The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sudarsonoragil, 2022-09-10 22:36:53

Demontrasi Kontek tual

Pemikiran Filosofis KHD

Keywords: Sibungsu_1976

demonstrasi
kontekstual

modul 1.1.a.7

PEMIKIRAN FILOSOFIS KI HAJAR DEWANTARA

organisasi dan

PROFIL KI HAJAR karir
DEWANTARA
1908 : Menjadi anggota Boedi Oetomo,
Bernama asli Raden Mas Soewardi organisasi Pemuda yang didirikan Dr.
Soerjaningrat, Ki Hajar Dewantara lahir pada
Soetomo pada 20 Mei 1908
tanggal 2 Mei 1889.

Ia pernah mengenyam pendidikan dasarnya
di Europeesche Lagere School (ELS), sekolah 1912 : Mendirikan Indische Partij, partai
politik pertam di Hindia Belanda,
rendah untuk anak-anak Eropa.
Tamat dari ELS, Ki Hajar Dewantara bersama Douwes Dekker dan Tjipto
melanjutkan pendidikannya di School tot Mangun Koesoemo, ketiganya
Opleiding voor Inlandsche Artsen (STOVIA),
kemudian disebut Tiga Serangkai
alias Sekolah Dokter Jawa.

Sayangnya, ia terpaksa harus berhenti
sekolah karena kondisi kesehatannya. 1913 : Diasingkan ke Belanda karena
Ki Hajar Dewantara akhirnya memilih sekolah mengkritik pemerintah kolonial lewat
formal lingkungan istana Paku Alam. tulisannya yang berjudul "Als ik een
Nederlander was" ( jika saya orang
Wafat di Yogyakarta, 26 April 1959
Belanda )
pokok pemikiran ki ha. jar

dewantara
1922 : Mendirikan sekolah yang diberi
1. Menuntun segala kodrat yang ada pada anak- nama Taman Siswa di Yogyakarta.
anak sehingga anak dapat mencapai titik Sejak itu Soewardi menggunakan
nama Ki Hajar Dewantara
keselamatan dan kebahagian yang setinggi -

tingginya. 1945 : Diangkat sebagai
MenteriPengajaran dalam Kabinet
2. Pendidik Ibarat petani yang menanam padi. Presidensial, kabinet pertama yang
Dalam menanam padi untuk jadi beras unggul, dibentuk setelah Proklamasi
petani harus memiliki berbagai cara dan sabar Kemerdekaan


mengurusnya. 1959 : Ki Hajar Dewantara wafat dan
3. Pendidikan harus berupaya memenuhi kodrat
kebutuhan anak. Kata KHD yaitu " Menghamba pada pemerintah menobatkannya sebagai
anak ". Pendidikan harus di dalam pangkuan ibu Bapak Pendidikan Nasional dan hari
bapak karena hanya dua orang inilah yang dapat
"menghamba pada sang anak" dengan semurni- lahirnya dijadikan Hari Pendidikan
murninya dan se-ikhlas-ikhlasnya, sebab cinta Nasional
kasihnya kepada anak-anaknya boleh dibilang
SUDARSONO
cinta kasih tak terbatas. CALON GURU PENGGERAK
4. Budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan ANGKATAN 6 KOTA BANJAR

perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan
kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan

tenaga/semangat. Budi pekerti yang dimaksud
adalah bahwa pendidikan bisa memanusikan

manusia menuju perbuatan yang baik.
5. Bermain merupakan kodrat anak. Menurut KHD,


Click to View FlipBook Version