Bab 5 -
Eksperimen Sederhana !
Pembuatan Koloid Secara Dispersi
Alat dan bahan :
a. gelas beker 100 mL
b. pengaduk
c. akuades
d. kertas saring
e. amilum
f. larutan iodin
g. corong gelas
h. lumpang dan alu mortir
i. pipet tetes
Cara kerja :
a. Ambil satu sendok amilum, kemudian masukkan ke dalam gelas
beker 50 mL yang telah berisi 10 mL akuades. Aduk campuran
kemudian saring. Amati filtratnya (cairan hasil penyaringan)!
b. Ambil satu sendok amilum, kemudian gerus sampai halus dengan
mortir. Tambahkan 10 mL akuades sambil diaduk, kemudian saringlah.
Amati filtratnya!
c. Bandingkan filtrat a dan filtrat b, kemudian ke dalam masing-masing
filtrat tambahkan beberapa tetes larutan I2 (iodin) dan amati
perubahan yang terjadi.
46
Rangkuman
Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua
zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid
(fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat
lain (medium pendispersi/ pemecah).
Sifat-sifat koloid terdiri dari: efek tyndall, gerak brown,
elektroforesis, koagulasi, adsorpsi, koloid pelindung, dialisis, koloid
liofil, dan koloid liofob
Jenis-jenis koloid antara lain sol, sol padat, aerosol, aerosol padat,
emulsi, emulsi padat, buih, buih padat
Pembuatan koloid dengan metode dispersi, beberapa metode praktis
yang biasa digunakan untuk membuat koloid yang tergolong cara
dispersi adalah cara mekanik, cara peptisasi, homogenisasi, dan cara
busur listrik
Pembuatan koloid dengan metode kondensasi. Ion-ion atau molekul
yang berukuran sangat kecil (berukuran larutan sejati) diperbesar
menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Dengan kata lain,
larutan sejati diubah menjadi dispersi koloid. Pembentukan kabut
dan awan di udara merupakan contoh pembentukan aerosol cair
melalui kondensasi molekul-molekul air membentuk kerumunan
(cluster) redig.
Proses kondensasi ini didasarkan atas reaksi kimia; yaitu melalui
reaksi redoks, reaksi hidrolisis, dekomposisi rangkap, dan pergantian
pelarut.
47
Bab 6 -
Asah Kemampuan !
1. Dari data yang disajikan, manakah yang termasuk sistem koloid
a. air + gula pasir
b. air + susu bubuk
c. air + asam cuka
d. air + pasir
e. air + gula pasir dan air + air + asam cuka
alasan:
2. Perhatikan soal dibawah ini! dari tabel berikut sifat suspensi dapat
ditunjukkan dalam tabel ...
48
a. a, d, dan g
b. b, d, dan g
c. a, d, dan i
d. b, d, dan i
e. b, f, dan g
alasan:
3. Dari data berikut tentukan mana koloid yang termasuk hidrofil dan ciri-ciri apa
yang menentukan bahwa koloid tersebut hidrofil ...
a. Air + gelatin, daya tarik terhadap air sama sehingga menggumpal
b. Air + susu, karena viskositasnya sama dengan mediumnya
c. Air + gelatin, karena viskositasnya sama dengan mediumnya
d. Air + agar-agar, daya tarik terhadap air tinggi
e. Air + agar-agar, daya tarik terhadap air rendah
alasan:
4. Dari data dibawah, tentukan mana yang termasuk medium pendispersi dan
fase terdispersi ...
49
a. Fase terdispersi tepung kanji, medium pendispesi air
b. Fase terdispersi air, medium pendispersi kanji
c. Fase terdispersi air
d. Medium pendispersi kelapa dan air
e. Fase terdispersi air, medium pendispersi kelapa
alasan:
5. Cottrel merupakan salah satu pemanfaatn koloid, dengan tujuan untuk
mengurangi polusi udara dengan memisahkan potongan-potongan gen pada proses
bioteknologi dan penyaring debu pada cerobong pabrik. Prinsip koloid apa yang
digunakan dalam alat cottrel ...
a. Adsorpsi
b. Dispersi
c. Elektroforesis
d. Dialisis
e. Efek tyndall
alasan:
6. Sol Fe(OH)3 akan menggumpal apabila ditambah dengan NaCl. Jika diterapkan
penambahan Na2SO4 juga menggumpal tetapi waktu yang digunakan lebih cepat,
prinsip koloid apa yang tepat dalam penerapan ini dan apa pengaruhnya dalam
penambahan NaCl dan Na2SO4 …
a. Dekomposisi pelarut dan ionisasi pelarut
b. Koagulasi dan penambahan elektrolit
c. Koagulasi dan penambahan pelarut
d. Dekomposisi pelarut dan penambahan elektrolit
e. Efek tyndall
alasan: 50
7. Susu merupakan minuman yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
minuman ini menerapkan prinsip koloid yaitu emulsi. Fasa apa yang mendispersi susu ...
a. Gas terdispersi dalam air
b. Lemak terdispersi dalam asam lemak
c. Air terdispersi dalam air
d. Lemak terdispersi dalam air
e. Air terdispersi dalam lemak
alasan:
8. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita umpai pada siang hari langit berwarna biru
sedangkan ketika menjelang sore langit akan berwarna jingga. Hal ini disebabkan oleh
sifat koloid ...
a. Dekomposisi pelarut
b. Dispersi
c. Koagulasi
d. Dialisis
e. Efek tyndall
alasan:
9. Salah satu pemanfaatan koloid yaitu proses cuci darah. Cuci darah sebagai salah satu
alternatif pengobatan pasien yang mengalami masalah pada ginjalnya, prinsip kerjanya
darah kotor dari pasien dilewatkan pipa-pipa yang terbuat dari selaput semipermeabel.
Ketika melalui semipermeabel dialiri cairan (biasanya plasma darah) sehingga ion akan
kotor dan terbawa oleh aliran plasma darah yang berfungsi sebagai pencuci. Koloid apa
yang berperan dalam proses cuci darah ...
51
a. Gas terdispersi dalam air
b. Lemak terdispersi dalam asam lemak
c. Air terdispersi dalam air
d. Lemak terdispersi dalam air
e. Air terdispersi dalam lemak
alasan:
10. Pembuatan sol AgCl dilakukan dengan cara mencampurkan perak nitrat encer dengan
larutan HCl encer. Pembuatan sol AgCl merupakan pembuatan koloid dengan cara ...
a. Dekomposisi pelarut
b. Hidrolisis
c. Reaksi redoks
d. Peptisasi
e. Pertukaran ion
alasan:
11. Pada proses penyadapan karet, getah karet (lateks) harus dikoagulasikan agar karet
menggumpal dan terpisah dari medium pendispersinya. Larutan yang biasa digunakan
untuk mengkoagulasi lateks adalah ...
a. Larutan NaCl
b. Larutan Fe(OH)3
c. Larutan AgNO3
d. Larutan CH3COOH pekat
e. Larutan NH4Cl
alasan:
12.
52
Lengkapi data pengamatan diatas! Berdasarkan hasil pengamatan setelah praktikum
dapat disimpulkan bahwa ...
a. Cahaya tembus, tidak keruh, dan tidak ada endapan
b. Cahaya tidak tembus, keruh, dan tidak ada endapan
c. Cahaya tidak tembus, keruh, dan ada endapan
d. Cahaya tembus, keruh, dan tidak ada endapan
e. Cahaya tidak tembus, tidak keruh, dan tidak ada endapan
alasan:
13.
Dari data diatas manakah yang termasuk koloid liofil ...
a. Susu, mayonaise, kanji
b. Susu, mayonaise, sol
c. Kanji, gelatin, sabun
d. Kanji, gelatin, sol
e. Sol, sabun, susu
alasan:
14. Dalam proses perebusan bubur kedelai didalamnya terjadi gerak brown, gerak brown
adalah gerakan zig-zag bebas tak beraturan, terjadinya gerak brown dapat disebabkan
oleh ....
a. Adanya gaya gravitasi
b. Tolak menolak antara partikel koloid yang bermuatan sama
c. Tarik menarik antara partikel koloid yang berbeda muatan
d. Adanya tumbukan antara partikel koloid
e. Adanya tumbukan molekul medium dengan partikel koloid
alasan:
53
15. As2s3 merupakan koloid hidrofob yang bermuatan negatif. Larutan yang dapat
mengkoagulasi koloid tersebut adalah ...
a. Kalium Fosfat
b. Magnesium Sulfat
c. Barium Nitrat
d. Besi (III) Sulfat
e. Besi (II) Sulfat
alasan:
16. Sabun merupakan garam karboksilat. Molekul sabun tersusun dari "ekor" alkil yang
nonpolar (larut dalam minyak) dan kepala ion karboksilat yang polar (larut dalam air).
Prinsip tersebut yang menyebabkan sabun dan deterjen memiliki daya pembersih. Ketika
kita mandi atau mencuci pakaian, "ekor" akan menempel pada kotoran dan "kepala" akan
menempel di air. Sehingga tegangan permukaan air akan semakin berkurang, maka dari
itu air akan mudah jatuh ke kotoran dan membersihkannya. Koloid jenis apa dan
bagaimana fase terdispersinya serta medium pendispersinya dalam sabun ....
a. Bukan termasuk koloid
b. Koloid liofil, fase terdispersi cair, medium pendispersi padat
c. Koloid liofil, fase terdispersi padat, medium pendispersi cair
d. Koloid hidrofil, fase terdispersi cair, medium pendispersi padat
e. Koloid hidrofil, fase terdispersi cair, medium pendispersi padat
alasan:
17.
Daerah Wonosobo sering terjadi kabut ketika hari menuju sore. Kabut merupakan jenis
koloid .... dengan pendispersinya ....
a. Aerosol, zat cair dalam gas
b. Aerosol, zat padat dalam gas
c. Buih, zat gas dalam cair
d. Buih, zat cair dalam gas
e. Emulsi, zat cair dalam cair
alasan: 54
18. Darah merupakan sol, butir-butir darah yang terdispersinya dalam plasma darah.
Apabila suhu terlalu tinggi maka darah akan menggumpal, pada kasus lain jelly atau
agar-agar apabila di dinginkan akan menggumpal pula. Dari kasus tersebut, faktor
apakah yang menyebabkan koagulasi pada koloid ...
a. Pemanasan
b. Pendinginan
c. Adsorbsi
d. Pengadukan
e. Penambahan elektrolit
alasan:
19. Dalam pembuatan kosmetik pelindung matahari (sunscreen) menggunakan bahan
emullient yaitu untuk mencegah penguapan air pada kulit. Emullient mengandung 2
bahan yang sukar bercampur yaitu asam lemak dan lanolin, sehingga dibutuhkan
emulgator untuk mengemulsi 2 bahan tadi. Emulgator yang tepat adalah ....
a. Asam Stearat
b. Asam Salisilat
c. Asam Oleat
d. Propilen Glikol
e. Linoleat
alasan:
20. Seorang siswa melakukan percobaan dengan mencampurkan larutan CH3COO)2Ca
jenuh ditambah dengan C2H5OH dengan kadar 90% dengan perbandingan 3:7 produk
yang diperoleh berupa gel, proses apakah yang terjadi dalam reaksi tersebut ...
a. Dekomposisi pelarut
b. Kondensasi
c. Koagulasi
d. Dialisis
e. Efek tyndall
alasan:
55
Daftar Pustaka
Ningsih, Sri Rahayu, dkk, Sains Kimia 2 SMA/MA Kelas XI, Jakarta,
Penerbit Bumi Aksara
Permana, Irvan, 2007, Memahami Kimia SMA/MA Kela XI Program
IPA, Bandung; Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional
Purba, Michael, 2006, Kimia Untuk SMA Kelas XI, Jakarta; Penerbit
Erlangga
Sunardi, 2011, Kimia Bilingual Untuk SMA/MA Kelas XI, Bandung;
Penerbit Yrama widya
Sutresna, Nana, 2007, Cerdas Belajar Kimia Untuk Kelas XI, Bandung;
Penerbit Grafindo
Utami, Budi, dkk, 2009. Kimia Untuk SMA /MA Kelas XI Program Ilmu
Alam, Jakarta; Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional
56