The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by idawatiii1976, 2022-06-26 06:07:27

Jobseet

Jobseet

TEKNIK DASAR LISTRIK
DAN ELEKTRONIKA

Nama :
Kelas :
Nilai :

Materi : Pengukuran resistor dengan ohm meter

UNTUK SMK/MK KLS X

SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Pengukuran Resistor Dengan Ohm meter

KELAS/SEMESTER : X / 1

I. TUJUAN

Setelah menyelesaikan praktek siswa diharapkan dapat:
Menggunakan AVO meter (multimeter) dengan benar.
Mengetahui cara mengukur nilai hambatan resistor menggunakan multimeter analog.
Menentukan nilai resistor dengan membaca kode warna.
Mengetahui kesesuaian nilai hambatan resistor pada hasil pengukuran dengan
toleransi hasil pembacaan gelang warna resistor.

II. ALAT DAN BAHAN

1.AVO meter (multimeter)
2.Papan peraga nilai kode warna gelang resistor
3.Resistor dengan berbagai nilai tahanan

III. DASAR TEORI

(Sumber: https://teknikelektronika.com/cara-menghitung-nilai-resistor)/

Contoh:
Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 =1.000.000 Ohm atau 1 M Ohm dengan toleransi 10%.

SMK NEGERI 5 MAKASSAR 1

E-Jobsheet Pengukuran Resistor Dengan Ohm meter

KELAS/SEMESTER : X / 1

AVO meter sering disebut multimeter atau multitester, alat ini biasa dipakai untuk mengukur
harga resistansi (tahanan), tegangan AC (Alternating Current), tegangan DC (Direct Current), dan
arus DC. Bagian-bagian AVO meter seperti ditunjukkan gambar di bawah.

(Sumber: https://panduanteknisi.com/cara-menggunakan-avometer-multitester.htm) l

Dari gambar AVO meter dapat dijelaskan bagian-bagian dan fungsinya :
Sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk (Zero Adjust Screw), berfungsi untuk mengatur
kedudukan jarum penunjuk dengan cara memutar sekrupnya ke kanan atau ke kiri dengan
menggunakan obeng pipih kecil.
Tombol pengatur jarum penunjuk pada kedudukan zero (Zero Ohm Adjust Knob), berfungsi
untuk mengatur jarum penunjuk pada posisi nol. Caranya : saklar pemilih diputar pada posisi Ω
(Ohm), test lead (+) merah dihubungkan ke test lead (–) hitam, kemudian tombol pengatur adjust
zero diputar ke kiri atau ke kanan sehingga menunjuk pada kedudukan 0 Ω.
Saklar pemilih (Range Selector Switch), berfungsi untuk memilih posisi pengukuran dan batas
ukurannya. AVO meter biasanya terdiri dari empat posisi pengukuran, yaitu :
Papan skala : posisi Ω (Ohm) berarti AVO Meter berfungsi sebagai ohmmeter, posisi ACV (Volt
AC) berarti AVO Meter berfungsi sebagai voltmeter AC, dan posisi DCV (Volt DC) berarti AVO
meter berfungsi sebagai voltmeter DC.
Posisi DCmA (miliampere DC) berarti AVO meter berfungsi sebagai mili amperemeter DC.
Lubang kutub + yang berwarna merah.
Lubang kutub –yang berwarna hitam.
Saklar pemilih polaritas (Polarity Selector Switch), berfungsi untuk memilih polaritas DC atau
AC.
Kotak meter (Meter Cover), berfungsi sebagai tempat komponen-komponen AVO meter.
Jarum penunjuk meter (Knife –edge Pointer), berfungsi sebagai penunjuk besaran yang diukur.
Skala (Scale), berfungsi sebagai skala pembacaan meter.

IV. KESELAMATAN KERJA 2

1.Gunakan alat praktikum sesuai dengan fungsinya.
2.Laksanakan praktikum sesuai dengan prosedur kerja.
3.Tanyakan pada instruktur apabila mengalami permasalahan selama praktikum.

SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Pengukuran Resistor Dengan Ohm meter

KELAS/SEMESTER : X / 1

V. LANGKAH KERJA

1.Memakai baju praktik
2.Siapkan jobsheet praktikum
3.Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk praktikum
4.Cek alat praktikum
5.Pasang kabel probe merah dan hitam pada multimeter, kabel merah pada VΩ jack

karena akan mengukur tahanan dan kabel hitam pada com jack
6.Pastikan selektor (saklar pemilih AVO meter pada kedudukan Ω
7.Lakukan kalibrasi dengan cara : Test lead merah dan test lead hitam saling

dihubungkan dengan tangan kiri, sambil mata memperhatikan gerakan jarum. Jika
jarum tidak tepat di nol maka tangan kanan mengatur tombol pengatur kedudukan
jarum pada posisi nol pada skala Ω. Jika jarum penunjuk meter tidak dapat diatur
pada posisi nol,berarti baterainya sudah lemah dan harus diganti.
8.lakukan pengukuran dengan cara kedua ujung test lead dihubungkan pada ujung-
ujung resistor yang akan diukur resistansinya
9.Cara membaca penunjukan jarum meter sedemikian rupa sehingga mata kita tegak
lurus dengan jarum meter dan tidak terlihat garis bayangan jarum meter. Supaya
ketelitian tinggi kedudukan jarum penunjuk meter berada pada bagian tengah daerah
tahanan
10.Jika jarum penunjuk meter berada pada bagian kiri (mendekati maksimum), maka
batas ukurnya di ubah dengan memutar saklar pemilih pada yang lebih tinggi dan
sebaliknya. Selanjutnya dilakukan lagi pengaturan jarum penunjuk meter pada
kedudukan nol, kemudian dilakukan lagi pengukuran terhadap resistor tersebut dan
hasil pengukurannya adalah penunjukan jarum meter dikalikan 10
11.Ukur nilai tahanan dengan menggunakan multimeter
12.Analisis hasil pengukuran
13.Buatlah kesimpulan dari hasil pengukuran

Cara membaca hasil pengukuran :

Hasil pengukuran = hasil pembacaan x PS

Untuk menentukan masih berfungsi baik atau sudah rusak sebuah resistor dengan
membandingkan nilai pengukuran dengan perhitungan. Jika hasil pengukuran berada
dalam batas toleransi maka, resistor tersebut dalam keadaan baik.

SMK NEGERI 5 MAKASSAR 3

E-Jobsheet Pengukuran Resistor Dengan Ohm meter

KELAS/SEMESTER : X / 1

VI. ANALISIS DATA

Tabel hasil pengukuran nilai tahanan, nilai toleransi, nilai minimum dan maksimum lalu ukurlah
dengan menggunakan multitmeter setelah itu beri kesimpulan apakah resistor itu masih dalam
keadaan baik atau tidak dan tuliskan hasilnya pada tabel di bawah ini!

SMK NEGERI 5 MAKASSAR 4

TEKNIK DASAR LISTRIK
DAN ELEKTRONIKA

Nama :
Kelas :
Nilai :

Materi : Pengukuran rangkaian seri dan paralel

UNTUK SMK/MK KLS X

5SMK NEGERI S5MMKANKEAGSSEARRI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Pengukuran Rangkaian Seri dan Paralel

KELAS/SEMESTER : X / 1

I. TUJUAN

Setelah melaksanakan praktek ini siswa diharapkan dapat:
Siswa dapat mengenal hubungan resistor secara seri dan paralel
Siswa dapat menghitung dan mengukur rangkaian seri dan paralel

II. ALAT DAN BAHAN

1. Multimeter
2.3 buah resistor

III. DASAR TEORI

1.Rangkaian seri/deret
Yang dimaksud dengan rangkaian seri adalah apabila beberapa resistor dihubungkan
secara berturut turut, yaitu ujung akhir dari resistor pertama disambung dengan ujung
awal dari resistor kedua, dan seterusnya. Jika ujung akhir resistor terakhir diberi tegangan
maka arus mengalir secara berturut turut melalui semua resistor yang besarnya sama.
Kalau kita ingin memperbesar resistor yang dipergunakan, maka dua buah atau lebih
disambung secara seri.
Pada rangkaian seri :

Kuat arus disemua resistor sama
Merupakan rangkaian pembagi tegangan ( tegangan sumber sama dengan jumlah
tegangan-tegangan bagian.

Rumus untuk memperbesar resistor :

Rtotal = R1 + R2 + R3 ………

Jadi Rtotal = R1 + R2 + R3 = 100 Ω + 220 Ω + 470 Ω = 790 Ω

SMK NEGERI 5 MAKASSAR 5

E-Jobsheet Pengukuran Rangkaian Seri dan Paralel

KELAS/SEMESTER : X / 1

2. Rangkaian paralel

Yang dimaksud dengan rangkaian paralel jika beberapa resistor secara bersama
dihubungkan antara dua titik yang dihubungkan pada tegangan yang sama.
Pada rangkaian paralel :

Tegangan disemua resistor sama
·Merupakan rangkaian pembagi arus ( arus sumber sama dengan jumlah arus bagian.
Resistor yang diparalel nilai resistansinya akan semakin kecil, tergantung dari hasil
perbandingan nilai masing-masing.

IV. KESELAMATAN KERJA

1.Lakukan langkah kerja sesuai jobsheet
2.Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya
3.Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan

V. LANGKAH KERJA

1.Pertama untuk rangkaian seri, siapkan project boardnya, kemudian rakit ketiga
resistor, Perhatikan cara merakitnya, jangan sampai salah ya. kaki resistor satu
dihubungkan dengan kaki resistor ke dua, dan kaki resistor kedua dihubungkan
dengan kaki resistor ketiga Untuk lebih jelasnya bisalihat pada gambar berikut:

Gambar 1. Perakitan 3 resistor secara seri 6
(Sumber:



SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Pengukuran Rangkaian Seri dan Paralel

KELAS/SEMESTER : X / 1

2. langkah selanjutnya adalah menyiapkan multimeter yang di set pada ohm meter.
lakukan kalibrasi alat ukur agar pada saat pengukuran didapatkan hasil yang akurat dan
presisi.
3.Lakukan kalibrasi dengan cara : Test lead merah dan test lead hitam saling dihubungkan
dengan tangan kiri, sambil mata memperhatikan gerakan jarum. Jika jarum tidak tepat di
nol maka tangan kanan mengatur tombol pengatur kedudukan jarum pada posisi nol pada
skala Ω. Jika jarum penunjuk meter tidak dapat diatur pada posisi nol,berarti baterainya
sudah lemah dan harus diganti.
4.Kemudian masing-masing resistor diukur hambatannya, R1, R2 dan R3 seperti pada
gambar 2. Jangan lupa, pada saat pengukuran resistor, tangan jangan menyentuh kaki
komponen ya, biar tidak mempengaruhi hasil pengukuran.

Gambar 2. Pengukuran R1 secara seri
(Sumber:

5. Untuk pengukuran R2 dan R3 tinggal so
batbee pindah aja ya di masing masing kaki
resistor, baca penunjukan jarumnya dan jangan lupa masukkan tabel. Untuk pengukuran
hambatan seri dari ketiga resistor dengan cara meletakkan probe merah ohm meter pada
kaki Resistor pertama, dan probe hitam ohm meter pada kaki resistor ketiga. Sobatbee
dapat lihat pada gambar berikut:

Gambar 3. Pengukuran Rangkaian Seri 7
(Sumber:



SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Pengukuran Rangkaian Seri dan Paralel

KELAS/SEMESTER : X / 1

6. Selanjutnya untuk rangkaian paralel, ubah rangkaian pada project board di atas
menjadi rangkaian paralel. Resistor disusun secara berjajar. Peletakkan resistor bisa
disusun pada project board dengan kaki kaki komponen saling terhubung . Untuk lebih
jelasnya sobatbee bisa lihat pada gambar berikut :

Gambar 2. Pengukuran R1 secara seri
(Sumber:



7. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan multimeter yang di set pada ohm meter.
lakukan kalibrasi. Nilai resistor yang dipakai untuk rangkaian paralel ini sama dengan
rangkaian seri di atas, jadi gak perlu di ukur lagi ya sobatbee, kita cukup ukur R paralelnya
saja seperti pada gambar berikut.

Gambar 3. Pengukuran Rangkaian Seri
(Sumber:



SMK NEGERI 5 MAKASSAR 8

E-Jobsheet Pengukuran Rangkaian Seri dan Paralel

KELAS/SEMESTER : X / 1

VI. ANALISIS DATA

Hasil pengukuran Hambatan Resistor seri dan paralel R1, R2,dan R3, silakan masukkan ke
tabel hasil percobaan berikut, kemudian pada bagian Resistor seri perhitungan, lakukan
perhitungan secara manual. Sedangkan untuk pembacaan dan perhitungan resistor
paralel, bisa hitung dulu R Paralelnya, Untuk cara menghitung R paralel.

SMK NEGERI 5 MAKASSAR 9

TEKNIK DASAR LISTRIK
DAN ELEKTRONIKA

Nama :
Kelas :
Nilai :

Materi : Gerbang dasar logika

UNTUK SMK/MK KLS X

SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

I. TUJUAN

Setelah melaksanakan percobaan ini siswa diharapkan dapat:

Memahami jenis-jenis gerbang logika.
Menerangkan prinsip kerja gerbang logika.
Membedakan IC Digital
Menggambarkan rangkaian persamaan gerbang logika sesuai dengan IEC.
Membuktikan tabel kebenaran dari setiap gerbang logika.
Menuliskan persamaan Aljabar BOOLEAN gerbang logika sesuai dengan tabel
kebenaran.

II. ALAT DAN BAHAN

1. Multimeter 1 buah 1.IC 7432
2.Catu Daya 1 buah 2.IC 7404
3.Papan Percobaan 1 buah 3.IC 7400
4. LED 2 buah 4.IC 7402
5.Kabel Penghubung secukupnya 5.IC 7486
6.IC 74266

III. DASAR TEORI

Integrated Circuit atau disingkat dengan IC adalah Komponen ElektronikaAktif yang
terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan Transistor, Dioda,Resistor dan
Kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu Rangkaian Elektronikadalam sebuah
kemasan kecil. Bahan utama yang membentuk sebuah Integrated Circuit (IC) adalah
bahan semikonduktor. IC Digital pada dasarnya adalah rangkaian switching yang tegangan
Input dan Outputnya hanya memiliki 2 (dua)level yaitu “Tinggi” dan “Rendah” atau dalam
kode binary dilambangkan dengan“1” dan “0”. (Dickson Kho, 2014).

Gerbang-gerbanglogika dasar merupakan elemen dari rangkaian digital danrangkaian
digital merupakan kesatuan dari gerbang-gerbang logika dasar yang membentuk fungsi
pemrosesan sinyal digital. (Sugiartowo, 2018). Gerbang-gerbang dasar logika merupakan
elemen rangkaian digital dan rangkaian digital merupakan kesatuan dari gerbang-gerbang
logika dasar yang membentuk fungsi pemrosesan sinyal digital. Gerbang dasar logika
terdiri dari 3 gerbang utama, yaitu AND Gate, OR Gate, dan NOT Gate. Gerbang lainnya
seperti NAND Gate, NOR Gate, EX-OR Gate dan EX-NOR Gate merupakan kombinasi dari
3 gerbang logika utama tersebut.

IV. KESELAMATAN KERJA

1.Tidak boleh bercanda sewaktu malaksanakan praktek
2.Lapor pada instruktif sebelum rangkaian dihubungkan ke sumber tegangan

10SMK NEGERI 5 MAKASSAR

V. LANGKAH KERJA

Langkah-langkah percobaan gerbang logika AND
Siapkan alat dan bahan
Buat rangkaian di papan percobaan seperti pada gambar 1.2
Lakukan uji percobaan sesuai dengan tabel kebenaran dan perhatikan perubahan pada
keluaran (0utput).
A. Gerbang AND
Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan
berlogika 1, jika tidak maka output yang dihasilkan akan berlogika 0 (Siregar &
Parinduri, 2017). Simbol dan tabel kebenaran dari gerbang logika AND sebagai
berikut:
Gambar 1.1 Simbol Gerbang AND
(Sumber: https://anbidev.com/gerbang-logika-dasar)/


Gambar 1.2 Rangkaian AND Gate 2 Input (IC 7408)

11SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Dengan persamaan Boolean fungsi AND adalah Y = A.B



Tabel 1. Tabel Kebenaran Gerbang AND

12SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

VI. TUGAS LATIHAN

Buat rangkaian percobaan seperti pada langkah percobaan A dengan menggunakan
Gerbang AND Gate 3 input menggunakan IC 7411 serta Gerbang AND Gate 4 input
menggunakan IC 7421
Buat masing-masing data pengamatan yang diperoleh selama melakukan percobaan
Tuliskan tegangan masing-masing dari tiap-tiap kaki gerbang AND Gate 3 input dan 4
input
Buat kesimpulan dari percobaan yang telah anda lakukan

13SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Langkah-langkah percobaan gerbang logika OR
Siapkan alat dan bahan
Buat rangkaian di papan percobaan seperti pada gambar 2.1
Lakukan uji percobaan sesuai dengan tabel kebenaran dan perhatikan perubahan pada
keluaran (0utput).

B. Gerbang OR
Gerbang OR digunakan menghasilkan logika 0 jika semua masukan berlogika 0, jika tidak
maka output yang dihasilkan akan berlogika 1. (Siregar & Parinduri 2017). Simbol dan
tabel kebenaran dari gerbang logika OR sebaga berikut:

Gambar 2. Simbol Gerbang OR
(Sumber: https://www.edukasielektronika.com/2015/01/gerbang-logika-or.htm) l
Gambar 2.1 Rangkaian OR Gate 2 Input (IC 7432)

14SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Dengan persamaan Boolean fungsi OR adalah Y=A+B



Tabel 2. Tabel Kebenaran Gerbang OR

15SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Langkah-langkah percobaan gerbang logika NOT
Siapkan alat dan bahan
Buat rangkaian di papan percobaan seperti pada gambar 3.1
Lakukan uji percobaan sesuai dengan tabel kebenaran dan perhatikan perubahan pada
keluaran (0utput).
C. Gerbang NOT
Gerbang NOT digunakan untuk menghasilkan logika yang kebalikan dari inputnya. (Siregar
& Parinduri 2017). Simbol dan tabel kebenaran dari gerbang logika OR sebaga berikut:

Gambar 3. Simbol Gerbang NOT
(Sumber: https://www.edukasielektronika.com/2015/02/gerbang-logika-not.htm) l
Gambar 3.1 Rangkaian NOT Gate 2 Input (IC 7404)

Dengan persamaan Boolean fungsi NOT adalah-Y=-A



Tabel 3. Tabel Kebenaran Gerbang NOT

16SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Langkah-langkah percobaan gerbang logika NAND
Siapkan alat dan bahan
Buat rangkaian di papan percobaan seperti pada gambar 4.1
Lakukan uji percobaan sesuai dengan tabel kebenaran dan perhatikan perubahan pada
keluaran (0utput).
D. Gerbang NAND
Gerbang NAND adalah NOT AND atau bukan AND merupakan kombinasi dari Gerbang
AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari keluaran output Gerbang AND.
(Siregar & Parinduri, 2017). Simbol dan tabel kebenaran gerbang NAND sebagai berikut:

Gambar 4. Simbol Gerbang NAND
(Sumber: https://roboguru.ruangguru.com/question/simbol-gerbang-logika-nand-

dibawah-ini-yang-menunjukan-tabel-kebenaran-yang-tepat_zSWP4DT8C)ie
Gambar 4.1 Rangkaian NAND Gate 2 Input (IC 7400)

17SMK NEGERI 5 MAKASSAR

||E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

Dengan persamaan Boolean fungsi NAND adalah Y=A.B



Tabel 4. Tabel Kebenaran Gerbang NAND

18SMK NEGERI 5 MAKASSAR

E-Jobsheet Gerbang Dasar Logika

KELAS/SEMESTER : X / 2

TUGAS LATIHAN

Buat rangkaian percobaan seperti pada langkah percobaan D dengan menggunakan
Gerbang NAND Gate 3 input menggunakan IC 7410 dan Gerbang NAND Gate 4 input
menggunakan IC 7420 serta NAND Gate 8 input menggunakan IC 7430.
Buat masing-masing data pengamatan yang diperoleh selama melakukan percobaan.
Tuliskan tegangan masing-masingdari tiap-tiap kaki gerbang hanya dari NAND Gate 3
input dan NAND 4 input.
Buat kesimpulan dari percobaan yang telah anda lakukan.

19SMK NEGERI 5 MAKASSAR


Click to View FlipBook Version