The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by EXPLORE JAWA TIMUR, 2020-10-04 09:15:19

RANGKUMAN MATERI KELAS 2 TEMA 1 DAN 2

RANGKUMAN MATERI KELAS 2 TEMA 1 DAN 2

RANGKUMAN
MATERI PELAJARAN

KELAS 2

TEMA 1 DAN 2

SDN 1 LATENG

1

PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN

2

MATERI : PPKN

Kopetensi Dasar : 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan
sila-

Sila Pancasila dalam lambang negara Garuda
Pancasila.

Pancasila dalam kehidupan kita sehar hari

Pancasila berasal dari 2 kata yaitu panca dan sila

Panca artinya lima

Sila artinya dasar atau aturan

Setiap sila Pancasila saling terkait. Kelima sila tidak dapat dipisahkan .
Kelima sila Pancasila adalah satu kesatuan, setiap sila Pancasila
mempunyai simbol.Simbol itu sendiri mempunyai aarti, arti simbol
berhubungan dengan arti sila Pancasila.

Yang pertama sila ke

1. Bintang simbol sila Pertama Pancasila
Simbol Bintang berwarna emas, artinya bahwa Bintang menerangi
malam yang gelap, letak bintang sangat jauh dari tempat kita
berada, namun cahaya bintang dapat dirasakan.
Sila pertama Pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”

Artinya Bangsa Indonesia mengakui dan percaya adanya Tuhan.

Salah satunya banyak tempat ibadah di Indonesia.

2. Rantai simbol ke dua Pancasila
Rantai berwarna kuning mata rantai ini bersatu membentuk
lingkaran ,

3

Mata rantai kotak menggambarkan laki-laki.
Mata rantai bulat menggambarkan perempuan.
Sila ke dua berbunyi “ Kemanusiaan yang aadil dan beradab”

Arti simbol rantai adalah setiap manusia saling memerlukan. Laki-laki
dan perempuan harus bersatu dan saling menghargai agar menjadi kuat
seperti rantai.

3. Pohon beringin simbol sila ke tiga Pancasila
Pohon beringin menyerupai bangsa Indonesia, Bangsa Indonesia
sangat beragam. Ada beragam suku bangsa,budaya, dan agama.ini
dilambangkan dengan banyaknya akar pohon beringin yan
bergantungan
Sangat kuat sekali.
Sila ke tiga berbunyi “Persatuan Indonesia”

Arti dari simbol Pohon beringin adalah mengajak bangsa Indonesia
untuk bersatu. Indonesia harus menjadi tempat yang teduh bagi seluruh
rakyat Indonesia.

4. Kepala Banteng simbol sila ke empat Pancasila
Banteng disebut hewan sosial. Banteng adalah hewan yang gemar
berkumpul untuk mencari makan.
Sifat banteng sama dengan sifat bangsa Indonesia yang senang
berkumpul untuk musyawarah menyelesaikan masalah bersama ,
berkaitan dengan kepentingan orang banyak.
Sila ke empat berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwkilan”

Arti dari simbol banteng adalah yang senang berkumpul untuk
menyelesaikan masalh kepentingan orang banyak.

4

5. Padi dan kapas simbol sila k3e 5 Pancasila
Padi dan kapas adalah tanaman khas Indonesia, padi diolah
menjadi beras dimasak menjadi nasi nasi makanan pokok bangsa
Indonesia.
Kapas juga bisa dapat diolah menjadi benang, dan dipintal
menjadi kain untuk membuat pakain.makanan dan pakaian adalah
kebutahan pokok manusia.
Sila ke lima berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia”

Arti dari simbol Padi dan kapas adalah Bangsa Indonesia ingin hidup
makmur adil dan merata kebutuhan pokok bisa dicukupi oleh bangsa
Indonesia.

Menyebutkan contoh sikap dan pengamalan sesuai sila Pancasila

1. Sikap sesuai sila Pertama Pancasila
Arti sila pertama percaya kepada Tuhan
a. Berbicara jujur
b. Menyangi lteman
c. Berdoa sebelum belajar
d. Rajin melaksanakan ibadah dan
e. Rukun dengan teman yang berbeda agama

2. Sikap sesuai sila ke dua Pancasila
Arti sila ke dua Pancasila menghormati orang lain
a. Berbicara dengan santun
b. Antre saat bermain di taman
c. Membungkukan badan saat lewat didepan orang tua
d. Menolong teman yang kesusahan dan,

5

e. Minta izin sebelum meminjam barang milik orang lain atau
teman.

3. Sikap sesuai sila ke tiga Pancasila
Arti sila ketiga Pancasila adlah Bangsa Indonesia harus bersatu
a. Membersihkan kelas bersama
b. Belajar tarian dari daerah yang berbeda
c. Bermain dengan semua teman

4. Sikap sesuai sila keempat Pancasila
Artinnya sila keempat bermusyawarah untuk menyelesaikan
pendapat yang berbeda – beda agar bisa menyelesaikan secara adil
dan merata.
a. Musyawarah untuk memilih ketua kelas
b. Musyawarah sebelum kerja bakti
c. Mendengarkan pendapat teman saat diskusidan.
d. Musyawarah untuk menentukan tempat wisatakeluarga.

5. Sikap sesuai sila kelima Pancasila
Artinya sila ke lima bersikap adil sesama manuasia atau teman
demi kebaikan.dan tidak berat sebelah
a. Hidup hemat
b. Memuji hasil karya teman,dan
c. Membantu korban bencana alam.

6

MATERI : PPKN

KOPETENSI DASAR : 3.2 Mengidentifikasi aturan dan tata tertib
yang berlaku

Di seoklah

A. Tahukah kamu apa arti Tata Tertib sekolah

Tata tertib sekolah adalah aturan sekolah

Aturan adalah perbuatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan

Jadi Tata tertib sekolah adalah Perbuatan yang boleh dan tidak boleh kita
lakukan di sekolah.
B. Macam – macam Tata tertib di sekolah

1. Memakai seragam lengkap dan rapi, artinya lengkap dengn atribut
sekolah seperti pakaian seragam, ikat pinggang, kaos kaki putih
dan septu hitam.
Sergam harus di cuci dan setrika tidak boleh kusut kalau dipakai
sekolah

2. Datang Tepat waktu, artinya sebelum bel masuk dimulai harus
sudah ada di sekolah supaya santai dan tidak panik karena datang
terburu-buru.selama menunggu jam masuk sekolah kamu bisa
membaca buku, dan menyapa teman sekelas bisa juga
melaksanakan piket.

3. Berbaris sebelum masuk, artinya semua siswa bergegas keluar
kelas berbaris rapi di luar kelas. Siswa laki-laki membentuk
barisan,siswa perempuan juga membentuk barisan. Ketua kelas
memimpin barisan didampingi oleh guru. Barisan yang paling

7

rapi terlebih dahulu masuk kelas. Setiap siswa masuk kelas satu
persatu dengan tertib dan tidak boleh dorong dorongan.
4. Berdoa sebelum belajar, artinya sebelum pelajaran dimulai kita
wajib berdoa, karena kita adalah ciptaan Tuhan untuk meminta
bantuan supaya kita mendapat ilmu yang barokah. Berdoa
dipimbpin oleh ketua kelas atau guru dan sesuai agama masing-
masing.
5. Mengikuti upacara bendera, artinya setiap hari senin pagi sekolah
mengadakan upacara bendera yang diikiuti semua siswa dan guru,
upacara bendera dilakukan untuk melatih sikap disiplinkita.
Upacara bendera juga dilakukan agar kita semakin cinta tanah
air.semua siswa harus mengikuti upacara bendera dengan
memakai seragam lengkap.
6. Menjaga kebersihan sekolah, artinya kebersihan kelas dan
halaman sekolah menjadi tanggung jawab semua siswa dan warga
sekolah.
Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab siswa yang ada
didalam kelas masing-masing. caranya dengan:
- Membuang sampah ke tempat sampah
- Tidak mencoret-coret meja dan tembok dan
- Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal yang sudah ada.

Kebersihan halaman sekolah juga harus dijaga dengan bekerja
bakti.

7. Menjaga fasilitas sekolah, artinya semua siswa menjaga fasilitas
yang ada dikelas maupun di sekolah misalnya ada ruang guru,
kepala sekolah, meja, kursi, papan tulis, lemari dan sebagainya

8

jangan sampai rusak, jika fasilitas sekolah rusak kegiatan kbelajar
kita akan terganggu dan tidak nyaman.
8. Tidak jajan di luar sekolah, artinya di luar sekolah banyak
pedagang yang berjualan makanan dan minuman yan tidak di
tutup dapat kena debu dan kotoran,tidak terjamin kebersihannya
menimbulkan penyakit pada tubuh kita, kita sebaiknya membawa
sendiri makan dan minum dari rumah. Makan minum dari rumah
terjamin akan kebersihannya.
C. Melaksanakan tata tertib sekolah banyak manfaatnya contoh
- Datang tepat waktu membuat kita belajar dengan tenang
- Kita bisa mudah dan mengerti menerima pelajaran.
- Membawa bekal dari rumah bisa menjadi hemat
- Membuang sampah ditempat sampah kelas menjadi bersih
D. Akibat tidak melaksanakan tata tertib sekolah kita akan mendapat
hukuman atau sangsi, kita harus menghindari tidak melanggar tata
tertib di sekolah caranya adalah mematuhi tata tertib sekolah.

9

BAHASA
INDONESIA

10

Mupel : Bahasa Indonesia

Tema :1

Subtema : 1- 4

Kompetensi Dasar : Merinci ungkapan, perintah, ajakan, penolakan yang
terdapat dalam teks cerita atau lagu yang
menggambarkan sikap hidup rukun

I. Kalimat Perintah

Kalimat perintah adalah kalimat yang isinya memberi perintah kepada
orang lain melakukan sesuatu. Ciri-ciri kalimat perintah meliputi :

1) Kalimat perintah diakhiri dengan tanda seru ( ! )

2) Kalimat yang dipakai adalah perintah menyuruh orang lain.

Kalimat perintah disampaikan dengan bahasa yang halus dan sopan
agar orang yang diberi perintah senang melakukannya.
Contoh :
a) Jagalah kebersihan kelas !
b) Tutuplah jendela jika hari sudah gelap
c) Berhati-hatilah menyebrang !

II. Kalimat Ajakan
Kalimat ajakan adalah ungkapan yang isinya mengajak orang lain
melakukan sesuatu bersama. Ciri-ciri kalimat ajakan :.

1) Kalimat yang dipakai adalah ajakan dan tidak memaksa orang lain
untuk melakukannya

2) Kalimat yang dipakai memiliki tujuan meminta orang lain untuk
melakukan sesuatu dengan cara mengajak.

3) Kalimat ajakan ditandai dengan kata –kata halus, seperti : “ ayo “
dan “mari “

4) Kalimat ajakan diakhiri dengan tanda seru ( ! )
Contoh Kalimat Ajakan .
1. Damar, ayo kita bermain sepeda!

11

2. Mari kita membantu bu Guru !
3. Ayo, sebelum makan kita berdoa dulu !

III. Kalimat penolakan

Kalimat penolakan adalah kalimat yang isinya menolak ajakan atau
pemberian sesuatu. Kalimat penolakan berarti tidak menerima, tidak
mengabulkan permintaan, atau tidak setuju dengan pendapat yang
disampaikan orang lain. Ciri-ciri kalimat penolakan :

1) Kalimat yang dipakai adalah kalimat menolak, tidak menerima,
atau tidak setuju terhadap sesuatu.

2) Menggunakan kata-kata penolakan , misalnya “ tidak bisa “,
“tidak mau”, dan “ tidak setuju “.

3) Kalimat penolakan sebaiknya menggunakan bahasa yang baik,
sopan, dan didahului dengan kata “ maaf “
Contoh kalimat :

1. Maaf Din, kali ini aku tidak bisa ikut berolahraga dulu ya.

2. Tidak, terimakasih, Nak. Bapak masih kenyang Nanti Bapak
ambil sendiri.

IV. Ungkapan dan Maknanya

Ungkapan juga disebut Ungkapan adalah gabungan dua kata

atau lebih yang digunakan seseorang dalam situasi

tertentu untuk mengungkapkan suatu hal.

1. Buah Tangan = Oleh- Oleh

2. Bintang Kelas = Berprestasi di kelas
3. Naik Darah = Marah
4. Bunga Tidur = Mimpi
5. Meja Hijau = Pengadilan
6. Kepala Dingin = Sabar & Tenang

12

7. Rendah Hati = Sifat baik hati dan Tidak merasa

paling baik

8. Besar Kepala = Sombong

9. Panjang tangan = Suka mencuri

10. Buah Hati = Anak, Anak Kandung

11. Banting Tulang = Kerja keras

12. Keras Kepala = Sifat dimana seseorang tidak mau

menerima nasihat

13. Makan Asam Garam= Berpengalaman

14. Kebakaran jenggot = Sedang marah

15. Si jago merah = Api

13

Mupel : Bahasa Indonesia

Tema :2

Subtema : 1- 4

Kompetensi Dasar : Menguraikan kosakata dan konsep tentang
keragaman benda berdasarkan bentuk dan wujudnya
dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah melalui
teks tulis, lisan, visual, dan/atau eksplorasi
lingkungan.

I. Wujud Benda

Dalam ilmu pengetahuan wujud benda ada tiga, yakni padat, cair, dan
gas. Untuk padat biasanya memiliki sifat bentuknya tetap dan
volumenya tetap, seperti buku, pasir, batu, kaca, kayu dan botol.

Sedangkan, untuk benda cair memiliki berubah – ubah sesuai wadahnya
/ tempatnya, volumenya tetap dan selalu mengalir dari tempat tinggi ke
tempat rendah. Contoh dari benda cair adalah air, minyak, kecap, lotion
dan bensin.

Benda gas memiliki bentuknya yang berubah-ubah, volumenya berubah-
ubah, menekan ke segala arah, dan terakhir menempati ruang. Selain itu,
ada juga sifat benda gas yang mutlak adalah tidak terlihat oleh mata dan
tidak dapat dipegang.

II. Bentuk benda

Bentuk adalah kondisi dari suatu benda yang berbentuk seperti bangun
datar atau bangun ruang.
Contohnya :
a) Bola bentuknya bulat
b) Papan catur bentuknya kotak
c) Pizza bentuknya melingkar
d) Jendela bentuknya persegi panjang
e) Keramik bentuknya kotak/persegi

14

f) Kardus bentuknya balok
g) Dadu bentuknya kubus

Ketika membicarakan bentuk dari sebuah benda, kita akan
menghubungkannya dengan bentuk dari bangun-bangun datar atau
bangun ruang.
Bangun datar contohnya :
 Persegi Panjang
 Persegi
 Lingkaran
 Segitiga
 Trapesium
 Jajargenjang
 Belah Ketupat
 Layang-layang

Sedangkan bangun ruang contohnya :
 Kubus
 Balok
 Limas
 Prisma
 Bola
 Kerucut

15

MATEMATIKA

16

1. Bilangan Cacah

486 dibaca empat ratus delapan puluh enam
Ada tiga bagian pada bilangan di atas, yaitu:
1. Ratusan = 4
2. Puluhan = 8
3. Satuan = 6
Membacanya dimulai dari kiri, yaitu ratusan lalu puluhan lalu satuan.

Contoh Lambang dan Nama Bilangan

Lambang Nama Bilangan
Bilangan

350 Tiga ratus lima puluh

107 Seratus tujuh

212 Dua ratus dua belas

999 Sembilan ratus sembilan puluh
sembilan

111 Seratus sebelas

100 Seratus

686 Enam ratus delapan puluh enam

Lambang Angka Nilai Tempat Nilai Angka
Bilangan
3 ratusan 300
359 5 puluhan 50

17

9 satuan 9

1 ratusan 100

100 0 puluhan 0

0 satuan 0

5 ratusan 500

509 0 puluhan 0

9 satuan 9

Nilai Tempat

386 = 3 ratusan + 8 puluhan + 6 satuan

= 300 + 80 + 6

= 386

111 = 1 ratusan + 1 puluhan + 1 satuan

= 100 + 10 + 1

= 111

507 = 5 ratusan + 0 puluhan + 7 satuan

= 500 + 0 +7

= 507

800 = 8 ratusan + 0 puluhan + 0 satuan

= 800 + 0 +0

= 800

Catatan :

Ø Jika dalam soal terdapat kata ratusan , puluhan, dan satuan maka hanya
diisi dengan satu angka saja sesuai dengan nilai tempatnya tanpa ada
angka nol dibelakangnya

Ø Jika tidak terdapat kata ratusan , puluhan, dan satuan (hanya titik-titik
saja) maka diisi dengan angka sesuai dengan nilai tempatnya di
tambahkan dengan menambahkan angka 0 (nol) sebanyak 2 (00) untuk
ratusan, 1 (0) untuk puluhan, dan tidak ada angka 0 (nol) jika satuan.

18

2. Membandingkan dan mengurutkan bilangan
Tanda ketidaksamaan lebih kecil dari (<) atau lebih besar dari (>)
Contoh membandingkan bilangan 251 dan 215.

 Ratusan dibandingkan dengan ratusan.
 Puluhan dibandingkan dengan puluhan.
 Satuan dibandingkan dengan satuan.

Cara membandingkan dua bilangan ratusan adalah sebagai berikut:
1. Bandingkan angka ratusan.
2. Jika angka ratusan sama, bandingkan angka puluhan.
3. Jika angka ratusan dan puluhan sama, bandingkan angka satuan.

251 memiliki:
 2 Bilangan Ratusan
 5 Bilangan Puluhan
 1 Bilangan Satuan

215 memiliki:
 2 Bilangan Ratusan
 1 Bilangan Puluhan
 5 Bilangan Satuan

Nah sekarang bandingkan bilangan Ratusannya. Ternyata 2 = 2
Selanjutnya bandingkan bilangan puluhannya. Maka diperoleh 5 > 1.

19

Maka perbandingan 251 dengan 215 adalah 251 > 215 ( 251 lebih besar
dari 215).

3. PENJUMLAHAN

Langkah yang dilakukan terlebih dahulu adalah menjumlahkan kolom
bilangan satuan, kemudian siswa tuliskan hasilnya. Kemudian
menjumlahkan kolom-kolom bilangan puluhan dan tulis hasilnya dengan
menggeser satu baris ke kiri, atau angka terakhir pada kolom puluhan.

Terakhir siswa lalu menjumlahkan angka-angka tersebut sesuai dengan
kolomnya, maka siswa dapat memperoleh hasilnya.

Lihat contoh 54 + 22 =

4 + 2 = 6 (jumlahkan bilangan satuan)
6 + 2 = 7 (jumlahkan bilangan puluhan)

Mula-mula tambahkan
angka satuan. Setelah itu, tambahkan angka puluhan
maka diperoleh 7 puluhan dan 6 satuan
54
22
––––– +
76

Sama juga jika penjumlahannya adalah bilangan ratusan, maka:

Caranya sebagai berikut.
1. Tambahkan angka satuan.
2. Tambahkan angka puluhan.
3. Tambahkan angka ratusan.

Coba perhatikan penjumlahan berikut.
256
110
––––––– +
366

20

6 + 0 = 6 (6 bilangan satuan)
5 + 1 = 6 (6 bilangan puluhan)
2 + 1 = 3 (3 bilangan ratusan)

Penjumlahan Meminjam

Contoh penjumlahan dari 123 + 599

1 (menyimpan angka 1 dari penjumlahan 9+3=12, dimana 1 menjadi
bilangan puluhan disimpan pada penjumlahan bilangan puluhan nanti,
sedangkan 2, diletakkan di baris bilangan satuan)

1(menyimpan angka 1 dari penjumlahan bilangan puluhan 1+2+9 = 12,
sehingga angka 2 diletakkan pada baris bilangan puluhan dan 1 disimpan
pada baris bilangan ratusan)

11..
123
599
——- +
722
Contoh soal cerita:
Kakek mempunyai 130 buah mangga.
Kakek memetik lagi sebanyak 92.
Ayo, menghitung jumlah buah mangga kakek!

130
092
––––––––– +
222

1. Jumlahkan angka satuan 0 + 2 = 2.
2. Jumlahkan angka puluhan 3 + 9 = 12, tulis angka 2 dan simpan

angka 1.
3. Jumlahkan angka ratusan termasuk angka 1 yang disimpan tadi 1

+ 1 = 2.
130 + 92 = 222
Jadi, banyak mangga seluruhnya 222

21

4. PENGURANGAN
Operasi dasar pengurangan tanpa meminjam

a–b=c
a merupakan angka yang akan dikurangi(minuend)
b merupakan pengurang(subtrahend)
c merupakan selisih angka a dan b yang merupakan hasil dari operasi
pengurangan.
Dan melihat operasi pengurangannya maka, pengurangan tanpa
meminjam bisa terjadi jika nilai a lebih besar dari b.

Perhatikan contoh berikut:

Toko Wajo menjual 275 butir telur.
132 butir telur ayam dan sisanya telur itik.
Berapa butir banyak telur itik di toko Wajo?
275 – 132 = ___

Perhatikan cara penyelesain bersusunnya:

275
132
––––––––– -
143
1. Kurangkan angka satuan 4 – 1 = 3.
2. Kurangkan angka puluhan 6 – 2 = 4.
3. Kurangkan angka ratusan 2 – 1 = 1.

22

Operasi dasar pengurangan tanpa meminjam

Lakukan pengurangan pada kolom bilangan satuan. Jika bilangan satuan
yang akan dikurangi, nilainya lebih kecil dibanding bilangan satuan
pengurangnya, maka bilangan satuan akan meminjam 1 puluhan pada
bilangan puluhan.

Perhatikan contoh berikut:
37 - 9
Pengurangan pada kolom bilangan satuannya adalah 7 - 9. Karena 7
lebih kecil dari 9, maka kita pinjam 1 puluhan pada bilangan puluhan
sehingga, pada bilangan puluhan tersisa 2 sedangkan pada kolom
bilangan satuan menjadi 17.

Maka pengurangannya menjadi 17 - 9 = 8

Pengurangan pada kolom bilangan puluhan. Karena angka 3 tadi sudah
dipinjam 1, maka sisanya adalah 2. Pada bilangan puluhan,
pengurangannya menjadi 2 - 0 = 2.

Sehingga hasil dari 37 - 9 = 28

Habi akan menjual 226 ikan cupang.73 ekor cupang sudah terjual.
Berapa banyak ikan cupang yang belum terjual?

Cara mengerjakannya:

226
073
–––– -

1. Kurangkan angka satuan 6 – 3 = 3.
2. Kurangkan angka puluhan, karena 2 – 7 tidak cukup pinjam 1

ratusan (1 ratusan = 10 puluhan) menjadi 12 – 7 = 5.

23

3. Kurangkan angka ratusan, 2 dipinjam 1 tinggal 1, sehingga 1 – 0 =
1.

Jadi, ada 153 ekor ikan cupang yang belum terjual.

5. PERKALIAN
Rumus sederhana perkalian atau penjumlahan berulang adalah:

a x b = b + b + b +… sebanyak a

a. Sifat Pertukaran atau komutatif pada Perkalian

Contoh:
2 x 5 = 2 + 2 + 2 + 2 + 2 = 10
5 x 2 = 5 + 5 = 10
jadi, 2 X 5 = 5 x 2
Pada perkalian, berlaku sifat pertukaran atau komutatif
Rumusny adalah:

axb=bxa

b. Sifat perkalian dengan Bilangan 1

Setiap bilangan yang dilakukan dengan 1, hasilnya adalah bilangan itu
sendir Contoh:

1x1=1
2x1=2
3x1=3
4x1=4
8x1=8
9x1=9
10x1=10
Jadi apapun angka yang mau dikalikan, jika pengalinya adalah 1 maka
hasilnya adalah angka itu sendiri. Sehingga rumusya adalah

ax1=a

24

c. Sifat perkalian dengan Bilangan Nol

Setiap bilangan yang dikalikan dengan 0, hasilnya adalah 0

1x0=0
2x0=0
3x0=0
4x0=0
8x0=0
9x0=9
10 x 0 =10

maka rumusnya adalah a x 0 = 0

Perkalian tiga bilangan berurutan.

a. Kalikan dua bilangan dari depan.
b. Hasilnya kalikan dengan bilangan ketiga.
Agar siswa lebih jelas, perhatikan cara berikut.

Misal: 1 x 2 x 3
Maka cara pengerjaannya adalah:
1 x 2 x 3 = (1 × 2) × 3 …kerjakan dulu yang tanda kurung, sehingga
menjadi:
2x3=6
Contoh lainnya:
4x5x2=
(4 x 5 ) x 2 = 20 × 2 (perkalian puluhan belum diajarkan, jadi pilih yang
mudah dulu, yaitu:)
4 x (5 x 2 ) =
4 x 10 = 40
Perkalian tiga bilangan satu angka dalam kehidupan sehari-hari. Misal:

Di lemari juga ada 3 tumpuk dos susu UHT Hajar. Setiap tumpuk terdiri
atas 2 dos. Setiap dos berisi 5 kotak susu. Berapa jumlah kotak susu
UHT Hajar?

25

Jawab:
Maka buat operasi perkalian sebagai berikut:
3 x 2 x 5 = (3 x 2) x 5 atau 3 x (2x5)
Pilih yang mana mudah menurut siswa.
Misal, yang mudah adalah
3 x (2x5)=
3 x 10 = 30 kotak susu UHT
6. PEMBAGIAN
Dalam operasi pembagian, bentuk perkalian a = b x c, diubah menjadi,

a:b=c

a disebut dengan angka yang dibagi (dividend)
b disebut dengan pembagi (divisor)
c disebut dengan hasil pembagian (quotient)
atau menggunakan simbol garis miring

a/b = c

Contoh pembagian:

8 : 4 =…..

Maka untuk melihat berapa hasil dari operasi pembagian 8:4, lakukan
pengurangan sampai tidak tersisa alias 0, sehingga

8-4-4=0

Hasilnya terjadi pengurangan sebanyak 2x. Jadi 8 : 4 = 2

Contoh dalam kehidupan sehari-hari;

Mumtaz, Fadlan dan Fathur ingin bermain kelereng. Mumtaz
mempunyai 12 kelereng. Fadlan dan Fathur tidak mempunyai kelereng.
Mumtaz meminjamkan kelerengnya kepada Fadlan dan Fathur. Maka

26

Muntaz membagi kelerengnya menjadi 3 sama banyak. Berapa banyak
kelereng yang diterima setiap anak?

Soal diatas dapat diselesaikan dengan pembagian. Caranya sebagai
berikut. Setiap anak diberi satu-satu. Kemudian, sisanya dibagikan lagi
satu-satu. Lakukan hal sama sampai kelereng habis. Setiap anak
mendapat 4 kelereng.

Mumtaz : ☆☆☆☆
Fadlan : ☆☆☆☆
Fathur : ☆☆☆☆
Atau karena jumlah anak ada 3, berarti kelerengnya dibagi 3 sampai
habis. Maka operasi pembagiannya adalah:

12 : 3 =..

Secara matematika dapat ditulis:

12 – 3 – 3 – 3 – 3 = 0
Jadi, 12 : 3 = 4.

MEMBAGI BILANGAN DENGAN DUA BILANGAN SATU
ANGKA
Contohnya sebagai berikut:

Fajri memetik 30 buah apel. Buah apel itu dimasukkan ke dalam
sejumlah kantung plastik. Buah apel itu akan dibagikan kepada 3
tetangganya. Setiap tetangga diberi buah apel 2 kantung plastik. Setiap
kantung plastik berisi buah apel sama banyak. Berapa banyak apel dalam
tiap kantung plastik?

Maka untuk menyelesaikan persoalan diatas, disinilah materi Membagi
Bilangan Dengan Dua Bilangan Satu Angka bisa diaplikasikan.

27

Buat operasi pembagiannya sebagai berikut:
30 : 3 : 2 = _____
Pengerjaannya lakukan secara bertahap dari kiri ke kanan.
30 : 3 : 2
= 10 : 2
=5
Jadi tiap kantong plastik berisi 5 apel.

28

SENI BUDAYA

dan
PRAKARYA
( SBDP )

29

 Mengenal Pola Irama Sederhana Melalui Lagu Anak-
anak

Perhatikan lagu ”Peramah dan Sopan”.
Terdapat tanda 2/4 pada lagu. Tanda 2/4 berarti dalam satu birama terdiri atas
dua ketuk
Apa itu Birama?
Birama adalah bagian yang menunjukkan banyak ketukan setiap ruas
birama.

Pengulangan birama menunjukkan Pola Irama.

30

Pola irama adalah panjang pendeknya bunyi

Tanda pada bagian yang dinyanyikan pendek.
Tanda pada bagian yang dinyanyikan panjang.

 Mengenal Gerak Keseharian dan Alam dalam Tari

 Menirukan Gerak Bermain

Gerak tangan kalian bisa lalukan dengan cara bertepuk
tangan, melambaikan tangan dan memutar-mutarkan
tangan di depan dada.

Gerakan kaki kalian bisa lakukan dengan cara
menyilangkan kaki, melangkahkan kaki ke depan atau ke
belakang, berjalan atau berlari.

Gerakan kepala kalian bisa lakukan dengan cara
menganggukan kepala ke atas dank e bawah,
menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri, memutar
kepala.

31

 Gerak keseharian dan gerak alam
Gerak keseharian adalah gerak yang dilakukan
manusia untuk melakukan aktivitas kebutuhan sehari-
hari
Contohnya :

32

Gerak alam adalah gerakan yang dilakukan dengan
mengikuti gerak yang ada didalam.
Contohnya :

 Mengenal Karya Imajinatif Dua Dimensi
 Jenis karya yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi
sendiri disebut karya imajinatif

Karya imajinatif pada gambar dapat dilihat dari satu
arah.
Karya yang dapat dilihat dari satu arah disebut karya
dua dimensi
33

Rancangan Karya Imajinatif Dua Dimensi

Alat : Pensil
Penghapus
Penggaris
Pensil warna atau krayon

 Langkah – langkah membuat gambar imajinatif
1. Menyiapkan alat media dan rancangan karya.
2. Membuat garis tepi pada buku gambar.
3. Membuat gambar sesuai gambar dasar pada rancangan.
4. Mewarnai gambar.

Gambar imajinatif

34

 Mengenal Pengolahan Bahan Alam dalam Berkarya
 Bahan alma merupakan bahan yang berasal dari alam.
Contohnya : kerang, kerikil, ranting, daun, biji-bijian dan
bunga.
 Rancangan prakarya

Membuat Prakarya Bingkai
Alat : Pensil, gunting, lem
Bahan : Cangkang, daun kering,

biji-bijian, ranting.

 Langkah – langkah membuat prakarya dari bahan alam
1. Menyiapkan alat, bahan dan rancangan prakarya.
2. Membuat bola sesuai gambar dasar rancangan.
3. Memotong daun kering dan ranting sesuai pola.
4. Merekatkan bahan dengan lem
5. Merangkai pola dedaunan, ranting, biji-bijian dan kerang.

Prakarya Bingkai dari Bahan Alam Kerang

Prakarya bingkai dari bahan alam
daun, ranting dan biji-bijian

35

ENGLISH

36

Subject : English
Grade :2
Chapter / Material : 1 ( Numbers )

37

Subject : English
Grade :2
Chapter / Material : 2 ( Activities )

Diatas adalah contoh beberapa Activities atau bisa disebut kata kerja .
kata kerja banyak sekali contohnya, apapun yang kamu lakukan itu
adalah activities/kata kerja .jika kegiatan tersebut sedang kamu lakukan,
maka kata kerja diatas diberi akhiran –ing contoh
Work menjadi Working
Watch menjadi Watching
Dan masih banyak lagi

38


Click to View FlipBook Version