DHARMA GITA DHARMA GITA Oleh : Ni Made Ayu Suryaningsih,S.Ag
Tujuan pembelajaran Memahami jenis-jenis Dharma Gita, menganalisis relevansi nilai-nilai Dharma Gita yang terkait dengan budaya bangsa dan mengaplikasikan Dharma Gita dalam kegiatan keagamaan sesuai kearifan lokal.
Kriteria ketercapaian Tujuan Pembelajaran Kriteria ketercapaian Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Dharma Gita Peserta didik dapat memahami pentingnya Dharma Gita dalam kehidupan beragama Hindu. 11 2
Dharma Gita 2 Dharma artinya Keagamaan, kebenaran, kebaikan, 1 Gita artinya nyanyian atau lagu.
Pengertian Dharma Gita Pengertian Dharma Gita Dharma Gita artinya nyanyian yang mengandung nilai kebenaran, keagamaan yang dinyanyikan untuk mengiringi pelaksanaan upacara yadnya dalam agama Hindu.
Di Dalam Dharma Gita terdapat nilai-nilai ajaran keagamaan, kesusilaan, penggambaran kebesaran Hyang Widhi Wasa dalam segala manivestasinya, serta nilai tuntunan kehidupan.
Dharma Gita juga bagian dari Panca Gita yang dibawakan pada saat pelaksanaan Panca Yadnya.
Panca Gita artinya lima macam bunyi atau suara yang digunakan dalam mengiringi atau menunjang pelaksanaan Yadnya seperti ; PANCA GITA
Suara kentongan (kukul),yaitu suara yang menandakan dimulainya pelaksanaan upacara yadnya. 1. Suara Gong (gambelan), yaitu suara dari alat musik tradisional yang dibawakan saat pelaksanaan upacara. 2. Suara Kidung, yaitu suara yang keluar dari para umat saat menyanyikan tembang keagamaan. 3. Puja Mantram yang dilantunkan oleh pemimpin upacara keagamaan (sulinggih, pemangku, dansebagainya). 4. Suara Genta (bajra), yaitu suara yang dihasilkan dari genta yang dibawakan sulinggih saat melantunkan mantram puja. 5.
Pentingnya Dharma Gita dalam kehidupan ; 1. Menghayati ajaran agama 2. Meningkatkan Sradha dan Bakti Mengendalikan diri dari Adharma 3. 4. Melestarikan Budaya.
Jenis-jenis Dharma Gita 1. Sekar Rare 2. Sekar Alit 3. Sekar Madya 4. Sekar Agung 5. Sloka 6. Palawakya
1.Sekar rare Sekar rare adalah nyanyian yang dinyanyikan oleh anakanak atau nyanyian ketika mengasuh anak.
2. Sekar Alit Istilah lain dari sekar alit, yaitu tembang macepat, pupuh, atau geguritan.
3. Sekar Madya Sekar Madya disebut juga dengan kekidungan atau tembang tengahan, yaitu nyanyian yang ditembangkan untuk mengiringi upacara yadnya.
4. Sekar Agung Sekar Agung sering disebut dengan Wirama/Kekawin.
5. SLoka Sloka merupakan bait-bait dari kitab suci yang dilantunkan melalui irama mantra.
6. Palawakya Palawakya yaitu pembacaan sloka yang menggunakan irama tertentu dengan menggunakan bahasa jawa kuno.
WAKTUNYA BERMAINl
Matur Suksma