DI SUSUN OLEH KELOMPOK 3
Adel foura julianty
Adis alya putri
Gea anandita
Mega asri dewi
Reza zalfa meyra
Latar belakang
Thomas Stamford Raffles lahir pada 5
juli 1781 di atas kapal Ann , dilepas
pantai Port Morant, Jamaika. Pada
tanggal 18 september 1811 adalah
tanggal di mulainya kekuasaan inggris
di hindia. dan ia diangkat secara resmi
oleh Gubernur Jenderal Lord Minto
sebagai penguasa nya.
ia menjadi Letnan Gubernur Hindia
Belanda (1811-1816) dan Letnan
Gubernur Bencoolen (1818-1824).
RAFFLES DI HINDIA BELANDA
Thomas Stamford Raffles adalah kiprah Gubernur Jenderal Hindia-Belanda pada tahun (1811-1816). Raffles
yang kala itu berusia 30 tahun berhasil meyakinkan kongsi dagang Inggris, East India Company (EIC) bahwa
jawa adalah "Tanah Harapan". Pada akhirnya, mimpi Raffles menginjakkan kaki ke bumi Nusantara terwujud.
Lord Minto,atasan Raffles berniat untuk mengusir Belanda dari Batavia. Sebagai bentuk keseriusan, 12.000
angkatan perang diterjunkan ke pelabuhan Cilinghing. Angkatan perang Inggris kala itu terdiri dari resimen
Eropa dan India. dalam beberapa hari, kompeni takluk dibawah resimen itu. Demi mengukuhkan
kemenangan atas Hindia-Belanda, bendera Inggris langsung di kibarkan di pinggir wilayah laut Batavia. saat
itupula secara resmi Lord Minto mengangkat Thomas Stamford sebagai Gubernur Jenderal Hindia-Belanda.
Sewaktu Raffles menjabat sebagai penguasa Hindia Belanda, ia telah
mengusahakan banyak hal, yang mana di a- ntara lain sebagai berikut :
-Mengintroduksi otonomi terbatas
-Menghentikan perdagangan budak
-Mereformasikan sistem pertahanan pemerintah kolonial belanda
-Menyelediki flora dan fauna Indonesia
-Meneliti peninggalan-peninggalan kuno seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Sastra
Jawa serta banyak hal lainnya.
Langkah -langkah raffles
di bidang pemerintahan :
• Membagi Pulau Jawa menjadi 16 1. Bidang
karesidenan (1964) Pemerintahan
• Mengubah sistem pemerintahan yang
semula dilakukan oleh penguasa pribumi
menjadi sistem pemerintahan kolonial yang
bercorak Barat.
• Bupati-bupati atau penguasa-penguasa
pribumi dilepaskan kedudukannya yang
mereka peroleh secara turun-temurun.
• Sistem juri ditetapkan dalam pengadilan.
2. Bidang Petani diberikan kebebasan untuk menanam
Ekonomi dan
Keuangan ,tanaman ekspor sedangkan pemerintahnya
berkewajiban membuat pasar untuk
merangsang petani menanam tanaman ekspor
.yang paling menguntungkan Penghapusan
( )pajak hasil bumi contingenten dan sistem
( )penyerahan wajib verplichte leverantie yang
sudah diterapkan sejak zaman Pemerintahan
.Herman Willem Daendels Karena Herman
Willem Daendels berorientasi pada besar
. -kecilnya kesalahan Badan badan penegak
hukum pada masa SirThomas Stamford Raffles
:sebagai berikut
- ,Court of Justice terdapat pada setiap
.residen
- , .Court of Request terdapat pada setiap divisi
- .Police of Magistrate
(Penghapusan kerja rodi kerja 3. Bidang
)paksa dan penghapusan Sosial
,perbudakan tetapi dalam
praktiknya ia melanggar
- ,undang undangnya sendiri
dengan melakukan kegiatan
.sejenis perbudakan Peniadaan
( ),pynbank disakiti yaitu
hukuman yang sangat kejam
dengan melawan harimau
( )Ungkapan
4. Bidang Ilmu a. Ditulisnya buku berjudul History of Java
Pengetahuan di London pada tahun 1817 dan dibagi dua
jilid
b. Ditulisnya buku berjudul History of the
East Indian Archipelago di Edinburgh pada
tahun 1820 dan dibagi tiga jilid
c. Raffles juga aktif mendukung
Bataviaach Genootschap, sebuah
perkumpulan kebudayaan dan ilmu
pengetahuan
d. Ditemukannya bunga Rafflesia Arnoldi
e. Dirintisnya Kebun Raya Bogor
f. Memindahkan Prasasti Airlangga ke
Calcutta, India sehingga diberi nama
Prasasti Calcutta
Inggris pertama kali tiba di Batavia pada 4 Agustus 1811. Di bawah
pimpinan Thomas Stamford Raffles, Inggris merebut seluruh
kekuasaan Belanda di Indonesia. Berdasarkan situs resmi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,
perebutan kekuasaan Belanda di Indonesia ditandai dengan
Perjanjian Tuntang pada 18 September 1811.
Pemerintah Raffles di Indonesia cenderung mendapat tanggapan positif
dari para raja dan rakyat Indonesia, karena:
- Kerajaan dan rakyat Indonesia tidak menyukai pemerintahan Daendels
yang seenaknya dan sangat kejam.
- Ketika masih berada di Malaysia, Raffles beberapa kali melakukan misi
rahasia kerajaan-kerajaan anti Belanda di Indonesia, seperti Palembang,
Banten, dan Yogyakarta.
- Raffles berjanji akan memberikan hak-hak lebih besar kepada kerajaan-
kerajaan tersebut.
- Sebagai seorang liberalis, Raffles memiliki kepribadian yang simpatik. Ia
menjalankan politik murah hati dan sabar meski dalam praktiknya
berlainan.
Kekuasaan Inggris di Indonesia ini diwakili oleh kongsi dagang Inggris bernama East
Indian Company (EIC) yang berkedudukan di Kalkuta, India. selama masa
pemerintahannya, Raffles sangat menekankan asas-asas liberal yaitu kebebasan,
kesetaraan derajat manusia dan supremasi hukum.
Berikut ini kebijakan Raffles seelama di nusantara:
1. Menghapus tanam paksa dan melarang perdagangan budak.
2. Memberi kebebasan kepada rakyat untuk menentukan tanaman yang ditanam
3. Menghapus pajak hasil bumi (contingenten) dan sistem penyerahan wajib (verplichte leverantie)
yang sudah diterapkan VOC.
4. Memperkenalkan sistem sewa tanah (landrent).
5. Pemungutan pajak sewa tanah dilakukan per kepala
6. Bupati diangkat sebagai pegawai pemerintah dan jabatan yang diwariskan secara turun-temurun
dihapuskan.
7. Membagi pulau Jawa menjadi 16 keresidenan. Sistem ini berlangsung sampai 1964.
8. Membentuk sistem pemerintahan dan sistem peradilan yang mengacu pada sistem yang
dilaksanakan di Inggris.
Sumbangan positif Raffles terhadap
Indonesia :
1. Membagi Jawa menjadi 16 Keresidenan
tujuannya adalah untuk mempermudah pemerintah melakukan pengawasan terhadap daerah - daerah yang
di kuasai
2. Susunan pengadilan Inggris (1812)
thomas stamford raffles mengeluarkan maklumat yang mengubah susunan pengadilan mengikut
susunan pengadilan Eropa
3. Buku The History Of Java
Buku sejarah pulau Jawa adalah buku karangan Thomas Stamford Raffles. diterbitkan (1817). menggambarkan
keadaan penduduk pulau jawa, adat istiadat, keadaan geografi, bahasa dan agama
4. Kebun Raya Bogor
Indonesia memiliki keankeragaman flora yang sangat banyak dan memukau, karna keunikan flora yang dimiliki
maka raffles mendorong pembukaan Kebun Raya Bogor
5. Bunga Bangkai ( Rafflesia Arnoldi)
Thomas stamfprd raffles bersama asistennya, Joseph Arnoldi adalah orang yang menemukan bunga bangkai
raksasa di hutan belantara, Bengkulu (1818).
Beberapa dampak buruk kebijakan pemerintahan Inggris bagi rakyat Indonesia di
antaranya:
1.
- .Raffles menganggap sistem sewa tanah atau pajak tanah adalah satu satunya pemilik tanah yang sah yaitu pemerintah
sehingga rakyat menjadi penyewa dan diwajibkan membayar pajak sewa tanah
2. Persaingan tidak sehat Pengusaha pribumi dengan modal kecil akan kalah bersaing dengan pedagang besar atau yang memiliki
.modal besar
3. . -Pengekangan kekuasaan kerajaan Inggris menganggap bahwa kemandirian atau kekuasaan kerajaan kerajaan
.dan kedaultannya akan membahayakan posisi Inggris di Nusantara
, ,Sehubungan dengan rule of law Raffles memperingatkan raad van justitie bahwa penggunaan kekuatan yudikatif adalah
.tindakan yang tidak pantas dari lembaga yang seharusnya memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat Raffles
.mengakui bahwa Daendels yang telah membawa suatu perubahan ke arah pengadilan terbuka untuk umum Untuk mengatasi
, ,kesulitan keuangan Raffles meniru tindakan Daendels dengan menarik peredaran uang kertas yaitu menjual tanah di sekitar
, , , . 25 1813,Priangan Kerawang Semarang dan Surabaya kepada umum Pada tanggal
Januari secara resmi penjualan tanah
.dimulai
Pada masa pemerintahan raffles (1811-1816) telah dijual beberapa persil tanah diwilayah sekitar
Batavia,karawang,priangan,semarang,Surabaya,dan sukabumi. Alasan penjualan tanah itu
yakni negara sangat membutuhkan dana segar untuk kegiatan operasional pemerintahan.
Sehingga persoalan mengapa negara harus menjual tanah negara dalam mengatasi krisis
keuangan dan berapa luas tanah yang dijual oleh raffles tidak ada penjelasan detail dari
pemerintah.penjualan persil persil tanah di jawa barat, jawa tengah.dan jawa timur tidak murni
sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi krisis keuangan, tetapi justru menjadi ladang
korupsi dan kolusi.
RAFFLES, YANG SAAT ITU MENJABAT LETNAN GUBERNUR BENCOOLEN , MENDARAT DI
SINGAPURA PADA 29 JANUARI 1819. MENYADARI BESARNYA POTENSI PULAU YANG TERTUTUP
RAWA INI, IA PUN MEMBANTU UNTUK MELAKUKAN PERUNDINGAN DENGAN PENGUASA
SETEMPAT DAN MENJADIKAN SINGAPURA SEBAGAI POS PERDAGANGAN. TAK LAMA, KOTA INI
PUN BERKEMBANG SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN DAN TEMPAT PENYALURAN BARANG,
MENARIK IMIGRAN DARI TIONGKOK, INDIA, KEPULAUAN MALAYSIA, DAN LAINNYA.
Rafles di inggris juga merupakan pendiri dan ketua pertama
Zoological Society of London. Raffles dijadikan seorang
bangsawan pada tahun 1817. Dan meningga lsehari sebelum ulang
tahunnya yang ke – 45, pada 5 juli 1826 karena penentangan
perbudakan Rafles di singapura.