LK. 1.1. Identifikasi Masalah
No. Jenis Masalah yang Analisis Identifikasi
1 Permasalahn Diidentifikasi
pedagogik, 1. Kemampuan dasar Masalah
2 literasi, dan matematis masih rendah
numerasi. 2. Motivasi Belajar siswa 1. Hasil ANBK 2021
3 masih rendah
kesulitan belajar Kemampuan numerasi 1,71
siswa termasuk 1. Banyak siswa yang (Dibawah Kompetensi
siswa mempunyai gaya belajar
berkebutuhan kinestetik. Minimum)
khusus dan 2. Masih terbatasnya -Numerasi Mahir 4,76%
masalah pemanfaatan sumber daya
pembelajaran alam sekitar sekolah untuk -Numerasi Cakap 33,33%
(berdiferensiasi) pembelajaran diferensisasi -Numerasi Dasar 57,14%
di kelas (diferensiasi materi, proses,
berdasarkan dan produk) -Perlu Intervensi Khusus
pengalaman 4,76%
mahasiswa saat 1. Banyak siswa dan orang
menjadi guru. tua yang belum memahami Rapor Numerasi SMP
arti penting sekolah dan
membangun belajar. Kab.Sragen 1,74
relasi/hubungan Prov. Jateng 1,76
dengan siswa dan
orang tua siswa. Nasional 1,64
2. - Ketika dijelaskan materi,
banyak siswa memilih
kegiatan lain seperti
menggambar buku.
- Siswa jarang memberikan
umpan balik saat guru selesai
menjelaskan materi.
- Banyak siswa yang tidak
hadir pada saat jam belajar di
asrama.
- Banyak siswa yang tidak
mengerjakan tugas/PR saat
di asrama.
1.
- Ketika guru datang
membawa media/alat
pembelajaran tertentu,
ada yang antusias ada
yang mager.Sebaliknya,
saat guru meminta siswa
fokus membaca dan
mengerjakan ada siswa
yang memperhatikan
betul, banyak siswa yang
hanya beberapa menit
sudah mengantuk.
- Banyak siswa yang
memilih sekolah lanjutan
di SMK maupun SMA
2. Minimnya pilihan sumber
daya alam sekitar sekolah
untuk digunakan
pembelajaran berdiferensiasi.
1.
- Banyaknya latar belakang
orang tua siswa sebagai
pengusaha membuat arti
penting hasil belajar
diabaikan. Orang tua
cenderung bersikap biasa
saat saja saat hasil belajar
anak kurang maksimal.
No. Jenis Masalah yang Analisis Identifikasi
4 Permasalahn Diidentifikasi Masalah
pemahaman/
5 pemanfaatan 1. Penguasaan guru dalam - Guru cenderung puas
model-model model-model pembelajaran
6 pembelajaran inovatif masih rendah. dengan apa yang dipahami
inovatif dan dilakukan saat ini.
berdasarkan
karakteristik Sehingga pembelajaran
materi dan siswa. terkadang hanya sebatas
Materi terkait
Literasi rutinitas.
numerasi,
Advanced 1. Beberapa siswa - Guru belum melakukan
material,
miskonsepsi, kemampuan bertanya pembiasaan tingkat berpikir
HOTS. sudah muncul tetapi belum kritis baik dalam
pemanfaatan menggambarkan berpikir pembelajaran maupun dalam
teknologi/inovasi tingkat tinggi. soal.
dalam
pembelajaran. 2. Siswa masih banyak -Guru belum sepenuhnya
yang miskonsepsi dalam melakukan penguatan konsep
materi-materi tertentu. di akhir materi pembelajaran.
Guru belum maksimal Guru sudah menggunakan
dalam pemanfaatan berbagai teknologi/inovasi
beragam teknologi dalam dalam pembelajaran tetapi
pembelajaran. kurang interaktif dan terbatas
hanya berfokus pada
penyampaian konten.