E-MODUL CERMIN DAN LENSA
Penulis : 1. Zihan Ika Priana
Design 2. Yoga Budi Bhakti
3. Ria Asep Sumarni
: Amelia Megananda
HAK CIPTA © 2022, Penerbit Program Studi Pendidikan Fisika
Universitas Indraprasta PGRI
UNDANG – UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA.
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu
Ciptaan atau memberikan izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling singkat
1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau
pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.
5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
2. Barang siapa sengaja menyerahkan, menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau
menjual kepada umum suatu Ciptaan dan barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak
Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling
lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar
rupiah)
Buku Cetakan Pertama Tahun 2022
i
PRAKTIKUM
SUDUT REFLEKSI (ANGLES OF REFLECTION)
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Membuktikan hukum pemantulan cahaya pada cermin datar
B. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop/Computer
2. Aplikasi Crocodile Physics 605
3. Alat Tulis
C. RANGKAIAN DESAIN PRAKTIKUM
1
D. DASAR TEORI
Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat
mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Gelombang elektromagnetik
adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Sehingga
cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium.Cahaya yang biasa kita lihat
merupakan kelompok-kelompok sinar cahaya atau disebut berkas cahaya.
Cermin datar merupakan salah satu cermin memiliki permukaan yang rata,
datar dan tidak melengkung pada bidang pantulnya. Pada gambar di bawah adalah
gambar pemantulan sinar oleh cermin datar.
1. Sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar.
2. Sudut datang sama dengan sudut pantul.
Pernyataan Snellius tersebut dikenal dengan hukum pemantulan
cahaya (sinar). Untuk cermin datar biasanya memiliki sifat-sifat khusus yang
ditunjukkan pada bayangan hasil dari cermin datar antara lain:
1. Tinggi bayangan akan sama dengan ukuran tinggi benda.
2. Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin.
3. Posisi hasil bayangan pada cermin datar akan berlawanan dengan bendanya.
4. Sifat bayangan tegak sama seperti bendanya.
5. Bayangan yang terbentuk bersifat semu atau maya, yaitu: bayangan dapat dilihat
dalam cermin, akan tetapi bayangan tersebut tidak dapat ditangkap oleh sebuah
layar.
6. Bayangan yang dibentuk oleh 2 cermin datar dengan sudut lancip
2
E. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Bukalah laptop Anda dan buka aplikasi Crocodile Physics sehigga muncul
tampilan utama pada layar seperti dibawah ini :
2. Pilih Optics, kemudian Angles Of Reflection
3
3. Drag Ray Box pada layar kerja praktikum
4. Gunakan tools ruler untuk mengukur panjang cahaya ke cermin datar (Parts
Library – Optics – Measurement Tools – Ruler)
4
5. Drag Protactor untuk mengukur sudut datang dan sudut pantul
6. Lakukan langkah 3 sampai 5 untuk membuktikan sudut datang sama dengan
sudut pantul menggunakan sinar datang dari ray box ke cermin datar yang
berbeda-beda.
5
F. HASIL PRAKTIKUM
DataPengamatan
Adapun data yang didapatkan dari hasil percobaan dapat dimasukkan ke
dalam tabel berikut ini :
Tabel 1.1 Tabel Data Pengamatan
No Sinar Datang (cm) Sudut Datang (i) Sudut Pantul (r)
1.
2.
3.
4.
5.
G. PERTANYAAN PEMAHAMAN
1. Bagaimana bunyi hukum pemantulan cahaya?
2. Jelaskan bagaimana proses pemantulan cahaya!
3. Apa yang dapat disimpulkan pada percobaan di atas?
Untuk mendapatkan video panduan praktikum virtual Sudut Refleksi (Angles
Of Reflection), silakan scan QR Code berikut :
atau dapat diakses melalui link berikut : https://youtu.be/lzkMFbmuEzg
6
PRAKTIKUM
CERMIN CEMBUNG DAN CERMIN CEKUNG
(CONVEX AND CONCAVE MIRROR)
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Dapat mengetahui nilai dari hubungan jarak benda, jarak bayangan, dan jarak
fokus cermin cekung dan cermin cembung.
2. Dapat mengetahui sifat bayangan yang dibentuk dan perbesaran bayangan
B. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop/Computer
2. Aplikasi Crocodile Physics 605
3. Alat Tulis
C. RANCANGAN DESAIN PRAKTIKUM
7
D. DASAR TEORI
Cermin adalah benda yang dibuat untuk memantulkan cahaya (reflektor) dan
merefleksikan bayangan. Sisi pada cermin dapat juga dibuat melengkung cembung
ataupun cekung. Cermin berbeda dengan lensa. Hanya satu sisi pada cermin yang
memiliki fungsi untuk memantulkan cahaya yakni sisi muka cermin, sedangkan
pada sisi belakang cermin tidak masalah apapun bentuknya karena cahaya memang
tidak melewati cermin.
Cermin Cembung
Cermin cembung memiliki muka cermin berbentuk cembung keluar seperti
setengah bola. Cermin cembung berfungsi untuk memantulkan dan kemudian
menyebarkan cahaya yang datang. Cermin cembung (konveks) biasa disebut cermin
negatif karena bersifat menyebarkan sinar cahaya (divergen). Titik fokus cermin
cembung berada dibelakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif.
Perhatikan gambar diatas, terdapat tiga sinar istimewa pada cermin cembung, yaitu:
1. Setiap sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-
olah berasal dari titik fokus di belakang lensa.
2. Setiap sinar datang yang menuju titik fokus di belakang lensa akan dipantulkan
menjadi sejajar dengan sumbu utama.
3. Setiap sinar datang yang menuju titik pusat cermin (R) akan dipantulkan
kembali dari R yang merupakan jari-jari kelengkungan cermin.
8
Contoh pemanfaatan cermin cembung adalah pada kaca spion kendaraan sehingga
dapat melihat dari arah yang lebih lebar dan pada cermin yang diletakkan di belokan
jalan untuk menghindari kecelakaan.
Cermin Cekung
Cermin cekung memiliki muka cermin berbentuk cekungan kedalam seperti
wajan penggorengan. Cermin cekung berfungsi untuk memantulkan dan kemudian
memfokuskan cahaya yang datang. Cermin cekung (konkaf) biasa disebut cermin
positif karena bersifat memfokuskan sinar cahaya (konvergen). Titik fokus cermin
cekung berada didepan cermin sehingga bersifat real dan bernilai positif.
Perhatikan gambar diatas, terdapat tiga sinar istimewa pada cermin cekung, yaitu:
1. Setiap sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan munujui
titik fokus di depan lensa.
2. Setiap sinar datang yang menuju titik fokus di depan lensa akan dipantulkan
menjadi sejajar dengan sumbu utama.
3. Setiap sinar datang yang menuju titik pusat cermin (R) akan dipantulkan kembali
dari R yang merupakan jari-jari kelengkungan cermin.
Contoh pemanfaatan cermin cekung adalah sebagai pengumpul sinar matahari pada
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan sebagai pemantul pada setiap lampu
sorot/senter sehingga cahaya yang dihasilkan tidak menyebar.
9
E. PROSEDUR PRAKTIKUM
1. Bukalah laptop Anda dan buka aplikasi Crocodile Physics sehigga muncul
tampilan utama pada layar seperti dibawah ini :
2. Pilih Optics, lalu pilih Convex and Concave Mirrors
10
3. Kemudian klik Parts Library → Optics → Measurement Tools → Ruler
4. Drag Ruler lalu tarik ke layar kerja sebelah kanan, lalu atur Ruler sehingga pas
terhadap cermin. Setelah itu sesuaikan jarak Ruler 25 cm
5. Ulangi langkah 2 sampai 5 dengan jarak 32 cm, 40 cm dan 52 cm.
11
6. Klik Klik pada icon yang diberi panah untuk mengubah cermin cekung
menjadi cembung .
7. Ulangi langkah 2 sampai 5 pada dengan jarak 32 cm, 40 cm dan 52 cm pada
cermin cembung.
8. Amatilah bayangan yang dibentuk pada cermin cekung dan cermin cembung.
9. Ukurlah jarak bayangan yang terbentuk oleh cermin cekung dan cermin
cembung tersebut menggunakan tools Ruler .
10. Catatlah hasil pengukuran jarak bayangan pada tabel pengamatan
12
F. HASIL PRAKTIKUM
1. Data Pengamatan
Adapun data yang didapatkan pada pengamatan percobaan cermin
cekung dan cermin cembung pada tabel di bawah ini :
Tabel 2.1 Data Percobaan Pada Cermin Cekung
No. s (cm) s' (cm)
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
2. Analisis Data
Tabel 2.2 Data Percobaan Pada Cermin Cembung
No. s (cm) s' (cm)
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
a. Menentukan jarak fokus pada cermin cekung dan cermin cembung
menggunakan persamaan berikut :
1) Cermin cekung
Setelah mendapatkan hasil jarak fokus pada cermin cekung,
masukkan data pada tabel 1.3 berikut :
Tabel 2.3 Jarak Fokus Pada Cermin Cekung
No. s (cm) s’ (cm) f (cm)
1. 25
2. 32
3. 40
13
4. 52
2) Cermin cembung
Setelah mendapatkan hasil jarak fokus pada cermin cembung,
masukkan data pada tabel 1.4 berikut :
Tabel 2.4 Jarak Fokus Pada Cermin Cembung
No. S (cm) s’(cm) f(cm)
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
b. Menentukan perbesaran bayangan dan sifat bayangan pada cermin cekung
dan cermin cembung menggunakan persamaan berikut :
|| ||
1) Cermin Cekung
Hasil perhitungan menggunakan rumus diatas, kemudian masukkan
pada tabel 1. 5 berikut ini :
Tabel 2.5 Nilai Perbesaran dan Sifat bayangan Cermin Cekung
No. s (cm) s’ (cm) M (kali) Sifat Bayangan
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
14
2) Cermin Cembung
Hasil perhitungan menggunakan rumus diatas, kemudian masukkan
pada tabel 2. 6 berikut ini :
Tabel 2.6 Nilai Perbesaran dan Sifat bayangan Cermin Cembung
No. s (cm) s’ (cm) M (kali) Sifat Bayangan
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
G. PERTANYAAN PEMAHAMAN
1. Apa yang dimaksud dengan cermin cekung dan cermin cembung?
2. Sebutkan penerapan pada cermin cekung dan cermin cembung pada kehidupan
sehari-hari!
3. Sebutkan sinar-sinar istimewa pada cermin cekung dan cermin cembung!
4. Berikanlah kesimpulan pada percobaan di atas!
Untuk mendapatkan video panduan praktikum virtual Cermin Cembung dan
Cermin Cekung (Convex and Concave Mirror), silakan scan QR Code berikut :
atau dapat diakses melalui link berikut : https://youtu.be/yztUWhje6qE
15
PRAKTIKUM
LENSA (LENSES)
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Dapat mengetahui nilai dari hubungan jarak benda, jarak bayangan, dan
jarak fokus lensa cekung dan lensa cembung.
2. Dapat mengetahui sifat bayangan yang dibentuk dan perbesaran bayangan
pada lensa cekung dan lensa cembung
B. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop/Computer
2. Aplikasi Crocodile Physics 605
3. Alat Tulis
C. RANCANGAN DESAIN PRAKTIKUM
16
D. DASAR TEORI
Lensa adalah suatu benda transparan yang memiliki dua sisi lengkungan
berupa cembung ataupun cekung. Lensa berfungsi untuk membiaskan atau
meneruskan cahaya (refaktor). Lensa biasanya terbuat dari kaca ataupun plastik.
Pada materi ini akan dibahas dua tipe lensa berdasarkan bentuk/geometri lensa
yaitu lensa cembung dan lensa cekung.
Lensa Cembung (Konveks)
Lensa cembung berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang datang. Lensa
cembung (konveks) biasa disebut lensa positif. Disebut positif karena dapat
memfokuskan cahaya (konvergen). Terdapat tiga macam lensa cembung
berdasarkan geometri di kedua sisinya, yaitu:
cembung cembung (bikonveks)
cembung datar (planokonveks)
cembung cekung (konkaf-konveks)
Perhatikan gambar diatas, titik dimana semua sinar berpotongan menuju satu titik
disebut sebagai titik fokus (F1). f merupakan jarak titik fokus ke lensa dan selalu
bernilai positif (kanan). F1 merupakan titik fokus sejati dan F2 merupakan titik
fokus maya.
17
Terdapat tiga sinar istimewa pada lensa cembung (perhatikan gambar diatas), yaitu:
1) setiap sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dibiaskan menuju
titik fokus sejati (F1) di belakang lensa.
2) setiap sinar datang yang melalui titik fokus maya (F2) di depan lensa akan
dibiaskan menjadi sejajar dengan sumbu utama.
3) setiap sinar datang yang melalui titik pusat lensa akan diteruskan tanpa
pembiasan.
Contoh pemanfaatan lensa cembung adalah digunakan untuk penderita rabun dekat
atau hipermetropi, kaca pembesar, lensa pada teropong, lensa pada mikroskop,
lensa periskop, lensa proyektor, dan lain sebagainya.
Lensa Cekung (Konkaf)
Lensa cekung berfungsi untuk menyebarkan cahaya yang datang. Lensa
cekung (konkaf) juga disebut sebagai lensa negatif. Disebut negatif karena dapat
menyebarkan cahaya (divergen). Terdapat tiga macam lensa cekung berdasarkan
geometri di kedua sisinya, yaitu:
cekung cekung (bikonkaf)
cekung datar (planokonkaf)
cekung cembung (konveks -konkaf)
18
Perhatikan gambar diatas, jika semua sinar yang menyebar di tarik garis seolah-olah
berasal dari satu titik yang disebut sebagai titik fokus maya (F2). f merupakan jarak
titik fokus maya ke lensa dan selalu bernilai negatif (kiri). F2 merupakan titik fokus
aktif yang bersifat maya dan F1 merupakan titik fokus pasif.
Terdapat tiga sinar istimewa pada lensa cekung (perhatikan gambar diatas), yaitu:
1. setiap sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dibiaskan seolah-
olah berasal dari titik fokus maya (F2) di depan lensa.
2. setiap sinar datang yang menuju titik fokus pasif (F1) di belakang lensa akan
dibiaskan menjadi sejajar dengan sumbu utama.
3. setiap sinar datang yang melalui titik pusat lensa akan diteruskan tanpa
pembiasan.
19
E. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Bukalah laptop Anda dan buka aplikasi Crocodile Physics sehingga muncul
tampilan utama pada layar seperti dibawah ini :
2. Pilih Optics, kemudian pilih Lenses
20
3. Kemudian klik drag salah satu lensa ke layar kerja optik
4. Drag Ruler untuk mengukur jarak benda dan jarak bayangan
5. Lakukanlah langkah 3 sampai 5 pada jarak 20 cm, 30 cm, 40 cm, dan 50 cm
menggunakan lensa cekung dan lensa cembung
6. Catatlah hasil percobaan pada tabel pengamatan
21
F. HASIL PRAKTIKUM
1. Data Pengamatan
Adapun data yang didapatkan pada pengamatan percobaan lensa cekung
dan lensa cembung pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.1 Data Pengamatan Lensa Cekung
No. s (cm) s’ (cm)
1. 20
2. 30
3. 40
4. 50
Tabel 3.2 Data Pengamatan Lensa Cembung
No. s (cm) s’ (cm)
1. 20
2. 30
3. 40
4. 50
2. Analisis Data
a. Menentukan jarak fokus pada lensa cekung dan lensa cembung
menggunakan persamaan berikut:
Setelah mendapatkan hasil jarak fokus pada lensa cekung dan lensa,
masukkan data pada tabel berikut :
22
Tabel 3.3 Jarak Fokus Pada Lensa Cekung
No. s (cm) s’(cm) f(cm)
1. 20
2. 30
3. 40
4. 50
Tabel 3.4 Jarak Fokus Pada Lensa Cembung
No. s (cm) s’(cm) f(cm)
1. 20
2. 30
3. 40
4. 50
b. Menentukan perbesaran bayangan dan sifat bayangan pada lensa cekung
dan lensa cembung menggunakan persamaan berikut :
| || |
3) Lensa Cekung
Hasil perhitungan menggunakan rumus di atas, kemudian
masukkan pada tabel berikut ini :
Tabel 3.5 Nilai Perbesaran dan Sifat Bayangan Lensa Cekung
No. s (cm) s’ (cm) M (kali) Sifat Bayangan
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
23
4) Lensa Cembung
Hasil perhitungan menggunakan rumus di atas, kemudian
masukkan pada tabel berikut ini :
Tabel 3.6 Nilai Perbesaran dan Sifat Bayangan Lensa Cembung
No. s (cm) s’ (cm) M (kali) Sifat Bayangan
1. 25
2. 32
3. 40
4. 52
G. PERTANYAAN PEMAHAMAN
1. Apa yang kalian ketahui tentang lensa?
2. Sebutkan penerapan lensa cekung dan cembung pada kehidupan sehari-hari!
3. Bagaimana konsep pembiasan cahaya pada lensa cekung dan cembung?
4. Tariklah kesimpulan pada percobaan di atas!
Untuk mendapatkan video panduan praktikum virtual Lensa (Lenses), silakan
scan QR Code berikut :
atau dapat diakses melalui link berikut : https://youtu.be/kQjD1abz5UA
24
PRAKTIKUM
CERMIN DAN REFLEKSI (MIRROR AND REFLECTION)
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Dapat mengetahui nilai hubungan antara jarak benda dengan refleksi gambar.
2. Dapat membandingkan nilai sinar pantul dari rumus dan percobaan refleksi.
B. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop/Computer
2. Aplikasi Crocodile Physics 605
3. Alat Tulis
C. RANCANGAN DESAIN PRAKTIKUM
25
D. DASAR TEORI
Pemantulan cahaya adalah proses terpancarnya kembali cahaya, dimana
cahaya tersebut mengenai permukaan benda yang mengkilat. Proses pemantulan
cahaya tersebut terjadi sangatlah unik, dimana sudut pantul cahaya akan sama
dengan sudut datangnya yang diukur dari garis normal.
Hukum Pemantulan Cahaya
Cahaya memiliki beberapa aturan yang mana kita biasa menyebutnya
dengan hokum pemantulan cahaya. Hukum tersebut seperti berikut ini:
1. Sinar datang, sinar pantul, dangaris normal terletak dalam satu bidang datar
yang mana ketiganya berada dalam satu titik potong bidang pantulnya.
2. Sudut pantul cahaya nilainya sama besar dengan sudut dating cahaya.
Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa benar tentang sinar dating besarnya
sama dengan sinar pantul. Akan tetapi lihat bagian bidang pantul dalam ilustrasi
diatas. Bidang pantul seperti diatas adalah bidang pantul yang sangat ideal dimana
pantulan cahaya berada dipermukaan bidang bukan pada dasar bidang pantul.
26
Sifat Pemantulan Cahaya
Sifat pemantulan cahaya yang memenuhi sudut datang sama dengan sudut
pantul memunculkan peristiwa pemantulan yang berbeda ketika permukaan
pembiasnya rata atau tidak rata.
Cahaya yang dipantulkan sejajar ketika berkas cahaya sejajar yang jatuh pada
bidang pembatas yang permukaannya rata. Peristiwa ini biasa disebut
pemantulan teratur.
Cahaya yang dipantulkan memiliki arah yang tidak teratur ketika bekas cahaya
sejajar jatuh pada bidang pembatas yang permukaannya tidak rata. Peristiwa ini
biasa disebut pemantulan baur (difus).
Pemantulan teratur biasanya terjadi pada cermin, memiliki sifat yang
menyilaukan dan ukuran bayangan yang terbentuk sesuai dengan ukuran benda.
Cermin memantulkan hampir seluruh cahaya yang mengenainya. Macam-macam
cermin ada tiga yaitu cermin datar, cermin cembung dan cermin cekung. Sedangkan
pada pemantulan baur, berkas cahaya pantulnya tidak menyilaukan dan tempat
yang tidak terkena cahaya secara langsung masih dapat terlihat terang.
27
E. PROSEDUR PRAKTIKUM
1. Bukalah laptop Anda dan buka aplikasi Crocodile Physics sehigga muncul
tampilan utama pada layar seperti dibawah ini :
2. Pilih Optics, lalu pilih Mirror and Reflection
28
3. Pada bagian layar kerja praktikum terdapat objek hewan, lalu drag ke sebelah
kiri cermin
Cermin Datar
4. Drag objek hewan ke dalam layar kerja dan drag tools Ruler untuk
mendapatkan jarak perbandingan jarak benda dan jarak cermin
29
5. Ukurlah jarak benda ke cermin menggunakan tools Ruler. Kemudian masukkan
kedalam tabel pengamatan.
6. Untuk menentukan refleksi gambar, ukurlah objek hewan menggunakan tools
Ruler, kemudian masukkan nilai ke dalam tabel pengamatan.
Refleksi gambar = 7.2/12
30
7. Ukurlah sinar datang dan sinar pantul dengan menggunakan tools Ruler,
kemudian masukkan nilai ke dalam tabel pengamatan
8. Untuk menentukkan sudut datang dan sudut pantul, gunakanlah tools Protactor,
kemudian masukkan nilai ke dalam tabel pengamatan
Sudut datang
31
Sudut pantul
9. Lakukan langkah 3 sampai 8 menggunakan objek Insect, Tiger, dan Orangutan.
Kemudian gunakan cermin datar, cekung, dan cembung untuk menentukan nilai
sudut datang, sudut pantul, sinar datang dan sinar pantul
10. Catatlah hasil pengukuran pada tabel pengamatan
F. HASIL PRAKTIKUM
Adapun data yang didapatkan pada percobaan Mirror and Reflection pada
tabel di bawah ini :
Tabel 4.1 Data Pengukuran Jarak Benda dan Refleksi Gambar
No. Objek Jarak Benda Refleksi Gambar
(cm) (Ukuran)
1. Insect
2. Tiger
3. Orangutan
32
Tabel 4.2 Data Pengukuran Sudut dan Sinar
Sinar Sinar Sudut Sudut
No. Objek Cermin datang pantul datang pantul
(cm) (cm) (◦) (◦)
Datar
1. Insect Cekung
Cembung
Datar
2. Tiger Cekung
Cembung
Datar
Orang
3. Cekung
utan
Cembung
G. PERTANYAAN PEMAHAMAN
1. Bagaimanakah hukum pemantulan cahaya di cermin datar dan sebutkan
penerapannya pada kehidupan sehari-hari!
2. Bagaimana besar sudut datang dan sudut pantul pada percobaan ini?
3. Bagaimanakah kesimpulan dari percobaan ini?
Untuk mendapatkan video panduan praktikum virtual Cermin dan Refleksi
(Mirror and Reflection), silakan scan QR Code berikut :
atau dapat diakses melalui link berikut : https://youtu.be/_73SjAhvnGk
33