The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by icatan129, 2024-05-09 05:10:43

HASIL PENELITIAN FIKA gg

HASIL PENELITIAN FIKA gg

42 Feronika, N. I., dan Zainul, R. 2018. Kalium Permanganat: Termodinamika Mengenai Transport Ionik dalam Air. Yogyakarta: UGM. Ghosh, D., dan Konishi, T. 2007. Anthocyanins and Anthocyanin-Rich Extracts. Asia Pac J Clin Nutr, 16(2): 200–208. Habsah. 2012. Gambaran Pengetahuan Pedagang Mi Basah Terhadap Perilaku Penambahan Boraks dan Formalin Pada Mi Basah di Kantin-kantin Universitas X Depok. depok. Jurnal saintac biology, 6(8): 90-98. Hartin, A., Anita, S., dan Hanifah, T. A. 2017. Analisis Korelasi Formalin dan Protein Pada Udang Kelong (Penaeus indicus) dan Udang Putih (Litopenaeus vannamei). Jurnal Semantic Biology, 5(6): 1–8. Hartono, M.A., Purwijantiningsih, E., dan Sinung, P. 201. Pemanfaatan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Sebagai Pewarna Alami Es Lilin. Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya. Hassanah, N. 2018. Identifikasi Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Yang Dijual Di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Karya Tulis Ilmiah Politeksnik Kesehatan Kemenkes Kendari. Ichya’uddin, M. 2014. Analisis Kadar Formalin dan Uji Organoleptik Ikan Asin Dibeberapa Pasar Tradisional di Kabupaten Tuban (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim). Irviani dan Nisa. 2014. Kualitas Mie Kering Tersubsitusi Mocaf. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(1): 215 Julaeha, L., Nurhayati, A., & Mahmudatusa’adah, A. 2016. Penerapan Pengetahuan Bahan Tambahan Pangan Pada Pemilihan Makanan Jajanan Mahasiswa Pendidikan Tata Boga Upi. Media Pendidikan, Gizi, Dan Kuliner, 5(1): 45 Kardina, R. N., dan Eka S, A. 2018. Uji Daya Terima, Karakteristik Fisik, dan Mutu Gizi Mie Basah Dengan Subtitusi Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L). Medical Technology and Public Health Journal, 1(2): 60–68. Khaira, K. 2016. Pemeriksaan Formalin Pada Tahu yang Beredar Dipasar Batusangkar Menggunakan Kalium Permanganat (KMnO4 ) dan Kulit Buah Naga. Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi, 7(1): 69. Khasanah, K., dan Rusmalina, S. 2019. Identifikasi Bahan Pengawet Formalin dan Borak Pada Beberapa Jenis Makanan yang Beredar Dipekalongan. Jurnal Pena, 33(2): 28–29


43 Kholifah, S., dan Utomo, D. 2018. Uji Boraks dan Formalin pada Jajanan Disekitar Universitas Yudharta Pasuruan. Teknologi Pangan: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 9(1): 10-19. Kiroh, N. S. A., Tiwow, G. A. R., Paat, V. I., dan Ginting, A. R. 2019. Analisis Formalin pada Tahu yang Beredar Dipasar Tomohon , Pasar Tondano dan Pasar Karombasan. Jurnal Biofarmasetikal Tropis., 2(1): 78–84. Koswara, S. 2009. Seri Teknologi Pangan Populer: Teknologi Pengolahan Mie. eBookpangan.com. Bandung: ITB. Kristiana H.D, Ariviani S., Khasanah L.U., 2012. Ekstraksi Pigmen Antosianin Buah Senggani (Melastoma malabathricum L.) Dengan Variasi Jenis Pelarut. Jurnal Teknosains Pangan 9(1): 50-64. Laoli, N. 2017. Impor Gandum 2017 diprediksi tembus 8,79 juta ton. <http://m.kontan.co.id> diakses 12 Januari 2022 pukul 15.23. Lestari, M., Umar, B., & Hasin, A. 2018. Identifikasi Formalin Pada Buah Import Apel yang Diperjual Belikan di Kota Makassar. J. Media Laboran, 8(2): 7–12. Lubis,Y.M,N,M. Erfiza, Ismaturahmi dan Fahrizal. 2013. Pengaruh Konsentrasi Rumput Laut (Euchema Cottoni) dan Jenis Tepung pada Pembuatan Mie Basah. Rona Teknik Pertanian. 6(1): 413-420. Maksana, J., dan Dholakiya, B. Z. 2017. Extractive Determination of Bioactive Flavonoids from Butterfly Pea (Clitoria ternatea L). Research on Chemical Intermediates, 43(2): 783–799. Male, Y. T., Letsoin, L. I., dan Siahaya, N. A. 2017. Analisis Kandungan Formalin Pada Mie Basah Pada Beberapa Lokasi di Kota Ambon. Majalah Biam, 13(2): 5-17 Marpaung, A. M. 2020. Tinjauan Manfaat Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Bagi Kesehatan Manusia. Journal of Functional Food and Nutraceutical, 1(2): 63–85. Marquez, U. M. L., dan Sinnecker, P. 2007. Chlorophylls in Foods: Sources and Stability. In: Food Colorants Chemical and Functional Properties. Misbahudin, M. C., Rondonuwu, F. S., dan Sutresno, A. 2014. Pengaruh pH Larutan Antosianin Strawberry Dalam Prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 10(2): 57.


44 Nasution, A.S., dan Ajeung, E.S.S. 2019. Pemanfaatan Ekstrak Antosianin Dari Kulit Buah Naga Untuk Iidentifikasi Formalin Pada Tahu Dengan Simple Methods. Jurnal Gizi KH; 1(2): 82-86. Nuhman, W. A. E. 2017. Pemanfaatan Extrak Antosianin dari Bahan Alam Untuk Identifikasi Formalin Pada Tahu Putih. Jurnal Sains, 7(14): 8–15. Pandiangan, I. 2019. Identifikasi Formalin Pada Mie Kuning dan Identifikasi Citrus Red Pada Agar-agar dan Jeli Cup. jurnal sains, 8(2):45-48 Permenkes RI. 2012. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan. Kemenkes. Jakarta Pratiwi, D., Wardaniati, I., dan Dewi, A. P. 2019. Uji Selektifitas dan Sensitifitas Pereaksi untuk Deteksi Formalin pada Bahan Pangan. Pharmacy: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(1): 17-26. Priska, M., Peni, N., Carvallo, L., dan Ngapa, Y.D. 2018. Review: Antosianin dan Pemanfaatannya. jurnal Cakra Kimia, 63 (2): 79- 97. Purnama, F. D., dan Azizah, D. N. 2020. Mempelajari Konsentrasi Sari Daun Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) Terhadap Karakteristik Bakso Ayam. jurnal Edufortech, 5(2): 33-38 Ratnawati, I., 2003. Pengayakan Kandungan β-karoten Mie Ubi Kayu dengan Tepung labu Kuning (Curcubita Maxima Dutchenes), Skripsi S-1, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Rustandi, Deddy. 2011. Produksi Mie. Tiga Serangkai. Solo Salim, i. dan kafiar, f. 2019. Pembuatan Bahan dan Pelatihan Identifikasi Formalin Serta Boraks Dalam Makanan Dengan Metode Sederhana Bagi Sekelompok Masyarakat yang Berasal dari Beberapa Kabupaten di Papua. jurnal Pengabdian Papua. 3(1): 13–20. Salosa, Y. Y. 2013. Uji Kadar Formalin, Kadar Garam dan Total Bakteri Ikan Asin Tenggiri Asal Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Depik Jurnal, 2(1): 10–15. Sari, I. 2018. Uji Kualitatif Kandungan Formalin pada Jajanan Sekolah di Kota Surakarta Tahun 2018 (Doctoral dissertation, UNIMUS). Sari, T. monita. 2019. Analisa Formalin Pada Mie Basah yang Diperjual Belikan di Pusat Padar Kabanjahe Tanah Karo. jurnal saintac, 8(5): 55-62


45 Shita, A.E. 2016. Selektivitas Metode Analisis Formalin Secara Spektrofotometri dengan Pereaksi Schiff’s. Skripsi. FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta. Sihombing, P. A. 2007. Aplikasi Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica) Sebagai Bahan Pengawet Mie Basah. Skripsi. Institut Pertanian Bogor Sikanna,R. 2016. Analisis Kualitatif Kandungan Formalin pada Tahu yang Dijual Dibeberapa Pasar Di Kota Palu. Kovalen, 2(2): 85-90. Standar Nasional Indonesia. 1992. SNI 01-2987- 1992. jakarta Tahir, M., Nardin, dan Nurmawati, J. 2019. Identifikasi Pengawet dan Pewarna Berbahaya Pada Bumbu Giling yang Diperjual Belikan di Pasar Daya Makassar. Jurnal Media Laboran, 9(1): 21–28. TKPI, 2017. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. [Online] Available at:https://www.panganku.org/id-ID/view. diakses 19 januari 2022 pukul 20.00. Turnip, E. D. 2018. Identifikasi dan Penentuan Kadar Formalin pada Mie Basah dan Identifikasi Boraks pada Bakso. jurnal kimia, 2(1): 70-74. Wati, R. L., Rosdiana, E., dan Kusumaningtyas, V. A. 2021. Rancang Bangun Pendeteksi Kadar Formalin pada Mie Basah Menggunakan Sensor Warna TCS3200. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(5): 727–736. Wirda, Z., Halim, H., Millati, T., Zulhidiani, R. 2011. Pengaruh Berbagai Jenis Pelarut dan Asam Terhadap Rendemen Antosianin Kubis Merah (Brassica Oleraceae Capitata). journal Agroscientic, 7(2): 34-37 Yuliantini, A. 2019. Deteksi Formalin Dalam Makanan Dengan Indikator Alami Dari Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.). Journal of Pharmacopolium, 1(3): 107–113. Zussiva, A., Bertha, K. L., dan Budiyati, C. S. 2012. Ekstraksi dan Analisis Zat Warna Biru (Anthosianin) dari Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Sebagai Pewarna Alami. Jurnal Teknologi Kimia Dan Industri, 3(1): 356– 365.


46 Lampiran 1. Tabel Uji Organoleptik Tabel 6. Uji Organoleptik No Sampel Warna Tekstur Aroma daya simpan 1 Mie yang mengandung formalin putih kenyal bau khas kuat 5 hari 2 mie yang tidak mengandung formalin putih sedikit lengket bau khas 2 hari 3 sampel pertama kuning mengkilap kenyal bau khas 4 hari 4 sampel kedua kuning mengkilap kenyal berminyak bau khas 4 hari 5 sampel ketiga kuning mengkilap kenyal berminyak bau khas 5 hari Lampiran 2. Skema Pembuatan Mie Basah Tepung terigu


47 - Ditambahkan garam, telur, dan air - Dibentuk hingga menjadi suatu adonan - Diaduk hingga 20 menit - Diamkan hingga mengembang - Adonan dicetak - bentuk lembaran tipis - Dilakukan pengirisan memanjang - Potong mie berbentuk panjang - Masukan kedalam air mendidih - Direbus selama 2 menit - Diaduk perlahan hingga merata - Ditiriskan dan siram cepat dengan air - Diberi sedikit minyak goreng agar tidak lengket. Gambar 8. Skema Pembuatan Mie Basah Lampiran 3. Skema Pembuatan Larutan Formalin dengan Berbagai Konsentrasi Pembentukan lembaran adonan Mie basah Proses perebusan


48 - Dipipet masing-masing 1,351 mL, 2,702 mL, 5,405 mL, 10,810 mL, 21,621 mL, - Dimasukkan ke dalam labu 100 mL - Ditambahkan aquadest sampai tanda batas Gambar 9. Skema Pembuatan Larutan Formalin dengan Berbagai Konsentrasi larutan formalin 37% Larutan formalin 0,5% Larutan formalin 1% Larutan formalin 2% Larutan formalin 4% Larutan formalin 8%


49 Lampiran 4. Skema Pembuatan Mie Basah Berformalin - Timbang mie basah 10gram - Haluskan dan masukan kedalam beaker glass - Rendam mie basah selama 10 menit dengan formalin dari berbagai konsentrasi Gambar 10. Skema Pembuatan Mie Basah Berformalin Mie basah Mie basah berformalin formalin 0,5% formalin 1% formalin 2% formalin 4% formalin 8%


50 Lampiran 5. Skema Pembuatan Sari Bunga Telang Gambar 11. Skema Pembuatan Sari Bunga Telang Bunga telang Sari bunga telang - Timbang bunga telang 10gram - Ditambahkan 10 mL air - Dihaluskan dengan blender - Disaring


51 Lampiran 6. Skema Pembuatan Pereaksi 4 1% Gambar 12. Skema Pembuatan Pereaksi KMnO4 1% KMnO4 Simpan dalam wadah - Timbang sebanyak 1gram - Masukan kedalam erlenmeyer 100mL - Dilarutkan dalam aquadest 100mL - Kocok hingga larut - - -


52 Lampiran 7. Skema Uji Sensitivitas Formalin Menggunakan Pereaksi 4 Gambar 13. Skema Uji Sensitivitas Formalin Menggunakan Pereaksi KMnO4 Larutan formalin dengan berbagai konsentrasi Hasil - Diambil 2 mL larutan formalin dari berbagai konsentrasi - Ditambahkan 2 tetes KMnO4 Perubahan warna ungu menjadi merah bata hingga coklat


53 Lampiran 8. Skema Uji Sensitivitas Formalin Menggunakan Sari bunga telang Gambar 14. Skema Uji Sensitivitas Formalin Menggunakan Sari bunga telang Larutan formalin dengan berbagai konsentrasi Amati perubahan warna yang terjadi - Diambil 2 mL larutan formalin dari berbagai konsentrasi - Ditambahkan 2 tetes sari bunga telang Perubahan warna biru menjadi ungu


54 Lampiran 9. Skema Pembuatan Filtrat Mie Basah yang Mengandung Formalin, Tidak Mengandung Formalin, dan Sampel dari Pedagang Gambar 15. Pembuatan Filtrat Mie Basah yang Mengandung Formalin, Tidak Mengandung Formalin, dan Sampel dari Pedagang Mie basah yang mengandung formalin, mie basah yang tidak mengandung formalin, sampel mie basah Filtrat mie basah - Ditimbang 10 gram mie basah - Dipotong dan haluskan - Kemudian Larutkan dengan 30 mL aquadest - Di aduk dan disaring


55 Lampiran 10. Skema Uji Kualitatif Formalin Mie Basah yang Mengandung Formalin, Mie Basah Tidak Mengandung Formalin dan Sampel Mie Basah Dengan Pereaksi KMnO4 Gambar 16. Uji Kualitatif Formalin Mie Basah yang Mengandung Formalin, Mie Basah Tidak Mengandung Formalin dan Sampel Mie Basah dengan Pereaksi KMnO4 Filtrat mie basah yang mengandung formalin, tidak mengandung formalin dan mie basah sampel Hasil - Diambil 2 mL filtrat masukan ke dalam tabung reaksi - Ditambahkan 2 tetes larutan KMnO4 - Digoyangkan tabung reaksi sampai homogen - Amati perubahan warna yang terjadi Mempertahankan warna ungu Berubah menjadi coklat negatif positif


56 Lampiran 11. Skema Uji Kualitatif Mie Basah yang Mengandung Formalin, Mie Basah Tidak Mengandung Formalin, dan Sampel dari Pedagang dengan Sari Bunga Telang Gambar 17. Uji Kualitatif Mie Basah yang Mengandung Formalin, Mie Basah Tidak Mengandung Formalin, dan Sampel dari Pedagang dengan Sari Bunga Telang Filtrat mie basah yang mengandung formalin, mie basah tidak mengandung formalin dan sampel dari pedagang Hasil - Diambil 2 mL filtrat masukan ke dalam tabung reaksi - Ditambahkan 2 tetes sari bunga telang - Digoyangkan tabung reaksi sampai homogen - Amati perubahan warna yang terjadi Mempertahankan warna biru Perubahan warna menjadi abu kehijauan negatif positif


57 Lampiran 12. Perhitungan Larutan Formalin dengan Berbagai Konsentrasi 1. Formalin 8% V1 . M1 = V2 . M2 V1 . 37% = 100 mLl . 8% V1 = 800 / 37 V1 = 21,621 mL 2. Formalin 4% V1 . M1 = V2 . M2 V1 . 37% = 100 mLl . 4% V1 = 400 / 37 V1 = 10,810 mL 3. Formalin 2% V1 . M1 = V2 . M2 V1 . 37% = 100 mLl . 2% V1 = 200 / 37 V1 = 5,405 mL 4. Formalin 1% V1 . M1 = V2 . M2 V1 . 37% = 100 mLl . 1% V1 = 100 / 37 V1 = 2,702 mL 5. Formalin 0,5% V1 . M1 = V2 . M2 V1 . 37% = 100 mLl . 0,5% V1 = 50 / 37 V1 = 1,351 mL


58 Lampiran 13. Gambar Tanaman Bunga Telang Gambar 18. Gambar Tanaman Bunga Telang


59 Lampiran 14. Gambar Formalin 37% Gambar 19. Gambar Formalin 37% Keterangan : 1. Formalin yang digunakan 2. COA 1 2


60 Lampiran 15. Gambar Proses Pembuatan Mie Gambar 20. Gambar Proses Pembuatan Mie Keterangan : 1. Adonan diuleni hingga kalis kemudian diamkan satu jam hingga mengembang 2. Adonan digiling tipis-tipis 3. Adonan dipotong memanjang hingga berbentuk mie 1 2 3


61 Lampiran 16. Gambar Hasil Uji Organoleptis Gambar 21. Gambar Hasil Uji Organoleptis Hari 1 Hari 2 blanko Hari 4 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 blanko blanko sampel 1 Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Sampel 2 Sampel 3 Hari 3


62 Lampiran 17. Gambar Pembuatan Mie Basah Mengandung Formalin Gambar 22. Gambar Pembuatan Mie Basah Mengandung Formalin Keterangan : 1. Mie basah mengandung formalin blanko 0,5% 1% 2% 4% 8%


63 Lampiran 18. Gambar Pembuatan Filtrat Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin Gambar 23. Gambar Pembuatan Filtrat Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin Keterangan : 1. Pembuatan filtrat sebelum penyaringan 2. Pembuatan filtrat setelah penyaringan blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% 1 2 blanko o 0,5% 1% 2% 4% 8%


64 Lampiran 19. Pembuatan Filtrat Sampel Gambar 24. Gambar Pembuatan Filtrat Sampel Keterangan : 1. Filtrat sampel sebelum penyaringan 2. Filtrat sampel setelah penyaringan Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 1 2


65 Lampiran 20. Gambar Pembuatan KMnO4 1% Gambar 25. Gambar Pembuatan KMnO4 1% Keterangan : 1. Serbuk KMnO4 2. Larutan KMnO4 1% 1 2


66 Lampiran 21. Gambar Sari Bunga Telang Gambar 26. Gambar Sari Bunga Telang


67 Lampiran 22. Gambar Hasil Uji Sensitivitas Formalin dengan Menggunakan KMnO4 Gambar 27. Gambar Hasil Uji Sensitivitas Formalin dengan Menggunakan KMnO4 Keterangan : 1. Hasil uji sensitivitas formalin dengan berbagai konsentrasi dengan menggunakan pereaksi KMnO4 blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% 1


68 Lampiran 23. Gambar Hasil Uji Sensitivitas Formalin dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Gambar 28. Gambar Hasil Uji Sensitivitas Formalin dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Keterangan : 1. Hasil uji sensitivitas formalin dengan berbagai konsentrasi dengan menggunakan sari bunga telang blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% 1


69 Lampiran 24. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin dengan Menggunakan KMnO4 Gambar 29. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin dengan Menggunakan KMnO4 Keterangan : P1 :Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang mengandung formalin dengan KMnO4 P2 :Pengulangan 2 hasil uji kualitatif mie basah yang mengandung formalin dengan KMnO4 P3 :Pengulangan 3 hasil uji kualitatif mie basah yang mengandung formalin dengan KMnO4 blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% P 1 P 2 P 3


70 Lampiran 25. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Gambar 30. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Tidak Mengandung Formalin dan yang Mengandung Formalin dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Keterangan : P1 :Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang tidak mengandung formalin dan yang mengandung formalin dengan menggunakan sari bunga telang P2 :Pengulangan 2 hasil uji kualitatif mie basah yang tidak mengandung formalin dan yang mengandung formalin dengan menggunakan sari bunga telang P3 :Pengulangan 3 hasil uji kualitatif mie basah yang tidak mengandung formalin dan yang mengandung formalin dengan menggunakan sari bunga telang blanko 0,5% 1% 2% 4% 8% blanko blanko 0,5% 0,5% 1% 2% 4% 8% 1% 2% 4% 8% P1 P2 P3


71 Lampiran 26. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Dijual Dipasar dengan Menggunakan KMnO4 Gambar 31. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Dijual Dipasar dengan Menggunakan KMnO4 Keterangan : 1. Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual di pasar selasa dengan menggunakan KMnO4 2. Pengulangan 2 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual di pasar selasa dengan menggunakan KMnO4 3. Pengulangan 3 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual di pasar selasa dengan menggunakan KMnO4 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 1 2 3


72 Lampiran 27. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Dijual Dipasar dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Gambar 32. Gambar Hasil Uji Kualitatif Mie Basah yang Dijual Dipasar dengan Menggunakan Sari Bunga Telang Keterangan : P1 : Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual dipasar selasa dengan menggunakan sari bunga telang P2 : Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual dipasar selasa dengan menggunakan sari bunga telang P3 : Pengulangan 1 hasil uji kualitatif mie basah yang dijual dipasar selasa dengan menggunakan sari bunga telang blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 blanko Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 P1 P2 P3


Click to View FlipBook Version