The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan ajar ini berisi materi tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan materi mengenai kondisi geografis Indonesia sub bab kenampakan alam dan buatan di Indonesia.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kartikagina21, 2022-11-10 21:37:16

BAHAN AJAR TEMA1 SUB TEMA 2 PEMBELAJARAN 5

Bahan ajar ini berisi materi tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan materi mengenai kondisi geografis Indonesia sub bab kenampakan alam dan buatan di Indonesia.

BAHAN AJAR

TEMA 1 SUBTEMA 2
Pembelajaran Ke-5

Kondisi Geografis Indonesia

Luas Wilayah Indonesia

Luas wilayah Indonesia adalah 5.194.143 km². Luas wilayah
ini meliputi wilayah daratan ataupun lautan.

Letak Geografis Indonesia

Indonesia berada di antara dua samudra dan dua benua, yaitu di antara Samudra
Hindia dan Samudra Pasifik.
Sedangkan dua benua tersebut adalah benua Asia dan benua Australia.
Letak geografis ini menyebabkan Indonesia punya 2 musim, yaitu musim panas dan
musim dingin.

Batas Wilayah Indonesia

Barat: Samudra Hindia
Timur: Papua Nugini dan Samudra Pasifik
Utara: Malaysia, Singapura, dan Filipina
Selatan: Timur Leste dan Australia

Kenampakan Alam Indonesia

Kenampakan alam yang dimiliki Indonesia adalah gunung, pegunungan, sungai, danau,
selat, teluk, tanjung, pulau, kepulauan, hutan, dasar laut, dan palung.

GUNUNG

Indonesia memiliki gunung biasa dan gunung berapi aktif di wilayahnya. Dilansir dari
MAGMA Indonesia, Indonesia memiliki 127 gunung berapi yang masih aktif.
Contohnya adalah gunung Semeru, Bromo, Merapi, Mahawu, Tambora, Rinjani, dan
Merbabu.

Pegunungan

Indonesia memiliki kenampakan alam pegunungan seperti Pegunungan Bukti Barisan,
Pegunungan Menoreh, dan Pegunungan Jayawijaya.

Sungai

Contoh kenampakan sungai di Indonesia adalah Sungai Mahakam, Sungai
Mamberamo, Sungai Musi, Sungai Bantimurung, Sungai Martapura, Sungai Indragiri,
Sungai Bengawan Solo, Sungai Buaran, Sungai Barito, dan Sungai Kapuas.

Danau

Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam Danau di Indonesia (2007),
Indonesia memiliki sekitar 840 danau dan 735 danau kecil atau yang sering disebut
sebagai situ. Contohnya adalah DanauToba, Danau Tiga Warna, Danau Sentani, dan
Danau Batur.

Selat

Mengutip dari National Geographic, selat adalah perairan sempit yang
menghubungkan dua perairan besar. Contoh selat di Indonesia adalah SelatSunda,
Selat Malaka, Selat Karimata, dan Selat Bali.

Teluk

Teluk adalah laut yang menjorok ke daratan. Contoh kenampakan alam teluk di
Indonesia adalah Teluk Ciletuh, Teluk Banyu Biru, Teluk Sibolga, Teluk Banten, Teluk
Lombok, Teluk Gilimanuk, Teluk Labuan Bajo, Teluk Poso, dan Teluk Cendrawasih.

Laut

Menurut United Nations dalam United Nations on The Law of The Sea (1982), total
luas wilayah laut Indonesia adalah 5,9 juta kilometer persegi.

Tanjung

Tanjung adalah kebalikan dari teluk, yaitu daratan yang menjorok ke laut. Contoh
tanjung yang dimiliki Indonesia adalah Tanjung Bakaltua, Tanjung Batu, Tanjung
Genteng, Tanjung Layar, Tanjung Pinang, Tanjung Sele, dan Tanjung Walor.

Kenampakan Buatan Indonesia

Kenampakan buatan umumnya dibuat untuk berfungsi sebagai tempat konservasi
bagi hewan dan tumbuhan yang terancam punah.
Tidak hanya itu, kenampakan buatan juga dapat berperan sebagai fungsi lainnya,
yakni penampungan air hujan dan penunjang segala aktivitas manusia.

Waduk

Waduk merupakan bendungan air yang dibuat oleh manusia untuk menampung air
dari berbagai macam sumber. Waduk sangat bermanfaat sebagai penghalang
aliran air yang langsung ke sungai, menyediakan air bagi masyarakat sekitar, dan
menjadi bagian dari sistem irigasi sawah.
Contoh waduk terbesar yang ada di Indonesia adalah waduk Jatiluhur, bahkan
julukan terbesar tidak hanya di Indonesia saja, melainkan juga se-Asia Tenggara.

Lahan Pertanian

Lahan pertanian adalah salah satu contoh kenampakan buatan yang digunakan
manusia untuk memproduksi tanaman pertanian, serta menyediakan makanan untuk
hewan.

Kebun Binatang

Kebun binatang adalah sarana yang dibangun manusia untuk dijadikan tempat
konservasi bagi hewan. Kenampakan buatan yang ada di kebun binatang dibuat
semirip mungkin dengan tempat tinggal asli hewan, yaitu hutan.

Cagar Alam

Berbeda dengan kebun binatang yang diciptakan untuk hewan, cagar alam dibuat
oleh manusia untuk jenis tumbuh-tumbuhan. Tujuan dibentuknya cagar alam, yaitu
sebagai tempat untuk melindungi tumbuhan langka yang terancam punah.
Cagar alam terdapat di beberapa provinsi di seluruh Indonesia, di antaranya
adalah Tanjung Puting di Kalimantan Tengah dan Kebun Raya Cibodas di Jawa
Barat.

Sarana dan Prasarana Umum

Manusia juga membuat kenampakan buatan seperti sarana dan prasarana umum
yang dapat menunjang aktivitasnya. Contoh sarana dan prasarana umum yang
dibuat oleh manusia adalah gedung, rumah, jembatan, dan jalan raya.

Letak Geografis Pulau Jawa

Indonesia terdiri dari lima pulau besar, yaitu Sumatra, Sulawesi, Kalimantan,
Papua, dan Jawa. Di antara kelimanya, Pulau Jawa menempati posisi pertama
sebagai wilayah dengan penduduk terbanyak sekaligus pusat ekonomi nasional
Indonesia.

Pulau Jawa merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki kenampakan
alam eksotis, tak kalah dengan pulau lainnya di tanah air.

Luas Wilayah Pulau Jawa

Kondisi geografis Pulau Jawa berdasarkan peta luas adalah 128.297 km² yang
terbagi ke dalam enam provinsi.

Enam provinsi di Pulau Jawa adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI
Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten.

Batas Pulau Jawa

Batas Pulau Jawa terbagi atas batas laut dan batas daratan.

Batas Timur pulau Jawa adalah Selat Bali
Batas Barat pulau Jawa adalah Selat Sunda
Batas Utara pulau Jawa adalah Laut Jawa
Batas Selatan pulau Jawa adalah Samudera Hindia

Batas Daratan Pulau Jawa:

Batas Barat pulau Jawa adalah Pulau Sumatra
Batas Timur pulau Jawa adalah Pulau Bali
Batas Utara pulau Jawa adalah Pulau Kalimantan
Batas Selatan pulau Jawa adalah Samudera Hindia

Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

Di Pulau Jawa, dataran tinggi terdiri dari Cianjur,
Puncak, Tengger, hingga dataran tinggi Dieng di

Jawa Tengah.

Nama nama dataran rendah kondisi geografis
Pulau Jawa berdasarkan peta adalah Surakarta,
Semarang, Madiun, Cirebon, hingga DKI Jakarta.

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila dari
Sila 1 Sampai 5


Click to View FlipBook Version