PENILAIAN STATUS GIZI
SECARA BIOKIMIA
Disajikan oleh SURIANI RAUF
2020
Penilaian biokimia
merupakan salah satu metode dalam
penilaian status gizi secara langsung
Pemeriksaan biokimia digunakan untuk
menilai status gizi yang memberikan
gambaran lebih tepat, objektif, dan hanya
dilakukan orang yang terlatih.
Hasil pemeriksaan biokimia tersebut
dibandingkan dengan standar normal yang
telah ditetapkan.
Apa sih Pemeriksaan biokimia
Pemeriksaan spsimen seperti Darah,
urine, rambut, feses, dll yang diuji di
Laboratorium mrenggunakan alat
khusus.
Data apa sih
yg dinilai
Pada umumnya yang
dinilai dalam penilaian
status gizi secara biokimia
antara lain, yaitu: zat besi,
vitamin, protein, dan
mineral.
• Mendeteksi Apa yah
kekurangan/
Kelebih
kelebihan zat gizi
lebih dini .
• Lebih objektif annya ?
Kekurangannya • Menggunakan alat khusus,
• Tenaga terlatih
• Sulit dilakukan dilapangan
• Membebani subjek,
sehingga subjek terkadang
menolak
Apa saja
dinilai
Pemeriksaan biokimia dilakukan terutama untuk
mendekteksi keadaan defisiensi zat gizi sub-
klinikal, artinya sudah mengalami kelainan biokimia
namun tanpa tanda-tanda atau gejala klinis,
sehingga sering digunakan untuk menggambarkan
tahap awal dari suatu penyakit atau kondisi,
sebelum gejala terdeteksi oleh pemeriksaan klinis
atau pemeriksaan laboratorium.
A. STATUS BESI • Status besi dapat menggambarkan
keadaan kekurangan besi secara langsung
sehingga dapat dipastikan intervensi yang
akan dilakukan.
• Penilaian status besi dari suatu populasi
sangat kritis karena kekurangan besi
adalah kekurangan yang sangat sering
dijumpai daripada kekurangan zat gizi
mikro yang lain baik di negara
berkembang maupun maju.
• Pemeriksaan besi dalam darah, Bagaimana Memeriksa
total iron binding capacity (TIBC) Kekurangan Zat Besi?
dan transferrin saturation atau
kejenuhan transferrin sangat
penting dilakukan untuk
memastikan bahwa anemia yang
diderita adalah karena kekurangan
besi bukan karena anemia infeksi
kronik, inflamasi atau penyakit
neoplastik kronik.
• TIBC sangat erat kaitannya
dengan konsentrasi kadar
transferrin. TIBC akan meningkat
ketika cadangan besi dipecah
dan masuk dalam darah
sehingga penyerapan besi juga
meningkat.
Transferin saturation atau kejenuhan tranferin
• Bila hasilnya <16% kejenuhannya maka menunjukkan
bahwa laju pengantaran besi tidak cukup untuk menjaga
sintesis hemoglobin secara normal.
Bagaimana cara penilaian hemoglobin seseorang?
• Analisa Hemoglobin untuk mengetahui konsentrasi Hb adalah dengan cara
cyanmethemoglobin adalah paling reliable, dengan jumlah darah yang diambil
hanya 0,02 ml dari jari manis tangan kiri (pembuluh darah Kapiler) yang tidak
banyak dipakai untuk kegiatan sehari hari.
• Di lapangan, pemeriksaan Hb dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang
mudah dibawa yaitu “Hemo Cue” menggunakan batere dan dan reagent yang
kering yang sudah dimasukkan dalam mikrocuvette untuk pengumpulan darah
langsung dan diukur sekaligus pada saat yang sama.
Batasan Hemoglobin Darah (Sumber: WHO, 1975) Batasan Anemia Menurut Kementerian Kesehatan
Kelompok Batas nilai Hb Kelompok Batas Normal
Bayi / balita 11 g/dl Anak balita 11 gram %
Usia sekolah 12 g/dl Anak Usia sekolah 12 gram %
Ibu hamil 11 g/dl Wanita dewasa 12 gram %
Pria dewasa 13 g/dl Laki-laki dewasa 13 gram %
Wanita dewasa 12 g/dl Ibu hamil 11 gram %
Ibu menyusui > 3 bulan 12 gram %
Kurang Energi Protein (KEP)
KEP merupakan keadaan di mana
seseorang kekurangan energi dan
protein. Dalam kaitannya dengan Kurang
Energi Protein (KEP), maka analisis
biokimia yang banyak diperhatikan
adalah menyangkut nilai protein tertentu
dalam darah atau hasil dari metabolit
dari protein yang beredar dalam darah
dan yang dikeluarkan bersama-sama
urin.
Penialain Status Protein
• Albumin Normal = 3,5-5 g/100 ml
• Globulin Normal = 1,5-3 g/100 ml
• Fibrinogen Normal =0,2-0,6 g/100 ml
Konsentrasi serum albumin dapat digunakan
untuk mengukur status protein
Batasan dan Interpretasi Kadar Serum Protein dan Serum
Albumin
Keterangan Keterangan
:
Nilai Prealbumin dalam kaitannya dengan Status Gizi Menurut : Menur
*) klasifikasi *) ut
Waterlow
klasifik
Status gizi Nilai prealbumin µg/dl asi Margin Cukup
Waterl
Baik*) 23.8 +/-0.9 ow
Gizi sedang*) 16.5 +/- 0.8
Gizi kurang*) 12.4 +/- 1.0 **) **) <2.8 2.5+
Gizi buruk*) 7.6 +/- 0.6 Menurut Menurut <3.0 3.0+
3.3 +/- 0.2 klasifikasi <3.5 3.5+
Marasmus**) 3.2 +/- 0.4 klasifikasi Welcome 2.8-3.4 3.5+
Marasmus-Kwashiorkor*) Welcom 3.0-3.4 3.5+
Kwashiorkor**)
e
Keterangan :
*) Menurut klasifikasi Waterlow Keterangan Keterangan <5.0 5.0+
**) Menurut klasifikasi Welcome : : <5.5 5.5+
<6.0 6.0+
6.0-6.4 6.5+
5.5-5.9 6.0+
Deplesi vitamin A Proses lama
Kurang Vitamin A (KVA) dimulai dari habisnya persediaan vitamin
A dalam hati
kadar vitamin A plasma
timbul disfungsi retina
perubahan jaringan
epitel
Kurang Vitamin A
(KVA)
Penilaian status vitamin A diperlukan
sebab penurunannya dalam hati
menurunkan kadarnya dalam plasma
sehingga bisa menyebabkan disfungsi
retina. Gejala subklinis KVA yaitu
gangguan sistem imun dengan angka
infeksi yang makin meningkat.
Batasan KVA
Indikator yang digunakan Batas
Prevalensi
Plasma Vitamin A >= 10 µg/dl
Liver Vitamin A >= 5 µg/dl >=5%
>=5%
Yodiummikro mineral yang sangat dibutuhkan oleh
tubuh
Di dalam tubuh, iodium sangat dibutuhkan oleh kelenjar
tiroid (kelenjar yang agak besar dan berada di leher
depan bagian bawah).
Sumber iodium terbesar adalah seafood seprti: kerang,
udang, rumput laut dan aneka ikan serta hasil
olahannya.
Untuk memenuhi kecukupan iodium sebaiknya di dalam
menu sehari-hari sertakan bahan bahan pangan yang
berasal dari laut.
fungsi Iodium
Apa akibat kelebihan
iodium?
Yodium Gol Umur Kebutuhan
mikro mineral Anak – 10 tahun 40-120 mikrogram/har
yang sangat Dewasa 150 mikrogram/har
dibutuhkan oleh Wanita hamil + 25 mikrogram/har
tubuh Wanita menyusui + 50 mikrogram/har
Selanjutnya
Mineral