diluar perusahaan

c. Menyusun laporan akuntansi kepada manajemen

d. Penyusunan anggaran

e. Melakukan pemeriksaan intern dan memungut pajak

4. Pihak yang berkepentingan untuk mengevaluasi kemampuan perusahan dalam

mempertahankan kontinuitas usahanya dan kemampuanya dalam memberikan

jaminan mutu produk dan sebagainya adalah......

a. Investor d. Karyawan

b. Kreditur e. Pelanggan

c. Manajemen

5. Perhatikan jasa-jasa berikut:

1) Perlakuan 3) Konsultasi manajemen

2) Pelayanan prima 4) Akuntansi

Berikut yang termasuk pemberian jasa yang diberikan akuntan publik ditunjukan

pada nomor......

a. 1) dan 2) d. 2) dan 4)

b. 1) dan 3) e. 1) dan 4)

c. 3) dan 4)

12

6. Yang merupakan kegunaan informasi akuntansi adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. sebagai bahan untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan.
b. alat untuk pengendalian perusahaan.
c. sebagai dasar untuk membuat keputusan bagi manajemen.
d. sebagai laporan pertanggungjawaban untuk dijadikan sebagai
acuan dalam pengambilan keputusan bagi stakeholder.
e. sebagai alat untuk menentukan batasan kuantitas hasil produksi optimal.

7. Berikut ini adalah prinsip dasar etika
1) Menghindari pelanggaran etika yang terlihat remeh
2) Memusatkan perhatian pada reputasi jangka panjang
3) Memfokuskan pada pelanggaran yang bernilai besar
4) Bersiap menghadapi konsekuensi yang kurang baik bila berpegang pada
perilaku etis
5) Memusatkan perhatian pada reputasi akuntan dan perusahaan
Tiga prinsip dasar perilaku etis bagi akuntan adalah… .
a. 1, 2, dan 3
b. 2, 4, dan 5
c. 1, 2, dan 4
d. 1, 3, dan 5
e. 2, 3, dan 4

8. Berikut ini pemakai informasi akuntansi.
1) Manajemen
2) Pemilik
3) Karyawan
4) Pemerintah

Yang termasuk pemakai informasi akuntansi ekstern adalah....
a. 1) dan 2)
b. 1), 2) dan 3)
c. 1), 3) dan 4)
d. 1), 2) dan 4)
e. 2), 3) dan 4)

9. Berikut adalah informasi akuntansi, kecuali ….
a. jumlah saham perusahaan
b. data tagihan perusahaan

13

c. jumlah investasi jangka pendek

d. jumlah pegawai perusahaan

e. jumlah perlengkapan kantor
10. Perusahaan “Abadi“ pada akhir tahun 2021 menyusun laporan keuangan

sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada pihak intern maupun

ekstern yang akan memberikan berbagai manfaat sebagai berikut :

ABC

1. Sebagai dasar 1. Sebagai bahan 1. Sebagai dasar
memperhitungkan pertimbangan untuk memperhitungkan
berapa bagian laba atau mengucurkan kredit berapa bagian laba atau
deviden yang akan bagi yang akan diberikan deviden yang akan
diterima
2. Digunakan sebagai 2. Sebagai dasar
dasar untuk menentukan memperhitungkan 2. Sebagai dasar
harga jual suatu produk berapa bagian laba atau pengambilan kebijakan
perusahaan deviden yang akan untuk menentukan
diterima jumlah produksi di
3. Sebagai bahan perusahaan.
pertimbangan untuk 3. Mengetahui
melanjutkan atau perkembangan usaha 3. Sebagai bahan
menghentikan untuk menentukan pertimbangan untuk
investasinya kebijakan yang akan menambah atau
diambil. mengurangi modalnya

Manfaat laporan keuangan perusahaan bagi Pak Alex sebagai investor di perusahaan

tersebut adalah ....

a. A1, B1, dan C2

b. A1, B2, dan C3

c. A2, B1, dan C2

d. A2, B1, dan C3

e. A3, B2, dan C3
11. Berikut ini adalah kegunaan akuntansi bagi dunia bisnis, kecuali ….

a. menyediakan informasi ekonomi suatu perusahaan yang relevan untuk

pengambilan keputusan investasi dan kredit yang tepat

b. menjadi media komunikasi bisnis antara manajemen dan pengguna eksternal

mengenai posisi keuagan, perubahan posisi keuangan dan arus kas perusahaan

c. menjadi satu-satunya alat pengambilan keputusan yang sama bagi semua pihak

yang berkepentingan terhadap kondisi keuangan perusahaan

d. menjadi bentuk pertanggung jawaban manajemen (stewardship) kepada pemilik

perusahaan

e. menjadi gambaran kondisi perusahaan dari satu periode ke periode berikutnya

mengenai pertumbuhan/kemunduran dan memungkinkan untuk diperbandingkan

14

dengan perusahaan lain pada industri yang sejenis
12. Akuntan yang menjalankan fungsi perencanaan secara bebas (independen) terhadap

laporan keuangan perusahaan dan organisasi lain, dan hasil laporan dinyatakan dalam
laporan akuntansi yang berisi pendapat tentang kewajaran atau kelayakan laporan
keuangan yang diperiksanya adalah ....
a. Akuntan Privat/internal/manajemen
b. Akuntan Pendidik
c. Akuntan Publik/eksternal
d. Akuntan Sosial
e. Akuntan Pemerintah
13. Perusahan Anugrah membuat laporan keuangan setiap akhir tahun sebagai bentuk
pertanggungjawaban seorang manajer, laporan tersebut mempunyai manfaat sebagai
berkut:
1) Sebagai masukan untuk menambah dan mengurangi modal yang ditanam
2) Memperhitungkan prospek usaha perusahaan sebelum melakukan investasi
3) Untuk menentukan kebijakan perusahaan yang akan diambil
4) Sebagai dasar analisis kegiatan perusahaan selama satu tahun
5) Sebagai bahan pertimbangan untuk menyusun rencana kerja
Yang merupakan manfaat laporan keuangan bagi manajer adalah.…
a. (1), (2), dan (4)
b. (1), (3), dan (4)
c. (2), (3), dan (4)
d. (2), (3), dan (5)
e. (3), (4), dan (5)
14. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan perusahaan memiliki banyak manfaat
bagi pihak-pihak tertentu. Berikut ini yang merupakan manfaat laporan keuangan
bagi investor adalah ....
a. mengetahui perkembangan usaha untuk menentukan kebijakan yang akan diambil
b. dapat memperhitungkan bagian laba atau deviden yang akan dibagikan
c. mengetahui besar/kecil laba perusahaan untuk menentukan nilai pajak
d. memperhitungkan prospek usaha perusahaan sebelum menentukan investasi
e. sebagai masukan untuk menambah atau mengurangi modal yang ditanamkan

15

15. Perhatikan berbagai tugas akuntan berikut:
1) Agus, Akt membuka kantor menyediakan pelayanan konsultasi pajak
2) Budi, Akt bekerja sebagai manajer keuangan pada perusahaan terkenal
3) Candra, Akt bekerja sebagai staf di kantor menteri keuangan
4) Doni, Akt mengajar di Fakultas Ekonomi PTS ternama
5) Ervan, Akt menyediakan jasa pemeriksaan akuntansi kepada perusahaan yang
membutuhkan.

Berdasar pernyataan di atas, yang termasuk akuntan publik adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 5
c. 2 dan 3
d. 3 dan 4
e. 4 dan 5

Uraian
1. Sebutkan definisi akuntansi ditinjau dari sudut pandangnya?
2. Pemakai informasi akuntansi dapat digolongkan menjadi 2 yaitu pihak intern dan
esktern. Jelaskan siapa yang dimaksud pihak intern dan ekstern tersebut, dan mengapa
mereka memerlukan informasi akuntansi?
3. Sejalan dengan pembidangan jabatan akuntan, akuntansi dapat dikelompokkan ke dalam
berbagai bidang. Sebut dan jelaskan bidang-bidang akuntansi tersebut?
4. Sebutkan dan jelaskan akuntan berdasarkan profesinya !
5. Sebutkan dan jelaskan yang termasuk kode etik profesi akuntan !

16

Pilihan Ganda KUNCI JAWABAN Jawaban

No. Jawaban No. Jawaban No. C
6 E 11 C
1A 7 B 12 E
2A 8 E 13 D
3E 9 A 14 B
4C 10 E 15
5C

Uraian
1. Pengertian akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut pandang, yaitu :

a. Definisi dari Sudut Pandang Pemakai “suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan
untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan- kegiatan suatu organisasi”.
Informasi yang dihasilkan akuntansi diperlukan untuk:

• Membuat perencanaan yang efektif, pengawasandan pengambilan keputusan oleh manajemen
• Pertanggung jawaban organisasi kepada para investor, kreditur, badan pemerintah,dsb.
b. Definisi dari Sudut Proses Kegiatan “suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan
mengomunikasikan peristiwa- peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang
berkepentingan”.

2. Pemakai informasi akuntansi

a. Pihak Intern: pimpinan perusahaan (Manajemen). Manajemen mengunakan informasi akuntansi sebagai dasar
untuk membuat perencanaan, membuat kebijakan dimasa yang akan datang, mengadakan pengawasan terhadap
kegiatan-kegiatan perusahaan yang dikelolanya dan mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapainya.

b. Pihak Ekstern, antara lain:

1) Pemilik Perusahaan: membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui maju mundurnya
perusahaan dan menilai keberhasilan selama periode tertentu.

2) Investor: membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai prospek usaha suatu perusahaan,
bagaimana posisi keuangan perusahaan tersebut, sehingga dapat mengambil

3) Kreditur: Informasi akuntansi diperlukan kreditor untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam
pemberian kredit. Para kreditur sangat memperhatikan likuiditas dan solvabilitas perusahaan yang
akan diberikan kredit selama jangka waktu yang direncanakan.

4) Pemerintah: memerlukan informasi akuntansi untuk tujuan penentuan besarnya pajak yang harus
dibayar oleh perusahaan dan untuk pengawasan pajak.

17

5) Karyawan: karyawan dapat menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan upah/gaji, jaminan,
asuransi-asuransi, dan kelangsungan hidup perusahaan.

6) Pemasok: memerlukan informasi akuntansi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar
utang atas pembelian barang yang dibeli perusahaan pada saat sebelum/sesudah jatuh tempo.

7) Pelanggan: memerlukan informasi akuntansi untuk menilai kelangsungan usaha perusahaan.

3. Macam akuntansi menurut tujuannya:
a. Akuntansi Keuangan (financial accounting)
Adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya mengolah data keuangan menjadi
laporan keuangan, untuk diinformasikan terutama kepada pihak-pihak di luar
perusahaan. Akuntansi keuangan disebut juga akuntansi umum (general accounting).
Sasaran (obyek) kegiatan akuntansi keuangan adalah transaksi keuangan yang sudah
terjadi (data historis) yang menyangkut perubahan aktiva, kewajiban dan ekuitas
perusahaan.
b. Akuntansi Manajemen (management accounting)
Adalah bidang akuntansi yang bertujuan menyediakan informasi untuk pihak
manajemen perusahaan untuk mendukung operasi sehari-hari dan untuk membuat
perencanaan dan kebijakan untuk masa yang akan datang. Bidang akuntansi ini
membahas masalah-masalah khusus yang dihadapi para manajer dari berbagai
jenjang organisasi. Tugas akuntansi manajemen adalah menemukan alternatif-
alternatif tindakan dan membantu memilih alternatif terbaik. Untuk mengamankan
kebijakan yang diambil, akuntansi manajemen juga melakukan fungsi pengawasan.
c. Akuntansi Pemeriksaan (auditing)
Adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan independen
terhadap catatan-catatan akuntansi pendukung laporan keuangan perusahaan dan
memberikan pendapat mengenai kelayakan, kewajaran, dan keandalan laporan
keuangan tersebut. Pemeriksaan bersifat bebas (independen) dalam artian tidak
berorientasi (berpihak) kepada kepentingan pihak-pihak tertentu sehingga hasil
pemeriksaan akuntan dapat dijamin obyektifitasnya
d. Akuntansi Biaya (cost accounting)
Adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan data yang diperlukan
untuk penetapan dan pengendalian biaya. Lingkupnya biaya selama proses produksi
dan harga pokok barang yang sudah diproduksi. Biaya yang dimaksud meliputi biaya
bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik.

18

e. Akuntansi Perpajakan (tax accounting)
Adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan laporan yang
diperlukan untuk penetapan pajak. Tugas akuntan pajak adalah membantu dalam
perencanaan pajak dan penyusunan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT).

f. Akuntansi Penganggaran (budgeting)
Adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyusun rencana keuangan untuk
periode tertentu di masa datang dan membandingkan hasil operasi dengan rencana
yang telah ditetapkan. Perencanaan anggaran meliputi pengalokasian dana, besarnya
dana, dan sumber dana.

g. Akuntansi Pemerintahan (government accounting)
Adalah akuntansi yang mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan data
keuangan yang terjadi pada badan-badan pemerintah. Kegiatannya berhubungan
dengan masalah pemeriksaan keuangan negara, sering disebut dengan istilah
administrasi keuangan negara.

h. Sistem Akuntansi (accounting system)
Adalah akuntansi yang mengkhususkan diri pada penetapan prosedur dan
pengendalian data keuangan sehingga proses pencatatan akuntansi dapat berjalan
dengan cepat, efektif dan efisien.

4. Akuntan berdasarkan profesinya:
a. Akuntan Publik (public accountant)
Adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas/independen
terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi lain, serta memberikan jasa
kepada pihak-pihak yang memerlukan. Untuk menjadi akuntan public harus mendapat
izin dari departemen keuangan. Tugas-tugas akuntan publik antara lain :
• Melakukan pemeriksaan (auditing)
• Memberikan jasa perpajakan (tax services)
• Memberikan jasa konsultasi manajemen (management advisory service)
• Menyusun sistim akuntansi
• Melakukan studi kelayakan
b. Akuntan Intern (akuntan privat atau private accountant)
Adalah akuntan yang bekerja di dalam perusahaan atau organisasi tertentu (sebagai
karyawan). Tugas akuntan intern antara lain :
• Menyusun sistem akuntansi

19

• Menyusun laporan keuangan yang ditujukan untuk pihak ekstern maupun intern
perusahaan

• Melaksanakan kegiatan akuntansi
• Menyusun anggaran
• Menangani masalah perpajakan
Melakukan pemeriksaan intern
c. Akuntan Pemerintah (government accountant)
Adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah. Contohnya akuntan yang
bekerja di departemen keuangan, BPK, dan BPKP.
d. Akuntan Pendidik
Adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, yaitu mengajar, menyusun
kurikulum pendidikan akuntansi, dan melakukan penelitian ilmiah di bidang
akuntansi.
5. Kode etik profesi akuntan:
a. Tanggung jawab, artinya seorang akuntan harus bertanggung jawab untuk

kepentingan publik
b. Integritas, artinya seorang akuntan harus menjalankan tugas-tugasnya dengan penuh

kejujuran untuk menjaga kepercayaan publik
c. Obyektif, artinya seorang akuntan mampu mengungkap data apa adanya
d. Independen, artinya seorang akuntan harus bebas pengaruh, tidak dikendalikan

pihak-pihak lain dan tidak tergantung pada pihak lain
e. Cermat dan teliti dalam menjalankan tugasnya
f. Spesifik dalam memutuskan pemberian jasa dan mempertimbangkan etika

professional lainnya

20

DAFTAR PUSTAKA
Fahrisa, Risya, (2015), Pengantar Akuntansi. Bandung: Yhama Widya.
Hartati, Dwi, (2015), Pengantar Akuntansi Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/rpp/kd-3-2-memahami-jenis-profesi-akuntansi/
https://www.scribd.com/document/391311886/1-Bahan-Ajar-Akuntansi-Dasar-KD-3-2
https://www.trusvation.com/8-etika-profesi-akuntansi-yang-harus-dimiliki-akuntan/
Sucipto, Toto, (2014), Pengantar Akuntansi dan Keuangan. Jakarta: Yudhistira

21


Click to View FlipBook Version