The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Andika Yusuf, 2023-09-11 11:22:39

PPT PRAKTIKUM FERMENTASI

Kelompok 1 - 12 MIPA 7

Pengaruh Kadar Ragi Terhadap Fermentasi Alkohol KELOMPOK 1


Anggota Kelompok Akbar Muhamad Hisam (02) Andika Yusuf (04) Dinda Oktaviani (08) Fahrani Rahmaningtyas (12) Nisa Zahrawani (26) Syalsha Vindiani (33)


LATAR BELAKANG BELAKANG


Latar Belakang Ragi mengandung mikroorganisme yang melakukan fermentasi dapat berbentuk butiran- butiran kecil atau cairan nutrient. Mikroorganisme digunakan di dalam ragi yaitu Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus aspergillus, Mucor, Amylomyces, Endomycopsis, Hansenula anomala, Lactobacillus, Acetobacter, dan sebagainya.


Latar Belakang Kita mengetahui bahwa ragi yang dicampur dengan gula mengalami reaksi, terutama apabila komposisi keduanya banyak. Hal ini menyebabkan reaksi dari fermipan atau ragi dengan gula dan air lalu menyebabkan fermentasi dengan berbagai indikator yang ada


TUJUAN


Mengetahui hasil produk dari fermentasi alkohol Mengetahui pengaruh kadar ragi terhadap fermentasi alkohol 1. 2. Tujuan


RUMUSAN RUMUSAN MASALAH MASALAH


Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh kadar ragi terhadap fermentasi alkohol?


HIPOTESIS HIPOTESIS


Hipotesis Adanya ragi dapat membuat proses fermentasi berjalan maksimal Semakin banyak ragi yang ditambahkan semakin maksimal pula hasil fermentasi 1. 2. Sumber : https://youtu.be/fhysOf0ZDxI?feature=shared


Landasan Landasan Teori


Landasan Teori Respirasi anaerob adalah proses pemecahan glukosa dalam tubuh makhluk hidup untuk dijadikan energi yang tidak memerlukan oksigen sama sekali. Respirasi anaerob terjadi pada bakteri, ragi, dan organisme prokariotik ataupun makhluk hidup uniseluler yang berada pada lingkungan dengan kadar oksigen yang rendah. Pengertian respirasi anaerob


Landasan Teori Fermentasi alkohol merupakan suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol dan karbondioksida. Mikroorganisme yang berperan yaitu Saccharomyces Cerevisiae yang ada pada ragi Pengertian Fermentasi Fermentasi asam laktat adalah respirasi yang terjadi pada sel hewan atau manusia, ketika kebutuhan oksigen tidak tercukupi akibat bekerja terlalu berat. Menggunakan bakteri Lactobacillus, L. plantarum, L. casei, dsb.


Landasan Teori Terjadi di sitoplasma Saccharomyces Cerevisiae sebagai jamur uniseluler (alkohol) dan bakteri Lactobscillus (asam laktat) Letak Terjadinya Fermentasi Alkohol dan asam laktat


Landasan Teori Faktor terjadinya respirasi anaerob 1. SUHU Sebagai salah satu faktor lingkungan terpenting yang mempengaruhi dan menentukan macam organisme yang dominan selama fermentasi


Landasan Teori Faktor terjadinya respirasi anaerob 2. MIKROORGANISME Dalam respirasi anaerob mikroorganisme lah yang berperan. Semakin banyak mikroorganisme yang terdapat pada suatu larutan maka semakin maksimal pula hasil yang akan didapat


Landasan Teori Faktor terjadinya respirasi anaerob 3. pH Setiap mikroorganisme mempunyai pH minimal, maksimal, dan optimal untuk pertumbuhannya. Untuk yeast, pH optimal untuk pertumbuhannya ialah berkisar antara 4,0sampai 4,5. Pada pH 3,0 atau lebih rendah lagi fermentasi alcohol akan berjalan dengan lambat


Landasan Teori Tahapan Fermentasi Alkohol


Landasan Teori Tahapan Fermentasi Asam Laktat


VARIABEL VARIABEL


Variabel 1. Variabel Bebas Ragi - tanpa ragi (botol A) - 1 sdm ragi (botol B) - 2 sdm ragi (botol C) - 3 sdm ragi (botol D) 2. Variabel Terikat Besar balon, keadaan gelembung, perubahan warna, bau larutan 3. Variabel Kontrol - 4 Botol le minerale - 4 balon - 3 sendok - 2 sdm gula pasir - 1 strip air hangat


WAKTU & WAKTU & TEMPAT PRAKTIKUM PRAKTIKUM


Pukul : 11.15-12.30 WIB Hari, tanggal : Senin, 11 September 2023 Waktu dan Tempat WAKTU TEMPAT Bertempat di ruang kelas XII MIPA 7 SMAN 1 Palimanan


ALAT & BAHAN SERTA ALAT & BAHAN SERTA LANGKAH KERJA LANGKAH KERJA


Alat dan Bahan Ragi Gula pasir Air hangat Balon Botol Sendok


Langkah Kerja Siapkan alat dan bahan Berikan label keterangan pada setiap botol ; Botol A = tanpa ragi. Botol B = 1 sdm ragi. Botol C = 2 sdm ragi. Botol D = 3 sdm ragi Masukan air hangat kedalam botol mineral dengan ukuran sama rata (1 garis botol) kemudian, tambahkan 2 sdm gula pasir 1. 2. 3. 4. Campurkan ragi sesusai label lalu, kocok masing masing botol sampai campuran larutan merata Siapkan balon untuk menutup mulut botol Diamkan selama 20 menit dan amati reaksi yang terjadi pada balon Tulislah hasil pengamatan di kertas 5. 6. 7. 8.


HASIL PRAKTIKUM PRAKTIKUM


Tabel Pengamatan


Grafik Pengamatan Besar Balon Keadaan Gelembung Bau Larutan Botol 1 Botol 2 Botol 3 Botol 4 4 cm 3 cm 2 cm 1 cm 0 cm


PEMBAHASAN PEMBAHASAN


Pembahasan Untuk apa ya botol ditutup dengan balon? Ragi fungsinya untuk apa ya? Kalau gula untuk apa? Kenapa harus menggunakan air hangat? Gelembung itu indikator adanya apa? Perubahan balon itu indikator adanya apa? Kenapa jadinya bau ya? Ko airnya berubah warna?


Pembahasan Karena merupakan respirasi anaerob Membantu proses fermentasi, karena terdapat Saccharomyces cerevisiae Menjadi bahan dasar Karena pada suhu optimum (30⁰C35⁰C) Hasil reaksi berupa CO2 & proses penguapan Karena berisikan CO2 yang merupakan senyawa yang ringan Menandakan produk utama yaitu alkohol Air yang keruh menandakan alkohol dan air menyusut menandakan perubahan ke gas CO2 (uap)


Pembahasan Pada botol A tidak terjadi reaksi fermentasi dimana keadaan balon tidak mengembang, warna air tetap jernih, tidak ada gelembung dan tidak menimbulkan bau. Hal ini disebabkan karena tidak adanya ragi yang merupakan peran utama dalam fermentasi alkohol Pada botol B terjadi reaksi fermentasi namun tidak sempurna dimana keadaan balon mengembang kecil, warna air sedikit keruh, gelembung sedikit dan bau yang tidak menyengat. Hal ini disebabkan karena adanya 1 sdm ragi yang merupakan peran utama dalam fermentasi alkohol Menurut hasil pengamatan didapatkan bahasan sebagai berikut. BOTOL A BOTOL B


Pembahasan Pada botol D terjadi reaksi fermentasi secara sempurna dimana keadaan balon mengembang besar, warna air coklat, gelembung sangat banyak dan bau yang sangat menyengat. Hal ini disebabkan karena adanya 3 sdm ragi yang merupakan peran utama dalam fermentasi alkohol Pada botol C terjadi reaksi fermentasi namun tidak sempurna dimana keadaan balon mengembang sedang, warna air keruh, gelembung banyak dan bau yang menyengat. Hal ini disebabkan karena adanya 2 sdm ragi yang merupakan peran utama dalam fermentasi alkohol BOTOL C BOTOL D


KESIMPULAN KESIMPULAN


Pengaruh kadar ragi terhadap fermentasi alkohol berbanding lurus, semakin banyak ragi yang ditambahkan maka makin cepat pula reaksi fermentasi alkohol dan sempurna (dilihat dari ukuran balon, jumlah gelembung, bau larutan, dan warna larutan) Tujuan dari fermentasi alkohol ini yaitu mengubah glukosa menjadi 2 etanol sebagai produk utama, 2 ATP, 2 CO2 Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa : Fermentasi alkohol merupakan jenis respirasi anaerob dimana tidak memerlukan oksigen untuk bereaksi Mikroorganisme yang berperan yaitu jamur bersel tunggal Saccharomyces cerevisiae yang terdapat pada ragi Kesimpulan


SARAN


Saran Perhatikan takaran ragi dan gula pada percobaan yang dilakukan agar hasil yang didapat secara maksimal Lebih memperhatikan suhu pada air atau jangan terlalu lama menuangkan ragi dan gula agar suhu air tidak berkurang 1. 2.


Thank You F or Your Attenti on KELOMPOK 1


Click to View FlipBook Version