The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

bercerita tentang seorang anak yang durhaka kepada seorang ibunya, lalu ia dikutuk menjadi sebuah batu karang.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nazwa.ntna, 2020-10-27 10:32:25

dongeng malin kundang si anak durhaka

bercerita tentang seorang anak yang durhaka kepada seorang ibunya, lalu ia dikutuk menjadi sebuah batu karang.

Keywords: E-Book dongeng malin kundang

namakelompokX-PSPT:
OKTAVIANAPUTRIR(23)
NAZWANATANIAMEIVAIMAMIDA(18)

dongengMalinKundangsianakdurhaka

CeritaLegendaMalinKundangadalahsebuahlegendayangpalingpopulerdiIndonesia,
menceritakantentanganakyangtidakdurhakaterhadaporangtuanya,berikutkitasimak
kisahnya:

PadazamandahuluadasebuahceritadisebuahperkampungannelayanPantaiAirManisdi
daerahPadang,SumateraBarathiduplahseorangjandabernamaMandeRubayahbersama
seoranganaklaki-lakinyayangbernamaMalinKundang.MandeRubayahamatmenyayangidan
memanjakanMalinKundang.Malinadalahseoranganakyangrajindanpenurut.

MandeRubayahsudahtua,iahanyamampubekerjasebagaipenjualkueuntukmencupi
kebutuhaniadananaktunggalnya.Suatuhari,Malinjatuh-sakit.Sakityangamatkeras,
nyawanyahampirmelayangnamunakhirnyaiadapatdiseiamatkan-berkatusahakerasibunya.
Setelahsembuhdarisakitnyaiasemakindisayang.Merekaadalahibudananakyangsaling
menyayangi.Kini,Malinsudahdewasaiamemintaizinkepadaibunyauntukpergimerantauke
kota,karenasaatitusedangadakapalbesarmerapatdiPantaiAirManis.

“JanganMalin,ibutakutterjadisesuatudenganmuditanahrantausana.Menetaplahsajadisini,
temaniibu,”ucapibunyasedihsetelahmendengarkeinginanMalinyanginginmerantau.

“Ibutenanglah,tidakakanterjadiapa-apadenganku,”kataMalinsambilmenggenggam tangan
ibunya.“InikesempatanBu,kerenabelum tentusetahunsekaliadakapalbesarmerapatdi
pantaiini.AkuinginmengubahnasibkitaBu,izinkanlah”pintaMalinmemohon.Baiklah,ibu
izinkan.Cepatlahkembali,ibuakanselalumenunggumuNak,”kataibunyasambilmenangis.
MeskidenganberathatiakhirnyaMandeRubayahmengizinkananaknyapergi.KemudianMalin
dibekalidengannasiberbungkusdaunpisangsebanyaktujuhbungkus,“Untukbekalmudi
perjalanan,”katanyasambilmenyerahkannyapadaMalin.SetelahituberangkatiahMalin
Kundangketanahrantaumeninggalkanibunyasendirian.

Hari-hariterusberlalu,hariyangterasalambatbagiMandeRubayah.Setiappagidansore
MandeRubayahmemandangkelaut,“SudahsampaimanakahkamuberlayarNak?”tanyanya
dalam hatisambilterusmemandanglaut.laselalumendo’akananaknyaagarselaluselamat
dancepatkembali.

Beberapawaktukemudianjikaadakapalyangdatangmerapatiaselalumenanyakankabar
tentanganaknya.“Apakahkalianmelihatanakku,Malin?Apakahdiabaik-baiksaja?Kapania
pulang?”tanyanya.Namunsetiapiabertanyapadaawakkapalataunahkodatidakpernah
mendapatkanjawaban.Malintidakpernahmenitipkanbarangataupesanapapunkepada
ibunya.

Bertahun-tahunMandeRubayahterusbertanyanamuntakpernahadajawabanhinggatubuhnya
semakintua,kiniiajalannyamulaiterbungkuk-bungkuk.PadasuatuhariMandeRubayah
mendapatkabardarinakhodadulumembawaMalin,nahkodaitumemberikabarbahagiapada
MandeRubayah.

“Mande,tahukahkau,anakmukinitelahmenikahdengangadiscantik,putriseorangbangsawan
yangsangatkayaraya,”ucapnyasaatitu.

“MalincepatlahpulangkemariNak,ibusudahtuaMalin,kapankaupulang…,”rintihnyapilu
setiapmalam.Iayakinanaknyapastidatang.Benarsajatakberapalamakemudiandisuatuhari
yangcerahdarikejauhantampaksebuahkapalyangmegahnanindahberlayarmenujupantai.

Orangkampungberkumpul,merekamengirakapalitumilikseorangsultanatauseorang
pangeran.Merekamenyambutnyadengangembira.MandeRubayahamatgembiramendengar
halitu,iaselaluberdoaagaranaknyaselamatdansegerakembalimenjenguknya,sinar
keceriaanmulaimengampirinyakembali.Namunhinggaberbulan-bulansemenjakiamenerima
kabarMalindarinahkodaitu,Malintakkunjungkembaliuntukmenengoknya.

Ketikakapalitumulaimerapat,terlihatsepasanganakmudaberdiridianjungan.Pakaian
merekaberkiiauanterkenasinarmatahari.Wajahmerekacerahdihiasisenyum karenabahagia
disambutdenganmeriah.

MandeRubayahjugaikutberdesakanmendekatikapal.Jantungnyaberdebarkerassaatmelihat
lelakimudayangberadadikapalitu,iasangatyakinsekalibahwalelakimudaituadalah
anaknya,MalinKundang.Belum sempatparasesepuhkampungmenyambut,IbuMalinterlebih
dahulumenghampiriMalin.lalangsungmemeluknyaerat,iatakutkehilangananaknyalagi.

“Malin,anakku.Kaubenaranakkukan?”katanyamenahanisaktangiskarenagembira,
“Mengapabegitulamanyakautidakmemberikabar?”

Malinterkejutkarenadipelukwanitatuarentayangberpakaiancompang—campingitu.Iatak
percayabahwawanitaituadalahibunya.Sebelum diasempatberpikirberbicara,istrinyayang
cantikitumeludahsambilberkata,“Wanitajelekinikahibumu?Mengapadahulukaubohong
padaku!”ucapnyasinis,“Bukankahdulukaukatakanbahwaibumuadalahseorangbangsawan
yangsederajatdenganku?!”

Mendengarkata-katapedasistrinya,MalinKundanglangsungmendorongibunyahingga
tergulingkepasir,“Wanitagila!Akubukananakmu!”ucapnyakasar.

MandeRubayahtidakpercayaakanperilakuanaknya,iajatuhterduduksambilberkata,“Malin,
Malin,anakku.Akuiniibumu,Nak!MengapakaujadisepertiiniNak?!”MalinKundangtidak
memperdulikanperkataanibunya.Diatidakakanmengakuiibunya.lamalukepadaistrinya.
Melihatwanitaituberingsuthendakmemelukkakinya,Malinmenendangnyasambilberkata,
“Hai,wanitagila!lbukutidaksepertiengkau!Melaratdankotor!”Wanitatuaituterkapardipasir,
menangis,dansakithati.

Orang-orangyangmeilhatnyaikutterpanadankemudianpulangkerumahmasing-masing.
MandeRubayahpingsandanterbaringsendiri.Ketikaiasadar,PantaiAirManissudahsepi.
DilihatnyakapalMalinsemakinmenjauh.IatakmenyangkaMalinyangduludisayangitega
berbuatdemikian.

Hatinyaperihdansakit,lalutangannyaditengadahkannyakelangit.Iakemudianberdoadengan
hatinyayangpilu,“Ya,Tuhan,kalaumemangdiabukananakku,akumaafhanperbuatannyatadi.
TapikalaumemangdiabenaranakkuyangbernamaMalinKundang,akumohonkeadilanmu,Ya

Tuhan!”ucapnyapilusambilmenangis.Taklamakemudiancuacaditengahlautyangtadinya
cerah,mendadakberubahmenjadigelap.Hujantiba-tibaturundenganteramatlebatnya.

Tiba-tibadatanglahbadaibesar,menghantam kapalMalinKundang.Laiusambaranpetiryang
menggelegar.Saatitujugakapalhancurberkeping-keping.Kemudianterbawaombakhingga
kepantai.

Esoknyasaatmataharipagimunculdiufuktimur,badaitelahreda.Dikakibukitterlihat
kepingankapalyangtelahmenjadibatu.ItulahkapalMalinKundang!Tampaksebongkahbatu
yangmenyerupaitubuhmanusia.

ItulahtubuhMalinKundanganakdurhakayangkenakutukibunyamenjadibatukarenatelah
durhaka.Disela-selabatuituberenang-renangikanteri,ikanbelanak,danikantengiri.Konon,
ikanituberasaldariserpihantubuhsangistriyangterusmencariMalinKundang.

Sampaisekarangjikaadaombakbesarmenghantam batu-batuyangmiripkapaldanmanusia
itu,terdengarbunyisepertilolonganjeritanmanusia,terkadangbunyinyasepertiorangmeratap
menyesalidiri,“Ampun,Bu…!Ampuun!”kononitulahsuarasiMalinKundang,anakyangdurhaka
padaibunya.


Click to View FlipBook Version