The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Elang Mulia Lesmana, 2023-05-09 22:50:45

Bahan Ajar Gelombang Mekanik

GELOMBANG MEKANIK | [Document subtitle] GELOMBANG MEKANIK MODUL FISIKA Elang Mulia Lesmana, S. Pd. PPG PRAJABATAN FISIKA UNIMED GELOMBANG 1 2023 Kelas XI SMA


Gelombang Mekanik 1 Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan modul Fisika pada materi pokok Gelombang Mekanik sebagai tugas mata kuliah Fisika Klasik program Magister ini dengan baik. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Guru Pamong Dan Dosen Pembimbing Lapangan. yang telah membimbing dan memberikan ilmunya selama perkuliahan berlangsung serta semua pihak yang telah membantu dan memberi dukungan dalam penyelesaian modul ini. Penulis meminta maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan modul yang dibuat. Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca terkait materi fisika khususnya gelombang mekanik. Terima kasih Medan, 6 Mei 2023 Penulis


Gelombang Mekanik 2 Daftar Isi Kata Pengantar.......................................................................................................................1 Daftar Isi ................................................................................................................................2 PENDAHULUAN .................................................................................................................3 A. Identitas Modul....................................................................................................3 B. Kompetensi Dasar................................................................................................3 C. Deskripsi Modul ..................................................................................................3 D. Petunjuk Penggunaan Modul...............................................................................4 E. Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari .................................................................4 F. Peta Konsep .........................................................................................................4 G. Penerapan Gelombang dalam Kehidupan............................................................5 KEGIATAN PEMBELAJARAN I........................................................................................7 A. Tujuan Pembelajaran ...........................................................................................7 B. Uraian Materi.......................................................................................................7 1. Pengertian gelombang.........................................................................................7 2. Jenis–jenis gelombang ........................................................................................8 3. Besaran-besaran pada gelombang mekanik ......................................................11 C. Contoh Soal .......................................................................................................14 D. Latihan Soal.......................................................................................................15 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 .....................................................................................17 A. Tujuan Pembelajaran .........................................................................................17 B. Uraian Materi.....................................................................................................17 1. Pemantulan gelombang.....................................................................................17 2. Pembiasan gelombang.......................................................................................18 3. Difraksi gelombang...........................................................................................19 4. Interferensi gelombang .....................................................................................20 C. Contoh Soal .......................................................Error! Bookmark not defined. D. Latihan Soal.......................................................Error! Bookmark not defined.


Gelombang Mekanik 3 PENDAHULUAN A. Identitas Modul Mata Pelajaran : Fisika Kelas : XI Alokasi Waktu : 5 Jam Pelajaran Judul Modul : Gelombang Mekanik B. Kompetensi Dasar 3.8 Menganalisis karakteristik gelombang mekanik 4.8 Melakukan percobaan tentang salah satu karakteristik gelombang mekanik berikut presentasi hasilnya C. Deskripsi Modul Pemahaman tentang gelombang menjadi suatu yang penting untuk dipelajari karena gelombang ada di sekitar kita, beriak dalam air, ombak yang bergulung, tali yang digetarkan, alunan musik, dan masih banyak lagi. Gelombang Mekanik banyak memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam bidang seni pembuatan alat musik, tenaga yang dihasilkan pasang surut ombak dimanfaatkan untuk tenaga alternatif, dalam bidang kedokteran yaitu ultrasonografi yang juga menggunakan konsep gelombang. Itulah sebabnya bahwa materi Gelombang Mekanik menjadi bagian yang penting untuk dipelajari dan dibuatkan modul pembelajaran. Modul ini terbagi menjadi 2 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian materi, contoh soal, dan soal latihan. ▪ Kegiatan pembelajaran 1 Kegiatan pembelajaran 1 berisi kajian materi tentang pengertian gelombang, jenis-jenis gelombang mekanik, besaran pada gelombang mekanik ▪ Kegiatan pembelajaran 2 Kegiatan pembelajaran 2 berisi kajian materi tentang sifat-sifat gelombang mekanik, pemantulan gelombang, pembiasan gelombang, difraksi gelombang, interferensi gelombang, polarisasi gelombang dan dispersi gelombang.


Gelombang Mekanik 4 D. Petunjuk Penggunaan Modul Agar kalian bisa memahami modul ini secara tuntas, maka bacalah modul ini dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Pelajari dan pahami peta materi yang disajikan dalam setiap modul untuk memberikan gambaran awal apa yang akan dipelajari. 2. Pelajari dan pahami tujuan yang tercantum dalam setiap kegiatan pembelajaran. 3. Pelajari uraian materi secara sistematis dan mendalam dalam setiap kegiatan pembelajaran, diulangi lagi membacanya sampai benar-benar paham. 4. Untuk mengingat kembali materi secara ringkas maka baca rangkuman sebelum mengerjakan Uji Kompetensi. 5. Lakukan uji kompetensi di setiap akhir kegiatan pembelajaran untuk mengetahui tingkat penguasaan materi. 6. Lakukan penilaian diri sendiri tentang penguasaan materi modul dengan jujur 7. Kerjakan soal-soal evaluasi untuk mengukur ketuntasan belajar setelah menggunakanmodul ini. E. Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari F. Peta Konsep


Gelombang Mekanik 5 G. Penerapan Gelombang dalam Kehidupan 1. Untuk Membunyikan Dawai Pada saat gelombang mekanik berjalan lewat medium, maka partikel yang membangun medium yang mengalami beberapa jenis perpindahan atau pergeseran tergantung dari sifat gelombang. Pada saat tali atau ujung dawai mengalami tegangan saat digoyangkan sedikit ke arah atas, maka goyangan tersebut akan bergerak sepanjang dawai dan manfaat alat musik ritmis ini bisa menciptakan bunyi. Bagian dawai yang berurutan akan mengalami gerak sama dengan yang diberikan pada ujung dawai dan akhirnya memunculkan bunyi. Gambar Memainkan gitar (Sumber: kompasiana.com) 2. Untuk Mendengar Gelombang mekanik ialah suara dan suara sendiri merupakan salah satu manfaat gelombang mekanik yang merambat lewat perubahan tekanan udara yang rapat dan renggangnya molekul berada di dalam udara sehingga akhirnya setiap manusia dan juga hewan dapat mendengar. Gambar Mendengar bunyi (sumber: Grid.id) 3. Menggerakan Ombak Ombak yang sering tampak di pantai juga bisa terbentuk sebab gelombang mekanik. Ombak memerlukan air sebagai medium sehingga jika tidak ada air, maka gelombang juga tidak bisa diciptakan dan inilah yang membuat mengapa ombak di laut terus saja bergerak sebab adanya gelombang mekanik dipantai tersebut seperti manfaat pasang surut air laut.


Gelombang Mekanik 6 Gambar Penantang ombak laut 4. Memenuhi Kebutuhan Teknologi Penerapan gelombang mekanik yakni gelombang bunyi yang juga merupakan bagian dari gelombang mekanik juga dapat diterapkan dalam teknologi. Dengan semakin berkembangnya dunia pengetahuan, maka gelombang mekanik bisa dipakai juga untuk keperluan penelitian seperti contohnya dalam bidang kelautan yakni untuk mengetahui kedalaman dari laut. Mengetahui kedalaman laut (sumber: kompasiana.com) 5. Kacamata Tunanetra Berbeda dengan manfaat gelombang elektromagnetik, manfaat gelombang mekanik kemudian juga dimanfaatkan dalam kacamata tunanetra. Kacamata tunanetra dilengkapi dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik dengan menggunakan pengiriman dan penerimaan gelombang mekanik ultrasonik. Dengan kacamata tunanetra ini, nantinya dapat digunakan untuk menduga jarak benda yang berada di dekatnya. Kacamata tunanetra (sumber: roboguru)


Gelombang Mekanik 7 KEGIATAN PEMBELAJARAN I A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini, anda diharapkan dapat: 1. Memahami pengertian gelombang; 2. Menganalisis jenis–jenis gelombang; dan 3. Menganalisis besaran-besaran pada gelombang mekanik. B. Uraian Materi 1. Pengertian gelombang Konsep gelombang banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gelombang bunyi, gelombang cahaya, gelombang radio, dan gelombang air merupakan beberapa contoh bentuk gelombang. Jika kalian pergi ke pantai maka akan melihat ombak air laut. Ombak itu berupa puncak dan lembah dari getaran air laut yang berjalan. Gelajalanya dapat kalian lihat pada gambar 1. Kejadian itulah yang disebut gelombang. Contoh lainnya, coba kalian buat getaran dan letakkan getaran itu pada air. Apa yang terjadi? Gejalanya dapat kalian lihat pada Gambar 2. Pada air itu juga akan terjadi gelombang. Apa sebenarnya gelombang itu? Jadi, sebuah gelombang akan terjadi bila ada sumber yang berupa getaran dan ada yang merambatkannya. Dalam artian lain, gelombang didefinisikan sebagai getaran yang merambat melalui medium/perantara. Medium gelombang dapat berupa zat padat, cair, dan gas. Dalam perambatannya, gelombang membawa energi. Energi gelombang air laut sangat terasa bila kita berdiri di tepi pantai, berupa dorongan gelombang pada kaki kita. Gambar 1. Ombak di laut (Sumber: Tribun Jogja) Gambar 2. Gelombang air (Sumber: Handayani)


Gelombang Mekanik 8 Gambar 3. Gerak gelombang pada tali (Sumber: kelas pintar) Gelombang air laut dapat diilustrasikan seperti gambar dibawah ini. Gambar 4. Gelombang laut (Sumber: Budiyanto, 2009) 2. Jenis–jenis gelombang Di alam ini banyak sekali terjadi gelombang. Contohnya ada gelombang air, gelombang tali, cahaya, bunyi, dan gelombang radio. Apakah semua gelombang itu sama? Ternyata semua gelombang itu dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis sesuai sifat kemiripannya contohnya dapat dibagi dengan dasar berikut. a. Berdasarkan arah rambat dan arah getar Berdasarkan arah rambat dan arah getarnya, gelombang dapat dibagi menjadi dua yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Gelombang transversal 1) Gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarannya tegak lurus dengan arah perambatannya.Contoh: gelombang air, tali dan cahaya. Gambar 5. Gelombang tali


Gelombang Mekanik 9 Gambar 6. Gelombang transversal Pada gelombang transversal mempunyai bagian-bagian sebagai berikut: a) Puncak gelombang, yaitu titik-titik tertinggi pada gelombang (misalnya titik a dan e). b) Dasar gelombang, yaitu titik-titik terendah pada gelombang (misalnya titik c dan g). c) Bukit gelombang, yaitu lengkungan o-a-b atau d-e-f. d) Lembah gelombang, yaitu lengkungan b-c-d atau f-g-h. e) Amplitudo (A), yaitu perpindahan maksimum (misalnya: a'a dan c'c). f) Panjang gelombang ( λ ), yaitu jarak antara dua puncak berurutan (misalnya a-e) atau jarak dua dasar berurut-an (c-g). g) Periode (T ) yaitu waktu yang diperlukan untuk menempuh a-e atau c-g. Gambar 7. Bagian-bagian gelombang transversal 2) Gelombang longitudinal Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarannya searah dengan arah rambatnya. Contoh : gelombang pegas dan gelombang bunyi. Gambar 8. Gambar pegas yang diberikan gaya


Gelombang Mekanik 10 Gambar 9. Gelombang longitudinal Pada gelombang transversal mempunyai bagian-bagian sebagai berikut: a) Rapatan adalah daerah sepanjang gelombang longitudinal yang memiliki tekanan dan kerapatan molekul-molekulnya lebih tinggi dibandingkan saat tidak ada gelombang yang melewati daerah tersebut. b) Renggangan adalah daerah dengan tekanan dan kerapatan molekulmolekulnya lebih rendah dibandingkan saat tidak ada gelombang yang melewatinya. c) Panjang gelombang menunjukkan jarak antara rapatan yang berurutan atau renggangan yang berurutan. d) Frekuensi adalah jumlah tekanan yang melewati satu titik tertentu per sekon. Gambar 10. Bagian-bagian gelombang longitudinal b. Berdasarkan mediumnya Berdasarkan mediumnya, gelombang juga dapat dibagi menjadi dua yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. Gelombang mekanik yaitu gelombang yang membutuhkan media dalam merambat. Contohnya gelombang tali, gelombang air dan gelombang bunyi. Sedangkan gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak membutuhkan media dalam merambat. Contohnya gelombang cahaya, gelombang radio dan sinar-X. c. Berdasarkan amplitudonya Berdasarkan amplitudonya, gelombang juga dapat dibagi menjadi dua yaitu gelombang berjalan dan gelombang stasioner. Gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudonya tetap, sedangkan gelombang stasioner adalah


Gelombang Mekanik 11 gelombang yang amplitudonya berubah sesuai posisinya. Dua jenis gelombang ini dapat kalian pahami pada sub bab berikutnya. 3. Besaran-besaran pada gelombang mekanik a. Amplitudo (A) Amplitudo adalah simpangan maksimum, yaitu ketinggian maksimum puncak, atau kedalaman maksimum lembah, relatif terhadap posisi kesetimbangan. Makin besar amplitudo, makin besar energi yang dibawa. Amplitudo memiliki satuan meter(m). b. Panjang gelombang (λ) Jika ditinjau dari gelombang transversal, panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak yang berdekatan atau jarak antara dua lembah yang berdekatan. Pada gelombang longitudinal, panjang gelombang adalah jarak antara pusat rapatan ke rapatan berikutya atau pusat regangan ke pusat regangan berikutnya. c. Frekuensi gelombang () Frekuensi adalah banyaknya gelombang yang bisa terbentuk setiap detik. Secara matematis, frekuensi dirumuskan sebagai berikut = atau = 1 Keterangan: f = frekuensi gelombang (Hz); n = jumlah gelombang yang terbentuk; t = waktu tempuh gelombang (s); T = periode gelombang (s). d. Periode gelombang (T) Periode adalah waktu yang dibutuhkan gelombang untuk menempuh satu panjang gelombangnya. Periode juga bisa didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan gelombang untuk melakukan satu kali putaran. Secara matematis, periode dirumuskan sebagai berikut. = atau = 1 Keterangan: T = periode (s); f = frekuensi gelombang (Hz); n = jumlah gelombang yang terbentuk;


Gelombang Mekanik 12 t = waktu tempuh gelombang (s) e. Kecepatan rambat gelombang (λ) Kecepatan rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satuan waktu. Jika sebuah gelombang menempuh jarak satu panjang gelombang (λ), dalam satu periode (T), maka kecepatan gelombang dapat dirumuskan sebagai berikut; = λ atau = λ Keterangan: v = kecepatan rambat gelombang (m/s) λ = panjang gelombang (m) f = frekuensi gelombang (Hz) T = periode gelombang (s) f. Fase dan beda fase Fase gelombang adalah keadaan gelombang yang berkaitan dengan simpangan dan arah rambatnya. Secara matematis fase gelombang dinyatakan sebagai berikut: = 2 Keterangan: = fase gelombang (tampa satuan); = sudut fase (rad) Dua titik dikatakan sefase jika kedua titik memiliki jarak 1λ, 2λ, 3λ, … nλ. Sehingga kedua titik akan memiliki amplitudo dan arah gerak yang sama. Dua titik dikatakan berlawanan fase jika kedua titik berjarak 1 2 λ, 3 2 λ, 5 2 λ, … 2−1 2 λ. Sehingga kedua titik akan memiliki arah simpangan yang berlawanan, walaupun sama besar. Gambar Beda fase gelombang


Gelombang Mekanik 13 Beda fase adalah apabila pada tali terdapat dua buah titik, maka beda fasenya adalah jarak antara dua titik tersebut. Persamaan beda fase gelombang adalahsebagai berikut.: ∆ = 2 − 1 Sehingga beda sudut fase dinyatakan: ∆ = 2. ∆ g. Energi dan intensitas gelombang Ketika gelombang merambat pada suatu medium, gelombang tersebut memindahkan energi dari satu tempat ke tempat lainnya. Energi yang dipindahkan berupa energi getaran dari satu partikel lain dalam medium yang dilaluinya. Untuk gelombang sinusoida dengan amplitudo A dan frekuensi sudut , setiap partikel memiliki energi sebesar: = 1 2 2 = 1 2 2 2 = 22 2 2 Keterangan: E = energi gelombang (J) = 2 = konstanta (N/m) m = massa (kg) = 2 = frekuensi sudut = kecepatan sudut (rad/s) = frekuensi gelombang (Hz) T = periode gelombang (s) A = amplitudo gelombang (m) Persamaan diatas menunjukkan bahwa energi gelombang sebanding dengan kuadrat amplitudo. Semakin besar amplitudonya, semakin besar pula energi gelombangnya. Energi yang dipindahkan gelombang setiap satuan luas tiap satuan waktu disebut intensitas gelombang. Oleh karena energi persatuan waktu adalah daya, instensitas gelombang juga sama dengan daya persatuan luas. = = 42


Gelombang Mekanik 14 Keterangan: I = intensitas bunyi (J/m2.s = Watt/m2) t = waktu (s) P = daya bunyi (watt) A = luas penampang medium (m2) r = jarak (m) C. Contoh Soal 1. Berikut ini merupakan gambar gelombang transversal. Gelombang merambat sejauh 16 cm dalam waktu t sekon. Tentukanlah : a. Periode gelombang b. Frekuensi getaran c. Panjang gelombang d. Cepat rambat gelombang. Pembahasan: Diketahui: t = 8 s n = 2 Ditanya: a. T = …? b. =…? c. λ = …? d. v = … ? Jawab: a. = = 8 2 = 4 b. = 1 = 1 4 = 0,25 c. λ = = 16 2 = 8 = 0,08 d. = λ = 0,08 0,25 = 0,02 /


Gelombang Mekanik 15 2. Intensitas gelombang yang dihasilkan gempa Bumi pada jarak 100 km dari hiposentrum adalah 1102 W/m2 . Berapakah intensitas gelombang tersebut pada jarak 400 km dari hiposentrum? Jawab: Diketahui: r1 = 100 km r2 = 400 km 1 = 1102 W/m2 Ditanya: 1= …? Jawab: 2 1 = 1 2 2 2 2 = 1 2 2 2 1 2 = 1 16 (1102 /2 ) 2 = 6,25 102 /2 ) D. Latihan Soal 1. Sebuah gelombang transversal memiliki frekuensi sebesar 0,25 Hz. Jika jarak antara dua buah titik yang berurutan pada gelombang yang memiliki fase berlawanan adalah 0,125 m, tentukan cepat rambat gelombang tersebut, nyatakandalam satuan cm/s! 2. Seutas tali digetarkan pada salah satu ujungnya sehingga menghasilkan gelombang seperti gambar dibawah ini. Jika ujung tali digetarkan selama 0,5 s, tentukanlah besar panjang gelombang dancepat rambat gelombang di atas ! 3. Sebuah gelombang transversal memiliki periode 4 s. Jika jarak antara dua titik berurutan yang fasenya sama adalah 16 cm, berapakah cepat rambat gelombang tersebut?


Gelombang Mekanik 16 4. Suatu gelombang permukaan air yang frekuensinya 50 Hz merambat dengankecepatan 350 m/s. Berapkah jarak antara dua titik yang berbeda fase 60°?


Gelombang Mekanik 17 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini, anda diharapkan dapat: 1. Menganalisis pemantulan gelombang (refleksi); 2. Menganalisis pembiasan gelombang (refraksi); 3. Menganalisis pelenturan gelombang (difraksi); dan 4. Menganalisis gabungan gelombang (interferensi); B. Uraian Materi Sifat-sifat gelombang: Ada beberapa sifat gelombang yang berlaku umum, baik gelombang mekanik maupun gelombang elektromagnetik. Sifat gelombang tersebut adalah pemantulan (refleksi); pembiasan (refraksi); pelenturan (difraksi); perpaduan (interferensi); dispersi; dan polarisasi. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut: 1. Pemantulan gelombang Gelombang yang datang dan mengenai suatu penghalang akan dipantulkan. Gelombang lurus yang datang pada permukaan bidang datar, akan berlaku hukum pemantulan gelombang, yang berbunyi: a. Gelombang datang, gelombang pantul dan garis normal (N) terletak pada satu bidang datar. b. Sudut gelombang datang (i) sama dengan sudut gelombang pantul (r) Perhatikan gambar berikut : i r


Gelombang Mekanik 18 2. Pembiasan gelombang Pembiasan adalah peristiwa pembelokan gelombang. Seperti pada peristiwa pemantulan, gelombang yang datang menuju medium yang berbeda akan dibiaskan, dan berlaku hukum pembiasan gelombang, yang berbunyi : a. Gelombang datang, gelombang bias dan garis normal (N) terletak pada satu bidang datar. b. Gelombang datang dari tempat yang dalam (medium renggang) ke tempat yang dangkal (medium rapat), maka gelombang akan dibiaskan mendekati garis normal (sudut bias r < sudut datang i) c. Gelombang datang dari tempat yang dangkal (medium rapat) ke tempat yang dalam (medium renggang), maka gelombang akan dibiaskan menjauhi garis normal (sudut bias r > sudut datang i). Persamaan umum yang berlaku untuk pembiasan gelombang adalah persamaan Snellius, yaitu : = 2 1 = sin sin = 1 2 = λ1 λ2 Keterangan: n1 n2


Gelombang Mekanik 19 = indeks bias relatif medium 2 terhadap medium 1 2= indeks bias medium 2 1 = indeks bias medium 1 i = sudut datang gelombang r = sudut bias gelombang 1= cepat rambat gelombang pada medium 1 (m/s2 ) 1= cepat rambat gelombang pada medium 2 (m/s2 ) λ1 = panjang gelombang pada medium 1 (m) λ2 = panjang gelombang pada medium 2 (m) Besar sudut bias bergantung pada sudut datang (1), indeks bias medium pertama (1), dan indeks bias medium kedua (2). 1) Jika 2 sama dengan 1, maka 1 akan sama dengan 2. Pada keadaan ini refraksi tidak menyebabkan pembelokan sinar. Sinar datang akan diteruskan tanpa pembelokkan arah, seperti pada gambar (a). 2) Jika 2 lebih besar daripada 1, maka 1 akan lebih kecil daripada 2. Pada keadaan ini, sinar dibiaskan mendekati garis normal dan menjauhi garis perpanjangan sinar datang, seperti pada gambar (b) 3) Jika 2 lebih kecil daripada 1, maka 1 akan lebih besar daripada 2. Pada keadaan ini, sinar dibiaskan menjauhi garis normal dan garis perpanjangan sinar datang, seperti pada gambar (c) Gambar Pembiasan gelombang 3. Difraksi gelombang Difraksi gelombang adalah pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah sempit. Celah bertindak sebagai sumber sumber gelombang berupa titik dan gelombang yang melalui celah dipancarkan berbentuk lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya.


Gelombang Mekanik 20 Gambar pembentukan bayangan dengan cara difraksi Gambar Difraksi gelombang pada air 4. Interferensi gelombang Interferensi adalah peristiwa perpaduan dua atau lebih gelombang disuatu titik pada medium. Interferensi dapat terjadi jika dua buah gelombang yang berinterferensi adalah koheren, artinya memiliki frekuensi dan beda fase yang sama. Dengan menggunakan prinsip superposisi gelombang, maka interferensi dapat dijelaskan. a. Interferensi konstruktif, yaitu interferensi yang saling menguatkan, terjadi jika gelombang yang berinterferensi memiliki fase yang sama. b. Interferensi destruktif, yaitu interferensi yang saling meniadakan, terjadi jika gelombang yang berinterferensi memiliki fase yang berlawanan. Interferensi yang terjadi terus menerus antara gelombang datang dan gelombang pantulmenghasilkan gelombang berdiri (gelombang stasioner).


Gelombang Mekanik 21 Gambar pola interferensi gelombang


Click to View FlipBook Version