The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Ajar Dasar-dasar Perhotelan - Menerapkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustaina - Fase E

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by he2bimo, 2024-06-29 00:58:10

Modul Ajar Dasar Kejuruan Perhhotelan

Modul Ajar Dasar-dasar Perhotelan - Menerapkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustaina - Fase E

Modul Ajar Dasar-Dasar Perhotelan Bidang Keahlian : Perhotelan Materi : Menerapkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) Fase/ Kelas : E/ X Nama Penyusun : Widiatmoko Herbimo, ST, M.Pd Instansi : SMKN 4 Yogyakarta


Widiatmoko Herbimo, S.T, M.Pd SMK Negeri 4 Yogyakarta


Komponen Umum Tahun Ajaran : 2022 Jenjang Sekolah : SMK Kelas/ Fase : X/ E Alokasi Waktu : ± 12 JP @ 45 menit (540 menit) Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik menerapkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE), personal grooming, Service Attitude/ hospitality attitude, teamwork and Communication Skills. Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Gotong Royong Kemampuan Prasyarat : Peserta didik memahami informasi dan wawasan secara menyeluruh tentang penampilan, kebersihan dan kerapian. Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) Menerapkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) 1. Menjelaskan tentang sanitasi, hygiene dan penerapan K3 (Kebersihan, Kesehatan dan Keselamatan kerja) di Hotel 2. Menjelaskan tentang cara dan syarat penerapan CHSE di Hotel 3. Mempresentasikan cara penerapan CHSE di hotel berdasarkan pengalaman sendiri dalam bentuk Video/ PPT/ Peta Konsep Rencana Asesmen Asesmen Awal : 1. Wawancara/ Tanya jawab pertanyaan pemantik (lampiran 3: Lembar Penilaian Asesmen Awal) Asesmen Proses: 1. Instrumen Asesmen (lampiran 2: LKPD KKTP 1) 2. Instrumen Asesmen (lampiran 2: LKPD KKTP 2) 3. Kegiatan presentasi KKTP 1 (lampiran 3: Lembar Penilaian Presentasi KKTP 1) 4. Kegiatan presentasi KKTP 2 (lampiran 3: Lembar Penilaian Presentasi KKTP 2) Asesmen Akhir / Sumatif 1. Instrumen Asesmen (lampiran 2: LKPD KKTP 3) 2. Kegiatan presentasi KKTP 3 (lampiran 3: Lembar Penilaian Sumatif)


KKTP 1 (± 12 JP) Menjelaskan tentang Sanitasi, Hygiene dan Penerapan K3 (Kebersihan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di Hotel Langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1. Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik sebagai asesmen awal Berikut contoh pertanyaan pemantik: a. Apa yang kalian ketahui tentang penampilan, kebersihan dan kerapihan dengan menggunakan bahasa sendiri? Tindak Lanjut Asesmen Awal Hasil asesmen dapat dijadikan untuk pemetaan peserta didik, bila jawaban peserta didik belum tepat, maka langkah pembelajaran di mulai dari pembelajaran penguatan prasyarat. Bila sudah tepat, maka langkah pembelajaran bisa masuk kepada kegiatan inti. Bila terdapat kemampuan yang beragam maka pembelajaran dapat dilakukan dengan beberapa alternative diantaranya: a. Alternatif 1, kelas dibagi menjadi kelompok sesuai dengan kemampuan masing-masing b. Alternative 2, kelas dibagi kelompok, kelompok yang belum siap maka diberikan kegiatan tambahan di luar pembelajaran c. Alternative 3, kelas dibagi kelompok, masing-masing kelompok terdiri atas peserta didik yang sudah menunjukkan ketercapaian tujuan pembelajaran sebagai tutor sebaya bagi peserta didik yang belum menunjukkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti 1. Peserta didik menyimak video tentang sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja yang ditayangkan oleh guru seperti pada contoh link berikut: a. Link video - Sanitasi, Hygiene, dan Keselamatan Kerja : Definisi, Manfaat, Tujuan Dan Ruang Lingkup. https://www.youtube.com/watch?v=EWg5PdbqIJc b. Link video tentang Alat Pelindung Diri https://www.youtube.com/watch?v=R-vbpyYnK2g Alternatif ke-2 bila tidak tersedia jaringan internet maka Guru menyajikan poster/ infografis / gambar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja serta Alat Pelindung Diri. Sumber: https://food.detik.com/info-kuliner/d-3442182/8-cara-ini-bisa-cegah-dapurberantakan-saat-memasak-1


Sumber: https://www.hipwee.com/tips/9-fakta-bersin-yang-belum-kamu-tahu-ini-bukti-adabanyak-keajaiban-di-tubuhmu/ Sumber:https://hedisasrawan.blogspot.com/2015/10/58-contoh-poster-tentang-kesehatandan.html 2. Peserta didik membentuk kelompok belajar yang beranggotakan 4 orang disetiap kelompoknya 3. Peserta didik berdiskusi tentang video/ poster/ infografis/ gambar yang diberikan oleh guru dengan topic: a. Sanitasi, b. Hygiene dan c. Keselamatan Kerja 4. Peserta didik mengumpulkan informasi lebih luas sesuai dengan topik masing-masing tentang sanitasi, hygiene dan penerapan K3 (Kebersihan, Kesehatan dan keselamatan kerja) secara mandiri melalui ringkasan materi (Dasar - Dasar Perhotelan, Vivi Afianty, S.Pd.,MM.)/ melalui internet/ berkunjung ke perpustakaan. 5. Peserta didik berdiskusi dan berkolaborasi membuat rancangan peta konsep tentang sanitasi, hygiene dan penerapan K3 (Kebersihan, Kesehatan dan kemanan kerja), menggunakan lembar kerja diskusi kelompok (lampiran 2: LKPD KKTP 1) 6. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara berkelompok (lampiran 3: Lembar Penilaian Presentasi KKTP 1) Kegiatan Penutup 1. Peserta didik dapat melakukan/ memberikan penilaian baik dalam bentuk narasi/ gambar/ emotikon tertentu di buku tulis masing-masing/ sticky notes untuk menunjukkan pemahaman tentang topik hari ini 2. Peserta didik dapat menuliskan pertanyaan yang ingin diketahui lebih lanjut 3. Peserta didik mengkomunikasikan kendala yang dihadapi selama mengerjakan 4. Peserta didik menerima apresiasi dan motivasi dari guru. 5. Guru memberikan informasi untuk kegiatan pertemuan selanjutnya tentang cara dan syarat penerapan CHSE di Hotel kemudian dilanjutkan menutup pembelajaran dengan berdoa. Refleksi Guru 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran? 2. Apakah semua peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik?


KKTP 2 (± 12 JP) Menjelaskan tentang Cara dan Syarat Penerapan CHSE di Hotel Langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1. Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik dari guru tentang CHSE Contoh pertanyaan terkait dengan CHSE sebagai berikut: a. Adakah yang mengetahui tentang CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability)? b. Mengapa CHSE diperlukan di hotel? Kegiatan Inti 1. Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang di setiap kelompok. 2. Masing-masing kelompok memilih materi pada Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan di Hotel Era Pandemi dari Kemenparekraf untuk dianalisis. Pemilihan materi disesuaikan dengan jumlah kelompok sehingga semua materi dapat dianalisis (setiap kelompok dapat menganalisis lebih dari 1 materi). Materi diantaranya: a. Panduan Umum b. Panduan Khusus terkait Pintu masuk Hotel c. Panduan Khusus terkait Lobby (Front Desk & Concierge) d. Panduan Khusus terkait Kamar Tamu e. Panduan Khusus terkait Restoran/ Coffee Shop f. Panduan Khusus terkait Banquet g. Panduan Khusus terkait Fasilitas Hotel & Area Publik lainnya h. Panduan Khusus terkait Dapur i. Panduan Khusus terkait Tata Graha j. Panduan Khusus terkait Kantor k. Panduan Khusus terkait Ruang Karyawan (Ruang Ganti dan Ruang Makan) 3. Peserta didik berdiskusi dan berkolaborasi bersama dengan kelompoknya sesuai dengan materi yang dipilih (lampiran 2: Lembar Kerja Peserta Didik KKTP 2) 4. Peserta didik membagi tugas presentasi dimasing-masing kelompok. Hasil penyelesaian diskusi di tulis pada selembar kertas manila atau sejenisnya. Kemudian hasill dipajang didinding kelas. 5. Setiap anggota kelompok diberikan tugas dan peran masing-masing. Ada yang yang bertugas menjaga dan menjelaskan hasil yang dipajang kepada anggota kelompok lain yang berkunjung, ada yang bertugas keliling ke kelompok lain untuk mendapatkan informasi mengenai hasil diskusi dari kelompok lain yang di pajang 6. Setelah mendapatkan semua hasil dari kelompok lain, anggota kelompok yang bertugas keliling kembali ke kelompok asal untuk bertukar informasi berdasarkan hasil kunjungan yang dilakukan. 7. Selanjutnya peserta didik mengerjakan LKPD (lampiran 3: Lembar Penilaian Presentasi KKTP 2) Kegiatan Penutup 1. Peserta didik membuat kesimpulan terkait materi yang dipelajari 2. Peserta didik menyampaikan refleksi hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan beberapa pertanyaan berikut: a. Apa hal baru yang kalian temukan pada materi ini? b. Apakah pembelajaran hari ini terasa menyenangkan bagi kalian?


3. Guru memberikan informasi untuk kegiatan pertemuan selanjutnya tentang mempresentasikan cara penerapan CHSE dalam bentuk video/ PPT/ peta konsep kemudian dilanjutkan menutup pembelajaran dengan berdoa. Refleksi Guru 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran? 2. Apakah semua peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik? KKTP 3 (± 12 JP) Mempresentasikan cara penerapan CHSE di Hotel dalam bentuk Video/ PPT/ Peta Konsep Langkah Pembelajaran Kegiatan Awal 1. Peserta didik mendapatkan pertanyaan pemantik dari guru tentang cara penerapan CHSE Contoh pertanyaan terkait dengan cara penerapan CHSE sebagai berikut: a. Bagaimanakah cara penerapan CHSE di Hotel? Kegiatan Inti 1. Peserta didik menyimak video Link video tentang Protokol #AdaptasiKebiasaanBaru di Hotel https://youtu.be/9ZriCHIB0xE (Kemenparekraf) yang ditayangkan oleh guru Alternatif ke-2 bila tidak tersedia jaringan internet maka Guru menyajikan poster/ infografis / gambar cara penerapan CHSE di Hotel seperti contoh berikut: Sumber: dokumentasi pribadi Sumber: https://properti.kompas.com/read/2021/06/23/130000321/semua-hotel-di-the-nusadua-telah-kantongi-sertifikat-chse


Sumber: dokumen pribadi 2. Peserta didik menentukan hasil cara penerapan CHSE akan dipresentasikan dalam bentuk video/ PPT/ Peta Konsep. Catatan: Bila peserta didik menggunakan video maka peserta didik mendapatkan lembarskenario perancangan pembuatan video. Contoh lembar skenario perancangan pembuatan video SKENARIO PERANCANGAN PEMBUATAN VIDEO Langkah Kerja: Tulislah rancangan video cara penerapan CHSE di Hotel dalam format penulisan naskah Format penulisan naskah dianjurkan adalah dua kolom. Format naskah dua kolom seperti dibawah ini Visual Audio Scene 1 Scene 1 Setting: Narasi: Gerakan kamera: Dialog: Instruksi acting: Musik: Efek visual: Scene 2 Scene 2 Setting: Narasi: Gerakan kamera: Dialog: Instruksi acting: Musik: Efek visual: Scene 3 Scene 3 Setting: Narasi: Gerakan kamera: Dialog: Instruksi acting: Musik: Efek visual: Scene 4 Scene 4 Setting: Narasi: Gerakan kamera: Dialog: Instruksi acting: Musik: Efek visual: dst. dst.


3. Peserta didik membuat video/ PPT/ Peta konsep tentang cara penerapan CHSE di hotel). Lampiran 2: LKPD KKTP 2) 4. Peserta didik mempresentasi hasil pekerjaan berupa video/ PPT/ Peta Konsep secara berkelompok. (lampiran 3: Lembar Penilaian Sumatif) Kegiatan Penutup 1. Peserta didik membuat kesimpulan terkait materi yang dipelajari 2. Guru memberikan informasi untuk kegiatan pertemuan selanjutnya tentang mengaktualisasikan personal grooming, Service Attitude/ hospitality attitude, teamwork and communication skills kemudian dilanjutkan menutup pembelajaran dengan berdoa. Refleksi Guru 1. Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran? 2. Apakah semua peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran? 3. Apa saja kesulitan peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran? 4. Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik? * (langkah pembelajaran bukan berarti harus selesai dalam 1 pertemuan, disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing)


Lampiran 1: Rangkuman Materi 1. KKTP 1 Sanitasi, Hygiene dan Penerapan K3 (Kebersihan, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja) di Hotel Pengertian Sanitasi Sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit (preventive) yang menitikberatkan kegiatannya kepadausaha-usaha kesehatan lingkungan manusia. Ruang lingkup sanitasi meliputi beberapa aspek yaitu: a. Penyediaan air bersih/air minum (watersupply) b. Pengolahan sampah (refusedisposal) c. Pengolahanmakanan danminuman (foodsanitation) d. Pengawasan/pengendalian serangga dan binatang pengerat (insect and rodent control) e. Kesehatan dan keselamatan kerja Manfaat Sanitasi di Tempat Kerja Beberapa manfaat dapat kita rasakan apabila kita menjaga sanitasi di lingkungan kita, diantaranya adalah: a. Mencegah penyakit menular b. Mencegah kecelakaan c. Mencegah timbulnya bau yang tidak sedap d. Menghindari pencemaran lingkungan e. Mengurangi jumlah (presentase) sakit f. Lingkungan menjadi bersih, sehat dan Jenis Bahan Pembersih dan Bahan Saniter Bahan Saniter adalah bahan kimia yang digunakan untuk merusak atau mengaktifkan bakteri yang terdapat pada semua permukaan peralatan makan yang kontak dengan makanan dan minuman. Sedang bahan kimia pembersih adalah bahan kimia yang digunakan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan, kotoran, debu, bahan-bahan asing atau bahan pengotor lainnya. Jenis Mikroorganisme Mikroba atau mikroorganisme adalah sesuatu yang ada disekitar kita yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata, misalnya debu (dust). Mikroba hidup di segala tempat, tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi lingkungan yang diinginkan. Mikroba terbagi dalam 3 (tiga) kelompok: a. Useful microbes (Mikroba/ mikroorganisme yang diperlukan, misalnya untuk membuat yoghurt, keju, wine, beer, atau roti) b. Pathogenic microbes (Mikroba yang dapat mengakibatkan batuk atau sakit perut, keracunan misalnya kolera, disentri dan typhoid) c. Spoilage microbes (Mikroba ini pada umumnya membuat makanan tidak layak untuk di konsumsi karena sudah berubah bentuk, bau, dan rasa makanan, misalnya daging menjadi berwarna hijau, roti berjamur, buah yang cepat matang atau buah/ sayur berwarna coklat) Pengertian Hygiene Hygiene adalah usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha kesehatan individu maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia Manfaat Hygiene di Tempat Kerja


Manfaat Hygiene di tempat kerja meliputi: a. Hidup lebih disiplin dalam kerja dan hasil b. Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan c. Hidup sehat dan lebih percaya diri d. Hidup penuh arti untuk orang lain e. Membuat nyaman dan aman Personal hygiene merupakan faktor yang sangat penting karena diri kita merupakan penghantar penyakit dan juga penyebab penyakit. yang berasal dari makanan Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi anda adalah: a. Mandi setiap hari, Mandi setiap hari dan memakai wewangian yang tepat merupakan cara yang terbaik untuk mengatasinya. b. Rambut bersih dan rapih, Panjang rambut sebaiknya sebatas panjang wajah atau rambut panjang diikat atau memakai topi. c. Perhiasan, menggunakan perhiasan seperlunya. Rias wajah dengan sederhana dan lembut, memiliki kuku yang bersih dan pendek tanpa cat kuku d. Infeksi dan Penyakit, hindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh lain yang tertinggal di permukaan. e. Pakaian Kerja, Pakaian kerja kalian harus rapi, bersih dan memebrikan kesan yang baik kepada tamu. Setelah ganti pakaian kerja simpan di loker yang telah disediakan. f. Gigi bersih, Pastikan gigi dalam kondisi yang sehat Gosoklah gigi kalian minimal 3 (tiga) x sehari dan bila memungkinkan periksa gigi anda pada klinik tempat anda bekerja setiap 6 (enam) bulan. g. Sepatu yang cocok nyaman adalah yang tidak mudah tergelincir, tidak licin, empuk, kuat sehingga dapt melindungi kaki dari benda berat yang jatuh. Ganti stocking atau kaos kaki setiap hari. Pengertian Keselamatan Kerja Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (W.J.S Poerwadarminta) selamat adalah terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun. Sedangkan keselamatan adalah keadaan/ perihal terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun. Manfaat keselamatan kerja Manfaat keselamatan dan kesehatan kerja adalah: a. Mengantisipasi keberadaan faktor penyebab bahaya dan melakukan pencegahan sebelumnya. b. Memahami jenis-jenis bahaya yang ada di tempat kerja c. Mengevaluasi tingkat bahaya di tempat kerja d. Mengendalikan terjadinya bahaya atau komplikasi. Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam melaksanakan keselamatan adalah: Kewajiban yang harus diperhatikan para pekerja adalah bekerja dengan cara memastikan keselamatan pribadi, dan keselamatan orang lain, termasuk rekan dan/atau pelanggan yaitu a. Menggunakan peralatan keselamatan sesuai dengan instruksi pabrik dan petunjuk/pelatihan karyawan b. Menggunakan semua peralatan keselamatan kapan dan di mana diperlukan sesuai dengan instruksi kerja c. Memperhatikan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, yang sesuai dengan persyaratan Bekerja dengan Aman a. Utamakan Keamanan, Jadikanlah keamanan kerja sebagai prioritas utama. b. Bahaya di Tempat Kerja, Bahan pembersih kimia sangat mungkin menimbulkan resiko begitu pula


dengan peralatan mesin. Sebaik apapun peralatan itu dirawat kemungkinan yang tidak diinginkan bisasaja terjadi. Beberap bahaya di tempat kerja terjadi pada situasi normal dan pada situasisibuk. c. Jangan Berasumsi, Bila kalian melihat hal-hal yang membahayakan jangan berasumsi bahwa teman kalian akan melihatnya juga. Artinyakalian tidak dapat berharap orang lain untuk mencegahnya. d. Gunakan Tanda Keamanan Tempatkan tanda peringatan di bagian depan atau tempatkan penghalang keamanan untuk mencegah orang lain untuk melalui area yang berbahaya. 2. KKTP 2 Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan di Hotel Era Pandemi Dunia telah dilanda wabah Covid-19 yang sangat luar biasa, yang mengharuskan kita saling mengurangi kontak fisik dan tatap muka. Berbagai sector pun mengalami dampak yang sangat signifikan bahkan sampai adanya pengurangan tenaga kerja. Namun kita tidak bisa tinggal diam saja, seiring berjalannya waktu kita harus bersahabat dengan adanya wabah tersebut demi kelangsungan hidup. Oleh karena itu pemerintah dengan sigap dan cepat segera membentuk adanya regulasi baru beriringan dengan wabah Covid-19ini. Adanya lock down di seluruh daerah sampai PPKM disetiap wilayah kecil yang terdampak menjadikan sebuah Langkah untuk memutuskan rantai penyebaran wabah Covid-19, sehingga angka penyebaran dan kematian yang terjadi mulai terkendali. Dalam hal ini sejalan dengan terkendalinya keadaan tersebut maka masyarakat pun sudah mulai bosan untuk berada di rumah setiap harinya. Kebutuhan akan bersosialisasi, beraktualisasi dengan dunia luar secara langsung menjadi kerinduan yang sangat mendalam. Maka regulasi atau panduan pelaksanaan kebersihan, Kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan harus diterapkan oleh industry penyedia jasa dalam hal ini industry pariwisata yang pada dasarnya langsung bertatap muka dengan tamu atau pelanggan. Regulasi yang harus diterapkan oleh industry pariwisata khususnya pada bidang perhotelan terbagi kedalam 2 panduan diantaranya adalah 1) Panduan Umum dan 2) Panduan Khusus. 1. Panduan Umum Memperbarui informasi terkait Covid-19 serta imbauan dan instruksi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah setempat. Memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan karyawan, tamu, supplier, vendor, kontraktor, serta pihak lain yang beraktivitas di hotel. Melatih karyawan untuk mempersiapkan dan melaksanakan SOP. Mengomunikasikan SOP secara tertulis kepada para tamu, supplier, vendor, kontraktor, serta pihak lain yang beraktivitas di hotel. Menyediakan dan memasang imbauan tertulis di tempat yang mudah dilihat tentang perilaku hidup bersih dan sehat: o tidak melakukan kontak fisik;hindari menyentuh bagian wajah, terutama mata, hidung, dan mulut; o tetap menjaga jarak aman minimal 1 (satu) meter; o mencuci tangan dengan sabun/menggunakan o hand sanitizer; o memakai masker; o menerapkan etika bersin dan batuk; o selalu mengonsumsi makanan sehat dan vitamin.


Menyediakan peralatan dan perlengkapan kebersihan dan kesehatan, seperti masker, sarung tangan, peralatan pengukur suhu tubuh, kotak obat, penanda posisi berdiri dan duduk untuk menjaga jarak aman 1 (satu) meter, serta tempat sampah khusus alat pelindung diri. Menyediakan peralatan dan perlengkapan keselamatan dan keamanan, sedikitnya: o kotak P3K yang dilengkapi perlengkapan penanganan kecelakaan; o smoke detector dan sistem alarm yang berfungsi dengan baik dan selalu diperiksa secara reguler; o beberapa jenis alat pemadam kebakaran yang berfungsi dengan baik dan tervalidasi, disertai penjelasan tentang cara penggunaannya; o rambu penanda pintu darurat dalam dua bahasa (emergency exit) tercetak jelas; o pintu darurat berstandar (bila memungkinkan) dan tangga darurat (untuk gedung bertingkat); o informasi tertulis mengenai prosedur penyela- matan diri dari bencana alam dan kebakaran; o peta lokasi titik kumpul yang aman dan jalur evakuasi di hotel; o informasi tertulis mengenai nomor telepon penting: pemadam kebakaran, kantor polisi terdekat, fasilitas pelayanan kesehatan terdekat; o alat komunikasi yang berfungsi dengan baik. Meminimalisir kontak dengan menyediakan pelayanan berbasis teknologi (reservasi pelayanan hotel dan pendataan tamu, secara daring, pembayaran secara nontunai). Menyediakan SOP pemeriksaan tubuh karyawan, tamu, dan pihak lain yang beraktivitas di hotel mengacu pada protokol kesehatan bahwa apabila ditemukan suhu ≥ 37,3ºC (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan masuk kecuali memiliki hasil pemeriksaan negatif/ nonreaktif Covid-19 yang masih berlaku. Memastikan tidak ada kerumunan pada setiap aktivitas yang berlangsung di dalam dan sekitar hotel. Bila menyelenggarakan pertunjukan seni, harus mengikuti protokol kesehatan, Panduan Khusus Subsektor Musik dan Seni Pertunjukan, dan SOP Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan yang berlaku di hotel. Menjaga kualitas udara dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari, serta melakukan pembersihan filter AC secara berkala. Memberikan pelatihan bagi karyawan terkait prosedur penanganan bencana alam dan kebakaran serta penanganan terduga Covid-19. Membentuk petugas pemadam internal hotel (fire brigade) dengan SOP dan uraian tugas yang jelas. Melakukan simulasi penanganan bencana alam, kebakaran, dan juga penanganan terduga Covid-19 dengan melibatkan dinas terkait. Berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk menjadi rujukan dalam menangani tamu dan karyawan yang mengalami gangguan kesehatan. Berkoordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan kepolisian setempat untuk penanganan kondisi darurat. Memastikan seoptimal mungkin penggunaan perlengkapan dan bahan yang ramah lingkungan sehingga dapat dilakukan recycle, reduce, reuse, dan replace. Memastikan pemanfaatan air dan sumber energi, seperti listrik dan/atau gas, secara efisien dan sehat dalam rangka menjaga keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem.


an Memastikan pengolahan sampah dan limbah cair hotel dilakukan secara tuntas, sehat, dan ramah lingkungan sehingga dapat tetap menjaga lingkungan serta tidak menyebabkan sumber penyebaran baru Covid-19. Memastikan kondisi asri dan dan nyaman pada lingkungan fisik sekitar bangunan/ruangan secara alamiah dan/atau menggunakan rekayasa teknis. Pemantauan serta evaluasi penerapan panduan dan SOP pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di hotel. 2. Panduan Khusus Alur Pelayanan Hotel Pintu masuk Hotel Lobby (Front Desk & Concierge) Kamar Tamu Restor / Coffee Shop Banquet Ruang Karyawan (Ruang Ganti dan Ruang Makan) Kantor Tata Graha Dapur Fasilitas Hotel & Area Publik lainnya Pintu Masuk Hotel 1. Pengusaha dan atau Pengelola, Fasilitas a. Sediakan aturan pengelolaan arus lalu lintas dan kerumunan di area parkir b. Sediakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)/hand sanitizer dalam jumlah cukup. c. Barang publik di pintu masuk area hotel dibersihkan dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai secara berkala minimal 3 (tiga) kali sehari. d. Sediakan area dan peralatan pemeriksaan suhu tubuh dan kondisi kesehatan tamu dan karyawan. e. Sediakan area dan peralatan untuk membersihkan barang tamu dan karyawan dengan disinfektan/ cairan pembersih lain yang aman dan sesuai. f. Antrean untuk masuk ke area lobby diatur dengan jarak aman sedikitnya 1 (satu) meter, diberi tanda khusus yang mudah dilihat, atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi dan/atau pengaturan alur masuk tamu. g. Pasang peta lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul. h. Letakkan alat pemadam kebakaran pada lokasi yang mudah dijangkau, lengkapi dengan petunjuk cara menggunakannya. i. Disarankan untuk menyediakan area khusus/ruang tunggu bagi pengemudi dilengkapi fasilitas cuci tangan/hand sanitizer dan tisu, dengan memperhatikan jarak aman minimal 1 (satu) meter. Sumber: KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/ BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 2. Tamu a. Tamu memarkirkan kendaraan sesuai dengan petunjuk dan aturan yang ada


b. Dalam antrean di pintu masuk, tamu menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi dan/atau pengaturan alur masuk tamu. 3. Karyawan a. Menyarankan tamu untuk melakukan pembayaran secara nontunai. b. Mengatur aruslalu lintas dan memastikan tidak ada kerumunan di area parkir,sesuai prosedur yang ada. c. Melakukan pengukuran suhu tubuh di pintu masuk tamu. Apabila ditemukan suhu ≥ 37,3ºC (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenan- kan masuk kecuali memiliki hasil pemeriksaan negatif/nonreaktif Covid-19 yang masih berlaku. d. Membersihkan barang milik tamu dengan cara yang aman, menggunakan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai, sebelum dibawa masuk. e. Mengingatkan tamu jika tidak mematuhi protokol kesehatan. 4. Pintu Masuk Karyawan a. Memarkirkan kendaraan sesuai dengan petunjuk dan aturan yang ada. b. Dalam antrean di pintu masuk, karyawan menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi dan/atau pengaturan alur masuk karyawan. c. Selalu cuci tangan dengan sabun/menggunakan hand sanitizer. d. Melakukan pengukuran suhu tubuh di pintu masuk karyawan. Apabila ditemukan suhu ≥ 37,3ºC (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan masuk kecuali memiliki hasil pemeriksaan negatif/nonreaktif Covid-19 yang masih berlaku. e. Membersihkan barang milik karyawan dengan cara yang aman, menggunakan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai, sebelum dibawa masuk. f. Karyawan melakukan absensi. g. Mengingatkan karyawan jika tidak mematuhi protokol kesehatan. Lobby (Front Desk & Concierge) 1. Pengusaha dan atau Pengelola, Fasilitas a. Meja penerima tamu dilengkapi sedikitnya dengan hand sanitizer dan tisu. b. Atur meja penerima tamu untuk tetap menjaga jarak aman antara resepsionis dengan tamu minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti memasang pelindung transparan/partisi antara resepsionis dan tamu. c. Informasikan kepada tamu tentang SOP kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di hotel secara tertulis. d. Siapkan formulir registrasi dan data tamu yang memuat riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan tamu, merujuk pada formulir self-assessment risiko Covid-19 (form 1). e. Antrean untuk pendaftaran tamu diatur minimal 1 (satu) meter, diberi tanda khusus di lantai, atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi f. Sediakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)/hand sanitizer dalam jumlah cukup. g. Barang publik di area lobby dibersihkan dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai secara berkala minimal 3 (tiga) kali sehari. h. Sediakan area dan peralatan untuk membersihkan barang bawaan tamu yang akan disimpan di concierge dengan cara yang aman, menggunakan disinfektan/ cairan pembersih lain yang aman dan sesuai. i. Toilet dalam keadaan higienis, bersih, kering, tidak bau, dan berfungsi dengan baik, serta dibersihkan sesering mungkin setelah digunakan.


j. Tempat sampah di area publik dan toilet publik selalu dalam kondisi tertutup. k. Pasang peta lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul. l. Letakkan alat pemadam kebakaran pada lokasi yang mudah dijangkau, lengkapi dengan petunjuk cara menggunakannya. 2. Tamu Sumber: KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/ BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF a. Tamu memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan dan riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir dengan mengisi formulir self-assessment risiko Covid-19 (form 1). b. Tamu yang menggunakan toilet di area lobby menjaga agar tetap higienis, bersih, kering, dan tidak bau setelah digunakan c. Tamu memberikan informasi kepada karyawan hotel, khususnya resepsionis jika mengalami gangguan kesehatan (demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak napas). 3. Karyawan a. Karyawan yang bertugas di front desk: 1) menyarankan tamu untuk melakukan pembayaran secara nontunai; 2) memahami dan dapat menjelaskan kebijakan pemerintah/pemerintah daerah terkait Covid-19; 3) memahami dan dapat menjelaskan regulasi pengusaha dan/atau pengelola hotel tentang pengelolaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di hotelnya; 4) menginformasikan bahwa hotel telah menerapkan standar keamanan pengolah- an produk makanan dan minuman; 5) mengetahui negara-negara dan daerah-daerah dengan kasus pandemi Covid-19 yang tinggi; 6) melakukan pendataan tentang riwayat perjalanan tamu selama 14 hari dan kondisi kesehatan menggunakan formulir self-assessment risiko Covid-19 (form 1) pada saat check in. Jika hasilself-assessment memiliki risiko besar Covid-19, agar diminta melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan terlebih dahulu atau menunjukkan hasil pemerik- saan bebas Covid-19 yang masih berlaku; 7) mengetahui nomor kontak penting, seperti satuan tugas Covid-19 daerah, kantor imigrasi, kedutaan besar, dan rumah sakit; 8) menginformasikan kepada tamu agar menghubungi resepsionis jika mengalami gangguan kesehatan (demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak napas). b. Karyawan membersihkan semua alat yang digunakan dalam proses pembayaran dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai, segera setelah transaksi dilakukan. c. Karyawan di bagian concierge membersihkan barang milik tamu dengan cara yang aman, menggunakan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai. d. Karyawan menggunakan seragam yang dilengkapi dengan alat pelindung diri yang diperlukan. e. Karyawan mengingatkan tamu jika tidak mematuhi protokol


Kamar Tamu 1. Pengusaha dan atau Pengelola, Fasilitas a. Barang publik di kamar tamu dibersihkan dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai. b. Penggantian linen seperti sarung bantal, seprai, dan selimut dilakukan sekali pakai. c. Sediakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)/hand sanitizer di dalam kamar. d. Kamar tamu bebas dari vektor dan binatang pembawa penyakit. e. AC dalam kamar berfungsi dengan baik dan filter AC dibersihkan secara berkala. f. Toilet dalam keadaan higienis, bersih, kering, tidak bau, dan berfungsi dengan baik, serta dibersihkan sesering mungkin setelah digunakan. g. Tempat sampah sebaiknya menggunakan penutup. h. Pasang peta lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul. 2. Tamu Sumber: KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/ BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF a. Tamu mencuci tangan dengan sabun/menggunakan hand sanitizer setelah memegang barang publik di dalam kamar. b. Tamu menggunakan toilet di dalam kamar dengan tetap menjaga agar tetap higienis, bersih, kering, dan tidak bau setelah digunakan. c. Tamu membuang sampah di tempat sampah. d. Tamu memberikan informasi kepada karyawan hotel, khususnya resepsionis jika mengalami gangguan kesehatan (demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan atau sesak nafas) 3. Karyawan a. Setiap kamar tamu dibersihkan dan disanitasi oleh satu karyawan. b. Setiap karyawan diberikan peralatan dan perlengkapan kerja sendiri, seperti alat kebersihan, alat pengisap debu, dan lain-lain. c. Memastikan melakukan pembersihan terhadap barang-barang yang digunakan tamu, seperti tempat tidur, bantal, dan handuk secara higienis. d. Karyawan mencuci tangan dengan sabun/menggunakan hand sanitizer begitu selesai membersihkan satu kamar tamu dan akan berpindah ke kamar tamu berikutnya. e. Karyawan membersihkan kamar tamu satu per satu sampai tuntas, jika sudah tuntas dilarang kembali lagi ke dalam kamar untuk menghindari kontaminasi. f. Karyawan mengingatkan tamu jika tidak mematuhi protokol Restoran/ Coffee Shop 1. Pengusaha dan atau Pengelola, Fasilitas a. Makanan dan minuman disajikan secara a la carte atau family style. Tidak menerapkan sistem prasmanan/ buffet. Apabila menerapkan sistem prasmanan/buffet agar menempatkan petugas pelayanan pada stall yang disediakan dengan menggunakan masker serta sarung tangan, tamu dalam mengambil makanan dilayani oleh petugas dan tetap menjaga jarak


minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi antara tamu dan petugas, serta untuk menghindari percikan ke makanan. b. Tempat duduk dan jarak antartamu diatur minimal 1 (satu) meter atau membuat rekayasa teknis seperti pemasangan partisi di atas meja. c. Daftar menu makanan dan minuman disiapkan secara daring. Menu tertulis dapat disiapkan dengan bahan yang digunakan satu kali. d. Sediakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)/hand sanitizer di dalam restoran/coffee shop. e. Area dan barang publik dibersihkan dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai secara teratur. f. Restoran bebas dari vektor dan binatang pembawa penyakit g. Toilet dalam keadaan higienis, bersih, kering, tidak bau, dan berfungsi dengan baik, serta dibersihkan sesering mungkin setelah digunakan. h. Tempat sampah dalam keadaan tertutup i. Hotel yang menjalankan/memiliki sistem pemesanan makanan/minuman secara daring, layanan antar makanan/minuman secara daring, drive thru, dan take away harus selalu membungkus makanan yang akan dikirim dengan aman, tertutup rapat, dan bahan yang ramah lingkungan. j. Pasang peta lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul. k. Letakkan alat pemadam kebakaran pada lokasi yang mudah dijangkau, lengkapi dengan petunjuk cara menggunakannya. 2. Tamu Sumber: KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/ BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF a. Tamu mencuci tangan dengan sabun/menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah masuk restoran. b. Duduk pada kursi yang telah diatur oleh pihak restoran/coffee shop atau atur jarak duduk dari orang lain minimal 1 (satu) meter. c. Tidak menggunakan alat makan bersama-sama. d. Tidak berbagi makanan dan minuman dengan orang lain. e. Pada saat akan menikmati makanan dan minuman, tamu melepaskan masker dan menyimpan masker secara pribadi dengan baik dan aman, dan tidak meletakkan masker di atas meja makan. f. Tamu yang menggunakan toilet di restoran/coffee shop menjaga agar tetap higienis, bersih, kering, dan tidak bau setelah digunakan. g. Tamu membuang sampah bekas makanan dan tisu di tempat sampah serta menjaga tempat sampah tetap tertutup. 3. Karyawan a. Menyarankan tamu untuk melakukan pembayaran secara nontunai. b. Membersihkan semua alat yang digunakan dalam proses pembayaran dengan disinfektan/cairan pembersih lain yang aman dan sesuai, segera setelah transaksi dilakukan. c. Melakukan pelayanan dan penyajian makanan dengan tetap menjaga jarak dengan tamu. d. Karyawan mengingatkan tamu jika tidak mematuhi protocol kesehatan.


e. Membawa makanan/minuman dari dapur atau tempat penyiapan makanan/minuman ke restoran/coffee shop dengan menggunakan penutup yang aman. f. Ketika membersihkan meja bekas makan tamu, gunakan disinfektan/ cairan pembersih lain yang aman dan sesuai.


Lampiran 2: Instrumen Asesmen LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) 1. KKTP 1 LEMBAR KERJA DISKUSI KELOMPOK TOPIK 1 Sanitasi Nama Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 4. Kelas : Langkah Kerja: a. Diskusikan dengan kelompok b. Jawablah daftar pertanyaan berikut i. Apakah yang dimaksud dengan Sanitasi ? ii. Jelaskan manfaat dari sanitasi! iii. Jelaskan jenis Mikroorganisme sebagai bahan pembersih! c. Kemudian presentasikan hasil diskusi dalam bentuk Peta Konsep. LEMBAR KERJA DISKUSI KELOMPOK TOPIK 2 Hygiene Nama Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 4. Kelas : Langkah Kerja: a. Diskusikan dengan kelompok b. Jawablah daftar pertanyaan berikut i. Apakah yang dimaksud dengan Hygiene? ii. Jelaskan manfaat dari hygiene! iii. Jelaskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi! c. Kemudian presentasikan hasil diskusi dalam bentuk Peta Konsep.


LEMBAR KERJA DISKUSI KELOMPOK TOPIK 3 Keselamatan Kerja Nama Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 4. Kelas : Langkah Kerja: a. Diskusikan dengan kelompok b. Jawablah daftar pertanyaan berikut i. Apakah yang dimaksud dengan Keselamatan Kerja? ii. Jelaskan manfaat dari keselamatan kerja! iii. Jelaskan hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman! c. Kemudian presentasikan hasil diskusi dalam bentuk Peta Konsep.


2. KKTP 2 Lembar Kerja Peserta Didik Nama : Kelas : Tugas : Tuliskan cara dan syarat penerapan CHSE di hotel sesuai dengan panduan umum dan panduan khusus. Lembar Kerja …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………


3. KKTP 3 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Panduan Pembuatan Video Cara Penerapan CHSE di Hotel Langkah Kerja: a. Buatlah Video sesuai dengan naskah yang dibuat b. Video memuat tentang mempraktikkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) di semua area hotel c. Video dibuat tidak lebih dari 5 menit d. Selamat mengerjakan Panduan Pembuatan PPT/ Peta Konsep Cara Penerapan CHSE di Hotel Langkah Kerja: a. Buatlah PPT/ Peta Konsep b. PPT/ Peta Konsep memuat tentang mempraktikkan Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) di semua area hotel c. Selamat mengerjakan


Lampiran 3: Lembar Penilaian Lembar Penilaian Formatif a. Lembar Penilaian Asesmen Awal Berikan tanda centang ( ) pada ketercapaian kemampuan peserta didik! No 1. Nama Peserta Didik Memahami Penampilan Tidak Tercapai tercapai Memahami Kebersihan Tidak Tercapai tercapai Memahami Kerapihan Tidak Tercapai tercapai 2. 3. 4. 5. dst


b. Lembar Penilaian Presentasi KKTP 1 LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI Nama Kelompok : No Aspek Penilaian Isi Materi Ceklis 1 2 3 4 Topik 1 – Sanitasi 1 Pemahaman tentang sanitasi 2 Menyebutkan manfaat Hygyne 3 Menyebutkan jenis Mikroorganisme sebagai bahan pembersih Topik 2 - Hygiene 4 Pemahaman tentang Hygiene 5 Menyebutkan manfaat Hygiene 6 Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi Topik 3 - keselamatan kerja 7 Pemahaman tentang keselamatan kerja 8 Menyebutkan manfaat keselamatan kerja 9 Menyebutkan hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman


Rubrik Penilaian No Aspek Penilaian Isi Materi 1 2 Topik 1 – Sanitasi 1 Mampu Mampu menyebutkan 2 lingkup sanitasi Pemahaman menyebutkan ≤2 tentang sanitasi ruang lingkup sanitasi 2 Manfaat Hygyne Mampu Mampu menyebutkan 2-manfaat sanitasi menyebutkan ≤2 manfaat sanitasi 3 Tidak mampu Mampu menyebutkan 1 Mikroorganisme sebagaipembersih Jenis Mampu Mikroorganisme menyebutkan sebagai bahan Mikroorganisme pembersih sebagai bahan pembersih Topik 2 - Hygiene 1. Pemahaman Tidak mengetahui Mengetahui bahwa Hygieadalah usaha kesehatan preventif yang menitikbekegiatannya kepada usahkesehatan individu tentang Hygiene tentang Hygiene 2. Manfaat Hygiene Mampu Mampu menyebutkan 2 manfaat hygiene menyebutkan ≤2 manfaat hygiene


Ceklis 3 4 ruang Mampu menyebutkan 3-4 ruang lingkup sanitasi Mampu menyebutkan 5 ruang lingkup sanitasi -3 Mampu menyebutkan 4-5 manfaat sanitasi Mampu menyebutkan 6 manfaat sanitasi Jenis bahan Mampu menyebutkan 2 Jenis Mikroorganisme sebagai bahan pembersih Mampu menyebutkan 3 Jenis Mikroorganisme sebagai bahan pembersih ene eratkan ha Mengetahui bahwa Hygiene adalah usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha kesehatan individu maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia Sangat mengetahui bahwa Hygiene adalah usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha kesehatan individu maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia Mampu menyebutkan 3-4 manfaat hygiene Mampu menyebutkan 5 manfaat hygiene


No Aspek Penilaian Isi Materi 1 2 3. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi Mampu Mampu menyebutkan 2 yang perlu dilakukan untmenjaga kebersihan dan penampilan pribadi menyebutkan 1 hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi Topik 3 - keselamatan kerja 1. Pemahaman Tidak mengetahui Cukup mengetahui tentaselamat adalah terhindarbahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kusuatu apapun, namun tidmengetau bahwa keselamadalah keadaan/ perihal terhindar dari bahaya, tidmendapat gangguan, sehkurang suatu apapun tentang tentang keselamatan keselamatan kerja kerja 2. Mampu Mampu menyebutkan 2 manfaat keselamatan keManfaat menyebutkan 1 keselamatan kerja manfaat keselamatan kerja 3 Hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman Mampu Mampu menyebutkan 2yang dilakukan agar bekdengan aman menyebutkan 1 hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman


Ceklis 3 4 -3 hal tuk Mampu menyebutkan 4-6 hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi Mampu menyebutkan 7 hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan pribadi ang r dari urang dak matan dak hat tidak Mengetahui bahwa selamat adalah terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun. Sedangkan keselamatan adalah keadaan/ perihal terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun Mengetahu dengan sangat baik bahwa selamat adalah terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun. Sedangkan keselamatan adalah keadaan/ perihal terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang suatu apapun rja Mampu menyebutkan 3 manfaat keselamatan kerja Mampu menyebutkan 4 manfaat keselamatan kerja hal erja Mampu menyebutkan 3 hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman Mampu menyebutkan 4 hal yang dilakukan agar bekerja dengan aman


c. Lembar Penilaian LKPD KKTP 2 No 1. Nama Peserta Didik Panduan Umum Pintu masuk Hotel Tercapai Tidak tercapai Lobby (Front Desk & Concierge) Tercapai Tidak tercapai Kamar Tamu Tercapai Tidak tercapai Restoran/ Coffee Shop Tercapai Tidak tercapai TTercapai Tidak tercapai 2. 3. 4. 5. 6. dst


Panduan Khusus Banquet Banquet Tercapai Tidak tercapai Fasilitas Hotel & Area Publik lainnya Tercapai Tidak tercapai Dapur Tercapai Tidak tercapai Tata Graha Tercapai Tidak tercapai Kantor Tercapai Tidak tercapai Ruang Karyawan Tercapai Tidak tercapai


Lembar Penilaian Sumatif Berikan tanda centang ( ) pada ketercapaian kemampuan peserta didik! No 1 Nama Peserta Didik Area pPintu Masuk Lobby (Front Desk Kamar Restoran/Area Hotel Dan Concierge) Tamu Coffee Sho2 3 4 5 dst Rubrik Penilaian Bukti (Eviden) Tujuan Pembelajaran Perlu Bimbingan (0 - 60) Mempraktikkan Cleanliness, Health, Mampu mempraktikkan MampSafety dan Environmental Sustainability CHSE di ≤3 area hotel CHSE d(CHSE) di hotel Keterangan: 1. Area praktik CHSE di hotel 2. Pintu Masuk Area Hotel 3. Lobby (Front Desk Dan Concierge) 4. Kamar Tamu 5. Restoran/ Coffee Shop 6. Banquet 7. Fas8. Da9. Tat10. Kan11. Rua


praktik CHSE di hotel / Banquet Hotel Dan Area Dapur Tata Kantor Ruang op Fasilitas Publik Lainnya Graha Karyawan Cukup (61 - 70) Baik (71 - 80) Sangat Baik (81 – 100) pu mempraktikkan Mampu mempraktikkan Mampu mempraktikkan di 4-6 area hotel CHSE di 7-9 area hotel CHSE di 10 area hotel silitas Hotel Dan Area pur ta Graha ntor ang Karyawan (Ruang Publik Lainnya Ganti Dan Ruang Makan)


Click to View FlipBook Version