The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pertemuan 4 Perkembangan Standar Pertumbuhan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Siti Khatijah, 2021-01-20 08:26:10

Pertemuan 4 Perkembangan Standar Pertumbuhan

Pertemuan 4 Perkembangan Standar Pertumbuhan

Perkembangan
Standar Pertumbuhan

Mustamin
Jurusan Gizi Poltekkes Makassar

Tahun 2020

Tujuan Pembelajaran Umum

Pada akhir perkuliahan peserta didik
mampu :
• Menjelaskan perkembangan standar

pertumbuhan balita

Pokok Materi

▪ Sejarah standar pertumbuhan
▪ Study MGRS WHO 2005
▪ Rujukan dan Standar Antropometri

Sejarah
Standar Pertumbuhan

WHO Review secara komprehensif tentang
penggunaan dan interpretasi
1993 rujukan antropometri
Rujukan WHO- NCHS yang telah
digunakan sejak tahun 1970-an tdk
memberikan gambaran cukup
tentang pertumbuhan usia awal
anak-anak.
Tahun 1994 WHO mengeluarkan
rekomendasi untuk menyusun
rujukan antropometri baru

WHO melakukan Multicenter Growth Reference
Study (MGRS) tahun 1997-2003 untuk membuat
kurva pertumbuhan baru bagi anak-anak di
seluruh dunia
MGRS merupakan gabungan studi longitudinal
dari lahir – 24 bulan dan studi kroseksional dari
umur 18-71 bulan
Data primer dan informasi terkait dikumpulkan
dari 8440 anak sehat, diberi ASI dan berasal dari
berbagai etnis dan budaya (Brazil, Ghana, India,
Norwegia, Oman dan USA)

PROSES PEMBENTUKAN STANDAR WHO 2006

STANDAR 1993 – Review Standar WHO-NCHS
WHO-NCHS, Oleh WHO tidak memberikan
1967 – 1983 gambaran yg cukup
bagi pertumbuhan
anak pada usia awal

Dilakukan di 1997-2003 1994 WHO
6 Negara: USA, WHO melakukan merekomendasikan
Brazil, India, Multicenter Growth Penyusunan standar
Ghana, Norwegia, Reference Study antropometri baru
dan Oman (MGRS)

Jumlah sampel Ibu-ibu sampel Hasil MGRS
8440 anak sehat mempraktekkan dilaunching
yang hidup di dasar promosi April 2006 ke
lingkungan yang hidup sehat: seluruh dunia dlm
memungkinkan Memberikan ASI bentuk Standar
tumbuh sesuai dan tidak MEROKOK Pertumbuhan Anak
potensi genetik WHO 2006

Study
MGRS WHO 2005

Norma dalam MGRS

• Kondisi sosial ekonomi, lingkungan
• Cukup bulan, tunggal
• Tidak sakit
• Ibu tidak merokok, alkohol
• Makanan bayi dan anak optimal;

- Eksklusif/predominantly sekurangnya 4 bulan
- Diteruskan menyusui sampai sekurangnya 12 bulan
- Dikenalkan MPASI pada usia 6 bulan

Rujukan Anptropometri yang ada dan dipakai di Indonesia

Referens Publikasi Ukuran Dipakai di
Indoneisi
Tanner Tanner et al, 1966; Berat badan, TIDAK
Tinggi badan,
Whitehouse lingkar kepala TIDAK
Tebal lemak
Tanner et al, 1975; (Skinfolds) 1976-1990
1990-2008
UK 1990 Freedman et al, 1995; Berat badan, TIDAK
2009 -
Boston Preece et al, 1996 Tinggi badan,
(Harvard)
NCHS 1977 BMI

CDC 2000 Lingkar kepala

WHO 2006 Stuart and Meredith, Berat badan,

1975 Tinggi badan

Lingkar kepala

WHO, 1983 Berat badan,

Tinggi badan

Panjang badan

CDC, 2000 Berat badan

Tinggi badan

BMI

WHO, 2006 Berat badan

Panjang badan

BMI

Perbandingan antar center

Dan penyajian Standar
WHO

NCHS-78 WHO 2005

• dikembangkan dengan mengukur • memasukkan variabel lingkungan

anak yang sehat, tanpa yang mempengaruhi pertumbuhan

mempertimbangkan faktor bayi, seperti kebiasaan menyusui

lingkungan lain. eksklusif, tidak merokok, tidak

alkohol.

• memberikan penjelasan • menggambarkan bagaimana anak-
pencapaian pertumbuhan anak- anak HARUS TUMBUH (preskriptif)
anak yang SEHAT. (diskriptif)

• multi ras, satu negara • multi ras, multi negara

• Pengukuran setiap 3 bulan, 6 • Frekuensi pengukuran lebih sering
bulan, potong lintang (mingguan, bulanan untuk bayi 0-24
bulan), potong lintang untuk anak 18-
72 bulan.

Rerata Panjang Badan anak menurut Umur di 6 negara MGRS

Rerata Tinggi Badan anak menurut Umur di 6 negara MGRS

Perbandingan antara WHO-NCHS
dengan WHO 2005

Length / Height (cm)Perbedaan P-TB/U z-scores antara WHO dan100 120
NCHS pada anak laki-laki
80
3
260
1
0
-1
-2
-3

WHO
NCHS

0 2 4 6 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60
Age (months)

Source: WHO Multicentre Growth Reference Study Group. WHO Child Growth Standards: Length/height-for-age, weight-for-age,
weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: Methods and development. Geneva: World Health Organization, 2006.

Weight (Kg) Perbedaan BB/U z-score antara WHO
10 15 dan NCHS pada anak laki-laki

5 0
-1
-2
-3

WHO
NCHS
0 2 4 6 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60
Age (months)

Source: WHO Multicentre Growth Reference Study Group. WHO Child Growth Standards: Length/height-for-age, weight-for-age,
weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: Methods and development. Geneva: World Health Organization, 2006.

Rujukan dan Standar
Antropometri

Rujukan vs Standar

WHO (1995) membedakan istilah rujukan

(reference) dengan standar (standard).

❑Rujukan → Satu set ukuran anak sehat
A sama/lebih baik dari rujukan

❑Standar → Satu set ukuran anak sehat dengan
memasukkan target, norma tertentu.
Bagaimana seharusnya.

Rujukan lokal vs internasional

2 kendala teknis penggunaan rujukan lokal;
(1) Penggunaan rujukan lokal belum mencerminkan

pertumbuhan potensial (pertumbuhan maksimum)
anak,
(2)Kesulitan dalam membandingkan dengan negara lain,
sebagai upaya mengembangkan strategi global
memerangi masalah gizi.

WHO (1978) merekomendasikan rujukan WHO-NCHS
dipakai sebagai rujukan internasional.

Apakah sesuai dipakai di Indonesia

Pencapaian Berat Bayi Laki-Laki dan Perempuan
terhadap Standar Antopometri WHO 2006 dan NCHS

1989 (N = 234)

7
6.5

6
5.5

5

4.5
4

3.5

3
2.5

01 234

WHO 2005 WHO NCHS ASI Predom inan ASI Pars ial

DATA BB/U HASIL SUSENAS 2000 MENURUT PROVINSI DIBANDINGKAN

DENGAN 2 STANDAR

WHO NCHS Delta

Bali 11.6% 14.2% 2.6%

Bengkulu 12.6% 15.2% 2.6%

Riau 14.1% 16.9% 2.8%

Jogjakarta 14.6% 17.5% 2.9%

Jateng 18.0% 21.2% 3.2%

Sumbar 18.5% 21.8% 3.3%

DKI Jakarta 18.5% 19.9% 1.4%

Jabar 19.3% 21.5% 2.2%

Kaltim 19.4% 22.8% 3.4%

Lampung 20.0% 22.2% 2.2%

Sulut 20.0% 22.4% 2.4%

Jatim 20.3% 23.0% 2.7%

Sumsel 21.4% 24.3% 2.9%

Sumut 23.2% 26.5% 3.3%

Sulteng 23.2% 25.7% 2.5%

NTB 23.4% 27.3% 3.9%

Sultra 23.4% 26.8% 3.4%

Sulsel 24.0% 27.9% 3.9%

Jambi 24.7% 26.6% 1.9%

Kalbar 25.2% 29.1% 3.9%

Maluku 25.3% 26.0% 0.7%

Kalsel 25.4% 29.2% 3.8%

Papua 27.1% 30.1% 3.0%

Kalteng 29.5% 30.2% 0.7%

NTT 29.7% 33.6% 3.9%

NAD 35.7% 38.6% 2.9%

Indonesia 21.6% 24.6% 3.0%

Prevalensi BB/U < - 2 SD
SUSENAS 2002

40%

35%

30%

25%

% 20%

15%

10%

Age Delta 5%
10.5%
0-5 -2.4% 0% 0-5 6-11 12-23 24-35 36-47 48-59 All
6-11 -8.5% 19.4% 19.2% 23.7% 23.2%
12-23 -6.8% WHO 8.9% 21.6% 22.8% 25.8% 23.5% 27.1% 27.3%
24-35 -4.0% NCHS 31.3% 32.6% 27.5%
36-47 -3.4%
48-59 -4.1% Age (months)
All

Prevalence of underweight (below -2 SD weight-for-age) by age based on the
WHO standards and the NCHS reference in Bangladesh

NCHS WHO

% 80
70
60 6-11 12-23 24-35 36-47 48-60 0-60
50
40
30
20
10
0

0-5

Age (months)

Source: de Onis M, Onyango AW, Borghi E, Garza C, Yang H, for the WHO Multicentre Growth Reference Study Group.
Comparison of the WHO Child Growth Standards and the NCHS growth reference: implications for child health
programs. (In press)

Hal-hal baru (inovatif) dari standar WHO

◼ Preskriptif (prescriptive) menggambarkan bagaimana anak
harus tumbuh.

◼ Menggunakan bayi yang disusui eksklusif sebagai model
◼ Sampel → internasional (6 negara)
◼ Untuk menilai obesity
◼ Menggunakan multi indeks untuk menentukan status

pertumbuhan
◼ Pengukuran harus diikuti dgn tindak lanjut

Nutrition problems among Under-5
(2007)

Basic Health Research, 2007

Mengapa harus berubah?

• Indonesia TIDAK MEMPUNYAI standar
lokal;
- menggunakan Harvard (1970-1990)
- menggunakan WHO NCHS (1990–2008)

• Masalah dengan NCHS-78?

Perkembangan Proses Adopsi
di Indonesia

• KMS Balita dengan standar baru →
launching Desember 2009 oleh Menkes
RI

• Permenkes No 155/Menkes/Per/I/2010
tentang Penggunaan Kartu Menuju Sehat
(KMS) Balita

• Sosialisasi KMS balita baru kepada PKK
Provinsi dan Kabupaten

Profil KMS Balita 2008

Variabel KMS KMS Lama KMS Balita 2008

Standar/rujukan WHO-NCHS WHO, 2005
IDAI
Milestone perkembangan WHO-NCHS

Garis Pertumbuhan Berdasarkan % Median Berdasarkan SD-Score (-
Garis Merah (70, 80, ….., 120) 3, -2, ……, 3)
Jenis kelamin Pada 70 % Median Pada – 3 SD
Desain
Skala garis berat badan Tidak dibedakan Dibedakan

Landscape Portrait

1 garis 2 ons 1 garis 1 ons

Kenaikan Berat Badan Tidak dicantumkan Dicantumkan
Minimum (KBM) 0-60 bulan Anak 0-24 bulan

Fokus



Grafik anak laki-laki 0-24 bln Grafik anak perempuan 0-24bln


Click to View FlipBook Version