The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini berisi tentang kompetensi kewirausahaan kepala madrasah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by chobibahsulkan, 2021-05-25 10:11:06

kewirausahaan kepala madrasah

Buku ini berisi tentang kompetensi kewirausahaan kepala madrasah

Keywords: kewirausahaan

KEWIRAUSAHAAN
KEPALA
MADRASAH

OLEH : KHOBIBAH
2021

BAHAN AJAR

KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH/ MADRASAH
OLEH:

KHOBIBAH, S.AG, M.HI

1. Pendahuluan
Salah satu dimensi kompetensi kepala sekolah/madrasah adalah kewirausahaan.
Kewirausahaan dalamhalinibermakna untuk kepentingan pendidikan yang bersifat sosial
bukan untuk kepentingan bisnis yang mengkomersilkansekolah/madrasah. Kewirausahaan
dalam bidang pendidikan yang diambil adalah karakteristiknya (sifatnya) seperti inovatif,
bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah, kreatif untuk mencari solusi terbaik,
dan memiliki naluri kewirausahaan. Semua karakteristik tersebut bermanfaat bagi Kepala
sekolah/madrasah dalam mengembangkan sekolah/madrasah, mencapai keberhasilan
sekolah/madrasah, melaksanakan tugas pokok dan fungsi, menghadapi kendala
sekolah/madrasah, dan mengelola kegiatan sekolah/madrasah sebagai sumber belajar
siswa. Berikut disampaikan secara ringkas tentang definisi kewirausahaan, tujuan
kewirausahaan, karakteristik/

2. Definisi Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara
kreatif dan inovatifuntuk mewujudkan nilai tambah. Kreatif berarti menghasilkan sesuatu
yang belum pernah ada sebelumnya.Inovatif berarti memperbaiki / memodifikasi /
mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Nilai tambah berarti memiliki nilai lebih dari
sebelumnya.
Ada yang berpendapat bahwa istilah kewirausahaan itu merupakan singkatan dari: Kreatif,
Enerjik, Wawasan luas, Inovatif, Rencana bisnis, Agresif, Ulet, Supel, Antusias, Hemat, Asa,
Ambisi, Negosiatif. Sebenarnya, masih banyak lagi sifat-sifat yang harus dimiliki seorang
wirausaha misalnya berani mengambil risiko dengan penuh perhitungan, mampu
memanfaatkan peluang, komunikatif, mampu memasarkan, mampu bernegosiasi.
Namunpadamateripelatihaninidibatasipadasifat-sifatkewirausahaan yang terdapat dalam lima
kompetensi kewirausahaan menurut Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar
Kepala Sekolah/Madrasah.

3. Tujuan Pengembangan Kewirausahaan

Tujuan pengembangan kewirausahaan bagi kepala sekolah adalah agar kepala sekolah inovatif, kerja keras,
memiliki motivasi kuat, pantang menyerah, dan kreatif dalam mencari solusi terbaik sehingga mampu menjadi
contoh bagi warga sekolahnya.Kewirausahaan merujuk pada sifat, watak dan ciri-ciri yang melekat pada
individu yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan dan mengembangkan gagasan kreatif dan
inovatifyang dimiliki ke dalam kegiatan yang bernilai. Jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki oleh
usahawan, melainkan pula setiap orang yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif. Kewirausahaan adalah
kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari dan memanfaatkan
peluang menuju sukses
Menjadi wirausahawan berarti memiliki kemauan dan kemampuan menemukan dan mengevaluasi peluang,
mengumpulkan sumber daya yang diperlukan dan bertindak untuk memperoleh keuntungan dari peluang itu.
Mereka berani mengambil risiko yang telah diperhitungkan dan menyukai tantangan dengan risiko moderat.
Wirausahawan percaya dan teguh pada dirinya dan kemampuannya mengambil keputusan yang
tepat. Kemampuan mengambil keputusan inilah yang merupakan ciri khas dari wirausahawan.

4. Karakteristik/Dimensi-Dimensi Kewirausahaan
Ada dua jenis karateristik atau dimensi kewirausahaan yaitu: (1) kualitas dasar
kewirausahaan meliputi kualitas daya pikir, daya hati, dan daya fisik; dan (2) kualitas
instrumental kewirausahaan yakni penguasaan lintas disiplin ilmu selanjutnya penjelasan
tentang karakteristik dimensi kewirausahaan sebagai berikut.

a. Kualitas Dasar Kewirausahaan

1) Daya Pikir
Kualitas dasar daya pikir kewirausahaan memiliki karakteristik/dimensi-dimensi sebagai
berikut: berpikir kreatif; berpikir inovatif; berpikir asli/baru/orisinil; berpikir divergen;
berpikir mengembangkan; pionir berpikir; berpikir menciptakan produk dan layanan baru;
memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain; berpikir sebab-akibat;
berpikir lateral; berpikir sistem; berpikir sebagai perubah (agen perubahan); berpikir kedepan
(berpikir futuristik); berintuisi tinggi; berpikir maksimal; terampil mengambil keputusan;
berpikir positif; dan versalitas berpikir sangat tinggi.

2) Daya Hati
Kualitas dasar daya hati kewirausahaan memiliki karakteristik/dimensi-dimensi sebagai
berikut: prakarsa/inisiatif tinggi; ada keberanian moral untuk mengenalkan hal-hal baru;

proaktif, tidak hanya aktif apalagi hanya reaktif; berani mengambil resiko; berani berbeda;
properubahan dan bukan pro kemapanan; kemauan, motivasi, dan spirit untuk maju sangat
kuat; memiliki tanggungjawab moral yang tinggi; hubungan interpersonal bagus;
berintegritas tinggi; gigih, tekun, sabar, dan pantang menyerah; bekerja keras; berkomitmen
tinggi; memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang lain; melakukan apa saja yang terbaik;
melakukan perbaikan secara terus menerus; mau memetik pelajaran dari kesalahan, dari
kesuksesan, dan dari praktek-praktek yang baik; membangun teamwork yang kompak, cerdas,
dinamis, harmonis, dan lincah; percaya diri; pencipta peluang; memiliki sifat daya saing
tinggi, tetapi mendasarkan pada nilai solidaritas; agresif/ofensif; sangat humanistik dan
hangat pergaulan; terarah pada tujuan akhir, bukan tujuan sesaat; luwes dalam pergaulan;
selalu menginginkan tantangan baru; selalu membangun keindahan cita rasa melalui seni
(kriya, musik, suara, tari, lukis, dsb.); bersikap mandiri akan tetapi supel; tidak suka mencari
kambing hitam; selalu berusaha menciptakan dan meningkatkan nilai tambah sumberdaya;
terbuka terhadap umpan balik; selalu ingin mencari perubahan yang lebih baik
(meningkatkan /mengembangkan); tidak pernah merasa puas, terus menerus melakukan
inovasi dan improvisasi demi perbaikan selanjutnya; dan keinginan menciptakan sesuatu
yang baru.

3) Daya Fisik
Kualitas dasar daya fisik/raga kewirausahaan memiliki karakteristik/dimensi-dimensi sebagai
berikut: menjaga kesehatan secata teratur; memelihara ketahanan/stamina tubuh dengan baik;
memiliki energi yang tinggi; dan keterampilan tubuh dimanfaatkan demi kesehatan dan
kebahagiaan hidup.

b. Kualitas Instrumental Kewirausahaan
Seseorang yang ingin menjadi wirausahawan sukses tidak cukup hanya memiliki

kualitas dasar kewirausahaan, akan tetapi kualitas instrumental kewirausahaan (penguasaan
disiplin ilmu). Misalnya, seorang kepala sekolah, pengawas, atau kepala dinas pendidikan
kabupaten/kota, harus memiliki ilmu pengetahuan yang luas di bidang pekerjaan yang
menjadi kewenangan dan tanggungjawabnya.

5. Cara-Cara Mengembangkan Kewirausahaan
Cara-cara mengembangkan kewirausahaan dilakukan melalui pentahapan sebagai berikut.

(1) Melakukan evaluasi diri tentang tingkat/level kepemilikan kewirausahaan. Ini dapat
dilakukan melalui pengisian daftar kualitas kewirausahaan atau menjawab sejumlah
pertanyaan tentang kewirausahaan yang dilakukan setulus-tulusnya dan sejujur-jujurnya.
Hasil pengisian daftar/jawaban tersebut berupa profil diri kewirausahaan.

(2) Berdasarkan hasil evaluasi diri (profil diri jiwa kewirausahaan), selanjutnya ditempuh
melalui berbagai upaya yang disebut “belajar.”

(3) Mempelajari kewirausahaan dapat dilakukan melalui berbagai upaya, misalnya: berpikir
sendiri (otak kita kaya untuk berpikir), membaca (buku, jurnal, internet/web-site),
magang, kursus pendek, belajar dari wirausahawan sukses, pengamatan langsung
dilapangan, dialog dengan wirausahawan sukses, mengikuti seminar, mengundang
wirausahawan sukses, menyimak acara-acara kewirausahaan di televisi, atau cara-cara
lain yang dianggap tepat bagi dirinya untuk mempelajari kewirausahaan.

6. Manfaat kompetensi kewirausahaan bagi Kepala sekolah
(1) Mampu menciptakan kreativitas dan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan

sekolah/madrasah.
(2) Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi

pembelajaran yang efektif.
(3) Memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam melaksanakan tugas

pokok dan fungsi sebagai kepala sekolah/madrasah,
(4) Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala

sekolah/madrasah,
(5) Memiliki naluri kewirausahaan sebagai sumber belajar siswa, dan
(6) Menjadi teladan bagi guru dan siswa di sekolahnya, khususnya mengenai kompetensi

kewirausahaan.

7. Menjadi Seorang Wirausaha yang Sukses
Kepala sekolah/madrasah sebagai seorang wirausahawan yang sukses harus memiliki tiga
kompetensi pokok yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan. Ketiga
kompetensi tersebut saling berkaitan.
Kompetensi merupakan penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pengetahuan
adalah kumpulan informasi yang disimpan di otak dan dapat dipanggil jika dibutuhkan.
Keterampilan adalah kemampuan menerapkan pengetahuan. Sikap adalah sekumpulan

kualitas karakter yang membentuk kepribadian seseorang. Seseorang yang tidak memiliki
ketiga kompetensi tersebut akan gagal sebagai wirausahawan yang sukses.
Keterampilanyang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan adalah keterampilan teknikal,
manajemen bisnis, dan jiwa kewirausahaan personal. Keterampilan teknikal meliputi: mampu
menulis, berbicara, mendengar, memantau lingkungan, teknik bisnis, teknologi,
mengorganisasi, membangun jaringan, gaya manajemen, melatih, bekerja sama dalam kerja
tim (teamwork). Manajemen bisnis meliputi: perencanaan bisnis dan menetapkan tujuan
bisnis, pengambilan keputusan, hubungan manusiawi, pemasaran, keuangan, pembukuan,
manajemen, negosiasi, dan mengelola perubahan. Jiwa wirausahawan personal meliputi:
disiplin (pengendalian diri), berani mengambil risiko diperhitungkan, inovatif, berorientasi
perubahan, kerja keras, pemimpin visioner, dan mampu mengelola perubahan.

Figur Wirausahawan yang sukses
Tokoh-tokoh wirausahawan yang sukses di bidang pendidikan antara lain adalah Raden
Ajeng Kartini yang berupaya keras pada jamannya merintis kesadaran tentang hak kaum
perempuan, KI Hajar Dewantoro dengan Taman Siswa, Ciputra dengan
Universitas Entrepreneurship, dan pendiri sekolah Global Jaya.

KESIMPULAN

1. Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara kreatif dan
inovatifuntuk mewujudkan nilai tambah. Kreatif berarti menghasilkan sesuatu yang belum
pernah ada sebelumnya. Inovatif berarti memperbaiki/memodifikasi/mengembangkan
sesuatu yang sudah ada. Nilai tambah berarti memiliki nilai lebih dari sebelumnya.

2. Tujuan pengembangan kewirausahaan bagi kepala sekolah adalah agar kepala sekolah
inovatif,kerja keras, memiliki motivasi kuat, pantang menyerah, dan kreatif dalam mencari
solusi terbaik sehingga mampu menjadi contoh bagi warga sekolahnya. Menjadi

wirausahawan berarti memiliki kemauan dan kemampuan menemukan dan mengevaluasi peluang,
mengumpulkan sumber daya yang diperlukan dan bertindak untuk memperoleh keuntungan dari peluang itu

3. Ada dua jenis karateristik atau dimensi kewirausahaan yaitu: (1) kualitas dasar
kewirausahaan meliputi kualitas daya pikir, daya hati, dan daya fisik; dan (2) kualitas
instrumental kewirausahaan yakni penguasaan lintas disiplin ilmu.

4. Mempelajari kewirausahaan dapat dilakukan melalui berbagai upaya, misalnya: berpikir
sendiri (otak kita kaya untuk berpikir), membaca (buku, jurnal, internet/web-site), magang,
kursus pendek, belajar dari wirausahawan sukses, pengamatan langsung dilapangan,

dialog dengan wirausahawan sukses, mengikuti seminar, mengundang wirausahawan
sukses, menyimak acara-acara kewirausahaan di televisi, atau cara-cara lain yang
dianggap tepat bagi dirinya untuk mempelajari kewirausahaan.

DAFTAR PUSTAKA:
Anonim 1. 2005. Apakah Usaha dan Kewirausahaan Itu? Turin, Italiy: International Training

Centre, ILO
https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/06/14/tentang-kewirausahaan-kepala-

sekolah/diunduh tanggal 4 pebruari 2015
Depdiknas. 2007. Kewirausahaan Sekolah 4 pebruari 2015
http://www.slideshare.net/NASuprawoto/kompetensi-kewirausahaan-kepala-sekolah diunduh

tanggal 4 pebruari 2015.
http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/disertasi/article/view/25311 diunduh tanggal 4

pebruari 2015.
Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah diunduh

tanggal 4 pebruari 2015

BIOGRAFI PENULIS

KHOBIBAH M.A ADALAH

WIDYAISWARA BALAI DIKLAT

KEAGAMAAN SURABAYA.

TERLAHIR DI BLITAR TANGGAL

BEBERAPA KARYA TULIS

TELAH BANYAK TERSEBAR


Click to View FlipBook Version