The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR GEO X TENAGA ENDOGEN (TEKTONISME DAN SEISME)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by estisrimaswati, 2022-12-29 21:38:30

BAHAN AJAR TEKTONISME DAN SEISME

BAHAN AJAR GEO X TENAGA ENDOGEN (TEKTONISME DAN SEISME)

Keywords: tektonisme dan seisme

1


DAFTAR ISI
Daftar Isi ...................................................................................................................................... i
A. PENDAHULUAN
1. Deskripsi Singkat ...................................................................................................................... 1
2. Relevansi ................................................................................................................................... 1
3. Petunjuk Belajar ........................................................................................................................ 1
B. INTI
1. Capaian Pembelajaran .............................................................................................................. 1
2. Sub Capaian Pembelajaran ....................................................................................................... 1
C. Uraian Materi
1. Tenaga Endogen ………………………………………………………………………….. 2
2. Tektonisme ............................................................................................................................. 2

a) Epirogenesa ……………………………………………………………………………. 2
b) Orogenesa …………………………………………………………………………….... 3
3. Seisme ……............................................................................................................................. 4
4. Pengaruh Tektonisme dan Seisme Bagi Kehidupan ……………………………………. 5
D. PENUTUP
Rangkuman .............................................................................................................................. 6
E. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT……………………………………………….. 7
Latihan Soal………………………………………………………………………………….. 8
Daftar Pustaka ............................................................................................................................. 14

i


A. PENDAHULUAN

1. Deskripsi Singkat
Tenaga endogen atau disebut juga tenaga konstruktif adalah tenaga yang berasal dari
dalam bumi. Proses endogen merupakan dinamika di dalam litosfer sebagai akibat proses
fisika dan kimia berupa tekanan terhadap lapisan-lapisan batuan pembentuk litosfer atau
aktivitas magma. Tenaga endogen dapat berupa tekanan vertikal dan horizontal. Tekanan
vertikal menimbulkan tonjolan di permukaan bumi, sedangkan tekanan horizontal
memunculkan lipatan-lipatan muka bumi, retakan, dan pematahan lapisan-lapisan litosfer
sampai membentuk sesar.
Selain itu, yang termasuk tenaga endogen juga yaitu seisme atau gempa adalah getaran
yang terjad di permukaan bumi karena pergerakan lempeng bumi (kerak bumi). Seisme
terjadi akibat dari pelepasan energi secara tiba-tiba sehingga menimbulkan gelombang
seismik.

2. Relevansi
Materi yang dikembangkan adalah bahan ajar untuk menunjang penguatan kemampauan
profesional guru di Sekolah Menengah Atas pada bidang Geografi.

3. Petunjuk Belajar
1) Bacalah kegiatan belajar tentang litosfer ini sebaik-baiknya dengan cermat.
2) Sebaiknya Anda juga mengkaji materi yang relevan dari sumber-sumber yang lain.
3) Setelah membaca kerjakan latihan soal pada bagian akhir modul ini dan cocokkan
dengan kunci jawaban yang tersedia. Belajar Anda diangap tuntas jika minimal skor
yang saudara peroleh 70.
4) Jika Saudara mendapatkan skor kurang dari 70 maka saudara dinyatakan belum tuntas
sehingga perlu mempelajari lagi lebih cermat bagian-bagian yang belum dikuasai.

B. INTI
1. Capaian Pembelajaran
Peserta mampu menganalisis dinamika litosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan
manusia
2. Sub Capaian Pembelajaran
Peserta mampu mendeskripsikan bentuk muka bumi akibat proses Tektonisme dan
Seisme, mengasosiasikan uraian data dan informasi tentang proses Tektonisme dan
Seisme di lingkungan sekitar, dan menganalisis proses Tektonisme dan Seisme dan
pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari.

C. URAIAN MATERI
Dalam bahan ajar ini akan dibahas mengenai Daur batuan, Jenis batuan, dan manfaat batuan
dalam kehidupan.

1


1. Tenaga Endogen
Bumi merupakan planet yang tersusun atas berbagai macam lapisan. Lapisan- lapisan
yang menyusun Bumi ini bisa terdiri atas batuan, tanah ataupun air. Di dalam Bumi juga
terdapat lempeng- lempeng benua yang menyusun Bumi. Apa yang ada di bawah
permukaan Bumi ini bisa mengeluarkan berbagai macam tenaga. Tenaga- tenaga yang
dimiliki oleh Bumi ada beberapa jenis. Adapaun tenaga- tenaga yang dimiliki oleh
Bumi antara lain adalah tenaga endogen dan tenaga eksogen.
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan
perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi
menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar)
tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit, atau pegunungan. Pada
bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara
umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme
atau gempa.
Ciri khas yang dimiliki oleh tenaga endogen ini bahwasannya tenaga endogen
mempunyai sifat membentuk permukaan Bumi menjadi tidak rata. Sehingga suatu
permukaan Bumi bisa saja terjadi karena tenaga endogen itu sendiri. Daerah yang pada
awalnya rata bisa menjadi tidak rata, dan sebaliknya, daerah yang mulanya tidak rata
bisa menjadi rata. Sebagai hasil dari tenaga endogen ini bisa berupa gunung, bukit
ataupun pegunungan. Dari sinilah kita mengetahui bahwa hasil dari tenaga endogen ini
bisa berupa cembungan maupun berupa cekungan.

2. Tektonisme
Tektonisme adalah tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak
(dislokasi) atau perubahan bentuk (deformasi) pada lapisan kulit bumi. Berdasarkan luas
dan waktu terjadinya, gerakan tektonisme dibedakan menjadi dua macam, yaitu gerak
epirogenetik dan gerak orogenetik.
a. Gerak Epirogenetik
Gerak epirogenetik adalah gerakan pada lapisan kulit bumi yang relatif lambat dan
terjadi dalam waktu yang lama, serta meliputi daerah yang luas. Gerak epirogenetik
terdiri atas epirogenetik positif dan negatif.
1) Epirogenetik positif, yaitu gerak turunnya daratan sehingga permukaan air laut
seolah-olah naik. Sebagai contoh, turunnya pulau-pulau di Indonesia bagian
timur (Kepulauan Maluku dari pulau-pulau barat daya sampai Pulau Banda).

2


2) Epirogenetik negatif, yaitu gerak naiknya daratan sehingga permukaan air
seolah-olah turun. Contohnya, peristiwa naiknya Pulau Buton dan Pulau Timor.

b. Gerak Orogenetik
Gerak orogenetik atau biasa disebut proses pembentukan pegunungan adalah
gerakan pada lapisan kulit bumi yang relatif cepat dan terjadi dalam waktu yang
singkat. Gerak orogenetik mencakup tekanan horizontal dan tekanan vertikal yang
menyebabkan terbentuknya lipatan dan patahan.
1) Lipatan, terbagi menjadi lima bentuk, yakni sebagai berikut.
Lipatan tegak: terbentuk karena kekuatan sama yang mendorong dari dua
sisi secara seimbang.
Lipatan miring: terbentuk karena kekuatan tenaga pendorong di salah satu
sisi lebih kuat sehingga salah satu sisinya tampak lebih curam.
Overfoult: terbentuk pada saat tekanan bekerja di salah satu sisi dengan
lebih kuat. Kemudian, sisi itu akan terlipat sesuai arah lipatan.
Recumbent Folt: terbentuk pada saat lipatan yang satu menekan sisi yang
lain, menyebabkan sumbu lipat hampir datar.
Overtrust: terbentuk saat tenaga tekan menekan satu sisi dengan kuatnya
sehingga menyebabkan lipatan menjadi retak.

3


2) Patahan, terbagai menjadi dua macam, antara lain slenk atau graben dan horst.
Slenk atau graben: patahan ini mendorong bagian yang lemah ke atas dan
bagian lainnya ke bawah sehingga slenk atau graben seolah memperlihatkan
adanya lapisan bumi yang anjlok.
Horst: patahan ini mendorong bagian tengah yang lemah terdorong ke atas
sehingga memperlihatkan adanya lapisan bumi yang timbul ke atas.

3. Seisme
Gempa Bumi merupakan tenaga yang seringkali kita rasakan. Bahkan gempa bumi
merupakan suatu bencana alam yang seringkali datang menyerang Indonesia. Indonesia
memang merupakan negara yang rawan sekali dengan gempa. Gempa- gempa yang
terjadi di Idonesia ini terkadang merupakan gempa yang lembut dan tidak terlalu besar,
namun terkadang juga merupakan gempa yang sangat besar dan bisa memporak
porandakan semua bangunan yang ada di permukaan Bumi, bahkan hingga berpotensi
menimbulkan tsunami.
Seisme atau gempa adalah getaran yang terjad di permukaan bumi karena pergerakan
lempeng bumi (kerak bumi). Seisme terjadi akibat dari pelepasan energi secara tiba-tiba
sehingga menimbulkan gelombang seismik. Berdasarkan penyebabnya, gempa dapat
dibedakan menjadi tiga macam, antara lain sebagai berikut.

4


a. Gempa bumi runtuhan (Fall Earthquake) Gempa bumi runtuhan terjadi karena
peristiwa runtuhnya gua-gua besar atau batu-batu raksasa di sisi gunung. Radius
getaran saat gempa bumi runtuhan tidak begitu terasa.

b. Gempa bumi vulkanik (Volcanic Earthquake) Gempa bumi ini diakibatkan oleh
aktivitas gunung berapi. Mayoritas gempa bumi vulkanik mendahului erupsi
gunung api, tetapi sering terjadi pula secara bersamaan. Radius getaran gempa bumi
vulkanik lebih besar daripada gempa bumi runtuhan. Getaran gempa bumi vulkanik
umumnya terasa di daerah yang lebih luas.

c. Gempa bumi tektonik (Tectonic Earthquake) Gempa bumi ini terjadi karena proses
tektonik di dalam litosfer yang berupa pergeseran lapisan batuan tua dan kemudian
mengakibatkan dislokasi. Gempa bumi tektonik berkekuatan sangat besar dan
meliputi daerah yang sangat luas.

4. Pengaruh Tektonisme dan Seisme Bagi Kehidupan
Tenaga tektonisme dan seisme yang mempengaruhi bentuk permukaan bumi memiliki
dampak yang bervariasi bagi kehidupan. Beberapa dampak positif dan negatif dari
kedua macam tenaga endogen tersebut ialah sebagai berikut.
1) Dampak positif tektonisme, yaitu
 Terbentuknya kantong-kantong minyak dan gas alam yang melimpah. Banyak
ditemukan di lipatan dan sesar batuan yang kondisinya menguntungkan.
 Keanekaragaman bentuk Bumi.
Adanya aktivitas tektonisme menyebabkan permukaan Bumi memiliki
pegunungan, danau, sungai, palung, dan dataran.
 Munculnya logam-logam berharga.

5


Aktivitas tektonisme membuat mineral Bumi muncul karena terdorong ke
permukaan atau karena tekanan dan suhu yang sangat tinggi akibat pergerakan
lempeng tektonik. Hal ini bisa menjadi daya tarik dan sumber penghasilan bagi
masyarakat.
 Ada pembentukkan pegunungan dan juga lembah.
Adanya aktivitas tektonik bisa menghasilkan objek-objek dengan pemandangan
alam yang indah, gerakan lipatan dan patahan ini bisa menghasilkan tempat-
tempat yang berpotensi wisata.
Adapun dampak negatif tektonisme ialah terjadinya peristiwa erosi, longsoran, dan
sedimentasi yang mendatangkan kerugian materil dan nyawa.
2) Sama halnya seperti tektonisme, seisme juga membawa dampak negatif berupa
kerugian materiel dan nyawa, serta perubahan struktur tanah akibat bencana alam
yang terjadi. Namun, di sisi lain, seisme juga membawa pengaruh positif dalam
sektor pendidikan. Wilayah dengan latar belakang bencana alam yang pernah
terjadi sebelumnya dapat menjadi sasaran peneliti dalam memecahkan suatu
persoalan di bidangnya.
Semua peristiwa alam di bumi memang bukan terjadi atas dasar keinginan dan
upaya manusia. Namun, sang pencipta mendatangkan peristiwa-peristiwa itu tidak
untuk memberikan penderitaan kepada manusia, melainkan agar manusia menjaga
dan memanfaatkan bumi beserta isinya dengan bijak.

D. PENUTUP
Dalam penutup ini akan disajikan rangkuman materi yang sudah dijelaskan di atas.

Rangkuman
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan
pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak
rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga
endogen ini berubah menjadi gunung, bukit, atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan
bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi
dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa.
Tektonisme terdiri dari gerakan epirogenetik dan orogenetik, merupakan pembentukkan
benua dan pegunungan baik secara cepat ataupun lambat yang bisa menyebabkan perubahan
atau dislokasi di permukaan bumi seperti naik turunnya daratan dan lautan, munculnya
bentukan muka bumi sepeti patahan, lipatan, dan sesar.
Tektonisme dan sesime, keduanya memiliki dampak baik positif maupun negatif terhadap
kehidupan. Sebagai manusia yang bijak, kita harus menemukan nilai yang baik dalam setiap
peristiwa alam atau kejadian, meskipun di satu sisi akan menimbulkan bencana dan
kesedihan seperti gempa Cianjur, akan tetapi pasti akan selalu ada hikmah dibalik kejadian
tersebut.

6


E. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah kegiatan pembelajaran, Ibu/Bapak dapat melakukan umpan balik dengan menjawab
pertanyaan berikut ini:
1. Apa yang Ibu/Bapak pahami setelah mempelajari materi Tektonisme dan Seisme?
2. Pengalaman penting apa yang Ibu/Bapak peroleh setelah mempelajari materi Tektonisme

dan Seisme?
3. Apa manfaat materi Tektonisme dan Seisme terhadap tugas Ibu/Bapak?
4. Apa rencana tindak lanjut Ibu/Bapak setelah kegiatan pelatihan ini?

7


LATIHAN SOAL
Berikan jawaban pada soal-soal berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Ibu/Bapak

terhadap materi yang telah dipelajari!

TES FORMATIF
 Bacalah soal-soal dan jawaban dibawah ini dengan cermat.
 Pilihlah jawaban yang benar dari setiap soal di bawah ini.
 Anda dinyatakan berhasil memahami modul yang dipelajari apabila dapat menjawab dengan

benar sebanyak 70 % dari soal yang diberikan atau 7 soal dijawab dengan benar.
 Apabila jawaban soal yang benar kurang dari 70 %, cobalah mempelajari lebih cermat lagi

materi yang berhubungan dengan jawaban yang masih salah.

1. Pergerakan kulit bumi dalam waktu yang lama, gerakannya lambat dan mencakup wilayah
yang luas disebut dengan gerak...
A. Epirogenetik
B. Orogenetik
C. Konvergen
D. Divergen
E. Sesar

2. Tektonisme merupakan tenaga yang berasal dari dalam bumi. Salah satu dampak positif
aktivitas tektonisme adalah...
A. Menyebabkan erosi di lereng
B. Meningkatkan kesuburan tanah
C. Memunculkan sumber air panas
D. Membentuk bahan tambang energi
E. Meningkatkan aktivitas vulkanisme

3. Perhatikan gambar berikut!

Gambar berikut merupakan jenis lipatan……..
A. Tegak
B. Rebah
C. Menggantung
D. Miring
E. Monoklin

8


4. Hasil dari pergerakan orogenetik adalah...
A. Tektonisme dan Vulkanisme
B. Tektonisme dan seisme
C. Sinklinal dan Antiklinal
D. Lipatan dan Patahan
E. Horst dan Graben

5. Gerak naiknya daratan sehingga terlihat seakan permukaan air turun disebut…
A. Epirogenesa Negatif
B. Epirogenesa Positif
C. Orogenesa
D. Tektonisme
E. Epirogenesa

6. Perhatikan gambar berikut!

Gambar tersebut menggambarkan bentuk muka bumi sebagai akibat gerak……
A. Orogenesa
B. Epirogenesa
C. Vulkanisme
D. Gempa bumi
E. Seisme
7. Contoh daerah yang mengalami penurunan permukaan tanah akibat gerakan epirogenetik
adalah......
A. Kepulauan Maluku
B. Kepulauan Nusa tenggara timur
C. Kepulauan Natuna
D. Kepulauan Oceania
E. Kepulauan Riau

9


8. Perhatikan gambar di bawah ini!

Gambar berikut merupakan pergerakan tektonisme lempeng berupa....
A. Transform
B. Mid ocean ridge
C. Konvergen
D. Divergen
E. Ocean floor spreading
9. Perhatikan gambar berikut!

Bagian patahan yang ditunjukkan pada huruf x adalah ….
A. Sinklin
B. Antiklin
C. Horst
D. Graben
E. Slenk
10. Perhatikan gambar berikut !

10


Pemanfaatan hasil bentukan dari patahan lembang di Jawa Barat oleh masyarakat pada
gambar tersebut merupakan bentuk pemanfaatan pada bidang …
A. Pertambangan
B. Sumber energi
C. Transportasi
D. Pemukiman
E. Pariwisata

KUNCI JAWABAN
1. A
2. D
3. D
4. D
5. A
6. A
7. A
8. A
9. C
10. E

11


DAFTAR PUSTAKA
Yasinto Sindhu. 2016. Geografi Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA dan MA

kelas X. Jakarta:Erlangga.
Bambang Nianto Mulyo, dkk. Geografi 1 Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial untuk kelas X SMA dan

MA. Solo: Wangsa Jatra Lestari.
Pabundu Tika, dkk. Jelajah Dunia Geografi Kelompok Peminatan IPS untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta:

Bumi Aksara.
. 2008. Rock and Mineral. Britannica Illustrated Science Library.
Lobeck, A.K. 1981. Geomorfologi, Pengendalian Kepada Kajian Pandangan Darat. Kuala
Lumpur: Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka.
Moch. Munir. 2003. Geologi Lingkungan. Malang, Bayumedia Publishing.

12


Click to View FlipBook Version