The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by muhammadzulkarnaen02, 2017-04-02 23:59:50

Buku IKHTIAR TIADA HENTI jilid 2

Buku IKHTIAR TIADA HENTI jilid 2

Keywords: Ikhtiar Tiada Henti jilid 2

TGB inspire TGB inspire

Masyarakat itu, Beramal itu
akan mengikuti perilaku urusan detik,
dari pemimpin-pemimpinya. Beramal itu
Untuk iyu, urusan kesempatan.
jadilah pemimpin Jadi,
yang memberi jangan sampai
teladan yang baik ada satu kedsempatan
yang terlewatkan
untuk melakukan hal-hal
yang baik.

Editor: Desain Grafis-LayOut: Dicetak: Diterbitkan oleh:
- Ahyar Rosidi Dadang .CBN Polydoor Daesain Grafis Biro Humas
- Farid Tolomundu & Printika Pemerintah Provinsi
Nusa Tenggara Barat
2016

IKHTIAR

Tiada Henti

PERCIKAN
PIKIRAN DAN KEBIJAKAN TGB

MEMBANGUN NTB

Editor:

Ahyar Rosidi
Farid Tolomundu

ii iii

IKHTIAR Tiada Henti IKHTIAR Tiada Henti

iv v

IKHTIAR Tiada Henti IKHTIAR Tiada Henti

IKHTIAR PERCIKAN
Tiada Henti PIKIRAN DAN KEBIJAKAN TGB
MEMBANGUN NTB

Gubernur dan Keharuan ''Orang Kecil'’

Agus Talino § Suara NTB 19 Oktober 2009 62
69
Daftar Isi Tiongkok, TGB dan Kades “Gila” § Lombok Post, 26 Mei 2016 72
77
Maia Rahmayati 90
95
TGB-Nomic dan NTB § Suara NTB, Mei 2016 98
103
M. Firmansyah
106
PROLOG Gubernur Santri Zainul Majdi Termasuk Reformis Muda 100
Dahlan Iskan 112
Deliana Setia § Kompasiana, 3 Maret 2014 114
“Tuan Guru dengan Masa Depan yang Panjang” 116
vi 118
PERCIKAN PEMIKIRAN Gubernur NTB Tokoh Perubahan 2010 § www.koran.republika.co.id, 31 Maret 2011
02 § M.Pd, Suara NTB, 10 November 2016
§Membangun Benteng Kultural 04 TGB : PanglimaWilayah yang ''Masagi'’
§Sukses Pemimpin Rakyat 10
§Anomali Impor Jagung 16 Mira Rosana Gnagey
§Politik Impor Sapi 22
§Catatan Kritis PP Tembakau 26 Menyiapkan Diri untuk “Move On” dari TGB
§Kurban Sebagai Pendidikan Karakter 32
Mohammad Azhar § Suara NTB, 8 November 2016
38
Gubernur NTB dan Perlawanan Terhadap Beras Impor
40 § DetikFinace, 22 Februari 2016

45 Misi NTB Jadi Kawasan Ekonomi Maritim dan

52 Jalur Alternatif Perdagangan Dunia

58 Rachmadin Ismail § detikfinance, 25 Februari 2016

NTB Catat Laju Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia

PERCIKAN MEDIA Awaludin § ANTARA News, 10 Agustus 2015

Tuan Guru Bajang Meniti Jejak, § Republika, 26 Februari 2016 Gubernur NTB Raih Penghargaan Pariwisata
§ kompas.com, 10 Desember 2011
Nasihin Masha

TGB dan Politik NW § Sejumlah media sosial, Maret 2008 Indonesia Raih Tiga Penghargaan, Dua untuk Lombok
§ CCN Indonesia.com, 22 Oktober 2015
Lalu M. Iqbal Ma'ruf

Dicari: Gubernur Visioner! Gubernur NTB Pidato Bahasa Arab di Depan Grand Syekh Al-Azhar

Farid Tolomundu § Lombok Post, 22 Desember 2008 Musthofa Asrori § nu.or.id - Rabu, 24 Februari 2016

Zainul Majdi, Pemimpin yang Bekerja Gubernur NTB Berbagi Resep Pembangunan di Sidang UNDP PBB

Mukhlis Yusuf § Republika 21 Januari 2016 Nursyamsi & Dwi Murdaningsih § Republika.co.id, 1 Oktober 2016

vi vii

IKHTIAR Tiada Henti IKHTIAR Tiada Henti

PROLOG Inilah gubernur yang kalau mengarah ke berhasil. Di Mesir
mengkritik tidak membuat masih sulit ditafsirkan.
DAHLAN ISKAN sasarannya terluka.
Bahkan tertawa-tawa saking “Di zaman otoriter dulu,” ujar
MENTERI BUMN DI ERA PRESIDEN SBY mengenanya dan lucunya. sang gubernur di depan peserta
”Yang akan saya ceritakan ini puncak peringatan Hari Pers
TUAN GURU tidak terjadi di Indonesia,” kata Nasional itu, ”tidak ada orang
DENGAN sang gubernur. ”Ini di Mesir.” yang percaya berita koran.”
Gubernur sepertinya ingin
MASA DEPAN Sang gubernur memang mengingatkan berita koran di
YANG pernah bertahun-tahun Indonesia pada zaman
bersekolah di Mesir. Di Presiden Soeharto. Sama.
PANJANG universitas paling hebat di Tidak bisa dipercaya. Semua
sana: Al Azhar. Bukan hanya berita harus sesuai dengan
INILAH GUBERNUR YANG BERANI paling hebat, tapi juga salah kehendak penguasa.
MENGKRITIK PERS SECARA TERBUKA. satu yang tertua di dunia.
DI PUNCAK ACARA HARI PERS NASIONAL ”Satu-satunya berita yang
(HPN) PULA. DI DEPAN HAMPIR SEMUA Dari Al Azhar pula, sang masih bisa dipercaya, hanyalah
TOKOH PERS SE-INDONESIA. PUN, DI DEPAN gubernur meraih gelar doktor. berita yang dimuat di halaman
Untuk ilmu yang sangat sulit: 10,” ujar sang gubernur. Di
PRESIDEN JOKOWI SEGALA. tafsir Alquran. Inilah satu- halaman 10 itulah, kata dia,
DI LOMBOK, 9 FEBRUARI LALU. satunya kepala pemerintahan dimuat iklan dukacita.
di Indonesia yang hafal Gerrrrrrr. Semua hadirin
Alquran. Dengan artinya, tertawa. Termasuk Presiden
dengan maknanya, dan dengan Jokowi. Tepuk tangan pun
tafsirnya. membahana.

Mesir memang mirip dengan Bagaimana setelah reformasi,
Indonesia di bidang politik. ketika pers menjadi terlalu
Dan persnya pernah lama bebas? ”Masyarakat Mesir
diperintah secara otoriter. Lalu, malah lebih tidak percaya,”
terjadi reformasi. Bedanya: katanya. ”Semua berita
Demokrasi di Indonesia

viii ix

IKHTIAR Tiada Henti IKHTIAR Tiada Henti

memihak,” tambahnya. Tuan Guru Zainuddin Abdul yang komplet. Ulama sekaligus Pelajaran penting waktu saya
”Halaman 10 pun tidak lagi Majid. umara. Ahli agama, bersekolah di madrasah dulu.
dipercaya,” guraunya. intelektual, legislator, birokrat,
Di Makkah, sang kakek dan sosok santun. Tutur Pemahamannya akan
Meski hadirin terbahak lebih dihormati sebagai ulama besar. bahasanya terstruktur. pentingnya pariwisata juga
lebar, sang gubernur masih Buku-bukunya terbit dalam Pidatonya selalu berisi. Jalan tidak kalah.”Lombok ini
perlu klarifikasi. ”Ini bukan di bahasa Arab. Banyak sekali. Di pikirannya runtut. memiliki apa yang dimiliki
Indonesia lho, ini di Mesir,” Mesir. Juga di Lebanon. Jadi Bali, tapi Bali tidak memiliki
katanya. Hadirin pun kian pegangan bagi orang yang Kelebihan lain: masih muda, apa yang dimiliki Lombok,”
terpingkal. Semua mafhum. Ini belajar agama di Makkah. Sang 43 tahun. Ganteng. Berkulit moto barunya. Memang segala
bukan di Mesir. Ini di kakek adalah pendiri jernih. Wajah berseri. Murah adat Bali dipraktikkan oleh
Indonesia juga. organisasi keagamaan terbesar senyum. Masa depannya masih masyarakat Hindu yang tinggal
di Lombok: Nahdlatul Wathan panjang. Pemahamannya pada di Lombok Barat. Demikian
Saya mengenal banyak (NW). Setengah penduduk rakyat bawah nyaris sempurna. juga pemahamannya tentang
gubernur yang amat santun. Lombok adalah warga NW. vitalnya infrastruktur.
Semua gubernur di Papua ”Bapak Presiden,” katanya di
termasuk yang santun. Yang Di Lombok, tidak ada NU. NU- forum tersebut, ”saya Dia membangun by pass di
dulu maupun sekarang. Tapi, nya ya NW ini. Kini sang mendengar pemerintah Lombok. Juga di Sumbawa.
gubernur yang baru cuculah yang menjadi melalui Bulog akan membeli
mengkritik pers itu luar biasa pimpinan puncak NW. Dengan jagung impor 300.000 ton Dia rencanakan pula by pass
santunnya. Itulah gubernur ribuan madrasah di bawahnya. dengan harga Rp 3.000 per kg.” baru jalur selatan. Kini sang
Nusa Tenggara Barat: Tuan Maka, pada zaman demokrasi gubernur lagi merancang
Guru Dr Zainul Majdi. Lebih ini, dengan mudah Tuan Guru Lalu, ini inti pemikirannya: berdirinya kota baru. Kota
akrab disebut Tuan Guru Bajang terpilih menjadi Kalau saja pemerintah mau internasional. Di Lombok
Bajang. anggota DPR. Semula dari membeli jagung hasil petani Utara.
Partai Bulan Bintang. Lalu dari NTB dengan harga Rp 3.000
Gelar Tuan Guru di depan Partai Demokrat. Dengan per kg, alangkah sejahtera Sebagai gubernur, Tuan Guru
namanya mencerminkan mudah pula dia terpilih petani NTB. Selama ini, harga Bajang sangat mampu dan
bahwa dirinya bukan orang menjadi gubernur NTB. Dan jagung petani di pusat modern. Sebagai ulama, Tuan
biasa. Dia ulama besar. Tokoh terpilih lagi. Untuk periode produksi jagung di Dompu, Guru Bajang sulit diungguli.
agama paling terhormat di kedua sekarang ini. Sumbawa, NTB, hanya Rp Inikah sejarah baru? Lahirnya
Lombok. Sejak dari kakeknya. 2.000 sampai Rp 2.500 per kg. ulama dengan pemahaman
Sang kakek punya nama Selama karirnya itu, Tuan Guru Sang gubernur kelihatannya Indonesia yang seutuhnya?
selangit. Termasuk langit Arab: Bajang memiliki track record menguasai ilmu mantiq.

PERCIKAN
PEMIKIRAN

TGB SOSOK GUBERNUR INTELEKTUAL
DOKTOR TAFSIR QUR'AN LULUSAN AL-AZHAR MESIR
BANYAK KALANGAN MENYEBUTNYA”GUBERNUR SANTRI”
MENUANGKAN IDE DAN PEMIKIRAN DALAM BENTUK TULISAN
MEMBERIKAN PENCERAHAN KEPADA UMMAT MELALUI PENGAJIAN
TGB JALANI PENUH HIKMAT DAN RASA SYUKUR YANG BESAR

TGB menulis di sejumlah media nasional
Ulasannya cukup detil hingga ke soal teknis

Dari perkara impor jagung dan sapi
Sampai soal penanganan terorisme
Tak ketinggalan pula hal ihwal agama

Menulis bagi TGB adalah ladang dakwah
Seperti Maulana Syeh kakek tercinta
Menulis syair, hizib dan kitab lainnya

Menjadi warisan hingga kini dan masa nanti

4 Saya mengikuti dengan 5
cermat pemberitaan
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN terkait tewasnya lima PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
tersangka teroris dalam aksi
Membangun penggerebekan yang dilakukan terorisme, mereka berhadapan
Detasemen Khusus (Densus) dengan kelompok yang
'Benteng' 88 Antiteror Polri, di memiliki senjata api dan bahan
Kabupaten Dompu, Nusa peledak. Dalam beberapa
Kultural Tenggara Barat, awal bulan upaya pemberantasan
lalu. Sejauh ini, perkembangan terorisme, ada juga sejumlah
Muhammad Zainul Majdi Republika, 21 Januari 2013 pemberitaan terkait hal itu polisi yang meninggal. Hal
memperlihatkan adanya pro serupa terjadi di Dompu.
dan kontra yang muncul di Menurut Kapolda,
masyarakat. penembakan terjadi karena
para tersangka melawan.
Di satu sisi, Komisi Nasional Terjadi kontak senjata antara
Hak Asasi Manusia (Komnas aparat dan para tersangka yang
HAM) menilai, dalam upaya salah seorangnya memakai
pemberantasan terorisme, jaket bom.
khususnya pada Jaringan Poso,
Densus 88 Antiteror Polri telah Dua Pendekatan
melakukan pelanggaran HAM
dalam bentuk penembakan Saya mendengar dan
mati tersangka teroris secara sepenuhnya memahami
tidak prosedural. Di NTB perdebatan yang terjadi.
sendiri, muncul aksi elemen Apa yang dikemukakan kedua
masyarakat yang menyatakan, pihak merupakan konsekuensi
aparat salah tembak terhadap logis dari pendekatan
dua dari lima tersangka teroris pemberantasan terorisme yang
yang ditembak di Dompu. diambil. Pihak Komnas HAM
mengambil pendekatan soft
Sebaliknya, pihak Polri power dengan strategi utama
menyatakan, dalam deradikalisasi. Sedang Densus
menghadapi kelompok Polri melakukan pendekatan
hard power dengan posisi
`perang' terhadap terorisme
(war against terrorism).

6 Kedua pendekatan ini, harus Dalam beberapa 7
diakui, bukan tanpa kesempatan, saya sudah
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN kelemahan. Mengutip menyampaikan pentingnya PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
pandangan Kepala Pusat Studi masyarakat NTB
Sebagai penjaga nilai-nilai Keamanan dan Perdamaian membangun semangat tetap berada dalam koridor
kemanusiaan, Komnas HAM UGM Drs Muhadi Sugiono menjaga daerah dengan hukum dan HAM berdasarkan
terikat kewajiban agar tidak MA, war against terrorism sebuah gerakan kultural. prinsip kehati-hatian.
ada hak-hak kemanusiaan yang salah memahami aksi Masyarakat harus
terlanggar dalam pemberantasan terorisme menyadari bahwa masalah- Dalam beberapa kesempatan,
pemberantasan terorisme. semata-mata sebagai tindakan masalah mereka, termasuk saya sudah menyampaikan
Berbasis sikap ini, memang `perang', karena yang dihadapi masalah keamanan, tidak pentingnya masyarakat NTB
terdapat tendensi bagi Komnas adalah warga negara kita bisa sepenuhnya membangun semangat
HAM untuk menentang sendiri. Sedang deradikalisasi diserahkan kepada aparat menjaga daerah dengan sebuah
penggunaan cara-cara mengabaikan realitas terorisme di luar masyarakat, gerakan kultural. Masyarakat
kekerasan (koersif) dan ofensif sebagai hal kompleks dengan harus menyadari bahwa
dalam upaya menangkal mereduksi sebab masalah-masalah mereka,
terorisme. Teroris adalah juga kemunculannya semata karena termasuk masalah keamanan,
manusia yang kesalahan satu- pemahaman nilai yang salah. tidak bisa sepenuhnya
satunya adalah tata nilai yang diserahkan kepada aparat di
dianut dan diyakininya. Saya sendiri berpendapat, dua luar masyarakat, misalnya TNI
pendekatan yang diambil oleh atau Polri.
Di bawah fungsi utamanya dua institusi yang berbeda ini
sebagai penjaga keamanan tidaklah layak untuk Saya mendukung upaya Polri
masyarakat, Polri menyandang dipertentangkan, melainkan memberantas terorisme di
beban untuk membebaskan masing-masing berfungsi NTB. Namun, dalam beberapa
masyarakat dari rasa tidak sebagai perangkat komplemen kesempatan saya juga
aman akibat aksi-aksi untuk pihak lainnya. Untuk menyerukan perlu adanya
kekerasan yang dilakukan para jangka pendek, langkah yang gerakan secara kultural untuk
pelaku terorisme. Teroris diambil Densus 88 Antiteror mengantisipasi terorisme di
adalah pihak pemicu Polri bisa dinilai perlu untuk wilayah NTB. Terorisme
keresahan masyarakat yang memotong perkembangan merupakan gerakan yang
karenanya harus dibasmi. Dan, jaringan terorisme. Namun, terbangun dari dalam diri
karena yang dihadapinya kritik Komnas HAM juga masyarakat sendiri. Karenanya,
adalah kelompok yang diperlukan agar aksi-aksi Polri setiap strategi pemberantasan
`menghalalkan' kekerasan terorisme haruslah berasal dari
untuk mencapai tujuan, maka dalam diri masyarakat dengan
sikap tegas dan keras dianggap cara membangun sebuah
diperlukan. `benteng' kultural.

8 9

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti

Belajar dari kasus Lombok memiliki kearifan- yang utama karena “sipat anak
tertembaknya lima orang kearifan lokal semacam itu. empaq, tao pesopok diriq” (sifat
tersangka teroris di Dompu, anak ikan, bisa menyatukan
paling tidak ada dua fungsi Lihatlah Lawas (ungkapan) diri).
bangunan benteng kultural ini. Samawa terkait toleransi
Pertama, sebagai upaya semisal, “mana tau sabarang Banyak kearifan lokal di
menahan infiltrasi `orang kayu” (walau siapapun itu), masyarakat seluruh daerah
asing' di luar komunitas “lamin to' sanyaman ate” (jika Indonesia yang bisa dijadikan
masyarakat yang memiliki nilai mampu menyamankan hati), benteng kultural di
kultural berbeda dengan warga “ba nan si sanak parana” (maka masyarakat. Nilai-nilai yang
kebanyakan (tidak semua yang itu adalah saudaramu). terbukti masih sangat relevan
tertembak adalah warga NTB). dikembangkan untuk
Kedua, sebagai wahana Sedangkan, etnis Mbojo di menghadapi beragam
mengukuhkan ketahanan Bima dan Dompu memiliki tantangan modernitas yang
nilai-nilai lokal yang mampu budaya Maja Labo Dahu atau ada saat ini, termasuk
memfilter nilai-nilai dari luar malu dan takut. Malu jika menangkal terorisme.
yang pro kekerasan. melakukan perbuatan tercela,
seperti menyakiti orang lain,
Kearifan Lokal dan takut jika perbuatannya itu
tidak disukai Tuhan.
Membentuk `benteng' kultural
bisa dilakukan lewat cara Banyak juga ungkapan
reaktualisasi, reformulasi, dan kebijakan lokal suku Sasak
reinternalisasi nilai-nilai yang menjunjung tinggi
kearifan lokal yang selama ini kebersamaan hidup serta nilai
tumbuh di masyarakat. Tiga gotong-royong yang tidak
etnis besar di NTB, yaitu Etnis membuka pintu bagi
Samawa yang tinggal di daerah eksklusivitas. Hal itu antara
Sumbawa bagian Barat, Etnis lain tecermin dari ungkapan
Mbojo dari Pulau Sumbawa suku Sasak, “sorong jukung leq
Timur (Dompu dan Bima), dan segara, bareng onyak bareng
etnis Sasak penghuni Pulau lenge” (mendorong perahu ke
laut, baik dan buruk bersama-
sama). Perselisihan bukan budi

10 Baru-baru ini seorang 11
sahabat memberikan
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN saya sebuah artikel PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
berjudul “In Praise of
Sukses Followers” (1988) karya Robert fokus pada pencarian sosok
E Kelley, pakar administrasi pemimpin rakyat ideal.
Pemimpin-Rakyat perusahaan dari Carnegie- Namun, Kelley membalik
Mellon University. Pada paradigma itu dengan
Muhammad Zainul Majdi Republika, 5 Februari 2013 mulanya, saya tidak tahu persis menyatakan, peran mereka
maksud pemberian artikel itu. yang dipimpin (followers),
dalam konteks pemerintahan
Saat membaca tulisan besar di berarti rakyat, juga penting.
awal tulisan yang dimuat di
Harvard Bussiness Review itu, Lima tipe
“Not all corporate success is
due to leadership”, saya segera Kelley membagi followers
tahu, artikel itu bicara soal (baca: rakyat) menjadi lima
manajemen bisnis, bukan kategori. Pertama, kategori
manajemen pemerintahan. domba (sheep) yang memiliki
Hanya setelah membaca lebih sejumlah ciri: pasif, tidak kritis,
dalam, saya lantas menyadari kurang memiliki inisiatif, serta
betapa pentingnya tulisan rasa tanggung jawab. Mereka
Kelley itu bagi setiap hanya menjalankan peran apa
pemimpin. adanya sesuai perintah
pimpinan untuk kemudian
Dari lembaran-lembaran berhenti bekerja.
artikel itu, muncul sebuah
perspektif baru soal Kedua, tipe serba setuju (yes
kepemimpinan. Saya katakan people) yang tampak lebih
perspektif baru karena lincah dibanding tipe domba,
berbagai opini dan namun seperti tipe pertama,
perbincangan yang muncul, kurang suka berusaha. Tipe ini
utamanya menjelang hajatan sangat bergantung pada
politik pada 2014, senantiasa pemimpin, suka menghormat
berlebihan dan bersikap
merendah di hadapan

12 Sejujurnya, posisi sebagai Tipe terakhir yang paling ideal 13
pemimpin bisa memuncul- bagi suksesnya lembaga
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN kan rasa frustasi dan apapun adalah para pengikut PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
kadang lemah semangat. efektif (effective followers).
pemimpinnya. Banyak Hal semacam itu bisa Mereka memperjuangkan Apabila para pemimpin
pemimpin lemah dan kurang terjadi jika komunitas yang kemajuan diri dengan dikelilingi pengikut yang kerap
percaya diri suka dengan tipe kita pimpin masuk kategori menjalankan tugas dan membungkuk dan
pengikut semacam ini. domba yang pasif, tidak kewajiban secara tegas dan menghormat, ada risiko
kritis, kurang inisiatif, tidak bersemangat. Kelompok ini pemimpin terjebak ilusi di luar
Tipe ketiga, tipe pengikut memiliki rasa tanggung siap mengambil risiko, realitas sebenarnya yang
penyendiri (alienated jawab, dan bekerja seada- memiliki inisiatif ,serta terjadi.
followers) yang mempunyai nya dalam menjalankan mempunyai kemampuan
pikiran kritis dan sikap beragam program yang memecahkan masalahnya Setiap pemimpin akan semakin
independen, namun enggan dicanangkan sendiri. teralienasi dari realitas
tampil untuk memperjuangkan sebenarnya di masyarakat jika
sikap dan pikiran mereka. Sejujurnya, posisi sebagai karena berbagai sebab
Selalu bersikap sinis, mereka pemimpin bisa memunculkan tertentu, kelompok masyarakat
terjerumus menjadi kelompok rasa frustasi dan kadang lemah yang berpikir kritis dan
tidak puas, tapi tidak bersuara. semangat. Hal semacam itu independen tidak mau tampil
Mereka tidak mau tampil bisa terjadi jika komunitas secara terbuka untuk
sebagai “oposan” bagi langkah yang kita pimpin masuk menyuarakan pikiran, sikap,
dan kebijakan pimpinannya. kategori domba yang pasif, dan kritik-kritiknya. Jika
tidak kritis, kurang inisiatif, pemimpin buta akan
Di posisi tengah, ada para tidak memiliki rasa tanggung ketidakpuasan yang
pengikut dengan kategori jawab, dan bekerja seadanya berkembang di masyarakatnya,
pencari selamat (survivors). dalam menjalankan beragam hal itu memunculkan
Tipe pengikut semacam ini program yang dicanangkan. masyarakat sinis yang bisa
mengikuti ke mana arah mata meledak setiap saat.
angin berhembus. Mereka Posisi sebagai pemimpin juga
menganut prinsip mencari rawan jebakan. Posisi ini Belum lagi jika kebanyakan
selamat daripada menyesal. memabukkan dan pada tataran masyarakat diisi oleh mereka
tertentu melenakan ego jika yang masuk kategori pencari
Agar tetap eksis, mereka bisa para kolega kita mayoritas diisi selamat. Tidak ada
menjadi kelompok yang pasif mereka yang serba setuju. kenyamanan memimpin di
jika kondisi tidak kondusif tengah orang-orang yang
untuk kritis dan di saat lain berorientasi mencari
bisa secara agresif menyerang. keuntungan bagi posisi dirinya
sendiri dengan cara mengintai-

14 15

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti

intai arah mata angin Arutala atas pembangunan di Para pemimpin hendaknya
kekuasaan. Energi akan habis bidang kesehatan, membuka mata, sukses
jika pemimpin terus berusaha penghargaan di bidang pangan kepemimpinannya sangat
mengenali siapa kawan siapa pada 2010, penghargaan di tergantung pada komunitas
lawan. bidang pariwisata pada 2011, yang dipimpinnya. Karenanya,
sampai Bintang Mahaputra sukses seorang pemimpin pada
Dengan penuh kesyukuran, Utama pada 2012. hakikatnya adalah sukses juga
saya merasa terhindar dari bagi rakyatnya, fakta etis yang
komunitas dan masyarakat Meningkatnya daya saing mengingatkan para pemimpin
semacam itu. Saya merasa daerah juga menjadi indikator untuk berterima-kasih kepada
hidup dalam satu komunitas, betapa followers yang saya rakyat dengan terus berupaya
yakni setiap entitasnya dengan pimpin adalah pengikut efektif. berkhidmat dan
penuh semangat, keyakinan, Laju pertumbuhan ekonomi menyejahterakan mereka.
dan tanggung jawab 2012 naik 5,85 persen, capaian
memperjuangkan investasi Rp 1,1 triliun,
kesejahteraan dan ketahanan pangan membaik,
kemajuannya sendiri. laju penurunan kemiskinan
Membaca tulisan Kelley itu, yang sangat progresif atau
saya merasa memiliki para angka pengangguran sebesar
pengikut efektif. 5,21 persen merupakan bukti
ketidakpasifan, hasil kerja
Kesuksesan rakyat keras, dan ikhtiar bersama
seluruh masyarakat.
Indikator pernyataan saya itu
jelas. Hal tersebut bisa dilihat Tanpa tentaranya, Napoleon
dari beragam pengakuan dan hanyalah lelaki yang memiliki
penghargaan nasional yang ambisi besar. Keberhasilan
dianugerahkan kepada saya atau kegagalan sebuah
selaku pimpinan daerah. Mulai organisasi tidak saja
2009, saat penganugerahan merupakan buah dari
Lencana Ksatria Bhakti Husada efektivitas pemimpin, namun
juga gambaran sejauh mana
kualitas pengikutnya.

16 Beberapa waktu lalu, 17
saya membaca
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN pernyataan Sekjen PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
Gabungan Pengusaha
Anomali Makanan Ternak (GMPT) pakan ternak yang ada
Desianto Budi Utomo bahwa membutuhkan bahan baku
Impor Jagung impor komoditas jagung 2013, jagung sekitar tujuh juta ton.
khusus untuk industri pakan GMPT lantas mengasumsikan
Muhammad Zainul Majdi Republika, 15 April 2013 ternak, diperkirakan melonjak suplai jagung lokal tahun ini
86,6 persen dari volume impor hanya 4,2 juta ton sehingga
tahun lalu. Impor akan dibutuhkan tambahan suplai
meningkat 1,3 juta ton menjadi jagung impor sebanyak 2,8 juta
2,8 juta ton pada 2013 ton. Skenario impor jagung
dibanding 1,5 juta ton pada versi GMPT ini berbeda
2012. dengan versi data yang ada di
Kementerian Pertanian.
Lonjakan volume impor jagung
itu, kata Desianto, terjadi Berdasarkan data Ditjen
karena kebutuhan pakan Tanaman Pangan Kementan,
ternak dalam negeri yang produksi jagung Indonesia
semakin besar tidak diikuti tahun 2013 diprediksi bisa
dengan ketersediaan produk mencapai 18,9 juta ton dengan
jagung lokal (suply). Dengan kebutuhan hanya 17,3 juta ton.
kata lain, ada kesenjangan luar Artinya, malah ada surplus
biasa antara kebutuhan jagung komoditas jagung sebanyak 1,6
dalam negeri (demand) dan juta ton. Data Kementan
suplai produksi jagung lokal. memang selalu optimistis,
namun sekaligus juga
Desianto memaparkan, 2013 ini membingungkan.
produksi pakan ternak
diperkirakan mencapai 13,8 Berdasarkan data Kementan,
juta ton. Untuk bisa produksi jagung nasional pada
memproduksi pakan ternak 2012 mencapai 18,961 juta ton
sebanyak itu, 65 unit pabrik dengan jumlah kebutuhan
nasional hanya mencapai
14,410 juta ton. Itu artinya,
masih ada surplus.
Pertanyaannya kemudian,

18 pascapanen, juga menjadi Untuk Provinsi NTB sendiri, 19
sangat krusial sebagai penentu perkembangan komoditas
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN serapan jagung lokal. jagung ini sangat PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
menggembirakan setelah
mengapa untuk komoditas Skenario Optimistis ditetapkannya jagung sebagai impian kosong. Kita punya
yang surplus semacam ini salah satu komoditas unggulan modal dasar yang cukup untuk
masih dibutuhkan impor? Meski begitu, tidak berarti NTB selain sapi dan rumput merealisasikan mimpi itu.
strategi yang telah dijalankan laut. Dari sisi kuantitas,
Meski ada klaim mengalami selama ini ditinggalkan. Upaya produksi jagung meningkat Lima Masalah
penurunan dari 2011 di mana pemerintah mengembangkan pesat dari hanya 196.263 ton
impor jagung mencapai 3,144 komoditas jagung dengan cara pada 2008 menjadi sebesar Problematika komoditas
juta ton, pada 2012 Indonesia peningkatan produktivitas dan 641.489 ton pada 2012.1 jagung, seperti telah di
masih membuka keran impor perluasan areal tanam harus singgung di atas, tidak
sebanyak 1,5 juta ton. Masalah tetap dilakukan sembari Kenaikan produksi jagung, berhenti sebatas peningkatan
distribusi dinilai menjadi salah membenahi juga baik di Jatim maupun NTB, kuantitas produksi dan lahan
satu jawaban atas masih permasalahan-permasalahan terjadi karena kenaikan luas panen. Belajar dari
terjadinya impor jagung di yang muncul pascapanen. lahan panen. Di Jatim, luas pengembangan komoditas
tengah surplus produksi. lahan panen jagung meningkat jagung di NTB, paling tidak
Masih terdapat kendala Tanpa harus terjebak pada 28,46 ribu hektare. Sedangkan, ada lima masalah yang harus
transportasi untuk optimisme berlebih, Indonesia di NTB terjadi kenaikan seluas dipikirkan solusi nya. Dari lima
mendistribusikan produk masih sangat potensial 27,74 ribu hektare dari luas permasalahan itu, dua
jagung. Kendala lainnya adalah menjadi pemain utama lahan panen 89.307 hektare permasalahan terjadi sebelum
soal mutu jagung lokal yang penghasil komoditas jagung di pada 2011 menjadi 117,50 panen, yaitu masalah
dinilai belum sesuai dengan tingkat global. Merujuk hektare pada 2012.2 penanganan teknologi
standar industri pakan pernyataan Ketua Dewan budidaya jagung yang belum
nasional. Misalnya, terkait Jagung Nasional Fadel Dengan fakta-fakta seperti itu, optimal serta permodalan
dengan kadar air dan jamur Muhammad, Indonesia mimpi menjadi salah satu petani yang masih lemah.
dalam produksi jagung lokal. memiliki paling tidak 22 titik pemain di dunia dalam Kami di NTB juga tak terlepas
sentra produksi jagung, seperti komoditas strategis seperti dari lima permasalahan ini.
Kondisi-kondisi semacam itu Jawa Timur, Sulawesi Selatan, jagung, sebenarnya bukanlah Terobosan dan percepatan
membuka mata bahwa Sulawesi Tengah, Gorontalo, terus kami ikhtiarkan untuk
skenario impor jagung tidak dan Nusa Tenggara Barat mengatasinya. Untuk
semata tertumpu pada (NTB).
peningkatan lahan serta 1 Trend peningkatan produksi jagung NTB terus berlangsung. Data terakhir produksi jagung NTB pada 2015 telah
produksi jagung semata mendekati satu juta, persisnya 944. 893 ton pipilan kering. Jagung NTB memang sedang jadi primadona. Majalah
sebagaimana menjadi titik TEMPO edisi akhir November 2014, memilih Kabupaten Dompu sebagai satu dari Sembilan kabupaten di tanah air yang
fokus Kementan selama ini. ramah investasi karena pengembangan komoditas jagung di sana (penyunting).
Menjadi tampak bahwa
persoalan-persoalan 2 Luas lahan panen di NTB pada akhir 2015 tercatat 142.330 hektar , meningkat hampir 30 persen dari luas lahan panen
tahun 2012 yang mencapai 117,50 hektar (penyunting).

20 memberikan kemudahan membuat bantuan alat 21
kepada petani jagung. penunjang kinerja petani
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN jagung ini belum mampu PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
Tiga masalah lainnya terjadi merata diberikan. Langkah-
optimalisasi teknologi pascapanen, yaitu harga jagung langkah nyata harus terus kita Alhasil, masalah anomali
budidaya, pendampingan dan yang belum stabil, dukungan ikhtiarkan untuk impor jagung, sebenarnya bisa
penyuluhan terus-menerus alat pemipil dan pengering mengalokasikan dana yang diatasi jika pemerintah tidak
kami tingkatkan. NTB adalah yang masih kurang, serta lebih signifikan bagi selalu fokus pada pengucuran
provinsi yang tercatat paling belum berkembangnya produk pemenuhan kebutuhan petani skim kredit untuk keperluan
awal membentuk dan olahan jagung. Terkait harga jagung ini. budidaya. Masalah-masalah
mengoperasionalkan Badan jagung, ini memang persoalan pasca panen dan
Koordinasi Penyuluh klasik. Mengenai produk olahan penanggulangan dana
(Bakorluh) yang diwajibkan jagung, ini benar-benar pembelian ke petani.
terbentuk di daerah Kami di NTB terus mencari menjadi perhatian kami di Semuanya harus dicarikan
berdasarkan UU Sistem cara untuk memberikan NTB. Pendapatan masyarakat solusi yang komprehensif dan
Penyuluhan tahun 2006. Kami kepastian harga yang jelas akan meningkat jika berkelanjutan.
membutuhkan para penyuluh menguntungkan bagi petani. industri olahan jagung bisa
pertanian yang terorganisir secara khusus saya meminta berkembang di daerah kami. Jika itu bisa kita lakukan
dengan baik, cekatan daalam kepada pemerintah pusat agar Untuk itulah, selain terus bersama dengan komitmen
bekerja dan memiliki ditetapkan harga pembelian meningkatkan produksi, kami yang terjaga, saya percaya dan
panggilan hati yang kuat untuk terendah bagi komoditas pun merintis langkah-langkah optimistis, produk jagung lokal
mendukung percepatan jagung, selain juga nyata membangun pondasi khususnya dari NTB akan
menjadikan NTB sebagai memberikan proteksi kepada menjadi tuan rumah di pasar
daerah utama penghasil jagung jagung lokal dari serbuan bagi industri olahan jagung ini. nasional. Kita tak perlu lagi
nasional. jagung impor. Koordinasi dengan pihak impor jagung karena jagung
terkait, seperti Kementerian lokal kita tersedia berlimpah
Sementara terkait persoalan Berkaitan dengan dukungan Perdagangan, Kementerian dengan harga bersaing dan
modal, saya dan para bupati alat pemipil dan pengering, Koperasi dan UKM serta dunia pastinya lebih ranum dan
yang daerahnya merupakan pemerintah NTB secara usaha, terus kami lakukan. segar.
sentra jagung di NTB, berkala memberikan bantuan Kami juga tak sungkan untuk
mencoba terus mendekatkan corn seller dan dryer melalui belajar dari daerah lain yang
petani atau kelompok tani dana APBN dan APBD. Tetapi lebih maju dalam
dengan akses memperoleh sekali lagi, persoalan mengembangkan produk
skim pembiayaan yang keterbatasan anggaran olahan ini.
terjangkau. Terutama
mendorong Bank Daerah dan
Bank BUMN untuk aktif

22 Masalah impor sapi 23
menjadi sebuah isu
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN politik saat PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
pimpinan sebuah partai
Politik ditangkap Komisi persen. Dengan konsep itu,
Pemberantasan Korupsi (KPK) peningkatan produksi sapi di
Impor Sapi karena diduga terlibat perkara dalam negeri didorong hingga
suap dalam penentuan kuota menekan kebutuhan impor
Muhammad Zainul Majdi Republika, 25 Februari 2013 daging impor. Ingar-bingar sapi hanya pada kisaran 10
pemberitaan mengenai hal itu persen saja. Latar belakangnya
pada akhirnya mengarah pada adalah fakta menyedihkan
politisasi impor sapi karena betapa di tengah potensi besar
dikait-kaitkan dengan prospek pengembangan produksi sapi
partai bersangkutan dalam dalam negeri, ketergantungan
konteks kontestasi politik Indonesia pada sapi impor
menjelang Pemilu 2014. malah justru membesar.

Masalah impor sapi pada Setelah bergulir selama dua
galibnya memang sebuah tahun sejak tahun 2010, tren ke
masalah politik, namun dalam arah sukses PSDS tampaknya
lingkup yang lebih besar menggembirakan. Berdasarkan
dibanding sekadar soal hasil Pendataan Sapi Potong,
kemelut sebuah partai seperti Sapi Perah, dan Kerbau (PSPK)
titik fokus selama ini. Impor tahun 2011 dari BPS, jumlah
sapi adalah bagian dari sapi potong nasional adalah
Program Swasembada Daging 14,8 juta ekor. Jumlah ini sudah
Sapi (PSDS) sebagai bagian melampaui target populasi
dari upaya mewujudkan ternak sapi 2014 sebanyak 14,2
ketahanan pangan. juta ekor guna terwujudnya
swasembada daging sapi.
Tren positif PSDS 2014 pada
intinya berisi idealisme Terlepas dari keraguan
terpenuhinya kebutuhan sejumlah pihak pada hasil
daging yang bersumber dari pendataan itu, tren
potensi lokal sebesar 90 peningkatan populasi sapi
tanah air memang terlihat. Di
NTB misalnya, melalui
Gerakan NTB Bumi Sejuta Sapi
(NTB BSS) yang saya

24 salah satunya didasari produk-produk olahan seperti 25
kesadaran akan sifat sosio sosis dan baso.
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN kultural peternakan rakyat itu. PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
Perlu ada intervensi Daerah penyangga
canangkan pada akhir 2008, pemerintah menyiasati upaya penyangga memasok daging
terjadi peningkatan populasi ketersediaan sapi ready stock Kesan `kelangkaan' daging sapi sapi ke luar zona wilayahnya.
sapi yang cukup yang bersumber dari di tengah tingginya populasi
signifikan.Pada 2009 populasi peternakan rakyat. sapi nasional juga terkait Dengan mengatur adanya
sapi di NTB tercatat 592.875 dengan masalah distribusi. daerah penyangga berdasarkan
ekor. Pada akhir 2012 telah Meningkatkan populasi sapi Kalaupun stok sapi ada, masih zona ini, jalur distribusi daging
menjadi 916. 560 ekor. ready stock juga bisa dilakukan dirasakan kendala di sisi sapi antarwilayah niscaya akan
Meningkat hampir 100 persen dengan memacu peternakan transportasi pengangkutan lebih mudah, efisien dan irit
dalam rentang waktu empat sapi komersial. Hal itu bisa dari sentra-sentra produsen biaya. Apalagi, jika rencana
tahun. dilakukan dengan mendorong sapi di Jawa dan luar Jawa. Kementerian Perhubungan
BUMN lebih terlibat di Karena itu, saya menilai wajar membangun terminal khusus
Saya berpendapat, ada dua investasi produksi sapi. Pada jika ada ide agar swasembada pengangkut sapi dan hewan
masalah dalam upaya tataran tertentu, hal itu sudah sapi tidak langsung ber skala ternak di Sumba dan Lampung
mewujudkan sukses PSDS dilakukan PT Rajawali nasional dulu, namun dengan kapal khusus
2014, yaitu produksi dan Nusantara Indonesia yang ditetapkan per zona. pengangkut ternak, bisa
distribusi. Dari sisi produksi, menggandeng BUMD kami, PT diwujudkan dalam waktu
tidak semua populasi sapi Gerbang NTB Emas, dengan Pemerintah bisa menciptakan dekat.
dalam negeri bersifat ready investasi Rp 75 miliar untuk daerah-daerah penyangga
stock. Hal itu terjadi karena produksi 2.000 sampai 5.000 pasokan sapi per zona Mengungkap kasus suap kuota
peternakan rakyat bersifat ekor sapi. berdasarkan jumlah populasi impor sapi dan memberantas
individual yang tidak sapi yang ada. Daerah kartel yang mengendalikan
sepenuhnya berorientasi Di tengah keterbatasan sapi penyangga menjadi tumpuan harga daging di pasaran
komersial. Selain itu, ready stock di tingkat nasional, ketersediaan pasokan daging di memang suatu hal penting
umumnya masyarakat seperti keterlibatan BUMN dalam zonanya, meski tentu saja yang perlu dilakukan. Namun,
di NTB, menjadikan sapi `bisnis sapi' tentu saja secara fleksibel bergerak pada saya pikir, merumuskan
sebagai aset yang tidak mudah merupakan sebuah peluang prinsip supply and demand. `politik impor sapi' yang bisa
dijual. bisnis menjanjikan. Belum lagi, Jika pasokan daging di zonanya memutus ketergantungan
jika bisnis itu bisa aman atau ketika permintaan bangsa ini pada komoditas
Hampir 90 persen peternakan dikembangkan tidak semata dari provinsi di wilayahnya daging dari negara lain, juga
sapi rakyat di Indonesia adalah untuk memenuhi stok daging minim, tetap terbuka tidak kalah strategis dan
peternak yang menjalankan nasional, namun juga untuk kemungkinan daerah urgennya.
usaha peternakan sebagai
usaha sambilan. Dijadikannya
NTB BSS sebagai salah satu
program unggulan Pemda NTB

26 Tidak ada komoditas 27
pertanian yang
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN memicu banyak PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
perdebatan dan kontroversi
Catatan Kritis selain komoditas tembakau. Di satu kebijakan tembakau yang
satu sisi, komoditas itu diakui mampu memadukan ketiga
PP Tembakau pemerintah sebagai komoditas prioritas itu, apalagi setiap
strategis dan berperan besar sektor terkesan berjalan
Muhammad Zainul Majdi Media Indonesia, 14 Maret 2013 bagi penerimaan devisa negara. berdasarkan logikanya sendiri.
Di sisi lain, muncul beragam
aturan yang terkesan ingin Kurang Integratif
membatasi produksi tembakau
dalam negeri. Contoh kebijakan semacam itu
ialah Peraturan Pemerintah
Secara on farm dan off farm, (PP) Nomor 109 Tahun 2012
penyerapan tenaga kerja di tentang Pengamanan Bahan
sektor ini tergolong padat yang Mengandung Zat Adiktif
karya. Tembakau dirasakan Berupa Produk Tembakau bagi
memiliki multiplier effect Kesehatan yang terbit pada 24
ekonomi dari hulu hingga hilir. Desember 2012. Kebijakan itu
Namun, sampai saat ini, para jelas menonjolkan aspek
pelaku ekonomi di sektor kesehatan dalam produk
tembakau dinilai sebagai tembakau dan kurang
pelaku usaha yang tidak memikirkan dua aspek lainnya.
diharapkan karena menyebar
zat adiktif `haram'. Dalam paparan yang
disampaikan pada pertemuan
Karena itu, arah kebijakan Koordinasi Program
pertembakauan di Indonesia Intensifikasi Tembakau
selalu serba abu-abu dan Virginia Lombok di Mataram,
menjadi pertarungan skala 21 Februari lalu, Direktur
prioritas antara penerimaan Tanaman Semusim
negara, tenaga kerja, dan juga Kementerian Pertanian
kesehatan. Belum pernah ada (Kementan) Nurnowo Paridjo
menegaskan, PP ini tidak
melarang penanaman
tembakau, produksi rokok,

28 pada 2010 hanya mencapai Rp Salah Waktu 29
7,1 triliun. Apalagi jika di
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN tambah penerimaan devisa Dari sisi pemberlakuan, PP itu PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
negara lewat ekspor rokok dan juga terbit dalam situasi yang
penjualan rokok, ataupun tembakau yang pada 2011 belum sepenuhnya kondusif Secara psikologis, wajar jika
tindakan merokok itu sendiri. nilainya mencapai US$ 595,61 dan sebenarnya kurang sesuai ada anggapan di sebagian
juta. dengan tahapan skala kalangan, sejumlah aturan
Akan tetapi, dalam bagian prioritas dalam roadmap dalam PP itu merugikan
penjelasan PP jelas disebutkan, Dari sisi penyerapan tenaga Industri Hasil Tembakau (IHT) produsen tembakau lokal dan
dasar pembuatan PP itu kerja, komoditas tembakau yang disusun Kementan. menguntungkan importir.
merupakan pandangan bahwa dan rokok juga luar biasa, Dalam roadmap, dinyatakan, Misalnya, Pasal 10 dan 11 PP itu
produk tembakau berbentuk mencapai 6,1 juta orang. prioritas IHT pada 2010-2014 menetapkan standar kadar
rokok menjadi masalah karena Mereka bukan hanya para adalah penerimaan negara. nikotin dan tar pada produk
berdampak negatif bagi petani tembakau dan cengkih, Baru pada 2015-2020 prioritas tembakau yang menurut
kesehatan. Bukan cuma melainkan juga para pemilik kemudian bergeser ke sektor sebagian kalangan dinilai akan
perokok aktif, melainkan juga warung dan insan periklanan. kesehatan. memenangi tembakau impor.
berbahaya bagi perokok pasif. Komoditas itu juga
Dengan penjelasan itu, sulit menggerakkan sektor olahraga, Maraknya protes dan demo Kebijakan lain yang
bagi Kementan untuk kesenian, dan rekreasi, bahkan yang mengkritik PP Tembakau dipertanyakan adalah
meyakinkan kalangan petani fasilitas keagamaan. itu juga muncul karena PP kebijakan diversifikasi
tembakau agar merasa aman tersebut muncul di tengah produk tembakau selain rokok,
dari dampak pemberlakuan PP Bisa dibayangkan betapa masih tingginya impor seperti diatur dalam Pasal 7
Tembakau. komoditas tembakau dan tembakau Indonesia. Menurut ayat 2 PP. Dalam bagian
rokok tidak saja menjadi data Asosiasi Petani Tembakau penjelasan pasal itu
Kesan kebijakan dalam PP itu urusan Kementerian Indonesia (APTI), impor disebutkan, diversifikasi
kurang integratif menampung Kesehatan, tetapi juga tembakau cenderung naik dari produk tembakau diarahkan
aspirasi, bisa dilacak pada kepentingan beragam tahun ke tahun, mulai 23 ribu menjadi bahan kimia dasar
pengakuan Kementan kementerian, dari ton pada 2003 menjadi 100 ribu yang bisa digunakan untuk
terhadap peran strategis Kementerian Pertanian, Tenaga ton pada 2012. Padahal, memproduksi pestisida, obat
komoditas tembakau dan Kerja, Perdagangan, hingga produksi tembakau lokal pada bius, kosmetik, dan farmasi.
rokok. Kementan mengakui Kementerian Keuangan. 2012 naik 9,68 persen menjadi
besarnya penerimaan cukai 170 ribu ton. Akan tetapi, dalam pernyataan
rokok setiap tahunnya. Pada publiknya, meski mengakui PP
2011 misalnya, tercatat Tembakau tidak melarang
penerimaan sebesar Rp 66,1 petani untuk menanam
triliun. Jumlah itu jauh di atas tembakau, Menteri Pertanian
penerimaan negara dari mengusulkan agar para petani
seluruh sektor tambang, yang tembakau mengganti

30 Saya bukan perokok. menyalurkan tembakau 31
Catatan kritis atas PP mereka untuk produk
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN Tembakau ini saya nonrokok itu? PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
sampaikan lebih dimotivasi
komoditas tanam mereka karena tembakau Saya percaya, PP 109 Tahun petani di NTB. Komoditas ini
menjadi non tembakau. merupakan sumber 2012 sebenarnya memiliki juga menyerap tak kurang dari
Alasannya sebenarnya rasional, pendapatan sekitar 8.000 idealisme yang baik. Sejumlah 124 ribu pekerja di setiap
yaitu mengantisipasi PP petani di NTB. Usaha uraian di atas, saya kemukakan musim tanamnya. Sekitar 35
Tembakau dan tren penurunan budidaya tembakau di NTB agar pengemban aturan seperti ribu diantaranya merupakan
konsumsi tembakau. menyerap tak kurang dari pemerintah daerah bisa pekerja perempuan. Dan satu
124 ribu pekerja yang 35 menjalankan tugasnya tanpa hal lagi, peredaran uang dalam
Menurut hemat penulis, ribu diantaranya adalah harus bertabrakan dengan sekali musim tanam bisa
imbauan diversifikasi dengan perempuan.Anda boleh rakyat. Untuk mewujudkan hal mencapai Rp 600-800 miliar.
alasan penurunan konsumsi membenci rokok, tetapi itu, saya kira perlu sebuah Bahkan jika harga tembakau
tembakau tidak efektif jika jangan pernah membenci kebijakan yang tidak semata sedang baik atau melambung
impor tembakau tetap tinggi. mako. Bahasa Lombok bersifat imperatif, tetapi juga tinggi, perputaran uang bisa
Selain itu, secara sosiokultural, untuk tembakau…. mengandung solusi alternatif. menembus satu triliun rupiah.
menanam tembakau bagi Jumlah yang terhitung besar
sebagian petani kita sudah Untuk itu, masalah komoditas bagi daerah seperti NTB.
menjadi semacam tradisi tembakau harus dilihat secara
turun-temurun. Masa tanam lebih komprehensif dan lintas Tak heran, di kalangan petani
yang singkat dan dampak sektoral. Hal itu diharapkan tembakau yang dalam bahasa
jelasnya pada kesejahteraan berjalan simultan dengan Sasak di Lombok disebut
rakyat membuat diversifikasi upaya Kemendag menggenjot mako, beredar pameo: Anda
sulit dilakukan. ekspor produk tembakau boleh membenci rokok, tetapi
unggulan Indonesia ke pasar jangan pernah membenci
Solusi Komprehensif internasional. mako.

Kalaupun pemerintah ingin Saya bukan perokok. Catatan
agar dilakukan diversifikasi kritis atas PP Tembakau ini
produk tembakau ke produk saya sampaikan lebih
nonrokok, hal itu masih juga dimotivasi karena tembakau
menghadapi sejumlah kendala. virginia merupakan sumber
Misalnya, produk nonrokok pendapatan sekitar 8.000
seperti apa? Lantas, ke mana
para petani tembakau

32 SELALU ada dua dimensi 33
dalam setiap ritual ibadah
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN keagamaan yang kita jalankan. PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
Di satu sisi, ritual-ritual itu
Qurban merupakan simbol keyakinan pelaksananya. Mereka yang di
kepada Tuhan dengan mata manusia terlihat taat
sebagai menjalankan apa yang Dia beribadah secara fisik, tanpa
perintahkan. Di sisi lain, ritual- kemauan menggali nilai-nilai
Pendidikan ritual agama pada hakikatnya yang ada di balik ibadahnya,
karakter ditujukan untuk kemaslahatan bisa dianggap lalai dalam
dan kepentingan manusia itu ibadah (Al-Ma'uun: 5).
Muhammad Zainul Majdi Media Indonesia, 27 Oktober 2012 sendiri. Bukankah Tuhan
adalah zat Yang Mahabesar, Ibadah yang kering esensi
yang kebesarannya tidak cenderung tidak
bergantung pada ketaatan mendatangkan maslahat bagi
umat-Nya? “Agama itu pelakunya, utamanya dalam
nasihat,” kata Rasullah SAW membentuk karakter pribadi
suatu ketika. Semua yang ada dalam kehidupan sosial
dalam agama ialah nasihat bagi bermasyarakat. Bila
setiap pemeluknya. diibaratkan sebagai pohon,
Islam terdiri dari tiga bagian.
Dalam perspektif demikian, Akarnya ialah keimanan pada
ritual ibadah hendaknya tidak hal-hal yang terdapat dalam
dilaksanakan secara fisik saja. rukun iman yang enam,
Mereka para pencari batangnya ialah pokok-pokok
kebahagiaan hakiki harus ritual yang terkandung dalam
berupaya fokus pada nilai-nilai rukun Islam, dan buahnya
yang terkandung dalam setiap ialah ihsan, yaitu kebajikan itu
ritual ibadah yang dilakukan. sendiri.
Keberhasilan menemukan
nilai-nilai spiritual dalam Trilogi iman, Islam, dan ihsan
setiap ritual ibadah niscaya itu ialah kesatuan yang tidak
menentukan seberapa besar terpisahkan. Keimanan yang
manfaat ibadah itu bagi diri kuat niscaya membuat orang
dengan penuh keriangan dan
keringanan menjalankan
peribadatan. Ibadah yang
benar dilandasi keyakinan

34 menghanyutkan. Ibrahim yang jatuh pada pengurbanan Ismail 35
sebelumnya mabuk dalam sebagai wujud ibadah dan
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN kecintaannya kepada Allah ketaatan. Sejarah juga PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
mulai hanyut dalam mencatat buah manis
iman, bukan motif motif lain. kebahagiaan merengkuh pengurbanan itu. Ismail `manusia tauhid'. Tauhid di
Untuk mengukur seberapa Ismail. terselamatkan dan diganti sini tidak dimaknai sebagai
jauh ibadah itu dilandasi iman, dengan seekor hewan kurban. terminologi teologis, tetapi
kita bisa melihat dari buah Ibadah Ibrahim dan Bagi Ibrahim sendiri, peristiwa keterpusatan jiwa dan pikiran
ibadah tersebut. Ibadah yang kecintaannya kepada Allah itu mengajarinya banyak hal. hanya kepada Allah SWT.
benar niscaya membuahkan SWT tidak berkurang dengan Kesabaran, keikhlasan, dan Karakter itu memberikan
kebajikan. kehadiran Ismail. Namun, kekuatannya untuk tidak lagi orientasi hakiki kehidupan
kecintaan itu mulai terbagi dan terikat pada hal-hal yang hanya pada Sang Pencipta dan
Ibadah Kurban sebuah ujian keimanan dinilai bersifat material keduniawian. melepaskan keterikatan pada
pantas dilakukan. Allah pun Kurban, bagi Ibrahim, ialah sesuatu di luar-Nya, seperti
Trilogi semacam itulah yang memerintahkan lewat mimpi sebuah peristiwa dengan efek anak, harta, dan kedudukan.
kita lihat dalam kisah Nabi agar Ibrahim rela psikologis maha dahsyat, yang Keterikatan besar manusia
Ibrahim AS yang menjadi mengurbankan Ismail dengan harusnya juga dirasakan bagi pada materi-materi selain Dia
konteks historis ibadah kurban menyembelihnya. Perintah itu para pelaksananya sekarang merupakan penghalang
yang kita kenal sekarang ini. terkesan kejam dan radikal ini. terhebatnya untuk berkurban.
Ibrahim, sebagai sosok serta secara logis mustahil
manusia yang telah datang dari Zat penuh kasih Pendidikan Karakter Ritual kurban mengajarkan
'menemukan' Tuhan, terancam sayang, tetapi justru di situlah kepada kita untuk memiliki
kehilangan orientasi letak ujian keimanannya. Sebagai sebuah peristiwa sikap moral yang tidak bersifat
ketuhanannya ketika Allah Ibrahim dihadapkan pada psikologis sebagaimana egosentris dan mau untung
memberikan Ismail, putra yang pilihan untuk meyakini bahwa tecermin dalam konteks sendiri. Betapa banyak
sekian lama dinanti-nanti itu benar-benar perintah Allah historisnya, ibadah kurban permasalahan bangsa ini yang
kehadirannya. Siti Sarah, sang dan menaatinya atau dia senyatanya ialah sebuah muncul karena sifat warganya
istri, tidak kunjung hamil. berpaling dengan beragam pendidikan karakter bagi yang cenderung berorientasi ke
argumentasi logis dan Ibrahim dan manusia diri pribadi, kelompok, atau
Baru ketika Ibrahim emosional kebapakannya. sesudahnya. Karakter golongan mereka saja.
memperistri Siti Hajar, Ismail terpenting dalam ritual kurban
hadir sebagai jawaban atas Sejarah kemudian mencatat barangkali ialah karakter Padahal kerelaan Ibrahim
segala doa Ibrahim. Secara keimanan Ibrahim keluar berkurban tanpa memikirkan
psikologis, kehadiran anak sebagai pemenang. Pilihan keinginan nya sendiri, jika
setelah sekian lama berharap diaplikasikan pada tataran
cenderung memabukkan dan sosial, niscaya akan menjadi
solusi setiap konflik sosial yang
mengancam keutuhan dan

36 kita rindu kepemimpinan bahwa barang siapa yang 37
yang rela mengurbankan menghilangkan sebuah jiwa,
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN PEMIKIRAN sedikit kepentingan diri, padahal jiwa itu tidak PERCIKAN PEMIKIRAN IKHTIAR Tiada Henti
keluarga, golongan, atau membunuh jiwa yang lain atau
relasi antarindividu dan kelompoknya dengan berbuat fasad (kerusakan yang terjadi selama ini ialah
antargolongan. membuat kebijakan yang berdampak masif ), pada sejumlah elite terkesan lebih
adil bagi semua dan hakikatnya orang itu telah condong mengurbankan
Manusia memiliki membawa kemaslahatan membunuh kemanusiaan kepentingan orang banyak.
kecenderungan kebinatangan umum. Perilaku koruptif, seluruhnya (Al-Maidah: 32).
(hayawaniyyah) dalam dirinya menunjukkan betapa elite Penghayatan akan konteks Sejumlah contoh tersebut
yang punya kecenderungan belum mampu historis kurban niscaya menegaskan betapa ritual
merusak. meninggalkan hawa nafsu menjadi legitimasi teologis kurban memiliki dampak yang
dan egonya karena bagi setiap argumen yang tidak saja bersifat keakhiratan,
Ritual kurban dengan cenderung berorientasi menentang penghilangan tetapi juga berdampak pada
menyembelih binatang pada keuntungan diri nyawa orang lain, apa pun peningkatan karakter manusia
merupakan simbol bagi sendiri alasannya. dan bangsa. Itulah hakikat
penyembelihan karakter- setiap ritual yang kita
karakter buruk kebinatangan Di level elite, kita rindu laksanakan. Hal mana
dalam diri manusia seperti kepemimpinan yang rela membuktikan betapa
hidup tanpa mengindahkan mengurbankan sedikit religiositas merupakan hal
aturan, penghalalan segala cara kepentingan dirinya, keluarga, yang tidak saja masih relevan,
guna mencapai tujuan, dan golongan, atau kelompoknya tetapi malah semakin
punya kecondongan dengan membuat kebijakan dibutuhkan di era modern ini.
memuaskan kepentingan yang adil bagi semua dan Bukan demi kepentingan Dia
(nafsu) diri sendiri dengan membawa kemaslahatan Yang Mahakuat, melainkan
menzalimi orang atau umum. Perilaku koruptif, demi kepentingan
kelompok lain. Jika ritual selain menunjukkan kecintaan kemanusiaan kita itu sendiri.
kurban dihayati, tidak akan ada berlebih pada materi,
perusakan karena perbedaan menunjukkan betapa elite
pandangan atau keyakinan. belum mampu meninggalkan
hawa nafsu dan egonya karena
Digantinya Ismail oleh Allah cenderung berorientasi pada
dengan seekor binatang juga keuntungan diri sendiri. Yang
merupakan perlambang betapa
Islam mengharuskan nyawa
manusia dihargai. Bukankah
Allah sudah menggariskan
dalam kitab-Nya yang mulia

PERCIKAN PEMIMPIN MUDA INDONESIA. TGB bersama sejumlah pemimpin muda Indonesia
MEDIA dalam sebuah diskusi di jakarta, 2012.

DELAPAN TAHUN MENJADI ORANG NOMOR SATU
MENJADIKAN TUAN GURU BAJANG (TGB)
PUSARAN PERHATIAN DAN SOROTAN MEDIA
IA SOSOK GUBERNUR YANG IRIT BICARA

PERNYATAAN KONTROVERSIAL TAK AKAN KELUAR DARI LISANNYA
IA BUKAN AHOK YANG BLAK-BLAKAN

BUKAN PULA RIDWAN KAMIL YANG “MEDIA DARLING”

Di mata media, TGB narasumber yang cerdas
Sesekali lontaran pernyataannya menghentak
Dari soal harga jagung dan penolakan beras impor

Ia kemukakan dengan intonasi yang tenang
Data yang akurat dan argumentasi yang terukur

Sejumlah penghargaan dan apresiasi diraihnya
Gubernur MICE terbaik 2009

Tokoh Perubahan Indonesia 2010
Bintang Mahaputra Utama 2012
Kinerja MGDs Progresif 2012-2015

Pembina BUMD Terbaik 2015
Satu-satunya gubernur yang diundang
Memberi testemoni di depan sidang umum PBB 2016

Untuk semua prestasi dan apresiasi itu
TGB Menyatakan dengan kerendahan hati:
“Penghargaan ini untuk masyarakat NTB
Tanpa dukungan mereka, saya bukan siapa-siapa”

40 41

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

TUAN GURU BAJANG

Meniti Jejak
Republika, 26 Februari 2016

Nasihin Masha Pemimpin Redaksi Republika

Pada Hari Pers Nasional Ini akan menjadi ajang unjuk Luar biasa sekali.Namun, wilayahnya. Mereka surplus di
(HPN) lalu, ada sesuatu gigi bagi suatu daerah, baik bukan itu saja yang membuat dua komoditas itu. Namun,
yang berbeda. Biasanya prestasi maupun keunggulan dirinya bangga. Angka gangguan itu muncul, yakni
gubernur yang menjadi tuan serta potensinya. Pers menjadi ketimpangan sosialnya pun soal impor beras. Sedangkan,
rumah, dalam sambutannya, lebih terbuka matanya karena rendah, sekitar 0,28. Jauh di soal jagung, ia justru merasa
akan lebih banyak bisa melihat secara langsung. bawah angka nasional yang ada ketidakadilan.
menyampaikan laporan Pada sisi lain, ajang HPN mencapai 0,43. Tingkat
kemajuan pembangunan di hampir selalu dihadiri presiden ketimpangan nasional ini Kisah surplus beras di NTB ini
daerahnya dan penyampaian dan sejumlah menteri ataupun sudah masuk lampu kuning. menjadi kisah ironi.
harapan bantuan dari pengusaha. Momen HPN tak Pemerintah pusat
pemerintah pusat untuk hanya membicarakan dunia Jika pertumbuhan ekonomi memutuskan untuk
sejumlah program strategis di pers, tapi juga membahas NTB karena ada faktor melakukan impor beras. Beras
daerah. investasi di daerah itu. pertambangan, tingkat impor itu hendak dimasukkan
pemerataan karena faktor ke NTB. Tentu saja selaku
Forum HPN memang banyak Gubernur Nusa Tenggara Barat keberhasilan bidang pertanian. gubernur dia menolak.Tak
diharapkan oleh para kepala (NTB) Tuan Guru Haji Zainul Nah, pada titik inilah yang berhenti di situ. Mereka
daerah agar daerahnya menjadi Majdi tak menyia-nyiakan membuat saya terkejut saat mendekati Polda NTB untuk
tuan rumah. Karena saat itu momentum itu. Saat memberi Tuan Guru Bajang (TGB) mengamankan masuknya
akan menjadi momen penting sambutan, ia pamer tentang sapaan akrabnya, memberikan beras impor itu sejak di
bagi wilayah itu. Ada ratusan pertumbuhan ekonomi NTB sambutan. Ia menceritakan pelabuhan hingga ke gudang.
wartawan yang akan hadir dari tahun 2015 yang tertinggi di kisah suksesnya tentang
seluruh Indonesia. Indonesia: 21 persen. pertanian padi dan jagung di

42 Sehari kemudian, saya bertamu “Sikap tegas, jelas, dan 43
ke Tuan Guru. Lalu saya konsisten Tuan Guru Bajang
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA sampaikan, kok kritik terhadap PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
pusat, dalam hal ini Bulog, dalam memperjuangkan
Polisi tersinggung dan tentu disampaikan secara gamblang aspirasi dan kesejahteraan penghargaan sebagai daerah
saja ditolak. Kapal itu kembali di depan Presiden. Mengapa ia warganya merupakan barang tujuan wisata halal di dunia.
berlayar menuju Jawa.Namun, tak menyampaikan hal itu Selama ini penghargaan itu
upaya tak berhenti. Kali ini secara langsung ke Presiden? langka dalam dunia menjadi monopoli Malaysia.
minta izin untuk dikirim di kepemimpinan politik di
pelabuhan di luar Lombok, Dengan enteng ia menjawab Indonesia. Jalur gubernur kini Pemerintahan Jokowi pun
tapi masih di NTB dengan bahwa ia sudah berkali-kali menjadi salah satu jalur seleksi sudah menetapkan kawasan
alasan untuk dikirim ke Nusa menyampaikan hal itu ke kepemimpinan nasional. Mandalika-yang kemarin
Tenggara Timur. Sebagai Bulog. Jokowi adalah kisah sukses menjadi area peringatan HPN-
gubernur, TGB paham: ini pertama dari jalur ini…..” sebagai kawasan ekonomi
cuma akal-akalan. Ia tetap Karena itu, ia secara sengaja khusus. Akan terjadi
menolak. Saat berpidato, ia tak menyampaikan soal itu secara Nahdlatul Wathan, organisasi pembangunan besar-besaran
menyampaikan sedetail ini. terbuka dalam suatu acara keagamaan yang mengakar di di wilayah pantai mempesona
Namun, intinya Bulog justru resmi. Ia bercerita kepada saya, NTB dan mirip dengan NU di yang membentang sepanjang
hendak memasok beras di seusai acara, Presiden justru Jawa. Kakeknya orang yang 1.300 hektar ini
wilayah yang justru kelebihan. senang karena mendapat “disucikan” dan kuburannya
masukan seperti itu. Bahkan, banyak diziarahi orang, Sikap tegas, jelas, dan
Kisah jagung juga serupa. Presiden memberikan termasuk dari Jawa. konsisten Tuan Guru Bajang
Jagung petani dihargai Bulog informasi ke Tuan Guru dalam memperjuangkan
Rp 2.000 hingga Rp 2.500 per tentang kondisi Bulog yang Kali ini merupakan periode aspirasi dan kesejahteraan
kg. Namun, ternyata Bulog sedang terus ia tata. keduanya sebagai gubernur warganya merupakan barang
justru impor jagung dengan NTB. Salah satu tonggak kisah langka dalam dunia
harga Rp 3.000 per kg. Tentu Tuan Guru Bajang adalah salah sukses yang terbaru adalah kepemimpinan politik di
saja ia kecewa.Jika harga satu gubernur yang boleh ketika Lombok memenangkan Indonesia. Namun, pada era
jagung petani dihargai sama disebut sukses dan termuda. Ia reformasi ini, seiring makin
dengan jagung impor, tentu dikenal cerdas, rendah hati, kukuhnya iklim demokrasi,
kesejahteraan petani akan dan enak tutur katanya. Ia juga mulai bermekaran
lebih meningkat. Saat ini dikenal irit bicara. Ia kepemimpinan lokal.
tingkat kesejahteraan petani merupakan cucu pendiri
secara relatif terus menurun. Seperti di Amerika Serikat,
Nilai tukar produk pertanian negeri demokrasi yang paling
terus menurun dibanding nilai mapan, kepemimpinan
tukar produk industri. nasional lahir dari dua cabang:

44 45

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

gubernur dan senator. Namun, Seperti pernah diucapkan TGB dan
sayang sistem senat di Jokowi, membangun Jakarta Politik NW
Indonesia berbeda dengan akan lebih mudah jika dirinya
sistem senat di AS.Di menjadi presiden. Hal ini ada Sejumlah media sosial, Maret 2008
Indonesia, anggota DPD tak benarnya. Seperti yang bisa
memiliki banyak kewenangan disimpulkan dari kisah Lalu M. Iqbal Ma'ruf Diplomat karir di Kementerian Luar Negeri RI
sehingga tak bisa banyak Gubernur Tuan Guru Bajang di
diharapkan sebagai NTB, musuh terbesarnya justru Dalam sejarah NTB, Ketika Maulana Syeh
persemaian kepemimpinan oknum-oknum di pusat. setidaknya di Pulau Muhammad Zainuddin Abdul
politik. Lombok, Nahdatul Majid (yarhamuhullah) pada
Bisa dibayangkan, jika tak Wathan (NW) boleh jadi 1953 mendirikan NW, beliau
Jalur gubernur kini menjadi mendapat dukungan dari merupakan fenomena sosial bukan saja melakukan sebuah
salah satu jalur seleksi kapolda, ia bisa diadu domba. yang sulit dicari tandingannya. kerja sosial dan kultural yang
kepemimpinan nasional. Wilayahnya akan banjir beras Belakangan ini kita fenomenal. Tetapi juga
Jokowi adalah kisah sukses impor yang akan membuat menyaksikan trend baru, yang sejatinya beliau melakukan
pertama dari jalur ini. petani menderita dan kapok sekalipun pelan tapi kian pasti lompatan sosial yang jauh ke
Kepemimpinan lokal bertani. mentransformasikan NW dari depan. Terdapat beberapa
merupakan persemaian yang sebuah fenomena sosial alasan untuk menyebutnya
bagus. Mereka diuji secara Pemerintah pusat sering menjadi fenomena politik. demikian:
langsung di hadapan mengeluh tentang kepala
rakyatnya. Jika bagus, ia akan daerah yang bebal. Kepala
mekar dengan baik. Jika buruk, daerah juga sering
ia pun akan sangat buruk. Ini mengeluhkan pemerintah
karena kewenangan yang besar pusat yang juga bebal. Kita
sehingga bisa membangun butuh semuanya bersih dan
kerajaan korupsi ataupun berkinerja bagus.
kerajaan dinasti keluarga yang
subur.

46 (community developmenti), sejak berdirinya pada tahun 47
khususnya pendidikan, belum 1953, NW telah melakukan
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA menjadi pilihan perjuangan proses pencerahan umat Islam PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
umat Islam di Lombok. Selain di Lombok.
Pertama, arus sosial politik TGH Makmun dengan mana. Keputusan Maula Syeh
ketika itu dikuasai oleh pesantren Nurul Yakin-nya Fasilitas-fasilitas sosialnya untuk mendukung Golkar
kalangan bangsawan, baik yang tidak terlalu berkembang, berkembang pesat hingga ke pada tahun 1971, lebih
yang sebelumnya terafiliasi tokoh Islam lainnya sejak Tuan skala yang mungkin bahkan disebabkan alasan ideologis
kepada pemerintah kolonial Guru Bangkol hingga Saleh tak terbayangkan sebelumnya ketimbang alasan politis.
Belanda, kepada aristokrat Bali Sungkar –yang meninggal oleh Maulana Syeh sendiri. Karena hanya Golkar yang
ataupun yang tidak terafiliasi tahun 1952, memilih politik Pengaruhnya menjangkau ketika itu yang mampu
ke luar. Munculnya figur non- sebagai sarana utama ratusan ribu orang dan membendung arus
bangsawan, seperti Maulana perjuangannya. meliputi ribuan asset di komunisme.
Syeh sudah pasti harus seantero NTB dan di luar NTB.
membentur dinding resistensi Hal tersebut diperparah NW diterima, didukung dan Demikian pula ketika beliau
yang luar biasa dari kalangan dengan gaya kepemimpinan menjadi tumpuan harapan memutuskan keluar dari
'menak. Sukarno pada periode awal hampir seluruh umat Islam di Golkar pada tahun 1982 dan
kemerdekaan yang menjadi NTB. membebaskan pendukungnya
kedua, meskipun sejak tahun politik sebagai panglima. untuk memilih salah satu
1891 Tuan Guru Bangkol sudah Dengan demikian, ikhtiar Benar Maulana Syeh terlibat partai (ban bin bun).
mulai menggunakan Islam Maulana Syeh mendirikan NW dalam politik praktis sejak Keputusan tersebut tidak dapat
sebagai kendaraan moral bagi adalah sebuah koreksi jaman perjuangan hingga awal dipahami sebagai manuver
perjuangan politik melawan terhadap kegagalan perjuangan 1960-an, namun keterlibatan politik melainkan cerminan
ekspansi Bali, namun kalangan umat Islam di Lombok tersebut lebih karena dari kekecewaan mayoritas
ulama sejauh itu praktis belum sebelumnya. Ketika orang keniscayaan sejarah pada masa umat Islam di Indonesia
menjadi kekuatan moral sibuk di dalam arus politik, Orde Lama yang mendaulat terhadap Orde Baru yang
maupun agen perubahan sosial beliau justru membangun arus politik menjadi panglima. semakin didominasi militer
(agent of change) yang sosialnya sendiri melalui NW yang represif terhadap umat
signifikan. yang berfokus pada gerakan Maulana Syeh dan NW sendiri Islam.
sosial. praktis tak menunjukkan
ketiga, peran maupun ketertarikan politik yang Baru pada 1987, ketika
karakter sosial ulama dan Upaya Maulana Syeh keluar sungguh-sungguh. Kerja sosial memutuskan kembali ke
menak ketika itu dipersepsikan dari pakem pada masanya tetap menjadi ruh Golkar, saya melihat itulah
sebagai berseberangan, kalau membawa hasil yang luar pertumbuhan NW yang pertama kali beliau mengambil
tak bisa dikatakan berlawanan. biasa. Selama puluhan tahun semakin menggurita kemana- sebuah keputusan politik.
Sejak saat itu, meskipun NW
Keempat, hingga saat itu, tetap diperhitungkan sebagai
pengembangan masyarakat sebuah kekuatan sosial, namun
NW mulai lebih

48 The Last Resort mencalonkan Tuan Guru 49
Berada di posisi Tuan Guru Bajang untuk periode 2008 ini.
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Bajang, sudah pasti bukan PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
barang mudah. Di pundaknya Saya beranggapan, Tuan Guru
diperhitungkan sebagai sebuah bergantung harapan begitu Bajang adalah the last resort memperlihatkan kepemihakan
kekuatan politik. Politik lantas besar. Umat mengikut di atau harapan terakhir NTB yang jelas kepada kepentingan
seperti pisau bermata dua bagi belakangnya mencari untuk memperoleh seorang rakyat.
NW. keteduhan dan kepastian masa pemimpin yang meminjam
depan. terminologi Jawa sebagai Siapapun yang terpilih menjadi
Disatu sisi, politik telah 'satrio pandhito. Seorang yang gubernur NTB pada pilkada
mempertajam kerja sosial NW. Karena itu, setiap keputusan memiliki syarat-syarat 2008 nantinya, pastinya akan
Namun demikian, disisi lain, yang dibuat semestinya kecakapan pemimpin dan menimbang-nimbang dengan
politiklah yang telah mempertimbangkan sekaligus pandita (ulama). amat sangat serius sikap politik
membangun jarak antara NW kompleksitas posisi itu. Tentu Seharusnya menyadari itu, tuan Guru Bajang seperti ini.
dengan para ulama dan merupakan hak pribadi Tuan pendukung Bajang mestinya Jika ini bisa dilakoni,
kelompok Islam lainnya di Guru Bajang untuk maju dapat cermat memilih kekosongan kelas menengah
Lombok yang tidak satu afiliasi menjadi gubernur dan hak NW momentum yang tepat yang kritis, mandiri dan kuat
politik ketika itu. untuk mengusung beliau. Tapi memunculkan Sang Harapan di NTB dapat diisi.
sudahkan para pimpinan NW Terakhir itu.
Politik pulalah yang pada menakar manfaat dan Selama periode lima tahun ke
akhirnya melatarbelakangi mudaratnya bagi masa depan Saya membayangkan sebuah depan, Tuan Guru Bajang
terjadinya tragedi September NW dan umat Islam di NTB? skenario politik seperti ini: berposisi sebagai “guru politik”.
1998, yang menjadi embrio Dibawah pimpinan Tuan guru Ketika tiba saatnya, lima tahun
munculnya dua kubu NW: Pertanyaan ini penting, agar Bajang, NW menjadi “oposisi lagi (2013), Tuan Guru Bajang
Anjani dan Pancor. keputusan itu tidak semata- kritis-konstruktif”. Caranya bisa “turun gunung” maju
Transformasi evolusi NW dari mata didasarkan pada emosi sejak dini beliau harus secara menjadi gubernur dengan visi
gerakan sosial menjadi gerakan politik jangka pendek atau terbuka menyatakan dukungan dan komitmen yang lebih
politik semakin menjadi nyata, sekedar perasaan bahwa terhadap siapapun yang matang.
ketika konferensi wilayah NW aspirasi NW belum terpilih nantinya.
secara resmi mengadang TGH sepenuhnya terakomodir Membuka Diri
Muhammad Zainul Majdi penguasa saat ini.Terus terang, Dukungan itu harus diikuti Saya mungkin berbeda
(Tuan Guru Bajang) menjadi sebagai orang luar NW yang dengan pernyataan tegas pendapat dengan kalangan
calon Gubernur NTB pada punya harapan yang besar bahwa beliau juga akan NW soal skenario tadi. Dalam
pilkada 2008. terhadap organisasi ini, tadinya menjadi pengimbang yang pandangan saya, untuk
saya berharap NW tidak kritis dan konstruktif dengan seorang Tuan Guru Bajang
menjadi Gubernur NTB
semata-mata adalah soal

50 “Semoga Tuan Guru Bajang Butuh kebesaran hati NW 51
bisa meniti dengan selamat untuk mewaqafkan TGB
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA “jembatan” politik yang tidak kepada NTB. Saya yakin, jika PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
mudah ini. Kegagalan bukan potensi NW dan kelompok di
waktu. Social capital-nya lebih opsi, karena kegagalan akan luar NW dapat disinergikan Kepentingan umat dan rakyat
dari memadai untuk akan besar pengaruhnya untuk harus selalu tersimpan di
menaikkannya menjadi membawa ongkos politik kemajuan NTB. dalam hatinya. Seperti
seorang Gubernur kapanpun terlalu besar. Sekali lagi, Rasulullah yang hingga
dia dan pendukungnya karena NTB begitu lama Saya membayangkan, kalau dipengujung hayatnya, masih
menghendaki untuk maju. terpinggirkan dari arus terpilih nanti, seperti 'gula', juga menyebut ummati,
pembangunan nasional, TGB Tuan Guru Bajang akan ummati, ummati, sebagai
Faktanya, keputusan sudah adalah the last resort (harapan dirubung aneka rupa semut. simbol rasa cinta kepada
diambil dan sepertinya tidak terakhir). Wallahua'lam Dalam kondisi seperti itu, sulit umatnya.
mungkin dibatalkan. Sekarang, sekali memilih 'kawan sejati'.
Tuan Guru Bajang tinggal Bissawab!” Satu-satunya pertahanan Semoga Tuan Guru Bajang bisa
mempersiapkan visi yang jelas terbaik adalah merawat nurani meniti dengan selamat
dan komitmen yang teguh. Mau tidak mau, mulai dengan selalu menjaga sikap “jembatan” politik yang tidak
Sebagai calon gubernur, TGB sekarang Tuan Guru Bajang bijak. mudah ini. Kegagalan bukan
harus sadar betul daerah ini harus lebih terbuka. Sebagai opsi, karena kegagalan akan
sudah begitu sangat tertinggal. calon gubernur, apalagi jika Tuan Guru Bajang harus selalu membawa ongkos politik
Jika terus dikelola dengan cara- terpilih nantinya, TGB harus ingat, dirinya bukan hanya terlalu besar. Sekali lagi,
cara lama maka tidak akan segera membangun sense of satrio (pemimpin) tapi juga karena NTB begitu lama
pernah bisa mengejar togetherness: ia adalah milik pandhito (ulama). terpinggirkan dari arus
ketertinggalan. rakyat NTB. Bukan hak pembangunan nasional, TGB
monopoli NW, apalagi hanya adalah the last resort (harapan
NTB sangat perlu pemimpin milik sekelompok elit di NW. terakhir). Wallahua'lam
yang kreatif dan inovatif. Bissawab!
Pemimpin yang mampu
mengubah kelemahan menjadi
keunggulan, menumbuhkan
kepercayaan dan harga diri
rakyat yang selama ini
berkubang dalam kemiskinan
dan keterbelakangan. Rakyat
harus mendapatkan kepastian
masa depan yang lebih baik
jika TGB memimpin nanti.

52 saja menjadi gubernur NTB, 53
semoga ia tersenyum simpul
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA karenanya, mungkin kita bisa PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
berharap dari senyumnya itu,
DICARI: TGB lantas akan mengambil mengangkat harkat dan
tindakan cepat dan sigap untuk martabat rakyatnya untuk
Gubernur memastikan tidak boleh ada keluar dari lingkaran setan
Visioner! lagi bayi-bayi di NTB mati kemiskinan dan
karena kurang gizi apalagi gizi keterbelakangan. Namun apa
Lombok Post, 22 Desember 2008 buruk. lacur, satu dasawarsa otonomi
berjalan, potret yang
Farid Tolomundu Kisah “sang bayi” sengaja saya terpampang begitu kontras
tulis, tepat ketika kita sedang bertolak belakang.
Alkisah, suatu hari lahir Ini kisah yang saya dengar di merefleksikan kembali separuh
seorang bayi normal tahun 2005, ketika kasus abad perjalanan NTB. Kita Kalau di zaman sentralistik,
dan sehat. Begitu busung lapar di NTB sering bertanya dengan nada pusat kenyang memeras habis
merasakan udara dunia, bayi menyentak perhatian khalayak masyhul, mengapa kemiskinan kekayaan daerah, sembari
tadi langsung menenggok kiri- seantero negeri. Kisah ini jelas dan keterbelakangan meninabobokan daerah
kanan, seolah hendak fiktif, mungkin juga sedikit sepertinya enggan beringsut dengan konsep bualan tetesan
mengenal di bumi dimana ia “subversif”. Tapi bagi saya, menjauh selama setengah abad ke bawah (trickle down efect),
dilahirkan. Lalu mendadak kisah tersebut humor yang perjalanan bumi gora ini. maka di era otonomi,
sontak, sang bayi menjerit menghibur, segar dan yang Termasuk juga saat ini, di bermunculan “raja-raja kecil”
keras dan langsung mati. terpenting mencerahkan. zaman ketika otonomi dan di daerah yang menghisap
Dengan kisah itu kita bisa desentralisasi kekuasaan kekayaan daerahnya sendiri.
Apa gerangan yang terjadi? mentertawakan diri sendiri. memberi wewenang besar
Rupanya sang bayi sadar, ia Kata orang, kritik yang terbaik kepada penguasa daerah untuk Bagi kebanyakan rakyat di
lahir di daerah miskin yang adalah kemampuan kita mengotimalkan potensi daerah, kondisi seperti ini bak
diserang busung lapar. Pikir mentertawakan diri sendiri. daerahnya. keluar dari mulut buaya
sang bayi, daripada mati tergiring ke kandang singa.
karena busung lapar, lebih baik Kalau kisah tadi dibaca Tuan Raja Kecil Sama-sama menyudutkan
mati saja sekarang. Guru Bajang (TGB) yang baru Semestinya dengan wewenang nasib mereka. NTB bukan
yang besar itu, penguasa perkecualian, bahkan untuk
daerah berpeluang besar pula beberapa kasus, “raja-raja
kecil” di NTB bisa jadi
pemegang rekor dalam
“merampok” hak-hak rakyat.
Tidak percaya? Coba kita
tenggok fakta.

54 55

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

Di awal reformasi, majalah “Pada TGB kita menaruh mempertahankan atau semangat aji mumpung,
TEMPO menyebut angka harapan besar. Ia sosok muda merebut kekuasaan. terjebak pada rutinitas,
korupsi DPRD terbesar di dan terpelajar. Kita pun bisa kehilangan inovasi dan
Indonesia terjadi di DPRD berharap ia punya integritas Berlakulah adagium: siapa kreatifitas, serta
NTB. Dugaan korupsinya yang tinggi mengingat dirinya yang melestarikan kecenderungan untuk
mencapai puluhan miliar. seorang tuan guru atau kyai. kekuasaanku, dialah temanku. bergantung hampir
Dugaan korupsi ini kemudian TGB harus menyadari betul, Siapa yang mengkritisi sepenuhnya kepada penguasa.
yang membawa mantan untuk bisa bersaing, NTB haram kekuasaanku, jadilah lawanku.
gubernur NTB sebelum TGB, dikelola dengan semangat aji Mengentallah kemudian Ibarat adu lari, NTB sudah
masuk bui. Sejumlah elit dikotomi “orang kita” dan kalah sejak pistol star
penguasa di NTB, mulai dari mumpung, terjebak pada “bukan orang kita” dalam diletuskan. Teknik berlari yang
mantan gubernur, bupati rutinitas, kehilangan inovasi dan ranah kekuasaan. Tidak heran sudah kuno, membuat “pelari”
hingga kepala dinas ramai- kreatifitas, serta kecenderungan –sekalipun hati menjadi NTB tertinggal jauh di
ramai masuk penjara. “raja-raja miris—satu persatu penguasa lintasan. Untuk mengejar
kecil” ini meninggalkan tahta untuk bergantung hampir di NTB turun dari tahtanya ketertinggalan, pelari NTB
kekuasaannya dengan bau sepenuhnya kepada penguasa.” dengan tertunduk malu memerlukan tehnik baru agar
busuk yang menyengat. Rakyat diiringi tatapan sinis dapat berlari dua kali lebih
mengenangnya dengan sinis punya pandangan visioner rakyatnya. Tidak banyak dari cepat. Tehnik baru dalam
dan rasa muak yang tertahan. membangun daerahnya. Bagi mereka yang meninggalkan berlari, hanya mungkin lahir
mereka kekuasaan sepenuh- jejak kepemimpinan yang layak jika NTB memiliki pemimpin
Apa yang salah gerangan? penuhnya dimaknai sebagai dicatat dengan tinta emas yang visioner.
Darimana semestinya kita status sosial yang akan dalam sejarah NTB.
menata NTB ke depan? Saya dipertahankan dengan segala Seperti apa pemimpin visioner
sering berfikir, biang keladi cara. Tidak terbersit dalam Gubernur Visioner itu? Bung Hatta dalam majalah
dari semua ini adalah perilaku benak mereka menggelola Pada TGB kita menaruh Daulat Rakyat, 10 September
elit. Sebaik apapun konsep kekuasaan untuk berkhidmat harapan besar. Ia sosok muda 1933, mengambarkan syarat
desentralisasi, tidak bermakna melayani rakyat. Pertarungan dan terpelajar. Kita pun bisa seorang pemimpin visinoner
apapun jika watak dan karakter yang terjadi dalam ranah berharap ia punya integritas ini dalam satu kalimat yang
elit penguasa daerah masih politik, nyaris semata-mata yang tinggi mengingat dirinya lugas: iman yang teguh, watak
bermental feodal dan korup. menghamba pada kepentingan seorang tuan guru atau kyai. yang kukuh dan urat saraf yang
TGB harus menyadari betul, kuat.
Elit daerah yang feodal yang untuk bisa bersaing, NTB
korup jelas tidak mungkin haram dikelola dengan Sementara Rhenald Kasali,
pakar manajemen Universitas
Indonesia, menganalogikan

56 bukan karena kita gagal visioner tidak boleh membuat 57
membangun, tetapi lebih rakyatnya galau, gelisah, lalu
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA karena kita gagal bertanya-tanya dengan hati PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
mempertahankan gundah: mau dibawa kemana
pemimpin visioner seperti kesinambungan gerangan kami ini? mengerti kondisi NTB kini.
mata. Ia bukan sekadar mata pembangunan. Sikap terbaik kita sebagai
yang bergerak secara acak, Ala kuli hal, dalam carut marut rakyat NTB kepada TGB, saya
melainkan harus menjadi mata Para penguasa yang datang keadaan kita terus bermimpi kira adalah mendukungnya
yang jeli melihat sesuatu yang silih berganti, seperti tidak datangnya pemimpin yang dengan sepenuh hati, sekaligus
belum terlihat atau bahkan punya benang merah yang membawa perubahan. juga mengkritiknya dengan
sama sekali tidak terlihat mempertautkan mereka. Inilah Pemimpin yang tidak tidak sepenuh hati. TGB saya kira
rakyatnya. Bukan itu saja, ia buah dari cara penguasa punya kerendahan hati, seperti bukan orang yang anti kritik.
pun sanggup menyakinkan mengelola pembangunan yang Abu Bakar Ash-Siddik yang Dia pasti paham betul apa
dan mengajak rakyatnya untuk hampir sepenuhnya berkata menjelang pelantikan makna di balik ucapan Abu
memperjuangkan pandangan memaknainya sebagai struggle dirinya sebagai khalifah Bakar As Shidiq, sesaat setelah
masa depannya itu. Untuk itu, for power belaka. pertama: sahabat utama Nabi ini dibaiat
seorang pemimpin harus Pembangunan katanya, adalah menjadi khalifah pertama.
berkarakter, punya kredibilitas, urusan politik lima tahunan Bagaimana dengan TGB? Saya
menjadi inspirasi keteladanan masa berkuasa. Pandangannya tak bisa memberikan jawaban “lastu bi khoirikum in
dan mampu menumbuhkan sebagai penguasa begitu pasti. Tetapi harapan tak roaatumuuni showaaban fa a'i
harapan. terbatas karena sekat politik boleh mati. Kita percaya TGB nuuni wa in roaitumuuni
yang ia buat sendiri. sepenuhnya paham dan 'wijaajan fa qowwimuuni (Saya
Moving the People bukanlah yang terbaik di
Ttik sentral perubahan di NTB Apapun alasannya, siapapun antara kalian, maka jika kalian
ada pada kepemimpinan. Kita yang memerintah dan apapun ketahui saya benar, bantulah
tidak pernah kekurangan tantangannya, isu utama saya. Dan jika kalian ketahui
penguasa. Buktinya, setiap seorang pemimpin bukan lagi saya menyeleweng, luruskan
musim pemilihan tiba, stok struggle for power, melainkan saya).
calon penguasa berlimpah bagaimana ia mengoptimalkan
adanya. Tetapi kita jelas sedang aset yang ada untuk
dihantam paceklik panjang menciptakan kontinuitas
kepemimpinan. Apa buah dari kemajuan. Ini penting sekali,
paceklik ini? Taruhan agar arah pembangunan dalam
terbesarnya ada pada skala apapun tidak kehilangan
kesinambungan visinya. Pemimpin yang
pembangunan. Selama ini,
kegagalan kita membangun

58 “Saya menangkap kesan, 59
kepemimpinannya visioner,
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA disiplin, hands-on dan rajin PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
silaturahim. Sebagai manusia
Zainul Majdi, Tuan Guru Bajang tentu tak Zainul Majdi adalah cucu dari
sempurna. Namun praktik Maulana Syeh TGH. Zainuddin
Pemimpin mengubah visi menjadi aksi Abdul Madjid, pendiri
yang Bekerja nyata dan kinerjanya, bisa jadi Nahdatul Wathan (NW),
contoh praktik manajemen ormas Islam terbesar di NTB
Republika, 21 Januari 2016 publik yang layak dijadikan dengan jemaah ditaksir
mencapai 1,5 juta orang. Saya
Mukhlis Yusuf CEO kantor Berita ANTARA 2007-2012 rujukan..” mengenalnya sejak tahun 2008,
masyarakat menjulukinya Tuan
Mungkin Anda berita yang enak didengar. Kali ini saya diundang untuk Guru Bajang yang artinya tuan
sedang mumet Negeri ini seolah-olah akan memimpin temu wicara para guru muda.
menyimak kabar runtuh. pemangku kepentingan
sengkarut reklamasi wilayah program pemberdayaan Kami saling berkunjung. Saya
DKI, tertangkapnya oknum Saya ingin mengajak Anda masyarakat yang menangkap kesan,
panitera Pengadilan Negeri sejenak melupakan itu, dan diselenggarakan Pemprov NTB kepemimpinannya visioner,
Jakarta Selatan dan berbagai mengajak untuk mengalihkan dan Tazkia Group, mitra disiplin, hands-on dan rajin
kasus korupsi lainnya.Publik fokus ke NTB. Saya baru Pemprov NTB. TGH adalah silaturahim. Sebagai manusia
pun masih kaget oleh kembali dari Mataram Senin singkatan dari Tuan Guru Haji. Tuan Guru Bajang tentu tak
beredarnya daftar nama lalu. Setelah Hari Pers Februari Tuan Guru juga sebutan sempurna. Namun praktik
pejabat dan pebisnis dalam 2016 lalu, saya baru jumpa lagi masyarakat Lombok untuk mengubah visi menjadi aksi
Panama Papers. Malah, ada dengan TGH Zainul Majdi, tokoh yang dihormati karena nyata dan kinerjanya, bisa jadi
dandim tertangkap sedang Gubernur NTB, yang lahir di ilmu keagamaan dan aktiftas contoh praktik manajemen
pesta narkoba dan Kepala BNN Pancor, Selong, 31 Mei 1972. sosial kemasyarakatannya. publik yang layak dijadikan
Provinsi yang terjaring razia. Masih muda, 44 tahun. Kini Sepadan dengan sebutan Kiai rujukan.
Ada guru yang ditengarai dia sedang menjalani periode di Jawa.
menyediakan jawaban atas kedua memimpin NTB sejak Berbagai terobosan pelayanan
Ujian Nasional untuk para tahun 2008. publik, pembangunan
siswanya. Ironis. Semua bukan infrastruktur, dukungan
terhadap pelaku jasa turis dan
aktivitas MICE (meeting,
incentive, convention, and
exhibition) dan berbagai
inovasi sosial, pemberdayaan
masyarakat membuat wajah
NTB berubah cukup

60 Singkat kata, melalui program terhadap program ini. Ia 61
Baitut Tamkin Lumbung gubernur yang paham
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Bersaing ini, perilaku sosiologis masyarakat yang PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
masyarakat berubah signifikan. dipimpinnya. Ia mengambil
signifikan.Dengan rumus Mereka melepaskan diri dari keputusan dengan jelas dan melalui orang-orang yang
kepemimpinan itu, NTB jeratan rentenir, melatih tegas. Ia gubernur pertama dipimpinnya. Dia rajin dan
mampu menurunkan tanggungkawab atas yang mengadopsi model itu. disiplin, cerdas memilih tim
kemiskinan yang semula pinjamannya, menumbuhkan dan sumberdaya
tercatat 23.81 persen jauh di budaya menabung dan Pada temu wicara yang saya pendukungnya, serta
atas rata-rata nasional 15.42 berdonasi untuk para pandu itu, pejabat Bank menyelesikan prioritasnya
persen, menjadi 16.54 persen anggotanya. Indonesia hadir untuk satu-persatu. Kerja Keras, Kerja
pada tahun 2015. menjajagi pengembangan Cerdas, Kerjas Tuntas. Agar
Perubahan mentalitas dari model Lumbung Bersaing dari semangat tak kenal lelah dan
Lumbung Bersaing tangan di bawah menjadi NTB secara nasional. Pada energinya tak terbatas, guru
Saya tak mengetahui persis tangan di atas. Peningkatan April 2016, direncanakan saya menambahkan 3 AS itu
semua jurus jitu penurunan pendapatan kaum ibu tak pimpinan Islamic dengan Kerja Ikhlas. Jadi 4 AS.
angka kemiskinan itu, kecuali disertai angka perceraian Development Bank (IDB) yang
satu program yang bernama dalam keluarga, tak seperti berpusat di Jeddah berkunjung Saya melihat masih banyak
Lumbung Bersaing, sebuah yang terjadi pada beberapa ke NTB, salah satu agendanya para pemimpin daerah,
model pemberdayaan wilayah lainnya. melihat langsung program ini. organisasi, perusahaan yang
kelompok masyarakat berbasis bisa jadi panutan kita.
kelompok Ibu-ibu. Metode Dana bergulir yang digerakkan Pemimpin yang bekerja Termasuk diantaranya, TGH
yang digunakan mengadaptasi para anggota yang kemudian Pemimpin yang bekerja tak Zainul Majdi, gubernur NTB
model Grameen Bank di mendirikan Koperasi Syariah pernah sendirian. Dia ini. Ia pemimpin yang bekerja,
Bangladesh. Baitut Tamkin Lumbung senantiasa mampu mengelola mengingatkan saya pada
Bersaing pada tahun 2014, sumberdaya dan kapabilitas Dahlan Iskan, mantan Meneg
Di NTB dinamakan Baitut meningkat pesat dari semula lingkungannya untuk BUMN yang pada tahun 2011
Tamkin atau Rumah sebesar Rp 6 milyar, kini mewujudkan visi pertama kali mempraktikkan
Pemberdayaan. Semacam bernilai lebih dari Rp 38 milyar kepemimpinannya. Ia juga istilah: kerja, kerja, kerja!
praktik keuangan mikro dan menjangkau memimpin, hands-on. Bukan
syariah disertai pembangunan pemberdayaan 5.992 mengimbau. Kita selalu punya pilihan untuk
karakter keluarga melalui anggotanya. terus memperjuangkan impian
penguatan kelompok. Sudah Inti dari kepemimpinan selalu yang baik untuk negeri ini, di
pasti tanpa ada rente di Dukungan gubernur Majdi melakukan hal-hal yang benar tengah arus sebaliknya,
dalamnya. Metode ini hasil sejak awal sangat kuat penyalahgunaan kekuasaan
penyempurnakan Tazkia untuk diri, keluarga dan
Group yang dipimpin Syafii kelompoknya.Selalu ada
Antonio, pakar ekonomi harapan, selalu ada pilihan.
syariah terkemuka di tanah air. Bagaimana pilihan Anda?

62 63

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

Gubernur dan Keharuan Slamet, yang kebetulan kedua tidak bisa menunggu waktu
orang tuanya berasal dari untuk bertemu dan
''Orang Kecil'' Lombok Timur. Tetapi lahir, bersilaturahim dengan
Suara NTB, 19 Oktober 2009 besar dan menikah di Utan gubernur. Ketiganya segera
Agus Talino Pemimpin Redaksi Suara NTB Sumbawa, sehingga dia tidak pamit dari kantor saya.
lagi mempunyai dialek Sasak Katanya, mereka ke toko
Mata Slamet (39) bersilaturahim. dalam berbicara. Dia pakaian membeli baju yang
berkaca-kaca. Dia kelihatannya lebih pantas digunakan untuk
tidak kuasa Awalnya saya ragu ''Sumbawa''.Menurut ceritanya, bertemu gubernur.
membendung keharuannya menghubungi gubernur untuk Slamet kerap berkhayal
yang teramat dalam. Dia tidak meminta waktu menerima bertemu gubernur. Apalagi Namun siang harinya, saya
pernah membayangkan kawan-kawan dari kampung mereka datang dari jauh. mendapat SMS dari gubernur.
sebelumnya kalau dirinya bisa yang bermaksud Mereka harus mongorbankan Gubernur menunda menerima
bersilaturahim, bersalaman bersilaturahim. Pertimbangan waktu dan mengeluarkan biaya kami karena ada seorang
dan berbicara secara langsung saya, sebagai gubernur untuk bisa tiba di Mataram. mantan pejabat NTB
dengan seorang gubernur yang kegiatannya tentu sangat meninggal. Gubernur akan
juga tuan guru. padat. Sehingga susah untuk Akhirnya saya mencoba SMS datang ke rumah duka.
menyiapkan waktu secara gubernur. Secara terbuka saya Dengan sentuhan kalimat yang
Hari itu, Slamet dan dua mendadak menerima Slamet katakan kepada gubernur menggetarkan, gubernur minta
kawannya yang kebetulan satu dan dua kawannya yang bahwa teman saya dari maaf karena tidak bisa
kampung dengan saya di bermaksud bersilaturahim kampung bermaksud menerima kami di pendopo
Kecamatan Utan Sumbawa dengan gubernur pada hari itu bersilaturahim dengan dan menunggu kami pada esok
datang ke Mataram. Mereka juga. gubernur di pendopo gubernur harinya di kantornya.
sengaja datang menemui saya. sekitar pukul 19.30 wita. Tidak
Mereka minta tolong kepada Tetapi saya tidak tega menolak seberapa lama, gubernur Pagi, pada keesokan harinya ---
saya untuk dijembatani agar permintaan mereka yang menjawab SMS dan sesuai SMS gubernur bahwa
bisa bersilaturahim dengan menurut saya tulus bermaksud mempersilahkan saya dan gubernur akan menerima kami
gubernur. Tidak ada maksud bertemu dengan kawan-kawan dari kampung di ruang kerjanya---, Slamet
lain selain sekadar pemimpinnya. Terutama untuk datang ke pendopo. dan kedua kawannya kelihatan
''gelisah''. Mereka, terutama
Mendapat informasi bahwa Slamet seperti orang
gubernur bersedia menerima terhinggap ''demam''. Katanya,
mereka di pendopo. Slamet badannya ''panas dingin''
dan kedua kawannya sangat karena akan ketemu gubernur,
kegirangan. Mereka seperti sesuatu yang tidak pernah

64 dengan mereka. Tetapi ketika “Saya menangkap kesan, 65
pulang, gubernur mengantar kepemimpinannya visioner,
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA kami hingga luar pintu ruang disiplin, hands-on dan rajin PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
kerjanya. Padahal kata Slamet, silaturahim. Sebagai manusia
terbayangkan bisa diwujudkan. dirinya hanyalah rakyat biasa, Tuan Guru Bajang tentu tak memaknai jabatannya sebagai
''orang kecil'', pekerja sempurna. Namun praktik sesuatu yang ''sangat biasa''.
Janji ketemu gubernur serabutan dan kadang-kadang mengubah visi menjadi aksi Karena sesungguhnya, yang
sesungguhnya masih relatif membantu temannya sebagai nyata dan kinerjanya, bisa jadi paling penting dari jabatan
lama, sekitar pukul 11.30 wita, sopir. Maksudnya, tidak contoh praktik manajemen adalah manfaatnya bagi orang
tetapi Slamet dan kedua pentinglah gubernur publik yang layak dijadikan banyak bukan ''bunyi serine''
kawannya sudah bersiap-siap menerima dirinya dan walau itu merupakan hak
sejak pagi, sekitar pukul 9.00 mengantar hingga luar pintu rujukan..” protokoler.
wita mereka sudah muncul di ruang kerjanya ketika pulang.
kantor saya dengan pakaian Apalagi kedatangan mereka di Lombok Barat, Lombok ***
rapi. Mereka menggunakan bertemu gubernur hanyalah Tengah dan Lombok Timur.
pakaian yang mungkin baru untuk bersilaturahim biasa Saya melihat gubernur Gubernur sesungguhnya
mereka beli. Karena sesuai tanpa ada keperluan lainnya. berangkat menuju tempat memiliki kekuatan yang sangat
kesepakatan, saya akan pengajian dari pendopo dahsyat untuk membangun
mendampingi mereka dan Interaksi Gubernur NTB, Dr. bersama-sama dalam satu NTB. Antara lain, gubernur
kami berangkat bersama-sama TGH. M. Zainul Majdi MA mobil dengan tamunya yang memiliki kekuatan massa yang
ke kantor gubernur dari kantor dengan masyarakat beberapa datang dari Jakarta tersebut. besar. Selain kemampuan
saya. kali saya melihat dan personalnya yang hebat dalam
mecermatinya. Sepanjang perjalanan saya membangun relasi. Sehingga
Di atas mobil, seusai bertemu Kedahsyatannya terletak pada tidak mendengar ada bunyi tidak ada alasan sebenarnya
gubernur di ruang kerjanya, sentuhannya. Salah satu ''serine'' yang menandakan NTB tidak menjadi provinsi
tidak saja Slamet, tetapi peristiwa yang saya potret, bahwa ada pejabat lewat. yang hebat.
ketiganya. Bahkan kawannya ketika secara kebetulan kawan Artinya, gubernur saya tangkap
yang bernama Daeng Baso saya, Zulkieflimansyah, Yang menjadi persoalan, ketika
tidak bisa membendung air anggota DPR-RI datang ke gubernur tidak didukung dan
matanya jatuh karena tak Mataram. Ketika itu, ada juga dibantu oleh orang-orang
kuasa menahan keharuannya Sandiaga S.Uno dan dua kawan hebat. Orang-orang yang bisa
yang amat dalam. lainnya. menterjemahkan dan
melaksanakan gagasan dan
Tidak terbayangkan oleh Kebetulan pada saat itu ada pikiran besarnya untuk
mereka gubernur akan pengajian di beberapa tempat, membangun NTB. Akibatnya,
menerima mereka dengan kekuatan gubernur tidak
sangat bersahabat dan sangat menutup kemungkinan akan
manusiawi. Gubernur tidak menjadi hampa. Apalagi kalau
saja bersedia berfota bersama dikelilingi oleh orang-orang

68 69

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

yang sarat kepentingan dan Tiongkok, TGB dan
tidak berorientasi untuk
menjaga pemimpin dan Kades “Gila”
menjaga daerahnya.
Lombok Post, 26 Mei 2016
Keikhlasan dan ketulusan
membangun dan memelihara Maia Rahmayati Penulis dan pegiat sosial budaya
relasi tidak bisa hanya
dilakukan gubernur, tetapi Di bawah Pertengahan Mei 2015, TGB untuk bekerja membangun
semua yang ''membatu'' kepemimpinan bersama rombongan kecil desa. Ketiga, sinergi
gubernur.Tidak mungkin Gubernur TGH. H. M berangkat ke sana, persisnya ke perusahaan swasta yang turut
kekuatan besar bisa kita Zainul Majdi, atau yang lebih Provinsi Ningxia. Disana TGB menopang promosi dan
bangun tanpa ada kesamaan popular disapa Tuan Guru diterima akrab, termasuk oleh pengembangan produk di desa.
atmosfir semua pihak, Bajang (TGB), NTB sukses komunitas muslim yang cukup Keempat, penyediaan
termasuk kepala daerah/wakil meraih penghargaan besar jumlahnya disana. infrastruktur dasar pedesaan
kepala daerah di Millenium Development Goals terutama yang menopang
kabupaten/kota. (MDGs). Tak tanggung- Ada ulasan menarik mengenai sektor pertanian dan olahan.
tanggung, penghargaan Provinsi Ningxia yang
Tidak sebaliknya misalnya, bergengsi itu diraih lima tahun dikunjungi TGB ini, yaitu Mencermati empat hal
kekuatan-kekuatan potensial tanpa jeda sejak 2012. Atas kemajuan wilayah tersebut, rasanya desa-desa di
yang ada di sekeliling dan prestasi NTB tersebut, TGB pedesaannya. Wagub Ningxia NTB pun bisa dikelola seperti
membantu gubernur, apalagi mendapatkan undangan ketika memberikan penjelasan itu. Potensi untuk itu
dalam level pemimpin justru khusus untuk berbicara di kepada TGB dan rombongan bukannya tak ada. Contoh baik
memberantakan relasi yang depan forum dunia di markas mengungkapkan ada empat pun tersedia. kita pernah
sudah ada hanya karena UNDP, organisasi di bawah poin “rahasia” yang menopang mendengar model
kepentingan-kepentingan yang PBB yang bertanggung jawab percepatan kemajuan desa di pengembangan “one village
sangat remeh temeh. Padahal atas pembangunan global. wilayahnya. one product” atau satu desa
pemberantakan relasi adalah satu produk unggulan. Kita
tindakan bodoh dan harganya NTB memang sedang dan terus Pertama, fokus pengembangan pun punya banyak ragam
sangat mahal. Apalagi kalau berbenah. Termasuk belajar produk unggulan di desa. tenaga pendamping di
relasi yang diberantakan itu hingga ke negeri Tiongkok. Kedua, mengutus tenaga ahli pedesaan. Dari pendamping
merupakan relasi potensial.
Seharusnya relasi-relasi yang
sudah ada dipelihara secara
baik dan diperluas.

70 ditambah pemimpin desa dari golongan darah setiap warga 71
Korea Selatan, Jepang dan lalu membangun sistem
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Tiongkok. sederhana untuk mendapatkan PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
donor secara cepat dan tepat
pertanian sampai bidan desa. Kades Irawan jelas kades ketika diperlukan. TGB sebagai gubernur jelas
berprestasi. Saya menyebutnya tidak bisa membangun NTB
Kekurangan kita agaknya pada Kades “gila”. Ia memimpin Kades Irawan tidak sendiri, sendirian. Ia butuh kepala-
sinergi yang belum atau sulit kurang lebih 11 ribu warganya. saya yakin di NTB cukup kepala desa yang juga
terancang secara rapi dan Sejumlah terobosan kreatif banyak kades “gila” seperti dia. berfikiran maju dan siap
terpadu plus sikap konsistensi yang gulirkan. Banyak Kita harus terus bekerja keras di tingkat desa.
menjalankannya. Sehingga warganya yang tergolong memperbanyak lahirnya Apalagi kemiskinan di NTB
banyak rancangan yang baik di miskin tetapi tak tercover pemimpin-pemimpin di desa angka riilnya masihlah besar.
atas kertas, seperti konsep layanan BPJS kesehatan. yang mau bekerja dengan sekalipun kinerja
“satu desa satu produk” itu, tak sejumlah ide dan gagasan yang penurunannya terhitung
bisa berjalan baik di lapangan. Penyebabnya kita sudah bisa tidak biasa. progresif. Sebagian besar
Sebaliknya di provinsi Ningxia menduga, tak jauh dari perkara berada di pedesaan. Tanpa
di Tiongkok sana, apa yang data yang tidak akurat di kepala desa “yang gila” masalah
belum berhasil kita lakukan di negeri ini. Kades Irawan kemiskinan ini sulit teratasi
atas, bisa dengan sangat baik mengambil tindakan cepat dengan cepat.
mereka kerjakan dan lakukan. untuk melindungi warganya
itu. Ia terapkan kebijakan
“Kades Gila” pengalokasian iuran bagi
Perjalanan TGB dan warganya yang benar-benar
rombongan ke Negara miskin dan belum masuk
Tiongkok, mengingatkan saya dalam daftar BPJS. Danya ia
pada Irawan Susiadi, Kepala ambilkan dari kas desa.
Desa dua periode di desa
Pengejek kecamatan Jonggat Ia juga membuat Bank Darah
Kabupaten Lombok Tengah. atas kesepakatan seluruh warga
Kades Irawan menjadi salah desa dengan menggandeng
satu wakil Indonesia dalam pihak RSUD. Bank Darah di
kegiatan pertukaran informasi desa Pengejek Jongat Lombok
antar pemimpin desa tingkat Tengah, bisa jadi merupakan
ASEAN akhir 2015 silam. yang pertama di Indonesia.
Kegiatan itu dipusatkan di kota Bank Darah ini mendata
Nanning di Tiongkok. Dihadiri
puluhan pemimpin desa dari
seluruh negara ASEAN

72 Pujian memang selayaknya kita 73
berikan terhadap kinerja
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA pemimpin yang menonjol. Juga PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
kepada TGB yang telah
TGB - Nomic memimpin NTB hampir 10 “Saya kira NTB kini memang
dan NTB tahun ini. Tetapi kritikan pun menjadi Provinsi yang kian
tetap harus dikemukakan diperhitungkan dalam skala
Suara NTB, Mei 2016 sebab persoalan dan tantangan nasional. Peran TGB membawa
M. Firmansyah Doktor Ekonomi Pembangunan Unram masihlah sangat besar. Kritikan NTB hingga ke posisi saat ini
menjadi pengingat bahwa kerja tentu saja besar. Ia pemimpin
Gubernur NTB M. dengan judul “Tuan Guru dan kerja masih wajib yang terus bergerak mencari
Zainul Majdi, yang Bajang Meniti Jejak”. Lalu ditingkatkan. .
karib disapa Tuan Muklis Yusuf, wartawan senior peluang-peluang untuk
Guru Bajang (TGB) belakangan yang pernah memimpin Saya tidak mengenal dekat kemajuan daerah yang
makin dikenal di pentas Kantor Berita Antara menulis TGB. Seingat saya hanya dua
nasional. Sejumlah ulasan dengan headline “Zainul Majdi kali menghadap beliau secara dipimpinnya”.
tentang dirinya termuat di Pemimpin Yang Bekerja” formal, Pertama, sebagai
media nasional lalu tersebar anggota Dewan Riset Daerah TGB-Nomic
luas di dunia maya. Ketiga tulisan itu bernada (DRD) dan kedua, sebagai Sebagai ekonom, saya lebih
kurang lebih sama: apresiasi anggota Tim Penasehat
Dahlan Iskan menulis di harian terhadap TGB dan kinerjanya Investasi Pemerintah NTB.
Jawa Post dengan tajuk “Tuan sebagai gubernur NTB,
Guru dengan Masa Depan yang sekaligus harapan dan Dari pertemuan yang singkat
Panjang”. Nasihin Masha, keyakinan bahwa negeri ini itu, kesan saya TGB orang yang
pemimpin redaksi harian masih memiliki stok calon cepat belajar menangkap hal-
Republika menulis di korannya pemimpin muda masa depan. hal baru. Tutur kata dan gerak
gerik bahasa tubuhnya terjaga.
Ia cendrung bukan tipe
pemimpin yang mengambil
keputusan dengan tergesa-
gesa.

74 mengatakan TGB kurang pasar potensial untuk 75
memberi perhatian pulau perdagangan besar, penduduk
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Sumbawa harus ditepis dengan yang tidak lebih dari satu juta PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
kerja nyata dan terencana. kurang menguntungkan bagi
nasional. Peran TGB membawa Bentuk kerja 2-3 tahun ini pencari rente bisnis di pulau infrastruktur perdagangan
NTB hingga ke posisi saat ini menurut saya adalah itu. Sungguh-pun begitu, terbangun, jasa-jasa tumbuh
tidaklah kecil. Ia pemimpin merealisasikan SAMOTA Pulau Sumbawa kaya sumber menggeliat, perputaran uang
yang terus bergerak mencari sebagai Marine Industrial daya alam dan dapat menjadi yang demikian kencang akan
peluang-peluang untuk Cluster di NTB. Karena di sana syarat terbangunnya industri mendorong tumbuhnya bisnis-
kemajuan daerah yang langkah awal pembangunan berbasis bahan baku. bisnis baru.
dipimpinnya. ekonomi pulau Sumbawa
diletakkan, di sana Kenapa Lombok lebih maju Cerita kedua kedekatan
Nah, dalam konteks terpenuhinya syarat pusat dari pulau Sumbawa? Lombok dengan Bali sebagai
percepatan investasi, TGB pertumbuhan yang terbangun Pertanyaan ini tidak bisa pusat pertumbuhan wisata
harus benar-benar mendorong natural advantages dan dijawab dengan program nasional juga menguntungkan
kawasan Mandalika segera knowledge spillovers. pemerintah, pemerintah tidak Lombok, karena ketika Bali
direalisasikan, walaupun kita cukup modal membangun dan jenuh maka muara ekonomi
tahu mengurai benang kusut Di samping itu, TGB sebagai merawat keberlanjutan akan mengaliri wilayah
Mandalika bukanlah perkara pemimpin NTB perlu terus ekonomi di setiap wilayahnya. terdekatnya, yaitu Lombok.
mudah. Kemudian selanjutnya memberi perhatian di setiap
menyasar pembangunan jengkal tanah NTB. Dari ujung Seperti yang dipahami, aktor NTB memiliki kareteristik
SAMOTA dan Teluk Bima barat sampai ujung timur, pembangunan terdiri dari spasial wilayah yang reatif
sebagai kesempatan ujung utara sampai ujung pemerintah daerah, pengusaha lengkap. Ada kawasan eko-
berikutnya. selatan. Memberi perhatian lokal (entrepreneur), investor wisata, kawasan industri,
kepada kawasan-kawasan yang asing dan masyarakat. Lombok kawasan perdagangan dan
Mencetak Sejarah kurang menguntungkan secara terbangun secara autopilot kawasan transit. Di dua pulau
Kepemimpinan geospasial adalah upaya paling oleh investasi asing dan bisnis ada kawasan hinterland dan
Kepemimpinan TGB efektif minimal yang perlu dilakukan daerah, tidak banyak karena ada daerah pheryperi. Semua
tinggal 2-3 tahun lagi. Oleh pemimpin. Tidak ada cara lain pemerintahnya. perlu sentuhan, semua perlu
karena itu saya kira TGB perlu selain dorong mereka untuk sinergi. Saya yakin TGB bisa
menggenapi upayanya terus berkreasi, menjaga modal Cerita itu berawal dari melakukannya.
mensejahterakan dua pulau di sosial yang selama ini keunggulan spasial pariwisata,
NTB, yaitu Sumbawa dan terbangun. sehingga terbangun kawasan- TGB adalah pemimpin baik,
Lombok sebagai satu sejarah kawasan wisata kelas dunia, dan pujian yang datang dari
kepemimpinan TGB. Pulau Sumbawa bukanlah hotel-hotel terbangun, luar bukanlah isapan jempol
belaka. TGB telah berupaya
Suara-suara miring yang maksimal membangun NTB
dengan baik. Di tahun-tahun
akhir kepemimpinan, TGB

76 77

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

perlu menggenapi untuk Gubernur Santri
membereskan dan merapikan Zainul Majdi Termasuk
berbagai pembangunan
kawasan yang belum tuntas, Reformis Muda
minimal meletakan dasar-
dasarnya dan membersihkan Kompasiana, 3 Maret 2014
jalan untuk dilanjutkan
dikemudian hari oleh Deliana Setia
pemimpin NTB berikutnya.
Gubernur NTB, Zainul Bandung Ridwan Kamil, dan
Sejarah akan mencatat dengan Majdi, termasuk salah Walikota Makassar Ramdhan
tinta emas langkah daan satu pemimpin muda Pomanto.
kebijakan TGB, dan semoga yang hadir dalam acara Forum
langkahnya akan berlanjut ke Terbuka bertema “Reformis Nama Basuki Tjahaja Purnama
pentas nasional mengingat Hibrida-Reformis Horizontal” dan Ridwan Kamil sudah
usianya yang masih muda dan yang digagas oleh mantan banyak diberitakan di media
kapasitasnya yang memadai. Duta Besar RI untuk Amerika dan dikenal luas oleh publik.
Segenap masyarakat NTB, Serikat, Dino Patti Djalal di Tidak demikian halnya dengan
tentunya sepenuh hati Jakarta, Sabtu (1/3/2014). Zainul Majdi. Namanya
memberikan dukungan dan Pemimpin muda lainnya antara bergaung baru sebatas di
doa untuk TGB, ia salah satu lain, Bupati Banyuwangi daerah yang dipimpinnya. Di
“permata” dari NTB. Abdullah Azwar Anas, Wakil tingat nasional tak banyak
Gubernur DKI Basuki Tjahaja yang mengenalnya. Tidak ada
Purnama, Walikota Bogor Bima salahnya jika kita tengok rekam
Arya Sugiarto, Walikota jejaknya.

78 Muda, santri dan Majdi mengungkapkan dunia 79
berpendidikan tinggi Jurusan politik memiliki tantangan
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Tafsir Hadits dan Alquran yang luar biasa. Temasuk PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
Universitas Al Azhar, Kairo, didalamnya mengelola
“Sosok Majdi yang seorang Mesir, tak ayal membuat Majdi birokrasi "Awal saya terpilih, dating ke NTB. Jumlah
ulama memberikan warna yang menjadi perhatian. Ia punya saya kumpulkan para pejabat. kunjungan wisatawan terus
berbeda dalam jajaran birokrasi potensi besar untuk jadi Saya ceramahi tentang surga meningkat dari tahun 2010
“bintang” di pentas nasional. neraka, tapi mereka ngantuk. yang hanya sekitar 500.000
di NTB. Pada pertemuan Majdi juga dikenal dengan Namun, suatu ketika saya orang, naik menjadi 750.000
bersama pemimpin reformis nama Tuan Guru Bajang (TGB). kumpulkan lagi, saya orang tahun 2011 dan tahun
muda, Majdi mengungkapkan, Tuan Guru adalah sebutan di sampaikan, sebentar lagi kita 2012 telah menembus satu juta
kalangan masyarakat Suku lakukan mutasi. Mereka wisatawan.
"Tidak semua hal bisa Sasak di Pulau Lombok untuk langsung semangat", paparnya.
diselesaikan dengan pendekatan seorang ulama. Majdi Semoga makin banyak
merupakan cucu ulama paling Hasil nyata sentuhan bermunculan tokoh-tokoh
kultural. Ada yang harus karismatik di Lombok, yaitu kepemimpinannya terlihat muda yang menginspirasi.
sistemik. Karena itulah saya Almagfurullah Syekh TGKH cukup nyata. Sektor pariwisata Saatnya pula kita turut
terima ajakan masyarakat masuk Zainuddin Abdul Majid atau misalnya, berkembang cukup memberitakan tokoh-tokoh
kontestasi Gubernur NTB," yang dikenal dengan sebutan pesat setalh lama mati suri. unggulan agar dapat
Tuan Guru Pancor. Beroperasinya Bandara menginspirasi tokoh lainnya.
ujarnya. Internasional Lombok, Tidak perduli dari mana atau
Sosok Majdi yang seorang membuka akses pelancong dari partai mana mereka
Prestasi yang diraih gubernur ulama memberikan warna yang berasal. Asal untuk kemajuan
Zainul Majdi cukup berbeda dalam jajaran negeri dan kesejahteraan
mengagumkan. Ia terpilih birokrasi di NTB. Pada masyarakat, untuk Indonesia
menjadi gubernur Nusa pertemuan bersama pemimpin yang lebih baik.
Tenggara Barat pada 2008, reformis muda, Majdi
ketika masih berusia 36 tahun. mengungkapkan, "Tidak
Ia lahir di Pancor, sebuah kota semua hal bisa diselesaikan
santri di kabupaten Lombok dengan pendekatan kultural.
Timur, pada 31 Mei 1972. Kini ia Ada yang harus sistemik.
sedang menjalani amanah Karena itulah saya terima
sebagai Gubernur NTB untuk ajakan masyarakat masuk
periode kedua (2013-2018). Itu kontestasi Gubernur NTB,"
jelas menyiratkan besarnya ujarnya.
kepercayaan rakyat NTB atas
kepemimpinannya.

90 adalah Asma Nadia, Jusuf 91
Kalla, Joko Widodo, Soelaiman
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA Budi Sunarto, Tuan Guru PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
Zainul, Ustad Fadzlan, , dan
Gubernur NTB Zulkifli Hasan. kampung ke kampung seusai
menyelesaikan studi S-1 di al-
Tokoh Apa persisnya yang telah Azhar. Tak heran bila
Perubahan 2010 mereka lakukan sehingga kemudian gelar tuan guru
terpilih menjadi Tokoh melekat padanya. Tuan guru
www.koran.republika.co.id, 31 Maret 2011 Perubahan Republika? Selama adalah gelar yang diberikan
sepekan ini, kami akan oleh masyarakat Lombok
Tancap gas, itulah yang dilakukan Tuan Guru Zainul Majdi, menurun kan kisah perjuangan kepada seseorang yang
gubernur Nusa Tenggara Barat setelah dilantik. Dia seorang mereka dalam melakukan memiliki ilmu agama tinggi,
gubernur termuda, 36 tahun. Pertumbuhan ekonomi NTB perubahan. Kami mulai dari yakni ulama.
terdongkrak naik dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi M. Zainul Majdi, Gubernur
nasional. NTB. Oleh karena usianya masih
muda, tambahan kata bajang
Sejak 2005 Republika masyarakat melalui tindakan Lahir dan besar di kalangan (dari bahasa Sasak) pun
selalu memilih tokoh- konkrit yang benar-benar pesantren telah membawa melekat pada dirinya sehingga
tokoh yang telah membawa aura positif. Zainul Majdi kaya akan ilmu menjadi tuan guru bajang
membuat perubahan. Mereka agama Islam. Setelah (TGB). Dunia dakwah bukan
yang terpilih merupakan sosok Pada tahun ini, Republika menjalani sekolah dasar umum hal yang asing bagi Zainul.
yang setidaknya sangat kembali memilih Tokoh di Mataram, Nusa Tenggara Kakeknya, Tuan Guru Haji
dibutuhkan bangsa ini. Mereka Perubahan 2010. Dari sekian Barat, selama enam tahun, dia Zainuddin Abdul Madjid,
dengan segenap kemampuan banyak calon potensial, kemudian menghabiskan masa adalah ulama besar dan pendiri
dari bidang yang digelutinya akhirnya terjaring tujuh Tokoh studinya dengan mempelajari Nahdlatul Wathan yang
berusaha untuk memberikan Perubahan yang terbaik dari ilmu agama mulai dari tingkat merupakan organisasi sosial
semacam “pencerahan” kepada yang terbaik. Mereka itu dasar di Lombok, sampai keagamaan dan pendidikan
master di Universitas al-Azhar, berpengaruh luas di Pulau
Kairo, Mesir. Lombok dan Sumbawa.

Berbekal dengan ilmu agama Sebagai tokoh agama sekaligus
yang dikantonginya, pada 1997, tokoh masyarakat, kakeknya
dia memutuskan menjadi menjadi anggota Konstituante
mubaligh, berdakwah dari mewakili NTB dari unsur
Masyumi. Adalah Yusril Ihza
Mahendra, pendiri dan mantan
ketua umum Partai Bulan
Bintang (PBB), yang

92 menjadi lembaran baru dalam pelaksanaan tugas sebagai 93
hidup Zainul yang resmi gubernur,” jelasnya.
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA dilantik menjadi gubernur PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
NTB periode 2008-2013. Teladan sang Kakek
mengajaknya untuk juga Perjalanan karier Zainul, mulai menekankan keislaman
berkiprah di politik. “Proses pemikiran saya dari tuan guru hingga menjadi sekaligus kebangsaan. “Bagi
sebelum memastikan maju gubernur diakuinya banyak beliau, keduanya bagai dua sisi
”Kakekmu adalah tokoh dalam pencalonan kurang terinspirasi dari sosok mata uang. Nahdlatul Wathan
Masyumi dan beliau anggota lebih enam bulan. Pada tiga kakeknya yang merupakan yang didirikannya
Konstituante. Jadi, ayo kau juga bulan pertama saya bertanya tokoh masyarakat NTB. “Beliau memperjuangkan agama dan
bergabung dengan kami untuk kepada tokoh-tokoh agama dan itu tak pernah berhenti juga bangsa. Tak ada dikotomi.”
menjadi wakil rakyat di DPR,” masyarakat NTB. Lalu, pada mengajar sampai wafatnya di
kata Zainul, mengingat tiga bulan berikutnya saya usia ke-102 tahun. Ini juga yang “Dan tentu saja peran ayah dan
kembali ucapan Yusril yang tanya lagi kepada mereka menginspirasi saya terjun ke ibu saya (HM Djalaluddin SH
kemudian diikutinya dan apakah memang pencalonan dunia pendidikan dan dan Hj Siti Rauhun Zainuddin
mengantarnya ke kursi DPR saya ini benar-benar datang dakwah,” katanya. Abdul Madjid) secara langsung
periode 2004-2009. dari aspirasi masyarakat. sangat besar. Di mata saya,
Setelah mendapat jawabannya Zainul juga terkesan dengan ayah adalah seorang birokrat
PBB adalah partai yang berdiri maka saya bismillah maju,” prinsip pengajaran dari yang menempatkan jabatan
di era reformasi dan ucap Zainul. kakeknya yang disebutnya pada dirinya sebagai lahan
mengklaim sebagai partainya sebagai filosofi matahari: pengabdian. Insya Allah
warga Masyumi. Kursi dewan Meski telah menjadi gubernur, menyinari sekaligus menjadi pedoman buat saya,”
hanya didudukinya selama kegiatan dakwah tetap menggerakkan. Menyinari kata Zainul. “Sedangkan umi
empat tahun. Sebelum habis dijalankannya. Hari libur di dimaknai memberi pencerahan adalah seorang perempuan
masa keanggotaannya di akhir pekan hampir selalu diisi kepada orang lain, sementara yang daya juangnya luar biasa,”
parlemen, Zainul mengikuti oleh Zainul untuk berceramah menggerakkan adalah lanjut anak ke-3 dari enam
kontestasi pemilihan kepala di pengajian-pengajian. “Latar membuat orang lain terdorong bersaudara ini.
daerah (pilkada) langsung belakang saya kan ustaz, jadi untuk melakukan sesuatu yang
gubernur NTB pada Juli 2008. ya harus tetap berceramah di bermanfaat. Dalam keluarga besarnya,
Ia berpasangan dengan Badrul luar tugas sehari-hari. Hal ini Zainul tidak sendirian
Munir, mantan birokrat di saya syukuri, karena inilah Selain itu, lanjut Zainul, berkarier hingga menjadi
NTB. kesempatan saya untuk keterkesanannya pada sosok pejabat publik. Kakak
berkomunikasi langsung sang kakek adalah prinsip tertuanya, Hj Siti Rochmi,
Keduanya diusung oleh PBB dengan masyarakat. Sisi pengajarannya yang adalah ketua DPRD Lombok
dan PKS. Mereka akhirnya baiknya seperti itu, membantu Timur. Sedangkan kakak
mendapat dukungan suara nomor duanya, M Syamsul
rakyat terbanyak dibandingkan Lutfi, adalah wakil Bupati
ketiga pasangan calon lainnya. Lombok Timur (2008-2013).
Rabu, 17 September 2008, “Dialah (Syamsul) yang

94 95

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

menurut saya punya talenta (nasional 6,7 persen). TGB :
politik,” kata Zainul.
Atas pencapaian-pencapaian Panglima Wilayah yang
Menorehkan Prestasi itu, beberapa penghargaan
Dua setengah tahun diterimanya. “Penghargaan itu ''Masagi''
memimpin NTB, Zainul diberikan kepada saya sebagai
banyak memberikan prestasi. ex officio gubernur. Bukan Kompasiana, 3 Maret 2014
Angka kemiskinan berkurang karena kapasitas pribadi, tapi
2,36 persen atau rata-rata 1,2 masyarakat NTB secara Deliana Setia
persen per tahun. Sebagai kolektif,” ujarnya merendah.
perbandingan, penurunan Tayangan wawancara sebuah medan magnet yang
angka kemiskinan nasional Masih banyak memang antara Gubernur kuat begitu terasa, saat orang
masih di bawah satu persen pekerjaan rumah bagi Zainul, Provinsi NTB, Dr. TGH. nomor satu di Provinsi NTB ini
setahun. “Untuk bisa turun terutama dalam mengentaskan M. Zainul Majdi, dengan Najwa menjawab pertanyaan-
hingga dua persen setahun angka kemiskinan di Sihab di meja Mata Najwa, 26 pertanyaan Najwa Shihab.
memang masih berat, tapi kita daerahnya. Namun, dia yakin Oktober 2016, masih lekat Kharisma “Panglima Wilayah”
mengarah ke sana,” kata itu bisa dituntaskannya secara dalam ingatan kita. Tayangan NTB ini memang beda,
lulusan S1 hingga S3 perlahan. “Saya optimistis yang menyedot perhatian saya sepertinya memiliki kedalaman
Universitas al-Azhar, Kairo, dengan masa depan NTB,” ujar dan penonton di studio salah ilmu.
Mesir, ini. Zainul. Maka pantaslah apa satu stasiun televisi swasta di
yang menjadi usahanya selama Indonesia. Ketika seorang Kiyai/Tuan
Dalam pemerintahannya yang ini mengentaskan kemiskinan Guru menjadi “Komandan
baru setengah periode, Tuan di NTB mendapat apresiasi Tanpa bermaksud Daerah”, energinya memang
Guru Bajang (TGB) sapaan dari Republika sebagai tokoh mengabaikan dua narasumber berbeda. Meraih dua hal
akrab zainul juga berhasil Perubahan untuk tingkat lainnya (Bupati Banyuwangi sekaligus, sebagai pemimpin
mengangkat pertumbuhan nasional. dan Walikota Makasar), struktural dan kultural. Sebuah
ekonomi NTB yang di atas
rata-rata nasional per tahunnya
yakni 11,3 persen (nasional
enam persen). Tingkat
pengangguran juga bisa
ditekan di bawah rata-rata
nasional yakni 5,6 persen



98 99

IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti

Menyiapkan Diri untuk Di NTB, TGB adalah seseorang memimpin NTB. Ia mungkin
dengan popularitas yang akan teringat sebuah hari di
“Move On”dari TGB mengagumkan. Tapi di level tanggal 17 September 2008,
nasional, harus diakui bahwa ketika ia mencium tangan
Suara NTB, 8 November 2016 popularitas TGB belum cukup Umi-nya, Hj. Siti Rauhun ZAM,
besar. Berbeda misalnya usai dilantik sebagai Gubernur
Mohammad Azhar dengan Fahri Hamzah yang – NTB.
terlepas dari baik atau buruk
Setelah tertunda cukup Kecintaan orang NTB terhadap persepsi orang terhadapnya – Pada saat itu, TGB tidak lagi
lama dan sempat bikin TGB adalah fanatisme sosial, sudah berulangkali jadi sensasi akan berada di panggung
banyak orang kecele, sekaligus fanatisme politik nasional. utama NTB. Seseorang yang
siaran talkshow Mata Najwa yang cukup mudah bukan bernama Dr. TGH. M.
yang menampilkan TGB dilogikakan. TGB menyimpan Dalam konteks inilah TGB Zainul Majdi akan menduduki
akhirnya tayang juga, Rabu 26 perpaduan personal-personal akan menjalani sebuah uji kursi yang biasa ia duduki di
Oktober 2016 malam. Dan yang cukup komplet dalam coba. Bagi sebagian orang, kantor Gubernur NTB. Sang
seperti diperkirakan satu sosok. Ia seorang ulama, kolam bernama NTB memang pengganti, akan memasuki
sebelumnya, tampilnya TGB di guru, pemimpin formal sudah tidak cukup besar bagi sebuah lingkaran baru, dimana
tayangan ini langsung jadi sekaligus pemimpin informal, TGB. Ia perlu dibawa keluar, sorotan lampu mengarah
topik yang ramai. sekaligus politisi dan sekaligus bertarung dengan ikan-ikan kepadanya. Jika skenario yang
tokoh muda. yang lebih besar di sebuah dibicarakan orang-orang
Di episode berjudul kolam bernama Indonesia. berjalan lancar, TGB sendiri
“Komandan Daerah” itu, TGB Tampil di Mata Najwa tentu Melihat TGB di Mata Najwa, akan memasuki sebuah dunia
tidak sendirian. Walikota bukan satu-satunya anda melihat seseorang yang baru, dimana lampu-lampu
Makassar, M. Ramdhan penampilan TGB di media sedang mencelupkan sebagian sorotnya jauh lebih tajam dan
Pomanto dan Bupati nasional yang punya cakupan kakinya untuk menjajaki menyilaukan.
Banyuwangi, Abdullah Azwar pemirsa dalam jumlah besar. kedalaman air.
Anas juga jadi bintang tamu. Sebelumnya, dia juga sempat Saat itu terjadi, siapkah para
Keduanyatentu juga punya tampil di banyak acara Potret ini akan menggeser pecinta TGB untuk move on ?
reputasi yang mengagumkan. bincang-bincang di televisi. pikiran kita ke suatu hari di
Tapi bagi orang NTB, TGB Tapi penampilannya di Mata tahun 2018 nanti. Saat itu, TGB Selain kompleksitas status dan
adalah alasan utama mereka Najwa ini tampaknya sesuatu akan melambaikan tangan predikat yang melekat di
menonton tayangan itu. yang berbeda. kepada orang-orang. Mungkin dirinya, TGB memang punya
ia akan sedikit menundukkan talenta yang “berbahaya”. Ia
kepala, sekejap mengenang bisa mengendalikan massa.
kembali kejadian demi Saya menduga ini talenta yang
kejadian selama 10 tahun menurun dari kakeknya. Saya

100 “Tentu saja, TGB adalah TGB. Ia Sudah berapa banyak mata 101
selamanya akan memiliki yang tertambat kepada sosok
IKHTIAR Tiada Henti PERCIKAN MEDIA tempat tersendiri di hati karismatiknya? Adalah wajar PERCIKAN MEDIA IKHTIAR Tiada Henti
masyarakat NTB. Namun, jika orang sulit move on dari
ingat betul sebuah kejadian seseorang yang dirinya. untuk menjadi lebih baik dari
saat kampanye TGB di menggantikannya, punya TGB jika diberi kesempatan.
Lapangan Umum Mataram, tanggung jawab untuk bisa Saya jadi menghawatirkan Melakukan hal-hal yang hebat
tahun 2008 silam. menjadi kesayangan baru nasib Gubernur NTB 2018 di NTB tidaklah sesulit
nanti. Dia mungkin akan mendamaikan Tom dengan
Massa pendukung TGB kala itu masyarakat NTB. Satu-satunya banyak berhadapan dengan Jerry.
begitu sesak. Harun Al Rasyid, cara adalah dengan menjadi cibiran seperti ini : “Huh, coba
mantan Gubernur NTB yang lebih baik dari TGB atau dulu waktu zaman Orang-orang yang punya
saat itu menjadi salah seorang minimal tidak terlalu jauh TGB..”Kekhawatiran itulah potensi untuk menjadi kekasih
pendukung TGB memberikan kualitasnya dari TGB…” yang sejak sekarang harus baru orang NTB itu, sekarang
pidato yang berapi-api. Pidato dicarikan jawabannya. Jika sudah muncul ke permukaan.
Harun membuat massa TGB sudah mampu melakukan move on dari TGB adalah Bahkan, TGB sendiri meyakini,
terbakar. Mereka mulai hal-hal demikian di usia yang perkara yang sulit, maka sudah ada yang bisa memimpin NTB
menampakkan tabiat manusia kala itu sekitar 36 tahun. Besar menjadi tugas masyarakat NTB lebih baik dari dirinya.
dalam kerumunan : liar dan kemungkinan, kemampuan itu untuk mendorong tampilnya
sulit dikendalikan. Beberapa sudah ia kuasai sejak usia yang seseorang yang bisa membuat Tugas masyarakat NTB
orang mendorong-dorong lebih muda lagi. Bakat terbesar hal itu tidak sulit. sekarang tinggal mengambil
pagar hidup yang membatasi TGB memang terletak pada kaca pembesar yang punya
jalur naik menuju panggung. kemampuan bicaranya yang Tentu saja, TGB adalah TGB. Ia fitur zoom in dan zoom out.
Polisi mulai bersiap untuk mengagumkan. selamanya akan memiliki Namun, pekerjaan ini tentu
sesuatu yang tidak diharapkan. tempat tersendiri di hati tidak gampang. Jika hanya
Lalu tampillah TGB. Tidak mengherankan jika masyarakat NTB. Namun, melihat “bungkus” atau
setelah sepuluh tahun berlalu, seseorang yang “kemasan” para calon
“Mari kita hadirkan Allah di perpisahan dengannya akan menggantikannya, punya pemimpin, kita tinggal
hati kita,” ujarnya. Ia membuat banyak pendukung tanggung jawab untuk bisa membuka Google dan
mengucapkannya dengan fanatiknya patah hati. Sudah menjadi kesayangan baru mengetik nama. Namun,
tenang. Lalu melanjutkan berapa banyak orang yang masyarakat NTB. Satu-satunya untuk melacak “isi” dari orang-
membaca beberapa ayat Al dibuai pidato-pidatonya? cara adalah dengan menjadi orang tersebut, dibutuhkan
Quran. Saya takjub melihat lebih baik dari TGB. Saya lebih dari sekedar mesin
massa yang tadinya mulai liar, meyakini, beberapa orang pencari.
tiba-tiba berubah sikap seperti mampu melakukannya. Orang-
kumpulan ilalang di tengah orang itu, punya peluang Kemauan untuk mendalami
padang. Tenang dan sepoi- rekam jejak para calon
sepoi. pemimpin. Hal inilah yang
sering absen dari proses
berdemokrasi kita. Para


Click to View FlipBook Version