ANALISIS PEMAHAMAN SISWA DAN MAHASISWA MENGENAI MATERI
PEMBIASAN CAHAYA
Dosen Pengampu :
Dr. Hadi Nasbey, M.Si
Disusun Oleh:
Irsya Affiyani Darlestia (1302619027)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2022
Soal yang Diberikan Saat Quisioner
1. Pembiasan cahaya merupakan peristiwa pembelokan arah rambat cahaya karena melewati
dua medium optik yang berbeda.
a. Benar
b. Salah
2. Jika cahaya yang datang tegak lurus (tidak miring), maka tetap akan terjadi proses
pembiasan cahaya.
a. Benar
b. Salah
3. Cahaya yang datang dari medium lebih rapat menuju medium yang kurang rapat harus
menghasilkan sudut bias lebih besar dari 90°
a. Benar
b. Salah
4. Jika sudut bias sama dengan 90°, maka cahaya tidak akan memasuki medium kedua.
a. Benar
b. Salah
5. Indeks bias merupakan perbandingan cepat rambat cahaya pada medium pertama dan
medium kedua.
a. Benar
b. Salah
6. Nilai cepat rambat cahaya di ruang hampa adalah 3 x 10^8 m/s
a. Benar
b. Salah
7. Cahaya merambat dari udara ke air. Jika cepat rambat cahaya di udara adalah 3 x 10^8 m/s
dan indeks bias air 3/5. Tentukanlah nilai cepat rambat cahaya di air!
a. 3 108 /
b. 2,25108 /
c. 7,5 108 /
d. 5 108 /
e. 5 109 /
8. Putra menyinari kaca tebal dengan sudut 60° terhadap garis normal. Jika cepat rambat
cahaya di dalam kaca adalah 2 x 10^8 m/s, maka berapakah besar indeks bias kaca?
a. 1,5
b. 2
c. 3,4
d. 2,5
e. 1
9. Putra menyinari kaca tebal dengan sudut 30° terhadap garis normal. Jika cepat rambat
cahaya di dalam kaca adalah 2 x 10^8 m/s, maka berapakah besar sudut biasnya?
a. 20,23°
b. 10,5°
c. 30°
d. 19,27°
e. 60°
10. Suatu berkas cahaya dengan panjang gelombang 5 x 10^-7 m datang dari udara ke kaca
yang indeks biasnya 2. Berapakah panjang gelombang dalam kaca?
a. 3 10−7
b. 3 10−8
c. 2,5 10−7
d. 2,5 10−8
e. 5 10−7
Kunci Jawaban dan Jawaban Para Responden
Kumci Jawaban ab b a aa d adc
No Responden 1 2 3 4 56 7 89 10
ab c bd b
1 Aldzira aa b b ba d cc c
ba b ec e
2 Pradya ab a a ba d cc c
3 Antika aa a a
4 Nurul ab b a
5 Shafira ab b a aa d be c
aa d ee d
6 Citra ab a a aa d cb c
ba c cc c
7 Debbie ab a a aa d ad b
aa c ac a
8W aa a b ab d ba b
aa d bb b
9 Eva aa a b aa d ad c
aa d cb e
10 Amalya aa a b ba d ce c
ba b bc c
11 A ab a b aa a ac a
aa d ac c
12 Helmalia aa b b aa d ce b
ab d ba c
13 Amelia ab b a aa d ac a
aa d ad a
14 Hilma ab a b aa c ae c
aa c bd a
15 Anggara ab a a aa a dd a
aa d ad c
16 Mega aa a b aa b dd C
ab b da d
17 Rani ab a a aa c ad e
aa a cc b
18 Mujahid ab a a ba c ac d
aa b ad a
19 Anggita aa a b ba b ad a
aa d db c
20 Shinta ab a b
21 An Nuriyah a b b a
22 Ilham ab b a
23 Ade aa a a
24 Tiara aa b a
25 Anna aa a b
26 S aa a a
27 Shasha ab a a
28 Giran aa b b
29 Lutfi ab b b
30 Meyrina aa b b
31 Annisa aa b a
32 Khofifah ab a b
33 Dinda ab a a
34 Tannie ab b a
35 olivia ab a a aa d eb C
36 Rista aa a a aa b be d
37 Indri aa a b ba b ba
Grafik Jawaban Responden
Analisis dan Kesimpulan Hasil Jawaban Respoden
Pada pertanyaan nomor satu, diberikan pernyataan yang benar mengenai definisi
pembiasan cahaya. Hasil dari jawaban responden adalah 100% menjawab
pernyataan tersebut adalah benar. Maka dapat disimpulkan bahwa seluruh
responden memahami definisi dari pembiasan cahaya.
Pada pertanyaan nomor dua, diberikan pernyataan yang salah mengenai proses
pembiasan cahaya apabila cahaya yang datang tegak lurus. Hasil dari jawaban
responden adalah 43,2% menjawab pernyataan tersebut adalah benar dan 56,8%
menjawab pernyataan tersebut adalah salah. Maka dapat disimpulkan bahwa
mayoritas responden memahami bagaimana proses pembiasan cahaya apabila
cahaya yang datang tegak lurus.
Pada pertanyaan nomor tiga, diberikan pernyataan yang salah mengenai hasil sudut
bias dari pembiasan cahaya jika cahaya datang dari medium lebih rapat ke medium
yang kurang rapat. Hasil dari jawaban responden adalah 64,9% menjawab
pernyataan tersebut adalah benar dan 35,1% menjawab pernyataan tersebut adalah
salah. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden belum memahami
mengenai hasil sudut bias dari pembiasan cahaya jika cahaya datang dari medium
lebih rapat ke medium yang kurang rapat.
Pada pertanyaan nomor empat, diberikan pernyataan yang benar mengenai
bagaimana proses cahaya jika sudut bias sama dengan 90°. Hasil dari jawaban
responden adalah 56,8% menjawab pernyataan tersebut adalah benar dan 43,2%
menjawab pernyataan tersebut adalah salah. Maka dapat disimpulkan bahwa
mayoritas responden memahami bagaimana proses cahaya jika sudut bias sama
dengan 90°.
Pada pertanyaan nomor lima, diberikan pernyataan yang benar mengenai definisi
dari indeks bias. Hasil dari jawaban responden adalah 75,7% menjawab pernyataan
tersebut adalah benar dan 24,3% menjawab pernyataan tersebut adalah salah. Maka
dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memahami mengenai definisi dari
indeks bias.
Pada pertanyaan nomor enam, diberikan pernyataan yang benar mengenai nilai dari
cepat rambat cahaya di ruang hampa. Hasil dari jawaban responden adalah 89,2%
menjawab pernyataan tersebut adalah benar dan 10,8% menjawab pernyataan
tersebut adalah salah. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden
mengetahui nilai dari cepat rambat cahaya di ruang hampa.
Pada pertanyaan nomor tujuh, diberikan pertanyaan hitungan untuk menentukan
nilai cepat rambat cahaya di air jika diketahui cepat rambat cahaya di udara adalah
3 x 10^8 m/s dan indeks bias air 3/5. Jawaban yang benar yaitu nilai cepat rambat
cahaya di airnya yaitu 5 108 / . Hasil dari jawaban responden adalah 10,8%
menjawab nilai cepat rambat cahaya di airnya yaitu 3 108 / , 18,9% menjawab
nilai cepat rambat cahaya di airnya yaitu 2,25 108 / , 18,9% menjawab nilai
cepat rambat cahaya di airnya yaitu 7,5 108 / , 51,4% menjawab nilai cepat
rambat cahaya di airnya yaitu 5 108 / , dan tidak ada yang menjawab nilai cepat
rambat cahaya di airnya yaitu 5 109 / . Maka dapat disimpulkan bahwa
mayoritas responden memahami cara menghitung nilai dari cepat rambat cahaya di
air jika diketahui nilai dari cepat rambat cahaya di udara dan nilai indeks bias
airnya.
Pada pertanyaan nomor delapan, diberikan pertanyaan hitungan untuk menentukan
nilai indeks bias kaca jika diketahui Putra menyinari kaca tebal dengan sudut 60°
terhadap garis normal dan nilai cepat rambat cahaya di kaca adalah 2 x 10^8 m/s.
Jawaban yang benar yaitu nilai indeks biasnya yaitu 1,5. Hasil dari jawaban
responden adalah 32,4% menjawab nilai indeks biasnya yaitu 1,5, 27% menjawab
nilai indeks biasnya yaitu 2, 21,6% menjawab nilai indeks biasnya yaitu 3,4, 10,8%
menjawab nilai indeks biasnya yaitu 2,5, dan 8,1% menjawab nilai nilai indeks
biasnya yaitu 1. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden tidak
memahami cara menghitung nilai indeks bias jika diketahui nilai dari cepat rambat
cahaya di kaca dan sudutnya terhadap garis normal.
Pada pertanyaan nomor sembilan, diberikan pertanyaan hitungan untuk
menentukan besar sudut bias kaca jika diketahui Putra menyinari kaca tebal dengan
sudut 30° terhadap garis normal dan nilai cepat rambat cahaya di kaca adalah 2 x
10^8 m/s. Jawaban yang benar yaitu besar sudut biasnya yaitu 19,27°. Hasil dari
jawaban responden adalah 8,1% menjawab besar sudut biasnya yaitu 20,23°, 16,2%
menjawab besar sudut biasnya yaitu 10,5°, 29,7% menjawab besar sudut biasnya
yaitu 30°, 32,4% menjawab besar sudut biasnya yaitu 19,27°, dan 13,5% menjawab
besar sudut biasnya yaitu 60°. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden
tidak memahami cara menghitung besar sudut bias jika diketahui nilai dari cepat
rambat cahaya di kaca dan sudutnya terhadap garis normal.
Pada pertanyaan nomor sepuluh, diberikan pertanyaan hitungan untuk menentukan
panjang gelombang dalam kaca jika diketahui panjang gelombang cahaya dari
udara ke kaca adalah 5 x 10^-7 m dan indeks biasnya 2. Jawaban yang benar yaitu
panjang gelombang dalam kaca yaitu 2,5 10−7 . Hasil dari jawaban responden
adalah 24,3% menjawab panjang gelombang dalam kaca yaitu 3 10−7 , 16,2%
menjawab panjang gelombang dalam kaca yaitu 3 10−8 , 40,5% menjawab
panjang gelombang dalam kaca yaitu 2,5 10−7 , 10,8% menjawab panjang
gelombang dalam kaca yaitu 2,5 10−8 , dan 8,1% menjawab panjang gelombang
dalam kaca yaitu 5 10−7 . Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden
tidak memahami cara menghitung panjang gelombang dalam kaca jika diketahui
panjang gelombang cahaya dari udara ke kaca dan indeks biasnya.
Berdasarkan hasil jawaban responden atas seluruh pertanyaan, mayoritas
responden yang tidak memahami di bagian pertanyaaan hitungan pada materi
pembiasan cahaya, sebaliknya mayoritas responden lebih memahami teori tentang
materi pembiasan cahaya. Maka berdasarkan data hasil jawaban responden,
mayoritas responden kesulitan dalam mempelajari cara menghitung indeks bias,
sudut bias, dan panjang gelombang, namun mayoritas responden mudah dalam
menghitung nilai cepat rambat cahaya dan juga memahami teori mengenai
pembiasan cahaya. Jadi, pada materi pembiasan cahaya ini harus lebih diperdalam
lagi pembelajaran dan pemahaman tentang rumus apa saja yang dipakai dan
bagaimana cara menghitungnya untuk perhitungan pada materi pembiasan cahaya.
Dan juga diperlukan perluasan pemahaman tentang konsep pembiasan cahaya dan
juga bagaimana proses cahaya datang sampai terjadinya proses pembiasan cahaya.