E-MODUL BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK Disusun Oleh: Wiwik Setyaningsih SMA/SMK FASE E KELAS X SEMESTER 1 Helti Lygia Mampouw Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana 2023
E-MODUL BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK Penulis: Wiwik Setyaningsih Universitas Kristen Satya Wacana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pendidikan Matematika Salatiga-Jawa Tengah 2023 “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi ii
Segala puji syukur bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan e-modul matematika ini dengan lancar. Tujuan disusunnya e-modul ini upaya membantu guru penyediaan bahan ajar dan siswa agar dapat melakukan pembelajaran secara mandiri maupun berkelompok secara lebih terarah, variatif, dan bermakna. E-modul matematika ini diperuntukan untuk SMA sederajat kelas XI dengan memuat materi “Barisan dan Deret” yang disajikan dengan model problem based learning (PBL) dalam empat kegiatan belajar. Selain itu e-modul ini memuat teks, gambar, audio, animasi, serta video untuk membantu siswa lebih semangat dalam memahami materi barisan dan deret. Dengan adanya e-modul ini, penulis berharap peserta didik dapat memperoleh kemudahan dan kebermaknaan dalam menjalankan pembelajaran secara mandiri dan terstruktur terutama dalam penerapan matematika ke kehidupan sehari-hari dalam memecahkan masalah. Selain itu guru dapat merancang, mengarahkan, dan mengevaluasi proses pembelajaran dengan lebih baik sebagai bagian dari proses peningkatan mutu sekolah maupun keberhasilan peserta didik Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian e-modul ini, sehingga e-modul ini mampu menjadi salah satu acuan dalam memberikan kemudahan untuk memahami maupun mengimplementasikannya. Penulis menyadari sepenuhnya modul ini masih banyak kekurangan. Oleh karenanya sangat diharapkan bagi pembaca untuk menyampaikan saran atau kritik yang bersifat membangun demi tercapainya makalah yang lebih baik untuk selanjutnya. KATA PENGANTAR Salatiga, 10 Desember 2023 Penulis SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi iii
COVER..................................................................................................................... KATA PENGANTAR............................................................................................. DAFTAR ISI.......................................................................................................... PETA KONSEP....................................................................................................... BAB 1 PENDAHULUAN....................................................................................... A. Identitas E-Modul........................................................................................... B. Capaian Pembelajaran...................................................................................... C. Deskripsi Singkat Materi............................................................................... D. Petunjuk Penggunaan E-Modul...................................................................... BAB 2 PEMBELAJARAN..................................................................................... A. Kegiatan 1..,,,,,................................................................................................... B. Kegiatan 2.......................................................................................................... C. Rangkuman......................................................................................................... BAB 3 EVALUASI................................................................................................ A. Latihan Soal...................................................................................................... B. Kunci Jawaban................................................................................................... BAB 4 PENUTUP................................................................................................... GLOSARIUM......................................................................................................... DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi iv DAFTAR ISI i iii iv v 1 1 1 1 2 3 3 6 10 11 11 12 13 14 15
PENERAPAN BARISAN DAN DERET SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi v PETA KONSEP ARITMATIKA GEOMETRI BUNGA TUNGGAL BUNGA MAJEMUK
Mata Pelajaran : Matematika Kelas : X Alokasi Waktu : 4 x 45 menit (4 JP) Topik : Barisan dan Deret Judul : Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk Di akhir fase E, peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilanganberpangkat (eksponen) dan logaritma, serta menggunakan barisan dan deret (aritmetika dan geometri), termasuk masalah yang terkait bunga tunggal dan bunga majemuk BAB PENDAHULUAN SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 1 1 A. IDENTITAS B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Melalui proses kegiatan pembelajaran dengan model Discovery Learning dan Problem Based Learning serta kerja kelompok, diskusi, penugasan, dan presentasi, peserta didik diharapkan dapat Menyelesaikan persoalan matematika yang berkaitan dengan bunga tunggal Menyelesaikan permasalahan matematika yang berkaitan dengan bunga majemuk C. TUJUAN PEMBELAJARAN D. DESKRIPSI SINGKAT MATERI Penerapan konsep barisan dan deret diantaranya adalah masalah pertumbuhan, peluruhan, bunga tunggal, bunga majemuk, dan anuitas. Dalam kehidupan sehari-hari, ahli ekonomi tidak lepas dari perhitungan masalah pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan inflasi, dan pertumbuhan pendapatan per kapita. Ahli sejarah tidak lepas dari perhitungan peluruhan untuk mengetahui umur fosil dan peninggalan sejarah. Perbankan, perkreditan, dan perdagangan tidak lepas pula dari peneripan perhitungan bunga tunggal, bunga majemuk, dan anuitas.
SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK 2 Oleh karena itu, untuk mempelajari materi bunga tunggal dan bunga majemuk diperlukan pemahaman terkait barisan dan deret aritmatika dan geometri. E. PETUNJUK PENGGUNAAN E-MODUL Modul ini dirancang untuk memfasilitasi kalian dalam melakukan kegiatan belajar secara mandiri. Untuk menguasai materi ini dengan baik, ikutilah petunjuk penggunaan modul berikut. Pelajari uraian materi yang disediakan pada setiap kegiatan pembelajaran secara berurutan. Perhatikan contoh-contoh soal yang disediakan dan kalau memungkinkan cobalah untuk mengerjakannya kembali. Kerjakan latihan soal yang disediakan, kemudian cocokkan hasil pekerjaan kalian dengan kunci jawaban dan pembahasan pada modul ini. Jika kalian menemukan kendala dalam menyelesaikan latihan soal, cobalah untuk melihat kembali uraian materi dan contoh soal yang ada. Setelah mengerjakan latihan soal, lakukan penilaian diri sebagai bentuk refleksi dari penguasaan kalian terhadap materi pada kegiatan pembelajaran. Di bagian akhir modul disediakan soal evaluasi, silahkan mengerjakan soal evaluasi tersebut agar kalian dapat mengukur penguasaan kalian terhadap materi pada modul ini. Cocokkan hasil pengerjaan kalian dengan kunci jawaban yang tersedia. Ingatlah, keberhasilan proses pembelajaran pada modul ini tergantung pada kesungguhan kalian untuk memahami isi modul dan berlatih secara mandiri. Simak bagaimana Lala menentukan manakah yang lebih menguntungkan antara bunga tunggal dan bunga majemuk? AYO SIMAK VIDEO BERIKUT! “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi
Tujuan Pembelajaran Aktivitas BAB PEMBELAJARAN SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 3 2 A. KEGIATAN 1 Setelah melakukan pembelajaran kegiatan 1, siswa diharapkan dapat. 1.memahami konsep bunga tunggal 2.menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bunga tunggal Berdoalah sebelum memulai pembelajaran. Siapkan buku catatan dan alat tulis untuk mencatat materi dan hal-hal yang dianggap penting. Selamat dan semangat belajar untuk menambah pengetahuan baru. Ayo perhatikan dan simak cerita berikut! Seorang pedagang meminjam uang di bank sebesar Rp. 1.000.000,00 dengan perjanjian bahwa uang tersebut harus dikembalikan dalam jangka waktu satu tahun dengan uang pengembalian sebesar Rp. 1.200.000,00. Berdasarkan cerita tersebut uang sebesar Rp 1.000.000,00 disebut modal sedangkan uang yang merupakan kelebihannya, yaitu Rp 200.000,00 disebut bunga atau jasa. Jika besarnya bunga dibandingkan dengan jumlah modal simpanan atau pinjaman dinyatakan dalam persen, makanya nilainya disebut suku bunga dan biasanya dinyatakan dalam p %. Materi Prasyarat Dari soal cerita tersebut, kita akan menerapkan konsep barisan aritmatika Jika disusun dalam bentuk barisan, sistem bunga tunggal ini akan membentuk barisan aritmatika karena selisihnya pasti akan selalu tetap.
Konsep Bunga Bunga Tunggal SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 4 Bunga adalah jasa dari simpanan atau pinjaman yang dibayarkan pada akhir suatu jangka waktu yang ditentukan atas persetujuan bersama. Bunga tunggal adalah bunga yang diberikan hanya untuk sejumlah uang yang ditabungkan (modal awal/pinjaman awal) sedangkan bunganya tidak berbunga. Beberapa produk yang menggunakan bunga tunggal diantaranya deposito (yang tidak otomatis), obligasi ritel, dan sukuk. Bila modal awal bernilai Mo , bunga p per periode, dan n banyaknya periode, maka: Contoh Bunga Tunggal Paman mendepositokan uang Rp100.000.000 di bank dengan bunga 3,6% per tahun dan bunga setiap bulannya akan dikirim bank ke rekening tabungan paman selama 10 bulan.
SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 5 Rincian proses keuangannya sebagai berikut: Maka uang paman setelah 10 bulan menjadi: M10 = 100.000.000 + 10 × 300.000 M10 = 100.000.000 + 3.000.000 M10 = 103.000.000 atau dengan rumus langsung, Mn = Mo (1 + np) M10 = 100.000.000(1 + 10 × 0,3%) M10 = 100.000.000(1,03) M10 = 103.000.000 Perumusan Model Matematika Misalkan modal awal = o Besar bunga = (dalam rupiah) Besar suku bunga persatuan waktu ditentukan oleh: Penentuan Modal Pada Masing-Masing Periode Waktu Rumus untuk menghitung besar modal akhir setelah periode ke-n yaitu: Untuk penjelasan dan contoh lain terkait bunga tungga, perhatikan dan simak video di samping! AYO SIMAK VIDEO BERIKUT!
KUIS 1 Tujuan Pembelajaran Aktivitas 2 SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 6 Simak dan selesaikan permasalahan-permasalahan berikut! Pak Rido menyimpan modal sebesar Rp.10.000.000,00 di koperasi. Modal tersebut dibungakan selama 4,5 tahun dengan bunga tunggal sebesar6% per semester. Tentukan besar modal akhir Pak Rido! 1. Siska menabung di bank A sebesar Rp4.000.000,00 dengan bunga tunggal 15% per tahun. Vincent menabung di bank B sebesar Rp34.000.000,00 dengan bunga tunggal 8% per tahun. Setelah 8 bulan, mereka mengambil uang mereka. Berapakah selisih bunga uang mereka? 2. Ani menabung di bank dengan tabungan awal Rp1.200.000. Setelah satu tahun, tabungan Ani menjadi Rp1.224.000. Tentukan persentase bunga tunggalnya! 3. B. KEGIATAN 2 Setelah melakukan pembelajaran kegiatan 2, siswa diharapkan dapat. 1.memahami konsep bunga majemuk 2.menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bunga majemuk Berdoalah sebelum memulai pembelajaran. Siapkan buku catatan dan alat tulis untuk mencatat materi dan hal-hal yang dianggap penting. Selamat dan semangat belajar untuk menambah pengetahuan baru. Ayo perhatikan dan simak cerita berikut! Seorang pelajar mencoba investasi dengan uang sakunya. Ia menabung di bank sebesar Rp200.000 dengan keuntungan 4% per tahun secara majemuk. Apabila pembayaran keuntungan dilakukan setiap empat bulan sekali, berapa jumlah uang yang didapatkan pelajar tersebut pada akhir bulan ke-20? Jika kita menyimpan modal berupa uang di bank selama periode bunga tertentu, misalnya satu tahun maka setelah satu tahun kita akan mendapatkan bunga sebesar p % kali modal yang kita bungakan. Jika bunga itu tidak kita ambil, tetapi ditambahkan pada modal awal untuk dibungakan lagi pada periode berikutnya, sehingga besarnya bunga pada setiap periode berikutnya berbeda jumlahnya (menjadi bunga berbunga), maka dikatakan modal tersebut dibungakan atas dasar bunga majemuk.
Materi Prasyarat Konsep Bunga Bunga Majemuk SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 7 Dari soal cerita tersebut, kita akan menerapkan konsep barisan geometri. Dengan bunga majemuk, saldo bertambah dengan mengalikan jumlah yang sama setiap saat, oleh karena itu permasalahan bunga majemuk dapat dimodelkan dengan menggunakan barisan geometri. Bunga adalah jasa dari simpanan atau pinjaman yang dibayarkan pada akhir suatu jangka waktu yang ditentukan atas persetujuan bersama. Bunga majemuk adalah bunga yang diberikan tidak hanya pada uang yang ditabungkan tetapi bunganya juga. Modal/hutang periode berikutnya merupakan modal/hutang sebelumnya ditambah dengan bunga. Kebanyakan sistem tabungan di bank menggunakan bunga majemuk. Ikuti penjabaran konsep bunga majemuk berikut.
Contoh Bunga Tunggal SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 8 Sarah menabungkan uangnya sebesar Rp5.000.000,00 di bank yang menjanjikan bunga majemuk 6% per tahun yang dibayarkan tiap bulan. Setelah 1 tahun, Sarah mengambil semua uangnya. Nilai akhir uang Sarah dapat dirunut seperti rincian berikut. Mo = 5.000.000 p = 6% per tahun = 0,5% per bulan Jadi setelah satu tahun uang Sarah menjadi Rp5.308.389,-
SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 9 Perumusan Model Matematika Setelah Periode n Jika modal awal sebesar o mendapat bunga majemuk sebesar i (dalam persentase) per bulan, maka setelah n bulan besar modalnya menjadi: = Modal setelah n periode o = Modal awal = Lamanya waktu / lama menyimpan = Suku bunga majemuk Jika modal awal sebesar 0 disimpan di bank mendapatkan bunga sebesar b per tahun dan perhitungan bunga dihitung sebanyak m kali dalam setahun, maka besar modal pada akhir tahun ke-n adalah: Untuk penjelasan dan contoh lain terkait bunga majemuk, perhatikan dan simak video di samping! AYO SIMAK VIDEO BERIKUT!
AYO BERLATIH 2 SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 10 Simak dan selesaikan permasalahan-permasalahan berikut! Siska menabung di bank sebesar Rp.1.000.000,00. Bank tersebut memberikan bunga majemuk sebesar 5% per tahun. Jika Siska ingin mengambil uang tersebut setelah 3 tahun, berapakah jumlah uang Siska setelah 3 tahun? 1. Siska menabung di bank sebesar Rp.1.000.000,00. Bank tersebut memberikan bunga majemuk sebesar 5% per tahun. Jika Siska ingin mengambil uang tersebut setelah 3 tahun, berapakah jumlah uang Siska setelah 3 tahun? 2. Setiap awal bulan, Andine menabung di sebuah bank sebesar Rp 800.000,00. Jika bank tersebut memberikan bunga sebesar 2,5% per bulan dan dengan anggapan tidak ada biaya administrasi selama proses menabung, tentukan jumlah tabungan Neni setelah menabung selama 1,5 tahun! 3. RANGKUMAN Perbedaan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk Bunga tunggal dihitung berdasarkan modal yang sama setiap periode sedangkan bunga majemuk dihitung berdasarkan modal awal yang sudah ditambahkan dengan bunga. Bunga tunggal adalah bunga yang nggak mengalami peningkatan jumlah pada setiap periode yang ditentukan. Jadi, yang dikenai bunga cukup tabungannya aja, bunganya nggak ikut berbunga seperti pada bunga majemuk. Bunga majemuk adalah bunga yang ditentukan berdasarkan tabungan awal beserta tambahan bunga pada periode sebelumnya. Artinya, pada periode pertama, perhitungan bunga ini sama seperti bunga tunggal. Namun, pada periode kedua, perhitungan bunganya mengacu pada total tabungan pada periode pertama. Pada periode ketiga, perhitungan bunganya mengacu pada total tabungan periode kedua. Hal itu akan berlangsung terus-menerus selama tabungan masih aktif. Itulah mengapa, bunga majemuk dikatakan selalu berubah-ubah setiap periodenya.
BAB EVALUASI PEMBELAJARAN SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 3 Pilihlah salah satu jawaban soal-soal berikut dengan benar! LATIHAN SOAL Ali menabung di bank sebesar Rp 2.000.000,00 dengan suku bunga Tunggal 6% pertahun. Pada saat diambil, uang Ali menjadi Rp 2.080.000,00. Lama Ali menabung adalah … 1. a.6 bulan b.7 bulan c.8 bulan d.9 bulan e.10 bulan 2. Modal sebesar Rp12.000.000,00 dibungakan dengan bunga tunggal 10% setahun. Setelah 3 tahun besarnya modal akhir adalah … a. Rp 13.200.000,00 b. Rp 15.600.000,00 c. Rp 18.400.000,00 d. Rp 36.000.000,00 e. Rp 39.600.000,00 3. Andi menyimpan uang di Bank sebesar Rp5.000.000,00 dengan bunga tunggal 12% setahun. Setelah 15 bulan uang Andi menjadi … a. Rp5.062.000,00 b. Rp5.600.000,00 c. Rp5.750.000,00 d. Rp6.250.000,00 e. Rp7.000.000,00 4. Pada awal bulan, Firdaus menabung di Bank sebesar Rp500.000,00. Jika Bank memperhitungkan suku bunga majemuk sebesar 2,5% setiap bulan, maka jumlah tabungan Firdaus setelah satu tahun adalah …. (hasil (1 + b)ⁿ dibulatkan 4 angka dibelakang koma) a. Rp575.250,00 b. Rp624.350,00 c. Rp640.050,00 d. Rp656.050,00 e. Rp672.450,00 5. Modal sebesar Rp 1.000.000,- dibungakan selama 3 tahun dengan bunga majemuk 4% pertahun.Berapakah besar modal akhir setelah 3 tahun? a. 1.123.864 b. 1 .123. 863 c. 1.124.864 d. 1.124. 863 e. 1.225.864 11
SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi i2 KUNCI JAWABAN 1. C 2.B 3.C 4.E 5.C
Terima kasih untuk peserta didik yang telah mempelajari materu pemberlajan mengenai Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk yang telah dipaparkan dalam emodul ini. E-modul ini dirancang dan disiapkan sedemikian rupa dengan harapan dapat membantu peserta didik untuk memperkaya dan memperdalam diri dengan ilmu pengetahuan mengenai materi bunga tunggal dan bunga majemuk. Selain itu, dengan mempelajari e-modul ini, diharapkan peserta didik menganggap semua materi yang ada dalam modul ini sebagai senjata yang ingin siswa miliki, dan soal-soal serta tugas dalam mudul ini dapat digunakan untuk mengasah pemahaman. Sehingga, peserta didik akan lebih bersemangat dan bersungguhsungguh mempelajari dan menemukan berbagai pemecahan masalah agar peserta didik dapat secara bertahap naik ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami materi pembelajaran matematika mengenai materi bunga tunggal dan bunga majemuk saja, tetapi juga meningkatkan kemampuan untuk berpikir kritis, berpikir kreatif dan inovatif karena dilengkapi dengan latihan soal-soal dan tugas yang sebenarnya adalah alat untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis BAB PENUTUP SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 13 4 Harapan Proses pengembangan e-modul materi bunga tunggal dan bunga majemuk ini tidak luput dari kekurangan dan keterbatasan penulis. Oleh karena itu, saran bagi penulis selanjutnya dapat menambahkan materi lain yang sesuai dengan jenjang pendidikan. Perangkat pembelajaran e-modul ini perlu untuk diperbaiki dan dikembangakan menjadi perangkat yang lebih baik. baik dari segi cakupan materi, soal-soal yang digunakan maupun media yang digunakan. SARAN PENGEMBANGAN
Susanto, D., dkk. (2021). Buku Matematika SMA/SMK Kelas X Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Purnamawati, Rini. (2013). E-Modul Matematika (Peminatan) Kelas XI. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. DAFTAR PUSTAKA SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 14
Bunga jasa dari simpanan atau pinjaman yang dibayarkan pada akhir suatu jangka waktu yang ditentukan atas persetujuan bersama. Bunga Tunggal bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal (besarnya modal tetap). Bunga Majemuk bunga yang dihitung berdasarkan modal awal yang sudah ditambahkan dengan bunga. Modal dana yang bisa digunakan sebagai induk atau pokok untuk berbisnis, melepas uang, dan sebagainya. SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya” – Mahatma Gandhi 15 GLOSARIUM
E-Modul Materi Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Bahan Ajar Matematika di Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Satya Wacana tahun 2023. E-Modul ini bertujuan untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan berisikan materi beserta soal-soal latihan mengenai materi Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk yang diperuntukkan bagi siswa kelas X SMA/SMK dan sederajat. E-Modul ini disusun dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). PBL merupakan model pembelajaran dengan pemberian masalah kontekstual dan multidisiplin ilmu. Selain itu, emodul ini mengarahkan peserta didik untuk menyelesaikan masalah berdasarkan kemampuan pemecahan masalah matematis agar siswa dapat lebih terarah dan sistematis dalam memecahkan masalah. Keuntungan e-modul ini dilengkapi dengan video penerapan barisan dan deret dalam kehidupan sehari-hari dan tersedia latihan soal yang dapat dikerjakan oleh peserta didik untuk mengasah kemampuan. SMA MATEMATIKA KELAS X - BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK “Investasi dalam pengetahuan menghasilkan bunga terbaik” – Benjamin Franklin 16