Metode Penelitian
Munasprianto Ramli Ph.D
Penelitian berdasarkan jenis data
01 Penelitian 02 Penelitian
Kuantitatif Kualitatif
03 Penelitian Campuran
( Mixed Method)
Penelitian Berdasarkan Tujuan
dari Penelitian
Eksploratori Deskriptif Eksplanatori
Penelitian Kapan? Data
Eksploratory
seorang peneliti baru saja memulai Kualitatif
Deskriptif penyelidikan dan ingin memahami
topik secara umum → untuk Kuantitatif, Kualitatif
Eksplanatory merumuskan masalah, mengklarifikasi Atau keduanya.
konsep, dan membentuk hipotesis. Kuantitatif deskriptif ( frekuensi,
rata-rata, tidak ada test, tidak perlu
untuk mendeskripsikan atau hipotesis)
mendefinisikan topik yang sedang Kuantitatif.
dibahas ( orang, situasi, kondisi, Hipotesis diuji dengan test statistic
produk, program) jika diperlukan
mengapa fenomena terjadi dan untuk
memprediksi kejadian di masa depan.
Studi penjelasan dicirikan oleh
hipotesis penelitian yang menentukan
sifat dan arah
hubungan antara atau di antara variabel
yang sedang diteliti
Jenis Penelitian Kuantitatif
1 Penelitian Survey
2 Penelitian Deskriptif
3 Penelitian Korelasional
4 Penelitian Eksperiment
5 Penelitian Kausal Komparatif (quasi Experiment)
Penelitian Survey
Penelitian survei adalah metode penelitian
kuantitatif yang digunakan untuk
mendapatkan data yang terjadi pada masa
lampau atau saat ini terkait produk, program,
kegiatan, keyakinan.
Biasanya dilaksanakan oleh perusahaan, atau
badan untuk mengetahui repon atau
pandangan dari klien/konsumen.
Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif merupakan suatu
metode penelitian yang menggambarkan
secara akurat dan sistematis dari sebuah
fenomena yang diamati baik berupa program,
kegiatan, produk.
Penelitian Korelasional
penelitian korelasional adalah sebuah
penelitian yang dilakukan untuk mengetahui
hubungan dan tingkat hubungan di antara
dua variabel atau lebih.
Tidak ada intervensi yang dilakukan.
Penelitian kausal komparatif
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki
kemungkinan hubungan sebab akibat dengan
melalui pengamatan terhadap akibat yang
ada kemudian menelusuri kembali faktor
yang mungkin menjadi penyebabnya dengan
melalui sebuah data tertentu, dengan pre dan
post test misalnya
Penelitian Eksperiment
Metode penelitian eksperiment adalah
metode penelitian kuantitatif yang
digunakan untuk mengetahui pengaruh
variabel independen (treatment/perlakuan)
terhadap variabel dependen (hasil) dalam
kondisi yang terkendalikan
Jenis Penelitian Kualitatif
1 Penelitian Studi Kasus 4 Penelitian Naratif
2 Penelitian Fenomenologi 5 Penelitian Grounded Teori
3 Penelitian Etnografi 6 Penelitian Historis
7 Penelitian Deskriptif
Penelitian Studi Kasus
Studi kasus memberikan pandangan
mendalam terkait topik yang diteliti
(program, kejadian, kegiatan, proses) pada
satu subjek tes. Subjek dapat berupa orang
atau keluarga,kelas, sekolah, bisnis atau
organisasi, RT/RW/ kota.
Data dikumpulkan dari berbagai sumber
(interview, FGD, Grup Interview, Observasi,
dokumen) dan dan dianalisa mendalam
untuk membuat kesimpulan.
Fenomenologi
• Peneliti mengidentifikasi pengalaman
manusia tentang fenomena tertentu.
• Memahami pengalaman hidup manusia yang
prosedurnya mengharuskan peneliti
mempelajari sejumlah subjek dengan
keterlibatan yang relatif lama dan langsung
terhadap fenomena yang diteliti untuk
menarik kesimpulan terkait pengalaman
tersebut
Penelitian Etnografi
Mengungkapkan makna sosio-kultural
dengan cara mempelajari pola hidup serta
interaksi antar kelompok sosio kultural
(culture sharing group) tertentu di dalam
sebuah ruang ataupun konteks yang spesifik.
Penelitian Teori Dasar
/ Grounded Theory
• Peneliti menghasilkan teori umum dan
abstrak tentang tindakan, proses, atau
interaksi tertentu yang berasal dari
pandangan partisipan.
• Peneliti harus melalui beberapa tahapan
pengumpulan data dan kategori penyaringan
untuk informasi yang telah diperoleh.
Penelitian Naratif
Peneliti menyelidiki kehidupan
individu/kelompok masyarakat dan
meminta seseorang atau sekelompok
individu untuk menceritakan kehidupan
mereka.
Informasi ini diceritakan kembali oleh
peneliti dalam kronologi naratif.
Penelitian Historis
• Jenis penelitian menekankan kepada
masalah atau kejadian sejarah/masa lampau
• Fokusnya ada pada peristiwa yang sudah
berlalu dan direkonstruksi lagi dengan
sumber data dan saksi yang masih ada
sampai saat ini.
Penelitian Deksriptif
Kualitatif
Penelitian yang bertujuan untuk
mendeskripsikan atau menggambarkan
suatu fenomena, situasi, kejadian, secara
akurat dan sistematis.
Jenis
Penelitian
Kualitatif
Penelitian
Campuran
Metode Penelitian Lainnnya
01 Penelitian Tindakan 02 Penelitian Riset dan
Pengembangan
03 Penelitian Studi Kepustakaan
( Tinjauan Sistematis)
Penelitian Pengembangan
4D ADDIE Waterfall
Penelitian Tindakan Berdasarkan
Siapa yang Melakukan
1 Penelitian Tindakan Individu
2 Penelitian Tindakan Kolaborasi
3 Penelitian Tindakan
Komunitas/Keseluruhan Unit
Penelitian Studi
Kepustakaan/Tinjauan
Sistematis
Investigasi terkait publikasi topik yang diteliti
dalam kurun waktu tertentu.
Misal
Perundungan di sekolah menengah di
Indonesia dalam dua puluh tahun terakhir :
Sebuah tinjauan sistematis
Menganalisa publikasi ilmiah dari tahun
2000 sd tahun 2020
Penelitian yang mungkin digunakan
● Deskriptif Kuantitatif
● Survey
● Eksperimen
● Deskriptif Kualitatif
● Fenomenologi
● Studi Kasus
● R&D
Populasi dan sampel
Teknik Pemilihan Sampel
1 Pengambilan Sampel Probabilitas
2 Pengambilan sampel non-probabilitas
Sampling Probabilitas Sampling Non Probabilitas
Sampling Acak Sederhana Kemudahan
(simple random sample) (convenience sampling)
Sampling Sistimatik
(sistematic sample) Pertimbangan
Sampling Berstrata (Judgmental/purpossive)
(stratified sampling)
Sampling Berkelompok Kuota
(cluster sampling) (Kuota Sampling)
Bola Salju
(Snowballing)
Menentukan Banyak Sampel
1 Kuantitatif → Dengan rumus statistic
2 Kualitatif → Peneliti dengan pertimbangan
Data Saturasi
Banyak sampel statistik
Salah satu Cara
Rumus Krejcie & Morgan (1970) article “Determining
Sample Size for Research Activities”
Tidak Usah
Bingung!!
•Kathleen MT Collins Anthony J. Onwuegbuzie Qun G. Jiao (2006)
Pengambilan Data
Kuantitatif : Kualitatif:
1 Kuesioner / Angket 1 Interview
2 Interview 2 FGD
3 Observasi 3 Observasi
Studi Kepustakaan 4 Analisa Dokumen
4 (systematic review) Studi Kepustakaan
5 ( systematic review)
Bab 3 Metodologi Penelitian
(kuanti dan mixed)
A. Metode
Metode apa yang dipakai? Jelaskan mengenai metode ini dan apa alasan
menggunakan metode ini
B. Populasi dan Sampel
Jelaskan populasi siapa dan sampelnya berapa banyak, bagaimana
mengambil sampelnya?
C. Pengumpulan Data
Bagaimana cara mengumpulkan data ,jelaskan mengenai metode
pengumpulan data tersebut dan berikan informasi detil
D. Rencana Analisa Data
Bagaimana data akan dianalisa : Statistik Deskriptif atau
Persamaan tertenu ( MST)
Bab 3 Metodologi Penelitian
(kualitatif dan mixed)
A. Metode
Metode apa yang dipakai? Jelaskan mengenai metode ini dan apa alasan
menggunakan metode ini
B. Informan/partisipan
Jelaskan siapa informan penelitian dan bagaimana memilih informan
tersebut ( Teknik samplingnya)?
C. Pengumpulan Data
Bagaimana cara mengumpulkan data ,jelaskan mengenai metode
pengumpulan data tersebut dan berikan informasi detil
D. Rencana Analisa Data
Bagaimana data akan dianalisa : Statistik Deskriptif atau Persamaan
tertenu ( MST)
A. Metode Penelitian
Pada penelitian kali ini kami akan
menggunakan metode …..dengan
pendekatan ….. Menurut Creswell
(2014) Penelitian ...... adalah…….
Peneliti menggunakan metode ini
karena……
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian campuran atau
juga disebut mixed method. Menurut Creswell (2018) penelitian metode
campuran adalah sebuah penelitian yang mencakup setidaknya satu komponen
kuantitatif dan satu komponen kualitatif. Creswell menjelaskan 3 model
penelitian campuran yang sering dilakukan oleh para peneliti, yaitu convergent
parallel design, explanatory sequential design, dan the exploratory sequential
design.
Pada penelitian ini, peneliti akan menggunakan the explanatory sequential
design. Peneliti akan mengumpulkan data kuantitatif berupa kuesioner
dilanjutkan dengan wawancara. Pendekatan explanatory ini peneliti pilih karena
bisa membantu peneliti dalam mencapai tujuan penelitian untuk melihat
pandangan konsumen Muslim dan mendapatkan gambaran yang lebih dalam
terkait fenemonena yang peneliti teliti.