The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

SMA FRANSISKUS BANDARLAMPUNG

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Setyawan Sutanto, S.Si, 2022-12-22 06:19:46

BULETIN EDISI 23

SMA FRANSISKUS BANDARLAMPUNG

Mengenal Lebih Dekat DESEMBER 2022 | EDISI 23
Francis Dancer

OLEH: KANIA LARASATI / XI IPS 3

50

Setiap kali ada event di SMA
Fransiskus, pasti ada

penampilan dari ekskul tari.
Siapa sih, yang tidak kenal
Francis Dancer? Penampilan
Francis Dancer selalu menjadi
bagian yang paling ditunggu-
tunggu di setiap event sekolah


Ekskul ini bahkan sudah menjuarai Biasanya ada dua dance yang
banyak pertandingan. Baik untuk ditampilkan dalam satu hari.
lomba maupun penampilan di acara Namun, akan sulit bila setiap
sekolah, ekskul tari tidak pernah anggota harus menguasai 2 dance
berhenti menyuguhkan tarian sekaligus. Karena itu Francis Dancer
energik dengan koreografi dibagi menjadi dua kelompok untuk
bertempo cepat yang sudah menampilkan dua dance berbeda.
menjadi ciri khas dari Francis
Dancer. Gerakan yang tegas dan “Kalau dance yang ditampilin tuh
rumit seperti itu pasti membutuhkan enggak nentu. Kadang yang
latihan yang tekun, bukan? ditampilin tuh ada dua dance, jadi
Penasaran enggak, sih, bagaimana ada dua kelompok. Tapi kadang
latihan para angggota ekskul tari satu dance aja,” ujar Gayatri.
ini?
“Latihan dancenya kalau ekskul Penampilan Francis Dancer selalu
seminggu dua kali, hari Kamis dan ditutup dengan tepuk tangan heboh
Jumat. Tapi kalau lagi ada event dari para penonton. Francis Dancer
gitu bisa setiap hari latihannya,” selalu dapat membangkitkan
tutur Gayatri, salah satu anggota suasana meriah yang membuat
Francis Dancer. Biasanya mereka semua hadirin menjadi senang.
langsung berlatih di ruang tari. Tentu saja hal ini membuat para
Namun mendekati hari penampilan, anggota Francis Dancer ikut senang
mereka biasanya berlatih di juga.
lapangan.
Menjelang hari penampilan, para “Yang buat kami seneng ikut dance
anggota Francis Dancer akan itu, ya, bisa tampil di depan banyak
mempersiapkan kostum yang orang, punya temen baru, punya
dipakai dan juga melakukan latihan pengalaman baru, dan bisa lebih
yang lebih ketat. mandiri,” ujar Gayatri.
“Gladi bersih biasanya h-1 sebelum
tampil dance, dan cuma sekali aja. “Sukanya bisa belajar banyak
Kalo nyoba kostum itu kira-kira tiga teknik gerakan dan tampil terus di
hari sebelum penampilan atau sekolah, jadi banyak pengalaman
tergantung kapan sewa kostumnya. dan bisa seru-seruan sama anak-
Kalo kostumnya dari sekolah, anak di ekskul dance. Tapi dukanya,
biasanya nyoba h-1 juga, barengan kalo banyak event atau lomba
sama gladi bersih,” ujar Abigail, bakal lumayaan capek karena
anggota Francis Dancer. latian nonstop,” ungkap Abigail.
Saat tiba hari penampilan, tentu Ekskul ini terbuka bagi siswa laki-
saja para anggota Francis Dancer laki maupun perempuan, loh! Bagi
harus tampil sekeren mungkin. kalian yang tertarik untuk
Mereka bahkan rela datang ke bergabung, ekskul tari membuka
sekolah bahkan sebelum matahari pendaftaran setiap tahun ajaran
terbit demi tampil kece dengan baru.
make-up yang rumit.
“Nah, kalau make-up itu tergantung 51
tampilnya jam berapa. Tapi kita
biasanya tampilnya tuh di sekitar
jam 9 ke atas, jadi kami mulai DESEMBER 2022 | EDISI 23
make-up jam lima pagi,” ungkap
Gayatri. Dibutuhkan usaha yang
ekstra untuk mendapatkan hasil
yang maksimal.


ENGLISH PANTUN
CORNER BY GIAFRANCO ROONEY / XI IPA 4

- Pantun 1

Taking a trip to Kirene
Going there to buy butter
Never want to be alone
Because together is better

Pantun 2
Mr. Axel went up to the stairs
He saw a coconut while walking
Let's work together, friends
In order not to lack anything

Pantun 3
Mr. Jodun is teaching in college
His desk was very narrow
We would face any challenge
Because we had joy and sorrow

52DESEMBER 2022 | EDISI 23

Pantun 4:
Our neighbor was fixing the fence
Many people came to help
We will strong when we coalesence
But we will discouraged while we divorced


FRANS BAND: SANG JUARA 53

Hei, kamu yang lagi baca! Sini mampir bentar, kuy! Perkenalkan, kami adalah “Frans Band” DESEMBER 2022 | EDISI 23
dari SMA Fransiskus. Bicara tentang asal-usul namanya, kalian pasti sudah tahu. Mungkin
namanya agak memaksa, ya, tetapi nama ini cukup berarti bagi kami. Ngomong-ngomong,
kami baru saja memenangkan lomba band di acara Immanuel’s Education Fair. Penasaran
dengan kisah kami? Simak, yuk!
Frans Band memiliki empat pemain musik dan satu vokalis. Siapa saja mereka? Valerian
Sutanto sebagai gitaris. Mary Drupadi Dian Suratno sebagai vokalis. Theofanus Joan
Nathan Meditama Sinulingga sebagai bassis. Giafranco Rooney Darien Purba sebagai
keyboardis, dan ada Frederick Jehuda Oscar Lampus sebagai drummer. Kami berlima
berkumpul dan bersatu sesuai arahan pembina ekskul band, bapak Benyamin Kabul
Mulyono untuk membentuk grup band terbaik.
Jauh-jauh hari sebelum lomba band Immanuel’s Education Fair dimulai, kami berlatih
sebagai persiapan lomba. Namun, latihan kali ini tidak semudah yang kami kira. Kami harus
membuat aransemen lagu Cangget Agung dan Kala Cinta Menggoda. Belum lagi ada waktu
dimana anggota-anggota band kami tidak bisa hadir. Contohnya, Mary tidak bisa hadir
karena ada Latihan Dasar Kepemimpinan, Jehuda tidak bisa hadir karena sakit. Akhirnya,
latihan untuk lomba hanya dihadiri tiga anggota.


Meskipun begitu, kami pantang menyerah. Tantangan demi tantangan kami lewati
bersama. Setelah kami selesai membuat aransemen kedua lagu tersebut, kami langsung
latihan begitu pembimbing kami datang sepulang sekolah. Latihan tersebut kami lakukan
rutin satu jam sebelum grup band lain berlatih. Banyak peristiwa terjadi, namun
kebersamaan membuat peristiwa tersebut lebih indah.
Pada hari lomba, kami berlatih kembali di basement. Sempat terjadi kesalahpahaman
dengan pembina band kami karena kami berlatih tanpa guru pembimbing, yakni kakak
Pebiantama.
"Theo, bagaimana cara kalian semua dapat masuk ke ruang band? Bukannya kunci ada di
Pebiantama?" tanya Pak Ben dengan wajah serius. Jantung kami berdebar-debar, sebab
kami belum memberitahu Pak Ben bahwa kunci sudah diberikan oleh Pebiantama.
"Pebiantama sudah memberikan kuncinya kepada kami, Pak. Kami sudah diberikan izin
oleh Pebiantama untuk berlatih sebelum lomba," ujar Gia dan Theo.
"Lha, kalian lombanya hari ini? Maaf, ya, bapak tidak tahu. Ya sudah, kalian latihan saja,
nanti jika Pebiantama sudah datang, kalian bisa langsung berangkat," Pak Ben
meninggalkan ruang band.
Akhirnya, kesalahpahaman tersebut bisa kami atasi bersama. Setelah guru pembimbing
datang, kami langsung berangkat ke SMA Immanuel.
Saat kami sudah sampai di SMA Immanuel, kami langsung registrasi ulang menggunakan
surat rekomendasi sekolah. Suasana sempat menjadi tegang, karena kami baru pertama
kali tampil di atas panggung. Sebelum kami tampil di atas panggung, ada penampilan
khusus dari juri yang akan menilai kami.

Giliran Frans Band tampil telah tiba. Semua proses yang kami lalui bersama akan mencapai 54
puncaknya di sini. Kami berusaha memberikan penampilan yang terbaik di atas panggung
pada hari ini. Terdapat beberapa kesalahan yang kami lakukan, namun, kami bisa menutupi DESEMBER 2022 | EDISI 23
kesalahan satu sama lain karena kami berjuang bersama.
Hari pengumuman pun tiba. Frans Band hanya mengirimkan dua anggota untuk menghadiri
pengumuman, yaitu Theofanus dan Valerian. Suasana kembali menjadi tegang, baik di SMA
Immanuel maupun di tempat anggota lain berada. Setelah pengumuman lomba lain, kini
tiba pengumuman lomba band. Pengumuman dimulai dari juara ketiga, yang dimenangkan
oleh SMA Immanuel. Juara kedua dimenangkan oleh SMK BPK Penabur. Suasana menjadi
semakin tegang lantaran pengumuman juara pertama yang sangat lama. Akhirnya juri
mengumumkan juara pertama. Juara pertama dimenangkan oleh... Frans Band!
Kami tidak menyangka bahwa kami bisa memenangkan juara pertama di acara Immanuel's
Education Fair. Segala proses yang kami lakukan berhasil membawa kami ke arah yang
lebih baik. Seluruh rangkaian aktivitas yang kami rencanakan berjalan dengan lancar.
Semua itu tidak bisa tercapai jika kami berjuang demi kepentingan kami masing-masing.
Jika kita bersama, pasti semua akan berakhir menjadi indah!


RESENSI FILM
SAYAP-SAYAP PATAH

Hallo, sobat Jurnalis, apakah kamu seorang yang berjiwa
nasionalis? Kalau iya, kamu pasti tertarik dengan film yang
satu ini ? Ya, betul Film Sayap-Sayap Patah. Film ini
diproduksi oleh Maxima Pictures, dan juga Denny Siregar
Production.
Apakah kalian tahu bahwa kisah film Sayap-Sayap Patah
terinspirasi dari peristiwa kerusuhan berdarah yang
menewaskan lima anggota Densus 88 di Mako Brimob
pada 2018. Meski Sayap-Sayap Patah mengisahkan tentang
kerusuhan. Film aksi drama Indonesia ini juga kental
dengan cerita romantis rumah tangga seorang polisi.

Dalam film Sayap-Sayap Patah ini, Nicholas Saputra
berperan sebagai seorang anggota polisi bernama Aji yang
ikut tersandera saat peristiwa tersebut sebagai petugas. Aji
memberikan perlawanan sekuat tenaga agar para napi
terorisme itu tidak berhasil kabur dari sel tahanan dan para
napi tersebut bisa memberi tahu apa rencana jahat yang
akan mereka perbuat. Ternyata, dalam adegan teror yang
ada dalam film Sayap-Sayap Patah, aksi teror dengan bom
bunuh diri.
Diceritakan, sang pelaku meyakini bahwa inilah caranya
untuk berjuang di jalan Allah. Demi mendapatkan surga ia
merelakan kematiannya. Tragisnya, sang pelaku aksi bom
bunuh diri tersebut adalah seorang perempuan.

Judul Film : Sayap-Sayap Patah (2022)

Sutradara : Rudi Soedjarwo

Produser : Yoen K, Denny Siregar

Penulis : Monty, Eric Tiwa, Alim Sudio

Pemeran : Nicholas Saputra, ArielTatum

Penata musik : Andi Rianto, Sinematografer,

Arfian 55

Penyunting : Wawan I. Wibowo DESEMBER 2022 | EDISI 23

Perusahaan produksi : Maxima Pictures,

Denny Siregar Production

Tanggal rilis : 18 Agustus 2022

Durasi : 110 menit

Negara : Indonesia

Bahasa : Indonesia


Ternyata, mereka para napi terorisme tersebut Nah yang saya suka dari film
seluruhnya berhasil ditangkap oleh polisi yang sudah Sayap-Sayap Patah ini, tak hanya
di tugaskan untuk menangkap mereka. Saat salah satu alur cerita yang menegangkan
dari mereka di bawa ke ruang introgasi, ternyata para dan seru yang membuat hati
napi tersebut telah menyusun rencana jahat di dalam para penonton ikut merasakan
sel. kemesraan antara Adji dan Nani,
Mereka menyusun rencana jahat agar bisa keluar dari tetapi ada beberapa scene yang
sel tersebut, namun saat mereka berhasil membuka membuat hati kita ikut
gerbang penjara, naasnya polisi yang berjaga di sel merasakan sedihnya kehilangan
tersebut hanya lima orang saja. Saat para polisi ini tahu seseorang terutama orang yang
bahwa sel jebol mereka semua panik karena para napi kita kasihi.
membawa sajam yang sudah mereka buat di dalam
sel. Menurut saya Film Sayap-Sayap 56
Patah juga memberikan inspirasi
Dalam scene terakhir, terjadi kerusuhan di Mako kepada kita agar dapat memiliki DESEMBER 2022 | EDISI 23
Brimob. Kerusuhan ini mengakibatkan lima jiwa patriotik dan semangat rela
orang anggota kepolisian disandera hingga berkorban dalam menjalankan
berakhir dengan kematian. Adji adalah satu dari tugas negara. Adji adalah sosok
polisi yang meninggal dalam kerusuhan tersebut. perwira muda yang begitu
Saat peristiwa itu terjadi, Nina istri Aji sedang idealis. Hampir sebagaian besar
berjuang melahirkan anak pertama mereka. hidupnya dihabiskan untuk
Sebelum menemui ajal, Adji mengantarkan Nani memburu sel-sel jaringan
ke rumah sakit bersalin. Dokter menyatakan terorisme.
bahwa persalinan masih sekitar 12 jam lagi. Hari
itu adalah hari pertama kepindahan Adji ke Mako
Brimob, sehingga Nani mendesak Adji berangkat
ke kantor. Tapi siapa sangka ternyata itu adalah
pertemuan terakhir antara Nani dengan Adji
sang suami.


PROFIL GURU
& KARYAWAN




SOSOK GURU
PENYABAR
DAN KREATIF

Maria Goreti Winarni Yuliafitri lahir di Tanjung
Karang, 12 Juli 1978. Beliau merupakan pustakawan
SMA Fransiskus Bandarlampung sejak Juli 2001.
Beliau sudah bekerja di SMA Fransiskus yang saat
itu masih merupakan sekolah baru satu tahun
dirintis. Selain menjadi pustakawan, beliau juga
menjadi guru pendamping dalam ekstrakurikuler,
yaitu modern dance. Pustakawan SMA Fransiskus
Bandarlampung ini kerap disapa sebagai Bu Win,
dikenal sebagai sosok yang ramah, sabar, dan
kreatif.

Dalam menempuh

pendidikan, beliau mengawali

pendidikan SD Sejahtera III

Sindangsari Tanjung Bintang

dilanjutkan SMP Fransiskus

Tanjung Karang, dan menjalani

pendidikan di SMA Xaverius

Pahoman Bandarlampung.

Setelah menjalani pendidikan

selama dua belas tahun, beliau

melanjutkan pendidikannya

dengan masuk Perguruan Beliau menjalani aktivitas sebagai pustakawan dan
pendamping ekstrakurikuler di SMA Fransiskus. Sebagai
Tinggi. Dengan memilih pustakawan membimbing dan mendampingi siswa belajar
di perpustakaan, mencari informasi yang dibutuhkan siswa
Fakultas Ekonomi Program melalui bahan pustaka. Berbagai hal hal yang mengalami
perubahan, dari kinerja manual menjadi sistem automasi
Studi D3 Ekonomi Koperasi dan sekarang era digital dimana perpustakaan pun
mengarah ke digital library.
Universitas Lampung.
Sedangkan, sebagai pendamping ekstrakurikuler Bu Win
menemani para siswa, mulai dari proses persiapan sampai 57
saat lomba memerlukan kesabaran dan waktu bersama,
mendesain kostum model dan warnanya, menyesuaikan DESEMBER 2022 | EDISI 23
konsep dan tema, kreatifitas menyiapkan aksesoris dan
property.
Demikian halnya ketika tergabung dalam tim pendamping
Gita Asisi Choir mengikuti perlombaan tingkat Nasional dan
Internasional. Kostum dan make up untuk kompetisi
disiapkan dengan baik. Kedisiplinan sebelum lomba harus
benar-benar direncanakan dengan matang.


Dalam wawancara beliau mengatakan Walau tidak juara 1 pun, SMA Fransiskus 58
bahwa proses-proses tersebut itulah yang Bandarlampung selalu mendapatkan posisi
menjadi berkesan bagi Bu Win, karena bagi juara lain. Namun, bagi Bu Win Lomba DESEMBER 2022 | EDISI 23
beliau, merasakan bagaimana proses itu Kolaborasi Ekstrakurikuler yang pernah
terjadi, betapa melelahkan, memerlukan meraih juara 1- lah yang paling
kerja keras dan totalitas, semua untuk hasil mengesankan. Dimana band, modern dance,
yang terbaik. Contohnya saja ketika etnik dance dijadikan dalam satu panggung.
melakukan pendampingan ekstrakurikuler Ketika ditanya alasannya, beliau dengan
dance saat UBS Dance Competition Honda mantap menjawab “Karena menggabungkan
DBL perlombaan selama tujuh hari tiga seni itu tidak mudah, kita harus
berturut-turut, membutuhkan waktu membagi presentase penampilan sebaik
ekstra, jadwal lomba sampai malam, fisik mungkin agar tidak ada yang lebih menonjol
dan mental yang baik harus benar-benar dan tempo yang dimainkan pas. Juga dalam
terjaga. Hal serupa pun terjadi saat melatih anak yang lebih banyak akan lebih
mendampingi ekstrakurikuler paduan menguras banyak hal baik tenaga maupun
suara. Dimana team akan berlatih terus- waktu."
menerus siang dan malam dan akan siap
satu jam sebelum lomba dimulai. "Rasa lelah akan tergantikan senyum apabila
Bersama Bu Win, SMA Fransiskus pernah prestasi dapat diraih oleh siswa dan rasa
meraih juara 1 lomba Perpustakaan tingkat bangga kepada siswa-siswi yang luar biasa."
Provinsi pada tahun 2018. Dalam itulah motivasi yang selalu beliau tanamkan
pendampingan ekstrakurikuler dance, dalam dirinya.
beliau bersama para siswa sering
memenangkan berbagai lomba dan Dan untuk sekolah, beliau mengharapkan
menjadi juara 1. Lomba Cheerleaders agar SMA Fransiskus menjadi sekolah favorit
Indonesia Aqua Culture Dinas Kelautan dan dan unggulan.
Perikanan Provinsi Lampung tahun 2010, Bersama guru dan karyawan SMA Fransiskus
Pocari Sweat Dance Competiton tahun menjadi team yang saling mensupport dan
2012, Lomba Modern Dance Saimala Joang tangguh dalam memajukan SMA Fransiskus.
UI dan SMANDA OLIMPIC tahun 2014, UBS Siswa-siswa SMA Fransiskus menjadi siswa
Gold Dance Competition DBL Lampung cerdas, jujur dan berkarakter, berprestasi
tahun 2011 dan 2017. secara akademik dan non akademik, dan
tetap rendah hati.


CERPEN

MERAKIT PERAHU ASA

O L E H : V I N C E N T I A V A N E S S A C L A R A B E L L E

Akhir pekan memang paling tepat digunakan “Sudahlah, jadi penulis itu tidak ada gunanya, 59
untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Apa mending kamu jadi dokter saja. Pekerjaannya jelas
lagi jika cuacanya sangat mendukung untuk dan penghasilannya juga lebih menjanjikan,” ucap DESEMBER 2022 | EDISI 23
bermalas-malasan di kasur, sahabat sejuta Ayah Derana dengan santai sembari menuangkan air
umat. Hari ini awan tampak lebih dominan, ke gelas yang ia pegang.
seakan tidak memberi celah kepada mentari “Ayah sudah daftarkan kamu beasiswa untuk masuk
untuk bersinar. Angin dingin sisa semalam kedokteran, besok diumumkan siapa saja yang
kembali terasa meniup rambut orang-orang mendapatkan beasiswa itu. Kamu sudah pasti
yang ia jumpai. Mentari yang berusaha diterima. Na, nilaimu selama ini sangat baik, terlebih
menerobos masuk ke penjuru rumah lewat sela- kedua orang tuamu juga seorang dokter,” sambung
sela lubang udara menambah hawa kantuk sang ayah yang kini sudah duduk di hadapan Derana
orang-orang yang melihatnya. Sungguh, dengan gelas setengah terisi di tangannya. Kedua
suasananya seperti mengajak diri ini untuk orang tua Derana memang bekerja sebagai dokter.
kembali terlelap menghampiri mimpi. Tidak ada yang salah dari hal itu, hanya saja ayahnya
Namun sepertinya hal itu tidak berlaku untuk ini memiliki pendirian yang kuat bahwa kesuksesan
remaja yang sudah menempuh tahun akhir anak-anaknya hanya dapat terwujud bila mereka
sekolah menengah atasnya, seperti Derana. bertekun pada bidang kedokteran.
Kebanyakan dari mereka sekarang ini sedang
menyiapkan diri untuk seleksi masuk perguruan Cukup lama gadis berkulit kuning langsat itu
tinggi yang didambakan. Alih-alih belajar untuk menunduk dan tertegun tidak menanggapi
menyiapkan datangnya hari seleksi bersama, perkataan lawan bicaranya. Dirinya sedang
sampai sekarang Derana dan ayahnya masih menahan diri untuk tidak menangis karena merasa
saja berdebat tentang masa depan yang akan tidak setuju atas perbuatan ayahnya yang terkesan
Derana pilih. Terbatasnya cahaya yang masuk memaksa atas masa depannya sendiri.
akibat mendung, justru menambah kesan
menegangkan meja dapur keluarga Derana saat “Tidak berguna bagaimana, Yah? Penulis juga
ini. memiliki banyak peluang kerja, kok,” Ayah Derana
mengurungkan niatnya untuk pergi tepat setelah
Derana bersuara.


“Benar Derana, tapi bagi Ayah itu kurang Derana yakin di samping ibunya terdapat laki-laki
menjanjikan. Kamu masih bersikeras ingin paruh baya yang tidak ingin peduli dengan apa yang
masuk Sastra Indonesia, ya? Lihat keluarga kita sedang mereka bicarakan. Ibunya paham akan
Derana, tidak ada yang menjandi seorang situasi yang tercipta. Setelah puas memberikan
penulis,” balas laki-laki di hadapannya itu yang selamat dan beribu pujian kepada putrinya itu, ia
kini sudah berkacang pinggang sambil berjalan sepakat untuk mengakhiri panggilan mereka.
mondar-mandir tak tahu arah. Selepas menutup panggilan tadi Derana berbaring
“Derana tetap memilih Sastra Indonesia, akan di ranjangnya sebagai penghargaan bagi dirinya
kubuktikan kalau aku bisa sukses menjadi sendiri atas perjuangan yang telah ia lakukan untuk
penulis,” akhir Derana sebelum meninggalkan mendapatkan beasiswa itu. Hanya saja kini hatinya
dapur yang minim pencahayaan itu dan merasa janggal. Ia kembali memikirkan perkataan
menyisakan gelengan kepala sang ayah melihat ayahnya tempo hari. Di satu sisi ia ingin sekali
putri sulungnya pergi begitu saja. melanjutkan pendidikannya di bidang Sastra
***** Indonesia namun di sisi lain dirinya tak tega berkali-
kali membantah perkataan ayahnya itu. Terlintas di
Hari demi hari gadis kutu buku itu habiskan pikirannya untuk merelakan beasiswanya itu dan
untuk mencari beasiswa perguruan tinggi yang masuk ke fakultas kedokteran seperti yang
ia dambakan. Ia jarang keluar dari kamarnya dikatakan ayahnya. Namun, sayang rasanya bila
karena terlalu fokus untuk mendapatkan tiba-tiba harus meninggalkan apa yang telah ia
beasiswa tersebut. Waktu senggangnya hanya perjuangkan selama ini. Derana yang lelah bergulat
diisi dengan belajar dan mengikuti lomba- dengan pikirannya sendiri akhirnya tertidur lelap di
lomba sastra demi memperoleh sertifikat yang kasur beralaskan sprai motif kupu-kupu
berguna untuknya dalam mendaftar beasiswa. kesayangannya itu.
Selama ini, belum ada percakapan yang keluar *****
dari mulut Derana dengan ayahnya. Keduanya
fokus pada pendiriannya masing-masing yang Suara bising dari luar kamar berhasil
membuat sang ibu juga tidak bisa mencampuri membangunkan Derana. Tanpa ia sadari sinar
perdebatan antara suami dan anaknya itu. matahari yang awalnya menemani tidur siangnya itu
Sampai pada hari ini, di mana Derana akhirnya telah digantikan dengan rembulan yang sama
mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi terangnya. Penasaran dengan apa yang terjadi di
ternama pun ayahnya tetap tidak peduli. balik sana, Derana akhirnya melangkahkan kaki
keluar kamar sembari mengumpulkan kembali
“Ayah! Ibu! Lihat! Aku berhasil mendapatkan nyawanya.
beasiswa di perguruan tinggi yang sama dengan “Eh, ternyata kamu sudah bangun. Ini Ibu belikan
Ayah dan Ibu dulu,” suara Derana memenuhi kue kesukaan kamu sebagai ucapan selamat atas
rumah yang terlihat sepi itu. Larinya yang pencapaianmu hari ini, Derana,” Sang Ibu yang
kencang membuat poni se-dahinya itu terbang pertama kali menyadari kehadirannya bergegas
tak karuan. Ia lupa kalau ayah dan ibunya memeluk Derana dengan kantong putih yang
sedang memiliki dinas di luar kota. Tanpa pikir tergantung di tangan kanannya.
panjang Derana segera meraih ponselnya dan
memulai panggila video dengan ibunya. 60
“Halo, Nak, ada apa?” suara wanita di seberang
terdengar lembut menyapa Derana. DESEMBER 2022 | EDISI 23
“Ibu, lihat! Aku berhasil mendapatkan beasiswa
di universitas tempat Ayah dan Ibu dulu
berkuliah,” balas Derana dengan sangat
antusias memamerkan pencapaiannya. Tampak
dari ponsel Derana sang Ibu sangat terkejut,
beberapa kali ia menoleh ke sisi kanannya
sambil tersenyum lebar.


“Wah, terima kasih, Bu, Derana senang sekali,” Setelah semuanya siap, mereka bergegas menuju 61
balas Derana yang tak kalah erat membalas gedung wisuda gadis pekerja keras itu. Hari ini
pelukan ibunya. Derana tampak cantik dengan rambut panjang hitam DESEMBER 2022 | EDISI 23
Setelah dirasa waktunya sudah tepat, Derana pekatnya yang disanggul. Wajah manisnya itu tidak
segera melayangkan pertanyaan yang sedari perlu dipoles dengan riasan tebal. Meski sederhana,
tadi siang ingin ia sampaikan ke ibunya. Derena tetap tampil memukau sebab ia bisa menjadi
dirinya sendiri. Sepanjang jalan mereka isi dengan
“Bu, apakah Ibu masih sibuk? Kalau sedang candaan dan tawa yang begitu indah didengar.
tidak sibuk, Derana ingin mengajak ibu Tidak ada lagi tangisan yang harus keluar dari mata
mengobrol.” mereka.

“Tidak, Nak, Ibu sudah tidak sibuk. “Kenapa Kakak senang sekali, sih, menulis?”
Bagaimana?” balas Sang Ibu yang siap pertanyaan polos keluar dari bibir insan termuda di
mendengarkan cerita Derana. Kebetulan dalam mobil itu.
ayahnya kini sedang tidak berada di ruang “Hahaha, kamu ini. Membaca dan menulis itu candu
tengah, perasaannya pun menjadi sedikit bagi mereka yang menggemarinya, seperti Kakak.
tenang untuk berbicara. Ruang keluarga bercat Bagi Kakak tulisan itu indah, karena sampai kapan
abu-abu dengan sedikit tatanan perabot ini pun tulisan akan selalu ada meski penulisnya sudah
memang sering menjadi sasaran paling nyaman entah kemana. Intinya, tulisan itu tidak akan hilang
untuk sekedar mengobrol santai sampai termakan waktu. Pernah dengar kata-kata ini dari
membicarakan hal serius seperti yang dilakukan Mbak Najwa? Beliau bilang bangsa yang maju pasti
Derana saat ini. menghargai pustakawan. Hal itu benar adanya,
karena pustakawan adalah pejuang literasi yang
“Kalau beasiswaku ini dilepaskan bagaimana, mengambil peran dalam mencerdaskan bangsa.
ya? Sepertinya aku siap untuk masuk Sayangnya mereka masih sering dipandang sebelah
kedokteran,” ucap Derana yang akhirnya mata. Jadi, jangan lagi anggap menulis dan membaca
berhasil dikeluarkan meski sulit rasanya. Cukup itu kegiatan yang tidak penting, ya,” terang Sang
lama wanita di hadapannya ini memandangi Kakak kepada adiknya meski yang diberi tahu
wajahnya, seperti ada yang salah. Tiba-tiba kini tampak kebingungan dengan perkataannya barusan.
ibunya sudah memeluk erat Derana. Setidaknya hal tersebut dapat menjadi bahan
tawaan baru yang memenuhi mobil mereka
“Maafkan Ibu, ya, Nak, kamu jadi terpaksa sekarang.
memilih jalan yang tidak kamu sukai. Tapi kita Semua ini Derana raih karena hasil jerih payahnya
coba sekali lagi, ya. Ayo, kita berdoa bersama sendiri yang mau berjuang demi memperoleh masa
semoga setelah ini Ayahmu dapat luluh,” kata depan yang ia dambakan. Meski banyak sekali
ibu Derana sambil memeluk anak sulungnya itu. halangan yang ia terima dari orang terdekatnya, hal
Hati Derana yang sebelumnya sudah ikhlas ini tidak menjadi alasan bagi Derana untuk
menerima semua ini kembali lemah mendengar menyerah begitu saja terhadap keadaan. Kini
perkataan dan tangisan ibunya di saat yang ayahnya sadar bahwa anggapanya selama ini salah.
bersamaan. Berkat doa dan dukungan kedua orang tuanya,
***** akhirnya buku-buku Derana diterima oleh penerbit
mayor dan menjadi salah satu buku dengan
“Derana ayo cepat, acaranya sudah mau penjualan terbaik di Indonesia. Bagi Derana menulis
dimulai,” teriakan Sang Ibu berhasil membuat dan membaca sudah menjadi belahan jiwanya, ia
Derana keluar dari kamarnya. Begitu keluar, harap hal tersebut juga bisa berlaku ke orang lain.
tampak keluarga kecilnya ini sudah rapi dengan TAMAT
pakaian terbaiknya masing-masing. Terharu,
itulah yang kini Derana rasakan. Ia tak
menyangka semua harapan dan perjuangannya
selama ini sudah terbayarkan. Sekarang ini adik,
ibu, serta ayahnya dengan bangga
mengantarkan Derana untuk menjemput gelar
Sarjana Sastranya.


CERPEN

Oleh: Scholastika Chega

Sekolah adalah tempat yang selalu “Ini ada apa, ya, Bu, kok, tiba-tiba kami para murid diliburkan?”
“Oh, iya, Nak, ternyata virus covid-19 sudah muTlaaikme aempeaeskuiknitoInaddoanye
sia,
ramai dengan suara dan canda tawa jadi pemerintah memberi himbauan kepada semua isnetkhoelalihfeaogfabruddidliibngu
rkan
sementara” jawab Bu Ambar. Setelah mendengararptiesnt jSetlealslaanYoduanrgi,
guru
para muridnya. Persis seperti suara tadi, para murid pun segera pulang ke rumah maansdinhgo-wmsahseinimg.pTroavkesl
ama
kemudian suasana sekolah pun menjadi sunyi dan hhearncyraaft terdengar
teriakan murid-murid yang hembusan angin yang lalu lalang.

menggema di lingkungan sekolahnya Saat situasi yang sedang diantisipasikan untuk Lockdown ini, banyak
murid yang meringis bosan. Berbagai hal yang ingin mereka lakukan
saat jam pembelajaran masih terhalang oleh mahluk kecil yang sangat berbahaya itu. Seila, selaku salah
salah satu murid yang juga merasakan segala kebosanan ini pun tertegun.
berjalan.Hmm ... tetapi apakah yang
“Hmm... kegiatanku setiap hari masih mengikuti alur yang sama seperti
membuat mereka tiba-tiba berteriak yang lalu,” katanya sambil melamun. Tak banyak hal yang bisa ia perbuat
sekarang, sungguh rasanya ia ingin kembali memutar waktu.
seperti orang sedang senang? Ya,
Sambil duduk di pinggir kasurnya,ia berpikir, bahwa tidak ada gunanya
ternyata itu adalah teriakan juga jika dirinya terus-menerus mengeluh akan semua kebosanan ini. Saat
ia masih melamun dengan ligkup pikirannya,tiba-tiba ada sumber suara
kesenangan yang mereka luapkan yang membuat nya keluar dari kamar, ya itu adalah suara presenter dari 62
televisi.
setelah mendengar pengumuman DESEMBER 2022 | EDISI 23

bahwa sekolah diliburkan selama dua

minggu.

erbagai pertanyaan dan reaksi dari

para murid yang bingung mengapa

mereka tiba-tiba diliburkan pun

bermunculan. Karena mereka sangat

ingin tahu alasannya, akhirnya salah

satu murid, Sheila, bertanya pada

gurunya.


“Huh... terus saja berita itu yang selalu muncul,” ucapnya sambil Setelah menunggu berapa menit, ia pun
menekankan nada kesal, karena kesal akhirnya ia pun membalas pesan dari temannya itu
mematikan televisinya dan kembali masuk ke kamar. dengan jawaban yang sama seperti apa
yang sudah ia pikirkan tadi. Entah apa
“Daripada melihat televisi yang selalu penuh dengan berita yang membuatnya melakukan hal
yang sama, lebih baik aku main handphone dan melihat-lihat seperti ini, ia sudah salah dalam
media sosial saja,” ucapnya sambil menscroll layar handphone menggunakan media internet ini.
nya. Hari ulangan pun tiba. Ya, seperti yang
bisa diketahui bahwa Seila mengerjakan
Tanpa ia sadari, ia sudah asyik berkutik dengan handphonenya soal dengan menyontek kepada Mbah
dalam waktu yang lama. “Ting” suara notifikasi dari handphone Google. Perasaan senang selama
nya tiba-tiba muncul, dan ternyata itu adalah notifikasi dari mengerjakan soal bisa ia rasakan karena
gurunya bahwa akan diadakan ulangan secara daring. Setelah tindakan menyonteknya itu.
melihat notifikasi tersebut, rasa kesal lagi-lagi menghantui
dirinya karena pasalnya selama ini belajar juga dilakukan secara “Wah, ternyata adanya pandemi ini
daring yang tentu membuatnya susah untuk memahami materi. membawa keberuntungan, ya,” ucapnya
Akhirnya ia sejenak melupakan tentang ulangan tersebut dan dengan nada yang ringan. Hari-hari
segera beranjak dari kasur untuk berhenti memainkan ulangan berikutnya pun ia melakukan
handphone. hal yang sama hingga pengumuman
Tak lama kemudian, suara notifikasi yang tentu berasal dari nilai-nilai diungkapkan, tetapi saat ia
handphone nya itu mengusik Seila yang sedang merapikan melihat nilainya yang hampir sempurna
kamarnya. itu, ia tiba-tiba merasa bersalah dan
sedih. Air dari pelupuk matanya pun
“Aduh, apalagi ini,” ucap nya dengan perasaan malas. Mau tak tiba-tiba menetes.
mau dia harus melihat isi notifikasi tersebut.
“Ya, ampun kukira apa!” ucapnya ketika melihat isi notifikasi “Sebenarnya ada apa dengan diriku,
tersebut, yang berisi pertanyaan teman-temannya yang mengapa aku senang melakukan
menanyakan apakah ia akan belajar untuk ulangan besok. tindakan buruk ini,” ucapnya dengan
Namun, ia tak langsung menjawab pesan temannya itu, suara sesegukan.
bukannya malas atau apa, tetapi dia juga ingin
mempertimbangkan apakah ia akan belajar atau tidak. “Aku sangat membenci ini semua. Aku
merindukan dimana aku bisa memahami
Mulai lah ia bergelut dengan pikirannya sendiri, seperti materi pelajaran dengan baik sehingga
pergelutan antara setan dan malaikat.Ucapnya dalam hati, tidak melakukan hal buruk ini,”
”Hmm ... jika dilihat-lihat, ulangan online juga tidak akan lanjutnya seraya menyesali segala
ketahuan walaupun menyontek. Kan sekarang juga sudah ada keburukannya ini.
media internet, bukankah itu harus digunakan dan dengan itu
aku bisa dengan mudah menyontek,” Selesai masa ulangan ia kembali
Tanpa ia sadari semua pergelutan yang ada di pikiran nya itu menjalani rutinitasnya seperti biasa.
membawa sebuah keburukan. Namun, kali ini dia lebih sering melamun
dan bermalas-malasan. Sampai sekarang
juga ia masih tidak mau menonton 63
bahkan menyalakan televisi hanya
karena ia malas melihat berita yang DESEMBER 2022 | EDISI 23
pasti akan sama dengan sebelumnya.
Kini dampak dari pandemi semakin
terasa untuk diri Seila, kesenangan yang
ia rasakan saat awal kini telah berubah.
Ia juga merasa tidak bisa menerima apa
yang sudah terjadi kali ini. Tindakan
buruk yang pernah ia lakukan itu juga
mungkin berasal dari rasa lelah yang
selama pandemi ini ia pendam.

“Aku harus bangkit dari semua hal
buruk ini!” ucap seila seperti orang yang
sedang mengucapkan sumpah serapah.
Seperti keinginannya itu, hari-hari
berikutnya ia bisa menikmati setiap
waktu yang ada tanpa mengeluh bosan.
Namun ada satu hal yang menggerakan
pikirannya secara tiba-tiba.


“Hmm ... sudah lama aku tidak

menanyai kabar teman-teman,

sepertinya aku harus mengirim mereka

pesan,” Ya itu adalah hal yang tiba-tiba

menggerakan pikiran nya. Tidak lama

akhirnya ia mengirim pesan kepada

teman-temannya untuk menanyai kabar

mereka selama Lockdown ini.

Tak lama teman-teman Seila pun
menjawab pesan tersebut, bermacam-
macam respon yang sangat beragam
membuat seila terlihat sangat fokus
membacanya. Sudah hampir dua puluh
menit ia membaca semua pesan itu.

“Huh apakah aku akan menangis lagi
setelah membaca pesan ini?” tanya seila
pada dirinya sendiri. Pesan-pesan
tersebut sangat menyadarkannya
bahwa selama ini tidak hanya dirinya
yang merasakan segala kebosanan
ataupun kelelahan ini. Ia juga semakin
merasa sedih, pasalnya, pengumuman
libur selama dua minggu itu nyatanya
berubah menjadi dua tahun.

“Kapan, ya, aku bisa kembali mendengar 64
suara canda tawa teman-temanku?”
tanya Seila dengan penuh harapan. DESEMBER 2022 | EDISI 23
Harapan yang selalu ia inginkan agar
segera terwujud itu seperti layaknya
butiran debu yang jika tertiup angin
pasti akan hilang.

Seila hanya bisa tertegun melihat
keadaan saat ini, ia mengerti sekarang
bahwa sudah banyak hal yang berubah
selama pandemi ini.

“Hal-hal kecil yang mungkin dulu di
anggap remeh, namun justru sekarang
hal-hal itulah yang sangat dinanti-
nantikan dan mau tidak mau walaupun
sekarang rasanya seperti dikelilingi
banyak godaan dan rintangan hidup
akan terus berjalan,” ucap Seila seakan-
akan dirinya sedang bermonolog.

“Tapi juga kuharap cukup hidup saja
yang akan terus berjalan, pandemi ini
jangan walaupun aku tak tahu kapan
pandemi ini akan berakhir,” ucapan
terakhir Seila sebelum akhirnya ia
tersadar dari dunia lamunannya.

Tamat.


CERPEN

Menggapai Mimpi

OLEH: ANNETE CHRISTABELLE TEGUH
Meisya kira, sedikit lagi dia akan “Loh, kok begitu, Bu? Memang tidak ada 65
menggapai impiannya. Meisya kira, cara lain selain aku tidak kuliah?” Meisya
keinginannya untuk kuliah di jurusan bertanya kepada ibu dengan ekspresi DESEMBER 2022 | EDISI 23
musik bisa tercapai. Namun, takdir tidak enak.
berkata lain. “Maafkan Ibu, ya, Meisya? Ibu sudah
coba mencari jalan keluar agar kamu
“Meisya, kamu ‘kan sudah SMA, setelah bisa tetap kuliah, tapi sampai sekarang
ini, kamu tidak perlu lanjut kuliah, ya? Ibu masih belum bisa menemukannya.
Ibu bukannya tidak mau membiayai Ibu terpaksa melakukan ini, Nak.”
kuliahmu, tapi kamu tahu kondisi Hati Meisya menjadi sesak saat dia
ekonomi kita seperti apa. Semenjak mengingat-ingat kembali percakapannya
Bapak tiada, penghasilan kita semakin dengan ibu tadi sore. Padahal, sudah
menipis. Untuk kebutuhan sehari-hari banyak sekali yang Meisya korbankan
saja, kita kekurangan, belum lagi biaya agar ia bisa masuk ke dalam jurusan
sekolah kedua adikmu yang masih SD. musik.
Meisya bisa mengerti, ‘kan?”


Pada waktu teman-temannya sibuk Ketika bel pulang berbunyi, Meisya dan
jalan-jalan dan menghamburkan uang, Vera cepat-cepat keluar dari kelas dan
Meisya malah berlatih piano. Pada berjalan beriringan menusuri koridor
waktu teman-temannya sibuk kumpul- lantai tiga sekolah. Sembari berjalan
kumpul, Meisya malah belajar teori menuju gerbang sekolah, Vera—yang
piano. Akan tetapi, Meisya bisa apa? Dia memang memiliki sifat cerewet—
tidak mungkin memaksa ibunya untuk bercerita panjang lebar kepada Meisya.
membiayai kuliahnya.
“Iya, jadi … Meisya, halo? Kamu
Mentari pagi mulai meninggi dan langit dengerin aku enggak, sih?” ucap Vera
mulai menjadi cerah, tapi tidak dengan sambil melambai-lambaikan tangannya
hati Meisya. Suasana hatinya masih di depan wajah Mesiya.
sangat keruh. Dengan malas, dia
beranjak dari kasur dan mempersiapkan “Hah? Iya, maaf. Aku dengar, kok,”
diri untuk pergi ke sekolah. jawab Meisya dengan muka terkejut.
Lagi-lagi Meisya tenggelam dalam
Meisya bersekolah di salah satu SMA pikirannya.
negeri di sekolahnya. Saat ini, dia duduk
di kelas XII dan mengambil jurusan “Oh, masa? Coba ulangi tadi aku
MIPA. Selama sekolah di sana, Meisya ngomong apa,” kata Vera dengan nada
selalu berada di peringkat atas, dia juga sinis.
selalu memperhatikan penjelasan guru
dan aktif dalam pembelajaran di kelas. “Iya-iya, tadi aku gak dengar. Maaf ya,
Jadi, ketika hari ini perempuan itu kamu jangan marah, dong,” Meisya takut
ditegur oleh guru karena tidak kalau-kalau Vera marah karena dia tidak
memperhatikan pembelajaran, seluruh mendengarkan Vera.
seisi kelas kebingungan. Vera, selaku
sahabat karib Meisya juga ingin tahu apa "Aku enggak marah! Tapi, Meisya, hari
yang terjadi dengan Meisya. Gadis itu ini kamu kenapa, sih? Dari pagi
pun bertanya kepada Meisya saat jam kerjaannya melamun terus.”
istirahat.
"Aku memang lagi kurang fokus, tapi
“Meisya, enggak biasanya kamu kena aku enggak kenapa-napa, kok."
tegur saat jam pelajaran. Kamu kenapa?”
66
“Memang Aku kenapa? Aku enggak
kenapa-napa, kok.” DESEMBER 2022 | EDISI 23

“Serius, nih, kamu tidak kenapa-napa?
Aku khawatir, lho, Mei.”

“Iya, serius, Vera. Kamu gak perlu
khawatir,” jawab Meisya kepada Vera.
Ucapan Meisya kepada Vera itu
sebenarnya adalah dusta. Hati Meisya
sedang tidak tenang dan pikirannya
sedang berantakan, sehingga ia tidak
dapat fokus sedikit pun kepada
pelajaran. Namun, Meisya tidak ingin
membuat sahabatnya itu kepikiran. Jadi,
dia memutuskan untuk berbohong.


Tiba-tiba saja, Vera menghadang

langkah Meisya, memegang wajahnya,

dan berkata, "Benar enggak kenapa-

napa, ‘kan? Tadi di kelas juga kamu

bilang kamu gak apa-apa tapi aku

enggak tahu kamu jujur atau enggak.

Ingat ya, Meisya, kalau ada apa-apa

kamu bisa cerita sama aku. Aku 'kan

temanmu," ucapnya sambil

memnyipitkan matanya kepada Meisya.

Dia berusaha mencari tahu apa yang

terjadi dengan Meisya dari ekspresi

wajahnya.

"Iya, Vera. Aku beneran enggak kenapa- Selama perjalanan menuju café, pikiran

napa dan aku akan cerita kalau aku Meisya kembali melayang ke sore

punya masalah. Sekarang lepaskan dimana ibunya memberi tahu bahwa dia

tanganmu dari mukaku, dong. Aku mau tidak bisa kuliah. Apakah impiannya itu

pergi, setelah ini masih ada pekerjaan sudah benar-benar berakhir? Apa

yang harus aku lakukan," jawab Meisya mungkin saja masih ada harapan bagi

seraya menepuk-nepuk tangan Vera Meisya untuk bisa kuliah? Perempuan

agar dia segera melepaskan tangannya berambut hitam itu tidak tahu, tapi kalau

dari wajah Meisya. memang ada kesempatan baginya untuk

Vera melepaskan tangannya dari wajah kuliah, Meisya pasti mengambil

Meisya dan kali ini beralih untuk kesempatan itu.

menepuk jidatnya,"Oh, iya, aku lupa. Hari Langit sudah diselimuti oleh gelap saat

ini kamu bekerja di cafe S 'kan? Yah, Meisya turun dari panggung. Dia berniat

padahal tadinya aku mau mengajak untuk langsung meninggalkan café,

kamu main ke rumahku.” namun tiba-tiba seseorang

"Iya, benar. Maaf, ya, aku tidak bisa. memanggilnya.

Besok saja, gimana?” “Mbak, Mbak yang tadi nyanyi di

“Boleh! Baiklah, sampai jumpa, Meisya.” panggung, ‘kan?” ucap seorang laki-laki

ucap Vera sambil melambaikan tangan berbadan jangkung yang menggunakan

kepada Meisya yang sudah melangkah setelan jas.

melewati gerbang sekolah. “Iya, benar kak. Ada apa, ya?” balas

“Sampai jumpa, Vera,” balas Meisya Meisya dengan ekspresi kebingungan. 67

yang juga melambaikan tangannya “Saya mau mengajak Mbak ngobrol

kepada Vera. sebentar, apa boleh?” DESEMBER 2022 | EDISI 23

Meisya berjalan gontai menuju café “Oh, boleh, Kak,” masih dengan

tempat dia bekerja. Perempuan itu ekspresinya yang kebingungan.

merupakan penyanyi di café S. Dia “Sambil duduk aja, ya, Mbak?” kata laki-

melakukan pekerjaan itu untuk laki itu sambil mengarahkan tangannya

membantu ibunya memenuhi pada sebuah meja dengan dua kursi di

kebutuhan ekonomi keluarga mereka. sekitarnya.


“Iya, Kak. Silahkan, mau mengobrol apa “Kata siapa tidak mungkin? Masuk ke
dengan saya?” jawab Meisya seraya jurusan musik secara gratis itu mungkin,
menduduki kursi yang berada di Mbak. Kebetulan sekali, kampus tempat
depannya. saya menuntut ilmu sedang
“Mbak ini bertalenta banget, lho. Saya mengadakan kompetisi piano. Hadiah
kagum waktu tadi mbak bernyanyi utamanya adalah beasiswa secara full di
sambil memainkan piano. Baru kali ini kampus tersebut. Mbak tertarik? Kalau
saya dengar penyanyi café yang tertarik, saya bisa mengirimkan
memainkan piano dengan sangat baik, informasi tentang lombanya kepada
suara pianonya terdengar sangat hidup. Mbak.”
Mbaknya tidak ada niatan untuk
mengembangkan talenta itu, kah? Saat mendengar hal tersebut, mata
Sayang kalau talenta yang Mbak miliki Meisya langsung berbinar-binar, “Tentu
cuma digunakan untuk menghibur saja tertarik! Saya mau informasinya,
pengunjung café dan tidak Kak.”
dikembangkan.”
Setelah mendapatkan informasi dan
“Wah, terima kasih banyak untuk mengucapkan terima kasih kepada laki-
pujiannya, Kak. Memang dari dulu saya laki itu, Meisya pulang ke rumahnya.
sudah ada minat di bidang musik dan Sesampainya di rumah, Meisya berniat
saya berusaha mengembangkannya. untuk berbicara mengenai lomba
Akan tetapi, akhir-akhir ini ada kendala tersebut, tetapi ibunya lebih dulu
yang membuat saya tidak bisa berbicara kepada Meisya mengenai hal
mengembangkannya.” lain.
“Kendala seperti apa, Mbak? Maaf, saya “Meisya, Ibu mau berbicara lagi dengan
bukan bermaksud ikut campur, tapi kamu, tapi tolong kamu terima informasi
siapa tahu saya bisa bantu kendala ini dengan lapang dada, ya?”
Mbak.”
“Apa Bu? Informasi apa?” Meisya
Sebenarnya, Meisya tidak biasa merasa kebingungan saat ibunya
menceritakan hal pribadi kepada orang mengucapkan hal itu. Dia takut sesuatu
yang baru saja dikenalnya, tapi entah yang buruk lagi-lagi menimpa
kenapa, dia percaya kepada pria yang keluarganya.
berdiri di hadapannya itu.
68
“Saya kekurangan biaya, Kak. Dari dulu
saya memang ingin kuliah di jurusan DESEMBER 2022 | EDISI 23
musik, saya juga sudah berusaha
memaksimalkan kemampuan saya agar
saya bisa masuk ke jurusan tersebut.
Namun, saya bisa apa kalau ternyata
biaya saya tidak mencukupi? Saya ‘kan
tidak mungkin masuk ke jurusan itu
secara gratis.”


“Tadi siang, seseorang dari bank datang Keeskoan harinya, Meisya berangkat ke 69
ke rumah kita dan mengatakan kalau sekolah dengan suasana hati yang lebih
Bapak punya hutang sebesar lima belas baik meskipun dia belum menemukan DESEMBER 2022 | EDISI 23
juta rupiah kepadanya. Orang itu bilang, cara agar bisa mengikuti kompetisi
Ibu harus membayarkan hutangnya tanpa memiliki piano. Meisya berjalan
paling lama minggu depan atau pihak menyusuri koridor lantai tiga sampai
bank akan menyita rumah kita.” akhirnya masuk ke dalam kelasnya yang
“Lima belas juta? Itu banyak sekali, Ibu. terletak di ujung lantai tersebut.
Darimana kita bisa mendapatkan uang Sebelum Meisya berhasil duduk di
sebanyak itu?” hal yang Meisya takutkan kursinya, Vera lebih dulu menarik tangan
benar-benar terjadi. Baru saja Meisya Meisya.
merasa bahagia karena dia menemukan “Eits, kamu enggak boleh duduk. Ayo,
jalan untuk kuliah di jurusan yang temani aku jalan-jalan ke taman
diinginkannya. Namun sekarang? Lagi- belakang!”
lagi masalah datang kepadanya.
Meisya memutar matanya sambil
Meisya berusaha memutar otaknya berkata, “baru juga sampai ke sini,
sampai perempuan itu teringat kalau dia sekarang malah diajak turun lagi. Aku
masih memiliki piano. Piano tersebut enggak mau, deh! Capek tahu.”
adalah satu-satunya pemberian Bapak
yang tersisa dan lagi, Meisya masih “Yah, ya, sudah, deh. Ke depan kelas
sangat membutuhkan piano itu untuk saja, mau?”
bisa mengikuti kompetisi piano. Namun, “Boleh, yuk.”
jika pilihannya adalah keluarganya
kehilangan rumah atau menjual piano, Pagi itu, cuaca sedang mendung
tentu saja Meisya memilih untuk sehingga angin berhembus dengan kuat.
menjual pianonya. Dengan berat hati, Meisya dan Vera berjalan beriringan
Meisya menyampaikan hal tersebut menyusuri koridor lantai seraya
kepada ibunya. berusaha meminimalisir terpaan angin
yang menerbangkan rambut mereka
Awalnya, ibu tidak setuju dengan sampai mereka menemukan sebuah
keputusan Meisya. Ibu tahu betul kalau kursi panjang. Kedua gadis itu
piano itu sangat berharga bagi Meisya. memutuskan untuk duduk di kursi
Mereka berdua berdebat panjang panjang tersebut.
sampai akhirnya, ibu pun setuju untuk
menjual piano tersebut. “Meisya, setelah aku pikir-pikir, kamu
enggak mungkin enggak fokus tanpa
sebab. Aku sudah kenal kamu sejak
kelas satu SMP, aku tahu kamu seperti
apa. Sekarang, tolong kamu ceritakan
kemarin kamu kenapa!” ternyata tujuan
Vera mengajak Meisya keluar kelas
adalah untuk berbicara dengannya.


Meisya juga merasa tidak enak kalau dia Meisya langsung memeluk sahabatnya
terus-terusan berbohong kepada Vera. itu seraya berkata, “Baiklah, terima kasih
Jadi, dia menceritakan semua masalah banyak, Vera. Aku gak tahu harus
yang dihadapinya. Mulai dari ibunya membalas kamu dengan apa.”
yang tidak bisa membiayai kuliahnya, Setelah pulang sekolah, Meisya benar-
sampai pianonya yang harus dijual benar ikut ke rumah Vera untuk berlatih
karena hutang ayahnya. piano. Sebelum menggunakan piano
“Ya, ampun, Meisya. Aku turut bersedih yang ada di rumah Vera, Meisya izin
atas kejadian yang menimpa terlebih dahulu kepada kedua orang tua
keluargamu, ya. Untuk kompetisi itu, Vera. Seperti dugaan Vera, orang tuanya
apakah kamu benar-benar ingin ikut? menyambut Meisya dengan baik dan
Kalau iya, kamu boleh menggunakan memintanya untuk memperlakukan
piano yang ada di rumahku untuk piano tersebut seperti milik sendiri.
berlatih,” ucap Vera sambil menatap
Meisya dengan sungguh-sungguh. Berlatih piano di rumah Vera pun 70
Untuk beberapa detik, Meisya senang menjadi rutinitas bagi Meisya. Setiap
sekali mendengar hal tersebut, itu hari Senin, Rabu, dan Jumat, Meisya DESEMBER 2022 | EDISI 23
tandanya dia bisa tetap mengikuti datang ke rumah Vera untuk berlatih
kompetisi piano. Namun, detik piano. Terkadang, dia datang dengan
berikutnya Meisya sadar kalau dia membawa makanan untuk diberikan
berlatih di rumah Vera, dia akan kepada orang tua Vera sebagai rasa
merepotkan keluarga Vera. Jadi, Meisya terima kasihnya.
menolak tawaran tersebut. Tiga bulan telah berlalu, Meisya sudah
melewati segala suka dukanya dalam
“Terima kasih, Vera. Enggak, deh, aku berlatih piano, hari ini adalah hari
merasa enggak enak sama keluargamu. puncaknya, hari kompetisi. Semua kerja
Nanti aku merepotkan mereka.” kerasnya selama ini akan terbalaskan
“Merepotkan apanya, sih. Kamu bagiku hari ini.
itu sudah seperti saudara, Meisya.
Orang tuaku juga sudah
menganggapmu anak mereka sendiri.
Lagi pula, kamu butuh beasiswa itu,
‘kan?”

“Benar, aku butuh beasiswa itu. Tapi
serius enggak masalah-kah kalau aku
latihan di rumahmu?” tanya Meisya
dengan nada penuh harap.
“Iya, Meisya. Nanti pulang sekolah kamu
jadi main ke rumahku, ‘kan? Nah, kamu
bisa langsung menggunakan pianoku.
Lagi pula, piano di rumah nganggur, kok.
Enggak ada yang pakai.”


Ketika namanya dipanggil untuk naik ke Langit yang tadinya cerah mulai
tergantikan oleh gelap saat
panggung, Meisya menapakkan kakinya pengumuman dibacakan. Namun, itu
tidak menjadi masalah bagi para peserta
dengan mantap. Perempuan yang kompetisi. Mereka tetap semangat
untuk menunggu pengumuman
menggunakan dress hitam itu yakin pemenang. Begitu juga dengan Meisya,
saat pengumuman dibacakan, hatinya
sekali kalau dia bisa menampilkan yang mulai berdebar-debar. Meisya terus-
terusan berdoa sambil memegang
terbaik. Dia naik ke panggung dan mulai tangan ibunya agar namanya disebutkan
sebagai juara pertama.
memainkan lagu Clair de Lune milik
Ternyata, benar saja. Nama Meisya
Claude Debussy. Selama disebutkan saat pengumuman juara
pertama. Meisya senang sekali, air mata
memainkannya, Meisya memikirkan bahagianya keluar tanpa terbendung.
Segala jerih payahnya terbayar sudah.
kembali bagaimana proses yang dia Namun, Meisya sadar, ini bukanlah akhir
dari perjuangannya, melainkan awal dari
lewati sampai akhirnya berada di titik ini. perjuangannya menggapai mimpi.
Meisya berjanji, dia akan terus berjuang
Meisya mencurahkan semua emosi dan dan menekuni dunia musik sampai
akhirnya nanti dia akan sukses.
perasaannya melalui lagu yang dia
Tamat.
mainkan. Setiap nada yang keluar dari

permainan Meisya memiliki maknanya

sendiri. Lima menit berlalu, Meisya

menekan tuts terakhir dari lagu itu dan

selesai sudah penampilannya. Meisya

memberikan penghormatan kepada juri

dan penonton, lalu turun dari panggung.

Semua penonton memberikan tepuk

tangan untuknya.

Meisya senang sekali, hatinya penuh

dengan rasa bahagia. Apa pun hasilnya

nanti, tidak lagi menjadi masalah

baginya. Meisya tahu bahwa dia sudah

memberikan yang terbaik dan hal itu

pasti membuahkan hasil.

71

DESEMBER 2022 | EDISI 23


ZODIAK

Hai! Apa kabar? Semoga kalian baik-baik Zodiak Capricorn berjangka antara 22
saja, ya. Apakah teman-teman tahu apa Desember sampai 19 Januari. Orang-
itu zodiak. Jadi, zodiak berasal dari orang yang lahir di akhir Desember
Bahasa Yunani zōidiakòs kýklos yang hingga pertengahan Januri memiliki
berarti lingkaran hewan atau zodiak Capricorn. Meski begitu,
mintakulburuj. Mintakulburuj Adalah sebenarnya Capricorn berada di urutan
sebuah sabuk khayal di langit dengan zodiak ke 10 di antara 12 zodiak lainnya.
lebar 18° yang berpusat pada lingkaran Capricorn dilambangkan dengan
ekliptika Akan tetapi istilah ini dapat pula kambing gunung yang dikenal dengan
merujuk pada rasi-rasi bintang yang karakter yang pendiam namun
dilewati oleh sabuk tersebut, yang bertanggung jawab.
berjumlah 12. Dipercaya awal mula
konsep ini berasal dari peradaban Selanjutnya adalah zodiak Aquarius.
Lembah Sungai Eufrat kemungkinan Pemilik zodiak Aquarius lahir antara
hanya dengan 6 rasi: Capricornus, tanggal 20 Januari sampai 18 Februari.
Pisces, Taurus, Cancer, Virgo, dan Zodiak ini digambarkan dengan
Scorpio, yang kemudian dipecah aquarium tumpah yang diartikan
menjadi 12 karena penampakan sebagai orang yang dermawan dan
tahunan 12 kali Bulan purnama pada menyayangi keluarga dan teman-
bagian-bagian berurutan dari sabuk temannya. Para aquarius juga dikenal
tersebut. 12 Zodiak itu adalah Capricorn, sebagai sosok yang mudah bergaul dan
Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, banyak teman.
Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, dan
Sagitarius. 72

DESEMBER 2022 | EDISI 23


Pisces. Zodiak Pisces memiliki lambang
ikan yang diartikan sebagai bentuk
ketenangan. Karena lambang ini, pemilik
zodiak Pisces biasanya adalah sosok
pendengar yang baik, tenang dan
berusaha membantu saat orang lain
kesusahan.
Zodiak Aries. Dalam rasi bintang, Aries
adalah zodiak yang pertama.Zo ries
dilambangkan dengan hewan berupa
domba jantan, yang dianggap memiliki
energi besar dan suka tantangan.
Pemilik zodiak ini juga dikenal dengan
kepribadiannya yang menonjol dengan
penuh semangat dan dipenuhi energi
positif.

Taurus. Dalam rasi bintang, sebenarnya Cencer. Jika ada yang lahir antara 73
Taurus berada di zodiak kedua yang tanggal 21 Juni hingga 22 Juli berarti
memiliki lambang banteng. Seperti mereka adalah seorang berzodiak DESEMBER 2022 | EDISI 23
lambangnya, orang dengan zodiak Cancer. Cancer dilambang dengan
Taurus memiliki kepribadian yang hewan berupa kepiting dan secara
tenang. Namun jika diganggu, mereka simbol digambarkan seperti angka 69.
akan marah. Orang dengan zodiak Cancer biasanya
memiliki simpati yang tinggi, setia, dan
Selain itu ada Gemini. Zodiak Gemini persuasif.
adalah zodiak ketiga dalam rasi bintang
yang lahir pada 21 Mei sampai 20 Juni. Urutan zodiak dari Januari sampai
Gemini dilambangkan dengan anak Desember selanjutnya adalah Leo. Leo
kembar yang berarti tidak suka digambarkan dengan hewan singa yang
melakukan segala sesuatu sendiri atau dianggap sebagai sosok pemimpin yang
bisa dibilang ingin diperhatikan. Pemilik baik. Selain itu, Leo juga sangat percaya
zodiak Gemini dikenal sebagai sosok diri, gagah dan berani dalam
yang mudah beradaptasi, lembut dan menghadapi apapun.
penyayang. Zodiak Virgo. Virgo adalah orang yang
lahir di antara tanggal 23 Agustus
sampai 22 September. Zodiak ini
dlambangkan dengan sosok perempuan
yang diartikan tampak tenang dari luar,
tetapi banyak hal dipikirkan. Virgo juga
dikenal sebagai sosok yang sedikit
tertutup namun selalu menginginkan
kesempurnaan.


Libra. Jika ada orang lahir antara tanggal Teman-teman, tidak semua orang
23 September hingga 22 Oktober maka memiliki sifat yang sama persis dengan
adalah bagian dari zodiak Libra. Libra Zodiak yang mereka miliki. Tapi,
dilambangkan dengan timbangan yang terkadang ada beberapa hal yang sesuai
berarti sosok yang seimbang dalam dengan Zodiak yang mereka miliki.
berbagai hal. Sesuai dengan simbolnya, Seperti contohnya diriku. Aku memiliki
Libra memiliki sifat utama yaitu adil dan sifat seperti Sagitarius. Aku suka dengan
sellau menginginkan keseimbangan. kebebasan. Bagiku kebebasan dapat
menyenangkan diriku. Tetapi terkadang
Zodia Scorpio. Pemilik zodiak Scorpio aku berfikir kebebasan juga dapat
biasnaya dilambangkan dengan hewan membantu diriku tersesat.
kalajengking. Kalajengking memiliki
racun yang sewaktu-waktu dapat Berbeda dengan Fiona, Dia Memiliki
digunakan untuk menyerang lawannya. sifat yang tidak sesuai dengan Zodiaknya
Hal ini merepresentasikan sifat utama yaitu Aquarius. Aquarius dikenal sebagai
Scorpio yaitu pekerja keras, tekun dan orang yang mudah bergaul tetapi, Fiona
ambisius namun mudah cemburu dan adalah orang yang sulit bergaul.
curiga pada orang lain. Teman-teman semuanya, setiap mahluk
diciptakan dengan perbedaan yang
Di antara bulan November dan sangat jelas. Tanpa perbedaan maka
Desember, ada zodiak Sagitarius. Zodiak tidak akan ada keberagaman. Tetapi,
ini dilambangkan dengan sosok manusia keberagaman tersebut dapat terus
setengah kuda membawa panah yang membuat kita hidup berdampingan dan
dalam mitologi Yunani dikenal sebagai saling melengkapi. Walaupun kita
centaur. Lambang ini diartikan sebagai berbeda-beda kita tetap harus bersama
sebuah kebebasan atau tidak suka sebagai saudara.
dengan rutinitas. Tak heran jika
sagitarius selalu mencoba hal-hal baru
yang membahagiakan dirinya.

74

DESEMBER 2022 | EDISI 23

AURELIUS KEVIN/XI ISOS2


Click to View FlipBook Version