Aksi Nyata
Modul 2 Mendidik dan Mengajar
Materi Pendidikan Selama 1 Abad
Hikmah, S.Ag
SMP Negeri 1 Tebing Syahbandar
Kabupaten Serdang Bedagai
Pendidikan Selama 1 Abad
Melihat perjalanan pendidikan nasional dari sudut pandang KI Hajar Dewantara
mengenai cita-cita pendidikan nasional, metode pengajaran di zaman pedidikan
kolonial Belanda, yang tanpa sadar menjadi warisan cara guru mendidik
murid,yang menggunakan perintah dan sanksi dan masih saja berlangsung.
Misalnya ;masih ditemukanya kasus kekerasan pada murid disekolah,contoh lain
system penilaian dan penghargaan yang terlalu berorientasi pada kecakapan
cognitif semata hingga mendapat nilai dan penghargaan di sekolah dan
kecakapan murid diukur dari hasil ujian sumatif
Ketika mereka belum mengerjakan perintah dari guru,tidak jarang murid kita
mendapat penghakiman bahwa mereka ini dianggap gagal dalam elajar.
Dijaman kolonial Belanda adanya perlakuan diskriminasi adanya perbedaan
perlakuan terhadap anak pribumi untuk mendapatkan pendidikan.
Menurut KI Hajar Dewantara , Pendidikan yang sesuai dengan bangsa kita adalah
pendidikan yang humanis, kerakyatan dan kebangsaan yang kemudian menjadi
bagian dari jiwa kita sebagain pendidik.
Untuk kemerdekaan murid yang menghidupkan dan menggerakkan kekuatan lahir
dan batinnya meskipun semboyan ini di ingat dengan sangat baik oleh banyak
guru.
KI Hajar Dewantara menggagas perlunya sistim pendidikan yang humanis dan
transformatif yang dapat memelihara kedamaian dunia yaitu system Among,
1. Ing Ngarso Sung Tulodo : Seorang guru haruslah memberikan contoh yang
baik..
2. Ing Madya Mangun Karso : Seorang guru haruslah memberikan semangat
ppada murid.
3. Tut Wuri Handayani : seorang guru haruslah memberikan dorongan atau
menjadikan murid mandiri.
Yang menjadikan landasan saat ini Pendidikan cultural yaitu pendidikan yang
berdasarkan garis bangsa dan budaya, tidak hanya di Indonesia tetapi juga dinegara lain
,pe3ndidikan cultural ini yang akan melengkapi,mempertajam dan memperkaya
pendidikan kecerdasan murid, maka kita sebagai pendidik harus dapat menghayati
pemikiran KI Hajar Dewantara yang terbukti masih relefan, bahkan hingga masa kini. Dan
akan mampu mengantarkan murid siap mengisi zamannya kelak.
Misalnya dengan menghargai proses belajar murid, merayakan setiap pencapaian
belajarnya dan mengajar sesuai dengan kompetensinya juga sangat dibutuhkan oleh
murid ,jadi pendidkan zaman Belanda jangan sampai terulang lagi.
Kita sebagai pendidik perlu menjaganya dengan menyambungkan naluri, tradisi dan
kontinuitas dengan masa lampau. Model pendidikan dan pengajaran pengetahuan
kecerdasan barat mungkin dapat kita gunakan denggan syarat pendidikan kebudayaan
dan nasional kita berikan kepada murid.
Nah mari bersama-sama menjaga dan menolak semua bahaya yang mengancam
kekuatan dan potensi yang sedang tumbuh dalam diri murid-murid kita
Dan cita-cita utama KI Hajar Dewantara yaitu kemerdekaan seiap murid mampu
mengatur dirinya sendiri. Agar murid –murid berperasaan , berfikiran dan
bekerja merdedeka dalam keterlibatan bersama demi mewujudkan cita-cita
pendidikan nasional.
Form Umpan Balik
1. Pak Jaliono dari komentar masyarakat
Instansi di perusahaan BSP
- Dari paparan yang disampaikan sebelumnya saya berfikir Bahwa selama ini system
pendidikan yang diterapkan mengacu pada aturan Negara, bahkan di desain agar bangsa
kita tetap bermental terjajah. Sistem pendidikan menggunakan perintah dan sanksi merupakan
metode pengajaran colonial yang tanpa sadar menjadi warisan cara guru mendidik murid
hingga kini
-Ternyata Ki Hajar Dewantara juga menciptakan system Among yang berbunyi ingngarso
sungtulodo, Ingmadya mangun karso, dan tutwuri handayani yang atrtinya seorang guru
haruslah membangkitkan semangat pada murid dan memberikan dorongan murid untuk
mandiri
-Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini adalah
Saya akan mencoba memberikan semangat kepada anak pelajar yang ada dsekitar tempat
tinggal saya untuk memberikan semangat demi mewujudkan cita-cita pendidikan nasional
dengan semangat tetap bersekolah
2. Nama: Maritsa Amalia
Instansi : Mahasiswa perguruan Al-hikmah Tebing Tinggi
Dari paparan yang disampaikan sebelumnya saya berfikir…
Adanya diskrimiasi perlakuan terhadap anak-anak pribumi untuk mendapatkan
pendidikan hanya kaum bangsawan dan keturunan eropa yang boleh sekolah
Ternyata Setelah Indonesia merdeka, KI Hajar Dewantara menggagas system
pendidikan yang humanis dan transformative yang dapat memelihara kedamaian
dunia
Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini adalah:
Akan saya coba mengatakan kepada guru agar meningkatkan kwalitas dirinya
dan cara mengajarnya dengan ilmu pendidikan yang selaras dengan zaman
3. Nama :Susilawati
Instansi : Guru Sekolah Dasar N0. 164526
Dari paparan yang disampaikan sebelumnya saya berfikir Bahwa zaman
koloial menjadikan pembelajaran yang hanya berfokus pada pengetahuan saja
dan membuat seorang murid tidak hadir ke sekolah karena takut akan hukuman
yang diberikan seorang guru
Ternyata Dijaman abad 21 sekarang ini Setiap murid mampu mengatur dirinya
sendiri agar murid-murid berperasaan, berfikiran, dan bekerja merdeka dalam
ketertiban bersama
Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini adalah:
Saya mengangkat dan mengajak para murid untuk meningkatkan kwalitas diri
dan membarikan hak kesempatan belajar sesuai keinginanan dan bakat murid
4. Nama : Legimin S.Pdi
Instansi : Guru Mts Alwashliyah T.Tinggi
Dari paparan yang disampaikan sebelumnya saya berfikir Dzaman colonial sebab banyak
kasus yang terjadi d kalangan para sejarawan, mudah sekali mengabaikan pengalaman yang
tidak demokratis, pendidikan sangat timpang jika tidak d sertai pemikiran kritisbanyak para
guru menggunakan strategi pembelajara n yang kurang tepat maka hasil belajar peserta didik
kurang maksimal
Ternyata Dijaman yang serba dgjital ini , pendidikan yang mengintegrasikan antara
kecakapan pengetahuan , keterampilan dan sikap serta penguasaan ter hadap TIK, kecakapan
itu dapat dikembangkan melalui berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan karakter
kompetensi dan materi pembelajaran
Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini adalah Saya mencoba mengaplikasikan
suatu pengetahuan pada kegiatan sehari- hari, pada anak didik dan harus menggunakan
stategi yang sangat tepat saat melakukan pembelajaran dan mengarahkan pada pemahaman
yang lebih praktis dan efektif
5. Nama: Hafisuddin pulungan
Instansi : Guru Smp 2 Tebing Syahbandar
Dari paparan yang disampaikan sebelumnya saya berfikir Jika dilihat
pendidikan d jaman colonial sejarah suatu bangsa dapat dilihat dari
perkembangan pendidikan yang dirsa oleh rakyat, maju atau tidaknya suatu
bangsa juga dapat di lihat darimaju atau tidaknya pendidikan suatu bangsa
Ternyata Dalam perkembangan sejarahnya pergerakan pendidikan di Indonesia
memilikikelebihan disbanding Negara maju lainnya tantang an di abad ini
merupakan pembelajaran yang yang mengintegrasikan kepampuan literasi,
kecakapan pengetahuan , serta penguasaan terhadap tehnologi
Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini adalah Memberikan penguatan
karakter dalam proses pembelajaran dengan urutan kompetensi menuju
kompetensi HOTS akan menghasilkan lulusan yang memiliki karakter dan
kompetensi