The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ekapratiwiteha29, 2022-02-14 05:24:23

RESUME MATERI

RESUME MATERI

RESUME MATERI



METODE KB TANPA ALAT

DISUSUN OLEH :

NAMA : SRI NANDA ALI

NIM : 751540120030

MATA KULIAH : Kesehatan Perempuan Dan Perencanaan Keluarga

DOSPENG : Ibu Puspita Sukmawaty Rasyid, SST,M. kES

Politeknik Kesehatan Kemenkes
Gorontalo

Jurusan Kebidanan

Pengertian

A. Metode Lendir Serviiks

Metode mukosa serviks atau metode ovulasi merupakan metode

keluarga berencana alamiah (KBA) dengan cara mengenali masa subur

dari siklus menstruasi dengan mengamati lendir serviks dan perubahan

rasa pada vulva menjelang hari-hari ovulasi.

1.Kelebihan

Metode mukosa serviks ini memiliki kelebihan,
antara lain:
(a) Mudah digunakan.
(b) Tidak memerlukan biaya.
(c) Metode mukosa serviks merupakan metode keluarga berencana alami

lain yang mengamati
tanda-tanda kesuburan

2.Kekurangan

Sebagai metode keluarga berencana alami, metode
mukosa serviks ini memiliki keterbatasan.
Keterbatasan tersebut antara lain::
(1) Tidak efektif bila digunakan sendiri, sebaiknya
dikombinasikan dengan metode kontrasepsi lain
(misal metode simptothermal).
(2) Tidak cocok untuk wanita yang tidak menyukai
menyentuh alat kelaminnya.
(3).Wanita yang memiliki infeksi saluran
reproduksidapat mengaburkan tanda-tanda kesuburan.
(4) Wanita yang menghasilkan sedikit lendir.

Pengertian
metode senggam terputus ( koitus


Interuptus

Coitus interuptus atau senggama terputus

adalah metode keluarga berencana

radisional/alamiah, dimana pria


mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari

vagina sebelum mencapai ejakulas

Kekurangan

Metode coitus interuptus ini mempunyai keterbatasan.
(a) Sangat tergantung dari pihak pria dalam mengontrol

ejakulasi dan tumpahan sperma selama senggama.
(b) Memutus kenikmatan dalam berhubungan seksual

(orgasme).
(c) Sulit mengontrol tumpahan sperma selama penetrasi,

sesaat, dan setelah interupsi coitus.
(d) Tidak melindungi dari penyakit menular seksual.
(e) Kurang efektif untuk mencegah kehamilan.

Angka Kegagalan
Metode coitus interuptus akan efektif apabila

dilakukan dengan benar dan konsisten. Angka

kegagalan 4-27 kehamilan per 100 perempuan

per tahun

Pengertian

Metode Simptothermal

Sim To Termal Metode simptothermal

merupakan metode keluarga berencana

alamiah (KBA) yang mengidentifikasi masa


subur dari siklus menstruasi wanita.



1 Angka kegagalan dari penggunaan metode

simptothermal adalah 10-20 wanita akan hamil

dari 100 pasangan setiap tahunnya. Namun,

studi lain juga menyatakan angka kegagalan

dari metode: simptothermal mempunyai angka

kegagalan hanya 3 persen apabila di bawah

pengawasan yang ketat.t

2 Keuntungan
Metode simptothermal mempunyai keuntungan.
(1) Tidak ada efek fisik seperti obat-obatan, alat,

bahan kimia, atau operasi yang dibutuhkan
(2) Aman
(3) Ekonomis
(4) Meningkatkan hubungan kerja sama antar

pasangan
(5) Dapat langsung dihentikan apabila pasangan

menginginkan kehamilan.
(6) Tidak memerlukan

Kekurangan
(1) Tidak cocok digunakan oleh wanita yang


3 mempunyai bayi, berpenyakit, pasca perjalanan

maupun konsumsi alkohol.
(2) Metode simptothermal kurang efektif karena

pengguna harus mengamati dan mencatat suhu
basal tubuh maupun perubahan lendir serviks.
(3) Metode simptothermal memerlukan kerjasama

antara pasangan suami istri.

Metode Amenore

Laktasi (MAL)

Definisi Cara Kerja

MAL adalah kontrasepsi
Penundaan / Penekanan

yang mengandalkan
Ovulasi
pemberian Air Susu Ibu

(ASI) secara ekslusif, artinya

hanya diberikan ASI tanpa

tambahan makanan ataupun

minuman apapun lainnya.

Keuntugan kelemahan

Efektivitas tinggi (keberhasilan 98%
Perlu persiapan sejak perawatan

pada enam bulan pasca kehamilan agar dapat segera menyusui

persalinan) Segera efektif dalam 30 menit pasca persalinan
Tidak mengganggu senggama Tidak
Efektivitas tinggi sampai kembalinya

ada efek samping secara sistematik
haid atau sampai dengan 6 bulan.

Tidak perlu pengawasan medis Tidak
Mungkin sulit dilaksanakan karena

perlu obat atau alat Tanpa biaya kondisi sosial

Metode Suhu Basal Tubuh

Pengertian

Suhu tubuh basal adalah suhu terendah yang dicapai oleh tubuh

selama istirahat atau dalam keadaan istirahat (tidur). Pengukuran

suhu basal dilakukan pada pagi hari segera setelah bangun tidur

dan sebelum melakukan aktivitas lainnya.

Keuntungan
Keuntungan dari penggunaan metode suhu basal tubuh antara

lain:
(1) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada pasangan

suami istri subur/ovulasi. tentang masa
(2) Membantu wanita yang mengalami siklus haid tidak teratur

untuk mendeteksi subur/ovulasi.
(3) Dapat digunakan sebagai kontrasepsi ataupun meningkatkan

kesempatan untuk hamil.
(4) Membantu menunjukkan perubahan tubuh lain pada saat

mengalami masa subur/ovulasi seperti perubahan lendir serviks.
(5) Metode suhu basal tubuh yang mengendalikan adalah wanita

itu sendiri.

Kekurangan
Sebagai metode KBA, suhu basal tubuh memiliki keterbatasan sebagai berikut.
(1) Membutuhkan motivasi dari pasangan suami istri.
(2) Memerlukan konseling dan KIE dari tenaga medis.
(3) Suhu tubuh basal dapat dipengaruhi oleh penyakit, gangguan tidur, merokok,

alkohol, stres, penggunaan narkoba maupun selimut elektrik.
(4) Pengukuran suhu tubuh harus dilakukan pada waktu yang sama.
(5)Tidak mendeteksi awal masa subur.
(6) Membutuhkan masa pantang yang lama.

Angka kegagalan
Metode suhu basal tubuh akan efektif bila dilakukan dengan

benar dan konsisten. Suhu tubuh basal dipantau dan dicatat

selama beberapa bulan berturut-turut dan dianggap akurat bila

terdeteksi pada saat ovulasi. Tingkat keefektian metode suhu

ubuh basal sekitar 80 persen atau 20-30 kehamilan per 100

wanita per tahun. Secara teoritis angka kegagalannya adalah 15

kehamilan per 100 wanita per tahun

Metode KB Kalender

Pengertian

Metode kalender atau pantang berkala adalah cara atau metode

kontrasepsi sederhana yang dilaku kan oleh pasangan suami istri

dengan tidak melaku kan senggama atau hubungan seksual pada hasa

subur atau ovulasi.
Metode kalender ini berdasarkan pada siklus haid/menstruasi wanita.

Knaus berpendapat bahwa ovulasi terjadi tepat 14 hari sebelum

menstruasi berikutnya. Sedangkan Ogino berpendapat bahwa ovulasi

tidak selalu terjadi tepat 14 hari sebelum menstruasi, tetapi 12 atau 16

hari sebelum menstruasi berikutnya.

Angka Kegagalan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh CDC (Centers for Disease Control and


Prevention) di Amerika Serikat menyatakan bahwa angka kegagalan KB


kalender cukup besar yaitu 24 persen. Itu berarti dari setiap 100 perempuan


yang menggunakan metode ini secara tepat, ada sekitar 24 orang yang


mengalami kegagalan dan berujung hamil.

Kelebihan


Dibanding kontrasepsi lain, metode sistem kb kalender yang satu ini sangat murah


karena Anda mungkin tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak. Di samping


itu, Anda hanya mengandalkan perhitungan masa subur. Sehingga, Anda tidak


perlu meng gunakan bantuan alat apapun.

Kelemahan


Dibanding kontrasepsi lainnya, sistem kb kalender ini kurang efektif.
Apalagi, metode ini memiliki kemungkinan gagal hingga mencapai 20%.

Kontra indikasi KB kalender
Wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur sehingga sulit

menentukan masa yang aman untuk melakukan hubungan.


Click to View FlipBook Version