LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI INGENHOUSZ Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Biologi Disusun Oleh: KELOMPOK 1 1. Akbar Muhamad Hisam (02) 2. Andika Yusuf (04) 3. Dinda Oktaviani (08) 4. Fahrani Rahmaningtyas (12) 5. Nisa Zahrawani (26) 6. Syalsha Vindyani Putri (33) XII MIPA 7 SMA NEGERI 1 PALIMANAN Jalan K.H. Agus Salim No.128, Pegagan,Kec.Palimanan, Kab.Cirebon
1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan bimbingan dan pertolongannya sehingga dalam penulisan Laporan Praktikum Biologi ini bisa berjalan dengan lancar. Penulisan Laporan Praktikum Biologi ini dimaksudkan kami untuk memenuhi tugas mata pelajaran Biologi Kelas 12 MIPA 7 semester 1 tahun ajaran 2023/2024. Selain itu penulisan Laporan Praktikum Biologi ini dimaksudkan sebagai penambah wawasan pembaca serta sumbang saran kepada pelajar dan masyarakat Indonesia,khususnya pelajar dan masyarakat Desa dalam memahami tentang Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Pembentukan Amilum Pada Proses Fotosintesis. Disisi lain, penulis mengajak kepada para pembaca agar dapat memahami dan mendalami masalah topik di atas, sekaligus menerapkan hasil Laporan Praktikum Biologi ini dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih atas kontribusi berbagai pihak, yaitu: 1. Ibu Ratna selaku Guru Bilogi kami 2. Orang tua kami yang telah memberi dorongan, baik secara moril maupun materil sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktikum Biologi ini 3. Sahabat-sahabat kami yang telah memberi dukungan dan telah membantu pelaksanaan penelitian hingga karya ini selesai 4. Dan semua pihak terkait yang mendukung penyelesaian Laporan Praktikum Biologi ini. Dalam penyusunan Laporan Praktikum Biologi ini, kami menyadari akan segala kekurangannya, untuk itu kritik dan saran dari pembaca sangat diperlukan demi perbaikan Laporan Praktikum Biologi ini. Akhir kata, semoga Laporan Praktikum Biologi ini bermanfaat bagi penulis dan juga teman-teman yang membutuhkan. Cirebon, 01 Oktober 2023 Penulis
2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................................................................ 1 DAFTAR ISI......................................................................................................................... 2 BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................... 3 A. Latar Belakang ........................................................................................................... 3 B. Rumusan masalah....................................................................................................... 3 C. Tujuan........................................................................................................................ 4 BAB II LANDASAN TEORI................................................................................................. 5 BAB III METODE PENELITIAN......................................................................................... 7 A. Judul .......................................................................................................................... 7 B. Jenis Penelitian ........................................................................................................... 7 C. Variabel Penelitian...................................................................................................... 7 D. Waktu dan Tempat Penelitian ..................................................................................... 7 E. Alat dan bahan : ......................................................................................................... 8 F. Langkah Kerja :.......................................................................................................... 8 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN .................................................................................. 9 A. Data Hasil Pengamatan ............................................................................................... 9 B. Pembahasan................................................................................................................ 9 BAB V PENUTUP .............................................................................................................. 11 A. Kesimpulan............................................................................................................... 11 B. Saran........................................................................................................................ 11 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................... 12 LAMPIRAN ........................................................................................................................ 13
3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Menurut Anwar (1986), aktivitas kehidupan di biosfer pada dasarnya digerakkan oleh tenaga dari cahaya matahari. Secara sepintas memang tidak nampak hubungan cahaya matahari dengan hewan yang dapat berlari dengan cepat. Namun apabila diteliti dengan cermat akan diketahui bahwa tenaga untuk berlari itu berasal dari pemecahan karbohidrat yang terkandung di dalam daun rerumputan yang dimakan oleh hewan tersebut, dan karbohidrat yang dipecah berasal dari suatu reaksi kimia didalam daun yang berlangsung dengan menggunakan energi cahaya matahari. Reaksi pembentukan karbohidrat ini dinamakan fotosintesis (Arrizandy). Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti penyusunan. Fotosintesis adalah proses pengubahan senyawa air (H2O) dan karbon dioksida (CO2) dibantu oleh cahaya matahari yang diserap oleh klorofil sehingga menghasilkan senyawa glukosa (C6H12O6). Glukosa yang dihasilkan selain digunakan langsung oleh tumbuhan juga akan disimpan dalam bentuk makanan (buah). Tumbuhan yang dapat melakukan proses fotosintesis hanya tumbuhan yang memiliki klorofil di dalam daunnya. Proses ini akan terjadi apabila terdapat cahaya dan diperantarai oleh klorofil, keduanya akan bereaksi membentuk zat kimia yang akan disimpan oleh tumbuhan tersebut. Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya fotosintesis antara lain; air (H2O), konsentrasi CO2, suhu, dll. B. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang yang sudah disebutkan, maka munculah rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap pembentukan amilum pada proses fotosintesis tumbuhan pacar air?
4 C. Tujuan Berdasarkan latar belakang yang sudah disebutkan diatas, maka tujuan sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap pembentukan amilum pada proses fotosintesis tumbuhan pacar air D. Hipotesis Daun yang mendapat sinar matahari akan menghasilkan amilum/glukosa karena proses fotosintesis berjalan dengan baik. Hal ini ditandai dengan warna daun yang berubah kehitaman setelah ditetesi lugol. Sedangkan, daun yang tidak mendapat sinar matahari tidak menghasilkan amilum/glukosa karena tidak terjadi proses fotosintesis. Hal ini ditandai dengan warna daun yang tidak berubah kehitaman setelah ditetesi lugol. Sumber : https://www.studocu.com/id/document/institut-teknologi-sepuluhnopember/biologi-umum/laporan-percobaan-sachs/43859272 https://youtu.be/k28h5HkS0Gw?si=aiJjmkYmRmOU6tHP
5 BAB II LANDASAN TEORI Tumbuhan hijau dapat membuat makanan sendiri melalui fotosintesis. Fotosintesis hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil, yaitu pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari. Secara sederhana, keseluruhan proses kimia dalam fotosintesis adalah sebagai berikut: 6CO2 + 12H2O + Energi Cahaya => C6H12O6 + 6O2 + 6H2O Fotosintesis adalah suatu proses biokimia atau proses pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara, karbondioksida, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tak terlihat), merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultraungu. Proses fotosintesis melibatkan dua rangkaian reaksi yang berurutan, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Pada reaksi terang meliputi penyerapan cahaya, transpor elektron, pemecahan air, dan pembentukan energi tinggi intermediet ATP (fotofosforilasi). Hasil dari reaksi terang kemudian dimanfaatkan dalam reaksi gelap, yaitu fase biosintetik. 1. Reaksi Terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya Matahari. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Sedangkan reaksi gelap adalah reaksi fotosintesis yang terjadi pada stomata kloroplas. Reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya dan memiliki jalur reaksi yang disebut Siklus Calvin.
6 Pada siklus Calvin NADPH dan karbondioksida bereaksi menghasilkan karbohidrat dalam bentuk gula. Dalam reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. 2. Reaksi Gelap Reaksi gelap adalah reaksi fotosintesis yang terjadi pada stroma kloroplas. Reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap memiliki jalur reaksi yang disebut sebagai siklus Calvin. Pada siklus Calvin, NADPH dan karbon dioksida bereaksi menghasilkan karbohidrat dalam bentuk gula.gelap adalah reaksi fotosintesis yang terjadi pada stroma kloroplas. Reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap memiliki jalur reaksi yang disebut sebagai siklus Calvin. Pada siklus Calvin, NADPH dan karbon dioksida bereaksi menghasilkan karbohidrat dalam bentuk gula.
7 BAB III METODE PENELITIAN A. Judul Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Pembentukan Amilum pada Proses Fotosintesis Tumbuhan Pacar Air B. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang kami gunakan adalah metode eksperimen. C. Variabel Penelitian 1. Variabel Bebas: a. Daun yang terkena cahaya b. Daun yang tidak terkena cahaya 2. Variabel Kontrol: a. Daun pacar air b. Lugol c. Alkohol 70% d. Air 3. Variabel Terikat: a. Perbandingan warna daun setelah direbus dengan alkohol b. Perbandingan warna daun setelah ditetesi dengan lugol D. Waktu dan Tempat Penelitian Hari/Tanggal : Selasa, 26 September 2023 Waktu : Pukul 08.50 sd. 10.00 WIB Tempat : Laboratorium Biologi SMAN 1 Palimanan
8 E. Alat dan bahan : 1. Gelas beker 2. Cawan petri 3. Pipet tetes 4. Bunsen 5. Lidi 6. Spirtus 7. Alkohol 70% 8. Lugol 9. Daun pacar air 10. Alumunium foil 11. Air F. Langkah Kerja : 1. Menutup daun pada pohonya dengan alumunium foil dan membiarkannya selama kurang lebih 12 jam dari pukul 05.00 - 17.00 WIB. 2. Memetik daun dan membuka bungkus alumunium foilnya serta menyiapkan daun yang tidak ditutupi alumunium foil. 3. Siapkan alkohol (1 botol) dan 2 daun 4. Memasukkan daun-daun tersebut ke dalam alkohol dan merebusnya selama kurang lebih 30 menit hingga daun menjadi pucat. 5. Jika sudah matikan apinya 6. Angkat daun-daun tersebut, lalu bilas dan lap menggunakan tisu 7. Lalu daun nya di letakan pada cawan petri 8. Tetesi llarutan lugol atau Iodin sebanyak 5-8 tetes. 9. Jemur di bawah sinar matahari 10. Amati perubahan yang terjadi
9 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Data Hasil Pengamatan NO Pengamatan Warna Daun Ditutup Tidak Ditutup 1 Sebelum Direbus Hijau Tua Hijau Tua 2 Direbus Alkohol Putih Pucat Putih Pucat 3 Ditetesi Lugol Putih Pucat Biru Kehitaman B. Pembahasan Setelah melakukan percobaan terdapat indikator yang perlu diperhatikan : 1. Perubahan warna alkohol menjadi hijau berarti terlarutnya klorofil daun tersebut yang disebabkan oleh tingginya suhu air dan alkohol 2. Warna pekat (biru kehitaman) pada bagian yang tidak tertutup oleh alumunium foil menunjukkan adanya amilum (karbohidrat) yang merupakan hasil dari fotosintesis 3. Warna pucat (putih pucat) pada bagian yang tertutup oleh alumunium foil menunjukkan tidak adanya amilum (karbohidrat) yang merupakan hasil dari fotosintesis yang disebabkan terhalangnya cahaya matahari yang merupakan sumber energi untuk proses fotosintesis Menurut data yang kami peroleh, didapatkan lah bahasan sebagai berikut. Percobaan Sachs bertujuan mengetahui peran cahaya dalam proses fotosintesis dan untuk membuktikan bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa berupa bahan organik yang disimpan dalam bentuk amilum. Sebelum melakukan praktikum daun dibungkus sebagian dengan alumunium foil dan ketika praktikum berlangsung alumunium foil tersebut dibuka, lalu daun direbus dalam alkohol sampai daun berubah warna menjadi putih pucat hal ini bertujuan untuk meluruhkan klorofil (zat hijau daun). Kemudian daun akan ditetesi dengan lugol yang bertujuan menguji adanya kandungan amilum dengan melihat perubahan
10 warnanya dan selanjutnya dijemur. Ketika daun telah kering didapatkan lah hasil bahwa: 1. Bagian daun yang tertutup oleh alumunium foil berwarna putih pucat yang menandakan bahwa tidak adanya amilum yang disebabkan oleh terhalangnya cahaya matahari sebagai sumber energi dalam proses fotosintesis. 2. Bagian daun yang tidak ditutupi oleh alumunium foil berwarna biru kehitaman yang menandakan bahwa adanya amilum karena adanya cahaya matahari sebagai sumber energi dalam proses fotosintesis. ]
11 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa intensitas cahaya sangat berpengaruh karena sebagai sumber energi terhadap pembentukan amilum pada proses fotosintesis tumbuhan pacar air yang dibuktikan ketika daun yang tidak tertutup oleh alumunium foil terkena cahaya matahari sehingga melangsungkan proses fotosintesis dan menghasilkan amilum yang dapat dilihat dari warna daun menjadi biru kehitaman setelah ditetesi lugol. Selain itu daun yang tidak tertutup dapat menyerap gas karbondioksida sebagai bahan dari fotosintesis untuk menghasilkan amilum. B. Saran Berdasarkan praktikum yang kami lakukan terdapat beberapa kesalahan atau yang dapat diperhatikan lebih jauh, sebagai berikut: a. Bungkus tumbuhan pacar air dengan alumunium foil minimal 1 hari. b. Rebus daun tumbuhan pacar air harus membutuhkan waktu yang lama untuk melarutkan klrofil secara maksimal
12 DAFTAR PUSTAKA Purnamasari,Apon 2020. Modul Biologi Kelas XII. Bandung: Kemendikbud Laporan Praktikum sachs, Diakses pada tanggal 27 Oktober 2023 http://www.academia.edu/9484230/laporan_praktikum_uji_sach Laporan Praktikum sachs, Diakses pada tanggal 27 Oktober 2023 http://googleweblight.com/?lite_url=http://www.moeluzie.blogspot.com/2012/01/percobaansach.html?m%3D1&ei=Yehg531a&lc=id
13 LAMPIRAN