HEMATOLOGI 1
PEMERIKSAAN
KADAR
HEMOGLOBIN
REZANDIS (PO714203211063 )
DOSEN PENGAMPU
ZULFIKAR ALI HASAN, S.ST., M.KES
METODE TALLQUIST
Prinsip Metode tallquist adalah metode
pemeriksaan hemoglobin dengan membandingkan
darah asli dengan suatu skala yang bertingkat-
tingkat (warna standar yang tersedia pada buku
tallquist), yang dimulai dari warna merah muda
hingga merah tua (mulai 10%-100%). Hasil yang
dibaca menunjukkan satuan % nilai Hb dengan
metode Tallquist. Sebagai konversi g/d L, nilai 100
setara dengan 15,6 g/dL. Tingkat kesalahan dari
pemeriksaan ini adalah 25-50%.
Prosedur kerja
Skala tallquist dan kerja uji atau test paper
swab alcohol
hemolet steril
handscoon
tissue kertas
tempat sampah medis
METODE TALLQUIST
Prosedur Kerja
1.Ambil selembar tisu kertas dari booklet Tallquist
2.Usap ujung jari tengah atau jari manis yang akan
diperiksa dengan swab alkohol
3.Pegang ujung hemolet dengan tangan yangtelah
memakai handscoon, lalu tusuk jari tersebut
4.Buang tetesan darah pertama, lalu ambil tetesan
darah kedua dan teteskan ditengahkertas uji
5.Tunggu selama 15 detik, lalu bandingkan sampel pada
kertas uji dengan skala Tallquist, catat skalanya
Skala Pembacaan
Metode Tallquist
memiliki tingkat
ketepatan pemeriksaan
yang kurang tepat
dengan tingkat
kesalahan 25-50%
Metode ini tidak
dianjurkan untuk
digunakan karena
tingkat akurasinya yang
rendah, kecuali dalam
keadaan darurat
METODE CuSO4
Prinsip Pemeriksaan
“Pemeriksaan Hemoglobin dengan cupri sulfat adalah mengukur
kadar hemoglobin berdasarkan perbedaan berat jenis darah
dengan berat jenis suatu cupri sulfat”.
Metode ini digunakan pada skrining donor darah untuk
menentukan kadar hemoglobin pendonor. Dasar pemeriksaan ini
adalah tetesan darah dimasukkan kedalam larutan cupri sulfat
yang memiliki berat jenis (BJ) 1,053.
Kadar hemoglobin dalam darah dapat mempengaruhi darah
jika diteteskan pada larutan cupri sulfat (BJ 1,053) dengan
ketinggian 2-3cm dari permukaan larutan selama 15 detik.
Selanjutnya kita dapat mengamati secara fisika apakah tetesan
darah tenggelam, melayang atau terapung
Tetesan darah yang tenggelam menunjukkan kadar Hb lebih
dari 12,5 g/dL sehingga dapat dijadikan pendonor. Mengingat
ketelitian yang masih kurang, metode ini hanya dapat
digunakan untuk pemeriksaan yang bersifat massal, misalnya
donor darah. Setiap 20-30 pemeriksaan, larutan cupri sulfat
harus diganti dengan yang baru.
Nilai rujukan
Darah tenggelam
menunjukkan kadar Hb diatas
80% (>12,5 g/dL)
Darah melayang
menunjukkan kadar Hb
berkisar 80% (=12,5g/dL)
Darah terapung menunjukkan
kadar Hb dibawah 80%
(<12,5g/dL)
METODE SAHLI
Prinsip Dasar
“Hemoglobin diubah menjadi asam
hematin kemudian warna yang terjadi
dibandingkan secara visual dengan
standar dalam alat (Hemoglobino
meter)”.
Prosedur Kerja
1.Masukkan HCl 0,1N ke dalam tabung pengencer
sampai tanda 2
2.Isap darah kapiler dengan pipet Hb sampai tanda 20
µl
3.Hapus darah yang melekat disisi luar ujung pipet
4.Segera alirkan darah dari pipet ke dasar tabung
pengencer. Catat waktu saatdarah dicampurkan ke
dalam HCl
5.Isap kembali isi tabung ke dalam pipet kemudian
alirkan kembali isi pipet ke dalam tabung. Lakukan hal
ini 2-3 kali agar sisa-sisa darah terbilas ke dalam
tabung
6.Tunggu selama 3 menit lalu Tambahkan aquadest
setetes demi setetes, sambil terus mengaduk isi
tabung hingga diperoleh warna yang sama dengan
warna standar yang ada di komparator
7.baca hasilnya dengan membandingkan dengan
warna standar dan dibaca pada miniskus bawah.
METODE SAHLI
Kesalahan Yang Sering Terjadi
Alat –Alat kurang bersih
Ukuran pipet kurang tepat, perlu dikalibrasi
Warna standar pucat atau kotor
mata lelah
Pemipetan yang kurang akurat
Kemampuan untuk membedakan warna tidak
sama
Penyesuaian warna larutan yang diperiksa
dalam komparator kurang akurat
Sumber cahaya yang kurang baik
Mengisi larutan HCl 0,1N terlalu sedikit atau
melebihi dari prosedur yang diberikan
Alasan Metode Sahli Tidak teliti
Asam hematin bukan larutan sejati.
Tidak semua jenis hemoglobin dapat diubah
menjadi asam hematin seperti karboksihemoglobin,
methemoglobin, dan sulfhemoglobin
Alat tersebut tidak dapat distandarkan
Hemoglobinometer yang berdasarkan penetapan
asam hematin menurut sahli dibuat oleh banyak
pabrik, tabung pengencer berbeda diameternya,
warna standar berlainan intensitasnya dll.
Kolorimetri secara visual tidak teliti
Kesalahan biasanya mencapai ± 10% kadarhemoglobin
yang sesungguhnya.
METODE CYANMETHEMOGLOBIN
PRINSIP DASAR
“Prinsip dasar metode cyanmethemoglobin adalah
mengubah hemoglobin darah menjadi sianmethemoglobin
dalam larutan drabkin ,yang berisi kalium sianida dan
kalium ferisianida .Larutan drabkin yang digunakan untuk
mengubah hemoglobin, oksihemogolobin, methemoglobin
dan karboksihemoglobin menjadi sianmethemoglobin
sedangkan sulfhemoglobin tidak berubah karena tidak
diukur”.
PROSEDUR KERJA
✘ Spektrofotometer ✘ Klinipet dantip
✘ Larutan Drabkin
atau fotometer dengan filter 540 nm ✘ Tissue
✘ Tabung reaksi
Ke dalam tabung reaksi dimasukkan 5 ml larutan drabkin
Diisap darah kapiler 20 µl dengan pipet mikro atau pipet sahli.
Kelebihan darah yang melekat pada bagian luar pipet dihapus
dengankain kasa kering / tisue
Darah dalam pipet dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang
berisilarutan drabkin
Campur larutan ini dengan cara menggoyang-goyangkan tabung
secara perlahan-lahan hingga larutan menjadi homogen, dan
biarkan selama 3 menit
Baca dengan spektrofotometer pada Panjang gelombang 540 nm,
sebagai blanko digunakan larutan drabkin.
Kadar Hb ditentukan dengan perbandingan antara absorban sampel
dengan absorban standar
METODE CYANMETHEMOGLOBIN
Kesalahan Pemeriksaan
Statis vena pada waktu pengambilan darah
menyebabkan kadar hemoglobin lebih tinggi dari
seharusnya, sebaliknya penggunaan darah kapiler
menyebabkan kontaminasi cairan jaringan
sehingga kadar hemoglobin lebih rendah dari
seharusnya
Terbentuk bekuan darah
Tidak mengocok darah sewaktu mengambil bahan
untuk pemeriksaan
Menggunakan reagen atau larutan standar yang
tidak baikatau kadaluwarsa
Menggunakan pipet 20 µl atau 5 ml yang tidak
akurat, untuk itu perlu dilakukan kalibrasi pipet
Spektrofotometer yang kurang berfungsi baik,
misalnya pengaturan panjang gelombang yang
tidak tepat sehingga rpuejrulukandilakukankalibrasi
Nilaipanjang gelombang
Perubahantegangan listrik akan mempengaruhi
pembacaan serapan
Darah yang lipemik akan menyebabkan hasil yang
lebih tinggi dari seharusnya
Adanya leukositosis berat (lebih dari 50.000/µl )
meyebabkan hasil pengukuran kadar hemoglobin
lebih tinggi dari seharusnya
METODE POCT
Definisi
POCT (Point Of Care Testing) adalah pemeriksaan Kesehatan
yang dilakukan didekat atau disamping tempat tidur pasien
dengan menggunakan sampel darah atau urine dalam
jumlah yang sedikit. Pemeriksaan ini dilakukan dengan atau
tanpa tahap pra-analitik, dan dapat memberikan hasil yang
cepat sehingga pengambilan keputusan dapat segera
dilakukan untuk penanganan pasien yang lebih baik. POCT
bukanlah pengganti layanan laboratorium konvensional
melainkan layanan tambahan untuk laboratorium klinik
Prinsip Pemeriksaan
“Prinsip pemeriksaan yang digunakan yaitu dengan prinsip
reflectance (pemantulan) yaitu membaca warna yang
terbentuk dari sebuah reaksi antara sampel yang
mengandung bahan tertentu dengan reagen yang ada pada
sebuah strip, selanjutnya warna yang terbentuk dibaca oleh
alat”.
Prosedur Kerja
Ambil 1 strip uji, masukkan ke dalam alat pengukur dan
secara otomatis alat akan hidup.
Layar akan menampilkan nomor kode strip,yaitu nomor
kode yang sama dengan kode pembungkus strip.
Kemudian akan terlihat gambar tetesan darah
Setelah 30 detik, layer akan menampilkan hasil
pemeriksaan kadar hemoglobin
METODE POCT
Kelebihan POCT
Penggunaan instrument sangat praktis, mudah dan efisien
Penggunaan jumlah sampel yang sedikit
Mengurangi atau meniadakan tahap pra analitik sehingga
mengurangi kemungkinan kesalahan pada tahap ini
Mengurangi waktu kunjungan klinik rawat jalan, dan
penggunaan waktu tenaga kesehatan yang optimal.
Hasil dapat diketahui dengan cepat
Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri tanpa perlu
mengunjungi laboratorium atau sarana pelayanan
kesehatan
Kelemahan POCT
Jenis pemeriksaan masih terbatas
Akurasi dan presisi hasil pemeriksaan POCT belum
sebaik hasil dari laboratorium klinik
Proses QC (Quality Control) belum baik
Proses dokumentasi hasil belumbaik, karena
biasanya alat ini belum dilengkapi dengan sistem
identifikasi pasien, printer, dan belum terkoneksi
dengan sistem informasi laboratorium
Biaya pemeriksaan lebih mahal apabila
dibandingkan denganbiaya pemeriksaan di
laboratorium klinik
Pemeriksaan masih menggunakan
prosedur yang invasif
METODE ELEKTROFORESA HEMOGLOBIN
Definisi
“Elektroforesis hemoglobin adalah tesdarah yang digunakan untuk
mengukurdan mengidentifikasi jenis-jenishemoglobin yang
berbeda di dalam aliran darah”. Adapun prinsip kerja nya “Proses
elektroforesis memanfaatkan muatan listrik yang berbeda pada
tiap jenis hemoglobin. Selama prosedu rberlangsung, sebuah
aliran listrik dialirkan melalui hemoglobin dari sampel darah yang
diambil. Hal ini menyebabkan jenis-jenis hemoglobin yang
berbeda akan terpisah dan membentuk kelompok masing-
masing.”.
Prosedur Kerja
Persiapan Pasien
Tidak ada persiapan khusus untuk melakukan tes ini, namun
jika pernah mendapatkan transfusi darah dalam 3 bulan
terakhir, maka kadar hemoglobinnya bisa berubah. Atau jika
pasien mengkonsumsi obat zat besi maka wajib
diberitahukan ke dokter.
Alat dan Bahan
✘ Minicap Capillary Electroforesis Sitrat atau
✘ Buffer pH 9,4
✘ Homolysing Solution
✘ Wash Solution
✘ Sampel darah dengan Antikoagulan (EDTA,
Heparin.
METODE ELEKTROFORESA HEMOGLOBIN
Prosedur Kerja
Buka pintu reagen bay, periksa apakah buffer, wash
solution, cup dan aqua destilata sudah tersedia
dan terpasang pada tempatnya.
Pilih program elektroforesis hemoglobin pada menu
Masukkan sampel dan control kedalam rotating
sampler. Letakkan sampel pada posisi 1-26, posisi
27 diletakkan 5 ml hemolysing solution dan pada
posisi 28 diletakkan control normal HbA2
Tutup pintu MINICAP dan Analisis akan berjalan
secara otomatis.
Setelah semua rangkaian proses elektroforesis
selesai, keluarkan semua sampel dan kontrol
Contoh Elekroforesis
TERIMA
KASIH
Disusun oleh
REZANDIS
Disetujui oleh
ZULFIKAR ALI
HASAN
SEPTEMBER 2022