materi bahasa indonesia Resensi Buku Maria Ermilinda Dua lering
Pengantar Meresensi sebuah buku berarti merupakan aktivitas seseorang untuk menyampaikan gagasan secara tertulis dalam hal mengukur baik buruknya suatu buku. Hal-hal yang diukur dari satu buku tersebut meliputi isi, struktur penyajian, serta manfaatnya bagi pembaca. Bukan hanya buku saja, berbagai hal dapat kamu resensikan. Seperti pada buku The Art of Restaurant Review yang mengulas mengenai cara menjadi jurnalis boga yang baik dan membuat resensi sebuah restoran yang baik. Pengertian resensi buku ialah memberikan tinjauan kritis atau penilaian terhadap kualitas suatu buku Tujuan Resensi Membantu pembaca (publik) yang belum berkesempatan membaca buku yang diresensi, Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan, Mengetahui perbandingan buku-buku karya penulis lain yang sejenis Bagi penulis buku, informasi sangat bermanfaat bagi kreatifitasnya
Unsur Resensi 1.Judul Resensi Judul merupakan bagian pemikat sebagai daya tarik pada pandangan pertama bagi membaca. Bagian inilah yang bisa mencuri hati pembaca untuk mengenal suatu buku. Selain menggambarkan isi resensi secara garis besar, judul harus ditulis dengan menarik yang membuat pembaca ingin terus membaca hingga akhir kalimat bahkan sampai membuktikannya dengan membeli sendiri suatu buku yang usai diresensi. 2. Identitas Buku Identitas buku merupakan gambaran umum yang ada dari dalam buku yang berisi yakni judul buku, nama pengarang, tahun terbit dan tahun cetaknya, ketebalan buku, nomor edisi buku, penerbit, harga buku bila perlu sampai ukuran buku. 3.Intisari Buku Pada bagian ini yang dibahas adalah sinopsis. Saat menulisnya, tidak perlu memperhatikan kronologi cerita. Kamu bisa menulis sinopsis secara bebas. Perlu banget dengan merangkai sebuah sinopsis yang memancing rasa ketertarikan pembaca tanpa perlu menulis secara lengkap isi dari buku sehingga dengan tulisanmu membuat pembaca terbius dan membaca buku aslinya. 4.Biografi Pengarang Unsur berikutnya membicarakan tentang pengarang atau penulis buku. Bagian ini biasanya ditulis secara ringkas. Di dalamnya terdapat kehidupan si penulis mulai dari latar belakang, keahlian, sampai karya-karyanya. Ketika sedang menulis biografi pengarang merupakan unsur yang esensial di dalam resensi karena track record, citra seorang penulis yang namanya banyak dikenal akan memunculkan rasa penasaran pembaca. Di samping itu, pembaca mempunyai gambaran mengenai kisah dan karir penulis selama ini dan penghargaan maupun prestasi selama ia berkarir. Bagian ini menjadi salah satu poin petunjuk pembaca untuk menentukan suatu buku. 5. Kelebihan dan Kekurangan Buku Unsur vital yang harus ada selanjutnya adalah pandangan terhadap sebuah buku serta isi didalamnya. Umumnya berisi penilaian kelebihan dan kekurangan buku. Bagian inilah yang berisi pendapat terhadap buku yang diulas. Bagian ini pula yang dilihat kembali secara seksama oleh pembaca untuk memastikan apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak, apakah sesuai dengan yang dicari atau tidak.
6. Kesimpulan Bagian unsur terakhir yakni pada penulisan sebuah kesimpulan. Kamu dapat menulis opini tentang buku. Isinya bisa berupa kritikan dan masukan yang ditujukan kepada penulis buku. Kamu tidak bisa memberikan rekomendasi kepada pembaca. Wah, sudah pada tahu nih apa-apa saja yang perlu ada saat meresensi buku, lalu apa saja manfaat menulis resensi buku? Seorang yang menggeluti di bidang ini ada julukannya yakni “resensator”. Manfaat Meresensi Sebuah Buku Bahan pertimbangan, resensi sangat berguna sebagai bahan pertimbangan untuk pembaca dan mampu mempengaruhi mereka terkait suatu karya. Sarana promosi, resensi pada suatu karya bisa dijadikan sebagai sarana promosi yang sangat efektif, sehingga karya tersebut nantinya bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat. Pengembangan kreativitas, kemampuan menulis dan juga tingkat kreativitas seseorang akan berkembang lebih baik dengan menulis suatu resensi. Nilai ekonomis, saat suatu resensi diterbitkan dalam suatu majalah ataupun koran, maka penulis umumnya akan diberikan imbalan dalam bentuk uang ataupun hal lainnya. Jenis-Jenis Resensi Pertama, resensi informatif yang di dalamnya hanya berisi informasi terkait seluruh isi pada sebuah karya secara ringkas dan umum. Kedua, resensi deskriptif yang di dalamnya akan mengulas sebuah karya secara lebih jelas di setiap bagiannya. Terajhir, resensi kritis yang berisi kritik, objektif, dan berbentuk ulasan lengkap dengan menggunakan metodologi pengetahuan khusus. Terdapat tiga jenis resensi yang harus Anda ketahui. Tapi, sebuah resensi bisa menerapkan ketiganya dalam waktu yang bersamaan. 1. 2. 3.
Struktur Teks Resensi Identitas, yang di dalamnya berisi judul buku, penerbit, tahun penerbit, nama pengarang, dimensi buku, dan tebal halaman. Bagianbagian ini bisa tidak disertakan secara langsung, seperti dalam bagian teks ulasan dalam film ataupun lagu. Orientasi, di dalamnya berisi penjelasan terkait kelebihan pada suatu karya, seperti bentuk penghargaan yang pernah diperoleh pada karya tersebut. Biasanya, orientasi akan ditempatkan pada paragraf awal. Sinopsis, berisi ringkasan yang mampu menggambarkan pemahaman penulis terkait isi suatu karya. Analisis, adalah suatu penjelasan terkait adanya unsur cerita, seperti alur, tema, dan penokohan. Evaluasi, di dalamnya berisi penjelasan terkait kelebihan dan juga kekurangan atas suatu karya. Terdapat struktur teks pada resensi yang akan saling melengkapi satu sama lain. Beberapa struktur teks tersebut adalah sebagai berikut: Jenis-Jenis Resensi Pertama, resensi informatif yang di dalamnya hanya berisi informasi terkait seluruh isi pada sebuah karya secara ringkas dan umum. Terdapat tiga jenis resensi yang harus Anda ketahui. Tapi, sebuah resensi bisa menerapkan ketiganya dalam waktu yang bersamaan. 1. 2.Kedua, resensi deskriptif yang di dalamnya akan mengulas sebuah karya secara lebih jelas di setiap bagiannya. 3. Terajhir, resensi kritis yang berisi kritik, objektif, dan berbentuk ulasan lengkap dengan menggunakan metodologi pengetahuan khusus.
Langkah-langkah Resensi Buku Menulis resensi sebenarnya gampang-gampang susah. Beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam membuatnya adalah sebagai berikut: 1.Kenalilah seluruh aspek karya yang ingin Anda buat, mulai dari tema, isi, hingga jenis karyanya. 2.Tandailah beberapa bagian yang Anda rasa cukup menarik. Nantinya, hal tersebut akan membantu Anda dalam menuliskan bagian apa saja yang memang harus di masukkan di dalamnya. 3. Membuat sinopsis terkait hasil karya tersebut. 4. Terakhir, mulailah menilai kualitas karya yang ingin Anda buat, baik itu dari sisi kualitas ataupun kuantitas dari karya tersebut. Contoh Resensi Buku Judul buku: Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Pengarang: Mark Manson Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia Tanggal Terbit: 20 Februari 2005 ISBN: 9786024526986 Tebal halaman: 256 halaman Lebar: 14.0 cm Panjang: 21.0 cm A. Identitas Buku : B.Sinopsis Buku: “Apapun masalahnya, konsepnya sama: selesaikan masalah, lalu berbahagialah. Sayangnya bagi banyak orang, rasanya hidup tidak sesederhana itu. Itu karena mereka menghadapi masalah dengan paling tidak satu dari dua cara berikut: penyangkalan atau mentalitas korban” (hal 37)
C. Isi Resensi: Buku ini menceritakan seorang Charles Bukowski seorang pecandu alkohol senang bermain perempuan,penjudi kronis,kasar, kikir,dan tukang utang.Ia bercita-cita menjadi seorang penulis. Karya Bukowski selalu ditolak oleh hampir setiap majalah, tetapi hal tersebut tidak membuatnya menyerah ia tetap menulis dan membuat puisi. Sehingga dengan pengalamannya ia memiliki sikap bodo amat Dalam bukunya yang berisi makna cuek yang bukan berarti tidak peduli terhadap apapun, Charles Bukowski gambaran sederhana untuk mengarahkan kembali ekspektasi hidup dalam memilih apa yang penting karena pada intinya hidup hanyalah rentetan masalah yang tidak ada ujungnya. D.Kelebihan Buku: Melalui karakter tokoh Charles Bukowski yang kuat dan gigih, kita mendapat makna tersendiri untuk bersikap cuek, dan tetap bahagia menatap masalah yang sedang dialami E. Kekurangan Buku: Meskipun judulnya seolah memberi kesan tentang kiat-kiat cuek, tapi ternyata tidak cuek disini menggambarkan seorang pejuang yang meraih impian dengan segala rintangan. Sumber : https://www.gramedia.com/literasi/contohresensi-buku/ https://nyalanesia.id/menulis-resensi-buku/