Fungsi, Identifikasi Informasi, dan Isi Gagasan Teks Diskusi TAK ADA ISTILAH KESIA-SIAAN DALAM BERUSAHA 29 / 01 / 2 SMP NEGERI 2 KRAGAN Penulis : Nur Hafid, S.Pd.
A. Kompetensi Inti • KI1 dan KI2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional. • KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata. • KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori. B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator 3.9 Mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar • Memahami fungsi teks diskusi • Mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar • Menjelaskan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi C. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat: • Memahami fungsi teks diskusi • Mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar • Menjelaskan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi • Mengambil kesepakatan dalam putusan/ pemecahan terhadap suatu masalah D. Apersepsi Pengertian teks diskusi Menurut Mark Anderson dan Kathy Anderson dalam Text Types in English (2003), teks diskusi adalah tipe teks yang memberikan persetujuan dan penolakan, positif dan negatif, atau hal baik dan hal buruk terhadap suatu topik bahasan. Sementara menurut John Barwick dalam Targeting Text: Photocopiable Units Based on English Texts Type: Information Reports, Eksplanations, Discussion (1998), teks diskusi adalah sebuah teks yang membantu siswa untuk berpikir jernih dan kritis. Dari dua pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa teks diskusi ialah teks yang berisi dua argumen tentang suatu isu. Ciri-ciri teks diskusi • Struktur teks diskusi terdiri atas isu, argumen menentang dan argumen pendukung, serta simpulan/rekomendasi. • Menggunakan secara proposional verba material, verba relasional, dan verba mental. Menggunakan konjungsi perbandingan. • Konjungsi tersebut berguna untuk mempertentangkan kedua gagasan yang berlainan. Mempertegas kontras.
• Menggunakan modalitas dalam membentuk opini dan rekomendasi. Modalitas ialah klasifikasi pernyataan pro kontra atas kemungkinan atau keharusan. Kaidah kebahasaan teks diskusi • Menggunakan istilah umum agar dapat dimengerti semua peserta diskusi. • Menggunakan kata modalitas. • Berisi klasifikasi pernyataan pro kontra atas kemungkinan atau keharusan. Contohnya: harus, wajib, akan, ingin, mungkin, bila, atau apabila. • Menggunakan kata kerja aksi. Contohnya: menyebabkan, mengakibatkan, menjadikan, atau membuat. • Menggunakan konjungsi perlawanan. • Berisi kata-kata yang menunjukkan suatu perbandingan atau hal yang kontras. Contohnya: tetapi, tapi, namun, akan tetapi, sebaliknya, di pihak lain, atau di sisi lain. • Menggunakan kohesi leksikal, yaitu perpaduan antara kata atau istilah yang dipakai dengan isu yang dibahas. • Menggunakan kohesi gramatikal, yaitu perpaduan dengan kaidah tata bahasa. Struktur teks diskusi ➢ Isu • Berisi permasalahan atau isu pokok pembahasan. • Diskusi diawali dengan penggambaran atau penjabaran singkat mengenai topik yang akan dibahas. • sudut pandang perdebatan secara sekilas. Contoh Rokok merupakan produk dari tembakau. Berbagai negara memiliki kebijakan yang berbeda untuk regulasi rokok. Di Indonesia sendiri regulasi rokok diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 1999 tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan. Muncul pro kontra mengenai rokok di Indonesia. ➢ Argumen Argumen adalah bagian dimana terjadi penyampaian pendapat. Terdapat argumen pro (mendukung) dan kontra (menolak). Argumen berisi sanggahan atau pernyataan yang menguatkan salah satu posisi. Bagian argumen dalam teks diskusi berbeda dengan argumen dalam teks eksposisi dan teks tanggapan. Argumen pada teks diskusi dukungan dan pertentangan terhadap sebuah isu. Sementara argumentasi dalam teks eksposisi berisi dan teks tanggapan bersi pendapat yang memperkuat salah satu pernyataan. Contoh Argumen pro: Regulasi rokok sebaiknya dihentikan. WHO dan lembaga kesehatan lain mencatat banyak angka penyakit dan kematian yang diakibatkan oleh rokok. Selain perokok aktif, dampak buruk rokok juga berpengaruh pada perokok pasif. Perusahaan dan pabrik rokok di Indonesia sudah merajarela. Rokok hanya merugikan masyarakat. Perlu kekuatan besar untuk menghentikan produksi rokok. Baca juga: Contoh Teks Persuasi tentang Pendidikan dan Lingkungan Argumen kontra: Temuan tembakau yang menjadi bahan dasar rokok sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Ada banyak petani tembakau yang menggantungkan hidup pada produksi rokok. Orang desa dan orang yang hidup zaman dahulu sehat-sehat saja
meski tidak ada pembatasan konsumsi atau regulasi rokok. Buruknya kesehatan tidak hanya terjadi karena rokok saja, tetapi memang kondisi bumi sudah semakin buruk. Salah satu yang menjadi musuh petani tembakau adalah pabrik raksasa. Pabrik membeli tembakau dengan harga murah pada petani, tetapi mengambil untung sebesar-besarnya. ➢ Kesimpulan atau saran Akhir dari teks diskusi yang berisi kesimpulan dan saran. Bisa dituangkan dalam bentuk rekomendasi atau penyelesaian masalah. Contoh Kita sama-sama merasa dirugikan oleh dominasi pabrik rokok. Regulasi rokok yang diatur oleh pemerintah sebaiknya lebih memikirkan hak petani dan perokok pasif. E. Fungsi / tujuan teks diskusi • Teks diskusi memiliki tujuan untuk menyampaikan pendapat pada pembahasan suatu isu, sampai mendapat kesepakatan dari kedua pihak yang berdiskusi. • Menguji bukti, sistem, nilai, opini, dan respon dari suatu permasalahan. • Menyampaikan gagasan atas suatu permasalahan dan menghargai gagasan yang dikemukakan orang lain. • Menghubungkan fakta dan data dari berbagai sudut pandang dan latar belakang. • Bertukar pikiran, ide, atau gagasan. • Menanggapi dan mengungkapkan suatu permasalahan. • Teks diskusi juga berfungsi untuk melihat suatu masalah dari berbagai perspektif. Perspektif yang beragam tersebut memberi pertimbangan atas rekomendasi atau keputusan. F. Mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar Identifikasi informasi teks diskusi bermaksud menggali , mengolah-menelaah, memeriksa, dan meneliti serta menyimpulkan informasi yang terkandung dalam teks diskusi. Sehubungan dengan informasi yang berupa pendapat pro kontra maka langkah yang dilakukan adalah harus mengerti opini, asumsi, dan peka terhadap keterlibatan pikiran yang lebih aktif mengenai permasalahan aktual. Perhatikan dan cermati teks di bawah ini ! Kebiasaan minum teh baik atau buruk? Tak jauh berbeda dengan kopi, kebiasaan minum teh sudah dilakukan dari dulu. Bahkan menjadi bagian dari tradisi. Biasanya teh disajikan ketika ada kunjungan tamu, pertemuan, atau bagian dari sarapan pagi dan bersantai di malam hari. Teh diperkenalkan sejak 5000 tahun lalu bahwa minuman ini berkhasiat bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Tanaman teh berasal asli dari Asia Tenggara. Aroma dan rasanya yang khas menjadikan minuman ini sangat digemari oleh semua golongan masyarakat. Meskipun banyak manfaat dari meminum teh, tetapi kebiasaan mengonsumsi teh secara berlebihan bisa menimbulkan kerugian.
Terdapat beberapa kandungan aktif dalam teh sehingga menjadi bermanfaat bagi kesehatan, seperti polyphenols (10-25%) yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah berkembangnya sel kanker, vitamin C (150-250 mg%) dan vitamin E (25-70 mg%) yang dapat membantu untuk memperkuat daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan jantung , ß-carotene (13-20%), caffein (45-50 mg%), dan fluor (0,1-4,2 mg/L) yang berfungsi membantu dalam mencegah tumbuhnya karies pada gigi serta memperkuat gigi. Tetapi dibalik manfaatnya yang banyak tersebut, kebiasaan minum teh yang tidak wajar mempunyai pengaruh yang tidak baik untuk kesehatan. Karena caffein yang terdapat di teh bisa menyebabkan proses penyerapan makanan menjadi terhambat. Selain itu caffein memiliki sifat ketergantungan sehingga tubuh akan terasa tidak fit jika tidak mengkonsumsinya. Nah pada ibu menyusui, caffein mempengaruhi kelenjar ASI sehingga menghambat kelancaran dan ketersediaan ASI. Zat caffein pada bayi zat ini dapat mengakibatkan usus bayi menjadi kejang. Kandungan mineral dalam teh juga mempunyai kecenderungan membantu terbentuknya batu ginjal. Jika kamu ingin mengkonsumsi teh yang sehat, disarankan untuk mengkonsumsi sebanyak 5 cangkir ukuran 200 ml setiap hari. Karena jumlah tersebut masih batas normal kadar kafein yang bisa dikonsumsi yaitu setara 750 mg/hari. Usahakan juga seduh teh dengan air yang tidak terlalu banyak dan tidak ditambahkan gula mencegah rusaknya zat-zat yang dikandung dan hilangnya manfaat teh. Dalam kebiasaan sehari-hari, hindari minum teh saat perut kosong karena bisa meningkatkan produksi asam lambung sehingga berpengaruh pada pencernaan. Setelah mendengarkan pembacaan teks di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1. Mengapa teks tersebut dikategorikan sebagai teks diskusi? 2. Apa masalah yang didiskusikan pada teks di atas? 3. Mengapa masalah tersebut menarik untuk didiskusikan? 4. Apa pendapat yang berseberangan tentang kebiasaan minum teh baik atau buruk ? 5. Apa alasan yang menganggap kebiasaan minum teh baik? 6. Apa alas an yang menganggap kebiasaan minum the buruk? 7. Dampak apa yang terjadi pada kebiasaan minum the saat perut kosong? 8. Apa data yang digunakan untuk mendukung masing-masing pendapat tersebut? 9. Apa data yang digunakan untuk menolak masing-masing pendapat tersebut? 10. Apa simpulan penulis terhadap pendapat yang dan kontra tentang kebiasaan minum teh baik atau buruk?
Jawaban Pertanyaan : 1. Teks tersebut dikategorikan sebagai teks diskusi karena menyajikan pendapat pro dan kontra kebiasaan minum teh. 2. Masalah yang didiskusikan pada teks di atas adalah baik dan buruknya kebiasaan minum teh. 3. Masalah tersebut menarik untuk didiskusikan karena banyak opini atau pendapat terkait kebiasaan minum teh. 4. Pendapat yang berseberangan tentang kebiasaan minum teh baik atau buruk adalah disarankan untuk mengkonsumsi sebanyak 5 cangkir ukuran 200 ml setiap hari serta seduh teh dengan air yang tidak terlalu banyak dan tidak ditambahkan gula. 5. Alasan yang menganggap kebiasaan minum teh baik karena teh mengandung kandungan aktif yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti polyphenols, vitamin C, vitamin E, ß-carotene, fluor, dan caffein. 6. Alasan yang menganggap kebiasaan minum teh buruk karena caffein yang terdapat di teh bisa menyebabkan proses penyerapan makanan menjadi terhambat; Pada ibu menyusui, caffein mempengaruhi kelenjar ASI; serta kandungan mineral dalam teh juga mempunyai kecenderungan membantu terbentuknya batu ginjal. 7. Dampak yang terjadi pada kebiasaan minum teh saat perut kosong adalah meningkatkan produksi asam lambung sehingga berpengaruh pada pencernaan. 8. Data yang digunakan untuk mendukung masing - masing pendapat tersebut adalah persen kandungan senyawa yang ada didalam teh. 9. Data yang digunakan untuk menolak masing-masing pendapat tersebut adalah beberapa fakta negatif saat mengkonsumsi teh. 10. Simpulan penulis terhadap pendapat yang dan kontra tentang kebiasaan minum teh baik atau buruk adalah menyarankan apabila mengkonsumsi teh sebanyak 5 cangkir ukuran 200 ml setiap hari, seduh teh tanpa gula, dan jangan konsumsi teh saat perut kosong. G. Menjelaskan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi Setelah mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra maka dapat mengetahui isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi. Adapun cara simple / mudah dengan menerap unsur-unsur pertanyaan yang dikenal dengan 5 W + 1H (What, Why, Where, When, Who, dan How) atau Adik Simba ( Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana ). Contoh : Karena isi gagasan untuk dijelaskan maka memakai unsur pertanyaan What/apa sudah cukup untuk bisa menjelaskan pendapat. Apa isu pada teks diskusi ? Apa pendapat pro kontra yang disampaikan? Apa isi alasan pendapat pro kontra ? Apa bukti-bukti yang dicontohkan argumen sebagai penguat gagasan? Apa solusi isu pada teks diskusi tersebut ? Apa simpulan teks diskusi tersebut ? Dll.
______SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT_____