The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book ini berisi tentang bahan ajar koloid

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lalamaysarah225, 2022-05-16 05:28:32

BAHAN AJAR

E-Book ini berisi tentang bahan ajar koloid

Keywords: BAHAN AJAR

MATERI KOLOID

OLEH:
ADE RESTANTI WARDAH
HANNA MARIA SIAHAAN

MAYSARAH GUSFA
YOLANDA ARUAN

Thomas Graham

Thomas Graham pada tahun 1861 berdasarkan
pengamatannya terhadap gelatin. sehingga terkena efek
Tyndall. Bersifat homogen berarti partikel terdispersi
tidak terpengaruh oleh gaya gravitasiatau gaya lain yang
dikenakan kepadanya; sehingga tidak terjadi pengendapan

Koloid merupakan jenis campuran heterogen yang
terbentuk karena adanya dispersi suatu zat ke dalam
zat lain yang dicampurkan. Nah, makanya dalam koloid

itu terdapat fase terdispersi dan medium
pendispersiFase terdispersi adalah zat yang mengalami

penyebaran secara merata dalam suatu zat lain,
sedangkan zat yang menyebabkan terjadinya
penyebaran secara merata disebut medium
pendispersi.

PENGERTIAN KOLOID

Perbandingan antara sifat larutan,
koloid dan suspensi.

JENIS-JENIS KOLOID

SIFAT-SIFAT
KOLOID

PENGERTIAN

EFEK TYNDALL

John Tyndall (1820-1893), seorang ahli fisika Inggris.
Efek tyndall adalah efek yang terjadijika suatu
larutanterkena sinar. Pada saat larutan sejati disinari
dengan cahaya,maka larutan tersebut tidak akan
menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem
koloid cahaya akan dihamburkan

GERAK BROWN

Gerak Brown adalah gerak acak atau gerak zig-zag yang dilakukan
oleh partikel- partikel koloid. Pertama kali disampaikan oleh Robert

Brown (1827), seorang ahli biologi dari Inggris. Dia mengamati
pergerakan tepung sari yang terus-menerus di dalam air melalui

mikroskopultra.
Gerakan ini dapat terjadikarena disebabkan oleh adanya
tumbukanantara partikel-partikel pendispersi terhadap partikel-partikel
zat terdispersi, sehingga partikel-partikel zat terdispersi akan
terlontar. Lontarantersebut akan mengakibatkan partikel terdispersi
menumbuk partikel terdispersi yang lain dan akibatnya partikelyang

tertumbuk akan terlontarjuga.

ADSORPSI KOLOID

Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan spesi (muatan listrik atau ion dan molekul
netral ) oleh permukaan partikel koloid. Peristiwa ini terjadi karena adanya gaya

tarik molekul,atom atau ion pada permukaanadsorben (koloid). Kemampuan
menarik/menyerap ini disebabkan juga karena adanyategangan permukaan koloid
yang cukup tinggi, sehingga jika ada partikel/spesi yang menempel akan cenderung

dipertahankan pada permukaannya.

ELEKTROFORESIS

Elektroforesis adalah pergerakan partikel-
partikel koloid karena pengaruh medan
listrik. Jika ke dalam sistem koloid

dimasukkan 2 batang elektrode kemudian
dihubungkan dengan sumber arus searah,
maka partikel koloid akan bergerak ke salah 1
elektrode; bergantung pada jenis muatannya.
Koloid bermuatan negatifakan bergerak ke
elektrode positifsedangkan koloid yang
bermuatan positif akan bergerakke elektrode

negatif.

DIALISIS

Jika konsentrasi elektrolit tidak tepat,justru akan
terbentuk ion-ion yang mengganggu kestabilan koloid.
Untuk mencegah adanya ion-ion pengganggu, dilakukan
dengan cara dialisismenggunakan alat yang disebut
dialisator.

PEMBUATAN
KOLOID

CARA KONDENSASI

a. Reaksi Redoks
Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi.

→2H2S (g) + SO2 (aq) 2H2O (l) + 3S (s)
b. Reaksi Hidrolisis
Misalnya larutan natrium tiosulfat direaksikan dengan larutan asam klorida , maka akan

terbentuk belerang:

→Na2SO3 (aq) + 2HCl (aq) 2 NaCl (aq) + H2O (l) + S (s)
c. Reaksi Substitusi
Misalnya larutan natrium tiosulfat direaksikan dengan larutan asam klorida , maka akan

→terbentuk belerang.

Na2SO3 (aq) + 2HCl (aq) 2 NaCl (aq) + H2O (l) + S (s)
d. Reaksi Dekomposisi Rangkap

Contohnya adalah pembuatan sol As2S3 dengan mereaksikan larutan H3AsO3 dengan

→larutan H2S. Reaksinya adalah sebagai berikut:

2H3AsO3 (aq) + 3H2S (aq) As2S3 (s) + 6H2O (l)

CARA DISPERSI

1) Cara mekanik
Dengan cara ini, butir-butir kasar digerus dengan lumpang,
sampai diperoleh tingkat kehalusan tertentu, kemudian diaduk

dengan medium pendispersi.
2) Cara peptisasi

Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar
atau dari suatu endapan dengan bantuan zat pemecah
(pemeptisasi).
3) Cara busur bredig

Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elktrode
yang dicelupkan kedalam medium dispersi, kemudian diberi

loncatan listrik dikedua ujungnya.

CARA MEMURNIKAN KOLOID

a.Dialisis.
Dialisis adalah teknik memurnikan koloid dengan cara melewatkan
suatu pelarut pada sistem koloid melalui membransemi permeabel..

b.Ultrafiltrasi.
Diameter partikel koloid lebih kecil daripada partikel suspensi
sehingga koloid tidak dapat disaringmenggunakan kertas saring

biasa.
c.Elektroforesis.
pemurnian dengan cara elektroforesisadalah koloid yang bermuatan
negatif akan bergerak ke arah elektrode positif, sedangkan
koloidyang bermuatan positifakan bergerak ke arah elektrodenegatif
sehingga campurankoloid positif dan negatif dapat dipisahkan

PENGGUNAAN
SISTEM KOLOID

1) Obat-obatan : salep, krim, minyak ikan.
2) Makanan : es krim, jelly dan agar-agar.
3) Kosmetik : hair cream,skin spray, body lotion.
4) Industri : tinta, cat.

TERIMA
KASIH

TETAP SEMNGAT!!!!


Click to View FlipBook Version
Previous Book
The Roles of Technology
Next Book
NILAM