Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang MODUL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kelas III Semester 1
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta inayah-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat serta pengikutnya hingga akhir hayat. Karena atas limpahan-Nya kami mampu menyelesaikan modul Pendidikan Agama Islam (PAI). Harapan kami semoga dengan adanya modul ini mampu membimbing proses pembelajaran peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung, khususnya murid kelas III SDIT As-Sakinah Tanjungpinang. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang selalu membantu dalam kelancaran penyusunan modul ini. Sehingga, kami sangat mengharapkan kritik dan sarannya apabila terdapat kesalahan demi kesempurnaan modul ini. Hanya kepada Allah Swt kita memohon petunjuk serta bimbinganNya, semoga penyususnan Modul ini bias bermanfaat untuk kita semua. Amin Ya Rabbal’Alamin Tanjungpinang 16 Agustus 2021 - ii
Kata Pengantar .....................................................................................ii Daftar Isi ..............................................................................................iii Pembelajaran 1 Sifat Wajib Bagi Allah ................................................ 1 Pembelajaran 2 Puasa Ramadhan......................................................... 6 Pembelajaran 3 Ikhlas dan Kerja Keras ................................................ 11 Pembelajaran 4 Asma’ul Husna ........................................................... 17 Pembelajaran 5 Hadits ......................................................................... 21 Pembelajaran 6 Do’a Sehari-hari ......................................................... 26 Pembelajaran 7 Siroh Para Nabi .......................................................... 30 Pembelajaran 8 Al-Qur’an Surat An-Nashr........................................... 49 Daftar Pustaka ..................................................................................... 54 - iii
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang SIFAT WAJIB ALLAH SWT Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Sifat wajib Allah SWT yang pertama adalah ‘Wujud’ artinya ‘ada’. Tidak adaTuhan selain AllahSWTdi dunia ini. Dalilnya ada di Suroh ar-Ro’du ayat 4 yang artinya “Allah adalah Pencipta segala sesuatu, dan Dia Tuhan yang Maha Esa, Maha Perkasa” Adanya alam semesta yang kita lihat adalah salah satu bukti bahwa Allh SWT itu ada dan tidak masuk akal alam semesta terciptatanpa adanya SangPencipta. A. Apa itu Sifat Wajib AllahSWT ? Sifat wajib Allah SWT adalah sifat yang pasti dimiliki Allah SWT dan kita harus yakin bahwa Allah SWT memiliki sifat tersebut. Jumlah sifat wajib Allah SWT itu ada 20 sifat, tetapi kita pelajari 5 sifat dulu ya kawan-kawan. Sudah siap mempelajarinya? Ucap basmalah bersamasama sebelummulai belajar.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Sifat wajib Allah Swt yang ketiga adalah “Baqa” artinya kekal atau abadi. Dalilnya ada di surat Al-Qashas ayat 88 yang artinya “Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah Swt”. Sesungguhnya Allah Swt ada untuk selama-lamanya, mustahil Allah Swt rusak, musnah, binasa maupun mati. Sifat wajib Allah Swt yang kedua adalah “Qidam” artinya ‘terdahulu’ atau ‘tidak berawal’. Allah Swt ada sebelum segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah Swt. Dalilnya ada di surat Al-Hadisayat 3 yang artinya “Dialah yang awal dan akhir” Sesungguhnya Allah Swt itu tidak memiliki awal mulanya dan mustahil bahwa ada pendahulu sebelum Allah Swt.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Sifat wajib Allah SWT yang keempat adalah ‘Mukholafatul lil Hawaditsi’ artinya ‘berbeda dengan makhlukNya’. Di dunia ini tidak ada yang menyerupai Allah SWT. Dalilnya ada di Suroh as-Syuro ayat 11 yang artinya “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya” Banyak sekali makhluk ciptaan Allah SWT, mulai dari manusia sampai makhluk-makhluk yang tidak bisa dlihat oleh mata kita. Sifat wajib Allah SWT yang kelima adalah ‘Qiyamuhu bi nafsihi’ artinya ‘berdiri sendiri’. Allah SWT tidak memerlukan bantuan orang lain. Dalilnya ada di Suroh al-Ankabut ayat 6 yang artinya “Sungguh, Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam ” Sesungguhnya Allah SWT menciptakan alam semesta ini karena kehendak sendiri tanpameminta pertolongan siapapun .
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang PUASA RAMADHAN
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang A. Pengertian Puasa Ramadhan Puasa secara bahasa adalah ‘menahan’ sedangkan secara istilah adalah menahan diri dari makanan dan minuman serta hal-hal yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. A. Dalil Puasa Ramadhan “Hai, orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (Q.S al-Baqoroh : 183) C. Syarat Wajib Puasa 1.Beragama Islam(umatIslamwajib berpuasa) 2.Baligh (seseorang yang telah mencapai kedewasaan) 3. Kuat,sehat dan mampumelaksanakan puasa
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang D. Rukun Puasa Ramadhan 1. Niat dimalamhari(sebelumfajar) 2. Menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa dari terbitfajar hingga terbenammatahari E. Amalan di Bulan Ramadhan F. Hal -hal yang Membatalkan Puasa 1. Makan,minumatau muntah dengan senagaja 2. Hilang akal(gila atau mabuk) 3. Haid atau nifas bagi perempuan 4. Murtad (keluar dari agama Islam 5. Memasukkan sesuatu ke dalamtubuhwalaupun bukanmakanan
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang G. Golongan yang T idak Boleh Berpuasa 1. Orang yang sakit parah dan tidak kuat untukmelaksanakan puasa 2. Musafir(Orang yang sedang dalamperjalanan jauh) 3.Wanita hamil atau sedangmenyusui Ketiga golongan tersebut tidak boleh melakukan puasa tetapi wajib menggantinya di hari yang lain. H. Hal -hal yang Dapat Merusak Nilai Pahala Puasa 1. Melakukan perbuatan atau perkataan tercela, contohnya berkelahi, berbohong, menghina, hasud, dengki, marah, memfitnah dan lain sebagainya. 2. Sengajamelihat gambar-gambar yang tidak baik. I. Hikmah Berpuasa 1.Melatih kesabaran 2.Melatih disiplin waktu 3.Membersihkan hari dari dosa dan maksiat 4.Mempererat talisilaturrahmi 5.Lebih peduli pada sesama 6. Pahala dilipat gandakan ss
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang J. Sunnah Berpuasa 1.Makan sahur dimalamhari 2.Mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka puasa 3.Memperbanyak ibadah sunnah seperti tadarus, shalat tarawih, do’a, ‘itikaf(berdiamdiri dimasjid) dan amal ibadah lainnya.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang IKHLAS DAN KERJA KERAS Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang A. Pengertian Ikhlas Ikhlas artinya melakukan amal perbuatan semata-mata hanya untuk mengharapkan ridho Allah SWT. Orang yang ikhlas akan menyembunyikan amal perbuatannya. Tidak pamer dalam kebaikan, melakukannya bukan karena apa-apa dan siapa-siapa, bukan karena orang tua, guru, kawan dan lainnya, dan juga bukan karena ingin mengharapkan hadiah. B. Hakikat Ikhlas Ikhlas letaknya ada di dalam hati. Ikhlas itu sangat erat hubungannya dengan niat. Maka dari itu, kita harus menjaga keikhlasan niat di hati. Setiap perbuatan akan diberikan ganjaran sesuai dengan niatnya. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang berbunyi : “Segala sesuatu tergantung pada niatnya” Dan Firman Allah dalam surat al-An’am : 162, artinya : “Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” IKHLAS
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang C. Contoh Sikap Ikhlas di Rumah Membantu orang tua dengan tidakmengharapkan imbalan Shalat bukan karena ingin dibilang sholeh atau sholehah Mengulang pelajaran tanpa mengharapkan pujian D. Contoh Sikap Ikhlas di Sekolah Belajar dengan sendirinya, bukan karena ingin dibilang rajin dan pintar Berinfaq tanpa perasaan riya’ (pamer perbuatan baik karena ingin dipuji) Shalat bukan karena ingin dibilang sholeh atau sholehah Tertib dan rapi ketika upacara tanpamengharapkan pujian E. Contoh Sikap Ikhlas di Masyarakat Membantu tetangga tanpamengharapkan imbalan Berinfaq atau bershodaqoh bukan karena ingin dibilang dermawan Shalat jamaah dimasji tanpamengharapkan pujian
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Orang yang ikhlas akan mendapatkan banyak keuntungan. Adapun manfaat sikap ikhlas sebagai berikut : Dimudahkanurusannya Menambah pahala sebagai bekal di akhirat nanti A. Arti Kerja Keras Kerja keras artinya bersungguh-sungguh dalam berusaha untuk mendapatkan hasil yang baik. Kerja keras merupakan kunci untuk meraih kesuksesan. Sebagaimana dalam mahfudzot : Man jadda wajada “Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka Ia yang akan mendapatkannya” F. Manfaat Sikap Ikhlas KERJA KERAS
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang B. Hakikat Kerja Keras Kerja keras untuk menjadikan hidup lebih baik. Bekerja keras menjadikan kita lebih bersyukur karena kita bisa menghargai setiap usaha yang telah dilakukan. Perilaku kerja keras dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, ketika beliau menyebarkan agama Islam yang tidaklah mudah. Disanalah beliau mengamalkan sikap kerja keras yang menghasilkan tersebarnya agama Islam ke seluruh dunia. Firman Allah SWT yang ada di surat at-Taubah ayat 105 yang artinya : “Dan katakanlah, “bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” Bersungguh-sungguh dalammengulang pelajaran Bersungguh-sungguh dalam membantu ayah dan ibu serta anggota keluarga yang lainnya Sungguh-sungguh menta’ati peraturan dirumah C. Contoh Kerja Keras di Rumah
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang D. Contoh Kerja Keras di Sekolah Belajar dengan sungguh-sungguh Menta’ati peraturan sekolah dengan sungguh-sungguh Menjaga kebersihan sekolah dengansungguh-sungguh Berusaha khusyu dalamshalat dengan sungguh-sungguh Giat bergotong-royong denganmasyarakatsekitar Sungguh-sungguh dalammembantu tetangga Giat berdakwah kepada sesama F. Contoh Kerja Keras di Masyarakat Kerja keras harus disertai dengan usaha dan do’a serta hasilnya harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Orang yang bekerja keras akan mendapatkan banyak manfaat. Diantaranya sebagai berikut. Kuncinya hidup sukses Mendapatkan prestasi Menjadikan kita lebih besyukur E. Manfaat Kerja Keras
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang ASMA’UL HUSNA Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang A. Pengertian Asma’ul husna Asma’ul Husna artinya nama-nama yang baik yang dimiliki oleh Allah SWT. Asmaul Husna jumlahnya ada 99. Istilah Asmaul Husna dikemukakan oleh Allah SWT dalam firman-Nya: “(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, yang mempunyai namanama yang terbaik” (Q.SThoha : 08) Dan dalam Firman Allh SWT yang lain “Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma’ul Husna itu dan tinggalkan orang-orang yang menyalah artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”(Q.S al-’Araf: 180) B. Mari Menghafal Asma’ul Husna م ي Agung Maha ال َع ِظْ ر و ْ Pengampun Maha ال َغف
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang ر و كْ ش َّ ال Maha Pembalas Budi ى Tinggi Maha ال َعلِ ر ي ْ ِ Besar Maha ال َكب يظ Penjaga Maha ال َحفِ ْ ت ي مقِ ْ ال Maha Pemberi Kecukupan ب ي ْ Perhitungan Pembuat Maha ال َح ِس
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Mari bersama, hafal asmaul husna Nama baik Allah, hafal 8 dulu 'Al-Adzim artinya, yang Maha Agung Al-Ghofur artinya yang Maha Pengampun Asy-Syakur Pembalas Budi Al-'Ali yang Maha Tinggi Al-Kabir itu artinya Maha Besar Al-Hafidz Maha Penjaga Al-Muqit Pemberi Kecukupan Al-Hasib Maha Pembuat Perhitungan -Nada Lagu : Mana dimana anak kambing sayaC. Mari Bernyanyi Bersama !
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang HADITS Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang 1.Hadits Keutamaan Sedekah Sedekah salah satu amalan sholeh yang dapat menghapus kesalahan dan dosa kita, tentunya menghapus kesalahan dan dosa keci saja. Dosa kecil ini mungkin sering kali kita lakukan setiap harinya tanpa sadar. Kita tidak sadar telah menyakiti orang lain dengan perkataan kita, kita tidak sadar telah menyakiti orang lain dengan sikap kita dan masih banyak kesalahan lainnya yang kita tidak sadari. Dari kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa kecil tadi bisa dihapus dengan mengamalkan amalan sholeh salah satunya dengan bershodaqoh. Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW. َ النَّار ُ اء َ م ْ ُئ ال ْطفِ ُ ي َمَكَ َة َخِطيئَ ْ ُئ ال صَدقَُة تُ ْطفِ َّ ال Artinya: “Sedekah akan menghapus kesalahan sebagaimana air dapat memadamkan api. Kosa Kata Hadits Keutamaan Sedekah
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang 2. Hadits Ucapan Yang Baik Itu Sedekah Sedekah tidak mesti diberikan berupa materi (uang, harta dan lainlain). Mengucapkan kata-kata yang baik juga termasuk sedekah. Ucapan yang baik isinya mengandung manfaat bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain. Seperti dalam hadits Nabi Muhammad SAW : Artinya: “Ucapan yang baik adalah sedekah.” (H.R Bukhori)
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Kosa Kata Hadits Ucapan Baik Sedekah 3. Hadits Bersuci Sebagian dari Iman Thoharoh atau bersuci merupakan salah satu darisyaratsahnya shalat. Bisa juga diartikan dengan wudhu untuk shalat karena wudhu adalah syarat dari sahnya shalat. Sebagaimana dalam hadits Nabi MuhammadSAW : ُ ْطر ر ميَا ِن َش ُ و ُ ال ُّطه ِ اْلْ Artinya : “Bersuci adalah sebagian dari Iman” (HR. Muslim)
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Kosa Kata Hadits Keutamaan Sedekah
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang DO’A SEHARI-HARI Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Alasan Kita Berdo’a Supaya diberkahi Allah Swt Mendapatkan ketenangan hati Memohon pertolongan Allah Swt dalam setiap aktivitas Memohon perlindungan Allah Swt dari semua masalah yang kita hadapi 1.Do’a Sebelum Berwudhu (Niat Berwudhu) nawaitu wudhuu-a li rof-’il hadatsil asghori fardhol lil-laahi-ta’aa-laa Artinya : Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah ta’ala. DO’A SEHARI -HARI
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang 2. Do’a Sesudah Berwudhu Asy-hadu al-laa ilaa ha illallaah, wah dahuu laa syari kalah, waasy hadu anna muhammadan ‘abduhuu warosuuluh, Allahummaj- ’alnii minat-tawwabina, waj-’alnii minal mutathohhiriina waj ‘alnii, min ‘ibaadikas-shoolihiina Artinya : Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, tida sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku ke dalam golongan orang yang selalu bertaubat dan jadikanlah aku orang yang bersuci, dan jadikanlah aku golongan hambaMu yang sholeh.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang 3. Do’a Sesudah Adzan Allahumma rabba haa dzhihid da’watit taammah, washolaatil qoo imah, aati muhammadanil wasiilata wal fa dhii lah, wab ‘ats hu maqoomam mah muudanil ladzii wa’aad-dah Artinya : Ya, Allah! Tuhan dari seruan yang amat sempurna ini, dan shalat yang ditunaikan, berikanlah kepada Muhammad perantara dna keutamaan dan tempatkanlah Muhammad di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang SIROH PARA NABI Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang 1. Kisah Nabi Yusuf a.s Nabi Yusuf a.s adalah anak ke tujuh dari dua belas anak Nabi Yaqub a.s. Ibundanya bernama Rahiel. Nabi Yusuf lahir di Palestina. Ibundanya wafat saat Nabi Yusuf a.s berumur dua belas tahun. Nabi Yusuf a.s berdakwah di daerah Mesir dan diamanahi menjadi seorang pejabat kerajaan untuk menangani bencana kekeringan selama tujuh tahun dari tafsiran mimpi Raja. Nabi Yusuf a.s wafat di Nablus (Palestina). Suatu malam, Nabi Yusuf a.s bermimpi 11 bintang, bulan dan matahari bersujud kepadanya. Ia begitu terkesan dengan mimpinya. Keesokan harinya, Nabi Yusuf a.s menceritakan mimpinya kepada Sang Ayah “Wahai Ayahku, sesungguhnya Yusuf bermimpi melihat sebelas bintang, bulan dan matahari. Yusuf lihat semuanya sujud kepada Yusuf.” Mendengar hal ini, Nabi Yaqub a.s begitu gembira. Ia tahu bahwa mimpi putranya bukan mimpi biasa. Itu sebuah tanda bahwa suatu saat putranya akan menjadi seorang yang dimuliakan oleh Allah SWT dan manusia. Rasa cinta dan kasih sayangnya kepada Nabi Yusuf a.s semakin besar. Karena Nabi Yaqub a.s khawatir jika mimpi ini diketahui oleh saudara-saudaranya, maka Nabi Yaqub a.s pun berkata kepada putra tercintanya “Hai anakku, janganlah engkau beritahu kepada saudarasaudaramu tentang mimpimu itu, Ayah khawatir jika mereka mengetahuinya, maka mereka akanmencelakakanmu.” Rasa sayang dan cinta yang ditunjukkan Nabi Yaqub a.s ke Nabi Yusuf a.s menimbulkan kebencian saudara-saudaranya.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Mereka iri dan dengki. Adik Nabi Yusuf a.s pun ikut dibenci karena dianggap mendapatkan kasih sayang yang sama seperti Nabi Yusuf a.s. Dalam sebuah pertemuan rahasia, saudara- saudara Nabi Yusuf a.s membuat rencana keji. Salah satu saudaranya berkata “Bunuhlah Yusuf, atau buanglah Dia di daerah yang tidak dikenal supaya perhatian Ayah kembali kepada kita semua”. Yahuda, saudara yang keempat tidak setuju dengan usulan tersebut, dan akhirnya mengusulkan kepada saudaranya yang lain “Janganlah kalian membunuh Yusuf, tetapi masukkanlah Ia ke dalam sumur yang sering dilewati dan dijadikan tempat peristirahatan bagi para musafir. Jika ada yang menemukannya, mereka membawanya jauh dari kita dan mungkin Dia akan dijualsebagai budak”. Akhirnya mereka menyetujui usulan Yahuda dan menyusun rencana selanjutnya yaitu membawa Nabi Yusuf a.s tanpa ada rasa keberatan dari Sang Ayah yang selalu khawatir dengan keselamatan Nabi Yusuf a.s. Keesokkan harinya, saudara-saudara Nabi Yusuf a.s meminta izin kepada Nabi Yaqub a.s untuk mengajak Nabi Yusuf a.s bermain ke tepi hutan untuk menikmati pemandangan. Pada awalnya, Nabi Yaqub a.s raguragu memberi izin. Akan tetapi, setelah didesak oleh saudara-saudara Nabi Yusuf a.s, akhirnya Nabi Yaqub a.s mengizinkan dengan memberi pesan kepada mereka agar berhati-hati dan menjaga adiknya tersebut. Esoknya, berangkatlah rombongan putra Nabi Yaqub a.s, kecuali Bunyamin karena masih terlalu kecil. Mereka menuju ke tempat sesuai dengan rencana mereka kemarin.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Setibanya di tempat tersebut, mereka bermain kejar-kejaran. Pada saat bermain, mereka sedikit demi sedikit melepaskan baju Nabi Yusuf a.s. Nabi Yusuf a.s tidak menyadari apa maksud saudara-saudaranya tersebut. la hanya mengikutinya saja. Mereka berkejar-kejaran hingga sampai di dekat sebuah sumur. Tempat tersebut ada di hutan yang biasanya dilalui oleh paramusafir. Dengan cepat, mereka mengangkat Nabi Yusuf a.s dan hendak melemparkannya ke dalam sumur. Nabi Yusuf a.s meronta dan berusaha melepaskan diri. Akan tetapi, cengkeraman saudara-saudaranya lebih kuat. Akhirnya, perlawanan Nabi Yusuf a.s sia-sia saja. Mereka berhasil melemparkan Nabi Yusuf a.s ke dalam sumur tersebut. Sore harinya, mereka datang kepada ayah mereka sambil menangis. Mereka berkata, "Ayah, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Nabi Yusuf a.s di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala, dan Ayah sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah berkata yang benar.” Mereka datang membawa baju Nabi Yusuf a.s yang berlumuran dengan darah palsu. Dengan sedih, Nabi Yaqub a.s berkata, “Sebenarnya hanya dirimu sendirilah yang memandang perbuatan itu baik atau buruk, maka hanya bersabar itulah yang terbaik bagiku. Dan hanya kepada Allah SWT, aku memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.”
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Kemudian, datanglah kelompok orang-orang musafir. Seorang di antaranya mengambil air. la menurunkan timbanya dan berkata, "Oh, kabar gembira, ada seorang anak muda!" Mereka lalu menyelamatkan Nabi Yusuf a.s dan menyembunyikannya sebagai barang dagangan. Akhirnya, mereka sepakat untuk menjual anak temuan itu kepada salah seorang menteri di negeri Mesir yang bernama Qitfir Al Aziz. Karena Nabi Yusuf a.s adalah anak temuan mereka takut pemilikinya akan mengambilnya. Oleh karena itu, mereka tergesa-gesa menjualnya dengan harga yangmurah. Qitfir membeli Nabi Yusuf a.s untuk membantu istrinya, Zulaikha, dalam mengurus kebutuhan rumah tangganya. Qitfir berkata kepada istrinya, "Wahai istriku, berikanlah dia tempat yang baik, rnungkin dia akan sangat bermanfaat bagi kita, atau jika engkau menginginkannya, kita bisamengangkatnya sebagai anak.” Sejak itu, Nabi Yusuf a.s tinggal di rumah Qitfir dan istrinya. Nabi Yusuf a.s bekerja dengan baik, cekatan, dan jujur. Oleh karena itu, Ia diperlakukan sangat baik. Bertahun-tahun, Nabi Yusuf a.s tinggal di rumah tersebut sampai tumbuh dewasa. la menjadi pemuda gagah dan tampan. Allah pun memberikan ilmu yang cukup luas kepada NabiYusuf a.s. Awalnya, Zulaikha menaruh simpati kepada Nabi Yusuf a.s karena kebaikan dan ketangkasan NabiYusuf a.s dalam bekerja. Ketika Nabi Yusuf a.s dewasa, rasa simpati itu berubah menjadi cinta. Zulaikha terpikat oleh kepribadian dan ketampanan NabiYusuf a.s.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Ketika suaminya pergi ke luar kota, Zulaikha kemudian memanggil Nabi Yusuf a.s ke kamarnya. la menggoda Nabi Yusuf a.s. Sambil menutup pintu, ia berkata, "Marilah ke sini." Akan tetapi, Nabi Yusuf a.s menolak dan hendak berlari ke luar kamar. Zulaikha menarik baju Nabi Yusuf a.s dari belakang. Ketika Nabi Yusuf a.s membuka pintu kamar, tiba-tiba muncul Qitfir. Zulaikha merasa cemas dan ketakutan. Untuk membela dirinya. Zulaikha menuduh Nabi Yusuf a.s telah berbuat buruk kepadanya. Nabi Yusuf a.s sangat terkejut mendengar tuduhan tersebut. la berusaha menjelaskan kepada Qitfir bahwa dia tidak bersalah. Zulaikhalah y a n g m e m a k s a n y a . A k h i r n y a , terjadilah tuduh-menuduh di antara keduanya. Mendengar pengakuan keduanya, Qitfir menjadi bingung. Oleh karena itu, ia bertanya kepada saudara Zulaikha yang terkenal jujur dan bijak. Saudara Zulaikha berkata, "Jika baju yang dikenakan Yusuf sobek di bagian depan, istrimu benar. Namun, jika baju Yusuf sobek di bagian belakang,Yusuflah yang benar.” Qitfir lalu menoleh ke arah Nabi Yusuf a.s. la melihat baju Nabi Yusuf a.s robek bagian belakang. Itu berarti istrinya yang bohong. Hal ini membuatnya sangat kecewa terhadap istirnya. Peristiwa tersebut membuat Qitfir merasa khawatir jika banyak orang tahu hal memalukan itu, Oleh karena itu, Qitfir berpesan kepada Nabi Yusuf a.s,
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang “Aku mohon kepadamu agar apa yang telah terjadi tidak engkau ceritakan kepada siapa pun." Kemudian, Qitfir berkata pula kepada Zulaikha," Dan engkau istriku, mohon ampunlah atas dosa yang telah engkau lakukan.” Walaupun berusaha untuk dirahasiakan, peristiwa itu tersebar juga. Zulaikha menjadi bahan gunjingan di kalangan istri pejabat Mesir. Hal ini tentu saja membuat perasaan Zulaikha resahmeskipun la memang bersalah. Zulaikha kemudian mengundang wanita-wanita yang menggunjingkannya. la menyediakan tempat duduk bagi mereka. Zulaikha memberikan sebuah pisau untuk memotong jamuan buah- buahan kepada setiap wanita yang datang. Ketika para tamu sedang memotong buah, Zulaikha memanggil Nabi Yusuf a.s, "Keluarlah, tampakkanlah dirimu kepada mereka." Wanitawanita itu melihat Nabi Yusuf a.s. Mereka kagum kepada ketampanannya. Tanpa mereka sadari. wanita-wanita itu melukai jari tangannya dan berkata, "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya, ini tidak lain hanyalahmalaikat yangmulia.” Zulaikha berkata, "Itulah orang yang kamu cela karena aku tertarik kepadanya. Sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya kepadaku, tetapi dia menolak. Sesungguhnya, jika dia tidak mena'ati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina."
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Peristiwa yang dialami Nabi Yusuf a.s ternyata sangat mengkhawatirkan dirinya. Nabi Yusuf a.s merasa takut dengan sikap yang diperlihatkan Zulaikha dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Dalam doanya Nabi Yusuf a.s berkata, "Wahai Tuhanku penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Jika tidak Engkau hindarkan segala tipu daya mereka atas diriku, aku takut aku tidak mampu menghindari ajakan mereka sehingga aku termasuk orang-orang yang merugi.” Doa Nabi Yusuf a.s dikabulkan Allah. Setelah peristiwa memalukan itu, hati Qitfir menjadi tidak tenang. la menyadari bahwa istrinya bersalah. Akan tetapi, untuk menjaga nama baiknya, ia berniat memisahkan Nabi Yusuf a.s dengan Zulaikha dengan cara memenjarakan Nabi Yusuf a.s. Qitfir menyusun rencana agar Nabi Yusuf a.s diadili dan diputuskan bersalah oleh pangadilan. Akhirnya, Nabi Yusuf a.s pun dimasukkan dalam penjara. Nabi Yusuf a.s berusaha sabar dan tawakal menghadapi ujian ini. la berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan dan ketabahan. Di sisi lain. Yusuf bersyukur masuk penjara karena ia jauh dari godaan Zulaikha. la dapat hidup tenang. Nabi Yusuf a.s diangkat menjadi Nabi oleh Allah setelah menerima beberapa ujian dan cobaan. la diberikan mukjizat, salah satunya adalah dapatmenafsirkanmimpi.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Allah memberi Nabi Yusuf a.s tugas untuk menyeru kepada manusia agar menegakkan keadilan, melawan kezaliman, mengendalikan nafsu, dan saling mengasihi kepada sesama. Nabi Yusuf a.s memulai tugasnya berdakwah kepada para penghuni penjara. Di antaramereka, ada dua orang pegawai istana raja Mesir yang dipenjara karena tuduhan menentang raja. Ketika bertemu Nabi Yusuf a.s, keduanya menceritakan tentang mimpi yang dialami. Orang yang pertama berkata, "Sesungguhnya aku bermimpi memeras anggur." Sementara itu, orang yang kedua berkata pula, "Sesungguhnya aku bermimpi membawa roti di atas kepala, kemudian muncul burung gagak dan mematuki roti-roti tersebut. Kami mohon kepadamu agar engkau menafsirkan arti mimpi kami karena kami yakin engkau adalah orang yangmampumelakukannya.” Nabi Yusuf a.s menjelaskan kepada pelayan pertama, "Wahai Saudaraku, sesungguhnya engkau akan dibebaskan dan dipekerjakan kembali oleh sang raja. Sementara kepada pelayan yang kedua, ia menjelaskan, "Dan engkau Saudaraku, sebelumnya aku mohon agar engkau tabah karena mimpimu memberitahukan kepadaku bahwa engkau akan menerima hukuman mati.” Beberapa hari kemudian tafsir Nabi Yusuf a.s tersebut terbukti. Sebelum berpisah dengan keduanya. Nabi Yusuf a.s berpesan kepada pelayan pertama agar ia menyampaikan tentang kemampuan yang dimiliki Nabi Yusuf a.s kepada raja.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Akan tetapi, orang tersebut lupa dengan pesan Nabi Yusuf a.s karena setan telah membuatnya lupa. Sejak saat itu, Nabi Yusuf a.s banyak didatangi orang untuk menafsirakan mimpi mereka. Nabi Yusuf a.s pun menggunakan kelebihan yang dimilikinya itu sebagai sarana untuk berdakwah. Orang-orang pun percaya Nabi Yusuf a.s sebagai Nabi dan mengikuti dakwahnya. Pada suatu hari, raja Mesir bermimpi aneh. Mimpi itu terjadi berulangulang. la mengumpulkan seluruh juru ramal istana. Ia menanyakan arti mimpinya tersebut. Raja berkata, "Sesungguhnya, aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering. Hai orang-orang yang terkemuka, jelaskanlah kepadaku tentang arti mimpiku itu jika kamu dapat menafsirkan mimpi." Para juru ramal yang diundang mulai berpikir. Akan tetapi, seluruh juru ramal tidak ada yang mampu manafsirkan mimpi tersebut. Sang raja kecewa. la resah dengan mimpi yang dialaminya tersebut. Pada saat itulah, pelayan raja yang mimpinya pernah ditafsirkan oleh Nabi Yusuf a.s teringat kepada Nabi Yusuf a.s. la berkata kepada sang raja, "Baginda, saya ingat ketika saya di penjara, ada seorang yang mampu menafsirkan mimpi dengan tepat. Hal itu telah terbukti kebenarannya. Izinkan hamba menemuinya." Akhirnya, raja berkenan mengizinkan pelayan tersebut untuk menemui Nabi Yusuf a.s.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Kemudian, pelayan raja itu menemui Nabi Yusuf a.s. la menceritakan mimpi sang raja, "Hai Yusuf, sesungguhnya raja kami bermimpi dan tidak ada seorang pun yang mampu menafsirkannya. Oleh karena itu, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemukgemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir yang hijau dan tujuh lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya." Yusuf berkata, "Sahabatku, tafsir mimpi memberitahukan bahwa negeri Mesir akan mengalami masa subur selama tujuh tahun, tetapi kemudian negeri Mesir akan mengalami kemarau panjang selama tujuh tahun pula.” Pelayan itu berkata,"Sungguh situasi yang berat. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah tersebut” Nabi Yusuf a.s berkata, "Simpanlah hasil gandum kalian di waktu rnusim subur sebagai bekal untuk bertahan di musim kemarau yang panjang." Setelah selesai berdialog, pelayan tersebut berterima kasih dan mohon pamit. la segera menyampaikan tafsir mimpi yang dijelaskan oleh Nabi Yusuf a.s kepada Sang raja. Mendengar penjelasan itu raja sangat senang. Sebagai balasannya, raja memerintahkan pengawalnya agar membebaskan NabiYusuf a.s.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Nabi Yusuf a.s mendapat kabar bahwa raja akan membebaskannya. Akan tetapi, ia menolak dibebaskan sebelum perkaranya disidangkan dan ia diputuskan tidak bersalah. Kemudian, sang raja kembali mengangkat permasalahan Nabi Yusuf a.s. la mencoba untuk mencari kebenarannya. Semua orang yang terlibat dalam masalah tersebut dipanggil dan dimintai kesaksiannya atas peristiwa yangmenimpa NabiYusuf a.s. Pada saat itulah. Zulaikha memberikan kesaksiannya. la mengakui kesalahannya. Pengakuan Zulaikha menjadi bukti bahwa Nabi Yusuf a.s memang tidak bersalah. Akhirnya, Nabi Yusuf a.s diputus tidak bersalah oleh raja. la dibebaskan. Nabi Yusuf a.s berkata, "Yang demikian itu agar Qitfir Al-Aziz mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya dan bahwasanya Allah tidak meridhai tipu daya orang-orang yang berkhianat." Nabi Yusuf a.s pun bersyukur kepada Allah karena kebenaran telah bisa dibuktikan. Setelah Nabi Yusuf a.s keluar dari penjara, raja berkata, "Bawalah Yusuf kepadaku agar aku memilih dia sebagai orang kepercayaanku.” Nabi Yusuf a.s menghadap raja. Terjadilah percakapan yang cukup serius. Raja berkata," Mulai hari ini, engkau memiliki kedudukan yang tinggi dan terpercaya di sisi kami.”
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Mendengar penawaran tersebut. Nabi Yusuf a.s berkata kepada raja, "Jika memang engkau percaya kepadaku. jadikanlah aku bendaharawan negara. Sesungguhnya, aku mampu menjaga juga berpengetahuan dalam hal tersebut.” Sejak saat itu, raja mengumumkan jabatan baru Nabi Yusuf a.s, yaitu sebagai bendaharawan negara. Dengan jabatan tersebut, raja memberikan kewenangan kepadanya untuk menjalankan roda pemerintahan, khususnya menangani krisis yang akan terjadi. Nabi Yusuf a.s bekerja keras untuk melaksanakan amanat dari raja. Di bawah kepemimpinannya, Mesir menjadi negeri yang adil, makmur, dan damai. Selain menjalankan roda pemerintahan, Nabi Yusuf a.s juga giat berdakwah menyampaikan ajaran Allah sehingga pengikutnya bertambah banyak dari hari ke hari. Sebagaimana yang pernah diramalkan Nabi Yusuf a.s, negeri ini dilanda kemarau yang sangat panjang. Banyak rakyat yang kehabisan gandum. Mereka berbondong-bondong datang ke Kerajaan Mesir. Saudarasaudara Nabi Yusuf a.s Yusuf yang dulu pernah mencelakainya pun datang ke Kerajaan Mesir. Mereka mencoba untuk meminta bantuan. Mereka mendengar bahwa Kerajaan Mesir memiliki seorang pejabat yang mampu menghadapi krisis yang tengah terjadi. Mereka juga mendengar bahwa di sana mereka bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Saudara-saudara Nabi Yusuf a.s sampai di Mesir. Mereka langsung menuju kerajaan. Nabi Yusuf a.s melihat mereka. la langsung mengenali mereka satu per satu. Akan tetapi, saudara-saudaranya tidak mengenalinya. Lalu, Nabi Yusuf a.s memberikan gandum kepada mereka. Nabi Yusuf a.s berpesan, jika ingin datang kembali, mereka harus membawa serta saudara bungsu mereka, yaitu Bunyamin. Mereka merasa heran bagaimana Nabi Yusuf a.s mengetahui tentang Bunyamin. Akan tetapi, mereka tidak terlalu memikirkannya. Permasalahan mereka lebih besar dibanding dengan memikirkan keanehan tersebut. Sesampai saudara-saudaranya di kampung halaman, mereka menyampaikan pesan tersebut kepada ayah mereka, "Wahai Ayah, kami tidak akan mendapat gandum lagi jika tidak membawa Bunyamin. Oleh sebab itu, biarkanlah Bunyamin pergi bersama kami agar kami mendapat gandum. Kami akan menjaganya dengan baik." Mendengar permintaan tersebut, Nabi Yaqub a.s ragu dan tidak percaya. la khawatir peristiwa Nabi Yusuf a.s akan terulang kembali. Akan tetapi, mereka meyakinkan Nabi Yaqub a.s bahwa mereka akan mendapatkan gandum jika membawa serta Bunyamin. Setelah mereka meyakinkan Nabi Yaqub a.s, Beliau pun kemudian mengizinkan mereka membawa Bunyamin. Nabi Yaqub a.s meminta janji dari mereka untuk menjaga Bunyamin dengan sebaik mungkin.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Setelah sampai di kerajaan, mereka disambut baik oleh Nabi Yusuf a.s. Mereka diberikan tempat istirahat yang nyaman. Mereka merasa senang karena mereka disambut dengan kehangatan. Sementara itu, Nabi Yusuf a.s mencari kesempatan untuk bisa berbicara dengan Bunyamin karena ia telah lama merindukannya. Akhirnya, kesempatan itu pun tiba. Nabi Yusuf a.s mengundang Bunyamin untuk bertemu di ruangannya. Nabi Yusuf a.s berkata, "Sesungguhnya aku adalah saudaramu. Janganlah kamu berduka cita terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Waktunya bagi saudara-saudara Nabi Yusuf a.s kembali pulang. Mereka bersiap kembali ke Palestina. Tanpa sepengetahuan saudarasaudaranya, Nabi Yusuf a.s memasukkan tempat minum milik kerajaan ke kantong Bunyamin. Ketika para pengawal kerajaan memeriksa di pintu keluar kerajaan, mereka menemukan tempat minum milik kerajaan dalam kantong yang dibawa oleh Bunyamin. Hal ini terpaksa membuat Bunyamin ditangkap. Bunyamin tidak bisa pulang bersama saudara-saudaranya. Saudara-saudara Bunyamin berusaha untuk bisa membebaskan adiknya. Mereka memohon dengan berkata. "Wahai Tuan, sesungguhnya ia memiliki ayah yang sudah lanjut usia. Oleh karena itu. ambillah salah seorang dari kami sebagai pengganti adik kami.” Nabi Yusuf a.s berkata, "Sesungguhnya kami menahan adikmu karena ia terbukti telah mengambil barang milik kerajaan.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Oleh Sebab itu, kami tidak bisa membebaskannya. Jika kalian ingin adik kalian bebas, kembalilah kalian dan bawa ayah kalian ke sini untuk mengambil adik kalian.” Akhirnya, mereka pulang tanpa membawa serta Bunyamin. Mereka merasa sangat bersalah. Mereka telah berjanji kepada ayah mereka. Akan tetapi, mereka tidak mampu menepati janji mereka. Sesampainya di Palestina, mereka menyampaikan kabar penahanan Bunyamin. Mereka pun menyampaikan permintaan seorang pejabat kerajaan untuk membawa Nabi Yaqub a.s ke Mesir. Mendengar kabar tersebut, Nabi Yaqub a.s menjadi sangat sedih hingga ia jatuh sakit dan kedua matanya menjadi buta. Suatu hari, persediaan gandum kembali habis. Nabi Yaqub a.s kembali memerintahkan anaknya agar pergi ke Kerajaan Mesir. Sesampainya di sana, mereka menceritakan kondisi yang dialami ayah mereka. “Wahai Tuan, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tidak berharga. Ayah kami senantiasa bersedih karena telah kehilangan dua orang yang sangat dicintainya. Setiap hari, beliau menangis sehingga matanya menjadi buta. Sekarang kami kekurangan makanan. Oleh karena itu, kami memohon kepada Tuan untuk memberikan gandum kepada kami.”
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Mendengar kabar tersebut, Nabi Yusuf a.s sangat sedih dan iba. la tidak mampu lagi menahan perasaannya untuk memberitahukan siapa sebenarnya dirinya. Nabi Yusuf a.s pun berkata. "Apakah kalian tahu kejahatan yang telah kalian lakukan terhadap si kecilYusuf?" Saudara-saudara NabiYusuf a.s merasa heran dan kaget. Seorang pejabat yang ada di hadapan mereka bisa mengetahui tentang perbuatan yang pernahmereka lakukan. Kembali Nabi Yusuf a.s berkata, " Tahukah kalian, sesungguhnya akulah Yusuf yang pernah kalian lemparkan ke dalamsumur.” Semakin kagetlah mereka dengan kata-kata yang keluar dari seorang yang selama ini mereka anggap sebagai orang lain. Mereka kemudian bertanya dengan ragu, "Apakah kamu benar- benarYusuf?” Nabi Yusuf a.s menjawab, "Akulah Yusuf dan ini adalah saudara kalian. Sesungguhnya Allah SWT telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami. Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar. Allah SWT tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” Pengakuan Nabi Yusuf a.s benar-benar membuat mereka kaget. Mereka semakin yakin bahwa orang yang ada di hadapannya adalah Nabi Yusuf a.s setelah melihat bukti-bukti yang ada. Mereka pun kemudian mengakui kesalahan mereka dan menyesal atas perbuatan yang pernah mereka lakukan. Akhirnya. mereka memohon maaf kepada Nabi Yusuf a.s.
Pendidikan Agama Islam Kelas III Semester I SDIT As-Sakinah Tanjung Pinang Nabi Yusuf a.s tidak pernah merasa dendam kepada saudarasaudaranya. la memaafkan mereka dengan penuh kasih sayang. la memberi mereka makanan dan menitipkan bajunya untuk diusapkan ke mata ayahnya agar sembuh. Sesampainya di Palestina, mereka menceritakan kabar tentang Nabi Yusuf a.s dan memberikan baju titipan Nabi Yusuf a.s pada Nabi Yaqub a.s. Mendengar kabar tersebut. Nabi Yaqub a.s menjadi sangat gembira. Ketika baju Nabi Yusuf a.s diusapkan ke matanya tiba-tiba saja matanya sembuh dari kebutaan. Kegembiraan yang dirasakan Nabi Yaqub a.s begitu besar. la tak sabar untuk bertemu dengan anaknya yang telah lama dirindukannya. Mereka semua berangkat ke Mesir untuk bertemu Nabi Yusuf a.s. Ketika sampai di Mesir, mereka disambut suka cita oleh Nabi Yusuf a.s. Nabi Yusuf a.s menaikkan ayahnya di singgasana sambil berkata, "Wahai Ayahku, inilah tabir mimpiku yang dahulu itu. Sesungguhnya, Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Sesungguhnya. Tuhanku telah berbuat baik kepadaku ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah setan merusak hubungan antara aku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagiMaha bijaksana."