The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ekiputri24, 2021-03-18 04:06:03

Interaksi Makhluk Hidup dan Lingkungan

Modul tipe Connected berbasis PBL

Keywords: Makhluk Hidup

Universitas Indraprasta PGRI

Berbasis Problem Based Learning
(PBL)

Hani Damayanti Djubaedi Eki Putri Angraini VII

Rusmono Kurikulum 2013



MODUL INTERAKSI MAKHLUK HIDUP
DENGAN LINGKUNGAN tipe Connected

Berbasis Problem Based Learning
(PBL)

Kompetensi Inti

KI 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri,

peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai
dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI 3.Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang: ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
KI 4.Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret
dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang teori.

Kompetensi Dasar

2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerja sama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan pendapat untuk
memilih dan menerapkan cara menyelesaikan masalah.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 1

2.2 Mampu mentranformasikan diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah, kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar IPA.

2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan peduli
lingkungan.

3.3 Memahami konsep campuran dan zat tunggal (unsur dan senyawa), sifat fisika
dan kimia, perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari.

3.4 Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu
tubuh pada manusia dan hewan.

3.5 Memahami konsep energi, berbagai sumber energi, dan perubahan bentuk
energi dalam kehidupan sehari-hari termasuk fotosintesis.

3.7 Menganalisis interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya serta
dinamika populasi akibat interaksi tersebut.

3.8 Menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi
ekosistem.

4.7 Menyajikan hasil pengamatan terhadap interaksi makhluk hidup dengan
lingkungan sekitarnya.

4.8 Membuat tulisan tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di
lingkungannya berdasarkan hasil pengamatan.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
kuasa-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Modul Interaksi Makhluk Hidup
dengan Lingkungan tipe Connected berbasis model Problem Based Learning (PBL)
untuk kelas VII sebagai teman dalam belajar, mengembangkan wawasan, serta
keterampilan.

Tujuan pendidikan adalah mencerdaskan bangsa, membentuk sumber daya
manusia yang handal dan berdaya saing, membentuk watak dan berjiwa sosial,
berbudaya, berakhlak, dan berbudi luhur. Untuk menanggapi tujuan tersebut, maka
kami menyusun dan menyajikan Modul Interaksi Makhluk Hidup dengan
Lingkungan tipe Connected berbasis model Problem Based Learning (PBL) dimana
materi didalamnya sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah
sebagai acuan dalam pembelajaran yang penerapannya dilakukan dengan metode
pembelajaran yang sistematis disertai pengintegrasian nilai-nilai dalam
pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa, sehingga membentuk siswa
menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan dalam segala aspek.

Di samping itu, walaupun kami berusaha semaksimal mungkin menyajikan
karya yang terbaik, tapi kami tetap menyadari adanya keterbatasan dalam karya
kami ini. Oleh sebab itu, kami membutuhkan saran dan kritik untuk memperbaiki
dan meningkatkan kualitas karya kami selanjutnya.

Penyusun, penyunting, Hani Damayanti Djubaedi
tata letak & ilustrasi (201842579002)

Eki Putri Angraini
(201742500085)

Rusmono
(201742500044)

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................... 3
DAFTAR ISI ...................................................................... 4
DAFTAR GAMBAR ................................................................ 5
DAFTAR TABEL .................................................................. 6
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL............................................. 7
TAHAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) ............ 8
PETA KONSEP .................................................................... 9
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 LINGKUNGAN................................ 10

A. Pengertian Lingkungan.............................................................................................10
B. Komponen Biotik .......................................................................................................12
C. Komponen Abiotik.....................................................................................................13
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 POLA INTERAKSI........................... 15
A. Interaksi antar Makhluk Hidup ............................................................................15

1. Rantai makanan, jaring makanan, dan piramida makanan............................16
2. Simbiosis ...............................................................................................................19
B. Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan ....................................................21
UJI KOMPETENSI .............................................................. 24
GLOSARIUM ..................................................................... 32
DAFTAR PUSTAKA .............................................................. 34
BIODATA PENULIS ............................................................. 35

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 4

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Peta Connected 1 .................................................................................................10
Gambar 1.2 Ruang Kelas...........................................................................................................10
Gambar 1.3 Roti Berjamur ...................................................................................................... 11
Gambar 1.4 Besi Berkarat....................................................................................................... 11
Gambar 1.5 Es Mencair............................................................................................................ 11
Gambar 1.6 Kucing ....................................................................................................................12
Gambar 1.7 Air ..........................................................................................................................13
Gambar 2.1 Anak Belajar.........................................................................................................15
Gambar 2.2 Peta Connected 2 ...............................................................................................16
Gambar 2.3 Rantai Makanan...................................................................................................16
Gambar 2.4 Piramida Makanan...............................................................................................17
Gambar 2.5 Jaring-jaring Makanan ......................................................................................18
Gambar 2.6 Kupu-kupu dan Bunga .........................................................................................19
Gambar 2.7 Hiu dan Ikan Remora .........................................................................................19
Gambar 2.8 Nyamuk dan Kulit................................................................................................19
Gambar 2.9 Menanam Pohon...................................................................................................21
Gambar 2.10 Peta Connected 3............................................................................................. 22
Gambar 2.11 Peta Connected 4 ............................................................................................. 23
Gambar 2.12 Pencemaran Air ................................................................................................ 23

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 5

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Hasil Pengamatan Lingkungan ...............................................................................14
Tabel 2.1 Hasil Pengamatan Jaring Makanan......................................................................18
Tabel 2.2 Hasil Pengamatan Interaksi.................................................................................19

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 6

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Pelajarilah modul ini dengan baik. Mulailah mempelajari materi pelajaran yang
ada di setiap kegiatan pembelajaran dalam modul ini sehingga kamu dapat
menguasai materi dengan baik.

2. Lengkapilah setiap bagian aktivitas dan tugas yang terdapat dalam modul ini
dengan semangat dan gembira. Jika mengalami kesulitan dalam mengerjakan
tugas tersebut, maka catatlah kesulitan yang kamu dapat pada buku catatan
untuk didiskusikan bersama teman, orang tua, atau Bapak/Ibu Guru pada saat
kegiatan belajar.

3. Buatlah rangkuman pada setiap materi ajar dalam modul ini sebagai tahapan
penguasaan konsep.

4. Kerjakan bagian Tugas dan Uji Kompetensi sebagai indikator penguasaan
konsep dan refleksi proses belajar kamu pada modul ini.

5. Langkah-langkah penggunaan modul ini sesuai sintaks dari model pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) sehingga kamu diharapkan dapat mengikuti
langkah-langkah pembelajaran dengan baik.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 7

TAHAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

Tahap 1 Orientasi peserta didik

Tahap ini, guru menjelaskan tujuan pembelajaran, alat dan bahan yang
diperlukan, mengajukan suatu peristiwa atau demonstrasi atau cerita untuk
memunculkan masalah, memotivasi siswa agar terlibat dalam pemecahan masalah
yang di pilih.

Tahap 2 Mengorganisasi peserta didik untuk belajar

Tahap ini, guru membantu siswa untuk mendefinisikan dan
mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.

Tahap 3 Membimbing penyelidikan individu atau kelompok

Tahap ini, guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi dan
melaksanakan eksperimen agar dapat memahami konsep dan memecahkan masalah
dalam pembelajaran tersebut.

Tahap 4 Mengembangakan dan menyajikan hasil karya

Tahap ini, guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan hasil
karya yang sesuai sebagai laporan.

Tahap 5 Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

Tahap ini, guru membantu siswa untuk melakukan refleksi terhadap
pengamatannya dan proses belajar yang mereka lakukan.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 8

PETA KONSEP

Interaksi Makhluk
Hidup dengan
Lingkungan

Lingkungan Pola Interaksi

Biotik Abiotik Interaksi antar Interaksi Makhluk
Makhluk Hidup Hidup dengan
Lingkungan

Autotrof Rantai Makanan, Simbiosis
Jaring Makanan dan
Piramida Makanan

Heterotrof Produsen Mutualisme

Konsumen Komensalisme

Dekomposer Parasitisme

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 9

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
LINGKUNGAN

Peta Connected Lingkungan

Kimia Biologi Fisika
Perubahan
Perubahan Perubahan
Kimia Biologi Fisika

Lingkungan

Gambar 1.1 Peta Connected 1

Tujuan pembelajaran dalam proses pembelajaran ini siswa diharapkan dapat:
1. Memahami dan menjelaskan pengertian lingkungan.
2. Mengetahui unsur-unsur lingkungan.

A. Pengertian Lingkungan
Pada bab ini siswa akan mempelajari pengertian lingkungan serta

unsur-unsur yang ada di dalamnya.

Gambar 1.2 Ruang Kelas
Sumber: Indonesiainside.id

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 10

Coba perhatikan gambar di atas! Apakah yang terlihat dari gambar
tersebut? Di dalam ruang kelas dapat terlihat meja, kursi, papan tulis, guru,
dan siswa. Ketika guru tersebut keluar kelas untuk mengambil sesuatu,
kemungkinan keadaan kelas akan berisik. Sedangkan ketika guru tersebut
berada didalam kelas, keadaan akan tenang. Ruang kelas dapat disebut sebagai
lingkungan dan semua yang ada didalam kelas merupakan komponen
penyusunnya. Antara lingkungan dan komponen penyusunnya saling berkaitan.

Kesimpulannya, lingkungan adalah kesatuan dari segala sesuatu yang
berada disekitar baik itu makhluk hidup maupun komponen lain. Komponen
penyusun lingkungan dapat mengalami perubahan. Perubahan tersebut dibagi
menjadi tiga jenis, yaitu perubahan secara biologi, kimia, dan fisika. Perhatikan
beberapa gambar dibawah ini!

Gambar 1.3 Roti Berjamur Gambar 1.4 Besi Berkarat Gambar 1.5 Es Mencair
Sumber: Lifestyle-SINDOnews Sumber: Bobo-Grid.ID Sumber: Grid.ID

Gambar 1.3 terlihat roti yang berjamur, hal tersebut disebabkan oleh
adanya pengaruh makhluk hidup. Tepung terigu yang menjadi bahan dasar
dalam pembuatan roti mengandung pati dalam jumlah yang relatif tinggi. Pati
ini dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana oleh mikroorganisme khususnya
jamur. Jamur merupakan mikroorganisme utama yang berperan penting dalam
proses pembuatan dan pembusukan roti. Beberapa jenis jamur yang sering
ditemukan pada pembusukan roti adalah Rhizopus sp, Penicillium sp, Mucor sp,
Aspergillus sp dan lainnya.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 11

Gambar 1.4 terlihat besi yang berkarat, hal tersebut disebabkan oleh
reaksi kimia. Proses karat ini melibatkan tiga hal, yaitu zat besi, air, dan
oksigen. Ketika air mengenai besi, air akan tercampur dengan karbon di udara
kemudian membentuk asam karbonat. Asam ini akan membuat zat besi pada
logam menjadi larut. Sebagian air yang lain akan mulai terurai menjadi dua
komponen berbeda, yaitu hidrogen dan oksigen. Hidrogen dan oksigen yang
tercampur dengan atom pada besi menyebabkan karat muncul di permukaan
besi. Proses ini mengakibatkan terbentuknya senyawa kimia baru yaitu oksida
besi atau karat.

Gambar 1.5 terlihat es yang mencair, hal tersebut disebabkan oleh kalor
laten. Kalor laten adalah panas yang diserap oleh suatu benda seperti es batu.
Es batu yang dibiarkan di udara terbuka akan mengalami perpindahan kalor
antara es batu dengan udara. Perpindahan kalor tersebut merupakan bagian
dari sistem termodinamika.

Hal di atas membuktikan adanya perubahan pada lingkungan. Lingkungan
yang biasa kamu tinggali atau tempati disebut habitat. Lingkungan secara garis
besar terdiri dari 2 komponen, yaitu komponen biotik dan abiotik.

B. Komponen Biotik

Gambar 1.6 Kucing
Sumber: Mojok.co

Perhatikan gambar 1.6 di atas! Kucing dapat bernapas, bergerak, tumbuh
dan berkembang, serta membutuhkan makanan dan minuman. Ciri-ciri tersebut

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 12

merupakan ciri-ciri makhluk hidup. Kucing termasuk makhluk hidup yang
berarti komponen biotik. Selain kucing, manusia dan tumbuhan juga termasuk
komponen biotik. Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri yang disebut
autotrof. Sedangkan hewan dan manusia termasuk kelompok heterotrof.

C. Komponen Abiotik

Gambar 1.7 Air
Sumber: Grid Hype-Grid.ID

Pernahkah kamu melihat air bergerak sendiri? Contohnya saat kamu ingin
meminum segelas air di atas meja seperti gambar 1.7 di atas, apakah air
tersebut dapat sampai di organ pencernaanmu tanpa bantuan? Air tidak dapat
bergerak sendiri, kecuali ada gaya yang membantunya. Air adalah benda diam
yang berarti tidak hidup atau disebut komponen abiotik. Contoh komponen
abiotik lain yaitu tanah, udara, matahari, dan lain-lain.

Tugas 1

Pengamatan komponen biotik dan abiotik pada suatu ekosistem
Alat dan bahan
Alat tulis, luxmeter (pengukur intensitas cahaya), windmeter (pengukur kecepatan
angin), termometer (pengukur suhu udara), dan kertas lakmus (pengukur tingkat
keasaman). Diperbolehkan menggunakan aplikasi android.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 13

Cara kerja

1. Pilihlah dua jenis ekosistem yang akan kamu amati. Misalnya, kebun dan

kolam.

2. Amatilah faktor biotik seperti produsen dan konsumen di kedua tempat

tersebut.

3. Lalu, ukurlah faktor abiotik seperti intensitas cahaya matahari, tingkat

keasaman air, kecepatan angin, dan temperatur udara di kedua tempat

tersebut.

4. Catat hasil pengamatanmu pada tabel pengamatan berikut.

Tabel 1.1 Hasil Pengamatan Lingkungan

Jenis-Jenis Komponen yang Ekosistem Ekosistem
Darat Perairan
Diamati

Makhluk Produsen
Hidup Konsumen I
(Biotik) Konsumen II
Konsumen III

Makhluk Intensitas Cahaya
Tak Hidup pH Air
(Abiotik) Kecepatan Angin
Suhu

Pertanyaan:
1. Adakah kesamaan komponen biotik dan komponen abiotik dari kedua

ekosistem tersebut?
2. Adakah perbedaan komponen biotik dan komponen abiotik dari kedua

ekosistem tersebut?
3. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah kamu lakukan!
4. Presentasikan hasil pengamatanmu kepada guru dan teman-temanmu!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 14

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
POLA INTERAKSI

Tujuan pembelajaran dalam proses pembelajaran ini siswa diharapkan dapat:
1. Memahami dan menjelaskan pola interaksi.
2. Menjelaskan konsep bentuk saling ketergantungan makhluk hidup.
3. Memahami akibat dari pola interaksi.

Pada bab ini siswa akan mempelajari pola interaksi antar makhluk hidup dan
pola interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan.
A. Interaksi antar Makhluk Hidup

Gambar 2.1 Anak Belajar
Sumber: Info Bintaro

Apakah kamu pernah berada di situasi seperti gambar 2.1 di atas? Ketika
kamu sedang belajar, kamu menemukan hal yang tidak dimengerti. Apa yang
akan kamu lakukan ketika berada pada situasi tersebut? Pasti ingin bertanya
pada gurumu kan? Ketika kamu bertanya pada gurumu akan terjadi interaksi
antara kamu dengan gurumu. Hal ini merupakan contoh bentuk interaksi antar
makhluk hidup. Ada berbagai macam bentuk interaksi antara makhluk hidup
yang akan kita bahas di materi ini.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 15

Peta Connected Pola interaksi

Biologi

Jenis Makhluk
Hidup

Kimia Rantai Fisika
Makanan Radiasi
Reaksi
Fotosintesis

Gambar 2.2 Peta Connected 2

1. Rantai makanan, jaring makanan, dan piramida makanan

Gambar 2.3 Rantai Makanan
Sumber: sekolahnesia.com

Apa yang kamu pahami dari gambar 2.3 di atas? Gambar tersebut
dapat kamu temukan pada ekosistem air. Fitoplankton sebagai produsen
karena dapat membuat makanan sendiri. Ikan kecil merupakan konsumen I
karena memakan produsen. Burung bangau sebagai konsumen II karena
memakan konsumen I. Buaya sebagai konsumen III karena memakan
konsumen II. Lalu, dekomposer seperti bakteri akan menguraikan sisa

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 16

buaya yang mati. Zat yang terurai tersebut dapat menjadi bahan pembuat
makanan bagi tumbuhan dan berputar seterusnya.

Peristiwa makan dan dimakan ini dinamakan rantai makanan. Beberapa
rantai makanan yang menjadi satu disebut jaring-jaring makanan.
Sedangkan hubungan antara organisme berdasarkan tingkatannya disebut
piramida makanan yang dapat dilihat pada gambar 2.4 berikut.

Gambar 2.4 Piramida Makanan
Sumber: gurupendidikan.co.id

Tumbuhan dalam rantai makanan dapat membuat makanan sendiri
melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini dibantu oleh cahaya
matahari. Cahaya adalah salah satu bentuk gelombang elektromagnetik
yang merambat secara tranversal. Matahari memancarkan energi cahaya
sehingga perpindahan cahaya matahari ke tumbuhan terjadi secara radiasi
(pancaran).

Cahaya matahari ini membantu proses pembentukan glukosa dari
karbon dioksida (CO2) yang diambil dari udara dan air (H2O) yang diambil
dari dalam tanah. Adapun reaksi kimia yang terbentuk yaitu:

H2O (Air)+ CO2(Karbon Dioksida)+Cahaya → CH2O (Glukosa)+ O2 (Oksigen)

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 17

Hasil dari fotosintesis yaitu oksigen akan dilepaskan ke udara,
sedangkan yang berupa gula atau glukosa disimpan sebagai makanan dalam
bentuk biji, batang, buah, akar. Bagian tumbuhan tersebut akan dimakan
oleh konsumen tingkat I yang merupakan hewan herbivora, konsumen
tingkat II yang merupakan hewan omnivora akan memakan konsumen
tingkat I, konsumen tingkat III yang merupakan hewan karnivora akan
memakan konsumen tingkat II. Makanan yang dimakan ini akan diubah
menjadi sumber energi bagi si pemakan untuk melakukan aktivitas dan
bertahan hidup, dalam proses ini terjadi perubahan energi kimia yang
berasal dari makanan ke energi gerak.

Tugas 2

Perhatikan gambar 2.5 di bawah ini!

Gambar 2.5 Jaring-jaring Makanan
Sumber: nasriaika1125.files.wordpress.com

1. Ada berapakah rantai makanan yang terlihat pada gambar jaring-jaring
makanan tersebut?

2. Apakah rantai makanan yang satu dengan yang lain saling berhubungan?
Jelaskan!

3. Tuliskan rantai makanan yang ditunjukkan pada gambar 2.5 tersebut
dan isikan jawaban pada tabel 2.1 berikut!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 18

Tabel 2.1 Hasil Pengamatan Jaring Makanan

No. Rantai Makanan Bentuk Keterangan
Interaksi

1.

2.

3.

4.

5.

...

4. Apakah yang terjadi jika salah satu organisme tidak tersedia di alam?

5. Apakah yang akan terjadi jika produsen dalam suatu ekosistem punah?

Coba prediksikan dan jelaskan alasanmu!

6. Tuliskan kesimpulan dari pengamatanmu lalu presentasikan hasilnya di

depan guru dan teman-temanmu!

2. Simbiosis

Gambar 2.6 Gambar 2.7 Gambar 2.8
Kupu-kupu dan Bunga Hiu dan Ikan Remora Nyamuk dan Kulit
Sumber: IDN Times Sumber: IDN Times Sumber: Kumparan

Pernahkah kamu melihat kupu-kupu menghisap bunga seperti pada
gambar 2.6? interaksi apa yang terjadi pada keduanya? Kupu-kupu
membantu penyerbukan bunga. Ketika kupu-kupu hinggap pada bunga, serbuk
sari akan menempel pada kakinya lalu jatuh ke kepala putik sehingga terjadi
proses penyerbukan pada bunga tersebut. Hubungan antara dua organisme
ini termasuk simbiosis mutualisme.

Gambar 2.7 menunjukkan ikan hiu melindung ikan remora dari
predator, apakah hiu mendapat keuntungan atau merasa dirugikan? Ikan hiu

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 19

tidak merasa diuntungkan atau dirugikan, tetapi ikan remora mendapat
keuntungan dengan memakan sisa makanan hiu dan terlindung dari
predatornya. Hubungan ini termasuk simbiosis komensalisme.

Gambar 2.8 menunjukkan nyamuk yang hinggap di kulit manusia.
Nyamuk dapat menghisap darah manusia sehingga kita merasa dirugikan,
tetapi nyamuk merasa diuntungkan. Kondisi ini sama seperti simbiosis
parasitisme.

Tugas 3

Mengetahui bentuk saling ketergantungan

Alat dan bahan
Alat tulis dan Kaca pembesar (Lup)

Cara kerja

1. Perhatikan dan amati ekosistem sawah, kolam ikan, lapangan rumput, atau

ekosistem lain di sekitarmu!

2. Dapatkah kamu menentukan bentuk saling ketergantungan antara

komponen-komponen dalam ekosistem?

3. Catat hasil pengamatanmu pada tabel 2.2 berikut.

Tabel 2.2 Hasil Pengamatan Interaksi

No. Makhluk Hidup Makhluk Hidup Bentuk Saling
I II Ketergantungan

1.

2.

3.

4.

5.
...

4. Buatlah kesimpulan dari pengamatan tersebut dan presentasikanlah hasil
pengamatanmu didepan guru dan teman-temanmu!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 20

B. Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Makhluk hidup dengan lingkungannya saling berhubungan di alam,

hubungan ini biasa disebut dengan ekosistem. Dari pengertian ekosistem
tersebut dapat kita pahami bahwa apa yang dilakukan makhluk hidup terhadap
lingkungan, maka akan mempengaruhi ekosistem. Sebagai contoh, perhatikan
gambar 2.9 di bawah ini!

Gambar 2.9 Menanam Pohon
Sumber: Grid. ID

Pada gambar di atas, terdapat dua anak yang sedang menanam pohon.
Coba kalian pikirkan apa akibatnya bagi lingkungan? Seperti yang kita ketahui
di materi sebelumnya, tumbuhan dapat menghasilkan oksigen dari proses
fotosintesis. Oksigen ini digunakan makhluk hidup untuk bernapas. Jika banyak
tumbuhan ditanam, maka persediaan oksigen akan lebih banyak. Sebaliknya jika
kita merusak pohon seperti melakukan penebangan liar, pembangunan jalan,
rumah dan sebagainya sehingga jumlah pohon menipis. Apa yang akan terjadi?

Yaps oksigen akan berkurang diudara, sementara makhluk hidup yang
membutuhkan sangat banyak jumlahnya. Hal ini akan mengganggu
keseimbangan ekosistem sehingga muncul masalah-masalah dilingkungan
seperti pemanasan global (global warming), banjir, tanah longsor dan lain-lain.
Gangguan pada ekosistem ini dapat terjadi secara alami juga karena adanya
pergeseran lempeng atau pun aktivitas di perut bumi.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 21

Peta Connected Pola Interaksi

Biologi

Gangguan
Ekosistem

Kimia Global Fisika
Warming
Reaksi Antar Prinsip Kerja
Gas Alat

Gambar 2.10 Peta Connected 3

Tugas 4

Bacalah bacaan dibawah ini!

Manusia berperan besar untuk menjaga kelestarian bumi terhadap
global warming. Penyebab pemanasan global akibat aktivitas manusia inilah
yang harus menjadi perhatian utama.

Aktivitas manusia yang terlihat biasa dan sudah menjadi kebiasaan
seperti, sering berbelanja, menggunakan pendingin ruangan, berkendara,
menggunakan tisu, dan menyalakan listrik setiap hari, ternyata adalah
penyebab pemanasan global.

Global warming bukan perkara yang boleh disepelekan, karena
dampaknya cukup signifikan dan membahayakan manusia itu sendiri. Contoh
mudahnya, membuat gletser mencair dan mengakibatkan tanah yang tadinya
daratan kini menjadi laut karena volume air meningkat.

Maka dari itu kenali penyebab pemanasan global agar bisa mulai
membatasinya. Berikut ini Liputan6.com ulas penyebab pemanasan global
akibat aktivitas manusia dari berbagai sumber, seperti gas industri,
penggunaan tisu berlebihan, penggundulan hutan, penggunaan bahan bakar

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 22

bensin, pembuangan gas karbon monoksida (CO) dan lain-lain.

Sumber: https://hot.liputan6.com/read/4502396/10-penyebab-pemanasan-
global-akibat-aktivitas-manusia-dampak-buruk

Pertanyaan:
1. Dari bacaan tersebut, buatlah beberapa pertanyaan dan diskusikan dengan

kelompokmu!
2. Buatlah sebuah alternatif atau alat yang dapat mengatasi permasalahan pada

bacaan tersebut!
3. Jelaskan prinsip kerja alat yang kamu buat, presentasikanlah!

Peta Connected Pola Interaksi

Biologi

Gangguan
Ekosistem

Kimia Pencemaran Fisika
Air
Penanganan Prinsip Kerja
Limbah Alat

Gambar 2.11 Peta Connected 4

Tugas 5

Pertanyaan:

Gambar 2.12 Pencemaran Air 1. Dari gambar di samping, tuliskan
Sumber: Deadona.id beberapa pertanyaan dan diskusikan
dengan kelompokmu!

4. Buatlah sebuah alternatif atau alat yang
dapat mengatasi permasalahan pada
bacaan tersebut!

5. Jelaskan prinsip kerja alat yang kamu
buat, presentasikanlah!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 23

UJI KOMPETENSI

A. Pilihlah jawaban yang tepat dengan memberikan tanda silang (x) pada huruf

a, b, c, atau d dan berikan alasannya!

1. Beberapa siswa mengamati sawah di dekat rumahnya, yang di dalamnya

terdapat seekor burung, tiga petani, 15 ekor belalang, enam ekor katak,

dua ekor ular, dan ada sinar matahari. Komponen ekosistem yang termasuk

individu ialah ...

a. Dua ekor ular c. Seekor burung

b. Enam ekor katak d. Tiga petani

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

2. Arsyad sedang mengamati kolam yang ada disekitar sekolah. Didalamnya

terdapat sejumlah ikan, yaitu ikan mujair, ikan mas, ada yang besar dan

beberapa masih kecil. Sekelompok ikan mujair dalam kolam itu yaitu ...

a. Ekosistem c. Komunitas

b. Individu d. Populasi

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

3. Perhatikan gambar interaksi antara kedua tumbuhan dibawah ini!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 24

Sumber: gurusekolah.co.id

Jenis interaksi yang terjadi antara kedua tumbuhan itu adalah ...

a. Mutualisme c. Parasitisme

b. Komensalisme d. Amensalisme

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

Perhatikan jaring-jaring makanan berikut untuk menjawab soal no. 4 dan
no. 5!

Sumber: pinterkelas.com

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 25

4. Apabila terjadi kekeringan sehingga menyebabkan terbatasnya sumber

makanan, pola interaksi kompetisi terjadi antara ...

a. Kelinci, capung, belalang c. Katak, tikus, capung

b. Kupu-kupu, kelinci, belalang d. Kelinci, serigala, ular

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

5. Bila manusia melakukan perburuan secara besar-besaran terhadap katak,
peristiwa yang akan terjadi ialah ...
a. Jumlah belalang dan ular mengalami peningkatan
b. Jumlah belalang dan kelinci mengalami penurunan
c. Jumlah kupu-kupu dan belalang mengalami peningkatan
d. Jumlah capung dan elang mengalami peningkatan

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

6. Perhatikan interaksi antar hewan berikut!
1) Kerbau dan sapi di padang rumput.
2) Kijang dan singa di hutan tropis.
3) Cacing tambang di dalam perut manusia.
4) Katak dan ular di sawah.

Hubungan antara dua makhluk hidup yang ketika salah satu makhluk hidup
memangsa makhluk hidup lainnya ditunjukkan oleh nomor ...

a. 1 dan 2 c. 2 dan 4
b. 1 dan 3 d. 3 dan 4

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 26

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

7. Pada hari Minggu kemarin Tanza mencoba membuat kue. Untuk memasak

kue tersebut Tanza menggunakan kompor gas. Perubahan energi yang

terjadi pada penggunaan kompor gas adalah ...

a. Energi panas menjadi energi kimia

b. Energi listrik menjadi energi panas

c. Energi kimia menjadi energi panas

d. Energi panas menjadi energi lstrik

Alasan: ..........................................................................................................................

........................................................................................................................................

........................................................................................................................................

8. Perhatikan peristiwa berikut ini:

1) Perubahan warna cabai hijau menjadi merah

2) Perkaratan pada pagar besi

3) Pembuatan es dalam lemari pendingin

4) Penguapan minyak wangi saat tutup botolnya dibuka

Peristiwa yang mengalami perubahan kimia adalah ...

a. 1 dan 2 c. 1 dan 3

b. 2 dan 3 d 3 dan 4

Alasan: ..........................................................................................................................

........................................................................................................................................

........................................................................................................................................

9. Sinar atau panas matahari sampai ke bumi merupakan contoh perpindahan

panas (kalor) secara ...

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 27

a. Evaporasi c. Konveksi
b. Radiasi d. Konduksi

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

10. Bisnis jasa laundry (cuci pakaian) sangat menguntungkan sehingga akhir–
akhir ini usaha tersebut makin marak, namun tanpa disadari limbah cucian
yang dibuang ke sungai sangat mengganggu kehidupan makhluk hidup di
sungai. Hal ini terjadi karena deterjen merupakan zat yang mencemari air
sehingga kualitas air sungai pun menurun.
Usaha yang paling bijaksana yang dapat dilakukan untuk mengatasi
pencemaran tersebut adalah ...
a. Menutup semua usaha laundry
b. Melarang membuang limbah ke sungai
c. Menanam pohon untuk penghijauan di tepi sungai
d. Mengolah limbah sebelum dibuang ke sungai

Alasan: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

B. Lengkapilah pernyataan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan
lingkungannya disebut .....
2. Tempat hidup suatu makhluk hidup disebut .....

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 28

3. Rumput dalam rantai makanan berperan sebagai produsen, sedangkan
kelinci berperan sebagai konsumen. Kelinci memakan rumput, oleh karena
itu kelinci digolongkan dalam kelompok hewan pemakan ..... atau disebut .....

4. Untuk mengurangi pemanasan global salah satunya dengan membuat panel
surya. Panel surya merubah energi ..... menjadi energi .....

5. Sisa pupuk dan detergen yang dibawa oleh air dapat menyebabkan
tumbuhan air bertambah subur, tumbuhan air tersebut adalah enceng
gondok. Polusi tanaman enceng gondok dalam danau dapat menjadi polutan
bagi air karena .....

C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Tuliskan empat komponen dalam ekosistem dan peranannya!
Jawab: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
2. Apa yang dimaksud simbiosis? Jelaskan macam-macamnya!
Jawab: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
3. Tuliskan reaksi kimia yang terjadi pada proses fotosintesis! Dan jelaskan!
Jawab: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
4. Jelaskan prinsip kerja panel surya sehingga dapat mengubah energi cahaya
menjadi energi listrik!

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 29

Jawab: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
5. Tuliskan masing-masing 3 contoh dari perubahan secara fisika, kimia, dan
biologi!
Jawab: ..........................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

D. Pasangkanlah kedua pernyataan A dan pernyataan B dibawah ini sehingga

menjadi pasangan yang benar!

No. Pernyataan A Pernyataan B Jawab
1. .....
1. Hewan pemakan tumbuhan. a. Perubahan
2. .....
fisika 3. .....

2. Sinar matahari ke bumi. b. Pengurai 4. .....

3. Proses pembuatan makanan c. Perubahan 5. .....

pada tumbuhan. kimia 6. .....
7. .....
4. Simbiosis antara benalu dan d. Radiasi
8. .....
tumbuhan inangnya. 9. .....

5. Jenis organisme yang dapat e. Rantai 10. .....

menghasilkan makanan sendiri. makanan

6. Es batu yang mencair. f. Parasitisme

7. Dua komponen utama pada g. Herbivora

lingkungan.

8. Bakteri dan jamur. h. Fotosintesis

9. Peristiwa makan dan dimakan i. Auototrof

dalam suatu garis lurus.

10. Kayu menjadi arang. j. Biotik dan

abiotik

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 30

E. Isilah teka teki silang dibawah ini!

36

2 5
1
4

8

7

9

Mendatar:
1. Tidak dapat membuat makanan sendiri.
4. Pemakan tumbuhan dan daging.
5. Pembangkit listrik tenaga air.
7. Saling menguntungkan.
9. Sumber polusi.

Menurun:
2. CO2, H2O, CH2O.
3. Manusia, hewan dan tumbuhan.
5. Tumbuhan dalam rantai makanan.
6. Energi panas.
8. Perpindahan panas matahari.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 31

GLOSARIUM

Abiotik : Sesuatu yang tidak hidup atau benda-benda mati yang ada
Atom di permukaan Bumi
Autotrof
: Partikel terkecil yang menyusun sifat dan karakteristik
Biotik segala sesuatu yang ada di dunia
Dekomposer
Ekosistem : Makhluk hidup yang mampu membuat makanan sendiri
Fotosintesis dengan cara mengubah bahan anorganik menjadi bahan
organik
Habitat
Herbivora : komponen lingkungan hidup dari sekumpulan makhluk hidup
Heterotrof atau organisme yang ada dilingkungan sekitar

Hidrolisis : Organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal
dari organisme mati

: Interaksi atau hubungan timbal balik antara organisme
mahluk hidup dengan lingkungan sekitarnya

: Pemanfaatan energi cahaya matahari (cahaya matahari
buatan) oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk
mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat

: Tempat hidup makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan
dalam hidupnya

: Hewan pemakan tumbuhan
: Makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri

karena tidak dapat mengubah bahan anorganik menjadi
bahan organik
: Penguraian zat dalam reaksi kimia yang disebabkan oleh air

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 32

Kalor : Energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih

tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah

Karnivora : Hewan pemakan daging

Komensalisme : Interaksi antara dua makhluk hidup yang menguntungkan

salah satu organisme, sementara organisme lain tidak

dirugikan dan tidak diuntungkan

Konsumen : Organisme yang tidak dapat menghasilkan dan membuat

makanannya sendiri

Mikroorganisme : Organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk

mengamatinya diperlukan alat bantuan

Mutualisme : Hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis namun

saling menguntungkan satu sama lain

Omnivora : Hewan yang jenis makanannya adalah daging dan tumbuhan

Parasitisme : Jenis interaksi antar makhluk hidup yang menguntungkan

satu pihak dan merugikan pihak lainnya

Penyerbukan : Proses menempelnya sel jantan pada sel betina pada

tumbuhan

Produsen : Organisme yang bisa menghasilkan dan membuat

makanannya sendiri

Radiasi : Energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau

gelombang

Termodinamika : Cabang ilmu fisika yang mempelajari proses ketika usaha

diubah menjadi kalor dan ketika kalor diubah menjadi usaha

Zat : Sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang

(memiliki volume)

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 33

DAFTAR PUSTAKA

Antony, A., & Mudjiran, M. (2021). Meningkatkan Hasil Belajar IPA Menggunakan
Strategi Pembelajaran Everyone Is Teacher Here Siswa Sekolah
Dasar. JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 9(1), 19-27.

https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/rpp/rpp-daring-ipa-kelas-7-semester-
2-covid-19-12/ diakses pada tanggal 10 Maret 2021.

https://idschool.net/smp/perubahan-fisika-kimia-biologi/ diakses pada tanggal
15 Maret 2021.

https://kependidikan.com/download-ki-dan-kd-jenjang-smp/ diakses pada
tanggal 10 Maret 2021.

https://www.gurupendidikan.co.id/piramida-makanan/ diakses pada tanggal 10
Maret 2021.

https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/20/120000069/interaksi-
makhluk-hidup-dengan-lingkungan?page=all diakses pada tanggal 15 Maret
2021

Lutfi, A. (2021). Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Dalam
Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri 2 Ponjen Kecamatan Karanganyar
Kabupaten Purbalingga (Doctoral dissertation, IAIN Purwokerto).

WILA, O. (2021). Keterampilan Mengajar Guru Dalam Mengelola Kelas Pada Mata
Pelajaran IPA Di Masa Pandemi Covid 19 (Studi Pada Kelas V MIN 11 Bandar
Lampung) (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 34

BIODATA PENULIS

Eki Putri Angraini lahir di Bekasi, tanggal 24 Oktober
1997. Riwayat pendidikan penulis yaitu pernah belajar di
SD Negeri Kaliabang Tengah VIII Bekasi, SMP Negeri 19
kota Bekasi, SMK Negeri 5 kota Bekasi jurusan kimia
analis. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas
Indraprasta PGRI Jakarta jurusan pendidikan fisika. Penulis pernah mengajar di
beberapa TK daerah Bekasi, sekarang penulis aktif di salah satu yayasan bimbingan
belajar di kota Bekasi.

Rusmono lahir di Pemalang, tanggal 23 April 1991. Riwayat
pendidikan penulis yaitu pernah belajar di SD Negeri 1
Beluk, SMP Negeri 1 Beluk, SMA Muhammadiyah 2
Pemalang. Kemudian melanjutkan pendidikan di Ma'had
Utsman bin Affan Jakarta jurusan bahasa Arab dan
Universitas Indraprasta PGRI Jakarta jurusan pendidikan fisika. Penulis pernah
mengajar dibeberapa bimbel dan menjadi guru privat di daerah Jabodetabek,
sekarang penulis aktif menjadi guru di SMP Islam Ibnu majah Bekasi.

Hani Damayanti Djubaedi lahir di Sukabumi, tanggal 24
November 1970. Riwayat penulis yaitu pernah belajar di SD
Negeri Kadudampi, SMP Negeri 1 Cisaat, SMA Negeri
Cibadak. Kemudian melanjutkan pendidikan di Insitut
Pertanian Bogor dan Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 35

jurusan pendidikan fisika. Penulis pernah menjadi guru di SMA Negeri Bukit
Kemuning Lampung Utara, sekarang penulis menjadi guru di SMA Negeri 1 Cisaat
Sukabumi.

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan | 36



Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran yang sangat penting
dan selalu diajarkan pada semua jenjang pendidikan. IPA adalah bagian dari
ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang alam semesta, benda-benda yang
ada dipermukaan bumi, di dalam perut bumi dan di luar angkasa, baik yang dapat
diamati indra maupun yang tidak dapat diamati oleh indra. Pelajaran IPA terbagi
menjadi 3 pokok bahasan utama yaitu Biologi, Fisika, dan Kimia. Tiga pokok
bahasan utama tersebut saling berkaitan dan beberapa saling bertergantungan.
Dari pokok bahasan tersebut kita tahu bahwa IPA pasti berhubungan dengan
rumus dan hitung-hitungan, sehingga banyak yang berpendapat bahwa IPA itu
pelajaran yang sulit.
Tetapi, benarkah IPA adalah pelajaran yang sulit dipelajari? Tidak juga, semua
tergantung dengan cara pandang kita. Benar kan? Jadi, mari mulai saat ini kita
ubah cara pandang kita dengan cara pandang baru dan katakan bahwa: “IPA ITU
MUDAH”!. Tapi dengan mengatakannya saja tidak cukup, kamu harus membaca
baik-baik buku ini agar dapat lebih memahami pelajaran IPA yang kamu anggap
sulit selama ini. Dan merubah pandanganmu terhadap pelajaran IPA.
Buku ini menyajikan materi berkaitan kehidupan sehari-hari disertai soal-soal
yang dapat membuat kamu memahami materi dan menyelesaikan masalah di dalam
kegiatanmu sehari-hari. Ayo, kita buktikan saja!

Universitas Indraprasta PGRI


Click to View FlipBook Version