The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Windaryati, 2023-01-16 22:16:20

LAPORAN PRAKTIKUM

LAPORAN PRAKTIKUM

41 Gambar 2.18 Source code volume kerucut Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 2.19 Tampilan hasil running volume kerucut


42 Catatan : Nilai tinggi kerucut dan nilai jari – jari bisa dimasukkan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan nilai yang telah ditentukan. Buatlah Flowchart dari Program “Menghitung Volume Kubus” : Flowchart 2.4 Volume Kubus Input nilai rusuk Volume = rusuk*rusuk*rusuk Output hasil volume kubus Selesai Mulai float rusuk, volume


43 Penjelasan : Flowchart diatas diawali dan diakhiri dengan menggunakan simbol terminator, lalu dilanjutkan dengan deklarasi rusuk dan volume dengan menggunakan simbol preparation. Kemudian menginput nilai rusuk menggunakan simbol simbol input/output, lalu menyatakan rumus volume dengan simbol proses, lalu hasil volume kubus ditampilkan menggunakan simbol input/output dan selesai. e. Menghitung Volume Kubus Rumus : Volume = rusuk x rusuk x rusuk Contoh code program Volume Kubus seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main() { int a, vol; cout<<"\t\tProgram Membuat Volume Kubus Dengan C++==\n\n";


44 cout<<"Masukkan Angka Sisi Kubus:"; cin>>a; vol=a*a*a; cout<<"\n Volume Kubus Adalah "<<vol; cout<<"\n\n"; return 0; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Berikut source code untuk sebuah program “Menghitung Volume Kubus” : Gambar 2.20 Source code volume kubus Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini :


45 Gambar 2.21 Hasil running volume kubus Catatan : Nilai sisi kubus bisa dimasukkan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan nilai yang telah ditentukan.


46 Buatlah Flowchart dari Program “Menghitung Volume Tabung” : Flowchart 2.5 Volume Tabung Input nilai jari_jari dan tinggi tabung Volume = 3,14*r*r*t Output hasil volume tabung Selesai Mulai float jari_jari, tinggi


47 Penjelasan : Flowchart diatas diawali dan diakhiri dengan menggunakan simbol terminator, lalu dilanjutkan dengan deklarasi jari - jari dan tinggi dengan menggunakan simbol preparation. Kemudian menginput nilai jari - jari dan tinggi tabung menggunakan simbol simbol input/output, lalu menyatakan rumus volume tabung dengan simbol proses, kemudian hasil volume tabung ditampilkan menggunakan simbol input/output dan selesai. f. Menghitung Volume Tabung Rumus : Volume = Phi x r x r x t Contoh code program Volume Tabung seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; const double phi = 3.14; double volume; double volume_tabung (int r, int tinggi)


48 { volume = phi*r*r*tinggi; return volume; } main() { double t,r; cout<<"Menghitung Volume Tabung"<<endl; cout<<"Masukkan jari - jari tabung : "; cin>>t ;"cout<<endl"; cout<<"Masukkan tinggi tabung : "; cin>>r; "cout<<endl"; cout<<"Volume tabung = "<<volume_tabung (t,r)<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Berikut source code untuk sebuah program “Menghitung Volume Tabung” :


49 Gambar 2.22 Source code volume tabung Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 2.23 Hasil running volume tabung


50 Catatan : Nilai phi, jari – jari dan tinggi tabung bisa dimasukkan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan nilai yang telah ditentukan. 2.6 KESIMPULAN DAN SARAN a. Kesimpulan Variabel dan konstanta merupakan konsep media penyimpanan pada bahasa pemrograman. Pembuatan program dalam bentuk bahasa pemrograman membutuhkan variabel untuk menyimpan nilai baik itu huruf, karakter, atau angka dan operator yang biasanya identik dengan hitungan angka di tipe data integer atau yang memiliki bilangan bulat. Variabel dan konstanta memiliki beberapa jenis yang dapat digunakan dalam bahasa pemrograman C++. b. Saran Untuk variabel yang identik dengan angka atau hitungan, ada baiknya untuk kita memiliki pemahaman pada program menghitung. Pada konstanta juga yang bersifat konstan atau tetap, sebaiknya sebelum disimpan, ada baiknya mengecek kembali agar program berjalan dengan baik. Karena, apabila program telah tersimpan file konstanta tidak dapat diubah kembali.


51 LEMBAR ASISTENSI BAB II


52 BAB III LAPORAN PRAKTIKUM STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION, LOOPING) Disusun Oleh : Nama : Windaryati NPM : 07352211016 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN 2023


53 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION, LOOPING) 3.1 PENDAHULUAN Algoritma memiliki tiga struktur dasar yaitu sequence, selection, dan repetition. Struktur Pemilihan adalah struktur yang digunakan pada program yang memerlukan proses penyajian kondisi untuk mengambil suatu keputusan apakah suatu baris perintah akan diproses atau tidak. Pengujian kondisi ini dilakukan untuk memilih salah satu dari bebarapa alternatif yang tersedia. Tidak semua baris program akan dikerjakan pada struktur ini, melainkan hanya baris yang memenuhi syarat saja. Secara umum, perintah dalam struktur ini berjalan secra runtun atau berurutan mulai dari perintah pertama hingga akhir, namun perintah dapat dibuat berpindah ke perintah lain atau berhenti jika syarat yang ditentukan terpenuhi. Kita dapat menggunakan struktur control pilihan dalam pseudocode untuk menggambarkan sebuah pilihan diantara dua atau lebih tindakan, tergantung kepada sebuah kondisi adalah benar atau salah. Struktur pemilihan ini merupakan suatu implementasi algiritma dalam pemecahan suatu masalah dengan berbagai alternative jawaban yang tersedia dan anda harus mengambil keputusan untuk memilih salah satu jawaban yang tepat. Didalam struktur algoritma pemilihan atau selection tersebut akan kerap sekali ditemukan, sehingga struktur algoritma tidak lepas dari pemilihan atau selection. Apa sih perulangan itu ? Perulangan atau biasa disebut looping yakni suatu proses eksekusi statemenstatemen dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk


54 menghentikannya. Operasi perulangan atau looping selalu dijumpai didalam berbagai bahasa pemrograman, hal tersebut karena struktur perulangan akan sangat membantu dalam efisiensi program. jenis perulangan biasanya ada 3 yakni For, While, dan Do...While. 3.2 TUJUAN PRATIKUM a. Mempraktekan cara penggunaan Aplikasi Dev C++. b. Membuat file kerja dengan Bahasa C++. c. Memulai membuat program baru yang telah dibuat. d. Memanggil atau membuka kembali program yang telah disimpan. e. Membuat program menjadi program yang execute. 3.3 LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN PRATIKUM a. Bukalah aplikasi Dev C++ melalui start menu : Gambar 3.1 Aplikasi Dev C++ b. Tampilan awal tempat tampak seperti gambar dibawah ini :


55 Gambar 3.2 Tampilan awal Dev C++ c. Buatlah program baru dengan cara : File – new – source atau gunakan CTRL – N atau seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.3 Mebuat proyek baru d. Ketik source code programnya seperti gambar dibawah ini :


56 Gambar 3.4 Struktur Code C++ e. Setelah menulis sourcenya, tekan compile and run seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.5 Proses Compile f. Akan muncul diolog untuk menyimpan program Bari nama sesuai keinginan kalian, misal “Menentukan bilangan genap” kemudian save dengan ekstensi “cpp”.


57 Gambar 3.6 Proses Penyimpanan g. Setelah klik save, akan muncul jendela yang menampilkan hasil program Menentukan bilangan genap dan ganjil yang telah dibuat


58 Gambar 3.7 Tampilan hasil running h. Anda telah berhasil membuat program selection atau pemilihan kondisi untuk menentukan bilangan ganji atau genap pada pemograman C++ dengan menggunakan Dev C++. 3.4 LATIHAN KEGIATAN PRAKTIKUM a. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file – new – source atau gunakan CTRL – N kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; int main() { int usia;


59 cout<<"berapa usia anda:"; cin>>usia; if(usia<17) { cout<<"anda tidak boleh menonton bioskop"<<endl; cout<<"kerjakan pr anda..."; } cout<<""<<endl; cout<<""<<endl; cout<<"nama\t\t : Windaryati"<<endl; cout<<"Npm\t\t : 07352211016"<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar.


60 Gambar 3.8 Source code Latihan C++ Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.9 Hasil running Latihan C++


61 3.5 STUDI KASUS Buatlah Flowchart dari Program “Menentukan Bilangan Ganjil Genap” : YA Tidak Mulai Masukkan bilangan bulat Bilangan dibagi 2 dengan operasi sisa bagi Sisa bagi = 0 “Ganjil” Selesai “Genap”


62 Flowchart 3.1 Menentukan bilangan ganjil genap Penjelasan : Flowchart diatas diawali dan diakhiri dengan menggunakan simbol terminator, menggunakan simbol input/output sebagai tempat menuliskan bilangan ganjil atau genap yang ingin dicari. Kemudian menyatakan rumus bilangan dengan cara memabaginya dengan angka dua menggunakan simbol proses. Kemudian seleksi bilangan yang telah dimasukkan dengan simbol decision. Jika bilangan habis dibagi dua hasil output adalah bilangan genap, namun jika bilangan tidak habis dibagi dua maka hasil output adalah bilangan ganjil. Hasil output dinyatakan menggunakan simbol input/output, dan selesai. a. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file – new – source atau gunakan CTRL – N kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main () { int bil; cout<<"Masukkan Bilangan :"; cin>>bil; cout<<endl; if(bil%2==0)


63 cout<<bil<<"Adalah bilangan genap"<<endl; else cout<<bil <<"Adalah bilangan ganjil"<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 3.10 Source code bilangan ganjil genap Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini :


64 Gambar 3.10 Hasil running bilangan ganjil genap Gambar 3.11 Hasil running bilangan ganjil


65 Buatlah Flowchart Program “Mengurutkan Bilangan Terbesar dari Dua Buah Bilangan” Tidak YA Flowchart 3.2 Mengurutkan bilangan terbesar dari dua buah bilangan Mulai bil 1>bil 2 Bilangan terbesar bil 1 Selesai Bilangan terkecil bil 2 Int terbesar, bil 1, bil 2 Input nilai bil 1, bil 2


66 Penjelasan : Flowchart dimulai dengan menggunakan simbol terminator, lalu mendeklarasikan “terbesar, bil 1 dan bil 2” menggunakan simbol preparation, kemudian input nilai bil 1 dan bil 2 menggunakan simbol input/output. Lalu membandingkan nilai bil 1 dan bil 2 menggunakan simbol decision. Jika bil 1 lebih besar dari bil 2 maka akan ditampilkan menggunakan simbol input/output. Begitu juga sebaliknya. Lalu diakhiri dengan menggunakan simbol terminator. b. Latihan 2 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main () { int bilangan1 = 0; int bilangan2 = 0; cout<<"Masukkan bilangan ke-1:"; cin>>bilangan1; cout<<"Masukkan bilangan ke-2:"; cin>>bilangan2; if (bilangan1>bilangan2) cout<<"n\hasil:"<<bilangan1<<">"<<bilangan2<<endl;


67 else if (bilangan2>bilangan1) cout<<"n\hasil:"<<bilangan1<<"<"<<bilangan2<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 3.12 Source code bilangan terbesar dari dua buah bilangan Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini :


68 Gambar 3.13 Hasil running bilangan terbesar dari dua buah bilangan


69 Buatlah Flowchart dari Program “Konversi Nilai Angka ke Huruf” : YA YA YA Mulai Nilai <100 Nilai>80 Selesai Nilai huruf = A int main Input nilai Nilai <80 Nilai>60 Nilai <60 Nilai>40 Nilai huruf = B Nilai huruf = C


70 Flowchart 3.3 Konversi angka ke nilai huruf Penjelasan : Gambar diatas adalah flowchart yang dimulai dengan menggunakan simbol terminator lalu mendeklarasikan nilai menggunakan simbol preparation, kemudian input nilai menggunakan simbol input/output. Lalu membandingkan nilai menggunakan simbol decision, maka akan menampilkan nilai huruf menggunakan simbol input/output. Lalu diakhiri dengan menggunakan simbol terminator. c. Latihan 3 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; int main() { int nilai; string hasil; while(1){ cout<<"\n#### Konversi nilai angka menjadi nilai huruf ####\n\n"; cout<<"Masukan nilai:"; cin>>nilai;


71 if(nilai <=100 &&nilai >=80){ hasil="A"; } else if(nilai <=80 && nilai >=60){ hasil="B"; } else if(nilai <=60 &&nilai >=40){ hasil="C"; } cout<<"Nilai:"<<hasil<<endl; system("cls"); } return 0; } Compile dan perbaiki program sampai benar.


72 Gambar 3.14 Source code konversi nilai angka ke nilai huruf Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.15 Hasil running konversi nilai angka ke nilai huruf


73 Buatlah Flowchart dari Program “Menampilkan Angka 1 s/d 10” : Flowchart 3.4 Menampilkan angka 1 s/d 10 a = 0 a<=10 Print a a++ Next a Start End


74 d. Latihan 4 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main () { int a; for(a =0; a<=10; a++) cout<<a<<" "; } Compile dan perbaiki program sampai benar.


75 Gambar 3.16 Source code Menampilkan angka 1 s/d 10 Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.17 Hasil running menampilkan angka 1 s/d 10 e. Latihan 5 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main() { for(int a = 20; a >=1; a-=2) cout<<a<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar.


76 Gambar 3.18 Source code Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.19 Hasil running f. Latihan 6 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini :


77 #include<iostream> using namespace std; main() { int bil; cout<<"Inputkan Jumlah Bintang ="; cin>>bil; for(int i=1; i<=bil; i++) { for (int j=1; j<=i; i++) { cout<<"*"; } cout<<endl; } } Gambar 3.20 Source code program


78 Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.21 Hasil running program g. Latihan 7 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main() { cout<<"Program Konversi angka ke huruf"<<endl; cout<<endl; cout<<"Masukkan Angka :"; int angka,i;


79 char huruf; cin>>angka; cout<<endl; i=1; huruf='A'; while (i<=angka) { cout<<i<<".....>" "<<huruf<<endl"; i++; huruf++; } } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 3.22 Source code program


80 Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.34 Hasil running program h. Latihan 8 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl – N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include<iostream> Using namespace std; Main () { Int angka=1; do { angka ++;


81 if (angka % 2==1) cout<<angka<<” “; } while (angka<30); } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 3.35 Source code program Setelah program diperbaiki dan dicompile maka, tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini :


82 Gambar 3.36 Hasil running program 3.6 KESIMPULAN DAN SARAN a. Kesimpulan Selection atau pemilihan kondisi adalah sebuah algoritma program yang memiliki kondisi dimana kondisi tersebut yang akan menentukan jalan atau proses pada program. Pada selection juga, tidak semua baris akan dikerjakan melainkan hanya baris – baris yang memenuhi syarat saja. Selection juga terdapat perintah – perintah yang nantinya ketika program dijalankan akan bernilai benar dan jika kondisi bernilai salah maka program tidak akan dijalankan. b. Saran Agar sebuah program selection dapat dijalankan dengan baik, dibutuhkan kondisi yang sebenarnya. Karena pada program selection, kondisi sangat menentukan hasil apakah akan bernilai ya atau tidak.


83 LEMBAR ASISTENSI BAB III


84 BAB IV LAPORAN PRAKTIKUM ARRAY Disusun Oleh : Nama : Windaryati NPM : 07352211016 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN 2023


85 BAB IV ARRAY 4.1 PENDAHULUAN Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karena array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Array menggunakan indeks integer untuk menemukan urutan elemen – elemennya, dimana elemen pertamanya dimulai dari indeks 0, elemen kedua memiliki indeks 1, dan seterusnya. Array atau yang dalam Bahasa Indonesia Larik, adalah suatu variabel dengan nama variabel yang sama tetapi dapat menyimpan berbagai nilai. Sama seperti variabel lain, array juga dideklarasikan di dalam bagian deklarasi variabel. Dalam Bahasa Pascal, pendeklarasian array dilakukan dengan menggunakan kata kunci array disertai dengan batas – batas indeks yang diapit menggunakan bracket ‘[ ]’ kemudian harus diikuti lagi oleh kata cadangan of dan tipe data yang akan disimpan didalamnya (tipe array-nya). Array dalam ilmu komputer, adalah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat dimemori yang berurutan (Kontinyu) serta bertipe data sama pula. Array dapat diakses berdasarkan indeksnya. Indeks larik umumnya dimulai dari 0 dan ada pula yang dimulai dari angka bukan 0. Pengaksesan larik biasanya dibuat dengan menggunakan perulangan (Looping).


86 4.2 TUJUAN PRAKTIKUM a. Mempraktekkan cara penggunaan array satu dimensi dan dimensi banyak. b. Membuat file kerja dengan Bahasa C++. c. Mempraktekkan elemen array satu dimensi dan dimensi banyak kedalam C++. 4.3 LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN PRAKTIKUM a. Bukalah aplikasi Dev C++ melalui start menu : Gambar 4.1 Aplikasi Dev C++ b. Tampilan awal akan tampak seperti gambar dibawah ini :


87 Gambar 4.2 Tampilan awal Dev C++ c. Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl-N atau seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.3 Membuat projek baru d. Ketuk source code programnya seperti gambar dibawah ini :


88 Gambar 4.4 Source code C++ e. Setelah menulis source codenya, tekan compile and run seperti gambar dibawah ini :


89 Gambar 4.5 Proses compile f. Akan munculdialog untuk menyimpan program. Berikan nama sesuai dengan keinginan. Kemudian save dengan ekstensi “cpp”. Gambar 4.6 Proses penyimpanan g. Setelah klik save, akan muncul jendela yang menampilkan hasil program array yang telah dibuat.


90 Gambar 4.7 Tampilan hasil running h. Anda telah berhasil membuat sebuah program array dengan Bahasa Pemrograman C++ menggunakan Dev C++. 4.4 LATIHAN KEGIATAN PRAKTIKUM a. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl-N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main ()


Click to View FlipBook Version