The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nisuryaningsih34, 2024-03-21 10:09:51

Perkembangan Sejarah Hindu kls 8

Perkembangan Sejarah Hindu di Asia OLEH : NI MADE AYU SURYANINGSIH,S.AG


Tujuan Pembelajaran Menguraikan sejarah perkembangan agama Hindu di Asia dan menganalisis hikmahnya agar dapat berkontribusi positif pada kehidupan kekinian. KKTP : Peserta didik menunjukan kemampuan; menjelaskan sejarah perkembangan agama Hindu di Asia secara kronologis.


A. Sejarah singkat hindu di Asia Pada Awalnya Hindu merupakan aliran kepercayaan yang disebut Sanatana Dharma ( kebenaran absolut yang kekal dan abadi). Agama Hindu di Asia awalnya berkembang di india dilembah sungai Shindu, kemudian berkembang kewilayah utara yaitu Nepal. Perkembangan Hindu di Nepal sangatlah kuat, Agama Hindu di Nepal sangat besar jumlahnya, hampir 90 % penduduknya beragama Hindu.


Penyebaran Agama Hindu ke daerah-daerah lain banyak para ahli memberikan pendapatnya bahwa Hindu berkembang melalui kaum Brahmana, Kesatria, Waisya, dan Sudra. Dahulu jalur perdagangan Asia dapat digunakan melalui jalur darat. Pada awal masehi, jalur perdagangan tidak lagi melewati jalur darat (jalur sutra) tetapi beralih kejalur laut, sehingga secara tidak langsung para pedagang cina menuju india atau sebaliknya melewati selat Malaka.


Agama Hindu terus berkembang menuju Nusantara atau Indonesia. Perkembangan agama Hindu di Nusantara terbukti dengan adanya kerajaan-kerajaan yang bernafaskan Hindu seperti ; Salakanagara, Kutai, Tarumanegara, Pejajaran, Mataram, Kediri, Singosari, Majapahit dan kerajaankerajaan lainya.


b. Perkembangan Agama hindu di asia Agama Hindu pertama kali dimulai dari India, tepatnya di lembah sungai Shindu (Punyap/Punjap). Lembah sungai Shindu dihuni oleh penduduk asli India yaitu Bangsa Dravida. Peradaban bangsa Dravida ini sudah berkembang sejak kurang lebih 3000 SM. Orang persia (bangsa Arya) memberikan pengaruh terhadap budaya asli India (bangsa Dravida), sehingga terjadi akulturasi budaya (Masuknya unsur budaya asing).


Berkulit hitam Hidung pesek Rambut kriting Badan pendek Berkulit putih Tinggi Berhidung mancung sangat aktif Penduduk asli India adalah Bangsa dravida Bangsa Dravida Bangsa Arya


PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA DIBAGI MENJADI 3 FASE : 1. Zaman Weda Zaman Brahmana Zaman Upanisad


a. Zaman Weda (2000 SM - 1000 SM). Zaman ini dimulai pada waktu bangsa arya tinggal di lembah sungai Shindu, sekitar 2.500 SM - 1.500 SM. Kedatangan bangsa Arya ke lembah sungai Shindu menyebabkan bangsa Dravida menyingkir kesebalah selatan sampai ke Dataran Tinggi Dekkan.


b. Zaman Brahmana (1.000 SM - 300 M). Pada era ini kaum Brahmana sangat besar pada kehidupan keagamaan. Hanya kaum Brahmana yang berhak mengantarkan persembahan orang kepada para dewa. Zaman ini ditandai pula dengan tata cara upacara keagamaan yang teratur.


C. Zaman Upanisad Zaman Upanisad adalah zaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama. Pada zaman ini, munculah ajaran falsafat, ajaran Darsana, Itihasa, dan Purana.


Perkembangan agama hindu di india ditandai dengan banyaknya kerajaan yang bernuansa Hindu. a. Kerajaan Maurya Kerajaan ini didirikan oleh Candragupta. Selama masa pemerintahan Candragupta, kerajaan Maurya berkembang dengan pesat dan menjadi kerajaan besar. kerajaan ini sangat harmonis.


b. Kerajaan Gupta Kerajaan ini muncul pada abad ke_4Masehi. Berdirinya kerajaan ini karena kerajaan Maurya telah mengalami kemunduran. PUNCAK KEJAYAAN KERAJAAN GUPTA PADA MASA PEMERINTAHAN SAMUDRA GUPTA


C, KERAJAAN ANDHARA Kerajaan ini berkembang di dekat Sungai Godawari pada abad k_1 SM. Pada masa pemerintahan Krishna I, raja mendirikan bangunan suci agama Hindu (Kuil Kailasa di Ellora.


2. Perkembangan Agama Hindu di Cina. Perkembangan agama Hindu di Cina dimulai semenjak Cina dikuasai oleh Dinasti Han (206 SM-221 M). Pada masa kekuasaan dinasti Han, Kaisar Cina memberikan ijin para Brahmana untuk datang ke Cina mengajarkan Agama Hindu . Datangnya para Brahman ke Cina menyebabkan agama Hindu mulai berkembang di negeri Cina.


Pengaruh agama Hindu di Kampuchea awalnya masuk kelembah sungai Mekong di daerah Funan, Kampuchea. Kerajaan ini didirikan oleh seorang Brahmana yang bernama Kaundinya pada awal tahun Masehi. Kerajaan Funan adalah kerajaan awal yang mengembangkan agama Hindu di Kampuchea. 3. Kerajaan Agama Hindu di Kampuchea


Agama Hindu berkembang di Indonesia sejak awal masehi dengan berdirinya kerajaan Salakanagara di jawa Barat. Kemudian berkembang ke Kalimantan Timur dengan Kerajaan Kutai sekitar abad ke _ 4 Masehi. 4. Perkembangan Agama Hindu di Indonesia.


Hal ini terbukti dengan ditemukan tujuh buah yupa. Yupa didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh raja mulawarman. beliau melakukan pemujaan terhadap dewa siwa. tempat pemujaan itu disebut vaprakeswara.


Agama Hindu berkembang di Jawa Barat abad k _5 dikerajaan Tarumanegara. Adapun peninggalanya ; Prasasti Cirauteun, kebon kopi, jambu, Pasir awi, Muara Cianten, Tugu, dan Lebak. Semua Prasasti tersebut menggunakan bahasa Sansekerta dan memakai hurup Pallawa. setelah di kalimantan timur


Agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah dengan ditemukanya Prasasti Tukmas di lereng Gunung Merbabu. Prasasti ini berbahasa Sansekerta memakai hurup Pallawa. Prasasti Tukmas berisi atribut Dewa Tri Murti, seperti Trisula, kendi, cakra, kapak , dan bunga teratai mekar. Agama Hindu di Jawa Tengah


Prasasti ini diperkirakan tahun650 Masehi. Selain itu ditemukan Prasasti Canggal yang dikeluarkan oleh Raja Sanjaya pada tahun654 Caka dengan Candra sengkala berbunyi Sruti Indriya Rasa. Isinya memuat pemujaan terhadap Dewa Tri Murti.


Agama hindu berkembang di jawa timur abad k_8 Perkembangan agama hindu di Jawa timur di buktikan dengan ditemukanya Prasasti Dinoyo dekat kota Malang.


TERIMA KASIH Om Santih,Santih,Santih, om


Click to View FlipBook Version