Daftar isi
Halaman cover.................................................................................... 1
Kata Pengantar ..............................................................................................3
Daftar isi ......................................................................................................2
Petunjuk penggunaan modul .............................................................................. 4
Kompetensi dan indikator…………………………………………………………4
Tujuan pembelajaran……………………………………………………………..4
Pengantar modul…………………………………………………………………..4
UNIT 1 Musik Tradisi Membangun Interaksi Sosial ...........................................6
A. Fungsi Musik Tradisional ...............................................................................6
B. Fungsi Alat Musik Tradisional ...................................................................... 9
C. Perbandingan antara fungsi sosal dari setempat ............................................10
Tugas…………………………………………………………………………….11
Latihan…………………………………………………………………………..12
UNIT 2 HIBURAN MENENTERAMKAN HATI ............................................14
A. Konsep Dasar Pertunjukan Musik Tradisional ..............................................19
B. Eksplorasi Musik Tradisional ........................................................................21
C. Gerak dalam Permainan Musik Tradisional ...................................................22
Tugas.....................................................................................................................23
Latihan ……………………………………………………………………………24
Evaluasi…………………………………………………………………………….25
Kunci Jawaban.........................................................................................................27
Glosarium ................................................................................................................29
Daftar Pustaka .........................................................................................................30
1
Kata pengantar
Pendidikan kesetaraan sebagai pendidikan alternatif memberikan layanan kepada mayarakat yang
karena kondisi geografis, sosial budaya, ekonomi dan psikologis tidak berkesempatan mengikuti
pendidikan dasar dan menengah di jalur pendidikan formal.Kurikulum pendidikan kesetaraan
dikembangkan mengacu pada kurikulum 2013 pendidikan dasar dan menengah hasil revisi berdasarkan
peraturan Mendikbud No.24 tahun 2016. Proses adaptasi kurikulum 2013 ke dalam kurikulum
pendidikan kesetaraan adalah melalui proses kontekstualisasi dan fungsionalisasi dari masing-masing
kompetensi dasar, sehingga peserta didik memahami makna dari setiap kompetensi yang dipelajari.
Pembelajaran pendidikan kesetaraan menggunakan prinsip fl exible learning sesuai dengan karakteristik
peserta didik kesetaraan.Penerapan prinsip pembelajaran tersebut menggunakan sistem pembelajaran
modular dimana peserta didik memiliki kebebasan dalam penyelesaian tiap modul yang di
sajikan.Konsekuensi dari sistem tersebut adalah perlunya disusun modul pembelajaran pendidikan
kesetaraan yang memungkinkan peserta didik untuk belajar dan melakukan evaluasi ketuntasan secara
mandiri. Tahun 2017 Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Direktorat Jendral
Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat mengembangkan modul pembelajaran
pendidikan kesetaraan dengan melibatkan pusat kurikulum dan perbukuan kemdikbud, para akademisi,
pamong belajar, guru dan tutor pendidikan kesetaraan. Modul pendidikan kesetaraan disediakan mulai
paket A tingkat kompetensi 2 (kelas 4 Paket A). Sedangkan untuk peserta didik Paket A usia sekolah,
modul tingkat kompetensi 1 (Paket A setara SD kelas 1-3) menggunakan buku pelajaran Sekolah Dasar
kelas 1-3, karena mereka masih memerlukan banyak bimbingan guru/tutor dan belum bisa belajar
secara mandiri. Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Kemdikbud, para akademisi, pamong belajar, guru, tutor pendidikan kesetaraan dan semua pihak yang
telah berpartisipasi dalam penyusunan modul ini.
Samarinda, Desember 2020
Atika Nur Cahya R.
2
Kesetraan Paket C Seni Budaya Materi Fungsi Musik tradisional, Fungsi Alat musik
Tradisional.
A. PETUNJUK PENGGUNAAN BAHAN AJAR
Sebagai peserta didik, modul ini mempelajari secara bertahap dan berurutan, yaitu
dimulai dari materi pembelajara yang disajikan pada unit 1-2.Setelah selesai mempelajari
meteri pembelajaran yang di uraikan pada unit 1-2 dan mengajarkan soal-soal
pelatihannya serta peserta didik benar-benar memahami materi pembelajarannya, untuk
mempelajari materi pembelajaran yang di sajikan pada unit 1-2 dan seterusnya.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar Indikator
1. Menganalisis jenis dan fungsi sosial 1.1 Mendeskripsikan fungsi sosial alat music
dari alat musik tradisional pada tradisi pada masyarakat
mayarakat. 1.2 Mengidentifikasi fungsi sosial alat music
2. Membuat presentasi dari hasil tradisional pada kehidupan masyarakat
analisis alat musik tradisi sekitar
berdasarkan jenis dan fungsinya 1.3 Membandingkan fungsi sosial alat music
berdasarkan ketersedian alat di tradisional antara daerah setempat dengan
daerah setempat daerah lain
1.4 Memilih pertunjukan musik tradisional
pada kehidupan sosial masyarakat melalui
presentasi
1.5 Memilih materi analisis alat musik
tradisional pada kehidupan sosial melalui
analisis kritik seni musik
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menggunakan modul ini, warga belajar mampu :
1. Mendeskripsikan fungsisosial alat musik tradisi pada masyarakat.
2. Mengidentifikasi fungsi sosial alat musik tradisional pada kehidupan masyarakat
sekitar .
3. Membandingkan fungsi sosial alat musik tradisional antara daerah setempat
dengan daerah lain.
4. Memilih pertunjukan musik tradisional pada kehidupan sosial masyarakat melalui
presentasi.
5. Memilih materi analisis alat musik tradisional pada kehidupan sosial melalui
analisis kritik seni musik.
3
D. PENGATAR MODUL
Pada Unit 1, pembelajar diajak mengingat kembali fungsi musik dan alat musik tradisional secara
umum. Selanjutnya Unit 2 pembelajar diajak menelisik lebih dalam keterkaitan musik tradisional
dengan kehidupan sosial masyarakat.Baru kemudian pembahasan mengajak pembelajar
menengok penerapan dan pengembangan musik tradisional.Hal baru dalam modul ini adalah
eksplorasi musik tradisional dan gerak tubuh dalam permainan musik tradisional. Mungkin sekali
tuntutan proses pembelajaran belum tentu mendapatkan bahan dalam kehidupan sehari-hari
secara langsung. Namun demikian, kemajuan teknologi informasi akan sangat membantu
pembelajar mencari dan melacak secara lebih leluasa bahan-bahan belajar yang dibutuhkan
untuk berproses. Bagian terpenting dari proses tersebut adalah penalaran mempelajari sesuatu
dan refl eksi pengalaman belajarnya. Dengan demikian diharapkan pembelajar tidak hanya tahu
dan mampu mempraktikkan, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai yang bisa dipetik dari hasil dan
proses belajarnya sendiri.Selamat belajar dan mengalami sendiri kenyataan sosial musik
tradisional.
4
UNIT 1 Musik Tradisi Membangun Interaksi
sosial
Tahukah kamu ?mengenai kebudayaan ,kalimantan timur mempunyai ragam suku bangsa
yang masing-masing nya memiliki kebudayaan dan tradisi yang tidak sama.Maka dari itu,
kalimantan timur menjadi wilayah yang amat kaya akan keberagamaan budayanya. Nah
salah satu ragam budaya eksotis yang dimiliki Kalimantan timur adalah alat musik
tradisional nya yang saat ini mulai semakin langka keberadaannya.
(Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jatung_Utang)
Gambar 1.1 ( alat musik jatung utang )
A.Fungsi Musik Tradisional
menunjukkan kedudukan dan perannya dalam tradisi maupun kehidupan masyarakat
sehari-hari. Bagi masyarakat Indonesia secara umum ada enam fungsi musik
tradisional: (a) sarana upacara adat (ritual); (b) pengiring tarian; (c) sarana hiburan; (d)
sarana komunikasi; (e) sarana pengungkapan diri; (f) sarana ekonomi .
5
1. Sarana upacara adat budaya (ritual)
Fungsi musik tradisional yang pertama sebagai sarana upacara adat budaya atau
ritual.Upacara-upacara adat di Indonesia selalu melibatkan musik tradisi.Apabila
kedudukan musik merupakan bagian pokok atau bahkan inti upacara adat maka disebut
musik tradisi.Oleh karenanya, kehadiran musik tradisi dalam upacara adat ini bersifat
mutlak.
Contoh, hingga sekarang mengumandangkan kenong dayakdengan perangkat jatung
utang pada perayaan di gereja dan upacara adat di suku dayak merupakan keharusan
yang bersifat mutlak.
Upacara-upacara adat nusantara biasanya berkaitan erat dengan perayaan tonggak-
tonggak pokok kehidupan manusia, seperti, kelahiran, perkawinan, dan kematian
beserta rinciannya. Upacara-upacara adat yang lain terkait perayaan keagamaan,
kenegaraan dan perawatan lingkungan hidup alam maupun sosial beserta
keterpaduannya. Contoh, upacara adat menyambut tahun tanam maupun untuk
menyampaikan rasa terimakasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang
baik. Musik tradisi yang digunakan adalah jatung utang
2. Pengiring tarian
Fungsi musik tradisional yang kedua sebagai pengiring tarian khas
daerahnya.Kebanyakan tarian khas daerah di Indonesia hanya cocok jika diiringi musik
daerahnya sendiri.Antara tarian dan musik pengiringnya memiliki keselarasan yang
khas.Iringan musik yang sesuai menjadikan tarian tampil lebih hidup seperti citarasa
yang dimaksudkan.Misalnya, tarian menjadi tampil gagah, lembut, jenaka, mistis, dan
sebagainya.
3. Sarana hiburan
Fungsi musik tradisional yang ketiga sebagai sarana hiburan. Seperti halnya musik
modern, musik tradisional kedaerahan juga digunakan sebagai sarana hiburan. Hiburan
yang bersifat individu akan menyegarkan kembali keletihan mental orang yang
6
bersangkutan. Hiburan yang bersifat melibatkan orang banyak memberikan nilai
tambah berupa sarana rekatan hubungan sosial antar warga masyarakat.
4. Sarana Komunikasi
Fungsi musik tradisional yang keempat sebagai sarana komunikasi. Hampir di semua
daerah di Indonesia masyarakat menggunakan bunyi-bunyian sebagai tanda
pemberitahuan.Kentongan, bedhug, lonceng, dan sebagainya merupakan alat-alat
musik tradisional yang berguna sebagai sarana komunikasi.Kode informasi
diwujudkan dalam pola bunyi atau nada yang disepakati.Kentongan yang dibunyikan
dengan pola bunyi dara muluk di kalangan masyarakat Jawa merupakan pertanda
bahwa keadaan lingkungan telah aman dari bahaya.
Dari berbagai macam alat dan pola bunyi, secara umum dimaksudkan untuk
menyebarkan pemberitahuan akan adanya suatu peristiwa (kematian, pencurian, dsb.),
keadaan (darurat, siaga, aman, dll.), penanda waktu (mulai/akhir kerja, menjelang
ibadah, dsb.), atau kegiatan bersama (ibadah, gotong-royong, berkumpul, dsb.)
5. Sarana Pengungkapan diri
Fungsi musik tradisional yang kelima sebagai sarana pengungkapan diri. Mencipta
atau memainkan musik bagi para seniman maupun orang biasa merupakan sarana
dan wahana mengungkapkan diri.Apa saja yang diungkapkan, tidak lain perasaan
cinta, suka-duka; pemikiran, gagasan, impian, harapan, cita-cita tentang berbagai
pusat kesadaran.Lingkaran-lingkaran kesadaran meluas mulai diri sendiri, keluarga,
orang lain, lingkungan, negara, dunia dan Tuhan.
6. Sarana ekonomi
Fungsi musik tradisional yang keenam sebagai sarana ekonomi. Tak dapat
dipungkiri, musik tradisional bisa menghasilkan pendapatan sambil tetap menikmati
kepuasan batin. Bagi senimannya pendapatan bisa berupa wujud ucapan terima kasih
(honorarium) atas jasa main musiknya.Pendapatan berupa bayaran atau gaji apabila
bersifat pekerjaan pokok (profesi) ataupun sambilan (amatir).Pendapatan ekonomis
bisa bersifat komersial maupun layanan bakti.
7
B.Fungsi Alat Musik Tradisional
(Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gong_Garantung#:~:text=Gong%20Garantung%20adalah%20alat%20musik,besi%2C%
20kuningan%20dan%20perunggu).
Gambar 1.2 ( alat musik tradisional gong garantung )
Materi alat musik gong garuntang
Fungsi suatu alat musik tradisional tampak nyata dalam penggunaan bersama alat-alat musik
tradisional lainnya, baik yang sejenis maupun beda jenis. Dalam kelompok kecil lebih dari satu
disebut ensembel, dalam dalam jumlah banyak disebut orkestra.Pengertian orkestra di sini lebih
merupakan pinjaman dari konteks Eropa.Orkestra Eropa bisa mencapai tiga puluh alat musik
tradisional.Namun ensembel alat musik tradisional Nusantara hanya belasan.
alat musik memiliki fungsi yang berbeda pula dalam membangun keselarasan. Setiap jenis alat
musik memiliki karakter suara dan nada yang berbeda-beda sehingga kecocokan fungsinya juga
berbeda-beda.Secara garis besar, ada tiga fungsi utama alat musik yaitu melodi, ritme dan
harmoni.
1. Fungsi melodi
Alat musik yang memiliki fungsi melodi bertugas memperdengarkan nada-nada suatu
lagu.Syaratnya, alat musik tersebut harus memiliki nada-nada yang bisa digunakan untuk
menyanyikan suatu lagu. Contoh, dalam jatung utang adalah cylophone (Xilofon)
8
2. Ritme
Alat musik dengan fungsi ritme menjadi pengatur kecepatan melodi, misalnya, gendang. Alat
musik lain yang berperan sebagai melodi dan harmoni mengikuti ritme gendang. Gendang
dengan pola tepukan tertentu memberi aba-aba seberapa cepat melodi dan corak harmoni yang
harus dimainkan masing-masing alat musik.
3. Harmoni
Alat musik tradisional yang memiliki fungsi harmoni berperan menyelaraskan beberapa unsur
bunyi dalam satu kepaduan, dengan cara melengkapi unsur bunyi dari kekhasannya. Dengan
demikian, sambil menyelaraskan perbedaan alat musik dengan fungsi harmoni juga memperkaya
unsur-unsur bunyi yang memperidah.Misalnya, dalam musik Degung peran harmoni diperankan
oleh bonang, jengglong, gong, dan lain-lain.Fungsi alat musik secara sosial digunakan secara
simbolik. Alat musik yang berbeda bentuk, bunyi, nada dan cara menggunakannya menjadi
simbol kehidupan masyarakat. Warga masyarakat berbeda-beda karakter, potensi dan perannya.
Perbedaan-perbedaan tersebut dikelola dengan benar maka akan menjadi kekuatan dan
keindahan kehidupan masyarakat. Pada kenyataannya jarang ada orang ahli dalam segala macam
alat musik tradisional.Umumnya seseorang hanya menguasai satu atau dua alat musik.Agar
semua alat musik bisa digunakan secara utuh, maka kerukunan antarpemain musik tradisional
sangat dibutuhkan.Demi memainkan musik tradisional bersama secara utuh, kerukunan
antarwarga masyarakat perlu dijaga.Secara tidak langsung, alat musik tradisional membantu
menjaga kedamaian dan kerukunan masyarakat.
C.Perbandingan Fungsi sosial alat musik tradisional antara daerah setempat dengan
daerah lain.
Kacapi memiliki fungsi yang amat penting dalam masyarakat ngaju di kalimantan karena alat
musik tersebut selalu dihadirkan dalam acara-acara hiburan seperti mengiringi nyanyian
karungut (yang berbentuk pantun) dan untuk mengiringi tarian.
sedangkan tambo merupakan alat musik tradisional aceh yang berfungsi sebagai alat komunikasi
untuk menandakan datangnya waktu sholat dan untuk mengumpulkan warga ke meunasah guna
membicarakan masalah-masalah yang ada dalam satu kampung. Saat ini, alat musik tambo sudah
jarang digunakan karena hadirnya teknologi modern berupa mikrofon.
9
Tugas !
1.Amatilah sekitar rumah kamu ! Apakah dirumah kamu terdapat alat musik traisional ?
2. Apakah alat musik tradisional dirumah kamu memiliki fungsi ?menurut kamu alat musik
tradisional dirumah kamu berfungsi sebagai apa?
3. Tuliskan pendapat kamu !
10
Evaluasi Unit 1
Latihan
A. Soal Pilhan Ganda !! Unit 1 !!!
1. tidak semua bunyi dapat dikatakan sebagai musik, karena …
a. musik merupakan bunyi yang memiliki nada tunggal
b. bunyi tanpa irama bukan merupakan musik
c. bunyi yang memiliki irama dan melodilah yang bisa dikatakan sebagai musik
d. musik hanya dapat didengar jika ada bunyi
e. musik tidak memerlukan bunyi untuk didengar
2. Perhatikan uraian berikut ini!
1. Untuk acara hiburan
2. Untuk memberi semangat
3. Untuk pengungkapan emosional
4. Untuk ritual agama
Manakah yang merupakan fungsi musik ?
a. 1, 3,4
b. 3,2,4
c. 4,2,3
d. 4,1,2
e. Semua benar
3. Seni menyusun nada atau suara disebut….
a. musik
b. tari
c. kriya
d. teather
e. rupa
4. melodi, ritme,dan harmoni yang untuk memahaminya hanya cukup dengan bahasa rasa
merupakan pengertian dari….
a. musik
b. nada
c. ritme
d. irama
e. lagu
5. Rangkaian dari beberapa nada atau sejumlah nada menurut tinggi rendahnya yang
berbunyi ataudibunyikan secara berurutan dinamakan
a. Ritme
b. irama
c. birama
11
d. Melodi
e. Tangga nada
B. Soal Essay
1) Apa yang dimaksud dengan fungsi sarana hiburan ?
2) Jelaskan perbedaan melodi dan ritme?
3) Sebutkan enam fungsi musik tradisional ?
4) Berikan contoh sarana upacara adat budaya?
5) Apa yang dimaksud fungsi sarana ekonomi?
12
UNIT 2 HIBURAN MENTERAMKAN HATI
A.Fungsi Sosial Musik Tradisional
Fungsi sosial musik tradisional tidak jauh-jauh dari fungsi musik tradisional itu sendiri dalam
masyarakat pendukungnya, baik sebagai musik adat tradisi maupun sebagai musik tradisional
biasa yang lahir dari masyarakat tertentu.
(Sumber: https://auroract. wordpress .com)
Gambar 1.3 ( gotong royong dalam adat dayak)
1. Memberikan hiburan yang menenteramkan Pentas musik tunggal (solo) atau berkelompok
kecil (ensembel), berkelompok besar (orkestra) untuk dinikmati khalayak merupakan hiburan
bagi masyarakat atau hadirin.
2. Menambah pendapatan ekonomis Dalam setiap perencanaan kegiatan yang mengandung unsur
pertunjukan, selalu diperhitungkan ongkos atau biaya pentas. Sekalipun pertunjukan itu bersifat
sumbangan suka rela.Pentas musik tradisional penuh dengan kostum, hiasan dan berbagai alat
musik.
3. Membangun interaksi sosial Interaksi sosial adalah tindakan bertanggap antara warga
masyarakat yang satu sambung terhadap warga yang lain. Contoh yang paling mudah adalah
bergotong-royong.
4. Memberikan pengakuan dan penghargaan Pentas musik tradisional juga merupakan simbol
yang mencerminkan status seseorang atau warga masyarakat. Misalnya, di kalangan masyarakat
kalimantan khas dayak, pementasan musik tradisional dayak dengan alat musik gamelan yang
tidak lengkap sudah dianggap lebih istimewa dibanding sekedar pentas elekton.
13
5. Meneguhkan ikatan kebersamaan Musik tradisional, lebih-lebih musik tradisi yang terikat
dalam upacara adat tradisi membangun ikatan kebersamaan. Ikatan kebersamaan nyata dalam
dua hal.Pertama, musik identitas bersama yang dilantunkan menghadirkan rasa kebersamaan
dalam satu identitas, rasa senasib dan sepenanggungan dalam satu sistem kemasyarakatan.
6. Merawat dan mengembangkan jatidiri Setiap musik tradisional lahir dari lingkungan budaya
masyarakat kedaerahan tertentu. Alat musik beserta karya musik tradisional menjadi simbol
identitas warga dan budaya daerah tertentu.
7. Menularkan kecakapan dan mewariskan nilai-nilai Musik tradisi juga digunakan untuk
menularkan kecakapan sosial, mengajarkan dan mewariskan nilai-nilai keutamaan dari generasi
ke generasi selanjutnya.
8. Mengurangi atau meredakan tegangan sosial Suatu kehidupan masyarakat tidak selamanya
baik-baik saja. Ada kalanya terjadi tegangan akibat konflik sosial antarwarga. Dalam komunitas
atau masyarakat yang masih memegang teguh kerukunan hidup bersama memiliki cara khas
untuk merukunkan kembali warga yang bersitegang dalam suatu acara tradisi tertentu.
9. Menyampaikan kritik membangun secara santun dan indah Sudah menjadi rahasia umum
bahwa tidak semua kritik kepada pihak lain yang berwibawa atau pejabat pemerintah
mudahdisampaikan.
(Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/)
Gambar 1.4( kebudayaan dalam suku dayak)
14
B. Konsep Dasar Pertunjukan Musik Tradisonal
Konsep pertunjukan adalah pemikiran lengkap, utuh dan terpadu tentang suatu pertunjukan.Hal
ini mengingat suatu pertunjukan musik tidak berdiri sendiri, melainkan berupa kolaborasi.Baik
kolaborasi musikal, maupun kolaborasi visual.Konsep pertunjukan secara umum telah dibahas
pada Modul.Adapun pembahasan konsep dasar pertunjukan berikut ini berfokus pada
pertunjukan musik tradisional untuk tujuan dan tema yang mengandung fungsi sosial. Karena,
konsep pertunjukan tidak lain untuk mewujudkan tujuan dan tema pertunjukan. Sebagai
pengingat, ada beberapa tujuan pementasan musik tradisional: (a) pengisi acara untuk aksentuasi
(menegaskan) kegiatan pokok ataupun selingan sekedar untuk hiburan; (b) acara pokok
menghibur masyarakat banyak; (c) apresiasi seni musik tradisi, baik sejenis maupun aneka
macam; (d) maksud atau keperluan khusus; (e) bisnis atau komersial industri jasa musik tradisi;
dan (f) pelestarian musik tradisi.
Adapun tema-tema yang bisa diangkat berdasarkan tujuan pertunjukan dan kebutuhan
pertunjukan sangat kreatif, baik tema besar maupun tema-tema lebih kecil. Contoh tema besar,
misalnya: (a) lingkungan hidup; (b) kebangsaan; (c) pendidikan; (d) keagamaan atau kerohanian;
dan lain-lain. Tema-tema lebih merupakan rincian dari tema-tema besar, contohnya: (a) pangan;
(b) air; (c) energi terbarukan; (d) keluaga; (e) kerukunan sosial; dan sebagainya. Atau tema-tema
lebih rinci dan kongkrit lagi, misalnya: (a) lagu dolanan anak; (b) merawat sumber air; (c)
memberantas korupsi; (d) pilihan kepala desa; dan lain-lain. Konsep pertunjukan sering
digunakan sebagai pertimbangan menentukan bentuk pertunjukan.Namun ada kalanya konsep
pertunjukan justru untuk mengakomodasi atau menghubungan antara tujuan, tema dan bentuk
pertunjukan yang telah ditetapkan.Konsep pertunjukan sangat bervariasi dan kreatif.Konsep
menyatukan banyak ide penampilan ke dalam suatu pertunjukan secara utuh dan selaras.Suatu
konsep pertunjukan harus lebih kongkrit dan bisa dituangkan ke dalam desain atau rancangan
pertunjukan sebagai pedoman seluruh kegiatan penyelenggaraan. Konsep pertunjukan akan
menentukan pemilihan jenis lokasi pertunjukan, model panggung, nuansa dekorasi, cara tampil
pemain, kostum yang dikenakan, dan semua properti yang dibutuhkan. Lebih dari itu, pemilihan
corak karya musik juga disesuaikan dengan konsep pertunjukan.Oleh karena mementaskan
musik tradisional yang kadangkala terikat oleh aturan adat tradisi, maka kadangkala perlu
pertimbangan waktu yang cocok untuk pelaksanaan pertunjukan.
15
(Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbkaltim/lamin-pemung-tawai-sebagai-wadah-pertunjukan-seni-di-desa-budya-
pampang-oleh-nasrullah-m/)
Gambar 1.5( tarian dayak )
Misalnya,Kegiatan berkesenian tetap dilakukan, dan sebagai objek wisata, orang luar diajak
untuk menyaksikan pertunjukan yang diadakan setiap hari Minggu tersebut. Sebagai objek
wisata dari tahun 1995 hingga saat ini, lamin yang secara historis dulunya menjadi tempat
tinggal, sekarang menjadi tempat berkesenian yang menjadi objek wisata serta ramai dikunjungi
oleh orang luar Dayak Kenyah itu sendiri. Artinya, sebagai objek wisata ada faktor ekonomi
yang berperan di dalam keberadaan lamin di Pampang saat ini.
Perubahan fungsi lamin juga turut mempengaruhi penataan ruang dan peruntukannya
(Pergitawati dkk, 2014). Tempat melakukan aktivitas kesenian saat ini adalah ruang yang diberi
nama pagen (teras) pada sejarah rumah lamin di daerah asal masyarakat Dayak. Dulunya,
fungsi pagen tersebut sebagai tempat berkumpul, bukan untuk kegiatan menari dan bermusik
seperti yang kita bisa saksikan sekarang. Adapun tempat menari dan bemusik, biasanya
dilakukan dilakukan di halaman rumah panjang orang Dayak (Lumholtz,1920).
c.Eksplorasi
Eksplorasi musik tradisional adalah upaya pencermatan secara rinci musik tradisional hingga
dipahami seluk beluknya. Misalnya, alat musiknya mulai dari bahan, cara pembuatan, sejarah
lahir, peruntukan dan sebagainya. Kemudian karakter bunyinya mulai frekuensi dan panjang
gelombang, rentang nada, fungsinya, cara main dasar dan cara main lanjut, pengaruh suara yang
ditimbulkan dan sebagainya. Eksplorasi musik tradisional memiliki berbagai tujuan.Sebagian
besar eksplorasi untuk keperluan kolaborasi dan modifi kasi. Namun ada pula keperluan lain
yang bersifat aplikasi
16
(Sumber: Mantabz.com)
Gambar 1.6(alat musik Tuma)
dalam bidang sains dan teknologi. Dalam pembahasan ini eksplorasi hanya membahas keperluan
kolaborasi dan modifi kasi.Pemahaman lebih cermat tentang musik tradisi untuk keperluan
kolaborasi pada umumnya upaya memadukan dengan sesama musik tradisional dari jenis
berbeda atau memadukan dengan musik moderen. Pemaduan karakter musik, misalnya
menghasilkan kunokini dan mahagenta kalimantan dan musik tarian dayak. Menyatukan musik
kalimantan ke dalam satu rangkaian karya musik yang utuh dan terpadu yang indah juga
merupakan salah satu hasil eksplorasi. Pemaduan alat musik, misalnya, alat musik tradisional
dan alat musik moderen digunakan bersama untuk mengiringi nyanyian lagu-lagu pop.Modifi
kasi alat musik juga merupakan hasil eksplorasi, misalnya, memainkan musik gamelan Jawa
dengan electone atau organ tunggal.Meskipun tidak senikmat aslinya, penggunaan electone ini
bisa untuk menghemat ongkos dan tempat pementasan.Demikian pula sebaliknya, menggunakan
alat musik tradisional seutuhnya untuk mengiringi lagu pop atau dangdut.Modifi kasi juga
berupa penggantian bahan alat musik.Misalnya, dari bahan logam diganti bahan bambu
alami.Alasan penggantian bisa karena ongkos pembuatan, bisa juga didorong kreativitas
mendayagunakan bahan yang ada di sekitar lingkungan. Sudah barang tentu kualitas suaranya
tidak akan sama persis, namun cukup bisa mewakili.
17
D. Gerak dalam permainan musik
Gerak dalam permainan musik merupakan gerak tubuh yang merupakan reaksi tubuh terhadap
musik yang dinikmati.Gerak dalam permainan musik bisa berupa gerak tubuh pemusik sendiri
pada saat memainkan musik tradisional. Gerak tubuh ini ada yang bersifat spontanitas oleh
karena terlarut dalam kenikmatan (semacam ekstase) ataupun gerak yang terstruktur atau tertentu
yang diatur sesuai kaidah cara memainkan musik tradisi. Gerak tubuh juga bisa gerak tubuh
orang lain yang menikmati musiknya tau gerak tubuh yang terstruktur berupa tarian tertentu.
Pemain gendang yang sangat bersemangat, sering secara tidak sadar tubuhnya ikut meliuk-liuk
sesuai suara dan irama gendang yang ditepuknya.Pemain musik accapela Kecak Bali juga
melakukan gerakan-gerakan tubuh yang sudah diatur sesuai musik mulut yang
disuarakan.Pemain tari rebana melakukan gerak-gerik tubuh yang sudah diatur sambil
memainkan alat musik rebana. Begitu pula tarian tradisional Papua sering dilakukan sambil
menepuk tifa oleh penarinya, sementara orang lain juga ikut menari sambil bertepuk tangan,
bersuara mulut atau memegang perlengkapan tari lainnya.
Dalam pentas musik tradisi tertentu, misalnya, tayuban atau ronggeng gerak tari semi bebas
sesuai iringan musiknya.Semi bebas artinya, penari melenggaklenggokkan tubuh mengikuti
irama iringan dengan leluasa, namun tetap berpatokan pada ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Keindahan terletak pada kreativitas gerak tubuh tanpa meninggalkan ketentuan baku.
Generasi sekarang hanya melihat tarian sebagai ritual.Tradisi menggunakan anting hingga
kuping memanjang dan tato sudah mulai ditinggalkan.Dilihat dari sisi hunian, dahulu seluruh
masyarakat tinggal di dalam sebuah lamin (rumah adat Suku Dayak), sedangkan saat ini
masyarakat membangun rumah masing-masing.
(Sumber : https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbkaltim/lamin-pemung-tawai-sebagai-wadah-pertunjukan-seni-di-desa-budya-
pampang-oleh-nasrullah-m/)
Gambar 1.7 ( Pertunjukan seni budaya dayak )
18
Tugas !
1.Amatilahalat musik tradisional didaerah mu!
2. isi kolom tersebut sesuai dengan alat musik tradisional yang ada di daerah setempat mu !
Contoh alat musik Bahan utama Fungsi musik
Evaluasi
C. Soal Pilihan Ganda unit 2 !!
1) Yang bukan termasuk fungsi sosial musik tradisional adalah…
a. Memberikan hiburan meneteramkan
b. Menambah pendapatan ekonomis
c. Pelestrarian musik tradisional
d. Membangun interaksi sosial
2) Ada berapakah tujuan pemetasan musik tradisional…..
a. 1
b. 2
c. 4
d. 6
3) Upaya pencermataan secara rinci musik tradisional hingga dipahami seluk beluknya
adalah pengertian dari….
a. eksplorasi
b. konsep dasar pertunjukan musik tradisional
c. fungsi musik tradisional
d. tujuan pementasan musik tradisional
4) pentas musik tunggal disebut
a. ansambel
b. solo
c. orkestra
d. duet
19
5) apa yang dimaksud dengan lamin…
a. dayak
b. jawa
c. sunda
d. sumatra
B. Soal Essay
1. Apa yang dimaksud eksplorasi musik tradisional ?
2. Sebutkan konsep pertunjukan musik ?
3. Hal-hal apa saja yang perlu dilakukan dalam proses pertunjukan musik?
4. Apa tujuan eksplorasi musik tradisional ?
5. Sebutkan contoh tema pertunjukan musik tradisional?
20
Evaluasi
1. Yang bukan termasuk fungsi sosial musik tradisional adalah…
a. Memberikan hiburan meneteramkan
b. Menambah pendapatan ekonomis
c. Pelestrarian musik tradisional
d. Membangun interaksi sosial
2. Ada berapakah tujuan pemetasan musik tradisional…..
a. 1
b. 2
c. 4
d. 6
3. Upaya pencermataan secara rinci musik tradisional hingga dipahami seluk
beluknya adalah pengertian dari….
a. eksplorasi
b. konsep dasar pertunjukan musik tradisional
c. fungsi musik tradisional
d. tujuan pementasan musik tradisional
4. pentas musik tunggal disebut
a. ansambel
b. solo
c. orkestra
d. duet
5. apa yang dimaksud dengan lamin…
a. dayak
b. jawa
c. sunda
d. sumatra
6. tidak semua bunyi dapat dikatakan sebagai musik, karena …
a. musik merupakan bunyi yang memiliki nada tunggal
b. bunyi tanpa irama bukan merupakan musik
c. bunyi yang memiliki irama dan melodilah yang bisa dikatakan sebagai
musik
d. musik hanya dapat didengar jika ada bunyi
e. musik tidak memerlukan bunyi untuk didengar
7. Perhatikan uraian berikut ini!
1. Untuk acara hiburan
2. Untuk memberi semangat
3. Untuk pengungkapan emosional
4. Untuk ritual agama
Manakah yang merupakan fungsi musik ?
21
a. 1, 3,4
b. 3,2,4
c. 4,2,3
d. 4,1,2
e. Semua benar
8. Seni menyusun nada atau suara disebut….
a. musik
b. tari
c. kriya
d. teather
e. rupa
9. melodi, ritme,dan harmoni yang untuk memahaminya hanya cukup dengan
bahasa rasa merupakan pengertian dari….
a. musik
b. nada
c. ritme
d. irama
e. lagu
10. Rangkaian dari beberapa nada atau sejumlah nada menurut tinggi rendahnya
yang berbunyi ataudibunyikan secara berurutan dinamakan
a. Ritme
b. irama
c. birama
d. Melodi
e. Tangga nada
22
Kunci jawaban
Kunci jawaban pada Unit 1 !!
Soal Pilihan ganda
1. (B) bunyi tanpa irama bukan merupakan musik
2. (A) 1-3-4
3. (A) musik
4. (A) musik
5. (D) melodi
Soal Essay Unit 1
1. Fungsi Sarana hiburan :sebagai persembahan simbolis dimaksudkan disini adalah
musik dijadikan sebuah tanda atau lambang atau simbol untuk tetap
mempertahankan eksistensinya, yang bisa mewakili perasaan dari kejadian musik
tersebut.
2. Irama/ritme secara sederhana adalah peulangan bunyi-bunyian menurut pola
tertentu dalam sebuah lagu.
sedangkan, melodi adalah susunan nada yang diatur tinggi rendahnya, pola, dan
harga nada sehingga menjadi kalimat lagu.
3. sarana komunikasi
sarana hiburan
sarana persembahan simbolis
sarana ekspresi diri
sarana upacara adat budaya
Kunci Jawaban pada Unit 2 !!
1. (C) pelestarian musik tradisional
2. (D) 6
3. (A) eksplorasi
4. (B) solo
5. (A) dayak
Kunci Essay pada Unit 2 !!
1) Eksplorasi musik tradisional adalah pencermatan secara rinci seluk-beluk
musik tradisional, dari alat musik hingga karakter musiknya.
2) Konsep visual dan konsep manual
3) Dilaksanakan sesuai rencana dan acara yang telah disusun Membuat
dokumentasi
23
Glosarium
Jatung utang Salah satu jenis alat musik tradisional suku dayak kenyah di kalimantan.
Terbuat dari kayu berbentuk gambang dan termasuk dalam kategori alat
Eksplorasi musik xilofon.
Tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan
Orkestra menemukan sesuatu , misalnya daerah yang tak dikenal, termasuk
Ensembel antariksa( penjelajahan angkasa ), minyak bumi (eksplorasi minyak bumi
Fungsi musik ), gas alam , batu bara , mineral,gua , air dan informasi
Ritual Kelompok musisi yang memainkan alat musik tradisional
Xilofon Kombinasi beberapa jenis alat musik yang bisa dimainkan secara
Solo harmonis
Suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia
Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terutama untuk tujuan simbolis
Sebuah alat musik dalam keluarga perkusi yang kemungkinan besar
berasal dari slowakia
Dalam musik yang berarti sendiri
Konsep dasar Susunan dalam pembentukan pengetahuan ilmiah
Honorarium Pembayaran atas jasa yang diberikan pada suatu kegiatan tertentu
Diaspora Kepada bangsa atau penduduk etuis manapun yang terpaksa atau
terdorong untuk meninggalkan tanah air yang etuis tradisional mereka.
Profesi Suatu pekerjaan yang membutuhkan keahlian tertentu yang didapat dari
pendidikan tinggi
Ritme Serangkaian gerak beraturan, yang dijadikan sebuah unsur dasar di dalam
karya seni musik
Pengiring Musik yang digunakan untuk memperindah tari agar tariannya selaras
tarian dengan musiknya
24
Daftar pustaka
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbkaltim/lamin-pemung-tawai-sebagai-wadah-
pertunjukan-seni-di-desa-budya-pampang-oleh-nasrullah-m/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jatung_Utang
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sapeh#:~:text=Sapeh%20
http://journal.isi.ac.id/index.php/selonding/article/download/29
http:// kehidupan sosial mendayu melalui musik tradisional
25
26