SAHABAT COMICARTIST MUSLIM SEJATI FESTIVAL LITERASI CERPEN: JEPITAN MERAH Majalah Lestari Edisi 3 PUISI: PERSAHABATAN KOMIK: TEMAN SAMPAI SURGA “MEMANG TAK SEMANIS GULA NYATANYA KAYU MANIS PUN HANYALAH NAMA MAKA TEMAN PUN TAK BUTUH TEMA BIARLAH MENGALIR SEADANYA” (HAIFA) CEGAH PERUNDUNGAN
Alhamdulillah, puji syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kami tim redaksi majalah Lestari. Atas izin Allah, majalah Lestari edisi 3 dapat terbit. Tak lupa sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw. yang menjadi tauladan dalam kehidupan ini. Terima kasih pula kepada kontributor siswa/siswi SMPIT Al Kahfi. Tak lupa pula terima kasih kami ucapkan kepada Kepala SMPIT Al Kahfi atas dukungan diterbitkannya majalah ini. Kepada para pembaca yang setia, kami juga mengucapkan terima kasih banyak. Kami selaku tim redaksi memohon maaf atas keterlambatan penerbitan majalah ini. Kami sadari masih banyak kekurangan dalam penerbitan ini. Edisi kali ini bertema “Persahabatan”. Kami berharap melalui majalah ini, para siswa dapat menghargai makna persahabatan. Tidak lagi memilih teman, dan semoga bisa mencontoh Nabi dalam bersahabat. Kami juga membuka diri untuk saran yang membangun dari rekan-rekan agar majalah ini terus berkembang ke arah yang lebih baik kedepannya. Terima kasih banyak atas perhatiannya. Semoga majalah ini menginspirasi para pembaca. SALAM REDAKSI sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
i SMP IT AL KAHFI GELAR FESTIVAL LITERASI HANDI SATRIA: COMICARTIST MUSLIM LOMBA MEMPERINGATI HARI GURU PUISI YUK, CEGAH PERUNDUNGAN DI KELAS TEMAN SAMPAI SURGA 1 3 10 29 31 DAFTAR ISI 4 24 CERPEN JEPITAN MERAH 37 CERPEN: AWAL SEBUAH PERJALANAN TEKA-TEKI SILANG TEBAK GAMBAR DAFTAR PRESTASI SISWA 39 40 41
SMP IT AL KAHFI GELAR FETIVAL LITERASI Milenianews.com, Bogor– SMP IT Al Kahfi mengadakan Festival Literasi. Kegiatan itu diselenggarakan di Pesantren Terpadu Al Kahfi, Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Senin-Selasa, 16-17 Oktober 2023. Kepala SMP IT Al Kahfi Rina Rachmawati S.P., M.Pd., mengatakan, SMP IT Al Kahfi memiliki icon sebagai sekolah berbasi karya dan bahasa. “Festival literasi ini sebagai wadah anakanak untuk bisa berkarya. Karena setelah adanya workshop menulis, anak-anak diminta untuk menulis karya fiksi untuk kemudian dibukukan. Harapan kami, setelah mengikuti Festival Literasi ini, para santri Al Kahfi dapat memiliki karya. Targetnya 1 tahun punya 1 karya,” kata Rina Rachmawati dalam rilis yang diterma Milenianews.com. Ketua Panitia, M. Humam Al Abid A.Pd mengatakan, Festival Literasi Sekolah tersebut mengundang beberapa pembicara. “Mereka antara lain, Syahrudin El Fikri untuk bedah buku Sehat dengan Berwudhu; Saeful Falah untuk talkshow Mulai dari Mimpi; serta Irwan Kelana dan Mbak Dee (Rahmadiyanti Rusdi) untuk Workshop Menulis Fiksi,” kata Humam Al Abid “Acara Festival Literasi Al Kahfi juga dimeriahkan dengan bazar buku bersama Penerbit Republika, Gema Insani, Turos, dan masih banyak lagi,” kata Reni Kurniawati M.Pd., anggota panitia yang menangani kegiatan literasi. milenianews.com 1 sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
2
HANDI SATRIA: COMICARTIST MUSLIM Selain menulis dan menggambar sendiri, beberapa dari komik kak Handri Satria juga pernah berkolaborasi dengan penulis lain, salah satunya adalah penulis yang bernama Sayf Muhammad Isa. Kak Handri Satria berteman dengan tim @iqomik dan @liqomik, ini semua adalah komikus-komikus dakwah Indonesia. Bisa dikatakan sangat jarang terjadi pertukaran ide cerita dengan teman se profesi lainnya, dan juga untuk sekadar bertemu muka secara langsung juga dapat dikatakan tidak terlalu sering pula. “Karena yang penting bekerja bukan terlalu sering ngumpul.” Ujar kak Handri Satria melalui pesan surat elektronik. Menurut kak Handri Satria pula, mereka (kak Handri dan temanteman se profesinya) tidak ada mengkhusukan jadwal atau merutinkan jadwal pertemuan mereka. Handri Satria seorang komikus tanah air sudah mulai menggambar dan menulis sejak SD, setelah membaca komik Kung Fu Boy. Ia bercerita bahwa ia tidak pernah mengikuti sekolah gambar, beliau belajar sendiri secara otodidak. Pelan-pelan dan dinikmati prosesnya, dan Alhamdulillah sekarang hasilnya sudah banyak komik-komik yang beliau hasilkan. Sangat banyak penulis-penulis yang menjadi inspirasi kak Handri Satria. Beberapa penulis luar yang menginspirasi beliau adalah Inoe Takehiko, Takashi Maekawa, dan juga Akira Toriyama. Salah satu hal yang menjadi motivasi kak Handri Satria untuk menekuni profesi sebagai komikus di Indonesia adalah ingin mempunyai komik yang banyak untuk anak-anak Indonesia. TOKOH reporter: Javas Dehandra Terakhir beliau menyebutkan pesannya untuk generasi muda islam Indonesia dalam membangun pertemanan positif adalah “Kita hidup di era modern dengan teknologi gadget dan juga sosmed yang luar biasa, maka tidak mengherankan anak muda di jaman ini lebih mudah berkarya dibanding era sebelumnya, manfaatkan semua itu dengan baik, juga berkarya yang bisa bermanfaat untuk banyak orang dan diri kita sendiri, ingat semua ada pertanggung jawabannya di dunia dan akhirat”, pungkasnya. Handri Satria adalah ComicArtist Muslim. Illustrator at Komik Pahlawan Islam & Handri Satria Comics. Ia menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas nya Di SMA Bintara Depok. Dan Studied Art di Universitas Jakarta (UNJ). Domisili belia dengan keluarganya saat ini adalah di Depok. Salah satu karya beliau adalah Janisaris Vol 01, 02, 03. Dan karya beliau yang berkolaborasi dengan penulis Sayf Muhammad Isa adalah komik Shalahuddin Al Ayyubi, Imaduddin Zanki, Al Fatih VS Vlad Dracula, Muhammad Al Fatih. @alfatihsatria 3
KOLOM REDAKSI LOMBA MEMPERINGATI HARI GURU Hari Guru tanggal 25 November 2024 menjadi lebih spesial karena diadakan lomba video pembelajaran untuk guru dan lomba poster untuk siswa. Lomba ini diikuti oleh semua Musyawarah Guru Mata Pelajaran dan semua siswa. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah dan sertifikat. 4
5
6
7
8
SAHABAT RASULULLAH Ya Allah jadikanlah aku sahabat Rasulullah Dekatkan aku kepada nabiku, Muhammad Cintaku Ya Allah Jadikan aku seperti Abu Bakar yang dapat dipercaya Jadikan aku seperti Umar yang pandai Jadikan aku seperti Utsman yang demarwan dan jujur Jadikan aku seperti Ali yang pemberani namun pertemukanlah aku dengan sahabat sejati izinkanlah kami bersama hingga kemudian nanti selamat dan mendapat syafaat aamiin -Aurick 9
10 PERSAHABATAN *Rezky Disiplin 1 Di senja lembut, berbisiklah, Cahaya terputus, langit pun gelap, Kita berdua, melangkah bersama, Persahabatan, abadi di dalamnya. Sahabat, bintang yang bersinar, Terang dalam gelap, sinarnya abadi, Waktu berjalan, kisah panjang, Tak terpisah, kita tetap bersama. Tangan menyambut, seperti pelukan, Tawa dan duka, kita berdua bagikan, Setiap langkah, setiap pelukan, Persahabatan tulus, abadi selamanya. Hujan lembut atau sinar terang, Kita seperti pelangi yang bersama, Warnai hidup dengan bahagia, Sahabat, kita bersama selamanya. Persahabatan berharga, mutiara tak ternilai, Melangkah bersama, tertawa bersama, Hingga akhir nafas, kita abadi, Dalam persahabatan yang selalu tulus. PERSAHABATAN Di kebun waktu, bunga persahabatan mekar, Setiap kelopak, kisah penuh makna kita simpan. Takdir membimbing langkah, saling mengenal, Dalam perjalanan hidup, bersama selamanya. Seiring matahari terbenam di ufuk barat, Bayangan kita bersatu, dalam senja damai. Sahabat, kita seperti sayap yang terbang, Melayang tinggi, bersama mimpi yang tak terbatas. Di pelukan waktu tak terelakkan, Kenangan kita disimpan, harta yang berharga. Tertawa bersama di padang bunga kebahagiaan, Menangis di lembah duka yang dalam. PUISI Ketika badai mengguncang hati dan jiwa, Kita seperti pohon yang kuat, berpegangan erat. Persahabatan jembatan di atas sungai, Melintasi liku-liku hidup, tegar bersamasama. sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
11 Dalam cakrawala kehidupan tak terhingga, Sahabat, kita adalah sinar bintang yang bersinar. Bersama mengarungi lautan peristiwa, Persahabatan kita, takkan pernah pudar. PERSAHABATAN Di medan perjuangan persahabatan kami berdiri, Bersama-sama melangkah, menghadapi cobaan yang terhenti. Takdir membentuk tali yang mengikat hati, Dalam kebersamaan, kita bina mimpi untuk terbang tinggi. Pada puncak gunung, di mana mimpi berkobar, Kami berdua, seperti prajurit yang tak tergoyahkan. Bertarung melawan ketidakpastian dan tantangan, Persahabatan kita, pedang yang tajam dan teguh. Setiap langkah, setiap jerit dalam kegagalan, Kita saling menguatkan, bersama-samalah kita bangkit. Seperti pasukan yang solid, dalam keteguhan bahu, Persahabatan, kunci keberhasilan yang bersama kita raih. Di lautan kehidupan, gelombang datang bertubi-tubi, Namun kita bersama, layaknya kapal yang tak pernah tenggelam. Berlayar melawan arus, menggapai bintang kesuksesan, Persahabatan kita, pelayaran yang tak kenal batas. Tak ada kata menyerah di kamus persahabatan, Kita menorehkan kisah keberhasilan dengan semangat. Bersama, kita bangun jembatan menuju masa depan, Persahabatan kita, fondasi yang kokoh, tak tergoyahkan. Kesuksesan bukanlah tujuan akhir, Tetapi perjalanan bersama, kebahagiaan di setiap detik. Di medan perjuangan persahabatan, kita meraih kemenangan, Bersama, kita sukses, karena kita tak pernah sendiri.
12 PERSAHABATAN Di ladang waktu, benih persahabatan tumbuh, Menjadi pohon tinggi, teguh dan berakar kuat. Akar kita menyatu, dalam tanah kepercayaan, Mengukir cerita, sejak awal hingga akhir zaman. Sahabat, melodi indah yang tak terlupakan, Dalam not-not kehidupan, kita tari bersama. Di setiap bait, ketulusan dan kehangatan, Persahabatan kita, nyanyian abadi tak terhenti. Bergandengan tangan di lorong-lorong kehidupan, Menjelajahi liku-liku, senyum di wajah bersinar. Bagaikan pelaut mengarungi lautan bersama, Persahabatan kita, kompas yang menuntun arah. Di malam sunyi, bintang-bintang bersinar, Seperti kenangan indah yang tak pernah pudar. Sahabat, lukisan abadi dengan warna cinta, Dalam palet hati, kita terus bersama. Di akhir perjalanan, matahari terbenam perlahan, Bersama dalam bayang senja yang damai. Sahabat, bukti keajaiban persahabatan, Tak terkikis waktu dan jarak, abadi bersama. sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
Azka Salsabila P6 13
“Kisah yang telah Rimpuh” By: Khansa Cetta A. Saat jiwa ini hampir temaram Kau hadir bawa kirana baru Seakan nabastaka dalam gulita, Kembali temukan baskaranya Kisah indah yang berlalu Harsa dan lara menyelimuti Pertemanan tanpa alasan Yang nyatanya hanya fatamorgana Awal temu jadi memori Amerta dalam sanubari Kini, terpisah aksa tak berukur Sisakan renjana tak berarti Kisah ini telah rimpuh Kebersamaan ini telah hirap Persahabatan yang mengikat kita, Beri wiyata indah nan berharga Seadanya *Haifa Tlah lekat hina sejak lama Tapi sungguh bayangmu ada Sebab paripurna tak mungkin nyata Karena angan selalu mengada-ada Memang tak semanis gula Nyatanya kayu manis pun hanyalah nama Maka teman pun tak butuh tema Biarlah mengalir seadanya Kurang tentu butuh lebih Dan lebih pasti butuh kurang Sebab yang meluap akan hancur Dan yang menyusut akan lenyap Maka, tak apalah Menyerah belum tentu akhir Memang sahabat bisa saja dicari seabad Tentang Kita Begitu banyak Bintang dilangit Begitu terang Cahaya mereka Menghiasi malam yang gelap gulita Membuat semua mata tertuju padanya Terkadang jauh namun terkadang dekat Seperti kita yang bersahabat Terkadang Bersama terkadang bercerai Menuliskan cerita kita Bersama-sama Mengisi hari-hari bersama dengan Bahagia Melukiskan kenangan yang tak terlupakan Cerita kita kan abadi dalam hati ini Kita seperti jalan yang terpecah Namun diujungnya dipersatukan kembali Kemarin kita dipersatukan dengan sebuah pendidikan Hari ini kita dipisahkan karna masa depan Semoga esok kita dipersatukan Kembali dengan kesuksesan -Yasmin Kayyisah N.Q.(D.4)- Rumah Kita yang selalu bersama Kita yang selalu tertawa Kita yang selalu berbagi kisah Rumah tak selalu berbentuk bangunan Rumah tak selalu dibeli Tapi dapat ku yakini bahwa dirimulah rumah ku Canda tawa menghiasi hari kita Senang bersama sedih bersama Semua terlewati bersama Sahabat yang amat kusayangi ku harap persahabatan kita Bukan hanya sekarang namun sampai kita kembali padanya dan berjumpa ditempat abadi yang Indah. Sahabat perlu kau ketahui aku akan selalu ada untukmu Menjadi Rumah terbaik bagi mu . Febiana D.7 14
PUISI UNTUK AYAH Ayah.. Aku tak ingin kehilanganmu Sosok yang menjadi inspirasi bagiku Pemberi nasehat terbaik untukku Sosok pelindung bagiku Ayah… Jika kau hilang dari hidupku Apa yang akan terjadi denganku? Kemana aku akan bercerita Siapa yang akan menjadi sosok pelindungku di dunia? Ayah… Engkau kerja dari pagi sampai malam Tak pernah aku mendengar engkau berkeluh kesah Tak pernah aku melihat engkau lelah bekerja Dan tak pernah aku melihat engkau berhenti bekerja Ku pandangi wajahmu setiap hari Ku melihat rasa lelah diwajahmu Tetapi Kau tutup lelahmu dengan senyumanmu Kenapa Kau memaksakan untuk tersenyum Ayah.. Ayah.. Terimakasih atas segala jasamu Barang yang mahalpun tak mampu membalas kebaikanmu Ku hanya menyertai namamu dalam doaku Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan untukmu Dan selalu menjadi ayah terbaik untukku. KEHIDUPAN *Hilmi Alrasyid Kata orang ia bak roda yang berjalan Mungkin tidak bagi Sebagian orang Yang perlu membanting tulang hanya demi sesuap pangan Yang perlu bekerja mati matian hanya demi selembar pakaian Yang perlu bekerja siang dan malam hanya demi tidur dengan tenang di atas dipan Mungkin juga tidak bagi Sebagian orang Yang dengan mudahnya nafsunya selalu merasakan kenyang Yang dengan mudahnya berganti pakaian haya karena hatinya tidak nyaman Yang dengan mudahnya tertidur di atas dipan dipan yang nyaman Siapakah yang salah atas semua ini Siapakah yang salah atas roda kehidupan yang seakan akan tidak berjalan Apakah pemerintah dengan kebijakan yang menyengsarakan Ataukah tuhan yang tidak adil dalam memberikan takdir kehidupan Yaa…..tuhan Biarlah mereka yang kesusahan Merasakan nikmatnya kehidupan Sebelum merasakan pedihnya hari perhitungan 15 sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
16
RASA YANG SEDERHANA Aku tidak mengerti atas apa definisi dari perasaan ini Aku hanya ingin bersamanya Menjalani hari hari yang panjang bersamanya Aku hanya ingin menyampaikan perasaan ini padanya dengan sederhana Namun apalah daya Aku hanyalah makhluk biasa yang hanya bisa tertunduk pasrah pada takdir dan ketentuannya Mungkin perasaan ini seperti api yang tak sempat menyampaikan kehangatannya kepada bara yang telah hangus dibakarnya Mungkin perasaan ini seperti angin yang tak sempat menyampaikan kesejukannya kepada api yang telah padam ditiupnya Mungkin ia hanya merasakan panas dan dinginnya tanpa sempat merasakan kehangatan dan kesejukannya Mungkin seperti itulah pula perasaan ini yang tak jelas bagaimana akhirnya Mudah mudahan ia seperti namanya Maha berbaik hati menakdirkan perasaan ini untuk sampai padanya Sahabat *Gendhis Larasati Bahagianya memiliki sahabat Yang selalu menemani ceria Selalu bermain Bersama-sama Tertawa nya membuatku Bahagia Tak hanya Bersama dalam suka Dalam duka pun kami Bersama Saling menghibur saat dalam duka Supaya duka itu menjadi Bahagia Terimakasih sahabat telah lahir di dunia dengan nyata Kehadiranmu menyertai Bahagia Semoga kita akan selalu Bersama Berbagi cerita , berbagi kasih , berbagi rasa Semoga engkau selalu Sejahtera Tak sampai disini , semoga kita bertemu Kembali di surga 17 sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
PUISI TENTANG SAHABAT Darim uku temukan arti sebuah persahabatan Engkau hadir menemani hari hari ku Saat sedih dan Bahagia Lalui hari bersamamu Ingatlah saat itu sahabat Aku bercanda tawa bersamamu Namun apakah kebersamaan ini terus berjalan? Akankah kita selalu Bersama? Persahabatan saat bersamamu Akan selalu tertimpa di benakku Namun kini aku dan dirimu terpisahkan oleh waktu Janji yang pernah kita ucapkan di masa lalu Akan terus teringat dalam pikiran ku Ingatlah sahabat aku selalu mengenangmu Tentang semua kebersamaan itu Andai kau tau sahabat harapanku untuk tetap bersamamu Namun semuanya telah menjadi kenangan terindah bagi ku sahabat *Nayla anggraini budiwan (Mandiri 7) SAHABAT *Salsa Depina Malam ini seperti berjalan lambat Dan membawa anganku bersamamu Mengingat kebersamaan kita yang ternyata tak sebentar Ingin ku tulis semua kenangan Ingin ku tulis semua tentangmu Namun tak kutemukan kata untukmu Selain Rindu.. Rinduku yang seperti malam Diam dalam kegelapan.. Berharap langit mendengar Setiap doa yang kupanjat Agar kau tenang disana.. Sahabat terbaikku... SAHABAT *Siti Syafana Bilqis Darimu ku temukan arti sebuah persahabatan Engkau hadir menemani hari-hari ku Saat sedih dan bahagia Lalui hari bersamamu Ingatlah saat itu sahabat Aku bercanda tawa bersamamu Namun apakah kebersamaan ini terus berjalan? Akankah kita selalu bersama? Persahabatan saat bersamamu Akan selalu tersimpan di benakku Namun kini aku dan dirimu terpisahkan oleh waktu Janji yang pernah kita ucapkan di masa lalu Akan terus teringat dalam ingatan ku Ingatlah sahabat aku selalu mengenangmu Tentang semua kebersamaan itu Andai kau tau sahabat harapan ku untuk tetap bersamamu Namun semuanya telah menjadi kenangan terindah bagi ku sahabat sekolah b erb asis b ahasa d an kary a 18
Pagi – pagi makan teri Di makan sama tahu dan sayuran Mari mondok di Al – kahfi Belajar seru dan menyenangkan Ketika pagi pakai baju yang rapi Entah kemana rupanya Cuma beli komik Sungguhlah mulia para santri di Al – Kahfi pintar pula di bidang akademik Ambil alat potong kuku Untuk rapih kuku kaki Mau hidup seru dan lucu Mari kita ngaji di Al – Kahfi Pergi ke pasar membeli kue Beli nya ramai sampai mengantri Meski hanya nasi dan orek tempe Tetapi kami bangga jadi santri Di rumah ku ada tamu Makanan ada untuk menjamu Sabarlah ibu menanti ku Di pondok aku mendo’akan mu Ghaizhan Bachin Fayyad Ha’il Prestasi 2 – pantun SAHABAT SEJATI *M. Syamil Dari terbit sampai tenggelamnya matahari Sampai matahari tak bersinar lagi Kau tetap sahabat sejati Arti teman lebih dari sekedar materi Aku raja kaupun raja Aku hitam kaupun hitam Kau selalu mengingatkanku Disaat aku salah karena kesalahanku Terimakasih sahabatku Kau selalu ada di hidupku Semoga Allah memberkatimu… Taman bukan sembarang taman, Taman bunga amat harumnya. Teman bukan sembarang teman, Ngaku teman kalau ada maunya Pulang sekolah jam sembilan, Kerjakan tugas dalam kamar, Jangan aku kamu lupakan, Karena utangmu belum kau bayar Nizham Alfarizqi Naik pesawat ke Bukit Tinggi Baru berangkat, berdoa dalam hati Jauh di mata dekat di hati Itulah tanda persahabatan sejati Abdurrahman Azhami Sahabat Sejati *Faiz Wafi Dalam dunia yang penuh warna Bersama teman, cerita tak terhingga Setiap langkah penuh canda dan tawa Persahabatan, adalah harta yang paling berharga Dua hati menyatu dalam cerita Bunga persahabatan tumbuh memekar Lewat gelak tawa dan lara terasa Ikatan abadi, takkan pernah pudar Di taman bunga warna-warni Bersemi persahabatan, yang abadi Di jalan kehidupan yang berliku menanti Saling menguatkan, saling mengiringi Dalam taman hati, bertautlah kami Persahabatan, bersemi di setiap sinar Bunga kepercayaan, mekar tak terhenti Sebuah ikatan yang takkan pernah pudar 19
Almaira D.6 20
Sahabat Sejati *Liyana Haziqah Sahabat aku bersyukur mempunyai sahabat sepertimu Sahabat yang selalu mensupport-ku setiap kali aku bersedih. Jika kamu pergi aku sangat sedih,karna tidak ada lagi yang bisa Mensupport-ku saat aku sedih,kita adalah sahabat. Sahabat kamu ingat saat kita pertamakali bertemu Kita berdua sama-sama malu dan canggung Dan setelah sekian lama kita barjuang Akhirnya kita menjadi sahabat sejati. Semoga kita menjadi sahabat selamanya Karna sahabat sejati itu sahabat yang takPernah putus pertemanannya,igat sahabat! Kita adalah sahabat selamanya. Persahabatan yang Indah *Lantisa Persahabatan, ikatan yang kuat Terjalin erat, bagaian urat Melalui suka dan duka Selalu Bersama Persahabatan, tempat berbagi Tawa, canda, dan rahasia Saling mendukung san menguatkan Tiada pamrih dan harapan Persahabatan, bagaikan Bintang Bercahaya di kala gelap Menuntun jalan yang benar Menjadi sumber semangat Persahabatan, anugerah yang indah Patut kita syukuri dan jaga Hargai setiap momen bersama Hingga akhir masa Persahabatan, takkan lekang oleh waktu Selalu terkenang dalam lubuk hati Kenangan indah yang tak ternilai SAHABAT Persahabatan sejati *Lembayung Malam ini seperti berjalan lambat, Dan membawa anganku bersamamu. Mengingat kebersamaan kita yang ternyata tak sebentar. Ingin ku tulis semua kenangan kita. Ingin ku tulis semua tentangmu. Namum tak kutemukan kata untukmu, Selain Rindu. Rinduku yang seperti malam. Diam dalam kegelapan. Berharap langit mendengar, Setiap doa yang kupanjat. Agar kau tenang disana. Sahabat terbaikku. Sahabat Masa Kecil *M. Arkan Faras Sejak kecil kita bersama Mengarungi suka dan duka Meski terlahir dari orang tua berbeda Tetap sehati sampai tua Sahabat Yang membimbing ku disaat ku jatuh Kau penyemangat hidupku Kau rela meluangkan waktumu bersamaku Tak perna kulupakan meski jauh Sahabat..... Mungkin sebutan itulah yang pantas untukmu Ketika kau jauh jangan pernah melupakanku Ingatlah aku dimanapun kau berada Semoga kita selalu bersama 21
Sahabat Sejati *Atharrayhan Abdurrahman Sontani Dari terbit sampai tenggelamnya matahari Sampai matahari tak bersinar lagi Kau tetap sahabat sejati Arti teman lebih dari sekedar materi Aku raja kau pun raja Aku hitam kau pun hitam Kau selalu mengingatkanku Disaat salah karena kesalahan ku Terimakasih sahabatku Kau selalu ada di hidupku Semoga tuhan memberkatimu SAHABAT *Iyril Mutiara Shakila kau yang selalu Bersamaku kau yang selalu menjagaku kau yang selalu menerimaku kaulah yang selalu memahamiku canda menghiasi hari kita kebersamaan selalu membuat bahagia senang dan sedih kita lalui bersama menuju sebuah cita cita mulia kau yang selalu menemani dalam kalbuku meski jarak memisahkan ragaku doa dan rasa tetap bersatu kaulah sahabat sejatiku wahai sahabatku… adab dan budi baikmu yang membuatku terkesan perilakumu yang kurasakan amat sopan semoga selalu taat patuh sama yang kuasa Sahabat Sejati Yang tak Terpisahkan *Barra Sakti kau yang selalu ada untukku kau yang selalu menyertaiku kau yang selalu membelaku kau yang selalu menerimaku canda tawa menghiasi hari hari kita kebersamaan selalu menyertai kita sedih kita lalui Bersama senang kita lalui Bersama kau yang selalu menemaniku aku ingin disampingmu selalu aku ingin berssamu selalu kaulah sahabat sejatiku wahai sahabatku..... senyummu yang menghiasi hari hariku aku akan selalu ada untukmu engkau selalu ada dalam benakku SAHABAT SEJATI *Muhammad Syamil Yasir Dari terbit sampai tenggelamnya matahari Sampai matahari tak bersinar lagi Kau tetap sahabat sejati Arti teman lebih dari sekedar materi Aku raja kaupun raja Aku hitam kaupun hitam Kau selalu mengingatkanku Disaat aku salah karena kesalahanku Terimakasih sahabatku Kau selalu ada di hidupku Semoga Allah memberkatimu... 22 sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
Arkharega Razzan Nugroho 23
24
Jasmine D.4
Yusra D.4
Rafa Ramadhan 27
Shafira Anabiil M.5 28
Perlahan,Capella tidak memedulikan sekitar nya lagi,aku merasa senang jika dia berekspresi sesuai dirinya,tanpa diatur atau pun di hina orang lain Sepulang sekolah,aku pulang bersama Capella dengan motorku sendiri,aku mengantar Capella hingga sampai ke rumahnya yang sepi.Sejak ia kecil,ia selalu ditinggal oleh ayahnya bekerja ke luar kota,sedangkan ibunya meninggal semenjak ia bayi,ia selalu sendiri di rumahnya yang sederhana.Ia pun melambaikan tangan nya ke arah ku,dan tersenyum ke arah ku,dan ku balas dengan senyuman juga. Suatu minggu pagi yang cerah,aku dan Capella memutuskan untuk mengelilingi perkotaan dengan motorku,aku menaiki motor ku dan segera menjemput Capella.Capella sudah menunggu di teras rumahnya,namun,bentuknya tidak seperti Capella,sepertinya ada nperbedaan di penampilannya,aku pun turun dari motorku dan menghampirinya. Aku mengerutkan keningku dan bertanya.”Pell?ini kamu kan?” Saat aku lagi menulis,seseorang mengajakku ke kantin,aku yang tidak me rasa lapar pun menolaknya,hingga Capella mengajakku ke kantin,awalnyA aku ingin menolaknya,namun pada akhirnya,aku mengikutinya ke kantin. Disaat kita di kantin,orangorang menatap Capella dengan tajam,aku tahu,mereka me natap Capella seperti itu karna aku mau ke kantin dengannya.Entah mengapa,banyak yang tak menyukai jika aku Bersama Capella,namun,aku tidak memikirkan hal seperti itu.Capella yang merasa di tatap seperti itupun merasa risih. “Mereka kenapa sih,ngeliatin nya gitu banget,padahal aku gak ngapa-ngapain”heran Capella sambil membenarkan jepitan merahnya. “Gak usah ditanggepin,biarin aja”jawabku,aku ingin membuatmu tak peduli dengan orang-orang yang seperti itu,dan aku tahu,kau masih risih dengan tatapan orang orang disini. “Dia sangat aneh dengan jepitan merah nya”kata kata yang di lontarkan orang orang terhadap Capella,temanku.Aku heran,mengapa banyak yang tidak menyukai Capella, padahal,Capella sangat baik,periang,senyum nya yang manis,jepitan merah yang selalu ia kenakan di hijabnya.Ia selalu membawakan suasana positif untukku.Dia terlihat se perti anak baik,meski banyak yang tidak menyukainya. Namaku Aliya,hidupku berkecukupan,hidup ku baik baik saja,aku masih memiliki kel uarga yang lengkap,aku juga memiliki banyak teman yang baik kepadaku,Aku juga me miliki 1 teman yang sangat setia,kita sudah berteman sejak di bangku sekolah,Capella lah namanya.Capella adalah salah satu bintang paling terang di tata surya,melambang kan sifatnya yang paling riuh dan mencolok di kelas,tapi,entah mengapa,banyak yang tidak menyukainya. Himmah Izzati JEPITAN MERAH “Aliya,liat deh,daun nya kebakar”panggil Capella ke arah Aliya. “Ah kebiasaan,manggil-manggil buat hal yang gak penting”melasku. “Ah gak seru,padahal lagi kebakar tuh”balas Capella lagi. “Dahlah pell”melas aku lagi,aku pun menuju kursiku lagi dan menulis puisi ku lagi,hi ngga selesai. 30 Kita pun duduk dan menikmati makanan yang kita pesan,aku pun memesan makanan juga.Tatapan orang-orang belum lepas dari Capella,entah karna makan bersamaku atau karna jepitan merah nya yang mencolok. sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
“Iya ini aku,kenapa?”jawab Capella. “oh gak ada kok, ayo jalan!”ujarku,aku tidak terlalu memedulikan penampilannya. Aku pun menaiki motorku, Capella pun naik dan duduk di belakangku,kita mengelilingi kota Jakarta dengan riang. Sejujurnya,aku mengajak Capella berkeliling agar dia tidak memikirkan orang-orang yang mengatur hidupnya,Capella adalah salah satu orang yang gampang terbawa perasaan, jadi,aku mengajaknya berkeliling agar ia tak memikirkan apa-apa untuk sekarang. Aku dan Capella memutuskan untuk beristirahat di rumah Capella. “Pell,ini Make-up apaan? gak pernah liat”tanyaku,aku menemukan make-up yang tak kukenali di meja rias Capella. “Oh,itu aku beli di toko online,lumayan harga aslinya 25 ribu”jawabnya. “Aliya,kalo aku lepas jepitan merahku,cantik gak?”Tanya Capella tiba-tiba. “Pakai gak pakai kamu tetap cantik, kenapa emang?Jawabku. “Yaa,aku mau lepas jepitan merah ini..” “Kenapa?bukannya kamu suka banget sama jepitan itu?” “Kata orang aneh,lebih baik dilepas…” “Lagi-lagi kata orang, gak usah di dengarin Pell..” “Kamu gak tau liy, rasanya di ketawain di mana-mana,aku capek,aku gak pernah diakui” “Ada aku Pell…” “Cuman kamu,liy…” Aku hanya terdiam,yang Capella katakana ada benarnya,tuntutan orang-orang yang terlalu mengaturnya,pasti akan membuatnya risih.Aku hanya ingin Capella tidak memikir kannya dan biarkan ia menjadi dirinya sendiri.Aku juga yakin,apapun yang Capella laku kan,itu tak akan cukup bagi orang-orang itu,bagi mereka,Capella hanyalah anak yang bisa mereka olok seenaknya. “25 ribu?murah banget,yakin ini aman?kalo ada bahan yang bahaya gimana” “Dah gakpapa,ini baru aku pakai tadi pagi” “Efeknya bisa nanti Pell…” “Gak usah dipikirin,muka aku ini” Meskipun begitu,aku melihat sisi panik dari Capella,sepertinya,Capella ingin menggunakan make-up untuk mempercantik dirinya, Namun,ia tidak mengerti tentang make-up, dan duitnya yang tak cukup untuk membeli make-up.Capella sudah cantik tanpa makeup,namun,sepertinya kurang untuk dirinya,apalagi,ia butuh validasi dari orang-orang di sekitarnya. 31
Muhammad Haifan 32
Sampai suatu waktu aku di beri kesempatan untuk mengikuti olimpiade matematika. Bukan yang pertama kali nya. Sebelumnya aku pernah ikut lomba seperti ini tapi aku gagal. Tidak ingin hal yang sama terjadi dua kali akhirnya aku pun mempersiapkan lomba itu dengan sematangmatangnya. Sampai hari itu pun tiba. Alhamdulillah nya aku mengerjakan dengan lancar. Sampai keesokan nya, di sekolah teman-teman dekatku dengan tidak sabar melihat mading sekolah tentang pengumuman lomba kemarin. Ada namaku ‘Selena Anastasya’ yang meraih juara 2 di lomba olimpiade matematika tingkat kabupaten. Senang sekali rasanya, apalagi banyak sekali teman-teman yang selalu mendukungku. Waktu pun berlalu, tidak terasa 5 hari lagi akan dilaksanakan ujian akhir di kelas 9. Tentu tidak hanya pelajaran seperti matematika dan IPA saja tapi juga pelajaran-pelajaran di pesantren seperti ujian kitab, hadist, hafalan, dan semacamnya. Tidak semua orang tau apa kemampuan mereka dan apa bakat mereka. Kita hanya berusaha mengikuti arus sungai kehidupan kita masing-masing. Kita tidak pernah tau kapan dan dimana kita akan berhenti. Sampai kapan arus kehidupan ini berjalan dengan sendirinya bak arus sungai yang deras? Awal dari Sebuah Perjalanan Namaku Selana Anastasya. Aku sudah duduk di bangku SMA sekarang. Aku lahir dari keluarga yang berkecukupan. Bagaikan langit biru dengan pelangi serta burung-burung indah berterbangan di atasnya. Aku mempunyai keluarga yang harmonis, terdiri dari 1 kakak, 1 adik dan kedua orang tua yang sempurna. Orang tua ku tidak pernah menuntut apa-apa dari ku maupun kakak ku. Walaupun mengingat prestasiku yang tidak terlalu tinggi, berbanding jauh hal nya dengan kakak ku yang prestasinya sangat banyak. Bahkan dia mampu mendapatkan beasiswa di luar negeri sesuai dengan keinginannya. Kakakku tidak pernah dimasukkan ke pesantren,les ataupun semacamnya. Aku pun juga mencoba menggali potensi apa yang aku miliki. Sepertinya aku pun baru tau bahwa aku sangat tertarik dengan matematika. Tidak terlalu sulit bagiku, malahan menyenangkan. Nilai matematika ku tidak pernah di bawah 90. Sedangkan aku menjalani kehidupan SMP di pesantren. Ya walaupun agak terpaksa, aku tetap menjalani hari-hari ku dengan biasa di pesantren. K.N.H. 33 sekolah b erb asis b ahasa d an kary a
Dan begitulah akhirnya aku perlahan mulai bangkit dan menjadikan semua yang terjadi sebagai hikmah dan pelajaran yang sangat berharga. Dan sampai sekarang aku tetap melanjutkan dan lebih mengasah potensiku dan aku juga sering mengikuti lomba matematika di mana saja. Dan akupun semakin yakin bahwa ini adalah awal dari sebuah perjalanan. Sudah hampir 1 minggu aku tidak masuk ke pesantren, ujian pun sepertinya juga sudah dimulai. Aku tidak peduli dengan ujian itu, aku hanya terus memikirkan bagaimana nasib ibu ku, sedangkan kakak akan segera balik ke luar negeri. Aku hanya ingin menemani ibuku lebih lama lagi. “Kamu tidak bisa meninggalkan sekolah begitu saja, itu sama saja kamu tidak peduli dengan harapan abi!”. Ujar kakakku dengan nada yang tegas. Tapi memang benar, aku harus memikirkan masa depan ku agar dapat membahagiakan kedua orang tuaku kelak. Meski terlambat akhirnya aku bisa menyusul semua ujian yang tertinggal. Saat wisuda pun aku mendapat penganugerahan salah satu nilai tertinggi di angkatan. Tidak lama ada suara mobil datang di depan asrama ku. Itu mobil paman ku. Akupun segera naik ke mobil. Di dalam mobil hanya ada paman ku dan kakakku. “ kak kenapa aku pulang?” Tidak ada yang merespon pertanyaan ku sama sekali, mereka hanya terdiam. Sampai akhirnya saat tiba di depan rumah, pertanyaanku akhirnya terjawab. Kami pun tentu mempersiapkan dengan sematang-matangnya. Sampai tiba-tiba,, wali asrama datang ke kamarku dan memberikan kartu kepada ku. “Hah, kartu perizinan? Ini untuk apa ustadzah? Apa aku akan pulang?”. Ujarku. “Iya sel hari ini kamu akan dijemput”. Jawab ustadzah. “Tapi karena apa ustadzah?”. Tanya ku kembali. “Nanti kamu akan tau”. Ujar ustadzah. Aku bingung sekaligus heran kenapa ustadzah menjawabnya seperti itu. Teman-teman ku juga keheranan, mengingat sebentar lagi akan dimulai dengan ujian hadist. Bagaikan tiupan terompet sangkakala, seperti sudah menjadi akhir dunia bagiku melihat bendera kuning terpasang di depan rumah. Aku terus bertanya-tanya dalam diri ini, siapa?. Melihat jasad seseorang yang selama ini selalu menjadi sosok pahlawan bagiku, kini sudah tertidur lelap untuk selama-lamanya dengan berbalutkan kain kafan. “Selena maaf ya kakak baru ngasih tau hal ini , abi sudah meninggal kemarin sore”. Aku tidak bisa berkata apa-apa selain air mata yang terus membasahi pipiku, juga pelukan hangat dari ibuku seraya berkata “Maafkan ibu selena, maafkan ibu”. Aku tidak mengerti kenapa ibu meminta maaf waktu itu. 34
Persahabatan adalah hal tersulit di dunia untuk dijelaskan. Itu bukan sesuatu yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi jika Anda belum mempelajari arti persahabatan, Anda benar-benar belum belajar apa-apa. ~MUHAMMAD ALI kontributor: Fathan Maulana 35 sekolah berbasis bahasa dan karya
36
37
SERAH TERIMA JABATAN & PEMBERIAN KENANGKENANGAN 38
TEKA-TEKI SILANG 39
40 TEBAK GAMBAR sekolah b erb asis b ahasa d an kary a Jawaban Jawaban
DAFTAR PRESTASI SISWA
2 PRESTASI
SEKOLAH BERBASIS BAHASA DAN KARYA