The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Digital Book Aritmatika Sosial dan Pembahasan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by eninurhayati003, 2023-04-02 20:33:13

Digital Book Aritmatika Sosial dan Pembahasan

Digital Book Aritmatika Sosial dan Pembahasan

ARITMATIKA ARITMATIKA Semester Genap SOSIAL SIAL Matematika Kelas VII ENI NURHAYATI Pendidikan Matematika IKIP PGRI Bojonegoro


Daftar Isi Materi Tes Formatif Daftar Pustaka Sumber foto : primer Kunci Jawaban


Indikator Pembelajaran Pembelajaran 1 Pembelajaran 2 Pembelajaran 3 Menjelaskan konsep harga jual, harga beli, keuntungan, kerugian, persentase keuntungan, persentase kerugian, diskon dan pajak. Menentukan solusi dari masalah tentang harga jual, harga beli, keuntungan, kerugian, persentase keuntungan, persentase kerugian, diskon dan pajak. Menjelaskan bunga tunggal dan menentukan solusi dari setiap masalah tentang bunga tunggal. Menjelaskan konsep bruto, neto dan tara dan menentukan solusi dari masalah tentang bruto, neto dan tara. 1 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Menemukan dan Menerapkan Konsep Keuntungan dan Kerugian 1 Konsep Harga Pembelian dan Harga Penjualan Masalah untung dan rugi tentu saja sering kalian jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pasti kalian pernah disuruh ibu ke pasar atau ke minimarket untuk membeli barang disertai dengan membawa catatan belanja. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual dan beli. Jual beli merupakan kegiatan menjual atau membeli sesuatu berupa barang maupun jasa. Contoh kegiatan jual beli yang terjadi di pasar, toko maupun di sekolah. Apabila kalian ingin memperoleh suatu barang maka kalian harus melakukan pertukaran untuk mendapatkannya. Seperti halnya penjual memberikan suatu barang dan pembeli harus menyerahkan uang sebagai pengganti barang kepada penjual. Seorang pedagang besar membeli barang dari pabrik kemudian menjualnya kembali ke pasar. Harga barang dari pabrik tersebuat disebut dengan modal atau harga pembelian selanjutnya harga dari penjualan barang tersebut disebut dengan harga penjualan. Namun dalam kondisi perdagangan adakalanya pedagang mengalami untung atau rugi. Apabila harga jual lebih besar dari harga beli disebut dengan untung, sedangkan apabila harga jual lebih kecil dari harga beli disebut dengan rugi. 2 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial Sumber foto : primer


Masalah 1 Masalah 2 Pak Aji membeli sebidang tanah dengan harga Rp 100.000.000,00, kemudia karena ada suatu keperluan dalam bisnisnya, Pak Aji menjual kembali tanah tersebut dengan harga Rp 110.500.000,00. Ternyata harga penjualan lebih besar dibanding harga pembelian, berarti Pak Aji mendapatkan untung. 3 Selisih harga penjualan dan harga pembelian adalah: Rp 110.500.000,00 - Rp 100.000.000,00 = Rp 10.500,000,00 Jadi Pak Aji mendapatkan untung sebesar Rp 10.500.000,00. Sanjaya membeli sebuah komputer bekas dengan harga Rp 1.200.000,00. Kemudian komputer tersebut diperbaiki dan menghabiskan biaya sekitar Rp 400.000,00. Selanjutnya Sanjaya menjualnya dengan harga Rp 1.500.000,00. Modal (harga pembelian) = Rp 1.200.000,00 + Rp 400.000,00 = Rp 1.600.000,00 Harga penjualan = Rp 1.500.000,00 Setelah dihitung harga penjualan lebih kecil dari pada harga pembelian, jadi Sanjaya mengalami kerugian. Besarnya kerugian yang dialami Sanjaya adalah: Harga pembelian - harga penjualan = Rp 1.600.000,00 - Rp 1.500.000,00 = Rp 100.000,00 Penyelesaian: Penyelesaian: Sumber foto : primer Sumber foto : primer Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Konsep Persentase Keuntungan dan Kerugian Dari beberapa masalah yang sudah dijelaskan di atas, maka rumus menghitung keuntungan dan kerugian adalah: KEUNTUNGAN = HARGA PENJUALAN - HARGA PEMBELIAN KERUGIAN = HARGA PEMBELIAN - HARGA PENJUALAN Ada kalanya dalam perdagangan, kalian akan menjumpai konsep persentase keuntungan dan kerugian. Persentase keuntungan atau kerugian dapat diperhitungkan terhadap harga beli. Dalam matematika, persentase atau perseratus adalah sebuah angka atau perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus. Persentase sering ditunjukkan dengan simbol "%". Sumber foto : primer 4 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Persentase untung = x 100% Untung Harga pembelian Persentase rugi = x 100% Masalah 1 Harga pembelian : Rp36.000,00 Harga penjualan : Rp39.600,00 Besarnya keuntungan : Rp39.600,00 - Rp36.000,00 = Rp3.600,00 Persentase untung = x 100% = 10% 5 Pada kegiatan ekonomi, besar untung atau rugi dalam suatu pembelian dapat dinyatakan dalam bentuk persen (%). Berikut ini cara menghitung persentase untung atau rugi terhadap harga pembelian. Rugi Harga pembelian Selusin pensil dibeli dengan harga Rp36.000,00 dan dijual semua dengan harga Rp39.600,00. Berapa persen keuntungannya? Penyelesaian: Rp3.600,00 Rp36.000,00 Sumber foto : primer Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Masalah 2 Selusin buku dibeli dengan harga Rp60.000,00. Buku itu dijual semua dengan harga Rp48.000,00. Apakah penjual mengalami keuntungan atau kerugian? Berapa persen keuntungan atau kerugiannya? Penyelesaian: Harga pembelian : Rp60.000,00 Harga penjualan : Rp48.000,00 Karena harga penjualan lebih kecil dari harga pembelian, maka penjual mengalami kerugian. Besarnya kerugian : Rp60.000,00 - Rp48.000,00 = Rp12.000,00 Persentase rugi = Rp12.000,00 x 100% = 20% Rp60.000,00 Konsep Potongan Harga Kalian pasti pernah mendapatkan potongan harga saat membeli barang. Potongan harga atau yang lebih sering disebut dengan diskon atau rabat. Diskon bertujuan untuk menarik minat pembeli agar membeli barang karena harga dibawah harga normal. Pemberian diskon sering dilakukan pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat hari minggu, menjelang hari raya atau menjelang tahun baru. Diskon biasanya dinyatakan dalam bentuk persen(%). Sehingga rumus untuk mencari besarnya diskon adalah : Diskon = harga awal x persentase diskon 6 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Masalah 1 Masalah 2 Konsep Pajak 7 Lusi membeli sebuah baju dengan harga Rp60.000,00 dengan diskon 10%. Tentukan uang yang harus Lusi bayarkan! Penyelesaian: Harga awal : Rp60.000,00 Besar diskon : Rp60.000,00 x 10% = Rp6000,00 Harga setelah diskon : Rp60.000,00 - Rp6000,00 = Rp54.000,00 Jadi, uang yang harus Lusi bayarkan sebesar Rp54.000,00. Jika Reno membeli sebuah handphone dengan harga Rp4.200.000,00 dengan diskon 15% dikarenakan menjelang tahun baru. Berapakah uang yang Reno butuhkan untuk membayar handphone tersebut? Penyelesaian: Harga awal : Rp4.200.000,00 Besar diskon : Rp4.200.000,00 x 15% = Rp630.000,00 Harga setelah diskon : Rp4.200.000,00 - Rp630.000,00 = Rp3.570.000,00 Jadi, uang yang Reno butuhkan untuk membayar sebesar Rp3.570.000,00. Pernahkah kamu membayar pajak? Sebagai seorang warga negara yang baik tentu kamu wajib membayar pajak. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pajak? Pajak merupakan nilai suatu barang atau jasa yang harus dibayarkan oleh masyarakat kepada pemerintah. Sumber foto : primer Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Dalam transaksi jual beli terdapat jenis pajak yang harus dibayar oleh pembeli, yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Penjual tersebut mewakili pemerintah untuk menerima pembayaran pajak dari pembeli untuk disetorkan pada kas negara. Biasanya besarnya PPN adalah 10% dari harga jual. Contoh : Rudi membeli sebuah barang seharga Rp2.000.000,00. Atas pembelian barang tersebut Rudi dikenakan pajak sebesar 10%. Berapakah uang yang harus dibayarkan Rudi untuk membeli barang tersebut? Penyelesaian: Harga barang : Rp2.000.000,00 Besarnya pajak : Rp2.000.000,00 x 10% = Rp200.000,00 Jadi, Rudi harus membayar Rp.2.200.000,00 Sumber foto : primer 8 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


9 Tes Formatif Kerjakan soal-soal berikut dengan sungguh-sungguh dan teliti! 1. Silviana membeli pulpen 1 dus yang berisi 10 pulpen seharga Rp30.000,00. Kemudian ia menjualnya dengan harga Rp3.500,00 per buah. Tentukan apakah Silviana untung atau rugi? Berapakah untung atau ruginya? 2. Maria membeli baju seharga Rp150.000,00. Kemudian baju itu ia jual dengab harga Rp165.000,00. Berapa persen keuntungan atau kerugian yang diperoleh Maria? 3. Seekor kambing dibeli dengan harga Rp1.700.000,00. Berapakah harga jual kambing agar memperoleh keuntungan 15%? 4. Bagas menjual sepedanya seharga Rp1.575.000,00. Jika ia mendapat keuntungan 5%, maka berpakah harga beli sepedanya? 5. Toko buku "Cerdas" memberikan diskon 20% setiap pembelian. Iqbal membeli sebuah tas dengan harga Rp160.000,00 dan sebuah buku matematika dengan harga Rp50.000,00. Berapakah harga yang harus dibayarkan Iqbal seteleh diberikan diskon? Good Luck Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Bunga Tunggal 2 Konsep Bunga Tunggal Pernahkah kalian menabung uang di bank? Jika kalian pernah menabung uang di bank dan jumlah uang kalian bertambah itu artinya kalian mendapatkan bunga bank. Bunga adalah jasa berbentuk uang yang diberikan oleh pihak peminjam kepada pihak yang meminjamkan modal dengan persetujuan bersama. Pada kegiatan pembelajaran ini bunga tabungan yang akan kalian pelajari adalah bunga tunggal. Bunga tunggal adalah bunga yang hanya terdapat pada modalnya saja, selanjutnya bunganya tidak akan berbunga lagi. Apabila bunganya turut berbunga maka jenis bunga tersebut dinamakan bunga majemuk. Sedangkan suku bunga tunggal adalah suku bunga yang besarnya tetap dari waktu ke waktu. Jika kalian memiliki uang yang disimpan di bank, maka makin lama uang itu akan bertambah banyak setiap bulannya dengan tambahan bunga. Jika bunga yang diperoleh tetap maka dinamakan dengan bunga tunggal. Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh setiap akhir dalam jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam. Sumber foto : primer 10 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Masalah 1 Masalah 2 Trio menabung uang sebesar Rp1.000.000.000,00 yang memberikan bunga sebesar 2% per bulan. Apabila bunga itu hanya dikenakan pada besarnya tabungan awal maka jumlah uang Trio setelah 10 bulan adalah... 11 Besar bunga = 2% x Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00 /bulan Jadi, modal akhir bulan ke-10 = Rp1.000.000,00 + (10 x Rp20.000,00} = Rp1.000.000,00 + Rp200.000,00 = Rp1.200.000,00 Okta menabung di bank sebesar Rp750.000,00 dengan bunga 12% per tahun. Apabila pihak bank memberikan bunganya secar tunggal, hitunglah jumlah uang Okta setelah 6 bulan! Bunga akhir bulan 6 = ½ x 12% x Rp750.000,00 = Rp45.000,00 Jadi jumlah uang Okta setelah disimpan selama 6 bulan menjadi: = Rp750.000 + Rp45.000,00 Penyelesaian: Penyelesaian: Sumber foto : primer Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Dari masalah satu dapat disimpulkan bahwa : Modal akhir bulan ke-n = Mo + (n x B) Keterangan: Mo : Modal awal n : Bulan ke-n B : Besarnya bunga Dari masalah dua dapat disimpulkan bahwa : Bunga 1 tahun = Mo x persen bunga Bunga bulan ke-n = n/12 x persen bunga x Mo 12 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


13 Aplikasi Bunga Tunggal Bunga tunggal seringkali dipergunakan dalam perhitungan aritmatika sosial, baik dalam menyimpan maupun meminjam uang pada koperasi atau perbankan. Untuk lebih memahami materi ini mari perhatikan masalah berikut ini! Masalah 1 Modal sebesar Rp1.000.000,00 disimpan di bank dengan bunga 12% per tahun. Berapakah besarnya bunga selama 6 bulan? Penyelesaian: Bunga 1 tahun = 12% ---> Bunga 6 bulan = 6% Jadi, besarnya bunga selama 6 bulan adalah = Mo x B = Rp1.000.000,00 x 6% = Rp60.000,00 Masalah 2 Modal sebesar Rp2.500.000,00 disimpan dengan bunga 5% per tahun. Berapakah besar tabungan akhir setelah disimpan selama 6 tahun? Penyelesaian: Bunga 1 tahun = 5% ---> Bunga 6 tahun = 30% Besarnya bunga selama 6 tahun adalah = Mo x B = Rp2.500.000,00 x 30% = Rp750.000,00 Jadi besar tabungan selama 6 tahun adalah = Rp2.500.000,00 + Rp750.000,00 = Rp3.250.000,00 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Tes Formatif Kerjakan soal-soal berikut dengan sungguh-sungguh dan teliti! 1. Ibu meminjam uang di koperasi sebesar Rp6.000.000,00 dengan suku bunga 10% per tahun. Berapakah besarnya bunga setelah ibu meminjam 10 bulan? 2. Seorang karyawan menyimpan uang di koperasi sebesar Rp10.000.000,00 dengan suku bunga 8% per tahun. Berapakah jumlah uang karyawan tersebut setelah disimpan selama 6 bulan? 3. Kakak menyimpan uang Rp2.000.000,00 dengan suku bunga 6% per tahun. Berapakah jumlah uang kakak setelah disimpan selama 15 bulan? 4. Paman meminjam uang di koperasi sebesar Rp12.000.000,00 dengan suku bunga 8% per tahun. Jika tabungan itu akan dilunasi selama 10 bulan, berapakah angsuran per bulan yang harus dibayarkan? 5. Tuti menabung uang Rp6.000.000,00 di sebuah bank dengan bunga 12% per tahun. Jika bunga yang diterima Tuti Rp540.000,00, berapa lama Tuti menabung? Good Luck 14 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Menerapkan Bruto, Neto dan Tara 3 Konsep Bruto, Neto dan Tara Dalam kehidupan sehari-hari pasti kalian pernah mendengar salah satu dari istilah tersebut. Contohnya pada kemasan makanan, kalian pasti pernah membaca istilah neto. Selain istilah neto, kalian juga harus mengetahui istilah bruto dan tara. Ketiga istilah tersebut akan saling berkaitan satu sama lain. Misalnya pada kantong semen, kantong gula, karung beras dan kemasan lainnya. Biasanya dalam kemasan tersebut mencantumkan bruto, neto dan tara. Perhatikan gambar di samping berikut! 15 Pada kemasan deterjen tersebut tertulis neto (berat bersih) 45g, artinya berat deterjen dalam kemasan tersebut 45g, tidak termasuk berat kemasannya. Jadi, neto dapat diartikan sebagai berat bersih, yaitu berat suatu barang dikurangi dengan kemasan atau tempatnya. Apakah jika kemasan deterjen tersebut jika ditimbang menunjukkan angka 45g? Jika tidak mengapa bisa seperti itu? Ya, ternyata beratnya akan lebih dari 45g. Hal itu disebabkan oleh berat kemasan plastiknya itu sendiri. Berat kemasan plastik ini dinamakan tara. Tara merupakan berat kemasan atau tempat suatu barang. Sedangkan berat yang ditunjukkan oleh timbangan dinamakan bruto atau sering dikatakan berat kotor yang artinya berat suatu barang beserta dengan kemasannya. Sumber foto : primer Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Bruto, neto dan tara adalah istilah-istilah yang berkaitan dengan berat barang. Bruto adalah berat kotor suatu barang yang terdiri dari berat bersih dan berat tempatnya. Neto adalah berat bersih atau berat sebenarnya dari suatu barang. Sedangkan tara adalah potongan berat suatu barang, yaitu berat kemasan. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat dirumuskan: Bruto = Neto + Tara Neto = Bruto - Tara Tara = Bruto - Neto 16 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Seorang pedagang membeli satu karung gula pasir tertulis bruto 100 kg, tara 2% dengan harga Rp1.000.000,00. Semua gula pasir tersebut dijual dengan harga Rp14.000,00 per kg. Berapakah keuntungan pedagang tersebut? 17 Masalah 1 Diketahui : Bruto = 100 kg Tara = 2% ---> 2% x 100 kg = 2 kg Neto = Bruto - Tara = 100 kg - 2 kg = 98 kg Harga jual = 98 kg x Rp14.000,00 = Rp1.372.000,00 Jadi keuntungannya adalah Rp1.372.000,00 - Rp1.000.000,00 = Rp372.000,00 Masalah 2 Hermanto membeli dua karung gula pasir dengan total beratnya mencapai 100 kg dan tara 2%. Jika harga 1 kg gula pasir Rp8.500,00 per kg, berapa rupiah yang harus dibayar Hermanto? Nilai Tara = 2% x 100 kg = 2 kg Neto = Bruto - Tara = 100 kg - 2 kg = 98 kg Jadi harga yang harus dibayarkan adalah Neto x Harga (per kg) = 98 kg x Rp8.500,00 = Rp833.000,00 Penyelesaian: Penyelesaian: Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Kerjakan soal-soal berikut dengan sungguh-sungguh dan teliti! 1. Perhatikan gambar berikut! Sebutkan urutan gambar yang menunjukkan bruto, neto dan tara! 2. Pada suatu kemasan tertera bruto 500 g, tara 5%. Tentukan berat netonya! 3. Pada karung beras tertera bruto 60 kg, tara 5%. Apabila beras itu terjual habis sebesar Rp10.000,00 per kg, berapakah banyak uang hasil penjualan beras tersebut? 4. Alif membeli 2 karung gula pasir dengan berat masing-masing 50 kg, tara 2% setiap karung. Berapa yang harus Alif bayarkan jika harga gula Rp10.000,00 per kg nya? 5. Ayah membeli 1 kantong semen dengan neto 48 kg dan berat kantong 0,5 kg. Berapakah bruto dari semen tersebut? Tes Formatif Good Luck a. b. c. 18 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Pilihlah salah satu jawaban a, b, c, atau d dengan tepat! 1. Rusdi membeli 2 lusin buku dengan harga Rp76.800,00. Buku tersebut dijual dengan harga Rp4.000,00 tiap buah. Persentase yang dialami Rudi adalah... a. Untung 25% b. Untung 20% c. Rugi 25% d. Rugi 20% 2. Rosa membeli roti dengan harga Rp5.000,00. Selanjutnya roti tersebut dijual dengan laba sebesar 15%. Jika penjualan mencapai 100 buah roti, maka harga penjualannya adalah... a. Rp625.000,00 b. Rp575.000,00 c. Rp500.000,00 d. Rp425.000,00 3. Rasti membeli 50 kg mangga dengan harg Rp15.000,00 per kg. Kemudian ia menjua 40 kg mangga tersebut dengan harga Rp18.000,00 dan sisanya dengan harga Rp10.000,00. Untung yang diperoleh Rasti adalah... a. Rp70.000,00 b. Rp75.000,00 c. Rp80.000,00 d. Rp85.000,00 19 Tes Akhir Modul Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


4. Sebuah yayasan pendidikan membeli buku pelajaran sebanyak 120 buah dengan harga Rp42.500,00 per buah dan rabat sebesar 20%. Banyaknya uang yang harus dibayar sekolah tersebut adalah... a. Rp6.210.000,00 b. Rp3.120.000,00 c. Rp4.800.000,00 d. Rp4.080.000,00 5. Pak Ahmad memiliki 10 karung terigu dengan bruto 600 kg. Jika tara tiap karungnya 2%, maka neto satu karung terigu adalah... kg a. 60 b. 58,8 c. 48,2 d. 46,8 6. Pak Robet meminjam uang di bank sebesar Rp6.000.000,00 dan diangsur selama 10 bulan dengan bunga 2,5% tiap bulan. Besar angsuran tiap bulan adalah... a. Rp600.000,00 b. Rp750.000,00 c. Rp800.000,00 d. Rp850.000,00 7. Bruto dari 7 karung semen adalah 350 kg dan memiliki tara sebesar 1,5%. Berat neto dari masing-masing karung adalah... a. 49,85 kg b. 49,75 kg c. 49,25 kg d. 49,15 kg 8. Ria memiliki modal Rp150.000,00 untuk membeli 30 kg beras. Kemudian beras tersebut dijual Rp4.500,00 per kg. Persentase untung/ruginya adalah... a. Rugi 10% b. Rugi 15% c. Untung 10% d. Untung 15% 20 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


9. Toko buku mempunyai 12 lusin buku Rp760.800,00. Kemudian buku dijual dengan harga Rp40.000,00 tiap lusin. Persentase untung/rugi adalah... a. Untung 25% b. Rugi 25% c. Untung 20% d. Rugi 20% 10. Elvin memiliki uang sebesar Rp8.000.000,00 di bank dengan bunga 6% per tahun. Setelah 9 bulan, jumlah uang Elvin adalah... a. Rp8.360.000,00 b. Rp8.400.000,00 c. Rp8.480.000,00 d. Rp8.540.000,00 21 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial Good Luck


Tim Kemdikbud. (2017). Matematika Kelas VII Semester 2.-- . Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa. Hartono, Tri Puji. (2017). Serial Modul SMP Terbuka. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim Kemdikbud. (2017). Matematika Kelas VII Semester 2.-- . Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa. Hartono, Tri Puji. (2017). Serial Modul SMP Terbuka. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim Kemdikbud. (2017). Matematika Kelas VII Semester 2.-- . Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa. Hartono, Tri Puji. (2017). Serial Modul SMP Terbuka. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Daftar Pustaka 22 Matematika kelas VII - Aritmatika Sosial


Kunci Jawaban Tes Formatif Sub Bab 1 1.Harga Beli = Rp 30.000,00 Harga Jual = 10 x Rp 3.500,00 = Rp 35.000,00 Dikarenakan harga jual lebih besar dari harga beli maka Silviana mendapat untung. Untung = harga jual – harga beli = Rp 35.000,00 – Rp 30.000,00 = Rp 5.000,00 2.Untung = Rp 165.000,00 – Rp 150.000,00 = Rp 15.000,00 Persentase untung = Rp 15.000,00 X 100% Rp 150.000,00 = 15% 3.Untung = harga beli x persentase untung = Rp 1.700.000,00 x 15% = Rp 255.000,00 Harga jual = harga beli + untung = Rp 1.700.000,00 + Rp 255.000,00 = Rp 1.955.000,00 4.Harga beli = Rp 1.575.000 x 100% 105% = Rp 1.500.000,00 5.Diskon = harga awal x persentase diskon = (Rp 160.000,00 + Rp 50.000,00) x 20% = Rp 210.000,00 x 20% = Rp 42.000,00 Jadi, harga yang harus dibayarkan Iqbal adalah Rp 210.000,00 – Rp 42.000,00 = Rp 168.000,00


Tes Formatif Sub Bab 2 1.Besar bunga bulan ke-10 = 10 x 10 x Rp 6.000.000,00 12 100 = 1 x Rp 6.000.000,00 12 = Rp 500.000,00 2.Besar bunga bulan ke-6 = 6 x 8 x Rp 10.000.000,00 12 100 = 4 x Rp 10.000.000,00 100 = Rp 400.000,00 Jadi total keseluruhan uangnya adalah Rp 10.000.000,00 + Rp 400.000,00 = Rp 10.400.000,00 3.Besar bunga bulan ke-15 = 15 x 6 x Rp 2.000.000,00 12 100 = 15 x Rp 2.000.000,00 2.100 = Rp 150.000,00 Jadi total keseluruhan uangnya adalah Rp 2.000.000,00 + Rp 150.000,00 = Rp 2.150.000,00 4.Besar bunga bulan ke-10 = 10 x 8 x Rp 12.000.000,00 12 100 = 8 x Rp 12.000.000,00 1.210 = Rp 800.000,00 Jadi total keseluruhan uangnya adalah Rp 12.000.000,00 + Rp 800.000,00 = Rp 12.800.000,00 5.Besar bunga bulan ke-n = n x b x Mo 12 100 Rp 540.000,00 = 1 x 12 x Rp 6.000.000,00 12 100 Rp 540.000,00 = n x Rp 60.000,00 n = Rp 540.000,00 = 9 Rp 60.000,00


Tes Formatif Sub Bab 3 1.Tara, Neto, Bruto 2.Tara = 5% x 500 g = 25 g Neto = 500 g – 25 g = 475 g 3.Tara = 5% x 60 kg = 3 kg Neto = 60 kg – 3 kg = 57 kg Penjualan = 57 x Rp 10.000,00 = Rp 570.000,00 4.Neto = Bruto – Tara = 100 kg – (2% x 100 kg) = 100 kg – 2 kg = 98 kg Penjualan = 98 x Rp 10.000,00 = Rp 980.000,00 5.Bruto = Neto + Tara = 48 kg + 0,5 kg = 48,5 kg Tes Akhir Modul 1.A 6. B 2.B 7. C 3.A 8. A 4.D 9. A 5.B 10. A


Click to View FlipBook Version