DO NOT COPY
CAPAIAN PER FASE Peserta didik terampil dalam membaca dan menuliskan tentang Konsep Dasar Ilmu Geografi, Peta, Penelitian Geografi dan Fenomena Geosfer. Peserta didik mampu menyampaikan, mengomunikasikan ide antar mereka, dan mampu bekerja secara kelompok atau pun mandiri dengan alat bantu hasil produk sendiri berupa peta atau alat pembelajaran lainnya. CAPAIAN PER TAHUN Di akhir fase E, peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu geografi, peta/penginderaan jauh/GIS, penelitian geografi, dan fenomena geosfer, mampu mencari/mengolah informasi tentang keberagaman wilayah secara fisik dan sosial, mampu menganalisa wilayah berdasarkan ilmu pengetahuan dasar geografi, karakter fisik dan sosial wilayah (lokasi, keunikan, distribusi, persamaan dan perbedaan, dan lain-lain). Peserta didik mampu menguraikan permasalahan yang timbul dalam fenomena geosfer yang terjadi dan memberikan ide solusi terbaik untuk menghadapinya. Peserta didik mampu mengkomunikasikan/mempublikasikan hasil penelitian dalam berbagai media. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 2
LEARNING GOALS Tujuan pembelajaran Indikator 10.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapanya dalam kehidupan sehari-hari. Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan. 10.2 Menyimpulkan objek formal geografi melalui literasi geografi secara kritis. Peserta didik dapat menulis karangan tentang penggunaan pendekatan dan prinsip geografi dalam mengkaji objek material geografi. 10.3 Merekomendasikan bentuk interaksi dari aspek fisik geografis dengan aspek fisik dan sosial yang terjadi di muka bumi melalui literasi geografi Membuat laporan dari bentuk interaksi dari aspek fisik geografis dengan aspek sosial yang terjadi di muka bumi melalui literasi geografi Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 3
TABLE OF CONTENTS CAPAIAN PER FASE 2 CAPAIAN PER TAHUN 2 LEARNING GOALS 3 TABLE OF CONTENTS 4 BAB I 5 KONSEP DASAR ILMU GEOGRAFI 5 Konsep Geografi 5 Assignment: Description 7 Project: Social Campaign 11 LEARNING GOALS 14 BAB II 15 DASAR-DASAR PEMETAAN, PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) 15 PENGINDERAAN JAUH 19 Observasi: Google Maps 24 Cara Mengolah SIG 26 Project: Group Presentations 28 Analisis Potensi pada provinsi di Indonesia 28 BIBLIOGRAFI 31 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 4
BAB I KONSEP DASAR ILMU GEOGRAFI Tuhan menciptakan alam semesta dalam enam hari dan beristirahat pada hari ketujuh. Apa tujuan Tuhan menciptakan alam ini? Tuhan berfirman agar manusia mengelola bumi ini dan memenuhinya dengan beranak cucu. Apakah manusia sudah benar-benar mengelola bumi ini dengan baik? Zaman kini banyak sekali eksploitasi alam bahkan sudah banyak jenis hewan dan tumbuhan yang punah. Apakah ini yang diinginkan Tuhan? Seharusnya kita sebagai ciptaan Tuhan yang segambar dengan rupa Allah, dan diberikan akal budi oleh Tuhan mampu melestarikan dan mengelola dengan baik apa yang telah Tuhan ciptakan. Maka mari kiranya kita sebagai manusia bisa mencintai alam ini dengan lebih baik. A. Konsep Geografi 1. Pengertian Geografi Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan segala fenomena yang terjadi di dalamnya, baik yang bersifat fisik maupun manusia. Kata "geografi" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "geo" yang berarti "bumi" dan "graphein" yang berarti "menulis" atau "menggambarkan". 2. Ruang Lingkup Geografi a. Objek Material Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 5
1) Atmosfer: ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………. 2) Litosfer: ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………. 3) Hidrosfer: ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………. 4) Biosfer: ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………. 5) Antroposfer: ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… b. Objek Formal Cara pandang objek studi formal geografi dapat dilihat dari organisasi keruangan (spatial setting) yang meliputi: a. Pola dan persebaran fenomena tertentu di permukaan bumi (spatial patterns) b. Keterkaitan atau hubungan antar fenomena tersebut (spatial system) c. Perkembangan atau perubahan yang terjadi pada fenomena tersebut, baik dalam wilayah sendiri maupun antar wilayah (spatial processes). Berdasarkan pandangan objek formal geografi, maka akan muncul enam pertanyaan pokok yang dikenal dengan 5W + 1H. Pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mengetahui gejala-gejala di permukaan bumi, sehingga menghasilkan penjelasan berdasarkan cara pandang geografi. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 6
3. Konsep Dasar Geografi Untuk dapat memahami konsep dasar geografi, kalian dapat mempelajarinya pada video dengan mengakses link berikut: Link 1:https://www.youtube.com/watch?v=_oXgdaPDsYs Setelah mempelajari konsep dasar geografi isilah tabel berikut ini: Lokasi Jarak Keterjangkauan Pola Morfologi Aglomerasi Interaksi Interdependensi Nilai Kegunaan Diferensiasi Area Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 7
Assessment: Description Description of My Neighborhood Goals: 1. Students can understand the basic concepts of geography. 2. Students can analyze and apply geography concepts in real context. Indicators: 1. Students are able to explain the relationship between geography concepts learned and examples in daily life. 2. Students are able to compose clear, coherent, and well-structured writing. Instructions: 1. The task is done individually. 2. Identify some examples in daily life around you that are related to the basic concepts of geography and organize them into a story. 3. Give an interesting title to your description. 4. The story description is written on paper using black or blue ink ballpoint. 5. Here is an example of an activity that can be developed based on the basic concepts of geography, you can use the following example and develop it into an interesting story. a. Lokasi - Menggunakan alamat atau koordinat geografis untuk menemukan lokasi tempat tinggal. b. Jarak - Mengukur jarak tempuh dari rumah ke sekolah menggunakan alat pengukur jarak, seperti peta atau aplikasi peta digital. - Mengamati waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tempat-tempat tertentu dan membandingkan jaraknya. c. Aglomerasi - Mengamati pusat perbelanjaan, pusat kota, atau area industri yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal. d. Keterjangkauan - Mengamati dan menganalisis aksesibilitas ke berbagai layanan publik seperti toko, sekolah, rumah sakit, dan tempat rekreasi. - Membuat peta rute transportasi umum yang digunakan sehari-hari. e. Pola - Mengidentifikasi pola lalu lintas di sekitar lingkungan tempat tinggal, seperti jam sibuk atau pola perjalanan yang umum. f. Morfologi Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 8
- Mempelajari morfologi permukaan bumi dengan melakukan pengamatan tentang pegunungan, lembah, dataran, dan pantai yang pernah dikunjungi atau terdekat dengan daerah tempat tinggal. g. Interaksi - Mempelajari bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan, seperti irigasi pertanian, penggunaan air, atau pengelolaan sampah. - Membahas interaksi antara manusia dan satwa liar di taman nasional atau kawasan konservasi. h. Nilai Kegunaan - Mempelajari penggunaan lahan di sekitar, seperti lahan pertanian, kawasan industri, atau taman hijau. - Menganalisis perubahan penggunaan lahan dari waktu ke waktu di wilayah sekitar Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 9
b. Prinsip Geografi https://www.youtube.com/watch?v=TcYOVxF_jx4 Prinsip Persebaran Prinsip Interelasi Prinsip Deskripsi Prinsip Korologi b. Aspek Geografi To learn about the aspects of geography, you can learn it through the video on the following link: https://www.youtube.com/watch?v=2wkxICBBGPA Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 10
Aspek Biotik Aspek Non-Biotik Aspek Topografi Aspek Sosial Aspek Ekonomi Aspek Budaya Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 11
Assignment: To know your level of understanding of the basic concepts of geography, you can take an interactive quiz on the following link: https://quizizz.com/join?gc=71390802 Project: Social Campaign Fenomena Sosial Goals: 1. Students are able to raise awareness about certain social issues that occur in society. 2. Students are able to analyze phenomena that occur with the 5W+IH guide. 3. Students are able to develop communication, cooperation, leadership, and problem solving skills in the context of social campaigns. 4. Students provide solutions that can change their own behavior and influence others to take positive action regarding the social phenomenon. Indicators: 1. Students produce products in the form of presentation slides and posters. 2. Students present creative and communicative information. Instruction: 1. Tugas ini bersifat kelompok, anggota kelompok terdiri dari 3 orang dipilih secara acak melalui https://wheelofnames.com/id/ 2. Baca dan pahami artikel yang sudah diberikan pada setiap kelompok. Kelompok 1 Kelompok 2 Kelompok 3 https://www.kompas.id/baca/ humaniora/2023/03/14/polu si-udara-di-indonesia-terburu k-di-asia-tenggara https://tekno.tempo.co/read/1 615878/kemasan-unilever-ind ofood-dan-mayora-penyumba ng-pencemaran-sampah-plasti k-terbanyak https://mataram.antaran ews.com/berita/245538/ banjir-di-sekitar-sirkuit-m andalika-akibat-hutan-gu ndul Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 12
3. Kelompok menganalisis artikel dengan panduan 5W + 1 H - Fenomena apa yang terjadi pada artikel tersebut? (what) - Siapa yang terlibat dalam fenomena tersebut? (who) - Latar belakang terjadinya fenomena tersebut? (why) - Kapan fenomena tersebut muncul atau terjadi? (when) - Dimana lokasi terjadinya fenomena tersebut? (where) - Bagaimana solusi yang kelompok berikan dalam mengatasi fenomena yang terjadi! 4. Tugas ini bersifat open book, kelompok boleh mencari sumber informasi dari media digital/internet. 5. Kelompok mengerjakan tugas ini dalam bentuk slide powerpoint, pada aplikasi Canva, Ms. Powerpoint, atau aplikasi lain sejenis. 6. Setelah membuat slide presentasi, kelompok membuat 1 poster yang berisi informasi kepada publik untuk menjaga lingkungan sesuai dengan isu/fenomena yang kelompok dapatkan. 7. Poster diposting pada akun media sosial instagram setiap anggota kelompok. 8. Sebelum posting poster ke sosial media, kalian harus menuliskan keterangan yang menceritakan tujuan kampanye dan cara orang-orang dapat terlibat. 9. Kalian dapat menggunakan hastag yang relevan dengan kampanye yang kalian buat, misalnya #Plastic Tree Future. 10. Siswa harus mengajukan permintaan umpan balik kepada pengguna media sosial. Boleh berupa pendapat, saran, atau tanggapan tentang poster dan kampanye secara umum. Siswa dapat menggunakan pertanyaan terbuka seperti "Apa pendapatmu tentang pesan yang ingin kami sampaikan melalui poster ini?" atau "Apakah kamu memiliki ide lain untuk meningkatkan kampanye ini?". 11. Kelompok mempresentasikan hasil slide presentasi, poster dan feedback yang diperoleh dari hasil kampanye sosial yang dibuat. 12. Timeline Minggu Kinerja Penilaian 1 - Pembagian kelompok - Pengantar guru mengenai penugasan. - Siswa mulai mendalami terkait isu yang telah dibagikan. - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 2 - Siswa mencari informasi dari berbagai - Penilaian diskusi Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 13
sumber terkait isu yang terkait. - Penilaian kinerja. 3 - Pembuatan desain presentasi - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 4 - Penyelesaian slide presentasi - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 5 - Pembuatan desain poster - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 6 - Penyelesaian poster - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 7 - Presentasi Kelompok - Penilaian produk dan presentasi. 13. Rubrik Penilaian 1. Konten - Kedalaman pemahaman materi yang disampaikan. - Kekayaan dan relevansi informasi yang diberikan. - Kelogisan dan struktur penyajian materi. 2. Komunikasi - Keterampilan berbicara dan kejelasan pengucapan. - Kemampuan menjelaskan konsep secara terperinci. - Penggunaan bahasa yang sesuai dan jelas. 3. Penggunaan media Desain dan Pesan Poster - Kreativitas dalam penggunaan media seperti slide presentasi, dan poster - Kualitas visual dan tata letak materi presentasi dan poster. - Efektivitas penggunaan media dalam mendukung penyampaian pesan. 4. Efektivitas Pesan - Pesan yang disampaikan dalam poster mudah dipahami, jelas, dan memiliki dampak. - Pesan yang disampaikan dalam poster cukup jelas tetapi kurang dalam hal dampak. - Pesan yang disampaikan dalam poster tidak jelas dan tidak memiliki dampak yang signifikan. 5. Posting di Media Sosial Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 14
- Posting di media sosial dilakukan dengan baik, termasuk penggunaan hashtag dan tagging yang tepat. - Posting di media sosial dilakukan dengan beberapa kesalahan dalam penggunaan hashtag atau tagging. - Posting di media sosial kurang efektif atau tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. 6. Permintaan Umpan Balik dan Tanggapan - Siswa meminta umpan balik dengan jelas dan merespons dengan baik terhadap umpan balik yang diterima. - Siswa meminta umpan balik tetapi tanggapannya terbatas atau tidak memadai. - Siswa tidak meminta umpan balik atau tidak merespons dengan baik terhadap umpan balik yang diterima. Refleksi After completing the social campaign task you can fill in the reflection by accessing the following link: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSd9mJE7FCfyIruQGvLhVi4n_457GUaqEhVgzo LJr3_eG4uB3A/viewform?usp=sf_link Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 15
LEARNING GOALS SEMESTER 2 Tujuan Pembelajaran Indikator 10.4 Memahami dasar-dasar pemetaan, penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Siswa mampu Membuat peta tematik wilayah provinsi dan atau salah satu pulau di Indonesia berdasarkan peta rupa bumi. 10.5 Memahami langkah-langkah penelitian ilmu geografi dengan menggunakan peta. Siswa mampu menyajikan hasil observasi dalam bentuk presentasi analisis potensi wilayah di Indonesia. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 16
BAB II DASAR-DASAR PEMETAAN, PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) Before we start to learn about Fundamentals Of Mapping, Remote Sensing and Geographic Information Systems (Sig) let’s see your understanding by clicking the link below. https://wordwall.net/resource/3636783/peta-buta-asean Manusia dicipta menurut peta teladan Allah, manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah, maka manusia sejatinya memiliki kemiripan dengan Allah. Mirip dengan Allah jangan dibatasi hanya dalam bentuk fenomenal. Hal ini berarti segala kemungkinan terbesar dari Allah yang tidak terbatas dimasukan ke dalam jiwa manusia, dan manusia adalah wakil Tuhan di dunia ini, maka kita kita tidak boleh menghina diri, karena manusia diciptakan begitu mulia dan begitu bernilai di mata Tuhan. A. PETA Gambar Peta Sumber:https://news.detik.com/berita/d-4448541/serba-serbi-peta-dan-profil-penting-indonesia 1. What do you think is a map? ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 17
2. List the functions of maps that you know! …………………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 1. Komponen peta Untuk mempelajari kompenen-kompenen peta kalian dapat melakukan pengamatan melalui link berikut: https://andro.hepidev.com/2020/12/08/dasar-pemetaan/ Gambar komponen peta Sumber: https://repositori.kemdikbud.go.id Gambar Peta Sumber:https://roboguru.ruangguru.com/forum/perhatikan-peta-berikut-tandailah-komponen-komponen-peta-yang-terdapat-pada-peta-tersebut Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 18
1. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 2. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 3. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 4. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 5. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 6. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 7. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 8. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 9. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… 10. ………………………..…………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………… Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 19
2. Skala Skala dapat diartikan sebagai perbandingan (rasio) antara jarak dua titik pada peta dan jarak sesungguhnya kedua titik tersebut di permukaan bumi atau di lapangan, dan pada satuan yang sama. a. Jenis-jenis skala - Skala angka Skala angka adalah skala yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dan jarak yang sebenarnya dengan angka, contohnya 1:500.000 dibaca setiap 1 cm pada peta mewakili 500.000 cm di lapangan. - Skala garis Skala garis/grafis adalah skala yang ditunjukkan dengan garis lurus yang dibagi dalam beberapa ruas, dan setiap ruas menunjukkan dalam satuan panjang yang sama. - Skala Verbal Skala verbal adalah skala yang dinyatakan dengan kalimat atau secara verbal. Skala verbal biasanya digunakan oleh orang-orang Amerika dan Eropa. b. Memperbesar dan Memperkecil Skala - Menghitung Skala Membandingkan dengan peta lain dengan syarat cakupan wilayahnya sama. Keterangan: d1 : Jarak pada peta yang sudah diketahui skalanya d2 : jarak pada peta yang akan dicari P1 : penyebut skala peta yang belum diketahui P2 : penyebut skala peta yang akan dicari 1. Perhatikan dua peta berikut. Jika diketahui jarak peta dan skala peta 1 seperti pada gambar, berapakah skala peta 2? Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 20
Calculate the scale on map 2! …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… 2. Membandingkan suatu jarak horizontal di peta dengan jarak di lapangan! Jarak X dan Y pada peta adalah 8 cm, sedangkan jarak X dan Y di lapangan adalah 4 km. Berapakah skala peta tersebut? Penyelesaian: …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… c. Jenis Peta 1) Jenis peta berdasarkan skala diklasifikasikan sebagai berikut: a) Peta kadaster, berskala 1:100 – 1:5000 dipakai untuk membuat peta dalam sertifikat pembuatan tanah. b) Peta skala besar, berskala 1:5.000 – 1:250.000dipakai untuk menggambarkan wilayah yang relatif sempit seperti peta kabupaten. c) Peta skala sedang: berskala 1: 250.000 – 1: 500.000 digunakan untuk menggambarkan wilayah yang agak luas seperti peta provinsi. d) Peta skala kecil: berskala 1:500.000 – 1: 1.000.000 digunakan untuk menggambarkan daerah yang cukup luas seperti Indonesia. e) Peta skala geografis berskala lebih besar dari 1:1.000.0000 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 21
2) Jenis peta berdasarkan isi a) Peta Umum ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… b) Peta Khusus (Tematik) ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… 3) Jenis peta berdasarkan bentuk a) Peta Datar (dua dimensi) Peta datar adalah jenis peta yang dibuat pada bidang datar, bisa berupa kertas, kain, kanvas, papan, dan sebagainya. Jenis peta yang satu ini paling sering ditemui dan digunakan. b) Peta Timbul (tiga dimensi) Peta timbul adalah jenis peta yang dibuat secara tiga dimensi sehingga tampak lebih mirip dengan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya. Pada peta ini, permukaan timbul seperti gunung dan dataran tinggi terlihat menonjol, sebaliknya kenampakan seperti palung akan terlihat cekung dengan kedalaman tertentu. c) Peta Digital Peta digital adalah jenis peta yang dibuat menggunakan bantuan komputer secara digital. Jenis peta yang satu hanya dapat dilihat lewat perangkat teknologi seperti hp atau komputer. Contoh peta digital misalnya Google Maps yang banyak kita gunakan sehari-hari untuk memandu perjalan kita ke suatu tempat. Assignment: https://quizizz.com/join?gc=97167468 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 22
B. PENGINDERAAN JAUH Penginderaan jauh adalah suatu teknik dan seni untuk memperoleh informasi objek dari jarak jauh tanpa kontak langsung dengan objek, gejala atau daerah yang akan dikaji dengan menggunakan sensor. Gambar Penginderaan Jauh Sumber:https://www.yuksinau.id/komponen-penginderaan-jauh/ 1. Komponen-Komponen Penginderaan Jauh https://www.youtube.com/watch?v=UcfvKWmBY_w Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 23
a. Energi atau Sumber Tenaga Kegiatan penginderaan jauh membutuhkan sumber energi agar objek dapat direkam dengan baik oleh sensor. Energi bersumber dari sinar matahari yang masuk ke permukaan bumi. Jumlah tenaga matahari yang mencapai bumi dipengaruhi oleh waktu, lokasi dan kondisi cuaca. Jumlah tenaga yang diterima siang hari lebih banyak dibandingkan dengan pagi atau sore hari. b. Atmosfer …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… c. Sensor Sensor adalah benda yang digunakan untuk melacak, mendeteksi dan merekam objek-objek di alam dalam jangkauan tertentu. Berdasarkan proses perekamannya ada dua jenis sensor, yaitu: 1) Sensor fotografik Sensor yang digunakan sistem fotografik adalah kamera. Cara kerja sensor ini berdasarkan pantulan tenaga dari objek. Sedangkan detektornya adalah film sehingga sensor fotografik menghasilkan foto. Sensor fotografik yang dipasang pada pesawat udara menghasilkan citra yang disebut foto udara, sedangkan sensor fotografik yang dipasang di satelit sering disebut citra satelit. 2) Sensor non fotografik Sensor elektromagnetik/elektronik ini digunakan pada sistem penginderaan jauh non fotografik karena proses perekaman objek tidak berdasarkan pembakaran, tetapi berdasarkan sinyal elektronik yang dipantulkan atau dipancarkan dan direkam oleh detektor. Detektor untuk sensor ini adalah pita magnetik dan proses perekamannya didasarkan pada energi yang dipantulkan atau dipancarkan. Sensor elektronik yang direkam pada pita magnetik selanjutnya diproses menjadi data visual (citra) dan data digital dengan menggunakan komputer. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 24
d. Wahana …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… e. Perolehan Data …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… f. Pengguna Data …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………… 2. Jenis Citra Penginderaan Jauh a. Citra Foto Citra foto adalah gambaran yang dihasilkan dengan menggunakan kamera sebagai sensor dan wahana berada di udara ketika melakukan perekaman. 1) Berdasarkan Spektrum Elektromagnetik Gambar Pankromatik Berwarna Hitam dan Putih Foto Udara Ortokromatik Gambar Foto Udara Ultraviolet Gambar Foto Udara Inframerah Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 25
2) Berdasarkan Posisi Sumbu Kamera Gambar Foto Udara Tegak Atau Vertikal Foto vertikal atau yang disebut juga foto tegak yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera tegak lurus terhadap permukaan bumi. Kelemahan foto ini adalah foto yang ditampilkan hanya tampak atas. Gambar Foto Udara Condong Atau Miring Foto condong atau juga yang disebut foto miring yaitu foto yang dibuat dengan sumbu kamera menyudut terhadap garis tegak lurus ke permukaan bumi dengan sudut condong sebesar 100o atau lebih besar Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 26
3) Berdasarkan wahana yang Digunakan Berdasarkan wahana yang digunakan, citra foto dibedakan menjadi 3, yaitu: - Foto udara, yaitu foto yang dengan menggunakan pesawat/balon udara, layang-layang, drone, crane, dll. - Foto satelit atau foto orbital yaitu foto yang dibuat dengan menggunakan satelit. - Foto antariksa, yaitu foto yang dibuat menggunakan pesawat ulang alik yang terbang ke luar angkasa. 4) Berdasarkan warna yang digunakan citra foto dapat dibedakan atas: - Foto berwarna semu, yaitu warna citra pada foto tidak sama dengan warna aslinya. Misalnya pohon pohon yang berwarna hijau dan banyak memantulkan spektrum infra merah, pada foto tampak berwarna merah. - Foto berwarna asli yaitu yang menggunakan warna asli atau sesuai dengan warna objek. Contoh: foto pankromatik berwarna. b. Citra Non Foto Variabel Citra Foto Citra Non Foto Sensor Kamera Non kamera, berdasarkan hasil scanning Detektor Film Pita magnetik, termistor, fotokonduktif, fotovoltaik Proses Perekaman Fotografi/kimiawi Elektronik Mekanisme Perekaman Serentak Parsial Spektrum Elektromagnetik Spektrum tampak Spektrum tampak dan perluasannya, termal dan gelombang mikro 3. Interpretasi Citra Interpretasi citra merupakan perbuatan mengkaji foto udara atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi objek dan menilai arti pentingnya objek tersebut. https://www.youtube.com/watch?v=aogkk9hoUuQ Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 27
No. Unsur Pengertian 1. Rona/Warna 2. Tinggi 3. Bentuk 4. Ukuran 5. Tekstur 6. Pola 7. Bayangan 8. Situs 9. Asosiasi Assignment:https://quizizz.com/join?gc=80354192 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 28
Contoh interpretasi citra: Foto Udara dengan skala 1:25.000 Hasil Interpretasi: Objek Rona Warna Bentuk Ukuran Tekstur bayangan Pola Situs Asosiasi 1 Cerah Abu-abu Persegi 2x1 cm Kasar Ada Teratur Jalan Jalan 2 gelap Abu-abu gelap Huruf L 0,1 cm x 5cm Halus Teratur Teratur Jalan Gedung perkantor an Setelah mempelajari tentang penginderaan, sekarang kalian dapat belajar sambil bermain games dengan mengakses link berikut: https://wordwall.net/play/57427/720/853 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 29
Assignment: observation Google Maps "Interpretasi Citra Gedung Sekolah Melalui Google Maps" Instructions: 1. Open Google Maps on your computer or mobile device. 2. Search for the school building name "Happy Family School" as object 1 and Hokky Buah as object 2 in the search box at the top of the screen. 3. To see a clear view of the building, select satellite mode on the map. 4. Take note of the architectural elements, such as the shape of the building, roof type, windows, and entrance. Also, look out for other signs or information related to the school, such as the name of the school on the building or the playground around the area. 5. Please interpret your observations into the following table. Hasil Interpretasi: Object Rona Color Form Size Textures Shadow Pattern Website Association 1 2 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 30
C. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) SIG merupakan sistem yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengatur, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala jenis data (informasi) yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah. 1. Komponen SIG a. Hardware b. Software c. Manusia (user) 2. Cara Mengolah SIG Perhatikan tahapan operasi SIG berikut ini: a. Melakukan digitasi: Tahap awal proses input data peta ke dalam komputer yang diperoleh dari data dasar (citra satelit, foto udara, dan peta cetak) menggunakan software ArcGIS atau Google Earth. Output digitasi adalah data vektor yang akan menjadi peta digital. b. Mengolah data atribut: Informasi tambahan (grafik dan tabel) mengenai suatu wilayah. c. Melakukan analisis: Menggunakan software (klasifikasi, overlay, dan network). d. Mendapatkan hasil: Proses layout atau keterangan mengenai peta wilayah untuk mempermudah pembaca dalam membaca kejadian. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 31
3. Keunggulan dan Kelemahan SIG Keunggulan SIG Kelemahan SIG Data dapat dikelola dalam format yang jelas Membutuhkan SDM yang dalam bidang TIK Biaya murah dibandingkan dengan melakukan survey lapangan Karena sistemnya besar, sehingga sulit untuk mengaturnya Data dapat dipanggil kembali dan dapat diulang dengan cepat Mempermudah terjadinya plagiat Data dapat diubah secara cepat dan tepat Pengembangan sistem informasi membutuhkan waktu yang lama karena konsentrasi yang tinggi Data spasial dan non spasial dapat dikelola secara bersamaan Membutuhkan waktu pelatihan bagi operator 4. Dalam hal analisis menggunakan SIG, dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya klasifikasi, Overlay, networking, Buffering, dan tiga dimensi (3D). a. Analisis Klasifikasi Analisis klasifikasi yaitu suatu proses mengelompokkan data keruangan (spasial) menjadi data keruangan yang berarti. Contohnya adalah mengklasifikasikan pola tata guna lahan untuk pemukiman, pertanian perkebunan atau hutan berdasarkan analisis data kemiringan atau ketinggian. b. Analisis Overlay Analisis overlay yaitu proses untuk menganalisis dan mengintegrasikan (tumpang tindih) dua atau lebih data keruangan yang berbeda. Contohnya adalah menganalisis daerah rawan erosi dengan menggabungkan data ketinggian, jenis tanah dan kadar air. c. Analisis Networking Proses ini berupa analisis yang bertitik tolak pada jaringan yang terdiri dari garis-garis dan titik-titik yang saling terhubung. Analisis ini seringkali dipakai dalam berbagai bidang misalnya sistem jaringan telepon, kabel listrik, pipa minyak atau gas, pipa air minum atau saluran pembuangan. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 32
d. Analisis Buffering Analisis ini menghasilkan sebuah penyangga yang bisa berbentuk lingkaran atau poligon yang melingkupi suatu objek sebagai pusatnya sehingga kita bisa mengetahui berapa parameter objek dan luas wilayahnya. Buffering misalnya dapat digunakan untuk menentukan jalur hijau kota, menggambarkan Zona Ekonomi Eksklusif suatu negara, mengetahui luas daerah tumpahan minyak di laut atau untuk menentukan lokasi pasar. e. Tiga Dimensi Analisis ini sering digunakan untuk memudahkan pemahaman karena data keruangan divisualisasikan dalam bentuk tiga dimensi menyerupai bentuk sebenarnya. Penerapannya bisa digunakan misalnya untuk menganalisis daerah yang rawan terkena aliran lava jika gunung api akan meletus. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 33
Project: Group Presentations Analisis Potensi pada provinsi di Indonesia Tujuan 1. Siswa mampu menghubungkan pemahaman terkait peta dengan menganalisis karakteristik dan potensi wilayah. 2. Siswa mampu menganalisis karakteristik geografis, demografis, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan wilayah. 3. Siswa mampu menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman di wilayah yang dianalisis. Indikator: 1. Siswa berhasil mengumpulkan data dan informasi yang relevan tentang wilayah yang dianalisis. 2. Siswa mampu melakukan analisis SWOT dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada di wilayah yang dianalisis. 3. Siswa mampu membuat kesimpulan yang logis dan rekomendasi yang relevan berdasarkan hasil analisisnya. Instruksi: 1. Bentuklah kelompok dengan anggota maksimal 3 orang. 2. Pilihlah satu daerah di Indonesia yang ingin dianalisis. Pastikan daerah tersebut memiliki potensi yang menarik untuk dianalisis, seperti potensi pariwisata, potensi ekonomi, atau potensi alam. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 34
3. Mulailah dengan mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan wilayah yang dipilih. Carilah data dari sumber yang dapat dipercaya seperti pemerintah, lembaga penelitian, atau publikasi ilmiah. Data tersebut dapat berupa informasi geografis, demografis, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. 4. Gunakan data dan informasi yang telah Anda kumpulkan untuk menganalisis potensi wilayah secara lebih mendalam. Gunakan metode analisis yang tepat, seperti analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari wilayah yang diteliti. 5. Setelah menganalisis data, buatlah kesimpulan mengenai potensi area yang Anda analisis. Rangkum temuan-temuan kunci dari analisis yang kalian buat dan kemudian buatlah rekomendasi tentang bagaimana potensi tersebut dapat dioptimalkan atau dikembangkan lebih lanjut. 6. Sajikan hasil analisis dalam bentuk presentasi. Pastikan untuk menyertakan data, grafik atau ilustrasi yang mendukung temuan dan rekomendasi anda. 7. Timeline: Minggu Kegiatan Penilaian 1 - Pembagian kelompok - Pengantar guru mengenai penugasan. - Siswa mulai mencari data yang terkait dengan topik presentasi. - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 2 - Kelompok melanjutkan pencarian data. - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 3 - Pembuatan desain presentasi - Penyelesaian powerpoint - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 4 - Penyelesaian seluruh analisis dan presentasi - Penilaian diskusi - Penilaian kinerja. 5 Presentasi Kelompok - Penilaian presentasi Rubrik Penilaian Terlampir. Refleksi Setelah menyelesaikan tugas presentasi kelompok, kalian dapat mengisi refleksi dengan mengakses link berikut: https://forms.gle/3UXzHUU8U2TTXZ4w7 Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 35
BIBLIOGRAFI Danoedoro, P. 2012. Pengantar Penginderaan Jauh Digital. Yogyakarta: ANDI. Lestari Sekar, F. 2020. Pengetahuan Dasar Geografi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN. Prasetyo, Huda. 2015. Modul Dasar-Dasar Pemetaan. Malang: TIM GIS Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya Sindhu P, Yasinto. 2016. Geografi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga. Utoyo. B. 2006. Geografi 1 Membuka Cakrawala Dunia untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Wardiyatmoko. 2014. Geografi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Erlangga. Untuk Kalangan Sendiri Geografi Kelas 10 | 36