The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PRODUK PELATIHAN PEKERTI AA 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by chairulimam313, 2021-09-22 00:17:47

Edukatif

PRODUK PELATIHAN PEKERTI AA 2021

Keywords: Pekerti AA

?>
9. Operator Eksekusi

Operator ini hanya bekerja di lingkungan sistem operasi Linux dan Unix, dengan
webserver yang digunakan adalah Apache.
Operator eksekusi menggunakan karakter `...perintah...` (perintah di antara
backticks), dimana hasilnya ditampung pada sebuah variabel dan kemudian
ditampilkan di halaman web.
7.2. STRUKTUR KONTROL
Struktur kontrol merupakan inti dari logika pemrograman. Secara mendasar ada 3
struktur kontrol yaitu :
1. Sequence atau urutan
2. Selection atau pilihan
3. Iteration atau pengulangan
A. if / if else
Sintaks untuk stuktur kontrol menggunakan if else/ifelse :
if (ekspresi) {

perintah1;
perintah2;
...
}
Struktur kontrol if memeriksa isi ekspresi, dimana jika terpenuhi atau bernilai
benar, maka ia akan menjalankan perintah-perintah yang ada dalam blok. Untuk banyak
kondisi, bisa dilakukan dengan sintaks :
if (ekspresi1) {
perintah1;
perintah2;
...
}
elseif(ekspresi2) {
perintah3;
perintah4;
...
}

89

else {
perintah5;
perintah6;

...

}

Dimana jika ekspresi1 tidak tercapai, maka struktur kontrol akan memeriksa apakah
ekspresi berikutnya tercapai, hingga ia mencapai struktur else sebagai pilihan default
atau terakhir.
B. switch

Dapat dikatakan kalu switch adalah merupakan penyederhanaan dari bentuk if
elseataupun ifelse. Sintaks dari struktur kontrol menggunakan switch antara lain :
switch($variabel) {
case nilai1 :

perintah_jika_nilai1;break;
case nilai2 :

perintah_jika_nilai2;break;
case nilai3 :

perintah_jika_nilai3;break;
… [default :

perintah_untuk_nilai_default;
]
}
Untuk nilai default, tidaklah harus ada.
C. While
Sintaks :
while(ekspresi) {
perintah1;
perintah2;
...
}
D. do .. while
Sintaks :
do {

90

perintah1;perintah2;
...

} while (ekspresi);
E. for
Sintaks :

for(nilai_awal ;syarat_terjadinya_loop ; inc_atau_dec)
{

perintah1;
perintah2;
...
}

F. foreach
Struktur kontrol foreach digunakan untuk pengulangan terhadap variabel array. Struktur
kontrol foreach akan melakukan loop mulai dari awal indeks array hingga indeks
terakhir array tersebut, meskipun array itu bersifat assosiatif.
Sintaks :

foreach (var_array as value) {
perintah1;
perintah2;


}
Untuk array asosiatif :

foreach (var_array as key => value) {
perintah1;
perintah2;


}
G. break

Perintah break digunakan untuk keluar dari suatu pengulangan/loop.Contoh :
for($a = 0; $a < 100 ; $a++)

{

91

if($a == 30) { break; }else
echo ”$a ,”;
}
Pada contoh di atas, akan memunculkan tulisan berupa nilai variabel a, mulai dari
0,1,2,3...hingga ketika mencapai nilai 30 maka loop akan berhenti karena perintah
break.

92

BAHAN AJAR
MATERI 9-10

9.1. Mengenal MySQL
MySQL adalah Sebuah program database server yang mampu menerima dan

mengirimkan datanya sangat cepat, multi user serta menggunakan peintah dasar SQL (
Structured Query Language ).

MySQL merupakan dua bentuk lisensi, yaitu FreeSoftware dan Shareware.
MySQL yang biasa kita gunakan adalah MySQL FreeSoftware yang berada dibawah
Lisensi GNU/GPL ( General Public License ).

MySQL Merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas
menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau
membayar lisensinya. MySQL pertama kali dirintis oleh seorang programmer database
bernama Michael Widenius . Selain database server, MySQl juga merupakan program
yang dapat mengakses suatu database MySQL yang berposisi sebagai Server, yang berarti
program kita berposisi sebagai Client. Jadi MySQL adalah sebuah database yang dapat
digunakan sebagai Client mupun server.

Database MySQL merupakan suatu perangkat lunak database yang berbentuk
database relasional atau disebut Relational Database Management System ( RDBMS )
yang menggunakan suatu bahasa permintaan yang bernama SQL (Structured Query
Language ).
9.2. Kelebihan MySQL
Database MySQL memiliki beberapa kelebihan dibanding database lain, diantaranya :

1. MySQL merupakan Database Management System ( DBMS )
2. MySQL sebagai Relation Database Management System ( RDBMS ) atau disebut

dengan database Relational
3. MySQL Merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas

menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus
membeli atau membayar lisensinya
4. MySQL merupakan sebuah database client
5. MySQL mampu menerima query yang bertupuk dalam satu permintaan atau Multi-
Threading.
6. MySQL merupakan Database yang mampu menyimpan data berkapasitas sangat
besar hingga berukuran GigaByte sekalipun.

93

7. MySQL diidukung oleh driver ODBC, artinya database MySQL dapat diakses

menggunakan aplikasi apa saja termasuk berupa visual seperti visual Basic dan

Delphi.

8. MySQL adalah database menggunakan enkripsi password, jadi database ini cukup

aman karena memiliki password untuk mengakses nya.

9. MySQL merupakan Database Server yang multi user, artinya database ini tidak

hanya digunakan oleh satu pihak orang akan tetapi dapat digunakan oleh banyak

pengguna.

10. MySQL mendukung field yang dijadikan sebagai kunci primer dan kunci uniq (

Unique ).

11. MySQL memliki kecepatan dalam pembuatan table maupun peng-update an table.

9.3. Mengenal SQL ( Structured Query Language )

SQL ( Structured Query Language ) adalah sebuah bahasa permintaan database

yang terstruktur. Bahasa SQL ini dibuat sebagai bahasa yang dapat merelasikan beberapa

tabel dalam database maupun merelasikan antar database. SQL dibagi menjadi tiga bentuk

Query, yaitu :

9.3.1. DDL ( Data Definition Language )

DDL adalah sebuah metode Query SQL yang berguna untuk mendefinisikan data

pada sebuah Database, Query yang dimiliki DDL adalah :

1. CREATE : Digunakan untuk membuat Database dan Tabel

2. Drop : Digunakan untuk menghapus Tabel dan Database

3. Alter : Digunakan untuk melakukan perubahan struktur tabel yang telah dibuat,

baik menambah Field ( Add ), mengganti nama Field ( Change ) ataupun

menamakannya kembali ( Rename ), dan menghapus Field ( Drop ).

9.3.2. DML ( Data Manipulation Language )

DML adalah sebuah metode Query yang dapat digunakan apabila DDL telah

terjadi, sehingga fungsi dari Query DML ini untuk melakukan pemanipulasian database

yang telah dibuat. Query yang dimiliki DML adalah :

1. INSERT : Digunakan untuk memasukkan data pada Tabel Database

2. UPDATE : Digunakan untuk pengubahan terhadap data yang ada pada Tabel

Database

3. DELETE : Digunakan untuk Penhapusan data pada tabel Database

94

9.3.3. DCL ( Data Control Language )

DCL adalah sebuah metode Query SQL yang digunakan untuk memberikan hak

otorisasi mengakses Database, mengalokasikan space, pendefinisian space, dan

pengauditan penggunaan database. Query yang dimiliki DCL adalah :

1. GRANT : Untuk mengizinkan User mengakses Tabel dalam Database.

2. REVOKE : Untuk membatalkan izin hak user, yang ditetapkan oleh perintah

GRANT

3. COMMIT : Mentapkan penyimpanan Database

4. ROLLBACK : Membatalkan penyimpanan Database

9.2. Fungsi – Fungsi Pada MySQL

Fungsi dari MySQL adalah untuk membuat dan mengelola database pada sisi server

yang memuat berbagai informasi dengan menggunakan bahasa SQL. Fungsi lain yang

dimiliki adalah memudahkan pengguna dalam mengakses data berisi informasi dalam

bentuk String (teks), yang dapat diakses secara personal.

9.2.1. Mengaktifkan Direktori MySQL Server

Untuk dapat menggunakan MySQL terlebih dahulu aktifkan Server MySQL dengan

menghidupkan daemond MySQL. Program MySQL yang digunakan pada modul ini

adalah XAMPP 1.7, maka untuk menjalankan daemond MySQL terdapat pada direktori

yaitu C:\Program Files\Xampp\Mysql\Bin

Untuk masuk kedalam server MySQL, bukalah MS-DOS Prompt anda melalui Run

kemudian ketik Command atau cmd. Maka anda dapat masuk ke dalam direktori MySQL

melalui MS-DOS Promtp seperti dibawah ini.

Gambar 9.1. Tampilan MS-DOS

95

9.2.2. Masuk dan Keluar dari Server MySQL
MySQL adalah sebuah database server yang sangat aman. MySQL memiliki

kemampuan memanajemen user dalam mengakses. Jadi, tidak sembarang user dapat
mengakses sebuah database yang diciptakan MySQL. Maka sebelum anda memiliki User
untuk mengakses MySQL anda juga dapat Mengakses database MySQL menggunakan
User Root.

Berikut adalah perintah yang digunakan untuk mengkoneksikan kedalam Server
Mysql :Shell > MySQL –u Root –p
Enter Password: *********
Keterangan : Tanda –u menerangkan bahwa kita akan masuk menggunakan User Name

bernamaRoot.
Tanda –p menyatakan kita akan masuk menggunakan Password. Berikut adalah perintah

yang digunakan untuk mengkoneksikan kedalam Server Mysql melalui Root : Shell>
Mysql –u root

Gambar 9.2. Tampilan Root : Shell> Mysql –u root
Untuk dapat keluar dari Server MysQL kita dapat mengetikkan Intruksi quit ata \q :

Mysql> quit
Bye
Mysql> \q Bye
9. 2.3 Bantuan dalam MySQL

Database MySQL menyediakan beberapa fasilitas bantuan yang berguna untuk
mendokumentasikan atau memanipulasikan server yaitu dengan cara mengetikan intruksi
\h atau \?.
Mysql> \?

Semua Query harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ). Tanda ini menunjukkan
bahwa query telah berakhir dan siap dieksekusi.
Help ( \h ) : Digunakan untuk menampilkan file bantuan pada MySQL
? ( \? ) : Perintah ini sama dengan perintah Help
Clear ( \c ) : Berguna untuk membersihkan atau menggagalkan semua perintah yang
telah

96

berjalan dalam suatu prompt
Connect
( \r )
: untuk melakukan penyegaran koneksi ke dalam database yang ada pada

Server Host
Ego ( \G ) : berguna untuk menampilkan data secara horizontal.
Go ( \g ) : member perintah server untuk mengeksekusi
tee ( \T ) : mengatur tempat file yang akan didokumentasikan.
Contoh :
mysql> \T d:\belajar mysql.doc Logging to file ‘d:\data.doc;’
Note ( \t ) : akhir dari ( \T ) yang berguna untuk mendokumentasikan semua query.
Print ( \p ) : mencetak semua query yang telah kita perintahkan kelayar.
Prompt( \R ) : Mengubah prompt standar sesuai keinginan.
Source ( \. ) : berguna untuk mengeksekusi query dari luar yang berbentuk .sql
Use ( \u ) : berguna untuk memasuki database yang akan digunakan maupun
mengganti database yang akan di gunakan.
9.3. Administrasi MySQL

MySQL Selaku database server yang mampu berjalan pada jaringan, tentu saja
MySQL harus memiliki kemampuan khusus yang berguna untuk melakukan manajemen
user atau mendukung system databaseyang bersifat client/server.
9.3.1. Membuat User baru

Untuk dapat menciptkan user baru pada database mysql yang terdapat pada tabel
user. Dapat dilakukan dengan menggunakan pernyataan SQL bernama INSERT. Sintax
seperti berikut :
INSERT INTO user(host,user,password) VALUES(‘%’,’nama_user’,’password’);
Contoh :
mysql> INSERT INTO user(host,user,password)
VALUES('localhost','haris',MD5('if060017')); Query OK, 1 row affected, 4 warnings
(0.00 sec)
Seteleh anda memberikan perintah diatas, berikan perintah :
FLUSH PRIVILEGES;

97

Contoh :
mysql> FLUSH PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
9.3.2. Memberikan Wewenang Untuk User

Apabila User telah dibuat terlebih dahulu dan lupa untuk memberikan Hak
Wewenang untuk User. Kita dapat memberikan hak wewenang dengan menggunakan
Perintah Query UPDATE. Sintax yang digunakan seperti berikut :
UPDATE user
SET select_priv =’y’, Insert_priv =’y’, Update_priv =’y’, Delete_priv =’y’, Create_priv
=’y’, Drop_priv =’y’, Alter_priv =’y’
WHERE user =’haris’;
10.1. DDL ( DATA DEFINITON LANGUAGE )

DDL adalah sebuah metode Query SQL yang berguna untuk mendefinisikan data
pada sebuah Database.
10.1.1 Type Data pada MySQL

Tipe data adalah suatu bentuk pemodelan data yang dideklarasikan pada saat
melakukan pembuatan tabel. Tipe data ini akan mempengaruhi setiap data yang akan
dimasukkan ke dalam sebuah tabel. Data yang akan dimasukkan harus sesuai dengan tipe
data yang dideklarasikan.

Berbagai type data pada MySQL dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 10.1.Type Data untuk Bilangan (Number)

Type Data Keterangan

TINYINT Ukuran 1 byte. Bilangan bulat terkecil, dengan jangkauan untuk bilangan
bertanda: -128 sampai dengan 127 dan untuk yang tidak bertanda : 0 s/d
SMALLINT 255. Bilangan tak bertandai dengan kata UNSIGNED
MEDIUMINT
INT Ukuran 2 Byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda :
INTEGER -32768 s/d 32767 dan untuk yang tidak bertanda : 0 s/d 65535

Ukuran 3 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda
: -8388608 s/ d 8388607 dan untuk yang tidak bertanda : 0 s/d 16777215

Ukuran 4 byte. Bilangan bulat dengan jangkauan untuk bilangan bertanda :
-2147483648 s/d 2147483647 dan untuk yang tidak bertanda : 0 s/d
4294967295
Ukuran 4 byte. Sinonim dari int

98

BIGINT Ukuran 8 byte. Bilangan bulat terbesar dengan jangkauan untuk bilangan
FLOAT bertanda :
-9223372036854775808 s/d 9223372036854775807 dan untuk yang tidak
bertanda : 0s/d 1844674473709551615

Ukuran 4 byte. Bilangan pecahan

DOUBLE Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan

DOUBLEPRECI Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan

SION

REAL Ukuran 8 byte. Sinonim dari DOUBLE

DECIMAL Ukuran M byte. Bilangan pecahan, misalnya DECIMAL(5,2 dapat
(M,D) digunakan untukmenyimpan bilangan -99,99 s/d 99,99

NUMERIC Ukuran M byte. Sinonim dari DECIMAL, misalnya NUMERIC(5,2) dapat
(M,D) digunakan untuk menyimpan bilangan -99,99 s/d 99,99

Tabel 10.2. Type Data untuk Tanggal dan Jam

Type Data Keterangan

DATETIME Ukuran 8 byte. Kombinasi tanggal dan jam, dengan jangkauan dari
‘1000-01-01 00:00:00’ s/d ‘9999-12-31 23:59:59’

DATE Ukuran 3 Byte. Tanggal dengan jangkauan dari ‘1000-01-01’ s/d ‘9999-12-
TIMESTAMP 31’

Ukuran 4 byte. Kombinasi tanggal dan jam, dengan jangkauan dari
‘1970-01-01 00:00:00’ s/d ‘2037’

TIME Ukuran 3 byte. Waktu dengan jangkauan dari ‘839:59:59’ s/d ‘838:59:59’

YEAR Ukuran 1 byte. Data tahun antara 1901 s/d 2155

Tabel 10.3. Type Data untuk Karakter dan Lain-lain

Type Data Keterangan

CHAR Mampu menangani data hingga 255 karakter. Tipe data
VARCHAR CHAR mengharuskan untuk memasukkan data yang
TINYBLOB, TINYTEXT telah ditentukan oleh kita.
BLOB, TEXT
Mampu menangani data hingga 255 karakter. Tipe data
VARCHAR tidak mengharuskan untuk memasukkan
data yang telah ditentukan oleh kita.

Ukuran 255 byte. Mampu menangani data sampai 2^8-1
data.

Ukuran 65535 byte. Type string yang mampu menangani
data hingga

2^16-1 (16M-1) data.

99

MEDIUMBLOB, Ukuran 16777215 byte. Mampu menyimpan data hingga
MEDIUMTEXT 2^24-1 (16M-1)data.

LONGBLOB, LONGTEXT Ukuran 4294967295 byte. Mampu menyimpan data
hingga berukuran GIGA BYTE. Tipe data ini memiliki

batas penyimpanan hingga 2^32-1 (4G-1)data.

ENUM(‘nilai1’,’nilai2’,…,’nil Ukuran 1 atau 2 byte. Tergantung jumlah nilai

aiN’) enumerasinya (maksimum65535 nilai)

SET(‘nilai1’,’nilai2’,…,’nilaiN 1,2,3,4 atau 8 byte, tergantung jumlah anggota himpunan
’) (maksimum 64anggota)

10.1.2. Menciptakan Database
Database adalah sebuah media utama yang harus dibuat dalam membangun

sebuah basis data agar nantinya dapat kita letakkan beberapa tabel dengan field-fieldnya.
Perintah yang digunakan untuk menciptakan database pada MySQL dengan Syntax
berikut :
CREATE DATABASE nama_database;
Contoh :
mysql> create database pendaftaran; Query OK, 1 row affected (0.11 sec)
Pada contoh diatas, query OK menyatakan bahwa pembuatan database dengan nama
pendaftaran berhasil dibuat, untuk melihat database yang ada pada MySQl dapat
menggunakan SIntax berikut ;
Contoh :

Gambar 10.1. SHOW DATABASES

100

10.1.3. Menghapus Database
Untuk menghapus Database yang telah dibuat dapat menggunakan query SQL

berikut :
DROP DATABASE nama_database;
Drop berarti menghapus. Query SQL ini berfungsi untuk menghapus sebuah database,
seperti contoh berikut :
mysql> drop database pendaftaran; Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
10.1.4. Menciptakan Tabel

Tabel adalah obyek utama yang harus ada pada sebuah basis data karena di
dalamnya semua data akan disimpan. Tabel terletak pada sebuah database, sehingga
pembuatan tabel dilakukan setelah sebuah database telah dibuat. Dalam tabel terdapat bari
dan kolom. Baris diistilahkan dengan recordset dan kolom dengan field.

Tabel 10.4. Recordset dan kolom dengan field

Untuk membuat sebuah tabel atau lebih, database harus diaktifkan dulu karena
tabel akan dimasukkan ke dalam database yang akan diaktifkan. Sintax untuk
mengaktifkan Database adalah :
USE nama_database;
Contoh :
mysql> use pendaftaran;
Database changed
Setelah masuk ke dalam database anda dapat membuat sebuah tabel atau lebih. Untuk
membuat tabel dapat menggunakan sintax dibawah ini :
CREATE TABLE nama_tabel ( field-1 type(length), field-2 type(length), field-3
type(length), (….));

101

Contoh:
mysql> create table data_diri (
-> no int(3),
-> nama varchar(35),
-> alamat varchar(60),
-> email varchar(40),
-> no_telepon varchar(15),
-> sex char(1));
Query OK, 0 rows affected (0.08 sec)
Pada contoh diatas, query OK menyatakan bahwa pembuatan tabel dengan nama data_diri berhasil
dibuat, untuk melihat tabel yang ada pada database dapat menggunakan SIntax berikut ;

Contoh :

Gambar 10.2. SHOW TABLES

10.1.5. Melihat Struktur Tabel
Setelah tabel dibuat, anda dapat melihat tipe data dan panjang recordset dengan cara

menampilkan struktur tabel. Perintah yang digunakan untuk menampilkan struktur tabel adalah :
DESC nama_tabel; Atau
DESCRIBE nama_tabel;

Contoh:

Gambar 10.3. Perintah Struktur Tabel

102

10.1.6. Menghapus Tabel
Untuk menghapus Tabel yang telah dibuat dapat menggunakan query SQL berikut :

DROP TABLE nama_tabel;
Drop berarti menghapus. Query SQL ini berfungsi untuk menghapus sebuah Tabel, seperti contoh
berikut :
mysql> drop table data_diri;
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)
10.1.7. Membuat Kunci Primer ( Primary Key )

Dalam membuat sebuah database, kita akan menemukan sebuah record yang data nya tidak
boleh sama dengan record yang lain. Agar data tidak kembar maka harus membuat sebuah kolom
yang di deklarasikan sebagai kunci primer (primary key), Primary key hanya diperboleh kan dibuat
satu kunci. Syntax untuk menciptakan kunci primer (primary key) adalah :
CREATE TABLE nama_tabel ( field-1 type(length)PRIMARY KEY, field-2 type(length),

(….));

Contoh :

Gambar 10.4. Tampilan CREATE TABLE
10.1.8.Membuat Kolom Unik ( Unique )

Kolom Unique adalah sebuah bentuk kolom yang tidak mengizinkan adanya data kembar.
Apabila pada proses input terdapat data kembar maka proses tersebut akan digagalkan atau ditolak
oleh database. Syntax untuk menciptakan Kolom unik (Unique) adalah :
CREATE TABLE nama_tabel ( field-1 type(length), field-2 type(length), (….),UNIQUE (field-
1,field-
2));

103

Contoh:
mysql> Create table pribadi (
-> kd_pribadi CHAR(3),
-> panggilan char(4),
-> nama varchar(35),
-> email varchar(50),
-> sex char(1),
-> UNIQUE (kd_pribadi,panggilan)); Query OK, 0 rows affected (0.08 sec)
10.1.9. Manipulasi Tabel

Perubahan tabel yang telah dibuat akan selalu dilakukan mengingat perkembangan database,
termasuk diantaranya menambahkan beberapa field pada tabel, mengganti nama field maupun
tabel.
10.1.9.1.Mengganti Nama Tabel

Query SQL untuk merubah nama tabel dengan menggunakan RENAME, Sintax seperti
berikut :
RENAME TABLE tabel_lama TO tabel_baru;
Contoh :
mysql> rename table pribadi to data_pribadi; Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
10.1.9.2.Menambah Field pada Tabel

Menambah kolom dapat diartikan sebagai langkah untuk menyisipkan field baru pada
sebuah tabel. Untuk melakukan penambahan Field maka ALTER spesifikasi yang digunakan
adalah ADD. Sintax yang digunakan adalah :
ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_field Type_data(length);
Contoh :
mysql> alter table data_diri add gol_darah char(1); Query OK, 0 rows affected (0.14 sec)
Records: 0 Duplicates: 0 Warnings: 0
10.1.9.3.Menghapus Field pada Tabel

Pada pembuatan database pasti terdapat kesalahan seperti pada field tabel yang berlebihan
dan lain-lain. Untuk melakukan Penghapusan Field maka ALTER spesifikasi yang digunakan
adalah DROP. Sintax yang digunakan adalah :

104

ALTER TABLE nama_tabel DROP nama_field;
Contoh :
mysql> alter table data_diri drop gol_darah; Query OK, 0 rows affected (0.05 sec) Records: 0
Duplicates: 0 Warnings: 0
10.2. DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE)

DML adalah sebuah metode Query yang dapat digunakan apabila DDL telah terjadi,

sehingga fungsi dari Query DML ini untuk melakukan pemanipulasian database yang telah dibuat.

Buatlah Database Buku_tamu dan didalamnya terdapat tabel tb_tamu dengan Struktur tabel berikut

Tabel 10.5. Buku_tamu

Field Type Length Keterangan

No Int 3 Primary key

Nama Varchar 35

Alamat Varchar 60

Email Varchar 40

No_telp Varchar 15

10.2.1.Memasukkan Data pada tabel ( INSERT )
Memasukkan data atau entry data, dalam semua program yang menggunakan query SQL

sebagai standar permintaannya, digunakan perintah INSERT. Syarat untuk memasukkan data
adalah telah terciptanya tabel pada sebuah database. Sintax yang digunakan adalah :
INSERT INTO nama_tabel VALUES (‘isi_field1’, ‘isi_field2’, ‘isi_field3’,….., ‘isi_fieldN’);
Contoh :
mysql> insert into tb_tamu values('1','Boi trimoyo','ujung
berung','[email protected]','085613548789');
Query OK, 1 row affected (0.05 sec).
Maka data telah masuk ke dalam tabel seperti berikut :

Gambar 10.5. Tampilan Tabel INSERT

105

10.2.2. Memperbarui Isi Data ( UPDATE )
Memperbarui isi data atau update data adalah sebuah proses meremajakan data lama

menjadi data yang lebih baru. Namun tidak semua data dalam database yang perlu diremajakan,
melainkan sebagian data yang dianggap perlu untuk diremajakan. Query SQL yang digunakan
adalah UPDATE yang di ketikkan seperti berikut :
UPDATE nama_tabel SET field_1 = ‘data_baru’, field_2 =’data_baru’,
……………………………. , Field_N =’data_baru’;
Contoh :
mysql> update tb_tamu set
-> nama='irfan nurhudin' where nama="Boi trimoyo"; Query OK, 1 row affected (0.08 sec)
Rows matched: 1 Changed: 1 Warnings: 0
Maka hasilnya akan berubah seperti berikut :

Gambar 10.6.hasil Tampilan Update
Data yang asalnya bernama Boi trimoyo berubah menjadi irfan nurhudin yang dihasilkan dari query
SQL UPDATE.
10.2.3. Menghapus Data ( DELETE )

Untuk menghapus data, MySQL memiliki query bernama DELETE. Penggunaannya diikuti
dengan nama data yang akan dihapus. Berikut Sintax untuk menghapus semua data yang terdapat
pada tabel :
DELETE FROM nama_tabel;
Sedangkan berikut sintax untuk menghapus data yang diinginkan dari sebuah tabel :

Gambar 10.7. Tampilan Tabel Delete
Untuk menghapus data nomor 4 yang terdapat pada tabel tb_tamu maka gunakan query
sepertin dibawah ini :
mysql> delete from tb_tamu where no='4'; Query OK, 1 row affected (0.03 sec)
Maka hasilnya akan seperti dibawah ini bahwa data nomor 4 yang bernama ridwan telah dihapus
menggunakan query DELETE :

106

DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;
Contoh :
Isikan data pada tabel tb_tamu seperti dibawah ini :

Gambar 10.8. Tampilan Select * From tb_tamu
10.3. SELEKSI DATA

Menampilkan data adalah hal yang sangat penting karena kita harus melihat dan menyeleksi
suatu data dalam table maupun antar table. Untuk Melihat data atau Selection, Query yang
digunakan adalah SELECT yang diikuti beberapa pernyataan khusus berkenaan dengan tabel yang
diseleksi.
10.3.1.Menampilkan Data Dari sebuah Tabel

Untuk menampilkan dari sebuah tabel dapat menggunakan Sintax berikut :
SELECT (Field1, field2, ……, FieldN) FROM nama_tabel;
Query diatas mengartikan bahwa data yang akan ditampilkan didalam tabel hanya filed – filed
tertenu.Atau SELECT * FROM nama_tabel;
Query diatas mengartikan bahwa data dari seluruh Field yang terdapat dalam tabel akan
ditampilkan.Contoh :

Gambar 10.9. Tampilan SELECT * FROM nama_tabel

atau

Gambar 10.10. Tampilan hasil ke 2 SELECT * FROM nama_tabel

107

10.3.2.Menampilkan Data dengan Perintah WHERE
WHERE yang artinya dimana, untuk menampilkan data menggunakan perintah where

(dimana) dapat menggunakan perintah berikut :
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi
Contoh :
Data sebelumnya yang ada pada tabel tb_tamu seperti berikut :

Gambar 10.11. Tampilan SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi
Maka akan menampilkan data menggunakan perintah where :
SELECT * FROM tb_tamu WHERE alamat=’ujung berung’;

Gambar 10.12. Tampilan SELECT * FROM tb_tamu WHERE alamat=’ujung berung
Contoh diatas mengartikan bahwa sintax meminta untuk menampilkan semua data yang ada

pada tabel tb_tamu yang dimana akan ditampilkan dari field alamat yang isi data dari field alamat
hanya ujung berung. Maka yang keluar adalah data ang filed alamatnya hanya ujung berung.
10.3.3. Menampilkan Data dengan BETWEEN

Between artinya diantara, between befungsi untuk menampilkan data yang tertentu misalnya
diantara 2000 dan 5000. Untuk menampilkan data dengan between dapat menggunakan sintax
berikut:
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi BETWEEN nilai_1 AND nilai_2;
Buatlah sebuah DATABASE dengan nama db_stock kemudian buatlah tabel didalamnya dengan
nama tabel t_barang kemudian isi data seperti berikut :

Gambar 10.12. Tampilan From t_barang

108

BAHAN AJAR
MATERI 11-12
11.1. Pengenal CMS wordpress
WordPress merupakan salah satu CMS (Content Management System) yang digunakan
untuk membuat sebuah blog atau website. Di dunia ini, ada berbagai macam CMS, seperti misalnya
Joomla, Drupal, DotNetNuke, WordPress, Moodle, dll. Disini kita menggunakan WordPress,
karena memang penggunaannya yang mudah dan juga user-friendly, WordPress bisa digunakan
untuk blog pribadi maupun website perusahaan, berbeda dengan Joomla yang memang di
khususkan untuk membuat website perusahaan dan Moodle di khususkan untuk pembelajaran
melalui internet atau e-learning.
WordPress tidak hanya digunakan di Indonesia, akan tetapi digunakan oleh para blogger di
seluruh penjuru dunia dan sebagian dari mereka sudah mengetahui keunggulan maupun kemudahan
yang dimiliki WordPress.Kita bisa membuat sebuah blog menggunakan wordpress baik secara
online langsung (melalui www.wordpress.com) maupun melalui server lokal yang nantinya harus di
upload ke sebuah web server untuk bisa dipublikasikan ke internet, tetapi jika membuat sebuah
blog secara online (www.wordpress.com), kita tidak bisa sepenuhnya menggunakan fitur yang ada
di dalam dashboard WordPress, misalnya jika kita membuat sebuah blog dengan WordPress versi
online, itu kita tidak bisa menggunakan ataupun menambah plug-in, plug-in itu sendiri merupakan
salah satu tool atau alat yang ada di dalam WordPress yang berguna untuk menambah suatu
software pembantu atau fitur tambahan untuk dapat menambah dan mempercantik konten yang ada
di dalam blog, dikarenakan WordPress itu sendiri merupakan CMS berbayar yang berarti kita harus
membayar atau dalam kata lain membeli WordPress itu untuk bisa menggunakan seluruh fitur yang
ada di dalamnya, tetapi di sisi lain, kita tidak perlu menggunakan web server kita sendiri karena
jika kita membuat WordPress online, secara otomatis WordPress kita akan masuk ke dalam web
server mereka, sehingga kita hanya perlu mendaftar saja. Akan tetapi jika kita membuat sebuah
blog melalui WordPress versi lokal (dibuat di dalam komputer kita sendiri tanpa akses internet lalu
di upload ke web server), kita bisa menggunakan fitur-fitur yang ada di dalam WordPress secara
keseluruhan Cara bagaimana membuat WordPress versi online maupun lokal akan dibahas di
artikel yang lain.

109

11.2. Pembuatan Database WEB
Cara membuat database web adalah sebagai berikut : Copy file .rar file Wordpress cari

dimana Anda meletakan instalasi XAMPP pilih htdocs lalu paste lalu klik kanan pada file .rar tadi
pilih exstrac here dan tunggu hingga proses ekstraksi selesai klik kanan pada hasil ekstraksi file tadi
lalu pilih rename dan ganti sesuai nama web yang saya inginkan ( contoh: trijokosaputro )

Buka web browser Anda lalu ketikan localhost/phpmyadmin klik database pada crate
database tuliskan nama file .rar yang telah kita extrac dan direname klik create dan tunggu proses
hingga selesai buka web browser lalu ketikan localhost/nama database ( localhost/trijokosaputro )
klik crate a configuration file klik lets go pada database name ketikan nama database pertama, user
name isikan root, pasword kosongkan saja klik submit. Klik run the instal pada site title isikan judul
web yang akan Anda buat, masukan username, pasword dan email Anda klik instal wordpress
klik login masukan username dan pasword yang sebelumnya telah Anda buat maka Anda akan
masuk kedalah dashboard web Anda untuk melihat web Anda ketikan pada adress bar
localhost/nama database (contoh: localhost/trijokosaputro).
11.3. Instalasi XAMPP

Sebelum melakukan pembuatan WEB langkah awal adalah melakukan instalasi WEB
server, dan ditutorial ini menggunakan XAMPP sebagai WEB server. Cara melakukan instalasi
XAMPP yaitu, Buka File XAMPP tentukan dimana akan meletakan hasil instalasi Xampp lalu klik
instal dan tunggu proses instalasi hingga selesai Bila proses instalasi sudah selesai maka akan
muncul icon Xampp pada dekstop lalu dibuka berilah tanda chek list pada Apache lalu klik start
lakukan hal yang sama pada MySql dan FileZilla Untuk melihat apakah XAMPP sudah terinstal
dengan baik ataukah belum buka aplikasi browser Anda lalu pada Adress Bar ketikan localhost.
Contoh hasil instalasi XAMPP pada web browser dan Aplikasi XAMPP dibawah ini.

Gambar 11.1. Tampilan Xampp

110

12.1. Instalasi Wordpress
Tahapan instalasi CMS Wordpress di localhost. Tahap silahkan install

software local server seperti XAMPP, WAMPP, dsb. Berikutnya lakukan instalasi CMS
Wordpress sebagaimana langkah-langkah berikut:

1. Download CMS Wordpress dari https://wordpress.org/download/

Gambar 12.1. Tampilan Website CMS Wordpress
2. Kemudian extract file yang sudah anda download tersebut.

Gambar 12.2. Tampilan Extract File

Gambar 12.3. Tampilan Hasil Extract File

111

3. Kemudian copy folder yang sudah di extract tersebut ke folder htdocs yang ada di drive C:
(atau tempat lain sesuai instalasi anda)

Gambar 12.4. Tampilan Copy Folder

Gambar 12.5. Tampilan Proses Copy Folder
4. Rubah nama folder sesuai dengan nama web yang anda inginkan. Sebagai contoh, dalam

tutorial ini kita ganti dengan nama websiteku.

Gambar 12.6. Tampilan Ubah Nama Folder

112

5. Buka browser, kemudian ketikkan alamat berikut: http://localhost/websiteku/

Gambar 12.7. Tampilan Browser
6. Kemudian anda akan masuk ke konfigurasi awal CMS. Pilih bahasa yang diinginkan untuk

halaman dashbord. Dalam tutorial ini dipilih English (United States).

Gambar 12.8. Tampilan Ke Konfigurasi Awal CMS
7. Kemudian akan muncul halaman konfigurasi database untuk CMS wordpress yang kita

install.

Gambar 12.9. Konfigurasi Database

113

8. Buka sebuah halaman browser lagi, lalu ketikkan localhost/phpmyadmin/

Gambar 12.10. Tampilan Localhost/Phpmyadmin
9. Kemudian klik Databases

Gambar 12.11. Tampilan klik Databases
10. Kemudian ketikkan nama database sesuai keinginan. Agar lebih mudah, berikan nama

sesuaidengan nama folder web anda, dalam tutorial ini diberi nama websiteku. Lalu klik
tombol create.

Gambar 12.12. Tampilan Klik Tombol Create.

114

11. Silahkan kembali ke halaman browser konfigurasi CMS Wordpress anda, lalu klik tombol
Let's Go.

Gambar 12.13. Tampilan Konfigurasi CMS Wordpress
12. .Isi form yang ada sesuai dengan konfigurasi Database. Pada tutorial ini Database Name:

websiteku, Username: root, password: (kosong/tidak diisi), Database Host: localhost, Table
Prefix: wp_ kemudian klik tombol submit.

Gambar 12.14. Tampilan Konfigurasi Database
13. Lalu klik tombol run install

Gambar 12.15. Tampilan tombol run install

115

14. Kemudian kita masuk pada halaman konfigurasi login administrator web. Beri nama Situs,
userna, dan password (silahkan ganti password sesuai keinginan anda). Lalu klik tombol
Install Wordpress.

Gambar 12.16. Tampilan Install Wordpress

Gambar 12.17. Tampilan Konfigurasi Login Administrator
15. Instalasi CMS wordpress berhasil! silahkan klik login.

Gambar 12.18.Tampilan Instalasi CMS wordpress berhasil

116

16. Masukkan username dan password sesuai dengan yang sudah anda konfigurasi sebelumnya

Gambar 12.19. Tampilan Login
17. Anda akan masuk ke halaman dashboard. Halaman dashbord ini berfungsi untuk mengelola

web dan hanya bisa dilihat oleh pengelola.

Gambar 12.20. Tampilan Dashbord
18. Untuk melihat halaman yang diakses oleh pengunjung web, silahkan ketikkan di halaman

browser localhost/websiteku

Gambar 12.21. Tampilan Halaman Browser Localhost/Websiteku

117

BAHAN AJAR
MATERI 13-14
13.1. Pengenalan Cpanel
Cpanel adalah sebuah aplikasi control panel berbasis linux untuk mengatur web hosting
secara online. Dibanding dengan menggunakan console, Cpanel menggunakan GUI ( Graphical
User Interface ) melalui browser untuk menggunakanya. Dengan menggunakan GUI melalui
browser hal ini dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pengaturan dengan mudah dan
cepat. Pengguna awam pun dapat langsung melakukan pengaturan dengan mudah karena
tempilanya yang simple dan jelas. cPanel mempunyai banyak fitur menarik contohnya menambah
email, menambahkan subdomain, pengaturan DNS, dll.
13.1.1. Login cPanel
Inilah dua cara untuk mengakses cPanel menggunakan browser Anda.
Melalui Halaman Login cPanel Untuk mengakses cPanel, Anda bisa mengetikkan alamat:
http://www.namadomain.com/cpanel di browser yang Anda gunakan. Jika berhasil, akan muncul
halaman berikut:

Gambar 13.1. Login Cpanel
Silakan masukkan username dan password yang Anda terima saat membeli layanan hosting
dan domain.
13.1.2 Melalui Member Area Niagahoster

Khusus bagi pengguna layanan hosting Niagahoster, Anda juga bisa mengakses cPanel
melalui halaman Member Area Niagahoster. Silakan ketikkan https://panel.niagahoster.co.id/login
dan masukkan username dan password untuk masuk ke Member Area.

118

Gambar 13.2. Tampilan https://panel.niagahoster.co.id/login
Selanjutnya, pilih menu Kelola Hosting

Gambar 13.3. Tampilan Menu Hosting
Pada menu Pengaturan Hosting di bagian cPanel, pilih All Features seperti ditunjukkan gambar
berikut:

Gambar 13.4. Menu Pengaturan Hosting

119

Selanjutnya, pilih menu Kelola Hosting. Pada menu Pengaturan Hosting di bagian cPanel, pilih All
Features seperti ditunjukkan gambar berikut: Jika sudah berhasil, Anda akan menemukan halaman
dashboard cPanel Anda.

Gambar 13.5. Tampilan Menu Kelola Hosting
13.2. Mengelola Domain Cpanel

Selanjutnya mari mulai dengan mengelola domain. Caranya, silakan masuk ke bagian
Domains di cPanel.

Gambar 13.6. Mengelola Domain
Pada bagian ini, Anda akan menemukan beberapa fitur antara lain:

a. Site Publisher. Di menu ini, Anda bisa dengan mudah membuat website
menggunakan berbagai template yang tersedia.

b. Domains. Halaman domain menunjukkan daftar domain yang Anda gunakan. Menu
ini juga dilengkapi beberapa pengaturan untuk melakukan kustomisasi domain-
domain tersebut.

c. Addon Domains. Menu ini digunakan untuk menambah dan memodifikasi Addon
domain Anda. Addon domain adalah nama domain baru yang bisa Anda tambahkan
pada direktori Anda.

d. Subdomains. Di menu ini, Anda bisa menambahkan subdomain, yaitu sebuah
subdirectory dari folder utama Anda, public_html.
120

e. Aliases. Menu ini memudahkan Anda untuk mengelola alias domain, yaitu domain
yang mengarah ke domain lain, biasanya domain utama.

f. Redirects. Menu memungkinkan Anda untuk melakukan redirect dari satu domain
ke domain lain. Berbeda dengan alias, redirect dilakukan jika domain yang dialihkan
sudah tidak lagi digunakan.

g. Zone Editor. Pada menu Zone Editor, Anda bisa membuat dan mengelola DNS Zone
record. Setelah mengetahui menu-menu domain tersebut, Anda akan mulai belajar
beberapa fungsi penting. Apa saja.

13.2.1. Cara Membuat Addon Domain
Untuk membuat addon domain, Anda bisa pilih menu Addon Domain dan akan melihat

tampilan berikut: Pada halaman tersebut, terdapat beberapa informasi yang diperlukan untuk
menambah addon domain:

1. New Domain Name
2. Subdomain
3. Document Root
Pada dasarnya, saat Anda menuliskan sebuah nama domain, otomatis kolom subdomain dan
document root akan terisi. Pastikan nama domain Anda ketikkan dengan benar, lalu klik Add
Domain.

Gambar 13.7. Tampilan Addon Domain

121

13.2.2. Cara Menambah Subdomain
Sesuai namanya, Anda tidak menambahkan domain baru, tapi hanya bagian tambahan dari

sebuah domain utama. Contohnya,jika nama domain utama adalah jilbabstore.com,maka sub
domain Anda bisa berupa blog.jilbabstore.com. Artinya, blog menjadi bagian dari domain utama
jilbabstore.com. Untuk menambah subdomain, silakan pilih menu Subdomain dari bagian
Domains di cPanel.

Gambar 13.8. Tampilan Subdomain
Seperti halnya Addon Domain, di bagian subdomain, Anda akan diminta informasi:
Subdomain, Domain, dan Document Root. Nama domain secara otomatis akan diarahkan ke
domain utama, kecuali Anda menentukannya secara manual. Isikan nama subdomain, dan
document root akan terisi otomatis. Selanjutnya, klik Create.

Gambar 13.9. Tampilan Bagian Subdomain

122

13.2.3. Cara Membuat Alias Domain
Anda bisa menggunakan fitur Alias jika ingin website Anda memiliki nama domain lain.

Sebagai contoh, jilbab.store dan jilbabstore.com adalah dua domain milik Anda. Website toko
online Anda yang aktif menggunakan jilbabstore.com. Nah, pada saat seseorang mengetikkan
jilbab.store, akan secara otomatis diarahkan ke domain utama Anda yaitu jilbabstore.com. Untuk
membuat domain alias, lakukan langkah berikut:

Gambar 13.10. Tampilan Alias Domain
1. Pilih menu Aliases dari bagian Domains di cPanel.
2. Isikan nama domain lain Anda di kolom Domain.
3. Klik Add Domain.
13.2.4. Cara Mensetting Redirect Domain

Dengan melakukan redirect domain, pada saat ada pengguna mengakses sebuah halaman
website dengan domain tertentu, akan secara otomatis diarahkan ke domain lain. Misalnya,
jilbabstore.com diarahkan ke jilbabstore.id. Untuk melakukannya, silakan klik pada menu Redirects
di bagian Domains cPanel. Lalu, isikan informasi berikut:

Gambar 13.11. Tampilan Mensetting Redirect Domain

123

1. Tipe Redirects. Pilihlah Permanen (301) untuk perubahan tetap dan browser maupun
searchengine akan mengarahkan ke domain baru.Pilih Temporary (302) untuk perubahan
sementara di mana pengunjung akan diarahkan ke URL lama terlebih dahulu.

2. https?://(www.)?. Pilihlah All Public Domains untuk mengarahkan domain yang ada di
cPanel kealamat domain yang baru. Atau, Anda bisa menentukan domain mana yang secara
spesifik ingin di-redirect.

3. /. Bagian ini bisa Anda kosongkan apabila berniat untuk meredirect domain utama. Jika
hanya salah satu subfolder, maka tulis nama subfolder tersebut.

4. Redirects to. Isikan alamat domain yang menjadi tujuan redirect. Pastikan Anda
menuliskannya dengan protokol yang digunakan, misalnya http://jilbabstore.id.

5. www. redirection. Biarkan dalam keadaan default, Redirect with or without www, untuk
meredirect permintaan domain baik menggunakan www atau tanpa www. Setelah semua
informasi dipastikan benar, silakan klik Add.

14.1. Mengelola File Website Di Cpanel
cpanel memiliki fitur file manager yang memungkinkan anda untuk mengelola file website

dengan mudah. baik untuk menambahkan folder atau file baru maupun untuk mengedit file yang
sudah ada. namun, perlu diingat bahwa langkah mengelola file dari cpanel harus anda lakukan
dengan benar agar tidak menyebabkan kendala pada website tersebut. untuk melakukannya, silakan
pilih file manager pada bagian files di cpanel.

Gambar 14.1. Tampilan Mengelola File Website
Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman File Manager cPanel yang berisi daftar folder
dan file penting di website Anda, seperti terlihat di gambar berikut:

Gambar 14.2. Tampilan File Manager

124

14.1.1.Cara Menambah Folder di File Manager Cpanel
Untuk menambah sebuah folder ke website Anda, silakan klik + Folder di bagian kiri atas

halaman File Manager.

Gambar 14.3. Tampilan Cara Menambah Folder di File Manager Cpanel
Selanjutnya, Anda akan diminta mengisikan informasi nama folder dan lokasi folder
tersebut akan disimpan. Untuk contoh ini, kami menggunakan nama folder testing yang akan
disimpan di folder utama website yaitu public_html. Jangan lupa, klik Create Folder jika sudah
selesai.

Gambar 14.4. Tampilan Public_html
Apabila berhasil, folder Anda akan tersimpan di folder public_html sebagai berikut:

Gambar 14.5. Tampilan Folder Public_html

125

14.1.2. Cara Mengupload File ke File Manager cPanel
Selain menambahkan file secara manual, Anda juga bisa melakukan upload file yang sudah

dibuat sebelumnya. Caranya, masih pada folder yang dituju untuk menyimpan file, silakan pilih
menu Upload.

Gambar 14.6.Tampilan Menu Upload
Selanjutnya, Anda akan diarahkan ke halaman upload file. Silakan pilih Select File, atau drag-and-
drop file yang akan diupload ke halaman tersebut. Pastikan Anda masih memiliki ruang
penyimpanan yang cukup pada saat melakukan upload file.
14.1.3. Cara Mengelola File Menggunakan FTP

Selain dengan ketiga cara di atas, Anda juga bisa mengelola file menggunakan FTP (File
Transfer Protocol). Sesuai namanya, tool ini digunakan melakukan transfer file, baik untuk
mengupload file dari komputer ke server atau mendownload file dari server ke komputer Anda.
Untuk dapat menggunakan FTP, Anda harus membuat sebuah akun FTP terlebih dahulu. Caranya
silakan pilih FTP Accounts dari bagian Files di cPanel. Anda akan diarahkan untuk masuk ke
halaman FTP, dan diminta untuk memasukkan berbagai data untuk akun FTP Anda.

1. Login merupakan username dari akun FTP yang dibuat.
2. Password adalah kata sandi yang akan digunakan.
3. Strength menunjukkan seberapa kuat password yang dibuat.
4. Directory adalah direktori utama yang akan digunakan untuk kegiatan transfer

file.
5. Quota adalah banyaknya ruang penyimpanan yang akan digunakan.Jika semua

data sudah diisi dengan benar, klik Create FTP Account. Setelahberhasil, Anda
perlu melakukan konfigurasi FTP client untuk langkah selanjutnya.
Silakan klik Configure FTP client. Anda bisa mendownload konfigurasi file dari dua FTP
client yang sudah disediakan yaitu CoreFTP untuk Windows dan Cyberduck untuk MacOS. Atau,
Anda bisa mencatat informasi konfigurasi manual yang bisa digunakan untuk melakukan setting
pada FTP client favorit Anda, misalnya FileZilla. Kami memiliki Panduan untuk Menggunakan
FileZilla untuk dapat membantu Anda melakukan setting manual.

126

14.2. Instal Aplikasi Di Cpanel
Setelah melakukan berbagai pengaturan terkait file dan database, Anda juga biasa

melakukan instalasi aplikasi di cPanel. Aplikasi berguna bagi Anda untuk menjalankan website,
blog dan toko online. Untuk menginstal aplikasi, cPanel menyediakan tool Softaculous Installer

bagian Software.

Gambar 14.7. Tampilan Tool Softaculous Installer Bagian Software
Anda akan diarahkan ke halaman Softaculous, dan melihat berbagai aplikasi yang
disediakan seperti WordPress, Abante Cart, Prestashop, Joomla, dan lainnya.

Gambar 14.8. Tampilan WordPress, Abante Cart, Prestashop, Joomla

14.2.1. Cara Melakukan Instalasi Aplikasi di cPanel
Berikut ini adalah langkah untuk melakukan instalasi aplikasi di cPanel. Kami akan

menggunakan WordPress sebagai contoh. Silakan klik pada ikon WordPress, dan Anda akan
melihat halaman untuk menginstall WordPress. Lalu, pilih menu Install Now.

Gambar 14.9. Tampilan Instalasi Aplikasi di cPanel

127

Selanjutnya, Anda akan diarahkan ke halaman pengisian data untuk website/ blog Anda
sebagai berikut:

Gambar 14.10. Tampilan Halaman Pengisian Data
Informasi yang harus Anda isikan antara lain:

a. Choose Installation URL. Pada bagian ini tentukan protokol yang akan Anda
gunakan, www atau non-www dan http atau https. Selain itu, pilih domain
yang akan digunakan jika memiliki lebih dari satu.

b. Site Name. Tentukan nama untuk website/blog Anda.
c. Site Description. Tentukan deskripsi untuk website/blog Anda secara

singkat.
d. Enable Multisite. Jika Anda ingin mengelola banyak website/blog dalam satu

dashboard WordPress, centang pilihan ini.
e. Admin Username. Tuliskan username yang akan Anda gunakan tiap kali

login ke dashboard WordPress.
f. Admin Password. Tuliskan kata sandi untuk login ke dashboard WordPress.
g. Admin Email. Tuliskan alamat email yang Anda gunakan sebagai admin

email untuk website tersebut.
h. Select Language. Ganti dengan bahasa Indonesia apabila tidak ingin

menggunakan bahasa Inggris.
i. Limit Login Attempts (Loginizer). Plugin tambahan yang membatasi

kesalahan dalam melakukan login demi keamanan website.
128

j. Classic Editor. Plugin tambahan untuk menampilkan halaman editor
WordPress klasik, bukan Gutenberg.

k. Select plugins/themes sets. Biarkan dalam keadaan tercentang untuk
menggunakan plugin LiteSpeed Cache untuk menambah kecepatan
website/blog.

l. Select Theme. Pilih tema yang sesuai untuk tema blog/website Anda. Setelah
mengisikan data di atas, dan memilih tema sesuai keinginan, Anda bisa klik
Install.

Gambar 14.15. Tampilan Tema
Tunggu prosesnya beberapa saat hingga dinyatakan WordPress sudah berhasil terinstall dan
website/blog Anda sudah dapat diakses.

129

MEDIA PEMBELAJARAN

A. Online
1. Google Sites

https://sites.google.com/view/chairulimam
A. Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga metode

pembelajaran harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan teknologi
internet dapat memudahkan dan mengoptimalkan pembelajaran sehingga bisa dilakukan secara
jarak jauh yang tidak terhalang oleh jarak dan waktu.

Salah satu teknologi yang mempengaruhi pembelajaran adalah teknologi internet.
Teknologi Internet tidak dibatasi pada waktu dan jarak, keunggulan internet mempermudah proses

130

pembelajaran yang bisa dilakukan dimana saja dan dilakukan kapan saja. Ditambah lagi jika
terdapat hal-hal yang tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran di dalam kelas,
contohnya seperti ketika sedang terjadi pandemic COVID- 19 seperti sekarang ini. Penggunaan
teknologi sebagai media pembelajaran jarak jauh akan sangat membantu proses pembelajaran.

Media website pada internet sangat cocok untuk dijadikan alternatif pilihan media
pembelajaran jarak jauh. Media website dapat juga digunakan sebagai sarana pembelajaran untuk
meningkatkan dampak positif penggunaan internet. Yang tentu saja dalam hal ini membutuhkan
peran yang baik dari para tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran daring ini agar dapat
digunakan secara terarah dengan baik dan sesuai dengan pada proses pembelajaran.

Google sites adalah salah satu media webstite yang bisa dimanfaatkan dalam proses
pembelajaran. Google sites adalah sebuah website yang digunakan untuk keperluan kelompok
ataupun pribadi. Google Sites merupakan cara termudah dalam membuat informasi yang bisa
diakses oleh orang yang membutuhkan sceara cepat, dan orang-orang dapat bekerja sama dalam
situs untuk menambahkan berkas file lampiran serta informasi dari aplikasi google lainnya seperti
google docs, sheet, forms, calender, awesome table dan lain sebagainya. Dengan fitur-fitur yang
ditawarkan google sites dapat menunjang pembelajaran.

B. Pengertian Google Sites
Perkembangan teknologi dewasa ini telah berkembang dengan pesat. Penggunaan teknologi

khususnya perkembangan teknologi internet dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pembelajaran
berbasis online. Google memiliki produk yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan
secara gratis, salah satunya adalah google sites. Google sites digunakan untuk membuat situs
webite untuk pribadi ataupun kelompok, baik untuk keperluan personal ataupun korporat.

Google Sites merupakan cara termudah dalam membuat informasi yang bisa diakses oleh orang
yang membutuhkan secara cepat, dan orang-orang dapat bekerja sama dalam situs untuk
menambahkan berkas file lampiran serta informasi dari aplikasi google lainnya seperti google docs,
sheet, forms, calender, awesome table dan lain sebagainya. Google sites adalah produk yang dibuat
oleh google sebagai alat untuk membuat situs. Google sites sangat mudah digunakan terutama untuk
menunjang pembelajaran dengan memaksimalkan fitur-fitur seperti google docs, sheet, forms,
calender, awesome table dan lain sebagainya.

131

C. Pemanfaatan Google Sites Sebagai Media Pembelajaran
Pembelajaran menggunakan google sites memberikan manfaat bagi dosen ataupun mahasiswa,
manfaat dari pemanfaatan google sites ini adalah:
1. Pembelajaran lebih menarik

Dengan menggunakan google sites pembelajaran akan lebih lengkap dan menarik
dikarenakan bisa memanfaatkan fitur-fitur di dalam google sites.
Seperti; google docs, sheet, forms, calender, awesome table dan lain sebagainya.
2. Lebih mudah mendapatkan materi pembelajaran
Dengan adanya google sites maka materi pembelajaran akan diunggah ke dalam google
sites sehingga mahasiswa ataupun dosen tidak perlu menggunakan flashdisk yang bisa
menyebabkan banyaknya virus yang masuk ke dalam computer.
3. Materi pembelajaran tidak mudah hilang
Materi yang telah diunggah ke dalam google sites akan tetap berada di google sites dan
tidak akan terpengaruh dengan gangguan virus atau yang lainnya.
4. Mahasiswa dapat mendapatkan informasi pembelajaran dengan cepat
Dengan menggunakan google sites, penggunananya baik mahasiswa ataupun dosen dapat
mendapatkan informasi mengenai pembelajaran dengan cepat dengan menggunakan
informasi yang diunggah oleh dosen.
5. Dapat menyimpan silabus di google sites
Silabus pembelajaran dapat diunggah oleh dosen ke dalam google sites, Mahasiswa
mengetahui topik dan tema pembelajaran pada setiap pertemuan selanjutnya.
6. Tugas melalui google sites
Tugas pembelajatn dapat diberikan oleh dosen melalui google sites, sehingga peserta didik
tidak tertinggal informasi dan tugas-tugasnya. Tugas perkuliahan dapat diberikan dan
dikumpulkan melalui google sites.

132

D. Mekanisme Penggunaan Google Sites dalam Pembelajaran
Penggunaan google sites dalam proses pembelajaran dapat dioptimalkan menjadi

pembelajaran yang lengkap dan menarik, cara mengoptimalkan penggunaan google sites dalam
pembelajaran adalah.

1. Mengunggah Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran yang diunggah pada google sites akan memudahkan mahasiswa

sehingga mereka tidak perlu copy file menggunakan flashdisk yang dapat merepotkan dan tertular
virus. Mahasiswa hanya mengunjungi google sites dosen, kemudian mengunduh materi
pembelajaran.

2. Memberikan Tugas
Pengumuman tugas diberikan melalui google sites. Mahasiswa didorong untuk

mengunjungi google sites dosen secara berkala agar tidak tertinggal informasi mengenai tugas.
Sehingga tidak ada alasan bagi mahasiswa jika tidak mengetahui mengenai tugas yang diberikan
dosen.

3. Memberi Pengumuman
Memberikan pengumuman terbaru pada mahasiswa melalui googgle sites. Seperti

memberi link internet yang terkait dengan materi pembelajaran ataupun memberikan informasi
referensi buku yang digunakan pada materi pembelajaran.

4. Mengunduh dan Melihat Tugas Mahasiswa
Mahasiswa bisa mengunggah tugas pada google sites yang kemudian dapat dilihat oleh

dosen. Pada google sites terdapat keterangan mengenai waktu pengumpulan tugas yang dilakukan
oleh mahasiswa kemudian dosen juga dapat mengatur waktu pengumpulan tugas yang
ditetetapkan pada waktu tertentu.

2. BBC Podcast

https://www.bbc.co.uk/learningenglish/

133

3. Audiobooks

https://www.audible.com/ep/FreeListens
4. ABC Podcast

https://www.abc.net.au/radio/podcasts/
5. VOA Learning English Podcast

https://learningenglish.voanews.com/podcasts

134

6. You Tube Channel
https://www.youtube.com/watch?v=W7BW9gv_OkU

B. Off-line
Power Point Presentation

135

136

137

RANCANGAN TUGAS DAN PRAKTIKUM

Rancangan Tugas Terstruktur

UNIVERSITAS BATTUTA
FAKULTA TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI
Alamat: No.15 M, Jl. Gajah Mada, Babura, Medan Baru, Medan City, North
Sumatra 20154,Telepon: (061) 80514277

Rancangan Tugas dan Praktikum

Disusun Oleh Disetujui Oleh

Chairul Imam, S.Kom., M.Kom Aripin Rambe, S.Kom., M.Kom

Program Studi : Teknologi Informasi
Mata Kuliah : Pemograman Web
Kode : PTIF3405
SKS :3

Dosen Pengampu : Chairul Imam, S.Kom., M.Kom

Tugas Ke I (Pertama)
Tujuan Tugas
Melatih mahasiswa untuk mencapai kemampuan akhir pokok
Uraian Tugas bahasan pada Materi 2-3

1) Menampilkan teks dengan ganti baris (element
BR):Belajar bahasa pemrograman web. Dengan materi
dasar HTML. Dan JSP Belajar bahasa pemrograman web.
Dengan materi dasar HTML. Dan JSP.

2) Menampilkan teks dalam bentuk paragraf (element
P):Tampilan teks sebelum paragraf. Tampilan teks
paragraf pertama. Tampilan teks paragraf kedua.
Tampilan teks setelah paragraf.

Kriteria Penilaian Ketepatan, kelengkapan dan kejelasan jawaban

Bobot Penilaian 1. Kuis (0-100) Bobot Nilai 20, Nilai Individu
2. Tugas terstuktur 1 (75-100) Bobot Nilai 5, Nilai

Kelompok
3. Tugas terstruktur 2 (75-100) Bobot Nilai 5, Nilai

Kelompok
4. UTS (0-100) Bobot Nilai 30, Nilai Individu

5. UAS (0-100) Bobot Nilai 40, Nilai Individu

138


Click to View FlipBook Version