TATA TERTIB SMP AVICENNA JAGAKARSA TAHUN PELAJARAN 2023-2024 A. KEWAJIBAN SISWA a. Kehadiran dan Kepulangan Kehadiran siswa di sekolah 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar di mulai dengan pengaturan sebagai berikut: No. Hari Jam Kehadiran Jam Kepulangan 1. Senin* 06.45 14.20 2. Selasa 06.45 14.00 3. Rabu 06.45 14.20 4. Kamis 06.15 14.20 5. Jumat 06.45 13.00 *Upacara gabungan b. Keterlambatan a. Siswa yang datang terlambat l-3x, dicatat oleh guru piket, diizinkan mengikuti mata pelajaran jam pertama, wali kelas atau guru kelas, menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat serta diberikan teguran dan pembinaan lisan. b. Siswa yang datang terlambat 4-6x, dicatat oleh guru piket, tidak diizinkan mengikuti pelajaran jam pertama dan kedua, diberikan tugas pendidikan karakter/literasi di bawah pengawasan guru piket, wali kelas, atau guru kelas, menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat serta diberikan teguran dan pembinaan lisan. Khusus untuk siswa yang datang terlambat sampai 6x diberikan surat peringatan secara tertulis. c. Siswa yang datang terlambat lebih dari 6x, dipulangkan dan dilakukan pemanggilan orang tua/wali ke sekolah untuk membuat pernyataan dan komitmen. d. Siswa yang terlambat setelah kegiatan belajar mengajar jam pelajaran pertama selesai, maka diberikan pembinaan, wali kelas atau guru kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat, serta diberikan teguran dan pembinaan lisan serta tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar mengajar (dipulangkan).
c. Ketidakhadiran a. Siswa yang tidak dapat hadir (karena sakit atau izin karena alasan penting dan mendesak), orang tua/wali wajib memberi kabar kepada wali kelas minimal 1 hari sebelumnya dan paling lambat 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. b. Siswa yang tidak hadir karena sakit lebih dari 1 (satu) hari, orang tua/wali wajib menyerahkan surat keterangan sakit kepada Wali Kelas. c. Siswa yang bermaksud izin untuk tidak masuk sekolah lebih dari 1 (satu) hari, orang tua/wali wajib mengajukan surat izin kepada kepala sekolah melalui wali kelas paling lambat l hari sebelumnya, kecuali terjadi situasi yang mendesak dan mendadak. d. Siswa wajib memenuhi kehadiran minimal 90% dari hari efektif belajar (kehadiran kurang dari 90% tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas), kecuali ketidakhadiran karena sakit tidak dihitung. d. Pakaian Seragam a. Siswa wajib mengenakan pakaian seragam sekolah meliputi jenis, model, atribut, bahan, dan waktu pemakaian seragam sesuai dengan ketentuan dari sekolah. b. Ketentuan pakaian seragam adalah sebagai berikut : PUTRA Hari Keterangan Senin Kemeja Putih lengkap dengan badge Avicenna, dimasukkan ke celana panjang biru, lengkap dengan ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, topi Avicenna, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam. Selasa Kaos Polo (T-Shirt) Avicenna lengkap dengan badge Avicenna, dimasukkan ke celana panjang krem, lengkap dengan ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam. Rabu Seragam Pramuka dan memakai kacu, topi pramuka, ikat pinggang berlogo pramuka, menggunakan kaos kaki warna hitam (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam.
Kamis Saat healthy day menggunakan seragam (kaos dan training) olahraga, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). Dan membawa ganti kemeja Batik Avicenna lengkap dengan badge Avicenna, dimasukan ke celana panjang biru, dengan ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). Jumat Kemeja Batik bebas, celana panjang krem mengenakan ikat pinggang berlogo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). PUTRI Hari Keterangan Senin Kemeja Putih lengkap dengan badge Avicenna, dimasukkan ke dalam rok biru, bagi yang berjilbab (kerudung warna putih), ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam. Selasa Kaas Polo (T-Shirt) Avicenna lengkap dengan badge Avicenna,rok krem, ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, bagi yang berjilbab (kerudung warna krem), menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam. Rabu Seragam Pramuka lengkap (memakai kacu), bagi yang berjilbab (kerudung warna coklat tua), ikat pinggang berlogo pramuka, menggunakan kaos kaki warna hitam (menutupi mata kaki) dan sepatu warna hitam. Kamis Saat healthy day menggunakan seragam (kaos dan training) olahraga, bagi yang berjilbab (kerudung warna biru gelap), menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). Dan membawa ganti kemeja Batik Avicenna lengkap dengan badge Avicenna, menggunakan rok biru, bagi yang berjilbab (kerudung warna biru gelap), ikat pinggang hitam logo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). Jumat Kemeja Batik bebas, rok krem, bagi yang berjilbab mengenakan kerudung warna sesuai batiknya, ikat pinggang berlogo OSIS SMP, menggunakan kaos kaki warna putih (menutupi mata kaki) dan sepatu bebas (warna tidak mencolok). Catatan : Untuk jilbab harus segi empat berbahan katun e. Kegiatan Belajar Mengajar
a. Siswa harus sudah berada di kelas/di tempat kegiatan belajar mengajar segera setelah bel berbunyi, sebelum guru hadir untuk memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). b. Siswa wajib mengumpulkan Handphone di box kelas dan disimpan di ruang guru. c. Ketua kelas wajib menginformasikan kepada teman-temannya untuk segera mengumpulkan Handphone kembali di box kelas setelah digunakan sebagai media pembelajaran dan menyimpan kembali di ruang guru. d. Siswa yang ingin ke toilet pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, wajib izin kepada guru kelas dan menggunakan kartu izin keluar dan masuk. e. Siswa wajib mengerjakan seluruh tugas dan asesmen sekolah dengan jujur dan menyelesaikannya tepat waktu sesuai yang telah ditentukan. f. Siswa yang hendak izin untuk meninggalkan sekolah sebelum kegiatan belajar berakhir, harus ada permohonan izin orang tua/wali kepada kepala sekolah melalui wali kelas dan ada orang tua/wali yang menjemput. g. Pada waktu kegiatan belajar mengajar telah berakhir, ketua kelas mengambil box Handphone dan mengoordinir pengembalian Handphone siswa. h. Siswa tidak diperkenankan berada di lingkungan sekolah setelah kegiatan belajar mengajar selesai, kecuali siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau terdapat keperluan yang penting dengan seizin wali kelas. f. Kedisiplinan, Ketertiban dan Kebersihan a. Siswa wajib mentaati, mematuhi, dan mendukung peraturan-peraturan, tata tertib dan nilai-nilai budaya sekolah. b. Siswa wajib menjaga keutuhan barang-barang perlengkapan milik sendiri dan tidak meninggalkannya di sekolah, kecuali suatu waktu ditentukan lain. c. Siswa wajib menjaga kebersihan, keutuhan kursi dan meja belajar, bangunan dan ruangan, serta tidak diperkenankan mencorat-coret dan merusak barang-barang milik sekolah. d. Siswa wajib membuang sampah di tempat sampah yang telah ditentukan (organik/non organik). e. Siswa senantiasa menggunakan air dengan hemat. f. Siswa mengangkat kursi masing-masing setelah kegiatan belajar mengajar berakhir. g. Siswa wajib ikut serta bertanggung jawab merawat tumbuhan yang ada di area sekolah. h. Siswa wajib membiasakan budaya antre. i. Siswa wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan belajar mengajar di sekolah, termasuk rangkaian kegiatan ibadah.
j. Siswa wajib menjaga ketenangan belajar di lingkungan sekolah. k. Setiap kelas wajib memiliki struktur kepemimpinan dan pengurus kelas (ketua kelas, sekretaris, bendahara, penanggung jawab mata pelajaran, dan lainnya) yang bertugas mengatur dan mengoordinasikan teman sekelas untuk bertindak disiplin, tertib, dan menjaga kebersihan, serta siap melaksanakan pembelajaran di kelas secara kondusif. l. Setiap kelas memiliki tim piket kelas yang secara terjadwal bertugas mengawasi kebersihan dan ketertiban kelas. Tim piket kelas mempunyai tugas: I) Bertanggung jawab mengawasi kebersihan lantai dan dinding serta mengawasi kerapihan meja dan kursi selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. 2) Memelihara sarana dan prasarana pembelajaran yaitu papan tulis (glass board), lemari, LCD, meja dan kursi siswa serta meja guru dalam keadaan rapi dan bersih. 3) Melaporkan kepada guru piket atau wali kelas mengenai tindakan perusakan sarana dan prasarana di kelas. g. Penampilan dan Kerapihan a. Siswa wajib berpenampilan rapi dan sopan. b. Siswa wajib berambut rapi yaitu: 1) Siswa putra : rambut pendek (tidak menutupi telinga, alis, dan kerah kemeja) serta disisir rapi. 2) Siswa putri : rambut disisir rapi, bagi yang berambut panjang agar rambutnya diikat, serta tidak boleh dicat. 3) Siswa yang berjilbab : menggunakan jilbab yang sesuai dengan aturan tata tertib (Senin jilbab berwarna putih, Selasa berwarna krem, Rabu berwarna coklat tua, Kamis berwarna putih, Jumat menyesuaikan dengan batik yang dipakai). c. Siswa wajib bersepatu rapi dan berkaos kaki menutupi mata kaki. Penggunaan sepatu: Senin-Rabu berwarna hitam, Kamis dan Jumat warna bebas. d. Siswa laki-laki tidak menggunakan perhiasan atau aksesori (kalung, cincin, gelang baik berbahan emas atau bahan lainnya). e. Siswa perempuan tidak menggunakan perhiasan atau aksesori (kalung, cincin, emas, gelang baik berbahan emas atau bahan lainnya) secara berlebihan dan mencolok. f. Siswa tidak menggunakan jaket atau sejenisnya di lingkungan sekolah,
kecuali jika kondisi kurang sehat dengan seizin guru piket. h. Sopan Santun dalam Pergaulan a. Siswa wajib mengucapkan salam dan bersikap sopan serta santun terhadap guru, karyawan, siswa, satpam, serta tamu baik di dalam maupun luar lingkungan sekolah (Budaya 5S). b. Siswa membiasakan bersalaman dengan bapak/ibu guru atau teman sebaya di lingkungan sekolah apabila bertemu dan/atau berpapasan. c. Siswa wajib menghargai hak dan pendapat orang lain. d. Siswa wajib menyampaikan pendapat dengan mengedepankan sikap dan perilaku kesopansantunan. e. Siswa membiasakan diri mengucapkan tolong jika meminta bantuan dan terima kasih jika memperoleh jasa atau bantuan dari orang lain. f. Siswa berani mengakui kesalahan dan meminta maaf jika melakukan kesalahan atau melanggar hak orang Iain. g. Siswa wajib memperhatikan etika pergaulan dan menjaga kerukunan antarwarga sekolah serta menjaga tutur kata. B. LARANGAN 1. Siswa dilarang menggunakan selain atribut sekolah (misalnya jaket, topi, sweater) selama berada di area sekolah. 2. Siswa dilarang memetik tumbuhan kecuali atas perintah guru untuk bahan ajar. 3. Siswa dilarang mengendarai kendaraan bermotor jenis apapun ke sekolah. 4. Siswa dilarang membawa barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar dan menggunakannya pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung tanpa seizin pihak sekolah. 5. Siswa dilarang berkelahi/berbuat keributan/keonaran, melakukan perbuatan yang menimbulkan citra tidak baik pada sekolah, mencuri barang milik orang lain, memalak, melakukan bullying fisik/verbal terhadap siswa, guru, dan warga sekolah lain, berpacaran di lingkungan sekolah dengan melakukan tindakan yang melanggar etika dan norma. 6. Siswa dilarang melakukan perbuatan yang menyebabkan orang lain terluka dan/atau cedera, dan/atau teraniaya. 7. Siswa dilarang membawa dan/atau mengonsumsi rokok atau sejenisnya, minuman keras, barang yang mengandung unsur pornografi. 8. Siswa dilarang menggunakan Handphone pada saat kegiatan belajar mengajar tanpa instruksi guru kelas. 9. Siswa tidak diperbolehkan mewarnai rambut dan kuku, berkuku panjang, dan bertato. 10.Siswa tidak diperkenankan memakai perhiasan yang berlebihan.
a. Siswa putra; 1) Tidak diperkenankan memakai aksesori gelang, anting, kalung, dan sejenisnya. 2) Rambut bagian depan tidak melebihi alis, bagian samping tidak menyentuh daun telinga, bagian belakang tidak menyentuh kerah kemeja. 3) Tidak diperbolehkan memakai: sepatu sandal/sepatu santai, sepatu berhak tinggi/sepatu untuk pesta b. Siswa putri; 1) Tidak diperbolehkan memakai perhiasan, bedak, dan make up dengan berlebihan. 2) Tidak diperbolehkan memakai: sepatu sandal/sepatu santai, sepatu berhak tinggi/sepatu untuk pesta. 11.Siswa tidak diperbolehkan keluar kelas selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, kecuali atas seizin guru kelas atau guru piket apabila guru kelas tidak hadir. 12.Siswa dilarang untuk berada di ruangan yang sepi di sudut manapun secara berpasangan. 13.Siswa dilarang berpacaran dengan melakukan tindakan yang melanggar etika dan norma di lingkungan sekolah. 14.Siswa dilarang melakukan pelecehan seksual, perjudian, membawa dan/atau mengonsumsi narkotika, membawa dan/atau menggunakan senjata tajam untuk membahayakan keselamatan diri sendiri dan/atau orang lain. 15.Siswa tidak diperbolehkan ke kantin, koperasi, atau bermain di luar kelas ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. 16.Siswa tidak diperbolehkan keluar dari lingkungan sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, kecuali jika ada keperluan yang penting mendesak dan harus didampingi oleh guru. 17.Siswa tidak diperkenankan makan di dalam kelas saat kegiatan belajar berlangsung, kecuali bila ditentukan lain. 18.Siswa tidak diperkenankan mengikuti les pada guru Avicenna, kecuali diprogramkan dari sekolah. 19.Siswa tidak diperkenankan membentuk dan/atau mengikuti organisasi selain organisasi resmi yang ada di sekolah. 20.Siswa tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan di luar sekolah dengan menggunakan nama Sekolah Avicenna, kecuali ada izin khusus dari Kepala Sekolah. 21.Siswa dilarang merusak barang-barang atau fasilitas sekolah. 22.Siswa dilarang mencuri barang milik orang lain/memalak siswa lain. 23.Siswa dilarang melakukan bullying baik verbal/fisik terhadap siswa, guru, dan warga Sekolah Avicenna maupun warga sekolah lain baik secara langsung maupun di media sosial.
24.Siswa dilarang berkata tidak sopan dan berulang-ulang melakukannya. 25.Siswa dilarang membuat kelompok-kelompok bermain atau circle di kelas maupun di lingkungan sekolah baik secara langsung atau media sosial yang menyebabkan perselisihan dan/atau permusuhan. 26.Siswa dilarang mengganggu dan/atau meretas privasi siswa lain, baik disengaja atau tidak disengaja secara langsung atau di media sosial. 27.Siswa tidak diperkenankan menggunakan seragam yang tidak sesuai dengan ketentuan, jika tidak sesuai menggunakan seragam wajib lapor ke wali kelas dan guru piket, mencatatnya di buku piket, dan wali kelas menghubungi orang tua untuk mengantarkan seragam yang benar ke sekolah. C. SANKSI 1. Apabila siswa tidak mentaati kewajiban-kewajiban dan melanggar laranganlarangan seperti tersebut di atas, maka diberikan sanksi oleh sekolah berupa : a. Teguran secara lisan dan penindakan pembinaan langsung. b. Peringatan secara tertulis. c. Pemanggilan orang tua/wali siswa. d. Skorsing tidak boleh mengikuti pembelajaran. e. Dikembalikan kepada orang tua/wali. f. Dikeluarkan dari sekolah dengan tidak hormat. 2. Siswa yang terlambat hadir di sekolah diberikan sanksi sebagai berikut: a. Siswa yang datang terlambat l-3x, dicatat oleh Guru Piket, diizinkan mengikuti mata pelajaran jam pertama, wali kelas atau guru kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat serta diberikan teguran dan pembinaan lisan. b. Siswa yang datang terlambat 4-6x, dicatat oleh guru piket, tidak diizinkan mengikuti pelajaran jam pertama dan kedua, diberikan tugas pendidikan karakter/literasi di bawah pengawasan guru piket, wali kelas, atau guru kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat serta diberikan teguran dan pembinaan lisan. Khusus untuk siswa yang datang terlambat sampai 6x diberikan surat peringatan secara tertulis. c. Siswa yang datang terlambat lebih dari 6x, dipulangkan dan dilakukan pemanggilan orang tua/wali ke sekolah untuk membuat pernyataan dan komitmen. d. Siswa yang terlambat setelah kegiatan belajar mengajar jam pelajaran pertama selesai, maka diberikan pembinaan, wali kelas atau guru kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat, serta diberikan teguran dan pembinaan lisan serta tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar mengajar (dipulangkan).
3. Siswa tidak hadir tanpa keterangan diberikan sanksi sebagai berikut: a. Siswa yang tidak hadir tanpa keterangan l-3x tidak secara berturutturut, dicatat oleh Guru Piket, wali kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat serta diberikan teguran dan pembinaan lisan. b. Siswa yang tidak hadir tanpa keterangan 3x secara berturut-turut, dicatat oleh Guru Piket, wali kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat untuk dilakukan pemanggilan ke sekolah, diberikan surat peringatan, dan membuat komitmen. c. Siswa yang tidak hadir tanpa keterangan 4-5x secara berturut-turut maupun tidak secara berturut-turut, wali kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat untuk dilakukan pemanggilan ke sekolah, diberikan surat peringatan, dan membuat komitmen. d. Siswa yang tidak hadir tanpa keterangan 6-9x secara berturut-turut maupun tidak secara berturut-turut, wali kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat untuk dilakukan pemanggilan ke sekolah dan diberikan surat keterangan tidak naik kelas. e. Siswa yang tidak hadir tanpa keterangan 10x atau lebih secara berturut-turut, wali kelas menginformasikan kepada orang tua/wali melalui fitur School Management System (SMS) dan/atau Whatsapp Chat untuk dilakukan pemanggilan ke sekolah dan diberikan surat pemberhentian siswa. 4. Siswa tidak menggunakan seragam sekolah sesuai dengan ketentuan, diberikan sanksi dicatat dalam buku pelanggaran, diberi teguran, dan diminta mengganti seragam sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sekolah. 5. Menggunakan atribut selain atribut Avicenna, diberikan sanksi dicatat dalam buku pelanggaran, disita oleh sekolah dan dapat dikembalikan jika orang tua/wali datang ke sekolah mengajukan permohonan dan membuat komitmen. 6. Menggunakan Handphone pada saat kegiatan belajar mengajar (berlaku hanya untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka di kelas) yang tidak diperlukan sebagai media pembelajaran, diberikan sanksi dicatat dalam buku pelanggaran, Handphone disimpan kembali di tempat yang telah disediakan dan dapat diambil setelah KBM berakhir dengan ketentuan apabila perbuatan tersebut terulang, Handphone disita selama 2 hari. 7. Merusak, mencorat-coret, atau melakukan vandalisme barang atau fasilitas milik sekolah, diberikan sanksi memperbaiki atau mengganti. 8. Membawa barang-barang yang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar dan menggunakan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung tanpa seizin pihak sekolah, diberikan sanksi penyitaan selama 5
hari. 9. Berkelahi/berbuat keributan/keonaran, melakukan perbuatan yang menimbulkan citra tidak baik pada sekolah, mencuri barang milik orang lain, memalak, melakukan bullying fisik/verbal terhadap siswa, guru, dan warga sekolah lain, berpacaran di lingkungan sekolah dengan melakukan tindakan yang melanggar etika dan norma: a. 1x : pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan, dilakukan pemanggilan orang tua, diberikan surat peringatan pertama, dan membuat komitmen. b. 2x : pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan, dilakukan pemanggilan orang tua, diberikan skors selama 3 hari dan surat peringatan kedua, dan membuat komitmen. c. 3x : siswa dikembalikan kepada orang tua/wali. Apabila perbuatan yang dilakukan mengandung unsur tindak pidana, maka sekolah merekomendasikan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. 10. Melakukan perbuatan yang menyebabkan orang lain terluka dan/atau cedera, dan/atau teraniaya: a. 1x : pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan, dilakukan pemanggilan orang tua, diberikan surat peringatan pertama, dan membuat komitmen. b. 2x : pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan, dilakukan pemanggilan orang tua, diberikan skors selama 5 hari dan surat peringatan kedua, dan membuat komitmen. c. 3x : siswa dikembalikan kepada orang tua/wali. Apabila perbuatan yang dilakukan mengandung unsur tindak pidana, maka sekolah merekomendasikan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. 11.Membawa dan/atau mengonsumsi rokok atau sejenisnya, minuman keras, barang yang mengandung unsur pornografi: a. 1x : pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan, dilakukan pemanggilan orang tua, diberikan skors selama 5 hari dan surat peringatan, dan membuat komitmen. b. 2x : siswa dikembalikan kepada orang tua/wali. Apabila perbuatan yang dilakukan mengandung unsur tindak pidana, maka sekolah merekomendasikan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. 12. Siswa yang mengganggu dan/atau meretas privasi siswa lain, baik disengaja atau tidak disengaja secara langsung atau di media sosial diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen dengan ketentuan apabila terulang akan dilakukan pemanggilan orang tua. Apabila perbuatan yang dilakukan mengandung unsur tindak pidana, maka sekolah merekomendasikan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. 13. Siswa yang melakukan pelecehan seksual, perjudian, membawa dan/atau mengonsumsi narkotika, membawa dan/atau menggunakan senjata tajam
untuk membahayakan keselamatan diri sendiri dan/atau orang lain di lingkungan sekolah diberikan sanksi dikembalikan kepada orang tua/wali dan pihak sekolah merekomendasikan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. 14. Siswa yang berkata tidak sopan dan berulang-ulang melakukannya diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 15.Siswa yang membuat kelompok-kelompok bermain atau circle di kelas maupun di lingkungan sekolah baik secara langsung atau media sosial yang menyebabkan perselisihan dan/atau permusuhan diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 16. Siswa yang membentuk dan/atau mengikuti organisasi selain organisasi resmi yang ada di sekolah diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan dan membuat komitmen serta pembubaran organisasi apabila sekolah berwenang. 17.Siswa yang melakukan kegiatan-kegiatan di luar sekolah dengan menggunakan nama Sekolah Avicenna tanpa ada izin khusus dari Kepala Sekolah diberikan sanksi pembubaran kegiatan, pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan dan membuat komitmen. 18.Siswa yang keluar kelas selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, tanpa seizin guru kelas atau guru piket apabila guru kelas tidak hadir diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 19.Siswa yang berada di ruangan yang sepi di sudut manapun secara berpasangan diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen dengan ketentuan apabila terulang dilakukan pemanggilan orang tua. 20.Siswa yang melakukan pelecehan seksual dalam bentuk apapun baik secara langsung dan/atau di media sosial diberikan sanksi 21.Siswa yang ke kantin, koperasi, atau bermain di luar kelas ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 22. Siswa yang keluar dari lingkungan sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, tanpa ada keperluan yang penting mendesak dan tidak didampingi oleh guru diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 23. Siswa yang makan di dalam kelas saat kegiatan belajar berlangsung diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 24. Siswa yang mengikuti les pada guru Avicenna, yang tidak diprogramkan dari sekolah diberikan sanksi pemanggilan orang tua untuk membuat pernyataan tidak lagi mengikuti les pada guru Avicenna. 25. Siswa yang mewarnai rambut dan kuku, berkuku panjang, dan bertato diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta
membuat komitmen. 26. Siswa putra yang memakai aksesori gelang, anting, kalung dan sejenisnya diberikan sanksi penyitaan selama 5 hari dan membuat komitmen. 27. Siswa putra yang berambut bagian depan melebihi alis dan/atau bagian samping menyentuh daun telinga, dan/atau bagian belakang menyentuh kerah kemeja diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 28. Siswa putri yang memakai perhiasan, bedak, dan make up yang berlebihan diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 29. Siswa yang memakai sepatu sandal/sepatu santai, sepatu berhak tinggi/sepatu untuk pesta diberikan sanksi penyitaan selama 5 hari dan membuat komitmen. 30.Siswa yang memetik tumbuhan tanpa perintah guru untuk bahan ajar diberikan sanksi pembinaan oleh wali kelas, guru BK, dan kesiswaan serta membuat komitmen. 31.Siswa yang mengendarai kendaraan bermotor jenis apapun ke sekolah diberikan sanksi penyitaan dan dapat dikembalikan atas permohonan orang tua/wali setelah membuat komitmen. 32.Segala bentuk pelanggaran tata tertib akan dicatat pada buku pelanggaran tata tertib siswa. 33.Setiap guru berhak melakukan teguran secara lisan dan penindakan langsung kepada setiap siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib. 34.Setiap guru yang telah melakukan teguran secara lisan dan penindakan langsung terhadap siswa, untuk segera melaporkan kepada wali kelas/kesiswaan/guru BK berkaitan dengan pelanggaran tata tertib yang dilakukan oleh siswa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 35.Peringatan secara tertulis diberikan oleh sekolah dilengkapi dengan data pelanggaran yang telah dilakukan oleh siswa berdasarkan laporan dari kesiswaan dan BK. 36.Pemanggilan orang tua/wali siswa yang melakukan pelanggaran dilakukan oleh kesiswaan dan diketahui oleh kepala sekolah. 37.Dalam hal sanksi berat siswa dikembalikan kepada orang tua/wali dan dikeluarkan dari sekolah tidak dengan hormat dilakukan setelah melalui rapat dewan guru.
Peraturan tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib di atas, akan diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku melalui Rapat Dewan Guru di SMP Avicenna. Ditetapkan di Jakarta Pada Tanggal … Juli 2023 Mengetahui, Wakil Kepala Sekolah Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kholillah Ilyas, S.Pd Fianty, M.Pd